<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ngombe &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ngombe/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Aug 2024 09:21:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ngombe &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ngombe STMJ bersama Pj Wali Kota Malang di Pandanwangi, Persoalan Banjir Kembali Jadi Perhatian</title>
		<link>https://memontum.com/ngombe-stmj-bersama-pj-wali-kota-malang-di-pandanwangi-persoalan-banjir-kembali-jadi-perhatian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Aug 2024 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[ngombe]]></category>
		<category><![CDATA[Pandanwangi]]></category>
		<category><![CDATA[perhatian]]></category>
		<category><![CDATA[persoalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212517</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam menangani persoalan banjir, semakin diseriusi. Hal tersebut, dikatakan Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam program Ngobrol Mbois Ilakes dan Senam Tahes Mbois Jumat (Ngombe STMJ), di Balai RW 09 Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jumat (02/08/2024) tadi. Pria yang menduduki kursi N1 di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam menangani persoalan banjir, semakin diseriusi. Hal tersebut, dikatakan Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam program Ngobrol Mbois Ilakes dan Senam Tahes Mbois Jumat (Ngombe STMJ), di Balai RW 09 Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jumat (02/08/2024) tadi.</p>



<p>Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang, itu menyampaikan bahwa persoalan banjir memang menjadi perhatian utama di masyarakat. Apalagi, dalam setiap program Ngombe STMJ, banjir masih selalu menjadi keluhan warga di masing-masing wilayah.</p>



<p>“Kami pihak Pemkot Malang akan menyelesaikan mengenai persoalan banjir tersebut. Tapi, perlu diingat bahwa dalam menangani banjir ini juga dibutuhkan peran dan kesadaran dari masyarakat,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam hal ini, menurut Pj Wali Kota bahwa dinas pengampu yakni DPUPRPKP Kota Malang juga tengah menyiapkan tahapan dan program-program yang akan dilakukan. Namun, tentu harus dilakukan koordinasi bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.</p>



<p>“Harapannya apa yang menjadi persoalan di masyarakat terkait dengan banjir ini dapat kita selesaikan. Tapi yang jelas tahapan penyelesaian banjir yang di sampaikan ke kita akan segera lita tindak lanjuti,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut, saat disinggung mengenai penanganan banjir yang ada di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Pj Wali Kota Wahyu menyampaikan bahwa itu harus dilakukan secara komprehensif. Sehingga, tidak bisa jika hanya dilakukan di kawasan tertentu.</p>



<p>“Dalam penanganan banjir itu tidak bisa hanya satu kawasan, tapi harus komprehensif. Tahapan itu sudah jelas ada normalisasi, kemudian nanti ada sudetan-sudetan yang nanti akan dianggarkan dan disesuaikan. Apabila tadi ada penyempitan volume drainase nanti akan kami sesuaikan,” imbuh Wahyu. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212517</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ngombe STMJ di Kelurahan Tunjungsekar, Pemkot Malang Terima Aspirasi Terkait Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/ngombe-stmj-di-kelurahan-tunjungsekar-pemkot-malang-terima-aspirasi-terkait-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jul 2024 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[ngombe]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<category><![CDATA[terkait]]></category>
		<category><![CDATA[tunjungsekar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212266</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali menggelar Ngobrol Mbois Ilakes (Ngombe) dan Senam Tahes Mbois Jumat (STMJ). Kali ini, kegiatan menyasar di wilayah Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jumat (26/07/2024) tadi. Seperti biasa, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, hadir secara langsung dan menyerap beberapa keluhan yang disampaikan masyarakat Kecamatan Lowokwaru. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali menggelar Ngobrol Mbois Ilakes (Ngombe) dan Senam Tahes Mbois Jumat (STMJ). Kali ini, kegiatan menyasar di wilayah Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jumat (26/07/2024) tadi.</p>



<p>Seperti biasa, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, hadir secara langsung dan menyerap beberapa keluhan yang disampaikan masyarakat Kecamatan Lowokwaru. Beberapa keluhan yang disampaikan, diantaranya mengenai persoalan banjir yang kerap terjadi ketika hujan deras tiba.</p>



<p>“Tadi ada keluhan terkait dengan banjir dan ada sebanyak dua penanya yaitu dari warga Kelurahan Tulusrejo dan Kelurahan Jatimulyo. Jadi, itu segera kita tangani dan masterplan drainase sudah kita buat. Mudah-mudahan 2028 bisa tuntas banjir,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa persoalan banjir memang menjadi prioritas Pemkot Malang, untuk bisa segera terselesaikan. Namun, tentu ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan. Sehingga, banjir dapat terkurangi sedikit demi sedikit.</p>



<p>“Untuk menuju bebas banjir, itu sudah kita lakukan dan ada beberapa upaya untuk mengurangi. Namun, ini tidak bisa total tidak ada banjir. Melainkan mengurangi terkait genangan di wilayah tersebut,” tambahnya.</p>



<p>Apalagi, di tahun 2024 ini ada anggaran untuk mengurangi durasi genangan air. Terutama, untuk di wilayah Kelurahan Tulusrejo.</p>



<p>“Ada anggaran yang dianggarkan untuk mengurangi genangan air banjir tersebut. Tapi, tentunya untuk tahapannya itu bertahap. Sehingga, Kota Malang di tahun 2028 Kota Malang bebas banjir,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Senada dengan itu, Sekretaris Dinas (Sekdin) Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP), Yani Prasetyo, menyampaikan jika penanganan genangan banjir di Kelurahan Tulusrejo, sudah dimasukkan dalam masterplan drainase. Yakni, penanganan secara tersistem pada Dana Alokasi Desa (DAD) Tulusrejo dan Lowokwaru.</p>



<p>“Secara garis besar, dalam penanganan tersebut yaitu untuk pengurangan distribusi air limpasan dari arah barat atau dari wilayah Kota Batu dan Kabupaten Malang, yang menuju ke arah timur di Tulusrejo. Jadi, akan diurai melalui selatan yaitu menuju wilayah Samaan dan Rampal Celaket. Pengerjaan program tersebut akan kami laksanakan sesuai mengikuti kemampuan rencana kerja (renja) kami,” jelas Yani.</p>



<p>Untuk di tahun 2024 ini, ujarnya, penanganan drainase yang ada di wilayah Kelurahan Tulusrejo tepatnya di Jalan Cempaka akan disiapkan anggaran Rp 3,5 miliar. Selain itu, di Jalan Sigura-gura juga akan ada pengerjaan drainase dengan anggaran kurang lebih Rp 3,3 miliar.</p>



<p>“Semoga ini juga bisa mengurangi durasi genangan banjir di sana dan itu semua termasuk proyek strategis kami di tahun 2024 ini,” tambahnya.</p>



<p>Untuk di wilayah Kelurahan Jatimulyo, menurutnya ada keterbatasan wilayah penanganan. Yakni, terletak di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim). Namun, komunikasi dengan Pemprov Jatim rutin dilakukan.</p>



<p>“Jadi saat ini kami sedang menyusun Detail Engineering Design (DED) dan sudah kami usulkan di Kementerian. Semoga untuk penanganan di Jatimulyo, tepatnya di daerah Soekarno-Hatta nanti bisa teratasi,” imbuh Yani. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212266</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Wahyu Serap Aspirasi Keluhan Warga Kelurahan Karangbesuki Lewat Ngombe STMJ</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-wahyu-serap-aspirasi-keluhan-warga-kelurahan-karangbesuki-lewat-ngombe-stmj</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Jun 2024 04:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[karangbesuki]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[ngombe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211204</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyerap aspirasi keluhan warga Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang, melalui program Ngobrol Mbois Ilakes (Ngombe) dan dirangkaikan dengan Senam Tahes Mbois Jumat (STMJ), Jumat (28/06/2024) tadi. Berbagai keluhan itu, mulai dari persoalan infrastruktur jalan yang berlubang, bangunan kelurahan, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyerap aspirasi keluhan warga Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang, melalui program Ngobrol Mbois Ilakes (Ngombe) dan dirangkaikan dengan Senam Tahes Mbois Jumat (STMJ), Jumat (28/06/2024) tadi.</p>



<p>Berbagai keluhan itu, mulai dari persoalan infrastruktur jalan yang berlubang, bangunan kelurahan, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hingga insentif para Rukun Warga (RW). Dari persoalan-persoalan tersebut, juga diberikan solusi-solusi yang tepat.</p>



<p>“Persoalan jalan berlubang tadi sudah disikapi langsung oleh Kepala DPUPRPKP untuk menambal. Termasuk juga dengan kantor kelurahan yang minta dikawal agar bisa terfasilitasi dan pembangunan pun bisa terealisasikan,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Kemudian, juga mengenai persoalan jembatan yang menjadi keluhan warga. Sehingga, diharapkan nantinya dapat diselesaikan dengan pihak Provinsi Jawa Timur. Sebab, kewenangan itu berada di pihak provinsi.</p>



<p>“Nanti kita duduk bersama untuk bisa menyelesaikan persoalan jembatan yang tadi juga menjadi keluhan warga,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lalu, mengenai UMKM menurutnya juga akan difasilitasi oleh dinas terkait dalam hal ini Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag). Selain itu, insentif para RW menurutnya juga akan ditambah.</p>



<p>“Karena RW ini kan kepanjangan dari pemerintah, nah salah satunya untuk bisa menjembatani keluhan masyarakat. Tadi juga sudah saya sampaikan kepada Pak Sekda untuk menambah insentif RW di tahun 2025,” paparnya.</p>



<p>Apabila saat ini insentif RW per bulannya mendapatkan Rp 600 ribu, nantinya akan ditambah menjadi Rp 1 juta. Itu akan diajukan pada DPRD Kota Malang dan tentu sudah melewati perhitungan yang matang.</p>



<p>“Nanti kita bulatkan menjadi Rp 1 juta dan tentunya itu untuk keseluruhan RW se Kota Malang, nantu akan dihitung semua jumlahnya,” imbuh Wahyu.</p>



<p>Usai melakukan kegiatan Ngombe STMJ, Pj Wahyu bersama dengan jajaran Pemkot Malang memberikan bantuan kepada dua warga Kelurahan Karangbesuki RW 09 yang kurang mampu. Yakni melalui Proram Keluarga Harapan (PKH). <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211204</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gayeng dan Sehat Bersama Warga melalui &#8216;Ngombe STMJ&#8217;</title>
		<link>https://memontum.com/gayeng-dan-sehat-bersama-warga-melalui-ngombe-stmj</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jun 2024 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[gayeng]]></category>
		<category><![CDATA[melalui]]></category>
		<category><![CDATA[ngombe]]></category>
		<category><![CDATA[stmj’]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210947</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi Sekretaris Daerah, Erik Setyo Santoso, beserta kepala perangkat daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tampak gayeng bersama warga dalam acara Ngobrol Bareng Mbois Ilakes yang dipadukan dengan kegiatan Senam Tahes Mbois Jumat (Ngombe STMJ), di Balai RW 21 Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Jumat (21/06/2024) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi Sekretaris Daerah, Erik Setyo Santoso, beserta kepala perangkat daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tampak gayeng bersama warga dalam acara Ngobrol Bareng Mbois Ilakes yang dipadukan dengan kegiatan Senam Tahes Mbois Jumat (Ngombe STMJ), di Balai RW 21 Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Jumat (21/06/2024) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Pj Wali Kota Wahyu menyebutkan bahwa penggabungan dua kegiatan yang sama-sama dilakukan dengan cara berkeliling ke berbagai wilayah di Kota Malang ini, bertujuan agar penyelenggaraannya bisa lebih efektif dan efisien. Selain itu, juga dilakukan agar dirinya bisa menyapa dan berinteraksi dengan warga dari berbagai wilayah di Kota Malang.</p>



<p>“Kita punya program Ngombe, kemudian kita juga ada program STMJ, sehingga kita jadikan satu jadi Ngombe STMJ. Karenakan untuk program STMJ juga tidak hanya dilakukan di Balai Kota, jadi bisa menyasar semua,” kata Pj Wali Kota Malang.</p>



<p>Pj Wali Kota Wahyu menyebutkan, bahwa kedepannya dua program ini akan terus dilanjutkan di berbagai wilayah di Kota Malang. Karena menurutnya, kegiatan ini dapat menjadi media interaksi yang baik antara Pemkot Malang dengan masyarakat. Sehingga, aspirasi dari masyarakat bisa langsung diterima oleh pimpinan dan bisa langsung ditindaklanjuti serta masyarakat dapat merasakan bahwa pemerintah langsung hadir.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="394" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/06/Gayeng-dan-Sehat-Bersama-Warga-melalui-Ngombe-STMJ-2.jpg?resize=600%2C394&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-210949" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/06/Gayeng-dan-Sehat-Bersama-Warga-melalui-Ngombe-STMJ-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/06/Gayeng-dan-Sehat-Bersama-Warga-melalui-Ngombe-STMJ-2.jpg?resize=300%2C197&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /></figure></div>


<p></p>



<p>“Dan ini luar biasa, memang kendalanya terkadang masyarakat merasa belum difasilitasi, sementara Pemkot Malang sudah melakukan berbagai kebijakan. Nah, ini memang butuhnya Ngombe dilakukan. Karena selama ini, ada sekat antara yang mereka inginkan dan dilakukan Pemkot Malang. Melalui Ngombe, ini menjadi media antara pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.</p>



<p>Dalam program Ngombe STMJ kali ini, sebanyak empat warga Kecamatan Blimbing menyampaikan aspirasinya ke Pemkot Malang. Mulai dari perawatan kampung tematik, aduan pelayanan PDAM, hingga pertanyaan terkait dengan lahan ex Stadion Blimbing. Semua aspirasi tersebut kemudian ditampung dan langsung ditindaklanjuti oleh kepala perangkat daerah terkait pada saat itu juga.</p>



<p>Interaksi yang dilakukan bersama warga terlihat begitu hangat. Selain berbincang melalui program Ngombe, Pj Wali Kota Wahyu juga terlihat menyapa dan mengunjungi stan UMKM yang turut hadir meramaikan acara. Tidak lupa, dirinya juga memborong beberapa produk UMKM lokal yang kesemuanya adalah milik warga Kecamatan Blimbing.</p>



<p>Tidak hanya berinteraksi dengan masyarakat di lokasi acara, Pj Wali Kota Wahyu juga menyempatkan diri untuk berkunjung dan menyapa warga di sekitar lokasi, terutama warga yang membutuhkan bantuan sosial. Selain itu, pada kesempatan kali ini Wahyu juga secara simbolis memberikan manfaat klaim jaminan kematian kepada empat ahli waris. <strong>(kom/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210947</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Program Ngombe Sasar Kelurahan Bakalankrajan, Pj Wali Kota Bahas Empat Persoalan hingga Tuntas</title>
		<link>https://memontum.com/program-ngombe-sasar-kelurahan-bakalankrajan-pj-wali-kota-bahas-empat-persoalan-hingga-tuntas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Feb 2024 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bakalankrajan]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[ngombe]]></category>
		<category><![CDATA[persoalan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[tuntas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207048</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ngobrol Mbois Ilakes (Ngombe) di putaran ke enam bersama Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, digelar di Kelurahan Bakalankrajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Selasa (27/02/2024) siang. Dalam serap aspirasi itu, empat persoalan dibahas tuntas, mulai dari persoalan pendidikan, bantuan pangan, inovasi-inovasi lokal yang perlu dukungan dan pengembangan hingga Program Keluarga Harapan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ngobrol Mbois Ilakes (Ngombe) di putaran ke enam bersama Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, digelar di Kelurahan Bakalankrajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Selasa (27/02/2024) siang. Dalam serap aspirasi itu, empat persoalan dibahas tuntas, mulai dari persoalan pendidikan, bantuan pangan, inovasi-inovasi lokal yang perlu dukungan dan pengembangan hingga Program Keluarga Harapan (PKH).</p>



<p>Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang ini, menyampaikan bahwa inovator-inovator tersebut memang perlu untuk difasilitasi. Apalagi, inovasi tersebut telah mampu meraih top 45 inovasi pelayanan publik pemberdayaan masyarakat.</p>



<p>“Jadi, ini tadi inovasi budidaya ikan nila di Bakalankrajan. Ini memang perlu kita fasilitasi dan kita kembangkan. Termasuk juga harapannya tadi, tidak ingin memanfaatkan pada satu tempat saja. Tetapi, mengembangkan ikan nila di taman (lahan hijau) agar lebih baik lagi,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Untuk memfasilitasi keinginan warga mengenai lahan hijau tersebut, Pj Wali Kota Wahyu akan meminta pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) mengenai pengadaan aset. Namun, dalam hal ini persyaratan tetap harus dipenuhi.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>“Karena kitakan juga sedang kekurangan Ruang Terbuka Hijau (RTH), jadi nanti agar bisa difasilitasi. Tetapi, harus jelas mengenai siapa pengelolanya. Jangan sampai setelah kita berikan, kemudian dimanfaatkan oleh hal-hal yang lain,” paparnya.</p>



<p>Kemudian, untuk salah satu alternatif bagi penerima PKH itu menurutnya dengan memberikan beasiswa pendidikan secara gratis. Mulai dari pendidikan Sekolah Dasar (SD) hingga Perguruan Tinggi (PT), hanya saja itu melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Malang.</p>



<p>“Karena di Kesra ada beasiswa yang memang untuk SD, SMP, SMA sampai Perguruan Tinggi. Tetapi, tentunya dengan memenuhi persyaratan. Saya minta, nanti ini bisa menjadi prioritas dan tentu persyaratan-persyaratan harus dipenuhi oleh mereka,” tambahnya.</p>



<p>Diakhir program tersebut, Pj Wali Kota Wahyu juga mengatakan bahwa keluhan, permasalahan hingga masukan yang telah disampaikan oleh beberapa warga tersebut sudah dapat terfasilitasi dengan baik. Namun, tentu ke depan harus ada tindak lanjut yang dilakukan.</p>



<p>“Alhamdulillah Ngombe ke enam ini semua sudah bisa terfasilitasi, ada solusi, juga tetap nanti akan kita lihat tindaklanjutnya seperti apa,” imbuhnya.<strong> (pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207048</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Program Ngombe bersama Masyarakat Cemorokandang, Pj Wali Kota Wahyu Serap Langsung Aspirasi</title>
		<link>https://memontum.com/program-ngombe-bersama-masyarakat-cemorokandang-pj-wali-kota-wahyu-serap-langsung-aspirasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Feb 2024 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Cemorokandang]]></category>
		<category><![CDATA[langsung]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[ngombe]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206567</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Enam warga Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, menyampaikan langsung unek-unek atau aspirasinya kepada jajaran Pemerintah Kota Malang, dalam program Ngobrol Bareng Mbois Ilakes (Ngombe), Selasa (20/02/2024) tadi. Beberapa aspirasi yang disampaikan, mulai dari persoalan pengadaan lahan makam, pengelolaan sampah, Tempat Pembuangan Sampah (TPS), Pedagang Kaki Lima (PKL), Usaha Mikro Kecil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Enam warga Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, menyampaikan langsung unek-unek atau aspirasinya kepada jajaran Pemerintah Kota Malang, dalam program Ngobrol Bareng Mbois Ilakes (Ngombe), Selasa (20/02/2024) tadi. Beberapa aspirasi yang disampaikan, mulai dari persoalan pengadaan lahan makam, pengelolaan sampah, Tempat Pembuangan Sampah (TPS), Pedagang Kaki Lima (PKL), Usaha Mikro Kecil Menengan (UMKM), Drainase hingga persoalan pupuk.</p>



<p>Menanggapi sejumlah aspirasi itu, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa semua aspirasi, keluhan dan permintaan dari masyarakat tersebut akan ditindaklanjuti. Namun, dari beberapa aspirasi itu juga sudah banyak yang telah dilakukan oleh Pemkot Malang.</p>



<p>“Di beberapa kali Program Ngombe yang sudah dilakukan ini, memang selalu ada pertanyaan yang agak mirip ataupun sama dengan sebelumnya. Sebenarnya itu sudah kita lakukan, namun dengan adanya Ngombe ini akhirnya menjadi kian jelas. Sehingga, tidak ada miskomunikasi,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Seperti persoalan drainase yang kerap kali menjadi keluhan, ujarnya, itu sudah diperintahkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP). &#8220;Tahun 2024 ini drainase sudah teralokasikan. Mudah-mudahan ini nanti bisa segera. Di samping itu, Kepala Dinas pengampu dalam hal ini DPUPRPKP tentu akan saya cermati, pantau dan evaluasi sudah atau belum,&#8221; terang Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya itu, Pj Wali Kota juga menuturkan untuk pegiat UMKM di Kelurahan Cemorokandang, bahwa tiap hari Kamis Pemkot Malang selalu menerapkan program Kemis Mbois. Di mana, para ASN dan Non ASN selalu mengenakan pakaian produk UMKM Kota Malang.</p>



<p>“Makanya tiap Kemis Mbois, di sosial medianya Pemkot Malang selalu ada tampilan dari ASN Kota Malang yang mengenakan pakaian produk UMKM. Itu tidak harus batik yang penting UMKM. Ini juga memberikan dampak yang luar biasa pada UMKM lainnya,” tambahnya.</p>



<p>Diakhir program, Wahyu mengatakan bahwa program Ngombe digelar di masing-masing kelurahan yang ada di Kota Malang, guna agar lebih dekat dengan masyarakat dan tidak ada batasan atau sekat. Sehingga, segala keluhan dapat disampaikan dengan baik.</p>



<p>“Program Ngombe ini digelar di Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, itu memang saya ingin langsung dekat dengan masyarakat. Supaya mereka dalam menyampaikan aspirasi dan keluhannya tidak perlu jauh-jauh datang ke Balai Kota, tentu disini lebih menghemat waktu dan transport mereka,” imbuhnya. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206567</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Program Ngombe Hadir Berbeda, Pj Wali Kota Wahyu Apresiasi Atraksi Banteng Mberot Kedungkandang</title>
		<link>https://memontum.com/program-ngombe-hadir-berbeda-pj-wali-kota-wahyu-apresiasi-atraksi-banteng-mberot-kedungkandang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Feb 2024 07:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[atraksi]]></category>
		<category><![CDATA[banteng]]></category>
		<category><![CDATA[berbeda]]></category>
		<category><![CDATA[Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[mberot]]></category>
		<category><![CDATA[ngombe]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206548</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Program Ngobrol Mbois Ilakes (Ngombe) yang diinisiasi oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, pada putaran ke lima kali ini menghadirkan suasana berbeda dari sebelumnya. Sebab, diadakan secara langsung di Pendopo Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (20/02/2024) siang. Kehadiran Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, disambut dengan begitu antusias [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Program Ngobrol Mbois Ilakes (Ngombe) yang diinisiasi oleh Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, pada putaran ke lima kali ini menghadirkan suasana berbeda dari sebelumnya. Sebab, diadakan secara langsung di Pendopo Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (20/02/2024) siang.</p>



<p>Kehadiran Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, disambut dengan begitu antusias oleh masyarakat yang menghadirkan pertunjukan Banteng Mberot dari Kecamatan Kedungkandang. Karena antusiasme dan kesenian itu pula, Pj Wali Kota Wahyu pun memberikan apresiasi terkait dengan atraksi kesenian lokal tersebut.</p>



<p>“Bantengan ini memang atraksi dari kearifan lokal Kecamatan Kedungkandang. Saya juga baru tahu bahwa bantengan ini atraksinya sudah di upload dalam media sosial dan viewernya sampai jutaan. Saya melihat, bahwa kombinasi antara lagu dengan gerakan dapat menarik perhatian. Bahkan bukan orang hanya orang Jawa saja, tetapi tapi luar Jawa, malah kombinasinya juga dari Kalimantan,” jelas Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga melihat, bahwa ada potensi besar dalam atraksi Banteng Mberot tersebut. Sehingga, diharapkan nantinya dapat terus dikembangkan lebih lanjut dan dapat dipromosikan dengan menggabungkan lagu-lagu lokal dan tema lain yang relevan.</p>



<p>“Saya minta ada beberapa kegiatan atraksi atau obyek yang dapat dipromosikan melalui bantengan ini dan dapat tersalurkan dengan lagu-lagu. Baik lagu terkait dengan Kota Malang atau pun yang lainnya. Itu akan ditindaklanjuti dan tentu kami mendukung sepenuhnya,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, dalam Program Ngombe tersebut, juga ada enam masyarakat yang menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada Pj Wali Kota Malang. Kemudian, langsung diberikan respon atau tanggapan hingga saran kepada masyarakat.</p>



<p>“Alhamdulillah, di Program Ngombe tadi banyak dari masyarakat Kedungkandang, terutama yang berada di Kelurahan Cemorokandang, menyampaikan bentuk aspirasinya. Kemudian, tadi juga sudah dijawab secara langsung oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir,” papar Pj Wali Kota Wahyu.<strong> (pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206548</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antusiasme Membludak, Program Ngombe Direncanakan Sasar Tiap Kecamatan</title>
		<link>https://memontum.com/antusiasme-membludak-program-ngombe-direncanakan-sasar-tiap-kecamatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jan 2024 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[antusiasme]]></category>
		<category><![CDATA[direncanakan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[membludak]]></category>
		<category><![CDATA[ngombe]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204865</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Antusiasme masyarakat dalam mengikuti Program Ngobrol Mbois Ilakes (Ngombe) hingga putaran ketiga ini, cukup besar. Bahkan, sudah ada sebanyak 25 pemohon. Hal itu, disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, Muhammad Nur Widianto. Pria yang kerap disapa Wiwid, itu menyampaikan jika tingginya antusiasme itu karena masyarakat ingin secara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Antusiasme masyarakat dalam mengikuti Program Ngobrol Mbois Ilakes (Ngombe) hingga putaran ketiga ini, cukup besar. Bahkan, sudah ada sebanyak 25 pemohon. Hal itu, disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, Muhammad Nur Widianto.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Wiwid, itu menyampaikan jika tingginya antusiasme itu karena masyarakat ingin secara langsung menyampaikan aspirasi pada Pj Wali Kota Malang. &#8220;Antusiasme masyarakat untuk mendaftar Ngombe ini sangat besar. Mulai putaran pertama, kedua hingga saat ini yang daftar semakin banyak. Program ini juga untuk menjawab keresahan masyarakat secara tatap muka langsung, baik tertulis atau secara lisan untuk audiensi,” ujar Wiwid.</p>



<p>Untuk mengikuti program Ngombe, ujarnya, ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan. Yakni, mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui website yang telah disediakan oleh Pemkot Malang.</p>



<p>“Itu kita proses, untuk dialirkan ke perangkat daerah. Jadi yang masuk mendaftarkan diri, itu nanti kita cut off sampai hari Jumat. Tetapi nampaknya, akan kita perpendek sampai Kamis. Nanti perhari akan kita tarik sampai di angka 5 atau 6 pemohon dan lebih memikirkan durasi waktu,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pembatasan pemohon itu dilakukan, menurutnya bukan berarti untuk membatasi silaturahmi dengan Pj Wali Kota Malang. Namun, nantinya akan diikutsertakan dalam sesi berikutnya, di kemudian hari.</p>



<p>Lebih lanjut, dikatakan Wiwid, jika Program Ngombe nantinya akan dilakukan migrasi ke perwilayah. Artinya dalam hal ini, bisa perkecamatan atau perkelurahan yang ada di Kota Malang. Sehingga, diharapkan ada pendekatan yang lebih baik.</p>



<p>“Karena kalau di Balai Kota ini kan cakupannya Kota, tetapi kalau nanti per wilayah otomatis ya masalah yang ada di wilayah itu. Nanti juga akan kita beri notifikasi begitu kita bahas di kanal yang kita miliki,” imbuhnya.</p>



<p>Sebagai informasi, untuk Program Ngombe pada Putaran ke empat mendatang, nantinya masih akan tetap dilakukan di Gazebo Balai Kota Malang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204865</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Putaran Ketiga Program Ngombe, Pj Wali Kota Malang Jawab Sembilan Aspirasi Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/putaran-ketiga-program-ngombe-pj-wali-kota-malang-jawab-sembilan-aspirasi-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jan 2024 07:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[ketiga]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[ngombe]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[putaran]]></category>
		<category><![CDATA[sembilan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204851</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menjawab sekitar sembilan aspirasi masyarakat Kota Malang dalam Program Ngobrol Mbois Ilakes (Ngombe) di Gazebo Balai Kota Malang, Selasa (23/01/2024) siang. Beberapa aspirasi yang disampaikan dan dijawab itu, mulai dari persoalan arsitektur di Kawasan Kayutangan Heritage, jeking, taman Lansia, banjir, Prasarana Sarana Umum (PSU) perumahan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menjawab sekitar sembilan aspirasi masyarakat Kota Malang dalam Program Ngobrol Mbois Ilakes (Ngombe) di Gazebo Balai Kota Malang, Selasa (23/01/2024) siang. Beberapa aspirasi yang disampaikan dan dijawab itu, mulai dari persoalan arsitektur di Kawasan Kayutangan Heritage, jeking, taman Lansia, banjir, Prasarana Sarana Umum (PSU) perumahan, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), difabel, konten kreator hingga persoalan penanganan Narkoba.</p>



<p>“Memang dalam Program Ngombe di putaran ke tiga ini, yang disampaikan masyarakat tadi ada yang sama seperti di putaran kedua kemarin. Salah satunya, seperti soal Banjir dan PSU. Dari permasalahan ini akhirnya kita pahami, kita mengetahui dan selama ini kalau kita lihat ada misinformasi yang diterima oleh masyarakat Kota Malang,” jelas Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dari beberapa aspirasi yang telah disampaikan tersebut, ujarnya, nantinya akan dilakukan evaluasi. Sehingga, diharapkan bisa tersampaikan pada masyarakat hingga lapisan bawah. Termasuk nantinya, program tersebut juga akan menyasar di masing-masing kecamatan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Informasi yang mereka tanyakan itu sudah selalu kita sampaikan. Tetapi mereka masih belum memahami atau informasi ini belum sampai pada mereka. Sehingga memang nanti akan kita evaluasi lagi, termasuk di bulan berikutnya kita akan datang di kecamatan secara bergantian,” tambahnya.</p>



<p>Ke depan, nantinya masyarakat yang akan mengikuti Program Ngombe, akan dibatasi. Sehingga, dalam hal ini pihaknya juga akan melakukan sosialisasi bersama dengan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang.</p>



<p>“Permasalahan ini semakin ke sini semakin banyak, semakin ke sini juga semakin siang. Sehingga, kita sudah membuat google form untuk beberapa pertanyaan. Harapannya nanti kita akan jawab di situ, apabila mereka tidak dapat berinteraksi langsung dengan kita. Mudah-mudahan dengan itu nanti tercukupi dan pertanyaan mereka terfasilitasi dengan baik,” imbuh Pj Wali Kota Wahyu. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204851</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
