<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>nomor urut 2 &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/nomor-urut-2/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Nov 2020 13:40:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>nomor urut 2 &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Mas Ipin Sebut Ternak Sapi dengan Kandang Komunal Layak Jadi Prototipe</title>
		<link>https://memontum.com/mas-ipin-sebut-ternak-sapi-dengan-kandang-komunal-layak-jadi-prototipe</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2020 13:37:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Bupati Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Kandang Komunal]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Ipin]]></category>
		<category><![CDATA[Mochamad Nur Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[nomor urut 2]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127842</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Mendatangi peternakan sapi yang ada di Desa Jati Kecamatan Karangan, Calon Bupati Trenggalek nomor urut 2 Mochamad Nur Arifin sebut sistem peternakan sapi yang dikelola kelompok Mandiri Jati Bersemi layak dijadikan acuan (model) demonstrasi (Prototipe) bagi peternak lain. Sistem peternakan sapi program salah satu bank plat merah ini menerapkan kandang komunal yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Mendatangi peternakan sapi yang ada di Desa Jati Kecamatan Karangan, Calon Bupati Trenggalek nomor urut 2 Mochamad Nur Arifin sebut sistem peternakan sapi yang dikelola kelompok Mandiri Jati Bersemi layak dijadikan acuan (model) demonstrasi (Prototipe) bagi peternak lain.</p>
<p>Sistem peternakan sapi program salah satu bank plat merah ini menerapkan kandang komunal yang dikelola oleh kelompok, sehingga memudahkan proses perawatannya.</p>
<p>&#8220;Hari ini saya berkesempatan mengunjungi kandang peternakan sapi di Desa Jati Kecamatan Karangan, dimana peternakan sapi disini dirawat oleh kelompok Mandiri Jati Bersemi. Ada puluhan sapi potong yang dirawat dalam satu kandang komunal. Dan ini tentu akan mempermudah perawatan sapi-sapinya,&#8221; ungkap Mas Ipin sapaan akrabnya saat dikonfirmasi Selasa (17/11/2020) sore.</p>
<p>Dikatakan Bupati Trenggalek non aktif ini, dengan menerapkan sistem kandang komunal, selain mempermudah perawatan ternak juga dinilai lebih efektif pemasarannya ketimbang harus merawat sapi-sapi tersebut sendiri (red : dirumah peternak masing &#8211; masing).</p>
<p>&#8220;Disini, peternakan sapi potongnga bisa berjalan maksimal karena berkolaborasi dengan berbagai pihak. Baik warga, pemerintah maupun pihak swasta,&#8221; imbuhnya.</p>
<div id="attachment_127844" style="width: 860px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/11/Foto-bersama.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-127844" decoding="async" class="size-full wp-image-127844" src="https://i0.wp.com/s3-id-jkt-1.kilatstorage.id/memontum/2020/11/Foto-bersama.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Mas Ipin bersama kelompok ternak Mandiri Jati Bersemi yang ada di Desa Jati, Kecamatan Karangan." width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Foto-bersama.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Foto-bersama.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Foto-bersama.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Foto-bersama.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/Foto-bersama.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-127844" class="wp-caption-text">Mas Ipin bersama kelompok ternak Mandiri Jati Bersemi yang ada di Desa Jati, Kecamatan Karangan.</p></div>
<p>Masih terang suami Novita Hardini ini, untuk pihak swasta itu sendiri tak lain adalah dana dari Lembaga Amil Zakat yang digunakan untuk pemberdayaan.</p>
<p>&#8220;Sedangkan untuk pemerintah bertugas untuk memastikan sapi potong yang diternakkan bisa terserap pasar. Yaitu dengan cara menghubungkan kelompok peternakan dengan Rumah Potong Hewan (RPH) yang sudah ada,&#8221; kata Mas Ipin.</p>
<p>Berkaca dari keberhasilan sistem peternakan hasil kolaborasi kelompok Mandiri Jati Bersemi yang menerapkan pola pendampingan dari pihak swasta dan pemerintah ini, Mas Ipin menilai jika sistem ini bisa dijadikan prototipe bagi peternak lain yang ada di Kabupaten Trenggalek.</p>
<p>&#8220;Dengan begitu, hasil ternak sapi di Kabupaten Trenggalek bisa maksimal,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Disinggung terkait lokasi sentra peternakan sapi, Mas Ipin menyebut ada beberapa desa sentra peternakan sapi yang ada di Trenggalek. Namun sebagian besar masih bekerja secara individu, salah satunya di Kecamatan Bendungan.</p>
<p>&#8220;Kalau di Kecamatan Bendungan itu sebagian peternak sapi masih bekerja individu (sendiri &#8211; sendiri). Sedangkan yang sudah menerapkan sistem peternakan komunal baru kelompok ternak Mandiri Jati Bersemi yang ada di Desa Jati Kecamatan Karangan ini,&#8221; tutur Mas Ipin.</p>
<p>Dengan menggunakan sistem pendampingan dari pihak swasta dan pemerintah ini dinilai layak untuk dijadikan contoh bagi peternak lain. Sehingga bisa menciptakan dan menerapkan sistem peternakan yang paripurna, yang tidak hanya parsial di rumah &#8211; rumah melainkan dengan kandang komunal.</p>
<p>&#8220;Saya rasa dengan peternakan kandang komunal ini bisa mempermudah pendampingan dan pengecekan kualitas ternak. Serta bisa meminimalisir terjadinya Human Error,&#8221; pungkasnya. <strong>(mil/syn)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127842</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ngontel dan Ngopi Bareng, Cara Cabup Arifin Manfaatkan Masa Kampanye</title>
		<link>https://memontum.com/ngontel-dan-ngopi-bareng-cara-cabup-arifin-manfaatkan-masa-kampanye</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2020 04:51:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Gowes]]></category>
		<category><![CDATA[Mochamad Nur Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[nomor urut 2]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125921</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ada saja cara Calon Bupati Trenggalek nomor urut 2 , Mochamad Nur Arifin memanfaatkan masa kampanye. Ya, salah satunya dengan bersepeda atau gowes. Bersama dengan tim pemenangan, gowes bareng ini dimulai dari Posko Pemenangan yang berada di Jalan Wachid Hasyim dan berkeliling seputaran kota. Dikatakan Cabup Arifin, dengan bersepeda bisa turut menjaga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Ada saja cara Calon Bupati Trenggalek nomor urut 2 , Mochamad Nur Arifin memanfaatkan masa kampanye. Ya, salah satunya dengan bersepeda atau gowes.</p>
<p>Bersama dengan tim pemenangan, gowes bareng ini dimulai dari Posko Pemenangan yang berada di Jalan Wachid Hasyim dan berkeliling seputaran kota.</p>
<p>Dikatakan Cabup Arifin, dengan bersepeda bisa turut menjaga kesehatan dan menaikkan imun tubuh. Utamanya di masa pandemi seperti saat ini, masyarakat dituntut untuk selalu aktif berolahraga.</p>
<p>&#8220;Hari ini kita kampanye nya berkeliling diseputaran kota dengan naik sepeda onthel. Selain bisa menyehatkan badan, dengan bersepeda kita bisa menaikkan imun tubuh sehingga virus tidak mudah masuk ke tubuh kita. Apalagi musim pandemi seperti saat ini,&#8221; ungkap Cabup Arifin, saat dikonfirmasi Sabtu (17/10/2020) siang.</p>
<p>Pria yang akrab disapa Mas Ipin ini juga memanfaatkan kesempatan itu dengan menyambanginya sejumlah warung kopi (Warkop). Salah satu warkop yang didatanginya ini berada di Kelurahan Kelutan Kecamatan Trenggalek.</p>
<p>&#8220;Tadi kita juga sempat ngobrol langsung dengan para pemilik warung kopi. Dan alhamdulillah meski saat masuk pandemi Covid-19, penghasilannya menurun, kini sudah mulai membaik,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Ia menyebut, dampak pandemi Covid-19 memang menyerang beberapa sektor ekonomi di seluruh Indonesia, tak terkecuali di Kabupaten Trenggalek. Salah satunya pemilik warung kopi. Mengingat saat muncul Covid-19, masyarakat dihimbau untuk tetap berada dirumah dan tidak boleh berkerumun satu sama lain.</p>
<p>&#8220;Dengan begitu tentu banyak sekali pelaku usaha yang penghasilannya menurun. Akan tetapi, tahun 2021 nanti kita berkeyakinan jika sektor ekonomi di Kabupaten Trenggalek bisa pulih dan kembali seperti semula,&#8221; kata Mas Ipin.</p>
<p>Keyakinan itu bersambut dengan status Kabupaten Trenggalek yang masuk Zona Kuning. Yang artinya, tingkat penularan Covid-19 rendah. Jadi, di tahun 2021 mendatang Pemerintah Daerah akan memacu pertumbuhan ekonomi agar bisa kembali seperti semula.</p>
<p>Suami Novita Hardiny ini juga mengatakan banyak masukan dan aspirasi yang diterima saat ngopi bareng dengan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Ya kita coba mendengar apa yang menjadi keluhan, masukan atau sekedar ngopi bareng dengan masyarakat. Dan saya juga ingin melihat sejauh mana sektor perekonomian di Kabupaten Trenggalek ini mulai berjalan pasca penerapan New Normal,&#8221; terangnya.</p>
<p>Tak lupa, Cabup Trenggalek yang berpasangan dengan Syah Natanegara ini menegaskan, meski penerapan New Normal sudah dilakukan. Akan tetapi harus tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ada.</p>
<p>&#8220;Karena warung kopi ini biasanya ramai didatangi, tadi saya juga sempat sampaikan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Seperti memakai masker, mencuci tangan dan memakai hand sanitizer serta menjaga jarak (phisycal distancing),&#8221; pungkas Cabup Arifin. <strong>(mil/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125921</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Arifin Tinjau Pembangunan Ponpes Pertama di Kecamatan Bendungan</title>
		<link>https://memontum.com/arifin-tinjau-pembangunan-ponpes-pertama-di-kecamatan-bendungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2020 14:00:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan bendungan]]></category>
		<category><![CDATA[Mochamad Nur Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[nomor urut 2]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes cabang lirboyo trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125780</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Calon Bupati Trenggalek nomor urut 2, Mochamad Nur Arifin ingin memastikan progres pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) cabang Lirboyo di Kecamatan Bendungan terus berjalan. Pria yang akrab disapa Mas Ipin ini juga menegaskan jika Pondok Pesantren cabang Lirboyo ini akan menjadi ponpes pertama yang ada di Kecamatan Bendungan. &#8220;Alhamdulillah Pondok Pesantren cabang Lirboyo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Calon Bupati Trenggalek nomor urut 2, Mochamad Nur Arifin ingin memastikan progres pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) cabang Lirboyo di Kecamatan Bendungan terus berjalan. Pria yang akrab disapa Mas Ipin ini juga menegaskan jika Pondok Pesantren cabang Lirboyo ini akan menjadi ponpes pertama yang ada di Kecamatan Bendungan.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah Pondok Pesantren cabang Lirboyo yang berdiri di tanah wakaf ini progresnya sudah terlihat. Tadi saya juga meninjau langsung perkembangan yang ada di ponpes Nurul Iman ini,&#8221; ungkap Cabup Arifin, Kamis (15/10/2020) sore seperti dilansir memontum.com.</p>
<p>Ia menuturkan, progres pembangunan Ponpes ini diawali dengan pembangunan masjid yang memanfaatkan di tanah wakaf Mbah Sumadi.</p>
<p>&#8220;Setelah adanya lahan wakaf ini, saya bersama para sesepuh sekitar lingkungan Ponpes berkunjung ke Ponpes Lirboyo Kediri. Dan hasilnya, alhamdulillah diterima atau diijinkan untuk melanjutkan pembangunan pondok di Kecamatan Bendungan ini,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Suami Novita Hardini ini juga menyampaikan, sejauh ini pembangunan masjid dan sejumlah fasilitas lain sudah rampung dikerjakan. Dalam waktu dekat, proses belajar mengajar pun juga akan dilaksanakan.</p>
<p>Nantinya, lanjut Mas Ipin, juga akan segera dibangun asrama sebagai tempat tinggal para santri yang berasal dari luar kota. Dan untuk sementara waktu, bagi santri yang akan menetap bisa menginap di rumah warga.</p>
<p>&#8220;Karena asramanya masih dalam proses pembangunan, untuk sementara waktu bagi santri yang menetap akan menginap dirumah-rumah warga,&#8221; kata Mas Ipin.</p>
<p>Pembangunan ponpes pertama di Kecamatan Bendungan ini juga tak lepas dari jasa dermawan yang mewakafkan tanahnya untuk dibangun pondok pesantren. Sebut saja Mbah Sumadi, beliau adalah seorang warga asli Desa Masaran Kecamatan Bendungan Kabupaten Trenggalek.</p>
<p>Sebelumnya Mbah Sumadi pernah melakukan transmigrasi ke Jambi sejak tahun 1996 silam. Selama menjalani kehidupan di Jambi, Mbah Sumadi tergolong orang yang sukses sehingga bisa mendapatkan rejeki lebih.</p>
<p>&#8220;Mbah Sumadi ini awalnya bercita-cita ingin mendirikan pondok pesantren di kampung halaman. Hingga akhirnya pulang ke Trenggalek dan mewakafkan tanahnya untuk dibangun Pondok Pesantren yang diberi nama Nurul Iman ini,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Mas Ipin juga menyambut baik cita-cita Mbah Sumadi ini. Hingga mempertemukannya dengan para sesepuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri seperti halnya Kyai Anwar Mansur, Kyai Kafabihi, dan para dzuriyah lainnya.</p>
<p>Perlu diketahui, keberadaan Ponpes di Kecamatan Bendungan ini sempat menjadi bahasan dalam debat terbuka Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek pertama yang disiarkan langsung di salah satu televisi swasta Jawa Timur.</p>
<p>Dalam debat itu, Paslon 1 Alfan Rianto sempat mengkritik pemerintahan Mas Ipin dengan tidak adanya fasilitas pendidikan agama khususnya di Kecamatan Bendungan. Sementara itu, dengan santai Mas Ipin menyebut jika dirinya turut menginisiasi dan membangun Ponpes pertama di Kecamatan Bendungan tepatnya di Desa Masaran. <strong>(mil/syn)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125780</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
