<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>nyaris &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/nyaris/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Dec 2025 09:21:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>nyaris &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Derita Korban Banjir Kota Malang, Warga Purwodadi Terjebak Banjir 2 Meter dan Nyaris Tergulung Arus</title>
		<link>https://memontum.com/derita-korban-banjir-kota-malang-warga-purwodadi-terjebak-banjir-2-meter-dan-nyaris-tergulung-arus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2025 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[derita]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[nyaris]]></category>
		<category><![CDATA[purwodadi]]></category>
		<category><![CDATA[tergulung]]></category>
		<category><![CDATA[terjebak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228433</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Musibah banjir yang menerjang kawasan Jalan Sidomulyo Gang III, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (04/12/2025) kemarin, menyisakan trauma bagi salah satu warga, Puspa Ena (57). Perempuan yang disapa Puspa, kini tidak hanya harus bergotong royong bersama keluarganya, membersihkan rumah yang rusak berat akibat hantaman air, Jumat (05/12/2025) kemarin. Namun, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Musibah banjir yang menerjang kawasan Jalan Sidomulyo Gang III, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (04/12/2025) kemarin, menyisakan trauma bagi salah satu warga, Puspa Ena (57). Perempuan yang disapa Puspa, kini tidak hanya harus bergotong royong bersama keluarganya, membersihkan rumah yang rusak berat akibat hantaman air, Jumat (05/12/2025) kemarin. Namun, ada serangkaian kejadian yang membuatnya halus mengelus dada.</p>



<p>Puspa bercerita, awalnya banjir datang seperti biasanya. Namun, tanpa diduga debit air tiba-tiba meningkat cepat hingga ketinggian dua meter dan merobohkan tembok kamar rumahnya yang memiliki ketebalan 40 sentimeter.</p>



<p>&#8220;Waktu itu saya mau menyelamatkan baju-baju cucu saya. Tiba-tiba kok terdengar gemuruh air. Terus tembok belakang, bagian kamar, itu ambruk. Saya sempat kegulung air yang masuk langsung tinggi. Kayak tsunami,&#8221; ujar Puspa, berkaca-kaca, Sabtu (05/12/2025) tadi.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa air deras tersebut berasal dari arah Jalan Raya, tepatnya dari arah Jalan Kemirahan yang alirannya turun ke kawasan Jalan Sidomulyo. &#8220;Tadinya cuma banjir biasa, kok tiba-tiba makin tinggi. Terus ambruk itu, tiba-tiba langsung jebol,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Saat kejadian, Puspa berada di dalam rumah bersama tiga cucunya. Beruntung, para tetangga bergerak cepat membantu mengevakuasi anak-anak tersebut ke tempat aman.</p>



<p>“Saya sama tiga cucu saya. Untungnya cucu saya saya taruh di depan, ditolong tetangga. Seumpama saya ada di kamar saat menyelamatkan barang-barang, mungkin saya sudah meninggal karena temboknya ambruk,” ucapnya, dengan suara bergetar.</p>



<p>Puspa juga sempat tidak sadarkan diri akibat panik dan kelelahan. “Sadar-sadarnya kemarin saya sudah di rumah tetangga. Karena kan saya kaget, lemas sudah,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut, banjir deras yang melanda kawasan tersebut berdampak pada sedikitnya 19 rumah. Ketinggian air naik dengan cepat, menghanyutkan barang-barang milik warga. Banyak di antara mereka yang masih takut untuk kembali beristirahat di rumah masing-masing.</p>



<p>“Semalam saya dan suami tidak tidur. Takut. Kami khawatir, jadi tidak bisa tidur,” imbuh Puspa.</p>



<p>Sebagai informasi, hujan dengan intensitas tinggi itu terjadi sejak 13.30 WIB hingga 15.00 WIB. Di Kota Malang sendiri, ada 39 titik yang terendam banjir dan satu pohon tumbang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228433</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lawan Tiga Begal, Pria di Probolinggo Nyaris Tewas Bersimbah Darah</title>
		<link>https://memontum.com/lawan-tiga-begal-pria-di-probolinggo-nyaris-tewas-bersimbah-darah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Oct 2023 05:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Begal]]></category>
		<category><![CDATA[bersimbah]]></category>
		<category><![CDATA[nyaris]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200387</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Seorang pria yang diketahui bernama Usul (55), warga Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, menjadi sasaran komplotan begal, Selasa (24/10/2023) malam. Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka serius akibat bacokan dan harus menjalani perawatan. Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 19.00, saat korban mengendarai motor Honda Scoopy seorang diri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Seorang pria yang diketahui bernama Usul (55), warga Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, menjadi sasaran komplotan begal, Selasa (24/10/2023) malam. Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka serius akibat bacokan dan harus menjalani perawatan.</p>



<p>Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 19.00, saat korban mengendarai motor Honda Scoopy seorang diri di Jalani Lingkar Selatan Ir Sutami, Kelurahan Kedunggaleng, Kecamatan Wonoasih. Sesampainya di lokasi kejadian, korban tiba-tiba dipepet oleh tiga pelaku dengan mengendarai dua motor.</p>



<p>Tanpa banyak kata, seorang pelaku langsung menyerang korban dengan sebilah senjata tajam. Korban yang saat itu sudah curiga dan tahu akan diserang, spontan menangkis sabetan pelaku dengan menggunakan kakinya.</p>



<p>Tidak berhenti sampai di situ, seraya meminta tolong kepada pengguna jalan, korban terus melakukan perlawanan. Akibatnya, korban mengalami sejumlah luka bacok di bagian leher hingga rahang dan dibagian kaki sebelah kirinya. Komplotan pelaku sendiri, merasa usahanya membawa kabur motor tidak berhasil, akhirnya melarikan diri.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Pelaku gagal bawa sepeda motor saya. Karena saat itu saya sempat melawan, ujar korban.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa kejadian itu berlangsung saat dirinya hendak ke rumah temannya. Saat di tengah perjalanan itulah, tiba-tiba muncul tida pelaku. &#8220;Saya bermaksud ke rumah teman di Kedunggaleng dan tiba-tiba dipepet tiga pelaku yang langsung membacok saya,&#8221; tambah korban.</p>



<p>Ditanya mengenai ciri-ciri pelaku, korban mengatakan bahwa dirinya tidak bisa mengenali pelaku karena memakai penutup wajah. &#8220;Pelaku memegang senjata tajam berupa celurit dan menggunakan penutup wajah,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Kasus ini sendiri, sekarang dalam penyelidikan petugas kepolisian. Termasuk, juga telah melakukan olah TKP.</p>



<p>Sementara itu menurut seorang warga, Arman, mengatakan bahwa usai kejadian warga sekitar mendatangi TKP. Itu karena, warga mendengar teriakan dari korban yang meminta pertolongan. Saat itu, kondisi korban sudah berlumuran darah</p>



<p>&#8220;Korban dipepet komplotan pelaku saat melaju dari arah Barat. Komplotan pelaku sendiri gagal membawa motor korban. Sementara korban langsung dibawa oleh warga ke Rumah Sakit M Saleh,&#8221; terangnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200387</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Garasi Mobil di Kedungkandang Kota Malang Terbakar, Enam Kendaraan Nyaris Ludes</title>
		<link>https://memontum.com/garasi-mobil-di-kedungkandang-kota-malang-terbakar-enam-kendaraan-nyaris-ludes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Sep 2023 02:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[garasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kedungkandang]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[nyaris]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198523</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Garasi mobil milik Bobby Erico Cahyono yang terletak di Jalan Lesanpuro Gang XII, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, terbakar, Rabu (20/09/2023) sekitar pukul 02.22. Kepala UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, Agoes Soebekti, mengatakan bahwa untuk melakukan pemadaman, pihaknya mengerahkan tiga unit mobil pemadam dengan 7 personel. Bahkan, petugas membutuhkan waktu sekitar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Garasi mobil milik Bobby Erico Cahyono yang terletak di Jalan Lesanpuro Gang XII, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, terbakar, Rabu (20/09/2023) sekitar pukul 02.22.</p>



<p>Kepala UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, Agoes Soebekti, mengatakan bahwa untuk melakukan pemadaman, pihaknya mengerahkan tiga unit mobil pemadam dengan 7 personel. Bahkan, petugas membutuhkan waktu sekitar 53 menit, dalam melakukan pemadaman.</p>



<p>&#8220;Setelah api terlihat padam, kami melanjutkan pendinginan untuk memastikan api benar-benar telah padam,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Adapun area yang terbakar, ujarnya, seluas 32 meter persegi. Selain melakukan pemadaman, petugas juga membantu mengeluarkan enam mobil dari dalam garasi.</p>



<p>&#8220;Di lokasi garasi itu, terparkir sebanyak enam mobil. Alhamdulillah, berhasil diamankan dalam kondisi tidak sampai terbakar,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Untuk penyebab kebakaran, lanjutnya, diduga karena lupa mematikan api setelah membakar sampah. &#8220;Untuk penyebab kebakaran, diduga ada aktivitas bakar-bakar sampah dan lupa dimatikan. Api dari bakar-bakar sampah itu membesar, hingga merambat ke sebuah rongsokan mobil dan bangunan garasi,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198523</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jambret Tas Tetangga Desa Gagal, Warga Klakah Malah Nyaris Dimassa</title>
		<link>https://memontum.com/jambret-tas-tetangga-desa-gagal-warga-klakah-malah-nyaris-dimassa</link>
					<comments>https://memontum.com/jambret-tas-tetangga-desa-gagal-warga-klakah-malah-nyaris-dimassa#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Sep 2023 14:41:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[dimassa]]></category>
		<category><![CDATA[gagal]]></category>
		<category><![CDATA[jambret]]></category>
		<category><![CDATA[Klakah]]></category>
		<category><![CDATA[nyaris]]></category>
		<category><![CDATA[tetangga,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197500</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Seorang pelaku jambret berinisial IA (27), warga Dusun Duren Kidul, Desa Duren, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, benar-benar bernasib apes, Minggu (03/09/2023) malam. Selain aksinya gagal total saat berusaha merampas tas milik tetangga desa, pelakupun juga nyaris dihajar massa dan harus berurusan dengan pihak kepolisian. Informasi Memontum.com bahwa kejadian ini bermula saat IA [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Lumajang</strong> &#8211; Seorang pelaku jambret berinisial IA (27), warga Dusun Duren Kidul, Desa Duren, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, benar-benar bernasib apes, Minggu (03/09/2023) malam. Selain aksinya gagal total saat berusaha merampas tas milik tetangga desa, pelakupun juga nyaris dihajar massa dan harus berurusan dengan pihak kepolisian.</p>



<p>Informasi Memontum.com bahwa kejadian ini bermula saat IA bersama DK, warga Desa Ledoktempuro, Kecamatan Randuagung, mencoba melakukan aksi penjambretan. Dengan mengendarai motor secara berboncengan, keduanya pun mencari sasaran di&nbsp; Jalan Raya Grobogan Kedungjajang.</p>



<p>Mereka kemudian membuntuti korbannya, yang diketahui bernama Ningsih Setyowati, warga Desa Klakah, Kecamatan Klakah. Pelaku AI yang saat itu menjadi joki, pun kemudian membuntuti korbannya yang dibonceng oleh anaknya dengan mengendarai motor.</p>



<p>&#8220;Jadi, dua orang ini berboncengan menggunakan sepeda motor dari arah SPBU Klakah ke Selatan. Mereka mengincar tas slempang milik korban,&#8221; ujar Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Dhedi Ardi Putra, ketika dikonfirmasi Senin (04/09/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kedua pelaku kemudian berusaha memepet korban dan saat jaraknya cukup dekat, pelaku dengan cepat menarik tas slempang yang saat itu dikenakan korban. &#8220;Terjadi tarik menarik. Namun, akhirnya pelaku tidak berhasil menguasai barang milik korban. Karena tidak berhasil, pelakupun akhirnya berusaha kabur. Mengetahui kejadian itu, anak korban justru tancap gas dengan melakukan pengejaran,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Selama melakukan pengejaran, tambahnya, anak korban sambil berteriak meminta bantuan warga sekitar. Sehingga, bersama warga dan petugas yang kebetulan di sekitar lokasi, berusaha mengejar pelaku.</p>



<p>&#8220;Akhirnya pelaku yang menjadi joki berhasil ditangkap, sementara yang dibonceng berhasil kabur,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti&nbsp; sarana yang digunakan pelaku. Termasuk, tas yang jadi sasaran pelaku namun gagal. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/jambret-tas-tetangga-desa-gagal-warga-klakah-malah-nyaris-dimassa/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197500</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kebakaran Dua Rumah di Probolinggo Nyaris Seret Penghuni Rumah</title>
		<link>https://memontum.com/kebakaran-dua-rumah-di-probolinggo-nyaris-seret-penghuni-rumah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jun 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[dua]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[nyaris]]></category>
		<category><![CDATA[penghuni]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[seret]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191673</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Sebanyak dua rumah di Jalan Panjaitan RT04/RW04, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, tiba-tiba terbakar, Jumat (23/06/2023) sekitar pukul 11.45. Akibat peristiwa yang berlangsung cukup cepat itu, sontak membuat panik warga. Meskipun, dalam musibah itu sendiri tidak ada korban jiwa dan hanya mengakibatkan kerugian materi. Informasi Memontum.com, bahwa api mulai terlihat di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Probolinggo</strong> &#8211; Sebanyak dua rumah di Jalan Panjaitan RT04/RW04, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, tiba-tiba terbakar, Jumat (23/06/2023) sekitar pukul 11.45. Akibat peristiwa yang berlangsung cukup cepat itu, sontak membuat panik warga. Meskipun, dalam musibah itu sendiri tidak ada korban jiwa dan hanya mengakibatkan kerugian materi.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa api mulai terlihat di satu rumah kontrakan yang dalam kondisi kosong. Dari satu titik itu, kemudian api dengan cepat membesar dan merembet ke rumah Siti Walima.</p>



<p>&#8220;Awalnya terlihat asap. Kemudian, api mulai terlihat berkobar. Karena angin cukup kencang, maka membuat api cepat membesar dan membakar rumah kontrakan kosong. Setelah itu, api hendak merembet ke rumah Siti Walima, yang jaraknya berdempetan,&#8221; kata Ketua RT 04, Musrito.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Warga sendiri, mengetahui kejadian itu sempat mencoba memadamkan dengan air seadanya. Namun, api yang sudah membesar menjadi sulit untuk dipadamkan. Kejadian ini, pun kemudian dilaporkan ke Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Probolinggo.</p>



<p>Saat petugas Damkar tiba di lokasi, kondisi rumah kontrakan tersebut telah hangus. Api juga telah membakar bagian dapur dan ruang tengah rumah Siti Walima.</p>



<p>&#8220;Saat kejadian Ibu Siti Walima ada di dalam. Tetapi sudah diberitahu dan berhasil dievakuasi warga,&#8221; katanya.</p>



<p>Api sendiri benar-benar padam, setelah petugas Damkar melakukan pembasahan di seluruh lokasi. Hingga, tidak ada kepulan asap dari sisa-sisa bara api. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191673</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pengendara Motor di Tlogomas Nyaris Bakar SPBU, Isi BBM dengan Kelistrikan On sambil Digoyang-goyang</title>
		<link>https://memontum.com/pengendara-motor-di-tlogomas-nyaris-bakar-spbu-isi-bbm-dengan-kelistrikan-on-sambil-digoyang-goyang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jun 2023 18:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Bakar]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[digoyang-goyang]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[ISI]]></category>
		<category><![CDATA[kelistrikan]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[motor]]></category>
		<category><![CDATA[nyaris]]></category>
		<category><![CDATA[on]]></category>
		<category><![CDATA[pengendara]]></category>
		<category><![CDATA[sambil]]></category>
		<category><![CDATA[SPBU]]></category>
		<category><![CDATA[tlogomas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191297</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kebakaran terjadi di area dispenser BBM jalur sepeda motor SPBU Tlogomas, Jalan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Minggu (18/06/2023) malam. Walaupun api berhasil dipadamkan petugas SPBU dengan menggunakan APAR, namun akibat kobaran api yang tiba-tiba membesar itu sontak membuat kepanikan. Dari rekaman CCTV SPBU, kejadian ini bermula saat seorang pengendara motor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kebakaran terjadi di area dispenser BBM jalur sepeda motor SPBU Tlogomas, Jalan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Minggu (18/06/2023) malam. Walaupun api berhasil dipadamkan petugas SPBU dengan menggunakan APAR, namun akibat kobaran api yang tiba-tiba membesar itu sontak membuat kepanikan.</p>



<p>Dari rekaman CCTV SPBU, kejadian ini bermula saat seorang pengendara motor Voxion, mengisi bahan bakar Pertalite. Saat melakukan pengisian BBM, nampak kondisi lampu motor masih menyala (on, red) meskipun tidak dalam kondisi hidup atau distarter. Belum diketahui secara pasti tujuannya apa, pastianya saat pengisian Pertalite, pemilik kendaraan juga sempat menggoyang-goyang motornya.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Isi BBM sambil Digoyang, Pengendara Motor di Tlogomas Nyaris Bakar SPBU #shorts" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/plwYPmHUV0o?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Secara tiba-tiba, saat motor distarter, api pun langsung keluar dan membakar motor korban. Seketika itu, pria tersebut sontak panik dan langsung merobohkan motornya ke samping kiri. Sementara api, dengan cepat membesar sehingga petugas SPBU bergerak cepat melakukan pemadaman menggunakan APAR sebelum api merembet ke lokasi sekeliling.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak diketahui secara pasti, identitas pria dan juga Nopol motornya. Sebab usai api berhasil dipadamkan, pria itu kemudian langsung mendorong motornya meninggalkan lokasi kejadian. Sementara petugas PMK Kota Malang, pun juga sempat datang ke lokasi, meski api sudah berhasil dipadamkan.</p>



<p>Section Head Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Taufiq Kurniawan, dalam rilisnya menjelaskan bahwa kejadian itu berlangsung sekitar pukul 18.57. &#8220;Satu unit motor Yamaha Vixion melakukan pengisian sejumlah Rp 60.000 atau 6 Liter pertalite di dispenser SPBU jalur motor. Sesaat setelah pengisian selesai, pengendara motor menggoyangkan tangki motornya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Percikan api terjadi, paparnya, setelah motor di starter. &#8220;Seketika tiga orang operator langsung memadamkan menggunakan APAR. Setelah pemadaman selesai, pengendara langsung melaju meninggalkan SPBU. Tidak diketahui identitas pemilik motor. Dugaan sementara, karena modifikasi motor yang tidak standard. Setelah selesai dilakukan pembersihan pelayanan kembali dilakukan. Tidak ada dampak apapun pada SPBU, pelayanan berlangsung normal setelahnya,&#8221; jelasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191297</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maling Tabung LPG 3 Kg di Sanan Kota Malang Nyaris Babak Belur</title>
		<link>https://memontum.com/maling-tabung-lpg-3-kg-di-sanan-kota-malang-nyaris-babak-belur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jun 2023 02:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[babak]]></category>
		<category><![CDATA[belur]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kg]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[LPG]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Maling]]></category>
		<category><![CDATA[nyaris]]></category>
		<category><![CDATA[Sanan]]></category>
		<category><![CDATA[tabung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190961</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Diduga hendak mencuri 2 tabung LPG 3 Kg, Andik Sulistiyo (41), warga Jalan Piranha Atas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, nyaris dihajar massa di kawasan Jalan Sanan Gang X RT05/ RW16, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (15/06/2023) sekitar pukul 08.00. Aksi massa ini, dapat dicegah oleh Polisi RW di RW16 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Kota Malang</strong> &#8211; Diduga hendak mencuri 2 tabung LPG 3 Kg, Andik Sulistiyo (41), warga Jalan Piranha Atas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, nyaris dihajar massa di kawasan Jalan Sanan Gang X RT05/ RW16, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota <a href="https://kotamalang.memontum.com">Malang</a>, Kamis (15/06/2023) sekitar pukul 08.00.</p>



<p>Aksi massa ini, dapat dicegah oleh Polisi RW di RW16 Purwantoro yang dengan cepat datang ke lokasi. Petugas kemudian mengamankan Andik dan membawanya ke Polsek Blimbing. Hingga saat ini, petugas kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan.</p>



<p>Ketua RT setempat, Sugeng Hariadi (38), menjelaskan bahwa pelaku ditangkap setelah ketahuan mencuri 2 tabung LPG di rumah Robil, warga setempat. Dirinya kemudian menghubungi dan berkoordinasi dengan Polisi RW Polresta Malang Kota. Tidak lama kemudian, Polisi RW berikut Unit Reskrim Polsek Blimbing tiba di lokasi.</p>



<p>&#8220;Ada tiga anggota datang ke sini sambil membawa mobil. Pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Blimbing,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sementara itu, Aiptu Agus selaku Polisi RW di Kelurahan Purwantoro, menyampaikan bahwa dirinya segera tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan. &#8220;Tadi kebetulan kami sedang melaksanakan patroli dan Pak RT telepon bahwa ada pencurian. Kami bergegas langsung mendatangi TKP untuk melakukan pengamanan terhadap pelaku, alhamdulillah pelaku kami amankan untuk selanjutnya di bawa ke Polsek Blimbing,&#8221; ungkap Aiptu Agus</p>



<p>Sementara itu, Kapolsek Blimbing, Kompol Danang Yudanto membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya saat ini masih terus melakukan pengembangan. &#8220;Kami masih melakukan pemeriksaan. ,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Atas perbuatannya tersebut, pelaku dijerat dengan Pasal 364 KUHP. &#8220;Dari pendalaman awal yang kami lakukan, pelaku telah beraksi mencuri elpiji lebih dari satu TKP. Namun, hal itu masih kami dalami,&#8221;&nbsp;jelasnya.&nbsp;<strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190961</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
