<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Omzet Pedagang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/omzet-pedagang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 May 2023 12:17:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Omzet Pedagang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Manfaatkan Momen, Penjual Perlengkapan Haji Raih Omzet hingga Ratusan Juta</title>
		<link>https://memontum.com/manfaatkan-momen-penjual-perlengkapan-haji-raih-omzet-hingga-ratusan-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 May 2023 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Alat Perlengkapan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[haji]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Omzet Pedagang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=188956</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Momen pelaksanaan bimbingan manasik haji yang telah dilakukan oleh Kemenag Kota Malang, juga telah berpengaruh pada salah satu penjual perlengkapan haji keliling. Seperti yang telah dilakukan oleh salah satu pedagang, Ali Wahyudin, Kamis (18/05/2023) tadi. Pria yang berasal dari Tegal, Jawa Tengah, mengaku jika di musim haji seperti ini pihaknya selalu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Momen pelaksanaan bimbingan manasik haji yang telah dilakukan oleh Kemenag Kota Malang, juga telah berpengaruh pada salah satu penjual perlengkapan haji keliling. Seperti yang telah dilakukan oleh salah satu pedagang, Ali Wahyudin, Kamis (18/05/2023) tadi.</p>



<p>Pria yang berasal dari Tegal, Jawa Tengah, mengaku jika di musim haji seperti ini pihaknya selalu berkeliling dari kota ke kota, maupun ke kabupaten yang ada di Jawa Timur. Tujuannya, untuk menjual perlengkapan haji, yang sangat diperlukan untuk calon jamaah haji ketika melakukan manasik.</p>



<p>“Alhamdulillah, di tiap musim untuk perbulannya itu mampu kira-kira sampai Rp 100 juta. Karena sebulan itu, pasti akan muter terus kemana-mana. Nanti dari Kota Malang, ke Situbondo, lalu Tuban dan terus nanti muter,” kata Ali di sela-sela melakukan jualannya.</p>



<p>Untuk perlengkapan haji yang dijualkan, pun tentu untuk memenuhi kebutuhan dari para calon jamaah haji dan itu bermacam-macam jenisnya. Mulai dari kebutuhan aksesoris dari kepala hingga ujung kaki. Untuk harga yang dijualkannya, pun juga relatif. Dari mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 200 ribu.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>“Ada topi, kaca mata, masker, sajadah, kaos kaki, botol kerikil, kerudung, hingga baju dan celana. Yang paling banyak dibeli sama mereka itu mesti topi dan kaca mata,” katanya.</p>



<p>Sementara itu, salah satu pembeli, Tri Agus Tono (61), mengatakan jika dengan adanya pedagang tersebut sangat membantu dirinya untuk memenuhi kebutuhannya dalam melakukan ibadah haji. Terlebih, menurutnya harga yang dijualkan lebih murah dari pada di toko lainnya.</p>



<p>“Tadi beli tempat kerikil, lalu sajadah yang agak lembap untuk di musdalifah nanti. Pasti ini sangat membantu, karena di sini harganya juga lebih murah dari pada lainnya. Kemudian, ini juga langsung di depan mata jadi tidak perlu masuk cari-cari ke dalam toko,” ucap Tri.</p>



<p>Senada dengan itu, pembeli lainnya, Endang Sarasati Ningsih (58), juga menyampaikan jika dengan adanya pedagang tersebut sangat membantu dirinya. Pada kesempatan itu, Endang membeli beberapa barang yang belum dia miliki, seperti sarung tangan, dan dalaman kerudung.</p>



<p>“Sangat terbantu tentunya dengan adanya pedagang ini, karena masih ada beberapa barang yang kurang akhirnya beli disini. Alhamdulillah, untuk persiapan fisiknya pun juga sudah semua,” imbuh Endang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188956</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Imlek, Omzet Penjual Dupa di Kota Malang Belum Naik Signifikan</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-imlek-omzet-penjual-dupa-di-kota-malang-belum-naik-signifikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2023 14:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Omzet Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru imlek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181687</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Penjualan dupa di kawasan Pondok Harapan Indah Jalan Terusan Sigura-gura No 166A, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang, hingga menjelang perayaan Imlek, belum naik secara signifikan. Bahkan jika kalkulasi secara keseluruhan, tingkat penjualan dupa masih dalam tingkatan standart, walaupun mengalami kenaikan antara 15 hingga 20 persen. Pemilik usaha dupa, Rosalia Amelia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Penjualan dupa di kawasan Pondok Harapan Indah Jalan Terusan Sigura-gura No 166A, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang, hingga menjelang perayaan Imlek, belum naik secara signifikan. Bahkan jika kalkulasi secara keseluruhan, tingkat penjualan dupa masih dalam tingkatan standart, walaupun mengalami kenaikan antara 15 hingga 20 persen.</p>



<p>Pemilik usaha dupa, Rosalia Amelia (44), menyampaikan jika sejak dua bulan lalu, omzet yang didapat dari penjualan dupa, terus meningkat. Itu karena, di bulan tersebut para konsumen telah memesan dupa untuk digunakan dalam acara-acara peringatan. Seperti, Kuningan hingga Galungan.</p>



<p>“Kenaikan omzet sebenarnya mulai dua bulan sebelumnya. Karena, di bulan itu ada acara lain seperti Kuningan hingga Galungan. Saat itu, orang malah beli dupa dalam jumlah banyak. Namun sekarang, masih belum naik signifikan,” katanya.</p>



<p>Menjelang Imlek seperti saat ini, tambahnya, biasanya banyak konsumen yang memesan dupa jenis warna merah, dengan aroma bau teratai. Dengan harga miliknya, yaitu mulai dari Rp 60 ribu, perkilonya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>“Rata-rata kalau Imlek, itu biasanya banyak yang minta warna merah. Kisaran harga paling murah, itu rata-rata yang kiloan yang kita pakai. Kalau Kelas I hingga III, itu prosesnya basah atau semprot basah itu warnanya enggak nampak. Kalau yang kering, kiloannya berkisar antara Rp 60 ribu sampai diatasnya,” bebernya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, bahwa usaha yang telah dirintis bersama dengan sang suami, itu mulai tahun 2013. Selama perjalanannya, itu telah menembus pasar luar negeri. Diantaranya seperti Jepang, Malaysia hingga Myanmar. Selain itu, pihaknya juga melayani pembelian melalui e-commerce dan toko secara langsung.</p>



<p>“Untuk pangsa pasar kita, itu sudah tembus ke pangsa luar negeri. Kalau untuk kelas premium, rata-rata kita sudah kirim ke Jepang, Myanmar hingga Malaysia. Ini request dari agen tertentu atau bukan request sendiri. Dua bulan sebelum Imlek, ini banyak dikirim ke luar negeri,” lanjutnya.</p>



<p>Sebagai informasi, usaha dupa miliknya memiliki dua tempat yang berbeda. Satu, khusus pembuatan stik dan kedua untuk produksi wewangian. Untuk jenis dupa yang dijualkan juga bermacam-macam, mulai dari gold, premium hingga kiloan. Selain itu, dirinya juga menyebut hingga saat ini ada 41 aroma yang dimiliki. Seperti, sari madu, kelor, candana, tujubiru, melati keraton, melati bunda, melati raja dan aroma teratai untuk wewangian khas Imlek. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181687</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Harga Cabai Rawit di Trenggalek Kian Melejit, Omzet Pedagang Turun</title>
		<link>https://memontum.com/harga-cabai-rawit-di-trenggalek-kian-melejit-omzet-pedagang-turun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jun 2022 10:52:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[harga cabai]]></category>
		<category><![CDATA[harga cabai meroket]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Cabai Rawit]]></category>
		<category><![CDATA[harga naik]]></category>
		<category><![CDATA[Omzet Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[omzet turun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170411</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Sejak beberapa hari terakhir, harga cabai rawit di Trenggalek, kian melejit. Seperti yang terpantau di salah satu pasar tradisional di Trenggalek, harga cabai rawit merah kini tembus di harga Rp 90 ribu perkilogram. &#8220;Kenaikan harga cabai rawit merah sampai di harga Rp 90 ribu perkilogram, ini terjadi sejak 4 hari terakhir. Tepatnya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Sejak beberapa hari terakhir, harga cabai rawit di Trenggalek, kian melejit. Seperti yang terpantau di salah satu pasar tradisional di Trenggalek, harga cabai rawit merah kini tembus di harga Rp 90 ribu perkilogram.</p>



<p>&#8220;Kenaikan harga cabai rawit merah sampai di harga Rp 90 ribu perkilogram, ini terjadi sejak 4 hari terakhir. Tepatnya, sejak Jumat (03/06/2022) kemarin,&#8221; ucap salah satu pedagang cabai yang ada di Pasar Basah Trenggalek, Fitri, saat dikonfirmasi, Rabu (08/06/2022) sore.</p>



<p>Menurutnya, kenaikan harga cabai ini sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Selain kondisi pasar yang sepi, omzet pedagang pun juga menurun.</p>



<p>&#8220;Ya karena cabai mahal, masyarakat enggan membeli. Belum lagi pasarnya juga lumayan sepi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Berdasarkan informasi yang dirinya terima, kenaikan harga cabai rawit ini dikarenakan pasokan dari petani cabai menurun. Sehingga membuat harganya semakin hari semakin naik.</p>



<p>&#8220;Sebelumnya, harga cabai di harga Rp 30 ribu. Lalu, mengalami kenaikan menjadi Rp 65 ribu sampai sekarang sudah Rp 90 ribu. Naiknya harga, ini juga berubah-ubah setiap hari,&#8221; kata ibu 2 anak ini.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Diperkirakan, tambahnya, harga cabai ini akan terus naik. Mengingat pasokan dari petani cabai mulai berkurang. Belum lagi, saat ini sudah masuk musim penghujan. Kemungkinan tanaman cabai banyak yang busuk, sehingga para petani hanya mendapatkan hasil panen yang sedikit.</p>



<p>Sementara itu, salah satu petani cabai di Trenggalek, Nurhadi Rohmad, mengaku jika saat ini di Trenggalek cuacanya tidak bisa ditebak. &#8220;Karena cuaca di sini itu tidak bisa ditebak. Pagi panas, siang atau sore tiba-tiba hujan. Ini berdampak pada tanaman cabai yang akan dipanen,&#8221; terangnya.</p>



<p>Meski tanaman cabainya banyak yang mati atau rusak akibat hama atau penyakit, dirinya juga tidak bisa berbuat banyak. Pada dasarnya, upaya penyemprotan obat terhadap tanaman cabai sudah dilakukan. Akan tetapi, itu masih belum cukup.</p>



<p>&#8220;Ya, kita sudah melakukan cara penanaman hingga perawatan maksimal secara mandiri. Tanpa ada pembinaan ataupun pendampingan dari instansi terkait. Meski harga jualnya cukup menguntungkan, tetapi harus diingat banyak tanaman cabai yang mati,&#8221; tutur Nurhadi.</p>



<p>Dari awal panen, sambungnya, kondisi cabai masih bagus dengan hasil yang melimpah. Namun seiring berjalannya waktu, di panen berikutnya mulai muncul serangan hama. &#8220;Kondisi tanaman cabai yang terserang hama ini membuat buahnya menjadi kehitaman. Dan jika sudah ada 1 tanaman yang bergejala seperti ini, harus set dicabut agar tidak menular ke tanaman yang lain,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170411</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Omzet Pedagang Sentra Wisata Kuliner di Surabaya Meningkat</title>
		<link>https://memontum.com/omzet-pedagang-sentra-wisata-kuliner-di-surabaya-meningkat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Oct 2021 09:56:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[Omzet Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[Sentra Wisata Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=157104</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Omzet pedagang Wisata Kuliner (SWK) di Kota Surabaya, sudah mulai mengalami peningkatan. Salah satu penyebab meningkatnya omzet mereka, karena faktor melandainya kasus Covid-19, yang diikuti sejumlah pelonggoran. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkopum) Kota Surabaya, Widodo Suryantoro, mengatakan bahwa kondisi pandemi yang terus melandai, membawa dampak positif bagi para pelaku usaha. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Omzet pedagang Wisata Kuliner (SWK) di Kota Surabaya, sudah mulai mengalami peningkatan.</p>



<p>Salah satu penyebab meningkatnya omzet mereka, karena faktor melandainya kasus Covid-19, yang diikuti sejumlah pelonggoran.</p>



<p>Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkopum) Kota Surabaya, Widodo Suryantoro, mengatakan bahwa kondisi pandemi yang terus melandai, membawa dampak positif bagi para pelaku usaha.</p>



<p>&#8220;Kalau saat ini omzet mereka (pedagang SWK) sudah luar biasa, setelah dibuka kesempatan (diizinkan) sampai jam 12 malam,&#8221; kata Widodo, Minggu (31/10/2021).</p>



<p>Selain itu, Widodo mengungkapkan, sejak PPKM Darurat diterapkan, beberapa pelanggan SWK mengaku bertanya kapan diizinkan buka.</p>



<p>&#8220;Pelanggan (SWK) mereka sendiri juga sudah lama menunggu kapan SWK kembali boleh dibuka.</p>



<p>Nah, karena sekarang sudah level 1 akhirnya diizinkan hingga tengah malam. Tapi harus patuhi prokes&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut Widodo juga menyampaikan, dari total 48 SWK yang ada di Surabaya, 22 di antaranya kini omzet penjualannya sudah mencapai sekitar 85 persen.</p>



<p>Sedangkan 12 SWK lain, omzetnya sudah 100 persen bahkan lebih.</p>



<p>&#8220;Tapi untuk 12 SWK itu omzetnya sudah normal, bahkan ada yang lebih, seperti SWK Bratang dan Dharmahusada, sudah lebih dari normal,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Meski sudah diizinkan buka hingga pukul 12 malam, Widodo menegaskan, seluruh pedagang di SWK tetap diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan. Tidak terkecuali bagi para pengunjung atau pembeli.</p>



<p>&#8220;Tapi pedagang kan macam-macam, jadi kita juga selalu ingatkan dan kita dampingi. Ada pendamping di sana yang selalu mengingatkan prokes,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, dengan kondisi Covid-19 yang terus melandai dan diiringi sejumlah kelonggaran, omzet atau pendapatan para pedagang di SWK dapat kembali normal.</p>



<p>&#8220;Semoga bisa segera kembali seperti sediakala,&#8221; harapnya. <strong>(ade/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157104</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
