<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>opsgab &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/opsgab/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Nov 2025 08:58:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>opsgab &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Opsgab bersama Satpol PP, Bapenda Kota Malang Temukan Dugaan Manipulasi E-Tax di Sejumlah Restoran</title>
		<link>https://memontum.com/opsgab-bersama-satpol-pp-bapenda-kota-malang-temukan-dugaan-manipulasi-e-tax-di-sejumlah-restoran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2025 15:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bapenda]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[manipulasi]]></category>
		<category><![CDATA[opsgab]]></category>
		<category><![CDATA[restoran]]></category>
		<category><![CDATA[satpol]]></category>
		<category><![CDATA[sejumlah]]></category>
		<category><![CDATA[temukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227646</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang menggelar Operasi Gabungan (Opsgab) bersama dengan Satpol PP Kota Malang dan Provinsi Jawa Timur, Selasa (11/11/2025) malam. Operasi tersebut, menyasar sejumlah restoran dan tempat hiburan malam yang baru beroperasi di wilayah Kota Malang. Kepala Bapenda Kota Malang, Handi Priyanto, menyampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang menggelar Operasi Gabungan (Opsgab) bersama dengan Satpol PP Kota Malang dan Provinsi Jawa Timur, Selasa (11/11/2025) malam. Operasi tersebut, menyasar sejumlah restoran dan tempat hiburan malam yang baru beroperasi di wilayah Kota Malang.</p>



<p>Kepala Bapenda Kota Malang, Handi Priyanto, menyampaikan bahwa kegiatan itu dilakukan untuk memastikan kepatuhan Wajib Pajak, terhadap sistem pajak restoran dan hiburan berbasis E-Tax. “Malam ini kami adakan operasi gabungan dengan teman-teman Satpol PP Kota dan Provinsi. Kami mengecek beberapa lokasi restoran dan hiburan malam yang baru buka di Kota Malang. Untuk Bapenda kami fokus pada kepatuhan pajak restoran dan hiburan,&#8221; ujar Handi, Selasa (11/11/2025) tadi.</p>



<p>Dalam operasi tersebut, tim Bapenda Kota Malang menemukan sejumlah dugaan pelanggaran. Termasuk, indikasi manipulasi sistem e-Tax oleh beberapa restoran yang diduga tidak melaporkan omzet secara benar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Ada beberapa temuan yang akan kami verifikasi besok. Namun, ada dugaan kuat beberapa resto memainkan e-Tax-nya. Sehingga, omzet yang terlaporkan tidak sebagaimana mestinya,” katanya.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa bagi Wajib Pajak yang terbukti melanggar, akan dikenai sanksi sesuai Peraturan Daerah (Perda). Yakni, denda administratif hingga empat kali lipat dari potensi pajak yang tidak dilaporkan.</p>



<p>“Sanksinya sesuai Perda, kurang bayar dikalikan empat kali lipat dari nominalnya dan lamanya pelanggaran. Itu sanksi administrasi dari Bapenda,” tegasnya.</p>



<p>Sebagai informasi, beberapa titik yang menjadi fokus pemeriksaan diantaranya, Resto Green Leaf Jalan Pahlawan Trip, Resto Harmony Jalan Bromo, Kopi Studio Jalan LA Sucipto dan MJL Karaoke Ruko Panorama Blimbing. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227646</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Opsgab Pemberantasan Barang Kena Cukai, Tim Gabungan Kota Malang Amankan 6.767 Bungkus Rokok Ilegal</title>
		<link>https://memontum.com/opsgab-pemberantasan-barang-kena-cukai-tim-gabungan-kota-malang-amankan-6-767-bungkus-rokok-ilegal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2025 13:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[amankan]]></category>
		<category><![CDATA[barang]]></category>
		<category><![CDATA[bungkus]]></category>
		<category><![CDATA[Cukai]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[opsgab]]></category>
		<category><![CDATA[pemberantasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224964</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tim gabungan lintas sektor, meliputi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang, Polresta Malang Kota, Denpom V/3, Bea Cukai Malang dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, menggelar operasi gabungan (Opsgab) pemberantasan barang kena cukai, khususnya rokok ilegal, Rabu (13/08/2025) tadi. Operasi yang dimulai pukul 18.00 WIB, ini menyasar sejumlah titik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tim gabungan lintas sektor, meliputi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang, Polresta Malang Kota, Denpom V/3, Bea Cukai Malang dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, menggelar operasi gabungan (Opsgab) pemberantasan barang kena cukai, khususnya rokok ilegal, Rabu (13/08/2025) tadi. Operasi yang dimulai pukul 18.00 WIB, ini menyasar sejumlah titik di wilayah Kota Malang dan berlangsung aman, kondusif serta terkendali.</p>



<p>Dalam operasi gabungan ini, melibatkan 28 personel yang dalam pelaksanaannya dibagi menjadi dua kelompok, dengan masing-masing terdiri dari 14 personel. Hasilnya, tim gabungan berhasil mengamankan total 6.767 bungkus rokok ilegal dari empat lokasi.</p>



<p>Dengan rincian, Tim A yang bergerak di wilayah Kecamatan Sukun, mengamankan 242 bungkus rokok ilegal dari toko di Jl Pelabuhan Ketapang dan 253 bungkus dari toko di Jl Mergan Musala. Sementara itu, Tim B yang beroperasi di wilayah Kecamatan Lowokwaru mencatat temuan terbesar. Dari toko di Jl Mawar, petugas mengamankan 4.321 bungkus rokok ilegal. Sedangkan di toko di Jl Kalpataru, diperoleh 1.951 bungkus rokok ilegal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Seluruh barang bukti yang ditemukan, kemudian langsung ditangani oleh pihak Bea Cukai untuk dilakukan penindakan. Termasuk, edukasi larangan penjualan kembali.</p>



<p>Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono, saat ditemui menegaskan bahwa Pemkot Malang berkomitmen menguatkan sinergi dan kolaborasi untuk memberantas peredaran rokok ilegal. Selain upaya represif melalui penindakan, disebutkannya bahwa upaya preventif juga terus dilakukan, baik melalui sosialisasi atau edukasi kepada masyarakat.</p>



<p>Kasatpol Heru juga mengajak seluruh warga masyarakat, untuk berperan aktif dalam upaya pemberantasan peredaran rokok ilegal. “Adanya operasi ini adalah bagian dari dukungan penuh Pemerintah Kota Malang. Hasil operasi gabungan ini menjadi kewenangan Bea Cukai, dan harapan kami akhir tahun ini bisa dilakukan pemusnahan barang bukti,” ujarnya.</p>



<p>Pelaksanaan operasi ini, mengacu pada berbagai regulasi. Diantaranya, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana diubah dengan UU Nomor 39 Tahun 2007, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 72 Tahun 2024 tentang Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), serta peraturan Wali Kota Malang terkait tugas, fungsi dan SOP Satpol PP. <strong>(kom/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224964</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DLH Kota Malang Gelar Opsgab ke Titik Pembuangan Sampah Liar</title>
		<link>https://memontum.com/dlh-kota-malang-gelar-opsgab-ke-titik-pembuangan-sampah-liar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jan 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[opsgab]]></category>
		<category><![CDATA[pembuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218796</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang menggelar Operasi Gabungan (Opsgab) di sejumlah titik rawan pembuangan sampah liar. Itu dilakukan, untuk mengubah perilaku masyarakat dalam membuang sampah. Kepala Bidang Persampahan dan Limbah B3 DLH Kota Malang, Roni Kuncoro, menyampaikan bahwa di tahun 2025 ini DLH berkomitmen untuk menertibkan dan memberikan edukasi kepada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang menggelar Operasi Gabungan (Opsgab) di sejumlah titik rawan pembuangan sampah liar. Itu dilakukan, untuk mengubah perilaku masyarakat dalam membuang sampah.</p>



<p>Kepala Bidang Persampahan dan Limbah B3 DLH Kota Malang, Roni Kuncoro, menyampaikan bahwa di tahun 2025 ini DLH berkomitmen untuk menertibkan dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Sebab, dengan membuang sampah sembarangan akan mengakibatkan dampak buruk.</p>



<p>&#8220;Dalam opsgab tentu kami akan melibatkan jajaran samping, mulai TNI, Polri, serta perangkat daerah seperti lurah dan karang taruna. Opsgab ini kami lakukan untuk menertibkan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat yang masih melanggar aturan terkait pembuangan sampah,&#8221; ujar Roni, Kamis (30/01/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dikatakannya, bahwa langkah tersebut juga merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Malang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah. Dalam Pasal 45, disebutkan bahwa setiap orang dilarang membuang sampah di luar tempat yang telah ditentukan.</p>



<p>&#8220;Beberapa waktu lalu, kami dari DLH masih menemukan warga yang membuang sampah sembarangan, salah satunya di sekitar Jembatan Pasar Gadang. Kemudian kami temui mereka dan langsung kami edukasi sesuai dengan perda yang berlaku,&#8221; tegas Roni.</p>



<p>Karena kejadian tersebut, DLH Kota Malang berencana menggelar operasi gabungan serupa secara rutin. Dengan sasaran utamanya di Jembatan Pasar Gadang dan Jalan Danau Jongge, kawasan Velodrome.</p>



<p>&#8220;Kami akan terus melakukan operasi gabungan secara berkala. Harapannya, ke depan tidak ada lagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan,&#8221; imbuh Roni. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218796</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bandel Tak Pakai Masker, Bakal Pulang Bawa 5 Masker</title>
		<link>https://memontum.com/bandel-tak-pakai-masker-bakal-pulang-bawa-5-masker</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2020 02:22:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[opsgab]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Pakisaji]]></category>
		<category><![CDATA[Razia Masker]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118782-bandel-tak-pakai-masker-bakal-pulang-bawa-5-masker</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Saat Razia Masker di depan Pasar Pakisaji Kabupaten Malang warga banyak yang bandel tidak pakai maker. Mereka pun kena sanksi beli 5 masker sekaligus Razia masker yang diselenggarakan di depan Pasar Pakisaji oleh Satgas Gabungan Satpol PP, TNI/Polri, dan Sukarelawan dari kampung Tangguh (8/7/2020) pagi, sesuai dengan ketentuan untuk menertibkan semua warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Saat Razia Masker di depan Pasar Pakisaji Kabupaten Malang warga banyak yang bandel tidak pakai maker. Mereka pun kena sanksi beli 5 masker sekaligus</p>
<p>Razia masker yang diselenggarakan di depan Pasar Pakisaji oleh Satgas Gabungan Satpol PP, TNI/Polri, dan Sukarelawan dari kampung Tangguh (8/7/2020) pagi, sesuai dengan ketentuan untuk menertibkan semua warga yang tidak mematuhi Protokol Kesehatan, terutama penggunaan masker saat Keluar Rumah.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118783" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0273-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0273-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0273-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0273-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0273-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sayangnya saat razia masker ini kerap kali diselenggarakan, hingga saat ini masih banyak warga yang melakukan pelanggaran tidak menggunakan masker. Saat pelaksanaan di Depan Pasar Pakisaji Rabu (8/7/2020) Kebanyakan pelanggaran dilakukan oleh warga Sekitar Pasar Pakisaji.</p>
<p>&#8220;Dekat pak rumah saya cuman mau beli beras aja lupa nggak pakek masker,&#8221; ungkap salah satu warga yang terjaring razia di Depan Pasar Pakisaji</p>
<p>Untuk seluruh pengendara baik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat bakal dihentikan jika tidak menggunakan masker dan bakal di catat identitasnya.</p>
<p>Menurut salah satu relawan dari kampung tangguh yang bertugas dalam Razia jika ada pelanggar yang melakukan Pelanggaran 2 (dua) kali berturut-turut akan diberikan hukuman yang lebih berat seperti membeli 5 (lima) masker sekaligus.</p>
<p>&#8220;Jadi kalau ada pelanggar yang sudah dicatat identitasnya dan kemudian melanggar lagi, nanti bakal kami hukum beli 5 masker sekaligus untuk memberi efek jerah,&#8221; ungkap Salah satu Satgas relawan Kampung Tangguh RW4 Pakisaji Kabupaten Malang.</p>
<p>Razia yang dilakukan oleh Satgas diberikan sanksi sosial dan di harap tidak memberatkan Warga.</p>
<p>&#8220;Penertiban yang dilakukan agar warga memakai masker akan kami beri sanksi sosial dan setidaknya seperti yang bisa kita lihat dengan diberinya sanksi sosial warga tidak ada yang merasa keberatan maupun mempermasalahkan, karena dasarnya Diberlakukannya Penertiban ini untuk Lebih membudayakan Warga Mengenakan Masker, agar Bisa Mengikuti Tatanan New Normal Saat ini.&#8221; Ujar Ikhwan Bashori selaku Kordinator Satgas Penertiban Penggunaan Masker Di Depan Pasar Pakisaji Kabupaten Malang. <strong>(mg2/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118782</post-id>	</item>
		<item>
		<title>143 Rapid Tes, 3 Reaktif, Satgas Kota Malang Swab di Tempat</title>
		<link>https://memontum.com/143-rapid-tes-3-reaktif-satgas-kota-malang-swab-di-tempat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2020 03:31:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[opsgab]]></category>
		<category><![CDATA[razia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118701-143-rapid-tes-3-reaktif-satgas-kota-malang-swab-di-tempat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Operasi Gabungan (Opsgab) penertiban dan penegakan protokol Covid-19 yang digelar Pemkot Malang, Polresta dan Kodim pada Selasa malam (7/7/2020) menemukan tiga pengunjung cafe di jalan Kendalsari Kota Malang reaktif. Total sebanyak 143 orang menjalani rapid test di cafe ini. Semua pengunjung, pekerja, managemen, keamanan dan jukir mengikuti rapid test dan 3 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Operasi Gabungan (Opsgab) penertiban dan penegakan protokol Covid-19 yang digelar Pemkot Malang, Polresta dan Kodim pada Selasa malam (7/7/2020) menemukan tiga pengunjung cafe di jalan Kendalsari Kota Malang reaktif. Total sebanyak 143 orang menjalani rapid test di cafe ini. Semua pengunjung, pekerja, managemen, keamanan dan jukir mengikuti rapid test dan 3 pengunjung reaktif.</p>
<p>Tiga orang pengunjung kafe berkonsep kekinian ala Jepang ini langsung di swab dan untuk penanganan lebih lanjut, dikirim ke rumah isolasi yang berlokasi di Jalan Kawi.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118703" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0064-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0064-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0064-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0064-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0064-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Saat memimpin apel Opsgab di makodim 0833 kota malang, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata berpesan agar opsgab kali ini juga digunakan sebagai sarana komunikasi.</p>
<p>“Jadi jangan biarkan waktu kosong, begitu sudah dilaksanakan rapid maka lakukan sosialisasi disana. Berikan pemahaman-pemahaman kepada masyarakat, apa yang kita kerjakan ini adalah wujud cinta kasih kita kepada mereka. Bukan karena kita benci, tapi kita sayang sama nyawa. Jadi pesan pentingnya, Kita menjaga setiap nyawa yang ada di Kota Malang” ujarnya</p>
<p>Kota Malang yang sudah menjadi zona merah karena peningkatan jumlah kasus COVID-19 yang sudah mendekati angka 300 orang. Update data Data persebaran pandemi Covid-19 Kota Malang per-7 Juli 2020 menunjukkan peningkatan konfirm Positif covid-19 sebanyak 12 orang.</p>
<p>Angka ini membuat total Total yang terkonfirm positif Covid-19 sebanyak 290 orang dengan rincian penambahan meninggal 23 orang. Sebanyak 196 orang terkonfirm positif Covid-19 dirawat, bertambah 1 orang dari hari sebelumnya. Namun angka kesembuhan juga meningkat total menjadi 71 orang, bertambah 1 orang hari ini.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118702" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0057-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0057-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0057-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0057-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0057-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Angka Orang Tanpa Gejala (OTG) Kota malang tercatat mengalami kenaikan sebanyak 23 orang sehingga total menjadi 857 orang. Tingginya angka OTG ini mendapat perhatian pemkot, polresta dan kodim dengan kembali menggelar Opsgab.</p>
<p>Walikota Malang Drs. H. Sutiaji, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata, Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf. Tommy Anderson ikut terjun ke cafe yang tampak ramai sekali ini.</p>
<p>Terlihat ketika tim Opsgab masuk ada pengunjung yang tidak memakai masker dan di cafe ini tidak menerapkan protokol jaga jarak sama sekali. Semua pengunjung tampak duduk berdekatan tanpa jarak karena juga tidak ada tanda yang disiapkan oleh pengelola cafe, bahkan ada yang membawa anak bayi di kafe yang padat dengan kerumunan orang ini.</p>
<p>Walikota Malang Sutiaji merasa prihatin dengan OTG di Kota Malang ini. “Bisa jadi itu aman bagi dia (OTG), tapi bahaya bagi orang lain. Karena ketika di rapid pun biasanya non reaktif tapi kalo di Swab positif. Hari ini ada 3 yang kita Swab,” ujar Pak Aji panggilan akrab Walikota Malang.</p>
<p>Selanjutnya Walikota berharap masyarakat bersama-sama pemerintah untuk memutus mata rantai pandemi virus covid-19 dan sanksi tegas bagi pengeloala cafe. “Cafenya saya minta ditutup. Kenapa ?. Walaupun pengelolanya tidak reaktif tapi ini pengunjunganya tadi nempati yang mana belum tahu, transmisinya belum tahu, maka ini ditutup dulu,” tegas Sutiaji.</p>
<p>“Pemerintah hadir, karena ini untuk memberikan jaminan bagi masyarakat supaya disini maksudnya boleh buka tapi dijaga, kalo sudah penuh bilang aja dan separo dari kapasitas normal” pungkas Walikota yang gemar masakan pedas ini.<strong> (*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118701</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satgas Covid Kota Malang Sasar Kafe di Kendalsari, 3 Pelanggan Reaktif Dibawa ke Rumah Isolasi</title>
		<link>https://memontum.com/satgas-covid-kota-malang-sasar-kafe-di-kendalsari-3-pelanggan-reaktif-dibawa-ke-rumah-isolasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2020 03:26:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[opsgab]]></category>
		<category><![CDATA[razia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118695-satgas-covid-kota-malang-sasar-kafe-di-kendalsari-3-pelanggan-reaktif-dibawa-ke-rumah-isolasi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Opsgab penertiban dan penegakan protokol Covid 19 bersama Walikota Malang, kali ini menyasar kafe di daerah Kendalsari (7/7/2020) sekitar pukul 21.00. Pengunjung yang masih baanyak di kafe, langsung dilakukan rapid test massal. Beberapa pengunjung yang mulai kelabakan, segera diamankan dan dilakukan rapid test di tempat. Ada juga pelanggan yang sedang menikmati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Opsgab penertiban dan penegakan protokol Covid 19 bersama Walikota Malang, kali ini menyasar kafe di daerah Kendalsari (7/7/2020) sekitar pukul 21.00. Pengunjung yang masih baanyak di kafe, langsung dilakukan rapid test massal.</p>
<p>Beberapa pengunjung yang mulai kelabakan, segera diamankan dan dilakukan rapid test di tempat. Ada juga pelanggan yang sedang menikmati bersama keluarga dan anak-anaknya. Petugas langsung memisahkan dari pengunjung lain, agar anak kecil tidak berada di kerumunan.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118698" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0047-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0047-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0047-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0047-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0047-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Kegiatan ini dilakukan secara random. Hari ini juga random tidak bisa ditebak. Titik-titik lokasi juga random dan waktu juga kita rahasiakan agar tidak bocor kemana-mana. Kita merasa prihatin karena OTG (Orang Tanpa Gejala.red) di Malang luar biasa penambahan kasusnya. Banyak dari OTG, karena OTG diyakini mereka tetap akan berkeliaran. Tapi tetap membawa virus bahaya bagi orang lain di sekitarnya, apalagi kerumunan,&#8221; ujar Walikota Malang Sutiaji.</p>
<p>Dari hasil rapid test kemarin, dari sekitar 140 orang, tercatat 3 yang reaktif dan langsung dibawa ke rumah isolasi di Jl Kawi.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118697" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0045-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0045-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0045-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0045-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0045-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Ini pembelajaran bagi kita, bersama pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran covid. Di rumah isolasi terdapat 50 bed dan sekarang sudah terisi 15 dengan yang sekarang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Banyak pelanggan yang tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak, itu sudah menyalahi protokol kesehatan. Pihak cafe yang harus bertanggung jawab mendapatkan imbasnya untuk penutupan sementara dengan jangka waktu yang belum ditentukan. Pihak pengelola cafe juga dianjurkan Walikota Malang untuk memperhatikan protokol kesehatan mulai dari masker, peralatan cuci tangan di setiap titik dan tempat duduk yang bisa menjaga jarak.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118696" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0048-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0048-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0048-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0048-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200708-WA0048-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p><a href="https://kotamalang.memontum.com/5820-kota-malang-zona-merah-opsgab-digeber-pengunjung-kafe-reaktif-dikirim-ke-rumah-isolasi" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Baca :</strong> Kota Malang Zona Merah, Opsgab Digeber, Pengunjung Kafe Reaktif Dikirim ke Rumah Isolasi</a></p>
<p>Walikota menyampaikan dengan tegas. &#8220;Kami akan cek terus untuk benar-benar menerapkan protokol dan alat-alatnya. Pengelola juga di wajibkan untuk menegur konsumen untuk memakai masker. Jika ada pembiaran atau tidak menaati protokol kesehatan tidak menutup kemungkinan akan dicabut izin usahanya agar bisa merasa jera. Pemerintah hadir untuk memberi jaminan kepada masyarakat kita,&#8221; tutupnya. <strong>(mg1/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118695</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kota Malang Zona Merah, Opsgab Digeber, Pengunjung Kafe Reaktif Dikirim ke Rumah Isolasi</title>
		<link>https://memontum.com/kota-malang-zona-merah-opsgab-digeber-pengunjung-kafe-reaktif-dikirim-ke-rumah-isolasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2020 03:44:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[opsgab]]></category>
		<category><![CDATA[razia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118318-kota-malang-zona-merah-opsgab-digeber-pengunjung-kafe-reaktif-dikirim-ke-rumah-isolasi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Operasi Gabungan (Opsgab) yang digelar pemkot, polresta dan kodim pada Jumat malam (3/7/2020) sampai Sabtu dini hari (4/7/2020) menemukan satu pengunjung cafe di kawasan Lembah Dieng Kota Malang reaktif. Satu orang Pengunjung kafe yang reaktif tersebut sudah dua kali menjalani rapid test dan hasilnya masih sama reaktif. Untuk penanganan lebih lanjut, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Operasi Gabungan (Opsgab) yang digelar pemkot, polresta dan kodim pada Jumat malam (3/7/2020) sampai Sabtu dini hari (4/7/2020) menemukan satu pengunjung cafe di kawasan Lembah Dieng Kota Malang reaktif.</p>
<p>Satu orang Pengunjung kafe yang reaktif tersebut sudah dua kali menjalani rapid test dan hasilnya masih sama reaktif. Untuk penanganan lebih lanjut, satu pengunjung kafe reaktif tersebut dikirim ke rumah isolasi yang berlokasi di Jalan Kawi.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118321" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200704-WA0070-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200704-WA0070-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200704-WA0070-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200704-WA0070-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200704-WA0070-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kota Malang yang sebelumnya masuk zona oranye, kini menjadi zona merah karena peningkatan jumlah kasus COVID-19 mengalami peningkatan tajam. Update data Data persebaran pandemi Covid-19 Kota Malang per-3 Juli 2020 menunjukkan peningkatan konfirm Positif covid-19 sebanyak 17 orang.</p>
<p>Angka ini membuat total Total yang terkonfirm positif Covid-19 sebanyak 234 orang dengan rincian penambahan meninggal 18 orang, bertambah 1 orang jika dibandingkan dengan sehari sebelumnya.</p>
<p>Sebanyak 151 orang terkonfirm positif Covid-19 dirawat, bertambah 11 orang dari hari sebelumnya. Namun angka kesembuhan juga meningkat 5 orang, sehingga total 65 orang ada yang sembuh dari covid-19 ini.</p>
<p>Angka Orang Tanpa Gejala (OTG) Kota malang tercatat mengalami kenaikan sebanyak 23 orang sehingga total menjadi 784 orang. Tingginya angka OTG ini mendapat perhatian pemkot, polresta dan kodim dengan kembali menggelar Opsgab.</p>
<p><video controls="controls" width="750" height="400"><source src="https://kotamalang.memontum.com/wp-content/uploads/sites/43/2020/07/VID-20200704-WA0058.mp4" type="video/mp4" /></video></p>
<p>Wakil Walikota Malang Ir. H. Sofyan Edi jkarwoko, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata, Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf. Tommy Anderson ikut serta dalam tim Opsgab. Ada dua tim yang menyisir bagian barat dan timur Kota Malang.</p>
<p>Tim Barat menyisir mulai dari Mako Kodim 0833 Kota Malang Jl. Kahuripan bergerak menuju Jalan Ijen, Jalan Jakarta, Jalan Kawi dan kawasan lembah dieng Kota Malang. Sedangkan Tim timur menyisir stasiun, bengawan solo, sulfat, sawojajar, ranugrati dan rampal.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118320" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200704-WA0086-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200704-WA0086-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200704-WA0086-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200704-WA0086-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200704-WA0086-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Bung Edi sapaan akrab Wakil Walikota Malang menyampaikan pentingnya opsgab pemkot, TNI dan Polri. “ Ini sangat mengkhawatirkan, oleh karena itu saya bersama pak kapolres, pak dandim hari ini melakukan langkah mendisiplinkan masyarakat termasuk kegiatan rapid test ini,” ujarnya</p>
<p>“Mohon dengan sangat bahwa disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan ini sangat penting dan menentukan zona kota malang kedepan,” lanjut Bung Edi.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118319" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200704-WA0089-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200704-WA0089-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200704-WA0089-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200704-WA0089-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200704-WA0089-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Selanjutnya Wawali menghimbau kepada masyarakat Kota Malang untuk selalu menggunakan masker, jarak jarak, pola hidup sehat untuk menjaga imun tubuh.</p>
<p>Total sebanyak 134 orang menjalani rapid test di dua lokasi yang berbeda. Pada cafe pertama yang ada di Jalan kawi atas, tercatat 9 orang karyawan cafe non reaktif. Pada lokasi yang kedua di cafe yang ada di Jalan Lembah Dieng tercatat 125 pengunjung dan karyawan cafe menjalani rapid test dan 1 pengunjung reaktif. <strong>(*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://kotamalang.memontum.com/wp-content/uploads/sites/43/2020/07/VID-20200704-WA0058.mp4" length="9139733" type="video/mp4" />

		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118318</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menuju New Normal, GTPPC Lamongan Gelar Operasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan</title>
		<link>https://memontum.com/menuju-new-normal-gtppc-lamongan-gelar-operasi-penegakan-disiplin-protokol-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2020 15:31:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[GTPPC Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[New New Normal]]></category>
		<category><![CDATA[opsgab]]></category>
		<category><![CDATA[protokol kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116199</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Dalam rangka menuju new normal, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Lamongan melakukan Operasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan, Rabu (10/6/2020). Dengan membagikan masker dan sembako di beberapa tempat, antara lain Jln. Veteran (depan kantor Samsat) dan Kampung Tangguh Desa Tanggap Covid-19, Desa Sidorejo Kecamatan Deket dan Desa Soko Kecamatan Glagah. Bupati Lamongan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Dalam rangka menuju new normal, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Lamongan melakukan Operasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan, Rabu (10/6/2020). Dengan membagikan masker dan sembako di beberapa tempat, antara lain Jln. Veteran (depan kantor Samsat) dan Kampung Tangguh Desa Tanggap Covid-19, Desa Sidorejo Kecamatan Deket dan Desa Soko Kecamatan Glagah.</p>
<p>Bupati Lamongan Fadeli, didampingi Kapolres Lamongan AKBP Harun, Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono dan jajaran GTPPC Lamongan membagikan masker dan sembako secara langsung kepada masyarakat, yakni sebanyak 2000 masker dan 250 pekat sembako.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-116201" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/Instagram38-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/Instagram38-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/Instagram38-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/Instagram38-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/Instagram38-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Saat ini Lamongan tengah mempersiapkan diri untuk menuju kehidupan normal baru dengan terus mengkaji kebijakan-kebijakan dalam pelonggaran berbagai tempat/fasilitas umum, seperti Alun-alun Kota.</p>
<p>“Beberapa tempat mulai kita buka, ini bertahap, dalam setiap minggunya nanti akan kita evaluasi sampai benar-benar siap dan mampu menjadi normal baru,&#8221; ungkap Bupati Fadeli.</p>
<p>Menurut Fadeli, pendisiplinan masyarakat ini sangat penting. Ada tiga hal penting yang harus benar-benar dilakukan masyarakat Lamongan sebagai bentuk pendisiplinan diri, yakni dengan menggunakan masker pada saat keluar rumah, membiasakan diri mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir, serta melakukan physical distancing (jaga jarak).</p>
<p>Selain itu, Bupati Fadeli juga mengajak masyarakat untuk dapat hidup bergotong-royong saling berbagi dan membantu sesama.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-116202" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/Instagram41-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/Instagram41-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/Instagram41-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/Instagram41-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/Instagram41-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Saya berharap tidak penambahan pasien positif di Kabupaten Lamongan, yang sudah ada positif satu atau dua di satu desa, saya harapkan dapat segera pulih, Dan kuncinya kita harus disiplin protokol kesehatan dan saling bergotong-royong menguatkan,” harap Fadeli. <strong>(fjr/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116199</post-id>	</item>
		<item>
		<title>116 Pengunjung Nakoa Kafe Rapid Tes Gratis, 12 Reaktif, Wajib Isolasi 14 Hari</title>
		<link>https://memontum.com/116-pengunjung-nakoa-kafe-rapid-tes-gratis-12-reaktif-wajib-isolasi-14-hari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2020 04:17:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[New Normal]]></category>
		<category><![CDATA[opsgab]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Tes]]></category>
		<category><![CDATA[Transisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/115791-116-pengunjung-nakoa-kafe-rapid-tes-gratis-12-reaktif-wajib-isolasi-14-hari</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas gabungan Pemerintah Kota Malang, Polresta Malang Kota, Kodim 0833/Kota Malang, Dinas Kesehatan dan Satpol PP melakukan sidak di Nakoa Kafe Jl Bondowoso, Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Sabtu (6/6/2020) pukul 20.00. Pengunjung Kafe Nakoa cukup padat hingga dianggap tidak memperhatikan protokol kesehatan di masa transisi new normal. Operasi gabungan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas gabungan Pemerintah Kota Malang, Polresta Malang Kota, Kodim 0833/Kota Malang, Dinas Kesehatan dan Satpol PP melakukan sidak di Nakoa Kafe Jl Bondowoso, Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Sabtu (6/6/2020) pukul 20.00.</p>
<p>Pengunjung Kafe Nakoa cukup padat hingga dianggap tidak memperhatikan protokol kesehatan di masa transisi new normal. Operasi gabungan ini sempat membuat panik para pengunjung. Sebab semua karyawan dan pengunjung semuanya tidak boleh meninggalkan lokasi untuk mendapatkan hadiah rapid test gratis.</p>
<p><div id="attachment_115793" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-115793" decoding="async" class="size-full wp-image-115793" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200607-WA0003-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Pengunjung Kafe Nakao dapat hadih Rapid Test gratis. (ist)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200607-WA0003-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200607-WA0003-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200607-WA0003-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200607-WA0003-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-115793" class="wp-caption-text">Pengunjung Kafe Nakao dapat hadih Rapid Test gratis. (ist)</p></div></p>
<p>Tentunya mereka harusnya bersyukur karena jika rapid tes mandiri harganya paling murah Rp 350 ribu, namun ini diberikan secara cuma-cuma. Sebanyak 116 pengunjung semuanya di rapid test. Tentunya ada perasaan yang bercampur aduk.</p>
<p>Sebab konsekuensinya jika ditemukan pengunjung yang reaktif harus melakukan isolasi selama 14 hari. Boleh memilih di rumah isolasi yang disediakan pemerintah atau isolasi mandiri di rumah tanpa boleh keluar rumah.</p>
<p>Dari 116 karyawan dan pengunjung yang di repid test hasilnya sebanyak 12 orang hasilnya reaktif. Tentunya 14 orang tersebut sepulang dari kafe harus langsung mengisolasi diri selama 14 hari. Tidak hanya itu, untuk mengetahui apakah mereka positif Covid-19 atau tidak, akan segera dilakukan tes swab.</p>
<p>Wakil Walikota Malang Ir Sofyan Edi Jarwoko mengatakan bahwa ke 12 orang yang reaktif sudah diberikan penjelasan dan arahan untuk isolasi mandiri di runah.</p>
<p><video controls="controls" width="750" height="400"><source src="https://kotamalang.memontum.com/wp-content/uploads/sites/43/2020/06/VID-20200607-WA0026.mp4" type="video/mp4" /></video></p>
<p>&#8220;Mereka harus ada di rumah tidak boleh melakukan kegiatan di luar rumah. Di dalam rumah, masih bisa interaksi dengan keluarga namun harus gunakan protokol kesehatan, pakai masker dan menjaga jarak,&#8221; ujar Sofyan Edi.</p>
<p>Tindakan selanjutnya untuk ke 12 orang ini akan dilakukan swab. &#8221; Swab akan dilakukan Senin atau Selasa depan. Bagi kafe yang ada di Jl Bondowoso ini harus nengikuti aturan dalam Perwal. Dalam 14 hari kedepan harus mempersiapkan protokol kesehatan. Karena ini hari terakhir masa transisi 7 hari pertama, mulai besok akan dilakukan masa transisi ke 2. Semua tempat usaha harus memenuhi protokol kesehatan sehingga Kota Malang benar-benar siap dengan new normal,&#8221; ujar Sofyan Edi.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-115792" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200607-WA0019-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200607-WA0019-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200607-WA0019-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200607-WA0019-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200607-WA0019-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sementara Jubir Satgas COVID-19 Kota Malang dr Husnul Muarif bahwa dari 12 orang yang reaktif sebanyak 4 orang warga Kabupaten Malang. Oleh karena itu pihaknya akan koordinasi dengan Satgas Covid Kabupaten Malang untuk penanganan lebih lanjut.</p>
<p>&#8221; Semuanya harus isolasi mandiri. Meskipun di rumah wajib pakai masker dan tidak keluar rumah,&#8221; ujar dr Husnul.</p>
<p>Tentunya bagi yang reaktif akan akan mendapatan pengawasan ketat supaya mereka tidak melakukan aktifitas diluar rumah.<strong> (gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		<enclosure url="https://kotamalang.memontum.com/wp-content/uploads/sites/43/2020/06/VID-20200607-WA0026.mp4" length="1755524" type="video/mp4" />

		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">115791</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
