<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>optimal, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/optimal/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 May 2026 11:57:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>optimal, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pastikan Pelayanan Kesehatan Optimal, Bupati Malang Sambang Puskesmas Bantur dan Wonokerto</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-pelayanan-kesehatan-optimal-bupati-malang-sambang-puskesmas-bantur-dan-wonokerto</link>
					<comments>https://memontum.com/pastikan-pelayanan-kesehatan-optimal-bupati-malang-sambang-puskesmas-bantur-dan-wonokerto#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2026 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bantur]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[optimal,]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[sambang]]></category>
		<category><![CDATA[wonokerto,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232700</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, kembali melakukan Program Sambang Puskesmas. Program ini, adalah upaya Pemerintah Kabupaten Malang dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan dasar bagi masyarakat dan memastikan pelayanan kesehatan masyarakat berjalan optimal. Dalam program kali ini, Bupati Sanusi berkunjung ke Puskesmas Bantur dan Puskesmas Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Selasa (26/05/2026) tadi. Kegiatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, kembali melakukan Program Sambang Puskesmas. Program ini, adalah upaya Pemerintah Kabupaten Malang dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan dasar bagi masyarakat dan memastikan pelayanan kesehatan masyarakat berjalan optimal.</p>



<p>Dalam program kali ini, Bupati Sanusi berkunjung ke Puskesmas Bantur dan Puskesmas Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Selasa (26/05/2026) tadi. Kegiatan itu, turut didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Wiyanto Wijoyo, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Malang.</p>



<p>Di momen itu, Bupati Sanusi meninjau langsung kondisi fasilitas pelayanan kesehatan, sarana prasarana penunjang, serta kesiapan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Bupati juga menyempatkan diri berdialog dengan tenaga medis maupun masyarakat, guna menyerap aspirasi dan mengetahui secara langsung berbagai kebutuhan maupun kendala pelayanan kesehatan di lapangan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut Bupati Sanusi, pelayanan kesehatan yang baik harus didukung fasilitas yang memadai, sumber daya manusia yang profesional, serta pelayanan yang ramah dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. “Puskesmas menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, kualitas pelayanan harus terus dijaga dan ditingkatkan agar masyarakat merasa aman, nyaman dan terlayani dengan baik,” kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Selain melakukan monitoring pelayanan kesehatan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penguatan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Malang dengan tenaga kesehatan di wilayah Kecamatan Bantur. Bupati Malang berharap, seluruh jajaran tenaga kesehatan dapat terus memberikan pelayanan terbaik dengan penuh dedikasi dan semangat pengabdian kepada masyarakat.</p>



<p>Melalui program Sambang Puskesmas, Pemerintah Kabupaten Malang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memastikan layanan kesehatan yang berkualitas, merata dan mudah diakses oleh seluruh warga Kabupaten Malang. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pastikan-pelayanan-kesehatan-optimal-bupati-malang-sambang-puskesmas-bantur-dan-wonokerto/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232700</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PJT I Pastikan SPAM Bango Tetap Optimal di Tengah Ancaman Sampah</title>
		<link>https://memontum.com/pjt-i-pastikan-spam-bango-tetap-optimal-di-tengah-ancaman-sampah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ancaman]]></category>
		<category><![CDATA[optimal,]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231143</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tingginya beban sampah yang ada di Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bango, dipastikan tidak mengganggu pasokan air bersih bagi masyarakat Kota Malang. Hal itu disampaikan Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) I, Fahmi Hidayat, Kamis (19/03/2026) tadi. Pria yang akrab disapa Fahmi, itu menyampaikan bahwa keandalan SPAM Bango tetap terjaga. Meskipun, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tingginya beban sampah yang ada di Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bango, dipastikan tidak mengganggu pasokan air bersih bagi masyarakat Kota Malang. Hal itu disampaikan Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) I, Fahmi Hidayat, Kamis (19/03/2026) tadi.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Fahmi, itu menyampaikan bahwa keandalan SPAM Bango tetap terjaga. Meskipun, menghadapi tantangan besar, terutama saat musim hujan yang membawa sampah dari hulu sungai.</p>



<p>&#8220;Hal yang menjadi perhatian kita bersama adalah kondisi air baku yang sangat dipengaruhi oleh sampah. Terutama saat hujan di mana debit banjir membawa sampah dari hulu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Menurutnya, persoalan tersebut tidak lepas dari kebiasaan masyarakat yang masih membuang sampah ke sungai serta sistem pengelolaan sampah yang belum memadai. Sehingga, kondisi lingkungan yang terdegradasi pun menjadi tantangan utama dalam pengelolaan SPAM Bango, khususnya saat intensitas hujan meningkat.</p>



<p>&#8220;Untuk mengatasi hal itu, PJT I melakukan berbagai langkah mitigasi. Pertama, dengan pembersihan intensif pada pipa intake akibat sampah menggunakan tim selam khusus yang telah dilatih menangani sedimen di dalam air. Kemudian, pemasangan trash boom di permukaan sungai juga dilakukan untuk menahan sampah agar tidak masuk ke sistem pengolahan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara itu, Vice President Pengembangan Bisnis PJT I, Didik Ardianto, mengatakan bahwa tantangan operasional SPAM Bango sangat dipengaruhi faktor alam. Saat curah hujan tinggi, debit sungai membawa tidak hanya sampah, tetapi juga sedimen yang berpotensi menutup saluran intake.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kami menerapkan SOP yang ketat, termasuk penyesuaian produksi agar kualitas air tetap memenuhi standar kesehatan,” tuturnya.</p>



<p>Didik menegaskan, kualitas air dipantau secara real-time melalui sistem SCADA serta pengujian berkala setiap jam. Hasilnya, air yang diproduksi secara konsisten memenuhi standar air minum sesuai Permenkes Nomor 2 Tahun 2023. Pengujian tersebut juga diperkuat oleh laboratorium independen Sucofindo sejak operasional Agustus 2025, dengan hasil yang menunjukkan kualitas air selalu memenuhi baku mutu.</p>



<p>Dalam menghadapi perubahan musim, PJT I juga telah menyiapkan langkah antisipatif agar pasokan tetap stabil. Berdasarkan studi kelayakan teknis, debit dasar Sungai Bango dinilai masih aman untuk menjaga kontinuitas produksi, termasuk saat musim kemarau.</p>



<p>&#8220;Upaya preventif serta perawatan aset terus dilakukan agar SPAM Bango tetap menjadi pilar kemandirian air bersih di Kota Malang,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Ke depan, Didik menyebut pengelolaan SPAM Bango akan semakin kompleks sehingga membutuhkan sinergi lintas sektor. Mulai dari perubahan perilaku masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, hingga perbaikan tata guna lahan di hulu dan peningkatan vegetasi guna menekan laju erosi.</p>



<p>“Kami berharap keandalan WTP Bango bisa maksimal melayani kebutuhan masyarakat Kota Malang,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231143</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Surabaya Perkuat Komitmen Program MBG Berjalan Optimal, Aman dan Tepat Sasaran</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-surabaya-perkuat-komitmen-program-mbg-berjalan-optimal-aman-dan-tepat-sasaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[berjalan,]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[optimal,]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[sasaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230360</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), menggelar koordinasi monitoring dan evaluasi bersama Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Surabaya, di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kota Surabaya, Jumat (20/02/2026) tadi. Kegiatan ini, wujud perkuat komitmen Pemkot Surabaya dalam memastikan Program MBG berjalan aman, tertib dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), menggelar koordinasi monitoring dan evaluasi bersama Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Surabaya, di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kota Surabaya, Jumat (20/02/2026) tadi. Kegiatan ini, wujud perkuat komitmen Pemkot Surabaya dalam memastikan Program MBG berjalan aman, tertib dan tepat sasaran.</p>



<p>Kegiatan ini, juga menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola program sekaligus memastikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Surabaya, guna memenuhi standar operasional dan ketentuan higiene sanitasi. Berdasarkan pemutakhiran data per 18 Februari 2026, tercatat sebanyak 87 SPPG di Kota Surabaya. Dari jumlah tersebut, 67 SPPG telah beroperasional dan melayani masyarakat, sementara sisanya dalam proses persiapan maupun penyesuaian administrasi dan teknis.</p>



<p>Secara keseluruhan, sebanyak 36 SPPG telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Adapun SPPG lainnya, tengah didorong untuk segera melengkapi sertifikasi tersebut sebagai bagian dari komitmen menjaga mutu, keamanan pangan, serta kualitas layanan gizi yang diberikan kepada masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ketua Satgas Pelaksana MBG Kota Surabaya yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Lilik Arijanto, menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi ini menjadi langkah penting dalam menjaga keberlangsungan program yang manfaatnya telah dirasakan luas oleh masyarakat. “Program MBG di Kota Surabaya saat ini telah menjangkau 207.355 penerima manfaat. Karena itu, kami memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai standar, terutama dalam aspek keamanan pangan dan higiene sanitasi. Koordinasi bersama BGN menjadi bagian dari upaya penguatan pengawasan dan perbaikan berkelanjutan,” ujar Lilik.</p>



<p>Sebagai tindak lanjut, Pemkot Surabaya telah menerbitkan surat imbauan kepada yayasan dan mitra pengelola SPPG yang belum memiliki SLHS, agar segera mengurus sertifikasi tersebut. Langkah ini, diharapkan dapat mempercepat pemenuhan persyaratan administrasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan pemenuhan gizi di seluruh titik layanan.</p>



<p>Lilik juga menambahkan, sinergi lintas sektor akan terus diperkuat, tidak hanya dalam aspek perizinan, tetapi juga terkait kesiapan tenaga kerja, keamanan pangan, hingga pemetaan sasaran penerima manfaat. “Kami berharap koordinasi dan kolaborasi dengan Korwil BGN Surabaya semakin solid, sehingga Program MBG dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kota Surabaya,” tambahnya. <strong>(kom/sby/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230360</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Malang Pastikan Layanan Publik selama Puasa Ramadan Tetap Optimal</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-layanan-publik-selama-puasa-ramadan-tetap-optimal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2026 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[optimal,]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[selama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230226</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan melakukan penyesuaian jam kerja para Aparatur Sipil Negara (ASN) selama Bulan Puasa Ramadan. Penyesuaian yang dilakukan, yakni mengenai pelayanan publik dan dipastikan tetap berjalan normal. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa pengaturan jam kerja ASN akan mengikuti ketentuan dari pemerintah pusat. Penyesuaian dilakukan pada jam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan melakukan penyesuaian jam kerja para Aparatur Sipil Negara (ASN) selama Bulan Puasa Ramadan. Penyesuaian yang dilakukan, yakni mengenai pelayanan publik dan dipastikan tetap berjalan normal.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa pengaturan jam kerja ASN akan mengikuti ketentuan dari pemerintah pusat. Penyesuaian dilakukan pada jam masuk, jam istirahat, maupun jam pulang kerja.</p>



<p>“Kita tetap masuk, hanya ada penyesuaian jam kerja. Bisa di jam istirahat, jam pulang, atau jam awal kerja,” ujar Wali Kota Wahyu, Sabtu (14/02/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya menegaskan, skema Work From Home (WFH) tidak diberlakukan selama Puasa Ramadan. ASN tetap bekerja seperti biasa di kantor.</p>



<p>“WFH sementara belum ada. Kita masih masuk kerja. Puasa bukan halangan untuk tetap bekerja,” tegasnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, terkait dengan pelayanan publik, tidak ada penghentian layanan kepada masyarakat. Bahkan saat libur bersama, Wali Kota Wahyu berharap pelayanan tetap dibuka dengan pengaturan jam tertentu.</p>



<p>“Pelayanan tetap seperti biasa. Kalau ada libur bersama, tetap buka dengan jam-jam khusus,” lanjutnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230226</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penyaluran Bansos Belum Optimal, Dinsos Kota Malang Perkuat Pemutakhiran Data</title>
		<link>https://memontum.com/penyaluran-bansos-belum-optimal-dinsos-kota-malang-perkuat-pemutakhiran-data</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2026 06:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bansos]]></category>
		<category><![CDATA[Dinsos]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[optimal,]]></category>
		<category><![CDATA[pemutakhiran]]></category>
		<category><![CDATA[penyaluran]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229339</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) di Kota Malang sepanjang tahun 2025, masih ditemukan sejumlah kasus yang belum tepat sasaran. Menyikapi kondisi itu, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang memastikan akan memperkuat pemutakhiran data pada tahun 2026. Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito, mengakui masih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) di Kota Malang sepanjang tahun 2025, masih ditemukan sejumlah kasus yang belum tepat sasaran. Menyikapi kondisi itu, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang memastikan akan memperkuat pemutakhiran data pada tahun 2026.</p>



<p>Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito, mengakui masih adanya bantuan yang tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi penerima di lapangan. Salah satunya, terjadi pada bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang datanya bersifat given (jadi, red) dari pemerintah pusat.</p>



<p>“Selama 2025 itu ada saja bantuan yang kurang tepat sasaran. Misalnya bantuan pangan dari Bapanas, karena datanya dari pusat, ada yang memang tidak sesuai kondisi terbaru di lapangan,” ujar Donny, Jumat (09/01/2026) tadi.</p>



<p>Selain bantuan pangan, Donny menyebut ketidaktepatan sasaran juga terjadi pada Bansos lain. Penyebabnya beragam, mulai dari penerima yang sudah pindah domisili, kondisi ekonomi keluarga yang berubah, hingga anak penerima yang sudah bekerja.</p>



<p>&#8220;Untuk mengantisipasi itu kami dari Dinsos P3AP2KB Kota Malang secara rutin akan menggelar Musyawarah Kelurahan (Musykel) sebagai bagian dari proses pemutakhiran data. Pasalnya, data penerima bansos tetap harus melalui mekanisme nasional,&#8221; tuturnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Donny memaparkan, alur pemutakhiran data dimulai dari usulan yang dimasukkan ke aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG). Data tersebut kemudian diverifikasi oleh Kementerian Sosial dan kembali disandingkan dengan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta kementerian lain, termasuk riwayat bantuan, pinjaman, hingga indikasi keterlibatan judi online.</p>



<p>“Kalau sudah clear, datanya masuk kembali ke SIKS-NG dan diterima oleh kabupaten/kota. Setelah itu kami lakukan ground checking ke lapangan, baru kemudian ditetapkan lewat musykel,” tambahnya.</p>



<p>Hasil Musykel selanjutnya kembali diinput ke SIKS-NG dan disampaikan ke Kementerian Sosial hingga akhirnya ditetapkan sebagai DTSEN oleh BPS. Meski proses verifikasi berlapis, Donny mengakui potensi miss di lapangan masih bisa terjadi.</p>



<p>“Biasanya karena penerima pindahan dari daerah lain, tidak memiliki NIK, atau tempat tinggalnya berpindah-pindah sehingga sulit dilacak,” katanya.</p>



<p>Donny menegaskan bahwa Bansos tidak diberikan kepada warga yang masih mampu dan produktif. Sesuai kebijakan Kementerian Sosial, Bansos diprioritaskan bagi warga yang benar-benar tidak produktif, seperti lansia dan penyandang disabilitas. &#8220;Untuk masyarakat yang masih memiliki kemampuan bekerja diarahkan ke program pemberdayaan ekonomi. Bansos adalah jaring pengaman terakhir,” imbuh Donny. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229339</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Layanan Publik Probolinggo Berjalan Optimal, Enam Tim Disebar Guna Monev Pegawai</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-layanan-publik-probolinggo-berjalan-optimal-enam-tim-disebar-guna-monev-pegawai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2025 07:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berjalan,]]></category>
		<category><![CDATA[disebar]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[optimal,]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[pegawai]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220916</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memulai hari pertama kerja dengan melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) kehadiran dan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta non ASN di seluruh kecamatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (08/04/2025) tadi. Pelaksanaan Monev ini dilakukan, sebagai upaya memastikan pelayanan publik berjalan optimal pasca libur panjang. Untuk memaksimalkan Monev [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memulai hari pertama kerja dengan melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) kehadiran dan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta non ASN di seluruh kecamatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (08/04/2025) tadi. Pelaksanaan Monev ini dilakukan, sebagai upaya memastikan pelayanan publik berjalan optimal pasca libur panjang.</p>



<p>Untuk memaksimalkan Monev ini, sebanyak enam tim yang terdiri dari unsur staf ahli, asisten, Inspektorat, BKPSDM, Diskominfo, Bakesbangpol dan Satpol PP, dilibatkan guna melakukan monitoring. Pelaksanaan ini, tidak hanya dilakukan di OPD, tetapi juga menyasar ke kecamatan, lembaga pendidikan hingga fasilitas layanan kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit.</p>



<p>Dalam pelaksanaan Monev, tiap tim mengecek daftar absensi sebagai indikator awal tingkat kehadiran. Hal ini menjadi penting, karena kehadiran penuh di hari pertama menunjukkan kesiapan kinerja pegawai pasca libur.</p>



<p>Tim monitoring menyebar ke seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Probolinggo. Tim 1 dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, H Ugas Irwanto dengan sasaran Kecamatan Tongas, Lumbang, Tongas dan Wonomerto serta lembaga pendidikan, Puskesmas dan beberapa OPD.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selanjutnya, Tim 2 dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Hari Kriswanto, dengan sasaran Kecamatan Sumberasih, Bantaran, Kuripan dan Sumber serta lembaga pendidikan, Puskesmas dan beberapa OPD. Lalu, ada Tim 3 dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Juwono Prasetijo Utomo, dengan sasaran Kecamatan Dringu, Leces, Tegalsiwalan dan Banyuanyar serta lembaga pendidikan, Puskesmas dan beberapa OPD.</p>



<p>Kemudian, Tim 4 dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum, Tutug Edi Utomo dengan sasaran Kecamatan Gending, Maron, Tiris dan Krucil serta lembaga pendidikan, Puskesmas dan beberapa OPD. Tim 5 dipimpin oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Hary Tjahjono dengan sasaran Kecamatan Pajarakan, Gading, Krejengan dan Besuk serta lembaga pendidikan, Puskesmas dan beberapa OPD. Serta, Tim 6 dipimpin oleh Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan dan Pembangunan serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, dengan sasaran Kecamatan Pakuniran, Kotaanyar, Paiton, Kraksaan serta lembaga pendidikan, Puskesmas, RSUD Waluyo Jati dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.</p>



<p>Dari Monev itu, tidak ditemukan kendala berarti dalam kehadiran ASN maupun non ASN. Sebagian besar pegawai, hadir tepat waktu dan langsung menjalankan aktivitas kerja seperti biasa. Pemerintah daerah mengapresiasi hal tersebut, sebagai bentuk kepatuhan terhadap etika birokrasi dan dedikasi terhadap tugas.</p>



<p>Sekda Ugas menerangkan bahwa kegiatan Monev ini menjadi langkah penting dalam menumbuhkan kembali ritme kerja setelah libur Lebaran. “Kami ingin memastikan ASN dan non ASN kembali menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Disiplin merupakan bentuk nyata komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Sekda.</p>



<p>Dirinya juga menegaskan, disiplin kerja tidak hanya penting untuk internal pemerintahan, tetapi juga menjadi refleksi kepada masyarakat bahwa pemerintah hadir dan serius dalam memberikan pelayanan pasca libur Lebaran 1446 Hijriyah. “Disiplin salah satu bentuk tanggungjawab ASN dan non ASN dalam melayani masyarakat. Maka harapannya, dengan disiplin ada ketepatan waktu, kepatuhan pada aturan dan optimalisasi kinerja,” paparnya. <strong>(kom/pro/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220916</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Pelayanan Optimal, Dinkes Kota Malang Pantau Pelaksanaan PKG di 16 Puskesmas</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-pelayanan-optimal-dinkes-kota-malang-pantau-pelaksanaan-pkg-di-16-puskesmas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Feb 2025 07:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[optimal,]]></category>
		<category><![CDATA[pantau]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218919</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Kesehatan Kota Malang terus memantau pelaksanaan launching simulasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di 16 Puskesmas Kota Malang, yang serentak digelar pada Senin (03/02/2025) tadi. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinas kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Meifta Eti Winindar, menyampaikan bahwa para peserta PKG tentu mendapatkan pelayanan yang ramah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Kesehatan Kota Malang terus memantau pelaksanaan launching simulasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di 16 Puskesmas Kota Malang, yang serentak digelar pada Senin (03/02/2025) tadi.</p>



<p>Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinas kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Meifta Eti Winindar, menyampaikan bahwa para peserta PKG tentu mendapatkan pelayanan yang ramah dan tanggap dari pihak puskesmas. Beberapa puskesmas bahkan menyediakan nomer antrean dan ruangan khusus bagi peserta PKG.</p>



<p>&#8220;Kalau di Puskesmas Cisadea ini mereka mendapatkan nomer antrean khusus yang bertuliskan PKG, sebagai bentuk penghargaan bagi mereka. Kemudian, di Puskesmas Kendalkerep peserta PKG ini disediakan ruangan khusus, ini merupakan bentuk pelayanan yang tanggap dan tentu harus kita prioritaskan,&#8221; kata Meiftah, saat berkunjung ke Puskesmas Cisadea.</p>



<p>Dalam pelaksanaan PKG hari pertama, menurutnya mendapatkan respons positif dari masyarakat Kota Malang. Banyak yang telah menanyakan jadwal pemeriksaan sebelum tanggal 3 Februari. Namun, karena masih dalam tahap simulasi, beberapa puskesmas melakukan penyesuaian alur layanan.</p>



<p>&#8220;Setiap puskesmas memiliki kondisi yang berbeda, termasuk dari segi bangunan dan fasilitas. Namun, secara prinsip, pelayanan PKG tetap terintegrasi dengan konsep Integrasi Layanan Primer (ILP), yang mengelompokkan layanan kesehatan berdasarkan usia dan kebutuhan pasien,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, dikatakannya bahwa PKG bertujuan sebagai upaya preventif dan promotif dalam menjaga kesehatan masyarakat. &#8220;Konsepnya adalah skrining kesehatan untuk pencegahan. Orang yang sehat bisa dicegah agar tidak jatuh sakit, sementara yang sudah sakit tidak sampai mengalami kondisi yang lebih parah atau berakibat fatal,&#8221; tambahnya.</p>



<p>PKG di Puskesmas melibatkan berbagai pemeriksaan sesuai dengan kelompok usia. Bayi baru lahir mendapatkan tiga jenis pemeriksaan, sedangkan anak usia pra-sekolah mendapat delapan layanan kesehatan. Bagi peserta berusia 18 tahun ke atas, tersedia 18 jenis pemeriksaan, tergantung pada kapasitas dan sumber daya di masing-masing Puskesmas.</p>



<p>&#8220;Untuk usia dewasa, kami menyediakan pemeriksaan kolesterol, diabetes, hipertensi, hingga deteksi dini penyakit jantung dan stroke. Sementara bagi perempuan di atas 30 tahun yang sudah menikah, tersedia skrining kanker serviks dan payudara,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa PKG juga mencakup pemeriksaan penyakit menular seperti TBC dan gangguan kejiwaan, yang dilakukan melalui kuisioner dan aplikasi berbasis digital. Sementara dalam pelaksanaan PKG ini, Dinkes Kota Malang menargetkan bisa mencapai 90 persen dari total populasi sesuai kategori usia. Masyarakat yang lahir pada Januari hingga Maret dapat memanfaatkan layanan ini hingga April 2025.</p>



<p>&#8220;Kami berharap masyarakat Kota Malang memanfaatkan fasilitas ini sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesehatan warganya. Program ini adalah hadiah yang harus disambut dengan suka cita,&#8221; imbuh Meifta. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218919</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Malang Pastikan Layanan Air Minum Tetap Optimal saat Nataru</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-malang-pastikan-layanan-air-minum-tetap-optimal-saat-nataru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Dec 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[optimal,]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217847</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, menjadi inspektur upacara dalam kegiatan Apel Gelar Pasukan Tugu Tirta Kota Malang, yang digelar di Halaman Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Selasa (24/12/2024) tadi. Kegiatan apel itu dilakukan, untuk memastikan kesiapan Perumda Tugu Tirta dalam memberikan pelayanan air minum yang optimal jelang Natal 2024 dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, menjadi inspektur upacara dalam kegiatan Apel Gelar Pasukan Tugu Tirta Kota Malang, yang digelar di Halaman Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Selasa (24/12/2024) tadi. Kegiatan apel itu dilakukan, untuk memastikan kesiapan Perumda Tugu Tirta dalam memberikan pelayanan air minum yang optimal jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).</p>



<p>&#8220;Apel siaga seperti ini sangat penting, khususnya untuk Perumda Air Minum. Itu karena, kebutuhan air meningkat signifikan saat Nataru. Air digunakan untuk konsumsi, mandi dan kebersihan. Maka, kami memastikan kesiapan agar tidak ada kendala dalam pelayanan,” kata Pj Wali Kota Iwan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam apel tersebut, pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang itu juga meninjau langsung kesiapan tim, pembagian shift petugas, armada tangki air mobile, peralatan penanganan kebocoran hingga sistem pengaduan berbasis digital. Selain itu, simulasi penanganan kebocoran pipa juga dilakukan oleh tim teknis Perumda Tugu Tirta.</p>



<p>“Saya melihat, Perumda Tugu Tirta telah memiliki infrastruktur dan tim yang siap. Tinggal penguatan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.</p>



<p>Pj Wali Kota Iwan berharap, agar dalam memberikan pelayanan air minum selama periode Nataru dapat berjalan lancar, baik untuk masyarakat Kota Malang maupun wisatawan yang datang. “Ini adalah bentuk optimalisasi pelayanan kami kepada masyarakat. Semoga seluruh upaya Tugu Tirta selama Nataru dapat berjalan baik dan lancar,” imbuh Pj Wali Kota Iwan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217847</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bersama Petani Lokal Menuju Pertanian Optimal, PT East West Seed bersama CPM Gelar Festival Panen Makmur</title>
		<link>https://memontum.com/bersama-petani-lokal-menuju-pertanian-optimal-pt-east-west-seed-bersama-cpm-gelar-festival-panen-makmur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Oct 2024 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[makmur]]></category>
		<category><![CDATA[menuju]]></category>
		<category><![CDATA[optimal,]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215358</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Cap Panah Merah (CPM), Brand dari Perusahaan PT East West Seed Indonesia, kembali menggelar Festival Panen Makmur, yang berlangsung di Dusun Tulungrejo, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Senin (14/10/2024) hingga Selasa (15/10/2024) besok. Pelaksanaan yang mengusung tema utama yang sama yaitu #CaraBisaPanenMakmur, adalah gelaran lanjutan setelah sebelumnya sukses menggelar Festival [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Cap Panah Merah (CPM), Brand dari Perusahaan PT East West Seed Indonesia, kembali menggelar Festival Panen Makmur, yang berlangsung di Dusun Tulungrejo, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Senin (14/10/2024) hingga Selasa (15/10/2024) besok. Pelaksanaan yang mengusung tema utama yang sama yaitu #CaraBisaPanenMakmur, adalah gelaran lanjutan setelah sebelumnya sukses menggelar Festival Panen Makmur di Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), 23 dan 24 Juli 2024 lalu, yang dihadiri oleh ratusan petani.</p>



<p>Festival Panen Makmur sendiri, merupakan hasil kolaborasi CPM dan ratusan petani yang memiliki semangat untuk memberikan dampak positif kepada rekan petani di sekitarnya, dengan berbagi pengalaman dan teknik bertani yang mereka peroleh di Festival Panen Makmur kepada petani di daerah mereka masing-masing. Dengan cara ini, diyakini akan semakin banyak petani yang dapat mencapai panen makmur dengan lebih baik.</p>



<p>Managing Director PT East West Seed Indonesia, Glenn Pardede, mengatakan bahwa kegiatan Festival Panen Makmur ini diselenggarakan di daerah-daerah yang memiliki potensi besar dalam pertanian buah dan sayur. Dengan adanya kegiatan ini, tentunya menjadi bukti nyata komitmen dalam mendukung petani lokal.</p>



<p>&#8220;Karena tidak hanya menyediakan benih berkualitas tinggi, tetapi juga teknis yang mendalam tentang cara optimalisasi hasil panen,&#8221; katanya.</p>



<p>Dalam Festival Panen Makmur tersebut, lanjutnya, selain melakukan penanaman benih Cabe Keriting (Tangguh F1), benih Buncis (Tresna XL), benih Daun Bawang (Blaze F1), benih Bawang Merah (Merdeka F1), benih Kubis Hijau (PM 48 FI), benih Jagung Manis (Secada 88 F1) dan benih Sayur Pakcoy (Naura F1) di lahan Learning Farm Malang, juga ada Gelar Teknologi yang menguak rahasia panen sayuran dan buah dengan berbagai benih unggulan baru Cap Panah Merah. Seperti benih Cabe Keriting Tangguh F1, yang bisa menghasilkan 2 kg pertanaman, benih buncis Tresna XL yang bisa menghasilkan hingga 700 gram pertanaman, benih bawang merah Merdeka F1 yang menghasilkan panen hingga 15 ton perhektar, benih Bawang Daun Blaze F1 yang mampu menaikkan produksi Bawang Daun hingga 30 persen dan benih Kubis Hijau PM 48 F1 yang bisa menghasilkan panen lebih cepat dan memilki bobot kubis hijau hingga 2 kg pertanaman.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dengan kegiatan di lahan ini, harapannya selain dapat membantu petani lokal untuk mencapai panen makmur, maka dapat juga memberikan edukasi mendalam mengenai praktik untuk mencapai hasil panen yang optimal. &#8220;Di sini, petani dibekali dengan informasi tentang pembuatan pupuk, pengendalian hama dan penyakit serta konsultasi mendalam terkait benih. Dengan pendekatan ini, petani akan semakin menyadari selain benih unggul, praktik yang tepat untuk menghadapi berbagai tantangan di lapangan sangat penting untuk dilakukan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ditambahkan Glenn Pardede, bahwa kualitas benih adalah kunci untuk mencapai produktivitas pertanian yang berkelanjutan. &#8220;Kami berfokus tidak hanya pada penyediaan benih unggul, tetapi juga pada pendidikan praktis yang membantu para petani memaksimalkan potensi dari setiap benih yang mereka tanam. Dengan kolaborasi ini, diharapkan petani dapat terus berkembang dan menghadapi berbagai tantangan di lapangan dengan lebih percaya diri,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Selain itu, upaya untuk meningkatkan praktik pertanian yang tepat juga terus disuarakan melalui media sosial, seperti Instagram dan Facebook, dengan menggunakan hashtag #carabisapanenmakmur dan #panenmakmur. Inisiatif ini mengajak semua lapisan masyarakat untuk berbagi informasi dan ilmu pertanian demi kemajuan sektor pertanian sayur di Indonesia.</p>



<p>CPM juga memastikan, bahwa benih-benih unggulannya tersedia luas di toko-toko pertanian dan Official Store Cap Panah Merah di berbagai platform e-Commerce dan nomor Whatsapp official yang tercantum di Instagram @cappanahmerah dan Facebook Cap Panah Merah. Distribusi yang efektif ini memastikan bahwa setiap petani di Indonesia dapat dengan mudah mengakses benih berkualitas tinggi dari CPM, tidak terbatas oleh lokasi geografis atau keterbatasan akses. Hal ini, tidak hanya memudahkan petani untuk memperoleh benih unggul dengan lebih mudah dan efisien, tetapi juga mendukung keberhasilan usaha mereka secara menyeluruh.</p>



<p>Sementara itu seorang petani lokal, mengaku sangat menyambut positif gelaran tersebut. Karena, banyak manfaat yang diperoleh. Termasuk merupakan kesempatan bagi para peserta untuk berkolaborasi dan saling bertukar pengalaman dengan suasana ceria dan interaktif, petani dapat berdiskusi dan saling mendukung.</p>



<p>“Melalui sinau bareng ini, maka kami belajar bagaimana menghadapi tantangan pertanian yang ada saat ini,&#8221; kata salah seorang petani lokal yang hadir di Festival Panen Makmur tersebut. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215358</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
