<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>orang gila &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/orang-gila/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 May 2020 08:34:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>orang gila &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Orgil Pembunuh Balita Sempat Tagih Jatah Bansos Rp 5 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/orgil-pembunuh-balita-sempat-tagih-jatah-bansos-rp-5-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2020 08:34:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[orang gila]]></category>
		<category><![CDATA[Pembacokan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek bululawang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114208-orgil-pembunuh-balita-sempat-tagih-jatah-bansos-rp-5-miliar</guid>

					<description><![CDATA[Tragedi Kasembon Bululawang Balita Tewas Memontum Malang &#8211; Suudi (40), Senin (11/5/2020) sekitar pukul 09.00 sempat mendatangi balai desa Kasembon yang tidak jauh dari rumahnya. Entah apa sebab, ia menagih bansos senilai Rp 5 Miliar. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku yang ternyata menderita gangguan jiwa ini awalnya mengomel sejak pagi di Kantor Desa Kasembon untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Tragedi Kasembon Bululawang Balita Tewas</h2>
<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Suudi (40), Senin (11/5/2020) sekitar pukul 09.00 sempat mendatangi balai desa Kasembon yang tidak jauh dari rumahnya. Entah apa sebab, ia menagih bansos senilai Rp 5 Miliar.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku yang ternyata menderita gangguan jiwa ini awalnya mengomel sejak pagi di Kantor Desa Kasembon untuk menagih bantuan dari pihak Desa Kasembon.</p>
<p>&#8220;Dia ngomel-ngomel minta bantuan sebesar Rp 5 miliar dari desa cair. Ngomongnya ngelantur. Terus pelaku kemana-mana nyari Kepala Desa tapi gak ketemu akhirnya pulang,&#8221; ujar Kapolsek Bululawang, Kompol Pujiyono diwawancarai awak media.</p>
<p>Setelah merasa tidak mendapatkan yang ia cari, ia akhirnya pulang untuk mengambil sebilah sabit. Setelah itu, pelaku berlari ke rumah korban dan langsung menyabit korban VN yang saat itu sedang tidur. Dan seketika itu, VN langsung meninggal dunia.</p>
<p>&#8220;Dan orang gila tersebut akhirnya masuk ke rumah korban. Waktu itu tidak ada penjagaan soalnya ayahnya sedang bekerja dan ibunya lagi belanja di tokoh depan rumahnya. Saat itu kondisinya VN sedang tidur dan setelah disabit korban ini langsung meninggal dunia&#8221; kata ia.</p>
<p>Setelah melakukan aksi keji tersebut, Sudi pun keluar rumah korban. Informasi lain di luar rumah, Sudi bertemu dengan kakek dan kakak korban, dan ia pun langsung menyabet keduanya dengan sabit yang ia bawa. Sementara versi lain pula, Sudi membacok 2 korban lebih dulu dari belakang.</p>
<p><strong>Baca :</strong> <a href="https://kabupatenmalang.memontum.com/3286-orang-gila-di-malang-bacok-balita-tidur-hingga-tewas" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Orang Gila di Malang Bacok Balita Tidur Hingga Tewas</a></p>
<p>&#8220;Dan saat itu, dari informasi yang kami himpun, pelaku langsung membabi buta. Kakak korban berninisial A yang saat itu sedang bermain tak jauh dari lokasi juga ikutan ditebas,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Beruntungnya, kakek dan kakak korban masih bisa diselamatkan. Dan saat ini keduanya sedang dalam perawatan di rumah sakit. Sementara itu, saat ini pelaku aksi sadis tersebut telah diamankan di Polsek Bululawang. Dan rencananya, ia akan dibawa ke RSJ Lawang. <strong>(gim/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114208</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Orang Gila di Malang Bacok Balita Tidur Hingga Tewas</title>
		<link>https://memontum.com/orang-gila-di-malang-bacok-balita-tidur-hingga-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2020 08:25:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[orang gila]]></category>
		<category><![CDATA[Pembacokan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek bululawang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114200-orang-gila-di-malang-bacok-balita-tidur-hingga-tewas</guid>

					<description><![CDATA[Kakek Luka Bacok di Kepala dan Cucu Luka Leher Belakang Memontum Malang &#8211; Gempar Dusun Krajan RT10/RW02, Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Senin (11/5/2020) siang, tanpa alasan jelas, mendadak Sudi (40) masuk rumah tetangga dan membacok kepala seorang kakek, bocah dan balita. Miris, balita berusia 2 tahun meninggal dunia. Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Kakek Luka Bacok di Kepala dan Cucu Luka Leher Belakang</h2>
<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Gempar Dusun Krajan RT10/RW02, Desa Kasembon, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Senin (11/5/2020) siang, tanpa alasan jelas, mendadak Sudi (40) masuk rumah tetangga dan membacok kepala seorang kakek, bocah dan balita. Miris, balita berusia 2 tahun meninggal dunia.</p>
<div id="attachment_114206" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-114206" decoding="async" class="size-full wp-image-114206" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0026-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Barang bukti. (ist)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0026-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0026-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0026-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0026-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-114206" class="wp-caption-text">Barang bukti. (ist)</p></div>
<p>Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar SIK MH melalui Kapolsek Bululawang, Kompol Pujiyono, membenarkan bahwa terjadi peristiwa pembacokan di Desa Kasembon yang dilakoni Orang Dengan Gangguan Kejiwaan (ODGJ).</p>
<div id="attachment_114205" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-114205" decoding="async" class="size-full wp-image-114205" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0032-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Kondisi Senun, sadar. (ist)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0032-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0032-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0032-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0032-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-114205" class="wp-caption-text">Kondisi Senun, sadar. (ist)</p></div>
<p>&#8220;Ya pelaku gila dan pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dan skrg persiapan dibawa ke RSJ Lawang,&#8221; tegas Pujiyono mantan Kapolsekta Kedungkandang kepada Memontum.com.</p>
<div id="attachment_114204" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-114204" decoding="async" class="size-full wp-image-114204" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0031-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Kondisi korban. (ist) " width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0031-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0031-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0031-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0031-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-114204" class="wp-caption-text">Kondisi korban. (ist)</p></div>
<p>Akibat amukan Sudi, tiga korban mengalami luka bacok. Luka di bagian dagu akibat sabetan bedok atau parang, Vanisa Naura Savia Sahra, balita berusia 2 tahun. Cucu Senun, bernama Azriel (9) luka sabet di bagian leher belakang.</p>
<p>Senun (65) sendiri luka bacok di bagian kepala. Pukul 09.00, Senun yang tengah nonton televisi, tidak dapat menghindar saat pelaku masuk dalam rumah dan menyabetkan bedok dengan membabi buta. Tragis dialami korban Vanisa yang terlelap tidur.</p>
<div id="attachment_114203" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-114203" decoding="async" class="size-full wp-image-114203" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0028-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Alamat lokasi kejadian. (ist) " width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0028-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0028-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0028-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/05/IMG-20200511-WA0028-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-114203" class="wp-caption-text">Alamat lokasi kejadian. (ist)</p></div>
<p>Warga sekitar yang mendengar kegaduhan di rumah Senun, sekejap saja berdatangan. Beberapa berusaha menyergap pelaku dan warga berusaha menolong ketiga korban. Korban luka parah langsung dibawa menuju RS Mitra Delima Bululawang. <strong>(sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114200</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Penyerangan Ulama, Tim Gabungan Razia Orang Gila</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-penyerangan-ulama-tim-gabungan-razia-orang-gila</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Feb 2018 15:21:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[dinsos kabupaten blitar]]></category>
		<category><![CDATA[orang gila]]></category>
		<category><![CDATA[razia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/27965-antisipasi-penyerangan-ulama-tim-gabungan-razia-orang-gila</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8212; Mengantisipasi adanya isu penyerangan tokoh agama dan perusakan tempat ibadah oleh orang gila yang terjadi di beberapa daerah di Jawa Timur beberapa waktu terakhir. Tim gabungan Polres Blitar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Dinas Sosial Kabupaten Blitar, menggelar razia orang gila yang berada di wilayah Kabupaten Blitar, Kamis (23/02/2018). Kapolres [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum  Blitar</strong> &#8212; Mengantisipasi adanya isu penyerangan tokoh agama dan perusakan tempat ibadah oleh orang gila yang terjadi di beberapa daerah di Jawa Timur beberapa waktu terakhir. Tim gabungan Polres Blitar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Dinas Sosial Kabupaten Blitar,  menggelar razia orang gila yang berada di wilayah Kabupaten Blitar, Kamis (23/02/2018).</p>
<p>Kapolres Blitar, AKBP Slamet Waloya mengatakan, dalam razia gabungan tersebut sejumlah tempat disisir untuk menemukan keberadaan orang gila. Diantaranya di Kecamatan Wlingi, Gandusari, Talun, dan Wonotirto. Diwilayah tersebut selama ini dilaporkan memang banyak orang gila berkeliaran. Disinyalir mereka merupakan buangan dari daerah Malang. </p>
<p>&#8220;Razia ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terkait isu penyerangan tokoh agama dan perusakan tempat ibadah oleh orang gila yang terjadi di beberapa daerah di Jawa Timur beberapa waktu terakhir&#8221;, kata  AKBP Slamet Waloya kepada watawan diaela-sela razia, Kamis (23/2/2018).</p>
<p>Lebih lanjut Slamet Waloya menyampaikan, razia ini perlu dilakukan untuk menjaga kondusifitas Kabupaten Blitar. Terlebih menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur Jatim Juni 2018 mendatang. </p>
<p>“Razia ini untuk menciptakan kondusifitas di wilayah Kabupaten Blitar menjelang Pilgub Jatim Juni mendatang”, jelas Slamet Waloya.</p>
<p>Menurut Slamet Waloya, dari razia orang gila tersebut, petugas mengamankan delapan orang gila. Namun orang gila yang terjaring tersebut bukan orang gila baru, tetapi sudah lama menggelandang di daerah Kabupaten Blitar. Orang gila ini akan diserahkan ke Dinsos Kabupaten Blitar, untuk dibina dan na tinya dikembalikan ke daerah asalnya.</p>
<p>&#8220;Saat kami temukan, kebanyakan mereka sedang menggelandang di pasar&#8221;, tandas Kapolres Blitar.</p>
<p>Delapan orang gila yang diamankan tersebut, tidak melalukan perlawanan saat akan diangkut petugas. Bahkan terdapat pemandangan menarik saat petugas melakukan razia. Dimana salah satu orang gila justru merasa kegirangan saat akan diangkut, karena merasa petugas yang mengangkut adalah cucunya yang akan mengajak jalan-jalan. <strong>(an/jar/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">27965</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi dan Pol PP Razia Orang Gila, Antisipasi Penyerangan ke Ulama</title>
		<link>https://memontum.com/polisi-dan-pol-pp-razia-orang-gila-antisipasi-penyerangan-ke-ulama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Feb 2018 14:11:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[orang gila]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<category><![CDATA[razia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/27930-polisi-dan-pol-pp-razia-orang-gila-antisipasi-penyerangan-ke-ulama</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Petugas Polres Malang Kota dan petugas satuan Polisi Pamong Praja Kota Malang, Kamis (22/2/2018) siang melakukan razia terhadap orang gila di pinggir jalan. Tentunya hal ini juga untuk mencegah beberapa kejadian penyerangan oleh orang gila kepada tokoh agama yang marak beberapa waktu ini. Razia ini akan terus dilakukan mulai 22 februari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; Petugas Polres Malang Kota dan petugas satuan Polisi Pamong Praja Kota Malang, Kamis (22/2/2018) siang melakukan razia terhadap orang gila di pinggir jalan. Tentunya hal ini juga untuk mencegah beberapa kejadian penyerangan oleh orang gila kepada tokoh agama yang marak beberapa waktu ini. Razia ini akan terus dilakukan mulai 22 februari 2018 hingga 28 Februari 2018, dengan menyisir wilayah Kota Malang. Selain petugas gabungan Polres Malang Kota dan satpol PP, petugas Polsekta jajaran juga melakukan razia.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180222-WA0166-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-27931" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180222-WA0166-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180222-WA0166-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180222-WA0166-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180222-WA0166-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>        Dalam razia kali ini petugas berhasil mengamankan 8 orang gila. Diantaranya diamankan  di Jl Jaksa Agung Suprapto,  di Jl  A Yani, Jl Panji Suroso, Jl LA Sucipto dan beberapa wilayah lain. Para orang gila ini diamankan untuk diserahkan ke Dinas Sosial Kota Malang.</p>
<p>        Kabag Ops Polres Malang Kota Kompol Dodot Dwiyanto mengatakan bahwa razia ini adalah razia gabungan petugas Polres Malang Kota dan Satpol PP. “teknisnya mencari orang gila yang berada di wilayah Kota Malang. Nantinya akan kami serahkan ke Dinas Sosial. Ini adalah untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan sebagai  tindakan prefentif,” ujar Kompol Dodot. (gie/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">27930</post-id>	</item>
		<item>
		<title>20 Tahun Gila, Kakek Bantur Terkurung Sel</title>
		<link>https://memontum.com/20-tahun-gila-kakek-bantur-terkurung-sel</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jan 2018 12:42:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Bantur]]></category>
		<category><![CDATA[Muspika]]></category>
		<category><![CDATA[orang gila]]></category>
		<category><![CDATA[polsek bantur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/19942-20-tahun-gila-kakek-bantur-terkurung-sel</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Selama 20 tahun gila dan dirawat keluarga dengan kurungan sel, Senin (15/1/2018) siang, akhirnya Suhari (57) dikeluarkan pihak Muspika Bantur dan diboyong menuju Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang. Berawal dari rapat kordinasi Muspika Bantur, dibahas soal pemasungan warga yang menderita gangguan jiwa. Karena dirasa kurang manusiawi dan melanggar aturan hukum, maka pihak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8212; Selama 20 tahun gila dan dirawat keluarga dengan kurungan sel, Senin (15/1/2018) siang, akhirnya Suhari (57) dikeluarkan pihak Muspika Bantur dan diboyong menuju Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang. </p>
<p>Berawal dari rapat kordinasi Muspika Bantur, dibahas soal pemasungan warga yang menderita gangguan jiwa. Karena dirasa kurang manusiawi dan melanggar aturan hukum, maka pihak terkait berusaha mengevakuasi Suhari. </p>
<div id="attachment_7735" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-7735" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180115-WA0042-copy-1.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="LANCAR : giat berjalan lancar dan aman. (Foto Humas Polres Malang)" width="650" height="366" class="size-full wp-image-19944" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180115-WA0042-copy-1.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180115-WA0042-copy-1.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180115-WA0042-copy-1.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180115-WA0042-copy-1.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-7735" class="wp-caption-text"><em><strong>LANCAR :</strong> giat berjalan lancar dan aman. <strong>(Foto Humas Polres Malang)</strong></em></p></div>
<p>Rombongan lalu mendatangi rumah sel di Dusun Tunjungsari RT28/RW06 Desa/Kecamatan, Kabupaten Malang. Elemen Muspika hadir disertai penjelasan kepada keluarga atau kerabat Suhari bahwa perawatan nantinya ditanggung pemerintah. </p>
<p>Hadir dalam giat itu, Camat Bantur Drs Tri Sulawanto S.Pd, Kapolsek Bantur AKP Yatmo SH dan anggota, Danramil 0818/12 Bantur diwakili Batuud Pelda Sumarno dan anggota, Kepala UPT Puskesmas Bantur dan Nuryanu Mubayin (staf puskesmas) serta ‎Kades Bantur, Suwoko dan perangkat desa.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180115-WA0044-copy-1.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-19943" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180115-WA0044-copy-1.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180115-WA0044-copy-1.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180115-WA0044-copy-1.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180115-WA0044-copy-1.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Pihak keluarga lalu merelakan Suhari dikeluarkan dari sel. Sel tersebut berada 100 meter dari rumah. Keluarga sendiri cukup resah dan trauma dengan perilaku Suhari bila kambuh sakit gilanya. </p>
<p>Sekitar pukul 12.30, Suhari kemudian dibawa ambulan Puskesmas Bantur menuju RSJ Lawang. Keluarga berharap nantinya Suhari dapat sembuh dan waras. Ia tidak berontak atau melawan saat dikeluarkan petugas TNI-Polri. <strong>(sos)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">19942</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Orang Gila Bakar 3 Motor di Blitar</title>
		<link>https://memontum.com/orang-gila-bakar-3-motor-di-blitar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Dec 2017 13:54:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[orang gila]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/11846-orang-gila-bakar-3-motor-di-blitar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Blitar &#8212; Warga dusun Krajan RT 02 RW 02 Desa Tapakrejo Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar, dikagetkan dengan kejadian dibakarnya 3 sepeda motor sekaligus oleh orang gila warga setempat. Kasat Reskrim Polres Blitar, AK Erik Pradana mengatakan, informasi yang dihimpun, pembakaran tersebut dilakukan Munanto (37) warga setempat yang mengalami gangguan jiwa saat mengamuk di tempat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Blitar </strong>&#8212; Warga dusun Krajan RT 02 RW 02 Desa Tapakrejo Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar, dikagetkan dengan kejadian dibakarnya 3 sepeda motor sekaligus oleh orang gila warga setempat. Kasat Reskrim Polres Blitar, AK Erik Pradana mengatakan, informasi yang dihimpun, pembakaran tersebut dilakukan Munanto (37) warga setempat yang mengalami gangguan jiwa saat mengamuk di tempat kejadian, Minggu (10/12/2017) sekitar pukul 11.00 Wib.</p>
<p>Kendaraan yang dibakar pedagang ayam ini diantaranya, 3 unit sepeda motor yaitu, GL Max, Honda Win, dan Honda Supra. Selain itu Munanto juga membakar 2 sepeda pancal, serta seluruh isi almari yang berisikan pakaian dan surat penting.</p>
<p>“Kejadian tersebut dilaporkan Kepala Desa Tapakrejo, Erwin ke Polsek Kesamben. Petugas langsung ke tempat kejadian untuk melakukan pengamanan kepada pelaku”, kata Erik Pradana, Minggu (10/12/2017).</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/Orang-gila-ngamuk-2-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-11847" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/Orang-gila-ngamuk-2-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/Orang-gila-ngamuk-2-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/Orang-gila-ngamuk-2-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/12/Orang-gila-ngamuk-2-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /> </p>
<p>Lebih lanjut Erik Pradana menyampaikan, selain mengamankan pelaku  polisi melakukan koordinasi dengan petugas Puskesmas Kesamben, Babinkamtibmas, Babinsa. Selanjutnya  pelaku dikirim ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang Malang.</p>
<p>“Diketahui Munanto hanya tinggal bersama anaknya umur 4 tahun, karena istri pelaku sudah lama meinggalkannya. Pelaku saat ini diamankan di RSJ Lawang, semetara anaknya dirawat saudaranya pelaku”, pungkas Erik Pradana. <strong>(jar/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11846</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
