<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>ornamen &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/ornamen/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Jun 2024 16:20:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>ornamen &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ornamen Pilar Jembatan Brawijaya Terbakar, Pemkot Kediri Pastikan Aman dan Tak Pengaruhi Struktur Bangunan</title>
		<link>https://memontum.com/ornamen-pilar-jembatan-brawijaya-terbakar-pemkot-kediri-pastikan-aman-dan-tak-pengaruhi-struktur-bangunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jun 2024 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[brawijaya]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[ornamen]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[pengaruhi]]></category>
		<category><![CDATA[struktur]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210589</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri bergerak cepat dalam mengatasi kebakaran di Jembatan Brawijaya, Senin (10/06/2024) sekitar pukul 09.00. Sekedar diketahui, bagian yang terbakar adalah ornamen pilar jembatan di sisi Utara sebelah Barat. Sementara, dua mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan untuk memadamkan api dan pendinginan tiang untuk memastikan tidak ada kebakaran susulan. Dishub [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri bergerak cepat dalam mengatasi kebakaran di Jembatan Brawijaya, Senin (10/06/2024) sekitar pukul 09.00. Sekedar diketahui, bagian yang terbakar adalah ornamen pilar jembatan di sisi Utara sebelah Barat. Sementara, dua mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan untuk memadamkan api dan pendinginan tiang untuk memastikan tidak ada kebakaran susulan.</p>



<p>Dishub dan DPUPR juga telah melaksanakan pengecekan kelistrikan pada instalasi, untuk antisipasi dampak kebakaran pada jembatan Brawijaya. Selain itu, Polres Kediri Kota juga melakukan pengalihan arus kendaraan dari arah Bundaran Sekartaji dan Jalan Inspeksi Brantas diarahkan menuju Jalan Wachid Hasyim.</p>



<p>Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, mengatakan bahwa setelah adanya laporan kebakaran tersebut, jajaran Pemerintah Kota Kediri langsung bergerak cepat. Penyebab pasti dari kebakaran jembatan, masih terus didalami pihak kepolisian.</p>



<p>&#8220;Kita bergerak cepat untuk memadamkan api. Salah satunya, agar tidak membesar dan menjalar kemana-mana,&#8221; kata Pj Wali Kota.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pj Wali Kota Zanariah juga mengimbau, agar pemeliharaan aset-aset Pemerintah Kota Kediri terus dilakukan. Pemkot Kediri juga akan melakukan antisipasi agar peristiwa hal ini tidak terulang kembali.</p>



<p>&#8220;Saya minta aset-aset Pemkot Kediri benar-benar dijaga dan pemeliharaan diperhatikan. Kita bangun ini dengan uang rakyat. Maka, harus kita jaga sebaik-baiknya,&#8221; imbaunya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala DPUPR, Endang Kartika, menjelaskan secara teknis bagian yang terbakar adalah ornamennya. Jadi, tidak ada hubungannya dengan struktur bangunan yang ada di pondasi dan gelagar.</p>



<p>&#8220;Hanya ornamennya saja yang terbakar. Apalagi, itu hanya ACP (Aluminium Composite Panel)-nya bukan beton dan ACP nya juga sudah sesuai standar. Jadi, tidak berpengaruh ke struktur,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Endang Kartika menambahkan, DPUPR akan bekerjasama dengan OPD terkait untuk pemeliharaan prasarana publik yang ada di Kota Kediri. &#8220;Kami sedang hitung untuk perbaikan. Untuk penyebab pastinya, akan didalami lagi,&#8221; imbuhnya. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210589</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Revitalisasi Tahap II Pasar Wates Kediri Dilengkapi Ornamen Budaya, Art dan Edukasi serta Smart CCTV</title>
		<link>https://memontum.com/revitalisasi-tahap-ii-pasar-wates-kediri-dilengkapi-ornamen-budaya-art-dan-edukasi-serta-smart-cctv</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Sep 2023 12:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[dilengkapi]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[ornamen]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197371</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Revitalisasi Pasar Wates Tahap II, yang mengusung konsep wisata telah dimulai. Selain desain yang berbeda dengan pasar lain, atau sebagai ruang publik, juga nantinya akan dilengkapi smart CCTV untuk mendukung sistem keamanan pasar. Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, menyampaikan bahwa dari 17 pasar yang ada di Kabupaten Kediri, Pasar Wates [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kediri</strong> &#8211; Revitalisasi Pasar Wates Tahap II, yang mengusung konsep wisata telah dimulai. Selain desain yang berbeda dengan pasar lain, atau sebagai ruang publik, juga nantinya akan dilengkapi smart CCTV untuk mendukung sistem keamanan pasar.</p>



<p>Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, menyampaikan bahwa dari 17 pasar yang ada di Kabupaten Kediri, Pasar Wates mulai desain sampai perencanaan berbeda dengan pasar lain.</p>



<p>&#8220;Untuk desain berbeda, itu karena ada ornamen-ornamen dengan sentuhan budaya, art dan edukasi. Untuk sistem keamanan, kita lengkapi smart cctv,&#8221; katanya, Sabtu (02/09/2023) sore.</p>



<p>Pemasangan smart CCTV di pasar tradisional, ujarnya, ini baru pertama kali diterapkan di Kabupaten Kediri. Revitalisasi Pasar Wates Tahap II, ini selain pekerjaan finishing berkaitan dengan tematik sebagai pasar wisata, termasuk pekerjaaan penambahan satu bangunan los dan sarana prasarana pendukung.</p>



<p>Menurut Tutik, waktu pekerjaan proyek revitalisasi Tahap II ini 165 hari atau 24 pekan mulai 5 Juli sampai 16 Desember 2023 dengan nilai kontrak Rp 7.352.080.000. &#8220;Progres pekerjaan perhari ini, itu sudah masuk minggu ke-8 di angka 4,469 persen dan mengalami deviasi percepatan pekerjaan 28,8 persen,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Pada pekerjaan penambahan bangunan los, ujarnya, telah sampai pada tahapan pemasangan rangka baja atas untuk selanjutnya dipasang gording dan atap. Dengan penambahan los ini, diharapkan dapat menampung semua pedagang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagaimana ditekankan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, pekerjaan proyek di Kabupaten Kediri diharapkan tepat mutu dan waktu. Berkaca pada proyek revitalisasi Pasar Wates Tahap I, menurut Tutik, pihaknya ekstra hati-hati dan lebih ketat dalam pengendalian.</p>



<p>&#8220;Setiap tahapan apapun selalu dikonsultasikan ke kami dan diverifikasi teman-teman yang ahli teknis untuk dilakukan uji kebenaran. Termasuk, material juga,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Tutik menghimbau, nantinya begitu revitalisasi Pasar Wates selesai, pedagang dan warga sekitar tidak diperkenankan untuk berjualan di depan pasar. Termasuk, daerah lain yang dilarang sebagai lokasi berdagang.</p>



<p>&#8220;Sebagaimana arahan Mas Bup, kita juga harus memikirkan perekonomian masyarakat. Salah satu solusinya, mungkin mengembangkan bekas TPPS untuk kuliner, jajanan parkir dan sebagainya,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, Bupati Hanindhito Himawan Pramana dalam pertemuan dengan Dinas Perdagangan sebelumnya mengingatkan dengan desain dan konsep yang diusung nantinya kawasan luar pasar harus steril dari PKL. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197371</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
