<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Orok Bayi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/orok-bayi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Jun 2022 12:55:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Orok Bayi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Diduga Berusia Tiga Bulan, Orok Ditemukan Tersangkut di Sungai Sukodono Sidoarjo</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-berusia-tiga-bulan-orok-ditemukan-tersangkut-di-sungai-sukodono-sidoarjo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jun 2022 12:55:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Orok Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Sukodono]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170477</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Penemuan orok bayi yang tersangkut kayu di sungai, gegerkan warga Dusun Bogi, RT 08/ RW 02, Desa Pademonegoro, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo. Dari informasi yang dihimpun, orok bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Suparman (70), warga setempat, saat sedang membersihkan sampah di depan rumahnya pada Rabu (08/06/2022) sekitar pukul 18.00. Saat dikonfirmasi, Suparman [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Penemuan orok bayi yang tersangkut kayu di sungai, gegerkan warga Dusun Bogi, RT 08/ RW 02, Desa Pademonegoro, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo. Dari informasi yang dihimpun, orok bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Suparman (70), warga setempat, saat sedang membersihkan sampah di depan rumahnya pada Rabu (08/06/2022) sekitar pukul 18.00.</p>



<p>Saat dikonfirmasi, Suparman mengatakan bahwa awalnya dia sangat terkejut melihat orok bayi yang sedang tersangkut kayu di sungai bawah jembatan. &#8220;Kemudian saya bergegas mengambil peralatan berupa serok atau jaring untuk mengambil orok bayi dan ditaruh di atas jembata,&#8221; ujarnya, Kamis (09/06/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Usai orok bayi ditaruh di daratan, Suparman lalu memberi tahu kepada warga lainnya, yang kemudian hingga banyak mendatangi lokasi kejadian. Kemudian orok tersebut dibungkus dengan kain mori putih. Diperkirakan orok tersebut berusia sekitar 2 sampai 3 bulan dalam kandungan.</p>



<p>Kasubsi PIDM Humas Polresta Sidoarjo, Iptu Tri Novi Handono saat dikonfirmasi membenarkan soal penemuan orok bayi tersebut. &#8220;Orok bayi sudah di bawa ke RSUD Sidoarjo guna dilakukan VER. Sekarang masih dalam penyelidikan,” ujarnya. <strong>(zal/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170477</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Orok Bayi Dibuang di Sungai Pisangcandi</title>
		<link>https://memontum.com/orok-bayi-dibuang-di-sungai-pisangcandi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jun 2019 12:32:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bayi dibuang]]></category>
		<category><![CDATA[Orok Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta sukun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/86670-orok-bayi-dibuang-di-sungai-pisangcandi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Orok bayi diperkirakan berusia 4 sampai 5 bulan kandungan, berjenis kelamin laki-laki, Rabu (26/6/2019) pukul 16.30, di temukan di aliran sungai kecil Jl Langsep Barat I, Kelurahan Pisangcandi, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Kejadian itu sempat mengegerkan warga sekitar hingga mendatangi lokasi untuk melihat langsung penemuan orok bayi tersebut. Petugas Polsekta Sukun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Orok bayi diperkirakan berusia 4 sampai 5 bulan kandungan, berjenis kelamin laki-laki, Rabu (26/6/2019) pukul 16.30, di temukan di aliran sungai kecil Jl Langsep Barat I, Kelurahan Pisangcandi, Kecamatan Sukun, Kota Malang.</p>
<p>Kejadian itu sempat mengegerkan warga sekitar hingga mendatangi lokasi untuk melihat langsung penemuan orok bayi tersebut. Petugas Polsekta Sukun segera tiba di lokasi melakukan penyelidikan. Mayat bayi itu dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.</p>
<p><div id="attachment_86671" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-86671" decoding="async" class="size-full wp-image-86671" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190626-WA0149-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Proses evakuasi. (ist)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190626-WA0149-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190626-WA0149-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190626-WA0149-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190626-WA0149-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190626-WA0149-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-86671" class="wp-caption-text"><strong>Proses evakuasi. (ist)</strong></p></div></p>
<p>Informasi Memontum, menyebutkan bahwa sore itu warga sekitar melihat orik bayi itu di aliran sungai. Salah satu saksi adalah Wiji Astiyowati, warga Jl Pisangcandi, Kampung Baru. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Digo Eka, Satpam Perumahan BI yang berada tak jauh dari lokasi.</p>
<p>Penemuan itu cukup mengundang perhatian warga sekitar hingga memadati lokasi. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Polsekta Sukun. Hingga Rabu malam, petugas masih terus melakukan penyelidikan untuk mencari si pelaku pembuang orok bayi tersebut.</p>
<p>&#8221; Kami masih melakukan penyelidikan. Diduga orok tersebut masih berusia 4 sampai 5 bulan kandungan,&#8221; ujar Kapolsekta Sukun Kompol Anang Tri Hananta SH. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">86670</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
