<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>otonomi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/otonomi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Oct 2025 12:38:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>otonomi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Rencana Jalan Tembus Griya Shanta, Ini Kata Pakar Pemerintahan dan Otonomi Daerah Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/rencana-jalan-tembus-griya-shanta-ini-kata-pakar-pemerintahan-dan-otonomi-daerah-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[otonomi]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[rencana]]></category>
		<category><![CDATA[shanta,]]></category>
		<category><![CDATA[tembus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227193</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rencana pembukaan jalan tembus yang menghubungkan kawasan Perumahan Griya Shanta dengan Candi Panggung, kembali mencuri perhatian publik. Salah satu akademisi dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menilai, rencana tersebut merupakan kebutuhan mendesak untuk memperkuat konektivitas antar wilayah dan mendukung kelancaran mobilitas warga. Pakar Pemerintahan dan Otonomi Daerah salah satu PTN, Ria Casmi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rencana pembukaan jalan tembus yang menghubungkan kawasan Perumahan Griya Shanta dengan Candi Panggung, kembali mencuri perhatian publik. Salah satu akademisi dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menilai, rencana tersebut merupakan kebutuhan mendesak untuk memperkuat konektivitas antar wilayah dan mendukung kelancaran mobilitas warga.</p>



<p>Pakar Pemerintahan dan Otonomi Daerah salah satu PTN, Ria Casmi Arrsa, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Malang harus lebih dahulu memastikan kejelasan status Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU), yang akan digunakan sebagai jalur tembus tersebut. Hal itu dinilai penting, agar langkah pelaksanaan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.</p>



<p>&#8220;Sebelum masuk tahap eksekusi, langkah paling awal yang harus dilakukan Pemkot yaitu memastikan status hukumnya. Kalau sudah ada Berita Acara Serah Terima (BAST), maka PSU itu otomatis menjadi aset Pemkot Malang,” jelas Arrsa-sapaannya, Senin (28/10/2025) tadi.</p>



<p>Dari informasi yang didapat, penyerahan PSU di kawasan Griya Shanta sudah pernah dilakukan melalui beberapa dokumen BAST sejak tahun 1997, 2020, hingga 2024. Dengan begitu, secara administratif lahan tersebut telah tercatat sebagai aset Pemkot Malang yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan publik, termasuk pembukaan jalan tembus.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Arrsa menekankan, walaupun statusnya sudah sah menjadi milik Pemkot Malang, namun rencana pembangunan tetap perlu memperhatikan aspek tata ruang dan lingkungan. Termasuk analisis dampak lalu lintas serta kesesuaian dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).</p>



<p>“Setelah jadi aset Pemda, pemanfaatannya jangan asal bangun. Harus selaras dengan rencana tata ruang dan memperhatikan kenyamanan warga sekitar,” tambahnya.</p>



<p>Diketahui, jalan tembus Griya Shanta tersebut merupakan salah satu dari 14 titik jalur penghubung yang telah tercantum dalam RTRW Kota Malang. Pembukaan jalan-jalan baru diperlukan untuk mengurai kemacetan yang semakin sering terjadi di kawasan padat permukiman.</p>



<p>Meski begitu, Arrsa mengingatkan pentingnya mengelola dampak sosial di lapangan. Sebab, peningkatan mobilitas di kawasan perumahan juga berpotensi menimbulkan gangguan pada ketertiban dan keamanan lingkungan. “Membuka akses baru memang solusi kemacetan, tapi juga bisa menimbulkan dinamika baru di masyarakat. Itu yang perlu diantisipasi Pemkot sejak awal,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227193</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Produk UMKM Situbondo Naik Kelas di Ajang Apkasi Otonomi Expo 2025</title>
		<link>https://memontum.com/produk-umkm-situbondo-naik-kelas-di-ajang-apkasi-otonomi-expo-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2025 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[APKASI]]></category>
		<category><![CDATA[otonomi]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225659</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Stand UMKM Pemkab Situbondo berhasil menjadi salah satu yang paling populer dan menarik perhatian ribuan pengunjung, dalam gelaran Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo 2025, di ICE BSD Tangerang, Provinsi Banten, pada tanggal 28 hingga 30 Agustus 2025. Hal ini, tentunya sangat membanggakan, karena ajang pameran ini diikuti 416 pemerintah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Stand UMKM Pemkab Situbondo berhasil menjadi salah satu yang paling populer dan menarik perhatian ribuan pengunjung, dalam gelaran Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo 2025, di ICE BSD Tangerang, Provinsi Banten, pada tanggal 28 hingga 30 Agustus 2025. Hal ini, tentunya sangat membanggakan, karena ajang pameran ini diikuti 416 pemerintah kabupaten se-Indonesia.</p>



<p>Dalam gelaran itu, bahkan Ketua Apkasi, Bursah Zarnubi, yang juga Bupati Lahat, turut mengapresiasi kerajinan kerang Situbondo. Khususnya, seperti sistem keranjang yang dinilainya sangat menarik dan unik. Keberhasilan ini, tidak lepas dari peran Pemkab Situbondo melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Situbondo, yang memamerkan berbagai produk unggulan dari beberapa UMKM ternama. Diantaranya, Kopi Kopral Sumbermalang, serta kerajinan tangan seperti Batik Maronggi dan kerajinan kerang dari wilayah Kecamatan Panarukan.</p>



<p>Apkasi Otonomi Expo 2025 sendiri, dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, beserta sejumlah Mentri Kabinet Merah Putih. Gelaran ini, menjadi ajang bergengsi bagi kabupaten se Indonesia. Bahkan, Presiden Prabowo secara langsung mengapresiasi produk-produk daerah yang dipamerkan para pelaku UMKM.</p>



<p>Partisipasi Kabupaten Situbondo di ajang ini, tidak hanya mendapat pengakuan, tetapi juga membuka lebar peluang jaringan pemasaran dan investasi. Seperti Presiden Direktur PT Turkodom Investasi Konsorsium, mengatakan ketertarikannya pada kopi dan kerajinan kerang Kabupaten Situbondo. Bahkan, pihaknya berencana memperkenalkan kopi Situbondo kepada pembeli potensial di Jepang dan mengagendakan kunjungan langsung ke Kabupaten Situbondo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, beberapa pemerintah kabupaten lain juga menunjukkan minat untuk menjalin kerja sama dengan Kabupaten Situbondo. Seperti, Kabupaten Sleman, Tapanuli Utara dan Jombang. Beberapa kabupaten tersebut, tertarik untuk mempelajari manajemen UMKM di Situbondo, terutama terkait pengembangan Kopi Arabika.</p>



<p>Kepala Diskoperindag Situbondo, H Edy Wiyono, mengatakan bahwa pameran ini berhasil memperkenalkan produk-produk unggulan daerah Kabupaten Situbondo ke pasar yang lebih luas. &#8220;Beberapa kepala daerah yang berkunjung ke stand UMKM Pemkab Situbondo tertarik untuk menjalin kerja sama dengan pengusaha UMKM Situbondo,&#8221; kata Edy Wiyono, Senin (01/09/2025) tadi.</p>



<p>Dijelaskan Edy, produk yang menarik perhatian para pengunjung stand UMKM Situbondo, yakni Tembakau Thambeng, Mangga, Rengginang, aneka abon Ikan Cakalang, Tuna dan Ayam, serta kerajinan Kayu Jati dan Udang Vanamei. &#8220;Ketertarikan dari berbagai pihak ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi pengusaha UMKM Situbondo. Mengingat Kabupaten Situbondo telah dinobatkan sebagai satu-satunya Kabupaten UMKM,&#8221; terang Edy.</p>



<p>Keberhasilan menarik para pengusaha ke stand UMKM Situbondo tersebut, menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Situbondo memiliki potensi besar untuk terus memajukan perekonomian daerah melalui produk-produk unggulan dan pelaku UMKM yang inovatif. &#8220;Pada ajang Apkasi Otonomi Expo 2025 di Kabupaten Tanggerang, Provinsi Banten ini stand produk-produk unggulan UMKM Situbondo menjadi primadona para pengunjung dan para pengusaha,&#8221; imbuh Edy Wiyono. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225659</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Efisiensi Anggaran, Pemkab Jember Peringati Hardiknas dan Hari Otonomi Daerah</title>
		<link>https://memontum.com/efisiensi-anggaran-pemkab-jember-peringati-hardiknas-dan-hari-otonomi-daerah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 May 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[efisiensi]]></category>
		<category><![CDATA[hardiknas]]></category>
		<category><![CDATA[otonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221775</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Alun-Alun Jember, Senin (05/05/2025) tadi. Pelaksanaan upacara tersebut digelar, juga dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-29 tahun 2025. Gelaran Hardiknas sendiri, digelar dengan tajuk &#8216;Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua&#8217;. Sedangkan Hari Otonomi sendiri, mengambil tema &#8216;Sinergi Pusat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Alun-Alun Jember, Senin (05/05/2025) tadi. Pelaksanaan upacara tersebut digelar, juga dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-29 tahun 2025.</p>



<p>Gelaran Hardiknas sendiri, digelar dengan tajuk &#8216;Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua&#8217;. Sedangkan Hari Otonomi sendiri, mengambil tema &#8216;Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045&#8217;.</p>



<p>&#8220;Hari ini kita memperingati dua acara sekaligus. Yakni, Hardiknas dan Hari Otonomi Daerah. Sengaja gelaran ini digabung, sebagai salah satu semangat efisiensi,&#8221; kata Bupati Jember, Muhammad Fawait.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan bentuk pengingat bahwa jajaran Pemkab Jember, harus memberikan pelayanan publik yang terbaik, mudah dan cepat kepada masyarakat Kabupaten Jember. &#8220;Memperingati Hardiknas, kita harus mengentaskan kemiskinan melalui jalur pendidikan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Salah satunya, ungkap Gus Fawait, dengan memberikan kenyamanan kepada para pendidik. &#8220;Sebelumnya, saya sudah menandatangani SE (surat edaran) yang berbunyi kalau murid libur, maka guru wajib libur. Kalau harus absen, bisa melalui rumah masing-masing,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, Pemkab Jember juga bakal merelokasi anggaran hasil efisiensi untuk meningkatkan mutu pendidikan di Jember. &#8220;Anggaran pendidikan untuk peningkatan SDM dan pembangunan sekolah akan kami tambah,&#8221; imbuhnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221775</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Arifin Sambut Kedatangan 15 Finalis Putri Otonomi Indonesia 2024 di Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-arifin-sambut-kedatangan-15-finalis-putri-otonomi-indonesia-2024-di-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2024 04:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[arifin]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[finalis]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kedatangan]]></category>
		<category><![CDATA[otonomi]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210262</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin sambut 15 finalis Putri Otonomi Indonesia (POI) tahun 2024 di Pendopo Manggala Praja Nugraha. Penyambutan 15 finalis ini, juga menandai awal dikarantinanya para finalis sekaligus dimulainya peringatan HUT ke-24 APKASI di kabupaten yang menamai dirinya TGX Shoutern Paradise itu. &#8220;Hari ini rangkaian Putri Otonomi Indonesia 2024, sudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin sambut 15 finalis Putri Otonomi Indonesia (POI) tahun 2024 di Pendopo Manggala Praja Nugraha. Penyambutan 15 finalis ini, juga menandai awal dikarantinanya para finalis sekaligus dimulainya peringatan HUT ke-24 APKASI di kabupaten yang menamai dirinya TGX Shoutern Paradise itu.</p>



<p>&#8220;Hari ini rangkaian Putri Otonomi Indonesia 2024, sudah mulai dilaksanakan. Semua delegasi tadi hadir dari Bandara Internasional Doho Kediri. Perjalanan sekitar 1 jam lebih, menuju ke Kabupaten Trenggalek,&#8221; kata Bupati Arifin, Rabu (05/06/2024) tadi</p>



<p>Usai menjalani prosesi penyambutan, ujarnya, selanjutnya akan ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh finalis POI 2024. Beberapa diantaranya, akan ada Mutiara Under Water Festival. Di sana, kegiatannya adalah replantasi terumbu karang. Hal ini, bertujuan sebagai edukasi pentingnya ekosistem laut.</p>



<p>&#8220;Ada pula beberapa rangkaian fashion juga di Pasar Pon, yang akan dilaksanakan oleh peserta. Mereka mengaku sangat exited mengikuti fashion show ini. Jika biasanya fashion show dilakukan di hotel, tapi ini dilakukan di pasar (tempat terbuka),&#8221; terangnya.</p>



<p>Kemudian, acara juga akan ada gala diner di bukit bekas tambang. Listrik yang digunakan nanti, dari PLN yang bersumber dari energi baru terbarukan.</p>



<p>&#8220;Jadi nanti, sumber listriknya dari PLTA dan sebagainya. Mungkin nanti juga ada pemberian sertifikat renewable energy dari PLN karena menggelar show. Kemudian perkantoran juga akan kita upgrade kelistrikannya dari energi terbarukan,&#8221; imbuh Mas Ipin-sapaan akrabnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di malam puncak POI 2024, para finalis akan jelajah hutan durian, mengeksplore hutan durian seluas 700 hektare. Yang mana hal itu tentu menjadi pengalaman yang sangat luar biasa bagi mereka.</p>



<p>&#8220;Saya berharap, semuanya bisa sukses dan mungkin berbeda dari ajang pencarian bakat ataupun ajang-ajang kecantikan yang lain. Dalam Putri Otonomi kecantikan itu inner beauty. Tidak hanya dilihat outlook luarnya saja, tetapi juga kapasitas kemampuannya untuk menjadi duta-duta Kabupaten,&#8221; kata suami Novita Hardiny itu.</p>



<p>Senada dengan Bupati Trenggalek, Direktur Eksekutif APKASI, Sarman Simanjorang, dalam sambutannya menyampaikan Putri Otonomi Indonesia tidak sekedar menjadi ajang kecantikan saja, melainkan terlihat cantik tampilan dari luar maupun dalam serta juga baik dalam kemampuan dan kapasitasnya. Ini dikarenakan, mereka nantinya akan menjadi duta-duta kabupaten yang akan menjadi pioner dalam mengenalkan potensi dan keunggulan daerah masing-masing.</p>



<p>&#8220;Kalau ajang kecantikan, biasanya kesempatan akan diberikan kepada duta dari kota-kota besar. Sedangkan untuk putri otonomi, merupakan duta-duta kabupaten. Ternyata bila diberikan kesempatan, mereka tidak kalah bersaing,&#8221; ujar Sarman.</p>



<p>Bahkan, Direktur Eksekutif APKASI ini sempat memamerkan salah satu Putri Otonomi sempat diberi kesempatan menjadi Menteri Investasi sehari. &#8220;Kemudian juga menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Diberikan otoritas oleh menteri langsung. Ini kesempatan langka dan hanya Putri Otonomi yang bisa,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210262</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wabup Syah Pimpinan Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke XXVII Tahun 2024</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-syah-pimpinan-upacara-peringatan-hari-otonomi-daerah-ke-xxvii-tahun-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Apr 2024 06:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[otonomi]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[pimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208693</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, memimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024, di halaman Alun-Alun, Kamis (25/04/2024) tadi. Bersamaan dengan Hari Otoda itu, juga diperingati Hari Pendidikan Nasional, HUT ke-74 Kesatuan Polisi Pamong Praja, HUT ke-105 Pemadam Kebakaran dan HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat. Saat menyampaikan arahan Menteri Dalam Negeri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, memimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024, di halaman Alun-Alun, Kamis (25/04/2024) tadi. Bersamaan dengan Hari Otoda itu, juga diperingati Hari Pendidikan Nasional, HUT ke-74 Kesatuan Polisi Pamong Praja, HUT ke-105 Pemadam Kebakaran dan HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat.</p>



<p>Saat menyampaikan arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Wabup Syah mengatakan Peringatan Hari Otonomi Daerah tahun 2024 mengusung tema &#8216;Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat&#8217;. Tema ini dipilih, untuk memperkokoh komitmen, tanggung jawab dan kesadaran seluruh jajaran Pemerintah Daerah akan amanah serta tugas untuk membangun keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup di tingkat lokal serta mempromosikan model ekonomi yang ramah lingkungan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.</p>



<p>&#8220;Hal ini, tentu selaras dengan visi RPJMD Kabupaten Trenggalek tahun 2025-2045 yakni Kabupaten Trenggalek Net Zero Carbon dengan Berpendapatan Tinggi yang Berdaya Saing Kolektif,&#8221; kata Wabup Syah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dikatakan suami Fatihatur Rohmah ini, ada tiga misi yang diambil dalam visi tersebut. Diantaranya, mewujudkan ekosistem lestari untuk mengatasi dampak perubahan iklim. Kemudian, mewujudkan ekonomi inklusif dan peningkatan produktifitas daerah melalui infrastruktur berkualitas, merata dan berkelanjutan.</p>



<p>&#8220;Sedangkan misi ketiganya yaitu mewujudkan SDM berkualitas, berkarakter dan berbudaya ditopang dengan pelayanan publik yang progresif-kolaboratif,&#8221; imbuhnya&nbsp;</p>



<p>Visi dan misi di atas, ujarnya, menunjukkan semangat dalam memperjuangkan pembangunan yang berkelanjutan menuju ekonomi hijau dan lingkungan yang sehat. &#8220;Kita memiliki tanggung jawab menjaga alam sekitar. Dengan menelurkan kebijakan-kebijakan yang berkelanjutan dan memastikan pertumbuhan ekonomi dengan tidak merusak lingkungan. Tapi justru dengan menciptakan lingkungan yang sehat dan lestari bagi generasi mendatang,&#8221; tambah Wabup Syah.</p>



<p>Hal ini, sambungnya, bisa terwujud apabila semua komponen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat. &#8220;Tentunya dengan bahu membahu antar pihak, semua itu akan lebih mudah untuk mewujudkannya,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208693</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
