<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>outing &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/outing/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Jul 2024 08:17:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>outing &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Disdikbud Kota Malang Dorong Pembelajaran Outing Class Via Kunjungan Museum</title>
		<link>https://memontum.com/disdikbud-kota-malang-dorong-pembelajaran-outing-class-via-kunjungan-museum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jul 2024 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Museum]]></category>
		<category><![CDATA[outing]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212091</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Memasuki tahun ajaran baru 2024/2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang akan segera menjadwalkan kunjungan museum bagi siswa SD dan SMP. Itu dilakukan, sebagai bagian dari pembelajaran outing class (di luar kelas, red). Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa dengan kunjungan ke museum yang ada di Kota Malang, itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Memasuki tahun ajaran baru 2024/2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang akan segera menjadwalkan kunjungan museum bagi siswa SD dan SMP. Itu dilakukan, sebagai bagian dari pembelajaran outing class (di luar kelas, red).</p>



<p>Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa dengan kunjungan ke museum yang ada di Kota Malang, itu untuk memperkenalkan pada para siswa dan siswi. Apalagi, di Kota Malang ada beberapa museum yang tentunya kaya akan berbagai sumber informasi dan sejarah.</p>



<p>“Memang kita jadwalkan untuk SD dan SMP karena ini kan juga tahun ajaran baru. Mungkin kalau ada kesulitan terlalu jauh, bisa kita gunakan bis atau elf sekolah. Bis sekolah dari pukul 08.00 WIB hingga 12.30 WIB kan diparkir, nah itu bisa digunakan untuk jemput anak-anak kunjungan ke museum, tugas pembelajaran outing classnya,” kata Suwarjana, Senin (22/07/2024) tadi.</p>



<p>Disamping itu, dengan adanya kunjungan ke museum tersebut, diharapkan juga dapat mengurangi kunjungan edukatif ke luar kota. Sehingga, bisa lebih efisien dari segi waktu dan biaya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kita tidak harus dengan kunjungan yang jauh, tanpa biaya atau pun dengan biaya yang murah. Di Kota Malang sendiri ini ada museum-museum yang harus diketahui oleh anak-anak ini,” ujarnya.</p>



<p>Selain itu, Disdikbud Kota Malang juga memanfaatkan museum untuk mengadakan berbagai gelaran acara. Itu dilakukan sebagai bagian upaya memperkenalkan museum-museum tersebut.</p>



<p>“Kemarin di museum pendidikan yang ada di Kedungkandang sudah kita pakai untuk lomba, kemudian juga jalan sehat. Kita arahkan ke sana biar masyarakat tahu kita punya museum pendidikan, antara bulan ini atau Agustus juga ada lomba di Museum Empu Purwa,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, selain kunjungan ke berbagai museum, nantinya outing class juga bisa dilakukan ke Gedung Malang Creative Center (MCC). Apalagi, itu juga inisiatif dari Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. “Iya bisa juga dengan kunjungan ke Gedung MCC,” imbuh Suwarjana. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212091</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terima Peserta Outing Class PAUD, Bupati Yuhronur Kenalkan Kawasan Pendopo Lokatantra Lamongan</title>
		<link>https://memontum.com/terima-peserta-outing-class-paud-bupati-yuhronur-kenalkan-kawasan-pendopo-lokatantra-lamongan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Feb 2024 06:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[kenalkan]]></category>
		<category><![CDATA[lokatantra]]></category>
		<category><![CDATA[outing]]></category>
		<category><![CDATA[Pendopo]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<category><![CDATA[yuhronur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206599</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menerima kunjungan peserta pembelajaran Outing Class PAUD Fastabiqul Khoirat Sambeng, di Halaman Pendopo Lokatantra, Kamis (22/02/2024) tadi. Pelaksanaan sendiri, diikuti sebanyak 55 siswa mulai dari tingkatan Kelompok Bermain (KB) 24 siswa, TK A 15 siswa hingga TK B 16 siswa. Sementara untuk pembelajaran, siswa akan dikenalkan mulai dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan </strong>&#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menerima kunjungan peserta pembelajaran Outing Class PAUD Fastabiqul Khoirat Sambeng, di Halaman Pendopo Lokatantra, Kamis (22/02/2024) tadi. Pelaksanaan sendiri, diikuti sebanyak 55 siswa mulai dari tingkatan Kelompok Bermain (KB) 24 siswa, TK A 15 siswa hingga TK B 16 siswa. Sementara untuk pembelajaran, siswa akan dikenalkan mulai dari Pendopo Lokatantra, Alun-Alun Lamongan, Masjid Agung Lamongan, pemadam kebakaran, Dinas Perpustakan dan Kearsipan Lamongan serta Desa Pancasila.</p>



<p>“Sekarang kita ada di Pendopo Lokatantra. Di sebelah arah Barat Alun-Alun, itu ada Masjid Jamik. Nanti, sebelum ke lokasi pemadam kebakaran, bisa ke sana (masjid, red) dahulu. Karena di sana, ada gentong yang airnya terisi terus dan itu berkaitan dengan sejarah Lamongan. Di sana juga ada bangunan kuno yang namanya Toren dan itu menara air peninggalan Belanda,” kata Bupati Yuhronur kepada peserta.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Yayasan PAUD Fastabiqul Khoirat Sambeng, Farhan, menjelaskan bahwa metode pembelajaran outing class tersebut telah diterapkan kesiswa-siswinya. Bahkan sebelumnya, para peserta didik juga telah dikenalkan berbagai profesi yang tidak jauh dari ruang lingkup mereka.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kita sering mengajak anak-anak main keluar seperti ke peternakan, pabrik tahu hingga kantor pos. Jadi, kita senantiasa kenalkan profesi-profesi yang ada dan memang kalau ke Lamongan, baru ini pertama kalinya,” ujarnya.</p>



<p>Outing class sendiri, lanjutnya, merupakan salah satu metode pembelajaran Kurikulum Merdeka. Metode pembelajaran ini, yaitu anak dapat mengenal lebih dekat lingkungan, sejarah, budaya serta sosial. Penerapan pembelajaran yang lebih rileks dan menyenangkan, dengan materi pelajaran dapat tersampaikan lebih optimal dan berkesan di ingatan para siswa.</p>



<p>Sementara itu, seorang Wali Murid, Siti Masrifah (30), melihat anaknya yang berusia 5 tahun dapat melakukan pembelajaran secara luas, mengaku merasa senang. Karena menurutnya, dengan adanya metode pembelajaran outing class, maka siswa akan lebih mudah belajar dan senang.</p>



<p>“Pertama kali ikut kegiatan semacam ini dan anak saya kelihatan sangat senang dan aktif belajar di luar. Semoga kegiatan semacam ini terus dilaksanakan, biar anak-anak punya wawasan yang banyak,” ujarnya. <strong>(kom/son/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206599</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
