<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>padati &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/padati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jan 2026 12:33:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>padati &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Perputaran Ekonomi Mujahadah Kubro Diprediksi Luar Biasa, 100 Ribu Jamaah Akan Padati Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/perputaran-ekonomi-mujahadah-kubro-diprediksi-luar-biasa-100-ribu-jamaah-akan-padati-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[biasa,]]></category>
		<category><![CDATA[diprediksi]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mujahadah]]></category>
		<category><![CDATA[padati]]></category>
		<category><![CDATA[perputaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229767</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memprediksi perputaran ekonomi dari gelaran Mujahadah Kubro di Kota Malang, akan berdampak besar dan luar biasa. Karena kegiatan keagamaan tersebut, diperkirakan akan dihadiri sekitar lebih 100 ribu jamaah dari berbagai daerah yang akan memadati Stadion Gajayana. “Itu luar biasa. Saya belajar dari pelaksanaan serupa di Sidoarjo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memprediksi perputaran ekonomi dari gelaran Mujahadah Kubro di Kota Malang, akan berdampak besar dan luar biasa. Karena kegiatan keagamaan tersebut, diperkirakan akan dihadiri sekitar lebih 100 ribu jamaah dari berbagai daerah yang akan memadati Stadion Gajayana.</p>



<p>“Itu luar biasa. Saya belajar dari pelaksanaan serupa di Sidoarjo kemarin, dampaknya juga sangat terasa,” ujar Wahyu, Selasa (27/01/2026) tadi.</p>



<p>Menurut Wali Kota Wahyu, geliat ekonomi sudah mulai terasa bahkan sebelum acara digelar. Tingkat hunian hotel di Kota Malang, dilaporkan meningkat signifikan. Tak hanya itu, sejumlah fasilitas umum hingga tempat ibadah turut dimanfaatkan sebagai lokasi transit jamaah.</p>



<p>“Hotel-hotel sudah banyak yang dipesan. Bahkan ada gereja-gereja yang digunakan PCNU dari kabupaten dan kota untuk transit jamaah. Mereka istirahat, mandi dan sebagainya. Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan toleransi ini,” katanya.</p>



<p>Tentunya, untuk menyambut gelaran tersebut, Pemkot Malang telah menyiapkan langkah antisipatif, agar pelaksanaannya berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas warga. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tentu dilibatkan, tidak hanya pada OPD teknis saja.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Mulai dari penanganan sampah, lalu lintas, hingga pasca kegiatan nanti, semua OPD kami libatkan. Saya sudah minta seluruh OPD untuk gotong royong menyukseskan acara ini,” tegasnya.</p>



<p>Koordinasi intensif juga dilakukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), PWNU, serta PCNU. Pemkot Malang juga turut menyiapkan skema pergerakan jamaah, termasuk penempatan maktab atau lokasi penginapan sementara yang memanfaatkan sekolah dan perguruan tinggi.</p>



<p>“Kami terus berkoordinasi dengan Forkopimda, pendidikan provinsi, dan universitas. Semua pergerakan jamaah kami pantau dan evaluasi secara berkala,” tambahnya.</p>



<p>Meski begitu, Wali Kota Wahyu juga tidak menampik bahwa kegiatan berskala besar ini berpotensi menimbulkan dampak sementara bagi aktivitas masyarakat. Pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada warga Kota Malang.</p>



<p>“Saya mohon maaf kepada masyarakat. Selama dua hari pelaksanaan tentu ada dampak yang tidak bisa dihindari. Tapi kami akan meminimalisir semaksimal mungkin,” imbuh Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Sebagai informasi, kegiatan Mujahadah Kubro tersebut merupakan perayaan 1 Abad NU yang akan diselenggarakan di Stadion Gajayana Kota Malang, pada Sabtu (07/02/2026) hingga Minggu (08/02/2026). Dengan kemungkinan, akan dihadiri oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229767</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional, Ribuan Warga Sidoarjo Padati Alun-alun</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-keterbukaan-informasi-nasional-ribuan-warga-sidoarjo-padati-alun-alun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 May 2025 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Keterbukaan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[padati]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222434</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Ribuan warga memadati Alun-Alun Sidoarjo, guna mengikuti serangkaian acara puncak Peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional (Hakin) 2025, Minggu (25/05/2025) tadi. Acara yang berlangsung meriah itu, menghadirkan berbagai kegiatan menarik seperti senam massal, bazar UMKM, cek kesehatan gratis, donor darah dan talkshow seputar keterbukaan informasi publik. Hakin 2025 di Sidoarjo menjadi momentum bersejarah, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Ribuan warga memadati Alun-Alun Sidoarjo, guna mengikuti serangkaian acara puncak Peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional (Hakin) 2025, Minggu (25/05/2025) tadi. Acara yang berlangsung meriah itu, menghadirkan berbagai kegiatan menarik seperti senam massal, bazar UMKM, cek kesehatan gratis, donor darah dan talkshow seputar keterbukaan informasi publik.</p>



<p>Hakin 2025 di Sidoarjo menjadi momentum bersejarah, karena untuk pertama kalinya diselenggarakan secara terbuka di ruang publik di wilayah Jawa Timur. Bahkan, disebut-sebut sebagai yang pertama di Indonesia. Kegiatan ini, menjadi bagian dari kampanye nasional untuk membumikan pentingnya keterbukaan informasi publik (KIP) sebagai bagian dari penguatan demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik.</p>



<p>Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, mengatakan bahwa keterbukaan informasi merupakan komitmen serius pemerintah daerah. “Pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk membuka ruang-ruang partisipasi masyarakat. Peringatan Hakin 2025 adalah salah satu wujud nyata bagaimana Sidoarjo benar-benar memiliki komitmen keterbukaan informasi di pemerintahan dan pelayanan publik,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur, Edi Purwanto, menegaskan bahwa transparansi tidak hanya menjadi tanggung jawab birokrasi, namun juga merupakan hak yang harus dirasakan langsung oleh masyarakat. “Ini bentuk nyata pelaksanaan UU Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik untuk mendorong akuntabilitas dan transparansi. Kami mengapresiasi Pemkab Sidoarjo sebagai pionir dalam menyelenggarakan kampanye keterbukaan di ruang terbuka seperti ini,” kata Edi.</p>



<p>Dirinya berharap, peringatan Hakin 2025 mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hak atas informasi yang dijamin oleh negara. Selain itu, masyarakat juga didorong untuk lebih aktif berpartisipasi dalam pengawasan dan proses pemerintahan.</p>



<p>Dalam serangkaian acara puncak Hakin 2025, itu juga dimeriahkan dengan penyerahan simbolis Pohon KIP sebagai simbol tumbuhnya semangat keterbukaan informasi Ketua KI Jatim kepada Wakil Bupati Sidoarjo, Kadis Kominfo Jatim kepada Kadis Kominfo Sidoarja dan anggota KI Jatim kepada Kapolres Sidoarjo. Acara juga diisi senam massal, donor darah, cek kesehatan gratis, dialog publik, layanan informasi dan bazar UMKM.</p>



<p>Puncak Hakin 2025 diakhiri dengan&nbsp; pembagian doorprize dengan hadiah utama sepeda listrik serta tiga sepeda gunung. <strong>(kom/pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222434</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Halal Bihalal bersama Bupati Kediri, Anak-anak hingga Ojol Padati Pendopo Panjalu Jayati</title>
		<link>https://memontum.com/halal-bihalal-bersama-bupati-kediri-anak-anak-hingga-ojol-padati-pendopo-panjalu-jayati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2025 06:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bihalal]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[jayati]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[padati]]></category>
		<category><![CDATA[panjalu]]></category>
		<category><![CDATA[Pendopo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221126</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Berbagai elemen masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang tua, menghadiri acara halal bihalal bersama Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, di Pendopo Panjalu Jayati, Selasa (15/04/2025) tadi. Dalam acara halal bihalal itu, Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito bersama Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Berbagai elemen masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang tua, menghadiri acara halal bihalal bersama Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, di Pendopo Panjalu Jayati, Selasa (15/04/2025) tadi. Dalam acara halal bihalal itu, Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito bersama Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa.</p>



<p>Yang menarik, diantara elemen yang hadir, tidak hanya dari masyarakat umum tertentu. Namun, baik dari kalangan pelajar, pelaku seni, wartawan, penyandang disabilitas serta masyarakat umum lain hingga driver ojek online (Ojol) turut mengikuti halal bihalal. Bahkan, mereka menyempatkan hadir di tengah-tengah waktu luang menarik penumpang.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, masyarakat sangat antusias mengikuti acara halal bihalal ini. Salah satunya, tentu untuk dapat bertemu dan bersilaturahmi langsung dengan Mas Dhito.</p>



<p>&#8220;Baru pertama kali ini (ikut, red). Sangat senang sekali bisa datang ke halal bihalal ini. Kebetulan dapat informasi acara ini dari teman-teman yang dishare ke groub,&#8221; kata salah satu driver ojek online, Anang Triarto.</p>



<p>Di momen itu, Anang saat itu datang bersama temannya Setiono, yang sama-sama dari Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Dirinya menyebut, pemerintahan Mas Dhito di Kabupaten Kediri melalui program pembangunannya selama ini terlihat sangat memperhatikan masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bahkan, Mas Dhito mau menerima dan mendengar usulan yang disampaikan warga. Hal inilah, yang dinilai menjadikan masyarakat Kediri sangat antusias untuk bisa mengikuti acara halal bihalal yang digelar orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Kediri itu. &#8220;Semoga Kabupaten Kediri bisa semakin maju dan berkembang lagi dan berbudaya,&#8221; katanya.</p>



<p>Lain halnya dengan Anang, ada Sobirin warga Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten yang merupakan anggota perkumpulan Disabilitas Kediri Tangguh (Dikta) Kabupaten Kediri. Bersama puluhan penyandang disabilitas lain, dia mengaku setiap tahun rutin hadir di acara halal bihalal yang diadakan di Pendopo Panjalu Jayati.</p>



<p>&#8220;Teman-teman disabilitas sangat antusias sekali, karena lewat halal bihalal ini kami kembali bisa silaturahmi langsung dengan Mas Dhito,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dalam pemerintahan Mas Dhito, Sobirin dan penyandang disabilitas lain sangat merasakan perhatian yang diberikan pemerintah daerah. Bahkan seperti dirinya yang menggeluti kerajinan dari bambu, mendapatkan pendampingan untuk pengembangan usaha.</p>



<p>Mas Dhito menyampaikan bahwa melalui acara halal bihalal itu, pihaknya mewakili Pemerintah Kabupaten Kediri menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat bilamana dalam kepemimpinan masih ada kekurangan. Melalui momen itu, Mas Dhito mengajak semua elemen masyarakat untuk bisa saling memaafkan dan guyub rukun dalam mensukseskan pembangunan di Kabupaten Kediri.</p>



<p>&#8220;Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri, kita harus saling memaafkan dan saling bergandengan tangan untuk membangun kabupaten ini,&#8221; ujar Mas Dhito. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221126</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Momen Libur Nataru, Dishub Prediksi 300 Ribuan Kendaraan Bakal Padati Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/momen-libur-nataru-dishub-prediksi-300-ribuan-kendaraan-bakal-padati-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Dec 2024 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[padati]]></category>
		<category><![CDATA[prediksi]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217491</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), diperkirakan akan ada 300 ribu kendaraan yang masuk ke Kota Malang. Prediksi tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, yang menyebut adanya peningkatan mobilitas kendaraan dibandingkan tahun sebelumnya. Pria yang akrab disapa Jaya, itu menyampaikan bahwa jumlah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Momen libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), diperkirakan akan ada 300 ribu kendaraan yang masuk ke Kota Malang. Prediksi tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, yang menyebut adanya peningkatan mobilitas kendaraan dibandingkan tahun sebelumnya.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Jaya, itu menyampaikan bahwa jumlah tersebut berasal dari proyeksi kenaikan sebesar 2,8 persen dibandingkan libur Nataru tahun 2023. &#8220;Kalau dari kenaikan sebesar 2,8 persen dari tahun lalu, diperkirakan jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Malang akan mencapai lebih dari 300 ribu kendaraan,&#8221; kata Jaya, Kamis (12/12/2024) tadi.</p>



<p>Pada momen Nataru di tahun sebelumnya, Dishub Kota Malang mencatat ada sebanyak 265 ribu kendaraan roda dua dan 25 ribu lebih kendaraan roda empat, yang masuk ke Kota Malang. Dengan peningkatan 2,8 persen, diprediksi akan ada tambahan 7.420 kendaraan roda dua dan lebih dari 700 kendaraan roda empat pada malam pergantian tahun 2025.</p>



<p>&#8220;Peningkatan ini berdasarkan pantauan kami di enam titik masuk Kota Malang. Tren ini sejalan dengan meningkatnya pergerakan masyarakat secara nasional saat libur akhir tahun,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut Jaya menjelaskan, bahwa Jawa Timur, termasuk Kota Malang, merupakan salah satu wilayah dengan pergerakan masyarakat yang tinggi selama Nataru. Selain menjadi destinasi wisata, Kota Malang juga sebagai jalur perlintasan karena keberadaan tol yang menghubungkan daerah-daerah di sekitarnya.</p>



<p>&#8220;Kota Malang memiliki daya tarik wisata yang tinggi sehingga menjadi tujuan utama, selain itu juga sebagai perlintasan bagi kendaraan dari daerah lain,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Disamping itu, Dishub Kota Malang tentunya juga menyiapkan langkah antisipasi untuk mengelola lonjakan kendaraan selama periode Nataru. Hal ini termasuk pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan dan pengawasan intensif di pintu-pintu masuk kota.</p>



<p>&#8220;Dengan prediksi ini, kami akan mengoptimalkan koordinasi lintas instansi untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman,&#8221; imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217491</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Saksikan Laga Friendly Timnas Indonesia, Ribuan Santri Jawa Timur Padati Gelora Bung Tomo Surabaya</title>
		<link>https://memontum.com/saksikan-laga-friendly-timnas-indonesia-ribuan-santri-jawa-timur-padati-gelora-bung-tomo-surabaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Sep 2023 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[friendly]]></category>
		<category><![CDATA[gelora]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[padati]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[saksikan]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197796</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Rasa kebahagiaan tersendiri dirasakan oleh ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Jawa Timur, saat dihadirkan untuk menyaksikan secara lansung pertandingan persahabatan atau friendly match Timnas Indonesia melawan Turkmenistan, di Gelora Bung Tomo Surabaya, Jumat (08/09/2023) malam. Para generasi penerus bangsa ini tampak antusias karena bisa merasakan atmosfer sportifitas tim kebanggannya bertanding. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Surabaya</strong> &#8211; Rasa kebahagiaan tersendiri dirasakan oleh ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Jawa Timur, saat dihadirkan untuk menyaksikan secara lansung pertandingan persahabatan atau friendly match Timnas Indonesia melawan Turkmenistan, di Gelora Bung Tomo Surabaya, Jumat (08/09/2023) malam.</p>



<p>Para generasi penerus bangsa ini tampak antusias karena bisa merasakan atmosfer sportifitas tim kebanggannya bertanding. Para santri ini berasal dari berbagai pondok pesantren, di antaranya Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Ponpes Nurul Islam Mojokerto, Ponpes Sidogiri Pasuruan, Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo dan beberapa lainnya.</p>



<p>Menurut koordinator Suporter Santri Jawa Timur, Fahmi Ismail, bahwa para santri sangat antusias untuk mendukung tim nasional secara langsung di stadion. Para santri sangat bahagia bisa mendukung Timnas Indonesia secara langsung.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Para santri ingin ambil bagian untuk mendukung Timnas. Banyak santri yang rela menempuh perjalanan jauh seperti dari Situbondo untuk hadir di Stadion Bung Tomo ini,” ungkap Fahmi yang juga inisiator kegiatan nonton langsung ini.</p>



<p>Fahmi mengatakan, kalangan pesantren juga berharap PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir terus meningkatkan prestasinya sebagai kebanggaan Bangsa Indonesia. “Kami mengapresiasi PSSI di bawah kepemimpinan Pak Erick yang menggelar pertandingan persahabatan dengan tim sepakbola internasional. Ini bagus untuk Timnas ke depannya,” imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, KH Wafiyul Ahdi mengatakan, pengalaman nonton langsung di stadion ini sangat berkesan untuk para santri. “Para santri mendapat pengalaman baru menyaksikan sepakbola profesional. Dia berharap talenta para santri dapat terus berkembang ke depannya,” ujar pria yang akrab disapa Gus Wafi ini.</p>



<p>Ia juga memiliki harapan di bawah kepemimpinan Erick Thohir, PSSI akan terus maju dengan pesat. Menurutnya, pengalaman Erick di dunia internasional dapat membawa prestasi bagi Timnas Indonesia. “Saya berharap, masing-masing Timnas U-17, Timnas U-23 dan Timnas Senior dapat meraih juara di setiap turnamen yang dihadapi ke depan,” harap Gus Wafi. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197796</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pesta Rakyat Trenggalek 2023 Hadirkan Penyanyi Tasya Rosmala, Ribuan Warga Padati Alun-Alun</title>
		<link>https://memontum.com/pesta-rakyat-trenggalek-2023-hadirkan-penyanyi-tasya-rosmala-ribuan-warga-padati-alun-alun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Aug 2023 16:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[padati]]></category>
		<category><![CDATA[penyanyi]]></category>
		<category><![CDATA[rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[rosmala,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196951</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pemandangan beda terlihat di Alun-alun Trenggalek, Senin (28/08/2023) malam. Pesta Rakyat Trenggalek 2023, yang merupakan salah satu rangkaian gelaran memperingati HUT RI Ke-78 dan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek Ke-829, berhasil menyita perhatian masyarakat dan berlangsung meriah. Seperti diketahui, sejak Sabtu (19/08/2023) kemarin hingga Selasa (29/08/2023) besok, rangkaian gelaran akan terus berlangsung. Sementara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Pemandangan beda terlihat di Alun-alun Trenggalek, Senin (28/08/2023) malam. Pesta Rakyat Trenggalek 2023, yang merupakan salah satu rangkaian gelaran memperingati HUT RI Ke-78 dan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek Ke-829, berhasil menyita perhatian masyarakat dan berlangsung meriah. Seperti diketahui, sejak Sabtu (19/08/2023) kemarin hingga Selasa (29/08/2023) besok, rangkaian gelaran akan terus berlangsung.</p>



<p>Sementara dalam gelaran malam tadi, tidak hanya ratusan stand yang berdiri di area kawasan Alun-alun. Namun, panggung hiburan pun juga tersedia di sana. Bahkan, prosesi pelaksanaan sendiri usai dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, beberapa waktu lalu, rangkaian gelaran Pesta Rakyat selalu ramai dikunjungi warga.</p>



<p>Malam tadi, rangkaian acara Pesta Rakyat diisi oleh biduan cantik yakni Tasya Rosmala dan Angely Emitasari. Satu persatu lagu yang dinyanyikan, tampak menghipnotis ribuan pengunjung atau warga dari berbagai kalangan. Bahkan, tidak sedikit pula mereka yang datang ikut bernyanyi dan bergoyang mengikuti irama lagu-lagu yang tengah hits saat ini. Seperti lagu &#8216;Secangkir madu merah&#8217;, &#8216;Nemu&#8217;, &#8216;Nemen&#8217; dan &#8216;Rungkad&#8217;.</p>



<p>&#8220;Kesannya seneng banget. Penontonnya rame dan antusiasnya luar biasa. Alhamdulillahnya lagi, penontonnya tertib,&#8221; ungkap Tasya Rosmala, saat dikonfirmasi seusai naik panggung, Senin (28/08/2022) malam.</p>



<p>Disinggung soal penampilannya di Trenggalek, penyanyi muda asal Pasuruan ini menyebut sudah beberapa kali. &#8220;Sebenarnya, saya sudah sering manggung di Trenggalek. Setiap ke sini, pun selalu memberi kesan yang baik. Jadi aku seneng kalau diundang ke Trenggalek. Semoga kedepannya bisa ke sini lagi dan lagi,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam puncak acara Selasa (29/08/2023) besok, rencananya akan dimeriahkan oleh penyanyi kondang Happy Rismanda Hendranata atau yang akrab disapa Happy Asmara.</p>



<p>Terpisah, Kabag Ops Polres Trenggalek, Kompol Suyono, mengatakan bahwa pengamanan Pesta Rakyat ini dilaksanakan dengan maksimal bersama instansi terkait. &#8220;Kami (Polres Trenggalek, red) bersinergi dengan Kodim 0806, Polisi Militer (PM), Satpol PP, Dinas Perhubungan dan juga organisasi masyarakat (ormas) dalam rangka mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Terkait pengamanan di dua hari terakhir terselenggaranya Pesta Rakyat, Kompol Suyono menegaskan akan terus all out. Sehingga, masyarakat yang datang akan merasa aman dan nyaman saat datang.</p>



<p>&#8220;Untuk besok, kita juga akan melakukan pengamanan kembali seperti biasa. Terutama, untuk di ring 1 tepatnya di seputaran panggung hiburan dan ring 2 yakni di seputaran Alun-alun Trenggalek,&#8221; jelas Kompol Suyono.</p>



<p>Pihaknya menghimbau, agar warga masyarakat Trenggalek tertib dalam menikmati Pesta Rakyat kali ini. Tidak ada kericuhan, tidak ada konvoi di jalanan dan tidak ada tindak kriminalitas.</p>



<p>&#8220;Pesta Rakyat inikan untuk masyarakat. Jadi, diharapkan masyarakat tertib dan saling menjaga agar kegiatan ini bisa berjalan lancar,&#8221; pesan Kompol Suyono. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196951</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ribuan Masyarakat Sumenep Padati Gelaran Atraksi Seni Budaya Tapal Kuda Madura Culture Festival</title>
		<link>https://memontum.com/ribuan-masyarakat-sumenep-padati-gelaran-atraksi-seni-budaya-tapal-kuda-madura-culture-festival</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Aug 2023 16:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[atraksi]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[culture]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[padati]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196851</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Even-even spektakuler tidak henti-hentinya dipersembahkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep. Kali ini, ribuan pengunjung membludak saat menikmati suguhan atraksi seni budaya dari Wilayah Tapal Kuda Jawa Timur dan Madura di Gedung Olah Raya (GOR) A Yani Pangligur Sumenep, Sabtu (26/08/2023) malam. &#8220;Even-even akbar ini adalah cara kita (Pemkab Sumenep, red) mempersembahkan festival [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Sumenep</strong> &#8211; Even-even spektakuler tidak henti-hentinya dipersembahkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep. Kali ini, ribuan pengunjung membludak saat menikmati suguhan atraksi seni budaya dari Wilayah Tapal Kuda Jawa Timur dan Madura di Gedung Olah Raya (GOR) A Yani Pangligur Sumenep, Sabtu (26/08/2023) malam.</p>



<p>&#8220;Even-even akbar ini adalah cara kita (Pemkab Sumenep, red) mempersembahkan festival seni budaya yang dikemas dengan &#8216;Madura Culture Festival&#8217; (Festival Kebudayaan Madura). Berbagai atraksi seni budaya dari berbagai kabupaten atau kota se-Jawa Timur, disajikan dan dipersembahkan untuk masyarakat,&#8221; kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.</p>



<p>Bupati yang menonton acara festival hingga larut malam, ini mengaku ikut terpukau dengan berbagai atraksi dan penampilan kesenian dan kebudayaan sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Timur. Bahkan, pengunjung juga ikut menikmati acara pameran kebudayaan yang dipersembahkan oleh kota-kota wilayah Madura dan tapal kuda Jawa Timur.</p>



<p>Bupati Fauzi juga mengatakan, bahwa untuk memeriahkan acara Madura Culture Festival, ini melibatkan sejumlah kota-kota di Jawa Timur. Dari wilayah Tapal Kuda, diantaranya Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, Lumajang, Pasuruan, Situbondo dan Probolinggo. Selebihnya, adalah dari Madura yakni Kabupaten Bangkalan dan Sampang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, paparnya, di tengah acara itu diselingi dengan Sumenep Music Legend Consert. Setidaknya, gelaran ini melibatkan penyanyi lokal dari sembilan legend bands dan empat musik Tong Tong. Diantaranya, Bos Reborn dan Salt Island, yakni konser 3 generasi.</p>



<p>Penyelenggara Even Organizer mengungkapkan, bahwa Kabupaten Sumenep menampilkan Tari Gebyar Sumekar, Pamekasan dengan Tari Sang Cebbing, Sampang dengan Tari Nyello&#8217; Aeng dan Bangkalan dengan Tari Praban Prekas.</p>



<p>&#8220;Sedangkan dari Tapal Kuda meliputi Kabupaten Banyuwangi (Tari Gandrong Jaran Goyang), Bondowoso (Tari Kaldera Ijen Purba), Lumajang (Tari Godril Kreasi), Pasuruan (Tari Sekar Gadung), Situbondo (Tari Mantan Tebu) dan Kabupaten Probolinggo (Tari Glipang),&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain itu, panitia penyelenggara juga menampilkan musik tong-tong sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Kabupaten Sumenep, yakni Musik Tong-tong Baladewa dari Kalianget beserta Penari Sanggar Tari Baladewa, Musik Tong-tong Angin Ribut Kecamatan Pasongsongan beserta Penari Sanggar Tari Potre Koning.</p>



<p>Selanjutnya, Musik Tong-tong Pangeran Wiraraja Kecamatan Saronggi beserta Penari Sanggar Tari Gayatri dan Musik Tong-tong Putra Saghere Kecamatan Pragaan beserta Penari Sanggar Tari Uniba. “Diharapkan, kegiatan ini bisa membangun jejaring dan meningkatkan kebersamaan melalui pengembangan kerja sama daerah dalam rangka mengembangkan pembangunan di segala sektor, demi kesejahteraan masyarakat,” papar Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo. <strong>(edo/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196851</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penjual Musiman Bendera Merah Putih Musiman Mulai Padati Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/penjual-musiman-bendera-merah-putih-musiman-mulai-padati-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Aug 2023 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Bendera]]></category>
		<category><![CDATA[musiman,]]></category>
		<category><![CDATA[padati]]></category>
		<category><![CDATA[penjual]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195018</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Jelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Kota Batu mulai diserbu para pedagang musiman Bendera Merah Putih. Keberadaan para pedagang ini, sudah mulai banyak terlihat sejak akhir Juli 2023. Salah seorang penjual bendera asal Kabupaten Garut, Jawa Barat, Ahmad Jayadi (40), mengatakan bahwa dirinya datang ke Kota Batu karena menilai pangsa pasar penjualan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Jelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Kota Batu mulai diserbu para pedagang musiman Bendera Merah Putih. Keberadaan para pedagang ini, sudah mulai banyak terlihat sejak akhir Juli 2023.</p>



<p>Salah seorang penjual bendera asal Kabupaten Garut, Jawa Barat, Ahmad Jayadi (40), mengatakan bahwa dirinya datang ke Kota Batu karena menilai pangsa pasar penjualan bendera sangat bagus. Di sini, dirinya berani berjualan Bendera Merah Putih selama 20 hari. Yakni, mulai tanggal 25 Juli 2023 hingga 10 Agustus 2023 nanti.</p>



<p>Untuk berjualan bendera di Kota Batu, ujarnya, dirinya dan lima temannya sampai rela patungan sewa mobil dari daerahnya selama sebulan sebesar Rp 2,5 juta. &#8220;Memang, kalau hari kemerdekaan seperti ini yang jualan Bendera Merah Putih di beberapa daerah kebanyakan orang Jawa Barat. Di Kota Batu sendiri, yang jualan bendera ada sekitar 25 orang,&#8221; terangnya, saat berada di lapak jualannya Jalan Raya Junrejo, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Minggu (05/08/2023) tadi.</p>



<p>Dari banyaknya yang jualan Bendera Merah Putih itu, ujarnya, meski berbeda desa tetapi mereka berasal dari satu daerah. Yakni dari Kecamatan Leles, Kabupaten Garut. &#8220;Kalau saya sendiri datang ke Kota Batu, bersama lima orang. Di sini, kami satu kos-kosan bersama lima orang indekos di Desa Sumberejo, Kecamatan/Kota Batu,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Menurutnya, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, merupakan sentra UMKM yang memproduksi Bendera Merah Putih. Antara lain, bendera dengan berbagai ukuran. Lalu, umbul-umbul, background serta renteng.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kami semua yang jualan Bendera Merah Putih dari produk UMKM,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Untuk sistem penjualan, jelasnya, yaitu sistem komisi. Artinya, menjalankan usaha dagang orang lain. Setidaknya, hasil penjualan perbiji barang mendapatkan keuntungan Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu dari harga pokok.</p>



<p>&#8220;Untuk bendera, dari ukuran 180 centimeter dijual Rp 50 ribu. Terus, ukuran 150 centimeter harganya Rp 40 ribu. Ukuran 120 centimeter harganya Rp 30 ribu dan ukuran 90 centimeter harganya Rp 20 ribu. Sedangkan, untuk umbul-umbul harganya Rp 50 ribu. Lalu, background panjang lima meter dijual Rp 200 ribu yang sepuluh meter dijual Rp 350 ribu. Untuk renteng, panjang lima meter dijual Rp 25 ribu. Di mana saya ke Kota Batu ini membawa 100 biji background ditambah bendera satu kodi,&#8221; urainya.</p>



<p>Untuk penjualan bendera beberapa hari ini, jelas Ahmad, dalam hitungan kotor sehari Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta. Sebelum 2023, keuntungan bersih yang dibawa pulang sebesar Rp 5 juta.</p>



<p>&#8220;Kalau tahun ini saya pesimis membawa pulang uang keuntungan bersih seperti tahun lalu. Karena, tahun ini sepi. Paling, bawa pulang Rp 2 juta. Dan, sepinya penjualan karena banyak yang online,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195018</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
