<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>paduan suara &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/paduan-suara/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 31 Jul 2019 01:36:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>paduan suara &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>SMAK Cor Jesu Sabet 4 Medali Emas dan 1 Piala Choir Internasional</title>
		<link>https://memontum.com/smak-cor-jesu-sabet-4-medali-emas-dan-1-piala-choir-internasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jul 2019 01:36:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bicf2019]]></category>
		<category><![CDATA[corjesu]]></category>
		<category><![CDATA[paduan suara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89273-smak-cor-jesu-sabet-4-medali-emas-dan-1-piala-choir-internasional</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; SMAK Cor Jesu patut berbangga. Pasalnya, tim paduan suara Cor Jesu Youth Choir berhasil mengusung 4 medali dan 1 piala dalam ajang 8th Bali International Choir Festival (BICF) 2019, yang berlangsung di Denpasar, Bali, selama 5 hari (23-27/7/2019). Tim paduan suara ini berhasil melaju dalam dua babak dengan prestasi gemilang. Diantaranya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; SMAK Cor Jesu patut berbangga. Pasalnya, tim paduan suara Cor Jesu Youth Choir berhasil mengusung 4 medali dan 1 piala dalam ajang 8th Bali International Choir Festival (BICF) 2019, yang berlangsung di Denpasar, Bali, selama 5 hari (23-27/7/2019). Tim paduan suara ini berhasil melaju dalam dua babak dengan prestasi gemilang.</p>
<p>Diantaranya, dalam babak kompetisi, yaitu juara 1 kategori remaja, memperoleh medali emas level 5 dengan nilai 34,95; dan juara 3 kategori Pop dan Jazz, memperoleh medali emas level 4 dengan nilai 33,10. Sementara pada babak kejuaraan, yaitu juara 2 kategori remaja, memperoleh medali emas dengan nilai 86,60; dan juara 2 kategori Pop dan Jazz, memperoleh medali emas dengan nilai 91,92.</p>
<div id="attachment_89274" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-89274" decoding="async" class="size-full wp-image-89274" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190730_160846-copy.jpg?resize=650%2C488&#038;ssl=1" alt="4 medali emas dan 1 piala BICF 2019. (ist)" width="650" height="488" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190730_160846-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190730_160846-copy.jpg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190730_160846-copy.jpg?resize=600%2C450&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190730_160846-copy.jpg?resize=200%2C150&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-89274" class="wp-caption-text"><strong>4 medali emas dan 1 piala BICF 2019. (ist)</strong></p></div>
<p>&#8220;Selain itu, kami memperoleh penghargaan khusus dari dewan juri yaitu Penghargaan Performa Paling Menarik (Most Engaging Performance),&#8221; ungkap Konduktor sekaligus Pelatih Tim Agustinus Wahyu Permadi, didampingi Kepala SMAK Cor Jesu Agatha Ariantini, kepada awak media.</p>
<p>Dalam tiap penampilan sekitar 4-5 menit per lagu tersebut, Cor Jesu Youth Choir yang membawa 32 orang penyanyi ini, berhasil memukau dewan juri dan penonton dalam persaingan hampir 100 peserta dari 15 negara. &#8220;Mungkin karena pengalaman sebagian anggota tim sebelumnya, turut membawa keberhasilan tim. Kali ketiga kami mengikuti BICF, yaitu 2016, 2018, dan 2019 ini,&#8221; jelas Wahyu, sapaan akrab alumni FTP UB, yang mengaku saat ini juga mengajar tim paduan suara FTP UB dan FIA UB.</p>
<p>Dalam ajang BICF 2019 tersebut, mereka mengusung beberapa buah lagu dalam kedua babak. Diantaranya Aglepta aransemen Arne Mellnas, dan Las Amarillas aransemen Stephen Hatfield, untuk kategori remaja dalam babak kompetisi dan kejuaraan. Sementara, I&#8217;ll Never Love Again, dan Dont Rain On My Parade aransemen Dinar Primastuti, untuk kategori Pop dan Jazz dalam babak kompetisi dan kejuaraan.</p>
<p>&#8220;Dalam babak kejuaraan, kami menambahkan masing-masing satu lagu dalam tiap kategori. Yaitu Cikala Le Pong Pong aransemen Ken Steven untuk kategori remaja, dan Dangerous Woman aransemen Dinar Primastuti untuk kategori Pop dan Jazz. Untuk lawan terberat kami itu dari Afrika dan Philipina,&#8221; jelas juru bicara tim, Fransiska Hellen Dea Nugraheni dan Natasya Louise Angelita.</p>
<p>Untuk menjadi yang terbaik, memang dibutuhkan perjuangan dan tantangan yang tidak mudah. Tim yang dikoreograferi oleh R. Aditia Prawiranegara, dengan dibantu pianis Albertus Galih Wicaksono ini, harus tirakat pantangan makanan pedas, berminyak, dan lainnya. Selain itu, untuk menjaga staminanya, mereka wajib berlari 40 kilometer sebulan yang bisa dimonitor melalui aplikasi Mundu di gawai tiap anggota.</p>
<p>&#8220;Komitmen kami, apapun kondisinya, sakit atau sehat, harus tetap prima. Sebelum latihan, anak-anak harus lari mengelilingi lapangan hampir 1 kilometer. Sepulang pelajaran mulai jam latihan 14.30-17.00. Jadi tidak ada jam latihan yang mengganggu jam pelajaran. Kami tidak berikan toleransi, kecuali saat bertanding di Bali itu,&#8221; tambah Wahyu.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Agatha berpendapat, paduan suara merupakan bagian pendidikan karakter. Selain mendidik disiplin, komitmen demi tujuan bersama, tidak ada toleransi latihan pada jam pelajaran, dan lainnya. &#8220;Saya perhatikan juri juga menilai tekanan pada partitur itu sesuai atau tidak. Artinya kedisiplinan dan karakter penguasaan partitur menjadi poin penentu,&#8221; tandas Agatha. <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89273</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sanusi Buka Paduan Suara M3 di Pendopo Agung Kabupaten Malang</title>
		<link>https://memontum.com/sanusi-buka-paduan-suara-m3-di-pendopo-agung-kabupaten-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Oct 2018 23:09:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[paduan suara]]></category>
		<category><![CDATA[Plt Bupati Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/60982-sanusi-buka-paduan-suara-m3-di-pendopo-agung-kabupaten-malang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Plt Bupati Malang Drs HM Sanusi MM membuka paduan suara Madep Mantep Manetep di ruang rapat Panji Palawangjiwo Pendopo Agung Kabupaten Malang Senin (22/10/2017) siang tadi. Hal merupakan lanjutan peringatan Hari Jadi Kabupaten Malang ke 1258. Mengawali pembukaan alunan suara tersebut, tim paduan suara Tirta Harmoni dari PDAM Kabupaten Malang tampil dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Plt Bupati Malang Drs HM Sanusi MM membuka paduan suara Madep Mantep Manetep di ruang rapat Panji Palawangjiwo Pendopo Agung Kabupaten Malang Senin (22/10/2017) siang tadi. Hal merupakan lanjutan peringatan Hari Jadi Kabupaten Malang ke 1258.</p>
<p>Mengawali pembukaan alunan suara tersebut, tim paduan suara Tirta Harmoni dari PDAM Kabupaten Malang tampil dalam urutan pertama. Kegiatan ini digelar selama dua hari, yakni 22-23 Oktober 2018, diikuti oleh 98 tim paduan suara, yang terdiri dari 71 tim dari OPD Kabupaten Malang dan 27 dari SMP, SMA dan umum.</p>
<p> Ir.H.Syamsul Hadi Direktur PDAM Kabupaten Malang selaku penyelanggaraan kegiatan mengatakan, pengikutsertaan kategori tingkat SMP, SMA, Perguruan Tinggu dan Umum, adalah salah satu upaya Pemkab Malang mensosialisasikan program prioritas Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada tahun ini, salah satu lagu yang wajib dinyanyikan adalah lagu Madep Mantep Manetep. Dengan peserta tingkat SMP, SMA, Perguruan Tinggi dan Kategori umum&#8221;,ujar Syamsul di tengah berjalannya kegiatan. </p>
<p>Menurutnya, penambahan kategori pada tingkat SMP, SMA, Perguruan Tinggi dan Umum pada kegiatan tersebut, agar kegiatan lebih bisa dinikmati oleh semua kalangan.&#8221;Jika tahun lalu hanya OPD, tetapi sekarang dengan kategori SMP, SMA, Perguruan Tinggi dan umum.Itu lebih dinikmati oleh kalangan yang lebih luas. Selain itu juga untuk mencari bibit yang profesional dalam dunia tarik suara beregu atau paduan suara,&#8221; tambah Syamsul. </p>
<p>Dengan festival tersebut tidak hanya sekadar mencari juara, tapi juga diharapkan untuk dapat memicu semangat peningkatan pembangunan serta memicu jiwa cinta tanah air melalui lagu nasional dan lagu daerah yang dibawakan oleh masing-masing peserta. &#8220;Panitia telah menyediakan hadiah total 35 juta untuk semua pemenang, pembagian hadiah rencananya akan dilaksanaan di malam resepsi Hari Jadi Kabupaten Malang mendatang”, imbuh Syamsul.</p>
<p>Sementara,Drs.HM.Sanusi Plt Bupati Malang mengungkapkan, kemeriahan dalam kejuaraan ini jangan hanya jadi motivasi sesaat tetapi menjadikan inspirasi untuk pembangunan di wilayah Kabupaten Malang. &#8220;Dengan dibukanya kegiatan festival seperti ini, semoga bisa menjadi pemicu semangat bukan hanya untuk suatu kompetisi kejuaraan tetapi untuk meningkatkan motivasi peran serta masyaraat dalam mensukseskan 3 program prioritas Bupati Malang,&#8221; ujar Sanusi mengakhiri.<strong>(sur/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">60982</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
