<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pagak &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pagak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Mar 2020 13:58:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pagak &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gadis 12 Tahun Gagalkan 2 Penculik Anak di Tlogorejo Pagak</title>
		<link>https://memontum.com/gadis-12-tahun-gagalkan-2-penculik-anak-di-tlogorejo-pagak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2020 13:58:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pagak]]></category>
		<category><![CDATA[penculikan anak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107331-gadis-12-tahun-gagalkan-2-penculik-anak-di-tlogorejo-pagak</guid>

					<description><![CDATA[Saksi Sebut, Pakai Mobil Mewah Tanpa Nopol Memontum Malang &#8211; Marak isu penculikan anak membuat resah masyarakat di berbagai penjuru daerah, termasuk Malang. Aneh, dua kali kejadian di Pagak, 2 X pula aksi orang&#8211;diduga penculik itu gagal. Salah satunya digagalkan gadis berusia 12 tahun. Saksi sempat tarik-menarik calon korban, yang masih balita. Seperti kejadian di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Saksi Sebut, Pakai Mobil Mewah Tanpa Nopol</h2>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Marak isu penculikan anak membuat resah masyarakat di berbagai penjuru daerah, termasuk Malang. Aneh, dua kali kejadian di Pagak, 2 X pula aksi orang&#8211;diduga penculik itu gagal. Salah satunya digagalkan gadis berusia 12 tahun. Saksi sempat tarik-menarik calon korban, yang masih balita.</p>
<p>Seperti kejadian di Dusun Druju Desa Telogorejo Kecamatan Pagak Kabupaten Malang Jumat (28/2/2020) pukul 19.00. Toni (7) putra kedua dari pasangan suami istri Juma&#8217;in (40) dan Muripa (39) warga RT35, RW09 ini hampir digondol oleh kawanan penculik.</p>
<div id="attachment_107332" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-107332" decoding="async" class="size-full wp-image-107332" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0073-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="Toni bersama kedua orang tua dan Atim Kasun Druju. (Sur)" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0073-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0073-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0073-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0073-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0073-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0073-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-107332" class="wp-caption-text">Toni bersama kedua orang tua dan Atim Kasun Druju. (Sur)</p></div>
<p>Dengan menggunakan bahasa madura yang ia bisa, Muripa menceritakan peristiwa naas yang terjadi pada Toni yang kini masih duduk di bangku TK itu.</p>
<p>Dikatakan Muripa, ketika ia sedang tiduran, tiba-tiba Reni (12) tetangga dekatnya menggedor pintu dan memberi tahu, jika Toni diajak naik mobil 2 orang laki-laki bercadar.</p>
<p>&#8220;Alhamdulilah, anak saya lolos dari kawanan penculik. Dan itu berkat perjuangan Reni. Dengan keberaniannya, antara Reni dengan 2 laki-laki bercadar itu sempat saling tarik tangan anak saya. Kata Reni, ia tidak bicara apa-apa. Ketika pintu mobilnya dibuka, mereka hanya bilang &#8220;Ayo mlebu (ayo masuk..Red), &#8221; terang Muripa mengenang.</p>
<p>Juga dijelaskan Muripa, dalam satu hari hal yang sama sudah dua kali terjadi.</p>
<p>&#8220;Siang tadi Fatma anaknya Misdi juga diajak oleh orang bermobil.Tetapi itu juga lolos, karena ketahuan orang memancing. Alhamdulilah, anak saya masih selamat. Selanjutnya, saya akan antar jemput anak saya, baik pulang pergi sekolah maupun mengaji,&#8221; ungkap Muripa penuh syukur.</p>
<p>Sementara itu, Reni (12) seorang saksi mata memaparkan, sepulang dari mengaji di majelis yang berbeda, siswi Kelas VI MI MIftahul Ulum Druju ini tiba-tiba melihat Toni sedang ditarik tangannya unruk masuk mobil oleh dua orang laki-laki yang tidak dikenal.</p>
<p>&#8220;Setelah Toni dipaksa masuk kedalam mobil, kemudian saya tarik tangannya. Antara saya dengan orang bercadar itu terjadi saling tarik-menarik. Setelah Toni berhasil kami selamatkan, kawanan &#8220;Penculik&#8221; itu langsung pergi, &#8221; ungkap Reni.</p>
<p>Ketika ditanya, ciri-ciri wajah kawanan yang diduga sebagai penculik itu, Reni kembali menjelaskan, mengenai wajahnya, sama sekali tak pernah ia kenal.</p>
<p>&#8220;Orang itu pake mobil.Tetapi untuk warnanya saya lupa.Hanya saja mobil itu tidak ada plat nomornya,&#8221; ulas Reni.</p>
<p>&#8220;Tetapi di dalam mobil itu, saya melihat ada 7 cowok dan 1 cewek. Mereka tidak ngomong apa-apa.Tetapi untuk yang ngajak Toni naik mobil, hanya 2 orang. Yang satu pake cadar dan satunya ada di belakang pakai topeng. Ibu Toni senang,karena saya sudah berhasil menyelamatkannya, &#8221; beber Reni.</p>
<p>Terpisah, Atim Kepala Dusun Druju Menghimbau, agar kejadian ini tidak lagi terulang, para orang tua khususnya yang mempunyai anak usia balita lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka. Terutama pada orang-orang yang mencurigakan di lingkungan sekitar.</p>
<p>Berawal dari kejadian ini, selain akan berkoordinasi dengan Binmaspol dan Babinsa Pagak, pihaknya juga akan lebih meningkatkan Siskamling.</p>
<p>&#8220;Kesempatan orang-orang yang diduga penculik mungkin bukan hanya saja terjadi di Dusun Druju saja. Tetapi bisa juga di desa lain.Kedepan, saya akan bentuk Siskamling keliling. Karena yang ada selama ini hanya cangkru&#8217;an diseluruh sudut desa,&#8221; tandasnya. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107331</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dukung Cakades Asep Suriaman, Puluhan Warga Telogorejo Pagak Kumpulkan Koin</title>
		<link>https://memontum.com/dukung-cakades-asep-suriaman-puluhan-warga-telogorejo-pagak-kumpulkan-koin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Jun 2019 10:46:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Cakades]]></category>
		<category><![CDATA[Pagak]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkades]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/86723-dukung-cakades-asep-suriaman-puluhan-warga-telogorejo-pagak-kumpulkan-koin</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Puluhan relawan Desa Telogorejo Kecamatan Pagak Kabupaten Malang melakukan penggalangan dana sukarela dari warga desa setempat, Kamis (27/6/2019) siang tadi. Hal itu dilakukan sebagai bentuk solidaritas warga di desa 3 pedukuhan dengan 5049 DPT ini, kepada Asep Suriaman Cahyo Saputro, salah satu Calon Kepala Desa (Cakades) dengan nomor urut 3 Desa Telogorejo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Puluhan relawan Desa Telogorejo Kecamatan Pagak Kabupaten Malang melakukan penggalangan dana sukarela dari warga desa setempat, Kamis (27/6/2019) siang tadi.</p>
<p>Hal itu dilakukan sebagai bentuk solidaritas warga di desa 3 pedukuhan dengan 5049 DPT ini, kepada Asep Suriaman Cahyo Saputro, salah satu Calon Kepala Desa (Cakades) dengan nomor urut 3 Desa Telogorejo periode 2019-2025 kedepan.</p>
<div id="attachment_86725" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-86725" decoding="async" class="size-full wp-image-86725" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190627-WA0025-copy.jpg?resize=650%2C450&#038;ssl=1" alt="CAKADES : Para relawan. (ist) " width="650" height="450" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190627-WA0025-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190627-WA0025-copy.jpg?resize=300%2C208&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190627-WA0025-copy.jpg?resize=600%2C415&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190627-WA0025-copy.jpg?resize=200%2C138&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-86725" class="wp-caption-text"><strong>CAKADES : Para relawan. (ist)</strong></p></div>
<p>&#8220;Saya kaget, tiba-tiba puluhan warga datang ketempat saya dengan membawa minyak, gula,pisang,beras dan air mineral dan uang sebesar Rp 657.000. Selain berjalan kaki, ada sebagian naik sepeda motor, &#8221; kata Cakades yang berdomisili di Dusun Judeg RT06/RW02 ini dengan nada haru dan rasa terimakasih.</p>
<p>Dikatakan Asep, solidaritas warga kampung ternyata masih kental,mereka sangat peduli terhadap Cakades, apalagi yang tengah terjepit masalah biaya.</p>
<p>&#8220;Mas Asep sebagai tokoh muda pembaharuan di desa Tlogorejo, sangat tepat untuk memimpin Tlogorejo karena beliau berpendidikan tinggi, cerdas mempunyai jaringan yang kuat di pemerintahan daerah, bahkan skala nasional,&#8221; ujar Satupan salah satu tokoh pemuda Dusun Druju.</p>
<div id="attachment_86724" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-86724" decoding="async" class="size-full wp-image-86724" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190627-WA0026-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="BERI : Sembako Pemberian Relawan. (Ist)" width="650" height="400" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190627-WA0026-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190627-WA0026-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190627-WA0026-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190627-WA0026-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-86724" class="wp-caption-text"><strong>BERI : Sembako Pemberian Relawan. (Ist)</strong></p></div>
<p>Ungkapan senada juga disampaikan Muhlis Ali, seorang tokoh nasional &#8216;Adinda Asep Suriaman SPsi adalah aktifis pemuda yang memiliki konsen terhadap masalah sosial, pendidikan dan penguatan peran politik rakyat, pandangannya visioner dan memiliki koneksi serta jaringan yang luas, kemampuannya bergaul dengan berbagai kalangan akan menjadi modal besar membangun dan memajukan desanya.</p>
<p>&#8220;Selamat berjuang semoga lancar, dimudahkan dan sukses adinda, &#8221; himbaunya.</p>
<p>&#8220;Hasil sumbangan para relawan ini akan kami pergunakan untuk kebutuhan tasyakuran dan beli kopi, gula dan Snack buat melek&#8217;an, jagongan tamu, simpatisan dan relawan.</p>
<p>Saya sebagai calon kepala desa tidak pernah memerintahkan relawan untuk penggalangan koin tersebut, semua atas inisiatif para relawan dan simpatisan, saya merasa kaget dan terharu atas perjuangan relawan dan simpatisan, &#8221; beber Asep mengakhiri obrolan.<strong> (Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">86723</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Asep Suryaman Cahyo Saputro Cakades Tlogorejo Pagak</title>
		<link>https://memontum.com/asep-suryaman-cahyo-saputro-cakades-tlogorejo-pagak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Jun 2019 10:37:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Cakades]]></category>
		<category><![CDATA[Pagak]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkades]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/86105-asep-suryaman-cahyo-saputro-cakades-tlogorejo-pagak</guid>

					<description><![CDATA[* 100 Hari Kerja, Selesaikan Masalah Tanah, 3 Tahun Tidak Terwujud, Siap Mundur &#160; Memontum Malang &#8211; Dengan mengusung motto &#8216;Abang Branang Tlogorejo Tretan (Merah Padam,Tlogorejo Saudara) Asep Suryaman Cahyo Saputro turut berkompetisi dalam pesta demokrasi perebutan jabatan orang nomor satu Desa Tlogorejo Kecamatan Pagak Kabupaten Malang yang dikemas dalam Pilkades serentak Kabupaten Malang (30/6/2019) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>* 100 Hari Kerja, Selesaikan Masalah Tanah, 3 Tahun Tidak Terwujud, Siap Mundur</strong></h2>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Dengan mengusung motto &#8216;Abang Branang Tlogorejo Tretan (Merah Padam,Tlogorejo Saudara) Asep Suryaman Cahyo Saputro turut berkompetisi dalam pesta demokrasi perebutan jabatan orang nomor satu Desa Tlogorejo Kecamatan Pagak Kabupaten Malang yang dikemas dalam Pilkades serentak Kabupaten Malang (30/6/2019) mendatang.</p>
<p>Dalam pelaksanaan pesta demokrasi di desa dengan 5037 DPT ini, Asep duduk di nomor urut 3. Terlepas dari Asep, ada nama Taswi, Harno, Sulis Nurhayati dan Sunariyanto.</p>
<p>Ada 4 visi misi singkat, padat dan bermakna yang selama ini tentunya sangat dinantikan oleh warga bilangan pesisir pengairan Jasa Tirta ini. Seperti, 100 hari pertama kerja,pihaknya langsung menyelesaikan permasalahan tanah/suwalikan.</p>
<p>Selanjutnya, juga akan mengurangi birokrasi ruwet/bertele-tele. Menghadirkan destinasi pariwisata di Desa Telogorejo juga menjadi tujuan. Jika itu tidak terwujud, pihaknya siap mengundurkan diri.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-86106" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190619-WA0053.jpg?resize=650%2C867&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="867" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190619-WA0053.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190619-WA0053.jpg?resize=225%2C300&amp;ssl=1 225w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190619-WA0053.jpg?resize=600%2C800&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190619-WA0053.jpg?resize=200%2C267&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Disinggung mengenai tahapan yang sudah dilalui dalam Pilkades yang berlangsung serentak di 269 desa ini yakni sudah masuki tahap penyampaian visi misi dan berlanjut kampanye terbuka.</p>
<p>Juga dijelaskan, bahwa dirinya sudah siap dalam mengikuti pemilihan Kepala Desa Tlogorejo. Diakui, dirinya salah satu calon Kades yang baru pertama kali ikut dalam pencalonan Pilkades ini.</p>
<p>&#8220;Yang mendorong saya untuk maju, bagaimana untuk mewujudkan perubahan dan meningkatkan sistem pelayanan yang lebih baik, khususnya bagi masyarakat Desa Tlogorejo,&#8221; pungkas Asep. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">86105</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Gampingan Pagak Waktunya Ganti Pemimpin Ini Alasannya&#8230;</title>
		<link>https://memontum.com/warga-gampingan-pagak-waktunya-ganti-pemimpin-ini-alasannya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jun 2019 10:47:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pagak]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkades]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/86019-warga-gampingan-pagak-waktunya-ganti-pemimpin-ini-alasannya</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Malang tinggal beberapa hari lagi. Sejumlah Calon Kepala Desa (Cakades) mulai bergeriliya cari simpatisan, baik dilakukan langsung maupun melalui tim kemenangan lewat kampanye terbuka termasuk door to door kepada masyarakat. Seperti yang dilakukan Murawan,Ketua Tim Pemenangan Didik Triyono, Cakades nomor urut 3 Desa Gampingan Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Malang tinggal beberapa hari lagi. Sejumlah Calon Kepala Desa (Cakades) mulai bergeriliya cari simpatisan, baik dilakukan langsung maupun melalui tim kemenangan lewat kampanye terbuka termasuk door to door kepada masyarakat.</p>
<p>Seperti yang dilakukan Murawan,Ketua Tim Pemenangan Didik Triyono, Cakades nomor urut 3 Desa Gampingan Kecamatan Pagak Kabupaten Malang.</p>
<div id="attachment_86021" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-86021" decoding="async" class="size-full wp-image-86021" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190618-WA0047-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="TIGA : Didik Triyono Cakades Gampingan Nomor Urut 3. (H Mansyur Usman/Memontum.Com)" width="650" height="400" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190618-WA0047-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190618-WA0047-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190618-WA0047-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190618-WA0047-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-86021" class="wp-caption-text"><strong>TIGA : Didik Triyono Cakades Gampingan Nomor Urut 3. (H Mansyur Usman/Memontum.Com)</strong></p></div>
<p>Alasan warga memberi dukungan sepenuhnya kepada Didik, itu bukan tanpa sebab. Pertama, karena tingginya angka simpatisan dari masyarakat. Pada umumnya, dia dianggap sangat baik. Selanjutnya, Didik selama bertahun-tahun dikenal sosok yang merakyat,supel,tidak pilih dalam bersosial bermasyarakat serta terjun langsung ke lapangan.</p>
<p>&#8220;Saatnya warga Desa Gampingan wayahe ( waktunya) ganti pimpinan. Kami optimis Didik Triyono Cakades nomor urut 3 duduk sebagai pemenang dalam pesta demokrasi perebutan jabatan orang nomor satu untuk Gampingan lima tahun kedepan (2019-2025) mendatang, &#8221; Urai Murawan Selasa (18/6/2019) pagi tadi.</p>
<p>Dengan didampingi Farid Setiawan,anggota tim pemenangan, sosok yang akrab disapa ustadz Murawan ini menepis adanya isu yang belakangan ini berhembus di kalangan masyarakat, jika pencalonan Didik yang tercatat sebagai anggota TNI non aktif ini sekedar calon bayangan atau pemecah suara dari salah seorang calon.</p>
<div id="attachment_86020" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-86020" decoding="async" class="size-full wp-image-86020" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190618-WA0046-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="ACARA : Didik Triyono Cakades Gampingan Bersama Para Cakades Dalam Satu Acara. (H Mansyur Usman/Memontum.Com)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190618-WA0046-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190618-WA0046-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190618-WA0046-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190618-WA0046-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190618-WA0046-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-86020" class="wp-caption-text"><strong>ACARA : Didik Triyono Cakades Gampingan Bersama Para Cakades Dalam Satu Acara. (H Mansyur Usman/Memontum.Com)</strong></p></div>
<p>&#8220;Berita itu tidak benar. Demi perubahan masyarakat Desa Gampingan, Didik rela melepas pengabdiannya sementara sebagai seorang prajurit TNI. Semua itu dilakukan demi Gampingan kedepan lebih baik,lebih profesional seperti harapan masyarakat saat ini.Mereka mencalonkan diri dari rakyat untuk rakyat, &#8221; urai Murawan dengan nada semangat.</p>
<p>Juga diungkapkan sebagian visi misi yang ia paparkan secara terbuka dihadapan masyarakat seperti, merealisasikan sampah secara gratis dari PT Ekamas Fortuna Dalam hal ini warga cukup sediakan tempat. Kemudian, akan mempercepat administrasi surat-menyurat, termasuk meminimalisir nominal biaya. Merealisasikan pengadaan ambulans, menghidupkan kembali karang taruna sebagai wadah mengembangkan bakat pemuda yg intinya meningkatkan lapangan kerja.</p>
<p>Hal yang tidak kalah penting yaitu akan tetap melanjutkan program santunan kematian sebesar Rp1 juta yang saat ini sudah berjalan kepada masyarakat. Tahapan terakhir Pilkades dengan 6500 DPT ini yakni kampanye semua calon per zona yang bakal berlangsung selama tiga hari,mulai tanggal 21/6 hingga 25/6/2019 mendatang.</p>
<p>Sayangnya, ketika disinggung adanya aturan Tata Tertib(Tarib)yang diterbitkan oleh jajaran panitia Pilkades, Murawan sedikit menyayangkan. Menurutnya, aturan tersebut harusnya muncul sebelum panita membuka pendaftaran pencalonan secara terbuka kepada kalangan masyarakat luas.</p>
<p>&#8220;Akhirnya aturan itu muncul setelah melalui argumentasi yang cukup alot.Bersama tim sukses beberapa Calon, kami selalu menjalin komunikasi harmonis, bahkan sepakat melakukan pengawasan, manakala terjadi sebuah pelanggaran, kami sepakat menindak lanjuti sesuai aturan yang berlaku, &#8221; beber Murawan mengakhiri wawancara. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">86019</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketua PPK Pagak Sakit, Penghitungan Suara Pemilu 2019 Tertunda</title>
		<link>https://memontum.com/ketua-ppk-pagak-sakit-penghitungan-suara-pemilu-2019-tertunda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Apr 2019 13:51:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pagak]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu 2019]]></category>
		<category><![CDATA[PPK]]></category>
		<category><![CDATA[Rekapitulasi Suara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=83463</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Seperti gencar dikabarkan, telah terjadi rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 secara ulang di Kecamatan Pagak Kabupaten Malang. Itu dilakukan karena telah terjadi penggelembungan suara. Untuk memenangkan salah satu Parpol.Kabar burung itupun ternyata tidak benar. Wasis Susanto, Divisi Hukum PPK Pagak mengakui, prosesi perhitungan suara Pemilu serentak 2019 di wilayah yang terdiri dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Seperti gencar dikabarkan, telah terjadi rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 secara ulang di Kecamatan Pagak Kabupaten Malang. Itu dilakukan karena telah terjadi penggelembungan suara.</p>
<p>Untuk memenangkan salah satu Parpol.Kabar burung itupun ternyata tidak benar.<br />
Wasis Susanto, Divisi Hukum PPK Pagak mengakui, prosesi perhitungan suara Pemilu serentak 2019 di wilayah yang terdiri dari 8 desa ini memang sempat tertunda beberapa saat saja.</p>
<p>Tertundanya penghitungan suara di wilayah tersebut, karena Habibi,Ketua PPK setempat tiba-tiba saja sakit, akibat kelelahan.</p>
<p>&#8220;Tertundanya penghitungan suara di PPK Pagak ini, karena Ketua PPK nya tiba-tiba sakit akibat kelelahan.Toh akhirnya dapat dilanjutkan dan berjalan sukses lancar, aman dan terkendali, &#8221; terang Wasis Senin (29/4/2019) siang tadi.</p>
<p>Ungkapan senada juga disampaikan AKP Aahraku SH Kapolsek Pagak. Dikatakan,untuk penghitungan suara di Kecamatan Pagak,mulai dari awal hingga proses evakuasi kotak suara ke KPU berjalan sukses,aman dan lancar.&#8221;Disini tidak ada penghitungan suara ulang&#8221;,tandas Sahraku kepada Memontum.com Senin (29/4/2019) siang.</p>
<p>Ditempat yang sama, Habibi Ketua PPK Pagak menjelaskan, ekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 ini dimulai sejak Sabtu (20/4/2019) lalu dan berakhir hingga hari Minggu (28/4/2019) pukul 15.30 kemarin.</p>
<p>&#8220;Semua rekap, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan sudah selesai. Saat ini kami sedang menyelesaikan pemenuhan salinan saksi. Jika selesai hari ini, kami langsung kirim kotak suara ke kantor KPU Kabupaten Malang di Kepanjen, &#8221; papar Habibi.</p>
<p>Sesuai data yang didapat Memontum.com di PPK Pagak, Kecamatan Pagak terdiri dari 8 desa dengan 125 TPS,42456 DPT dan 29.194 hak pilih. <strong>(Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">83463</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Bangun Jembatan Darurat, Daripada Memutar 2 Km</title>
		<link>https://memontum.com/warga-bangun-jembatan-darurat-daripada-memutar-2-km</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Feb 2019 12:55:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Darurat]]></category>
		<category><![CDATA[Pagak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/77983-warga-bangun-jembatan-darurat-daripada-memutar-2-km</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pasca runtuhnya jembatan penghubung antar Kecamatan Donomulyo, akhirnya warga Sumbermanjing Kulon (Sumkul) Kecamatan Pagak Kabupaten Malang bangun jembatan darurat. Itu dilakukan, karena belum adanya kepastian kapan jembatan tersebut dibangun. Kondisi jembatan saat ini tidak berubah sama sekali. Kecuali keberadaan jembatan darurat yang lokasinya berjarak sekitar 100 m dari jembatan. Informasi yang didapat, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Pasca runtuhnya jembatan penghubung antar Kecamatan Donomulyo, akhirnya warga Sumbermanjing Kulon (Sumkul) Kecamatan Pagak Kabupaten Malang bangun jembatan darurat. Itu dilakukan, karena belum adanya kepastian kapan jembatan tersebut dibangun.</p>
<p>Kondisi jembatan saat ini tidak berubah sama sekali. Kecuali keberadaan jembatan darurat yang lokasinya berjarak sekitar 100 m dari jembatan.</p>
<p>Informasi yang didapat, jembatan darurat berbahan bambu tersebut itulah yang kini digunakan masyarakat desa setempat untuk menjangkau lokasi yang mereka tuju, dimana sebelumnya menggunakan jembatan utama yang kini runtuh.</p>
<div id="attachment_77984" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-77984" decoding="async" class="size-full wp-image-77984" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190212-WA0060-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Jembatan Darurat Sumbermanjing Kulon. (H.Mansyur Usman/Memontum.Com)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190212-WA0060-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190212-WA0060-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190212-WA0060-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190212-WA0060-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/IMG-20190212-WA0060-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-77984" class="wp-caption-text"><strong>Jembatan Darurat Sumbermanjing Kulon. (H.Mansyur Usman/Memontum.Com)</strong></p></div>
<p>Camat Pagak, Hari Krispriyanto mengatakan, pembangunan jembatan darurat tersebut, dilakukam secara swadaya Pemerintah Desa Sumbermanjing Kulon dan warga setempat.</p>
<p>”Jembatan ini digarap secara swasembada oleh Pemerintah Desa Sumbermanjing Kulon dan warga sekitar sejak Senin kemarin,” jelas Hari.</p>
<p>Dengan lebar 1,5 meter dan panjang 20 meter, jembatan bermaterial bambu tersebut hanya memungkinkan untuk dilintasi pejalan kaki atau kendaraan roda dua secara bergantian.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">77983</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Giliran Kecamatan Pagak, Disambangi Tim Gema Desa</title>
		<link>https://memontum.com/giliran-kecamatan-pagak-disambangi-tim-gema-desa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jan 2019 12:49:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Gema Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pagak]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/73482-giliran-kecamatan-pagak-disambangi-tim-gema-desa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Program Gerakan Membangun Desa (Gema Desa) Pemerintah Kabupaten Malang memasuki putaran kedua. Setelah berlangsung di wilayah Kecamatan Turen seminggu lalu, Rabu (16/1/2019) siang tadi berlangsung di Kecamatan Pagak. Giat tersebut dipimpin langsung oleh Plt Bupati Malang Drs HM Sanusi MM, dimulai dari Desa Sumbermanjing Kulon,berlanjut ke Desa Pandanrejo, Desa Pagak, Desa Tlogorejo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Program Gerakan Membangun Desa (Gema Desa) Pemerintah Kabupaten Malang memasuki putaran kedua. Setelah berlangsung di wilayah Kecamatan Turen seminggu lalu, Rabu (16/1/2019) siang tadi berlangsung di Kecamatan Pagak.</p>
<p>Giat tersebut dipimpin langsung oleh Plt Bupati Malang Drs HM Sanusi MM, dimulai dari Desa Sumbermanjing Kulon,berlanjut ke Desa Pandanrejo, Desa Pagak, Desa Tlogorejo dan berakhir di Desa Gampingan.</p>
<p>Sejumlah home industry dan tempat wisata disambangi dalam Gema Desa kali ini. Antara lain home industry pembuatan kerupuk, emping melinjo serta gatot thiwul. Kemudian tempat wisata yang dikunjungi ada Lembah Bidadari dan Lembah Kera.</p>
<p>Selain itu, Plt Bupati Malang beserta jajaran juga meninjau program bedah rumah dan meresmikan proyek gas metan. &#8220;Ada banyak yang harus kita bantu. Antara lain ini seperti bedah rumah dan tadi ada destinasi wisata,&#8221; ujar Sanusi.</p>
<p>Ditambahkan Sanusi, khusus untuk wisata Lembah Kera, pihaknya akan berupaya untuk mendorong agar tempat tersebut bisa dijadikan sebagai destinasi nasional. Lembah Kera juga memiliki potensi sport tourism, selama ini banyak atlet panjat tebing yang menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat berlatih.</p>
<p>&#8220;Kita coba nanti kembangkan, melalui Dinas Pariwisata agar dijadikan destinasi wisata nasional untuk event-event panjat tebing,&#8221; pungkasnya. <strong>(sur/oso)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">73482</post-id>	</item>
		<item>
		<title>4 Hari Hilang, Warga Pagak Masuk Septic Tank</title>
		<link>https://memontum.com/4-hari-hilang-warga-pagak-masuk-septic-tank</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Oct 2018 11:14:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[orang hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Pagak]]></category>
		<category><![CDATA[polsek pagak]]></category>
		<category><![CDATA[septic tank]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/59040-4-hari-hilang-warga-pagak-masuk-septic-tank</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Empat hari tak pulang ke rumah, seorang istri ditemukan suaminya dalam septic tank. Naas dialami Endang (50) warga Dusun Dempok RT13/RW02, Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. Sapari (60) suami korban awalnya tidak curiga atas ketidakpulangan sang istri pada Senin (1/10/2018) lalu. Selasa (2/10/2018) siang, ia pulang ke rumahnya. Namun ia tak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Empat hari tak pulang ke rumah, seorang istri ditemukan suaminya dalam septic tank. Naas dialami Endang (50) warga Dusun Dempok RT13/RW02, Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. </p>
<p>Sapari (60) suami korban awalnya tidak curiga atas ketidakpulangan sang istri pada Senin (1/10/2018) lalu. Selasa (2/10/2018) siang, ia pulang ke rumahnya. Namun ia tak menemui sang istri. Ditunggu sampai tengah malam, korban tak juga pulang. </p>
<p>Jumat (5/10/2018) atau 4 hari sekitar pukul 17.00, Sapari curiga pada kayu yang terletak di atas pohin waru belakang rumah. Ia melihat pula septic tank milik tetangga yang berlubang. </p>
<p>Terkejut dan langsung berteriak Sapari saat melihat sosok tubuh berpakaian mirip istrinya. Warga tetangga sekitar berdatangan. Dusun setempat pun geger. </p>
<p>Anggota Polsek Pagak segera turun ke lokasi kejadian. &#8220;Kita laksanakan penyelidikan dan periksa saksi-saksi,&#8221; ungkap Kapolsek Pagak, AKP Harnoko, Sabtu dini hari. </p>
<p>Informasi lain didapat, sandal korban ditemukan dalam septi tank. Kedalamannya 7 meteran. Anehnya, septi tank ini terbangun tanpa adanya rangka besi. </p>
<p>Sekitar pukul 23.30, anggota BPBD dan PMI Kabupaten Malang turun mengevakuasi korban. Guna pemeriksaan detil, hadir pula anggota Inafis Forensik Polres Malang. <strong>(sos) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">59040</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Akibat Puntung Rokok, Hutan Jati Gunung Geger Pagak Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/akibat-puntung-rokok-hutan-jati-gunung-geger-pagak-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Sep 2018 14:10:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Geger]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Pagak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/54436-akibat-puntung-rokok-hutan-jati-gunung-geger-pagak-terbakar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Kebakaran Hutan Lahan (Karhutla) terjadi di Gunung Geger Desa Gampingan Kecamatan Pagak Kabupaten Malang Selasa (4/9/2018)siang tadi.Kawasan tersebut masuk area Perhutani petak 12 RPH Rejosari KPH Malang Kecamatan Pagak Kabupaten. Sebanyak dua unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dari PT. Ekamas Fortune dan Pemkab Malang diterjunkan ke lokasi. Menurut keterangan Kepala Industrial Safety [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211;  Kebakaran Hutan Lahan (Karhutla) terjadi di Gunung Geger Desa Gampingan Kecamatan Pagak Kabupaten Malang Selasa (4/9/2018)siang tadi.Kawasan tersebut masuk area Perhutani petak 12 RPH Rejosari KPH Malang Kecamatan Pagak Kabupaten. </p>
<p>Sebanyak dua unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dari PT. Ekamas Fortune dan Pemkab Malang diterjunkan ke lokasi. Menurut keterangan Kepala Industrial Safety PT. Ekamas Fortune M. Joko Apriyanto, pihaknya mendapat kabar dari Camat Pagak bahwa telah terjadi kebakaran hutan lahan di lokasi tersebut pada pukul 13.05 WIB.</p>
<p> Mendapat kabar tersebut petugas damkar dari PT. Ekamas Fortune langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sesampai di lokasi kejadian dengan sigap petugas langsung berupaya memadamkan api yang masih berkobar. Api baru bisa dijinakan setelah petugas damkar berupaya memadamkan selama kurang lebih 15 menit. Sementara itu, Joko memperkirakan lahan yang terbakar saat kejadian tersebut kurang lebih 1/2 hektare. </p>
<p>&#8220;Kemungkinan saat ini, api berasal dari pengguna jalan yang membuang putung rokok sembarangan di area tersebut,&#8221; ujar Joko. </p>
<p>Setelah melakukan upaya pemadaman, petugas damkar dan beberapa personel dari Kepolisian, TNI, Polisi Hutan (Polhut) akan melakukan penyisiran untuk mengantisipasi kemungkinan masih ada beberapa titik yang belum aman. Sementara itu, dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa dan lalu lintas masih terlihat lancar meski ada beberapa warga yang berhenti untuk melihat lokasi kebakaran.<strong>(Sur/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">54436</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
