<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>paguyuban &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/paguyuban/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Apr 2026 12:17:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>paguyuban &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Sanusi Ikuti Gelaran Halal Bihalal Paguyuban Purna Bhakti Praja Kabupaten Malang</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-sanusi-ikuti-gelaran-halal-bihalal-paguyuban-purna-bhakti-praja-kabupaten-malang</link>
					<comments>https://memontum.com/bupati-sanusi-ikuti-gelaran-halal-bihalal-paguyuban-purna-bhakti-praja-kabupaten-malang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bhakti]]></category>
		<category><![CDATA[bihalal]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[paguyuban]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231895</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Dalam rangka mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan persaudaraan, Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri kegiatan halal bihalal Paguyuban Purna Bhakti Praja Kabupaten Malang, yang berlangsung di Ocean Garden Resto, Jalan Trunojoyo No 3, Kota Malang, Rabu (22/04/2026) tadi. Kegiatan itu, turut diikuti Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mantan Bupati Malang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Dalam rangka mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan persaudaraan, Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri kegiatan halal bihalal Paguyuban Purna Bhakti Praja Kabupaten Malang, yang berlangsung di Ocean Garden Resto, Jalan Trunojoyo No 3, Kota Malang, Rabu (22/04/2026) tadi. Kegiatan itu, turut diikuti Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mantan Bupati Malang Rendra Kresna, hingga mantan jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, Ketua Paguyuban Purna Bhakti Praja Kabupaten Malang, para sesepuh dan tokoh paguyuban, serta seluruh anggota beserta keluarga besar Paguyuban Purna Bhakti Praja Kabupaten Malang.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Sanusi menegaskan bahwa Paguyuban Purna Bhakti Praja merupakan wadah yang mulia, menghimpun para aparatur sipil negara purna tugas namun tetap memiliki semangat pengabdian tinggi kepada masyarakat, bangsa dan daerah. “Paguyuban ini merupakan kumpulan insan-insan yang telah memberikan pengabdian terbaiknya bagi Kabupaten Malang. Dedikasi, pengalaman dan kebijakan yang telah bapak dan ibu torehkan menjadi fondasi penting sekaligus aset berharga dalam pembangunan daerah yang kita cintai,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut Bupati Sanusi memaparkan sejumlah capaian pembangunan di Kabupaten Malang. Dirinya juga berharap, momentum silaturahmi ini dapat terus dijaga dan diperkuat. Karena, kontribusi pemikiran dari para purna bhakti sangat dibutuhkan dalam mendukung arah pembangunan daerah ke depan.</p>



<p>“Saya berharap, Paguyuban Purna Bhakti Praja terus memberikan masukan, saran dan pemikiran konstruktif bagi Pemerintah Kabupaten Malang, dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik, berkelanjutan dan berpihak kepada masyarakat,” tegasnya.</p>



<p>Bupati Malang juga mengajak seluruh yang hadir, untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat kontribusi bagi daerah. Tidak lupa, dirinya juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, seraya memohon maaf lahir dan batin.</p>



<p>“Semoga silaturahmi kita semakin erat, kebersamaan semakin kuat dan semangat untuk terus berkontribusi bagi Kabupaten Malang tetap terjaga,” paparnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bupati-sanusi-ikuti-gelaran-halal-bihalal-paguyuban-purna-bhakti-praja-kabupaten-malang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231895</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaga Toleransi Beragama, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia bersama Pelajar Berbagi Takjil                       </title>
		<link>https://memontum.com/jaga-toleransi-beragama-paguyuban-sosial-marga-tionghoa-indonesia-bersama-pelajar-berbagi-takjil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2025 15:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[beragama,]]></category>
		<category><![CDATA[berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[paguyuban]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Takjil]]></category>
		<category><![CDATA[Tionghoa]]></category>
		<category><![CDATA[toleransi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220354</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Sejumlah pelajar dari mulai SD Kristen Imanuel, SMP Kristen Imanuel dan SMP Katolik ST Elias Situbondo bersama Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Situbondo, membagikan ratusan takjil untuk buka puasa, Senin (17/03/2025) tadi. Pelaksanaan yang berlangsung di depan Pendopo Aryo Situbondo itu, bertujuan untuk merajut toleransi antar umat beragama dan mengajari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Sejumlah pelajar dari mulai SD Kristen Imanuel, SMP Kristen Imanuel dan SMP Katolik ST Elias Situbondo bersama Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Situbondo, membagikan ratusan takjil untuk buka puasa, Senin (17/03/2025) tadi. Pelaksanaan yang berlangsung di depan Pendopo Aryo Situbondo itu, bertujuan untuk merajut toleransi antar umat beragama dan mengajari toleransi sejak dini terhadap siswa-siswi.</p>



<p>“Kegiatan pembagian takjil ini rutin kita laksanakan setiap Bulan Puasa bersama siswa-siswi SD Kristen Imanuel, SMP Kristen Imanuel dan SMP Katolik Santo Elias Situbondo. Tujuannya, kita mengajari pelajar dalam membangun toleransi sejak dini,” kata Ketua PSMTI Kabupaten Situbondo, Linda Indarwati.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Linda menambahkan, melalui kegiatan ini, diharapkan bisa menjadi contoh murid-murid SD Kristen Imanuel, SMP Kristen Imanuel dan SMP Katolik ST Elias Situbondo untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi. “Berbagi takjil atau makanan berbuka puasa ini dilakukan secara rutin. Melalui aksi ini, tentunya juga mengajari untuk menjaga kerukunan umat beragama,” ujar Linda.</p>



<p>Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, ujar Linda, diharapkan juga menjadi momen untuk sama-sama berbagi di Bulan Ramadan. &#8220;Semoga murid-murid non muslim sejak dini tertanam jiwa toleransi yang kuat terhadap umat beragama di Kota Santri Situbondo ini,&#8221; papar Linda. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220354</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polres Situbondo bersama Paguyuban Sosial Warga Tionghoa Bagikan Takjil Buka Puasa</title>
		<link>https://memontum.com/polres-situbondo-bersama-paguyuban-sosial-warga-tionghoa-bagikan-takjil-buka-puasa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bagikan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[paguyuban]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Takjil]]></category>
		<category><![CDATA[Tionghoa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220000</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Polres Situbondo bersama Bhayangkari Cabang Situbondo dan berbagai komunitas, diantaranya Paguyuban Sosial Warga Tionghoa Cabang Situbondo, Perbakin hingga Komunitas Jeepers, membagikan takjil kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di area Jalan PB Sudirman atau tepatnya depan Mapolres Situbondo, Jumat (07/03/2025) tadi. Mereka nampak kompak turun ke jalan, guna membagikan ribuan takjil di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Polres Situbondo bersama Bhayangkari Cabang Situbondo dan berbagai komunitas, diantaranya Paguyuban Sosial Warga Tionghoa Cabang Situbondo, Perbakin hingga Komunitas Jeepers, membagikan takjil kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di area Jalan PB Sudirman atau tepatnya depan Mapolres Situbondo, Jumat (07/03/2025) tadi. Mereka nampak kompak turun ke jalan, guna membagikan ribuan takjil di depan Polres Situbondo.</p>



<p>Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Dharmawan, mengatakan bahwa Bulan Ramadan merupakan bulan yang mulia, bulan yang penuh berkah. Karenanya, Polri mengajak seluruh masyarakat bersama-sama untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dan peduli dengan sesama.</p>



<p>“Bagi-bagi takjil Polres Situbondo bersama Paguyuban Sosial Warga Tionghoa Cabang Situbondo, Perbakin, Komunitas Jeepers dan berbagai umat beragama ini, tidak hanya diberikan kepada pengguna jalan yang melintas di depan Mapolres Situbondo. Namun, juga disalurkan kepada sejumlah yayasan anak yatim, tukang becak, ojek online (Ojol), juru parkir, pedagang keliling dan petugas kebersihan jalan juga mendapatkan takjil gratis,” kata Kapolres Situbondo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kapolres Situbondo juga menjelaskan, dengan keberkahan Bulan Ramadan ini, pihaknya berharap adanya sinergitas Polri dan masyarakat dalam menciptakan suasana Ramadan yang kondusif, sejuk dan aman. “Ini bukan sekedar hanya membagikan takjil, tetapi kita memberikan edukasi terhadap masyarakat Kota Santri Situbondo tentang nilai-nilai keragaman. Sebab, dalam pembagian takjil berbuka puasa, ada komunitas warga Tionghoa dan umat beragam lainnya yang ikut berpartisipasi dalam proses pembagian takjil ini,” imbuh Kapolres Situbondo.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Paguyuban Sosial Warga Tionghoa Cabang Situbondo, Linda Indrawati, mengatakan bahwa pihaknya sangat bahagia bisa berbagi takjil buka puasa bersama Kapolres Situbondo dan jajarannya. “Kegiatan bagi takjil buka puasa ini rutin setiap tahun dilakukan oleh Paguyuban Sosial Warga Tionghoa Cabang Situbondo,” jelas Linda Indrawati.</p>



<p>Lebih lanjut Linda mengatakan, pembagian takjil buka puasa bagi Umat Muslim yang dilakukan ini merupakan wujud toleransi umat beragama. “Ini merupakan sikap toleransi yang selama ini telah terjalin dengan baik,” tambahnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220000</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Malang Libatkan DPRD dan Paguyuban Pasar Besar di Penandatanganan Keputusan</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-libatkan-dprd-dan-paguyuban-pasar-besar-di-penandatanganan-keputusan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jan 2025 07:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[keputusan]]></category>
		<category><![CDATA[libatkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[paguyuban]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Penandatanganan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218739</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang dan DPRD Kota Malang, melakukan penandatanganan keputusan bersama terkait dengan rencana revitalisasi total Pasar Besar Malang. Dalam penandatanganan tersebut juga melibatkan paguyuban pedagang, yakni Himpunan Pedagang Pasar Besar Malang (Hippama) dan Paguyuban Pedagang Pasar Besar Malang (P3BM), Selasa (28/01/2025) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang dan DPRD Kota Malang, melakukan penandatanganan keputusan bersama terkait dengan rencana revitalisasi total Pasar Besar Malang. Dalam penandatanganan tersebut juga melibatkan paguyuban pedagang, yakni Himpunan Pedagang Pasar Besar Malang (Hippama) dan Paguyuban Pedagang Pasar Besar Malang (P3BM), Selasa (28/01/2025) tadi.</p>



<p>Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menyampaikan bahwa saat ini 85 persen pedagang Pasar Besar Malang telah menyetujui untuk dilakukan pembongkaran total. &#8220;Hari ini kami sudah sepakat dengan para paguyuban pedagang dan DPRD untuk poin-poin perjanjian terkait pembongkaran dan pembangunan kembali Pasar Besar. Kesepakatan ini akan menjadi acuan bersama, apabila Pasar Besar ini dibangun, poin-poin itu tidak boleh dihilangkan dan ini menjadi acuan kita bersama,” ujar Eko.</p>



<p>Eko menambahkan bahwa kondisi Pasar Besar Malang saat ini sudah tidak layak, baik bagi pedagang maupun pembeli. Menurutnya, itu sangat memprihatinkan dan akan terus dilakukan sosialisasi dengan para pedagang yang belum menyetujui adanya pembongkaran tersebut.</p>



<p>“Kami juga akan terus melakukan sosialisasi kepada 15 persen pedagang yang belum menyetujui. Untuk relokasi sementara akan dilakukan di tujuh titik sekitar Pasar Besar, sesuai keinginan pedagang agar tetap dekat dan mudah diakses pembeli,” tuturnya.</p>



<p>Dengan adanya kesepakatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal pembangunan Pasar Besar Malang yang lebih layak dan modern tanpa mengorbankan hak pedagang. Eko juga memastikan bahwa dalam proses relokasi dan pembangunan berjalan aman dan lancar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sudah kami atur semuanya sehingga kami akan memberikan tempat relokasi yang aman, dekat dan mudah dijangkau oleh pembeli,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua P3BM, Rif’an, menyambut baik keputusan pembongkaran total tersebut. Apalagi tidak ada pungutan biaya yang dibebankan pada para pedagang.</p>



<p>&#8220;Kami P3BM dalam hal ini setuju sepenuhnya untuk mendukung pembangunan total Pasar Besar. Karena pembangunan kali ini tidak ada pungutan biaya sepeser pun, alias gratis dan lantai dasar serta lantai satu tidak ada penambahan maupun pengurangan luasan kios, itu yang paling penting,&#8221; kata Rif&#8217;an.</p>



<p>Hal senada juga dikatakan oleh Wakil Ketua Hippama, Muhammad Sultan Akbar. Menurutnya, kondisi Pasar Besar Malang memang sudah sangat tidak layak, terutama di bagian tengah.</p>



<p>&#8220;Kami berharap janji pemerintah untuk mempertahankan posisi dan ukuran bedak pedagang tetap terpenuhi dengan jumlah tetap 4.503. Semua proses, mulai dari relokasi hingga pembangunan, harus gratis sesuai kesepakatan,” imbuh Akbar. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218739</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Emak-Emak dari Paguyuban Relawan Kota Malang Siap Menangkan Paslon Abadi</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-emak-emak-dari-paguyuban-relawan-kota-malang-siap-menangkan-paslon-abadi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Oct 2024 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[emak-emak]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menangkan]]></category>
		<category><![CDATA[paguyuban]]></category>
		<category><![CDATA[paslon]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[Relawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216000</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ratusan emak-emak menyambut kedatangan pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang dari nomor urut 3, Abah Anton dan Dimyati Ayatulloh, saat menghadiri acara ramah tamah di Jalan Plaosan Barat, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Rabu (30/10/2024) tadi. Ratusan emak-emak yang tergabung dalam Paguyuban Relawan Kota Malang (team relawan pemenangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ratusan emak-emak menyambut kedatangan pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang dari nomor urut 3, Abah Anton dan Dimyati Ayatulloh, saat menghadiri acara ramah tamah di Jalan Plaosan Barat, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Rabu (30/10/2024) tadi.</p>



<p>Ratusan emak-emak yang tergabung dalam Paguyuban Relawan Kota Malang (team relawan pemenangan Abah Anton-Dimyati, Wali Kota Malang 2024-2029) itu, menyambut kedatangan Abah Anton-Dimyati (Abadi) dengan semangat dan suka cita. &#8220;Abadi. Menang, menang, menang. Metal, menang total. Coblos nomor 3,&#8221; ujar ratusan emak-emak yang kompak menyambut dan siap memenangkan Paslon Abadi.</p>



<p>Selain untuk pemenangan Paslon Abadi, ratusan emak-emak ini juga siap menangkal dan melawan segala bentuk black campaign dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menyerang Abah Anton. &#8220;Kami akan selalu untuk Abah Anton dan Abah Dimyati,&#8221; tambah emak-emak kompak.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Abah Anton sendiri mengaku tidak menyangka, bahwa dukungan dari emak-emak di Kota Malang, sangat luar biasa. &#8220;Kita melihat masyarakat kita, dukungannya luar biasa. Saya sangat mengapresiasi komunitas-komunitas dan relawan untuk kemenangan Abadi, yang sangat besar ini. Emak-emak yang tergabung dalam relawan Kota Malang ini ingin memberikan suport kepada Abadi. Bersama masyarakat untuk menentukan nasib lima tahun ke depan,&#8221; tambah Abah Anton.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Abah Anton kembali menegaskan bahwa Paslon Abadi maju dalam Pilkada Kota Malang, sepenuhnya dengan niatan ibadah. &#8220;Saya dan Abah Dimyati niat ibadah. Bukan niat mencari uang. Sudah saya buktikan saat saya lima tahun menjadi Wali Kota Malang. Gaji yang saya terima, itu saya berikan kepada fakir miskin, anak yatim dan kaum duafa,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Abah Anton juga mengatakan, bahwa akhir-akhir ini diketahui ada pihak-pihak yang ingin mencederai demokrasi. &#8220;Demokrasi kita telah dicederai. Seperti adanya pendataan untuk &#8216;serangan fajar&#8217;. Ini adalah pelanggaran berat dan tidak boleh terjadi. Emak-emak bersama seluruh komunitas dan relawan Abadi akan terus berjuang, bersatu melawan dan menangkal segala hal yang merusak demokrasi,&#8221; imbuh Abah Anton. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216000</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Plt Bupati Malang Hadiri Launching dan Pelantikan Pengurus Paguyuban Bina Lansia RAAL</title>
		<link>https://memontum.com/plt-bupati-malang-hadiri-launching-dan-pelantikan-pengurus-paguyuban-bina-lansia-raal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Oct 2024 09:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[Lansia]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[paguyuban]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215905</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Plt Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, menghadiri acara Launching dan Pelantikan Pengurus Paguyuban Bina Lansia RAAL Griya Asih di Rumah Asuh Anak-Anak dan Lansia Griya Asih Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Minggu (27/10/2024) tadi. Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Wakil Rektor 4 UMM, Muhammad Salis Yuniardi, Ketua RAAL Griya Asih Lawang, Natalie Poluan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Plt Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, menghadiri acara Launching dan Pelantikan Pengurus Paguyuban Bina Lansia RAAL Griya Asih di Rumah Asuh Anak-Anak dan Lansia Griya Asih Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Minggu (27/10/2024) tadi. Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Wakil Rektor 4 UMM, Muhammad Salis Yuniardi, Ketua RAAL Griya Asih Lawang, Natalie Poluan, Camat dan Forkopimcam Lawang serta Keluarga Besar Yayasan Diakonia GPIB RAAL Griya Asih Lawang.</p>



<p>Plt Bupati Didik dalam kesempatan itu menyambut baik dan mengapresiasi serta menyampaikan selamat kepada keluarga besar RAAL Griya Asih Lawang, atas pelantikan pengurus. Dirinya berharap, para pengurus yang dilantik nantinya dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan penuh tanggung jawab.</p>



<p>&#8220;Saya berharap, RAAL Griya Asih kedepannya mampu menjadi organisasi filantropi yang terus produktif, sekaligus mampu mengembangkan program kegiatan yang positif. Agar keberadaan RAAL Griya Asih mampu memberikan manfaat nyata yang semakin besar dan terus meluas,&#8221; kata Plt Bupati Didik.</p>



<p>Plt Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Rumah Asuh Anak dan Lansia Griya Asih Lawang, yang selama ini telah memberikan sumbangsihnya kepada masyarakat, melalui berbagai program dan kegiatan di bidang sosial kemasyarakatan. Dimana kegiatan sosial tersebut, sangat bermanfaat bagi masyarakat dan tidak hanya di wilayah Kecamatan Lawang, tetapi juga Kabupaten Malang secara keseluruhan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Ini juga menjadi wujud pengabdian sangat mulia, sekaligus menjadi bentuk kebersamaan yang diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Mengingat di era serba modern seperti sekarang ini, program pembangunan daerah yang inklusif perlu untuk terus diarahkan, dengan menempatkan seluruh lapisan masyarakat sebagai pusat sekaligus sasaran pembangunan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Disamping itu, tambahnya, perlu adanya dukungan dan peran aktif masyarakat dari berbagai pihak, untuk mewujudkan cita-cita pembangunan demi kemakmuran bangsa dan negara. &#8220;Karena tanpa adanya peran serta tersebut, rasanya sangat berat bagi pemerintah untuk dapat mewujudkan pembangunan yang berhasil guna dan berdaya guna,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Plt Bupati Malang kembali berharap, agar Yayasan Rumah Asuh Anak dan Lansia Griya Asih Lawang dapat terus meningkatkan semangatnya dalam melaksanakan program-program pengabdian, sekaligus menjadi mitra pemerintah yang dapat berjalan beriringan. Serta, bersama-sama membangun masyarakat melalui kegiatan strategis yang tujuannya untuk memberikan manfaat nyata bagi kemajuan masyarakat, utamanya bagi anak-anak dan Lansia.</p>



<p>&#8220;Saya berharap ke depan juga dapat melibatkan peran aktif generasi muda, termasuk dari kalangan mahasiswa. Tentunya lebih potensial dan lebih kreatif, agar program-program kegiatan yang dihasilkan juga dapat berkembang semakin bervariatif sehingga manfaat yang dirasakan juga semakin luas,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dirinya juga berharap, agar Yayasan Rumah Asuh Anak dan Lansia Griya Asih Lawang nantinya juga dapat membuka peluang kerjasama dan menjalin kemitraan dengan organisasi atau yayasan sosial lainnya. &#8220;Termasuk memperkuat sinerginya bersama Pusat Pengembangan Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan (PPEBK) Universitas Muhammadiyah Malang. Agar nantinya terus berkembang dan eksistensinya semakin meningkat,&#8221; ujar Plt Bupati Malang. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215905</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Paguyuban Merpati Lumajang Kompak Dukung Paslon Nomor 2, Bunda Indah-Mas Yudha</title>
		<link>https://memontum.com/paguyuban-merpati-lumajang-kompak-dukung-paslon-nomor-2-bunda-indah-mas-yudha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Oct 2024 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[indah-mas]]></category>
		<category><![CDATA[Kompak]]></category>
		<category><![CDATA[merpati]]></category>
		<category><![CDATA[paguyuban]]></category>
		<category><![CDATA[paslon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215246</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Calon Wakil Bupati Lumajang dari nomor urut 2, Yudha Adji Kusuma, bersilaturahmi dan bertatap muka dengan kelompok paguyuban burung merpati di Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Kamis (10/10/2024) tadi. Dalam momen itu, Mas Yudha-sapaan akrabnya, menyampaikan program dan gagasan untuk maju dan membangun Kabupaten Lumajang, menjadi lebih baik bersama calon Bupati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Calon Wakil Bupati Lumajang dari nomor urut 2, Yudha Adji Kusuma, bersilaturahmi dan bertatap muka dengan kelompok paguyuban burung merpati di Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Kamis (10/10/2024) tadi.</p>



<p>Dalam momen itu, Mas Yudha-sapaan akrabnya, menyampaikan program dan gagasan untuk maju dan membangun Kabupaten Lumajang, menjadi lebih baik bersama calon Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau Bunda Indah. Tidak terkecuali, juga memberikan ruang even atau gelaran bagi anggota kelompok pecinta Burung Merpati,</p>



<p>&#8220;Ingat, bahwa Burung Merpati tidak pernah ingkar janji,&#8221; kata Mas Yudha, yang disambut aplus dan yel-yel pemenangan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bahkan, Mas Yudha juga berjanji akan mensuport keberadaan event untuk Burung Merpati. &#8220;Kita akan selalu mensupport kegiatan paguyuban merpati ini. Tentunya, bisa lebih berkembang dan meningkatkan peternakan serta perekonomian,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Lebih jauh disampaikan, bahwa pemerintah akan senang jika paguyuban Merpati, ini turut meramaikan momentum hari-hari penting di Lumajang. &#8220;Bisa dipastikan, kami akan memberikan ruang dan tempat,&#8221; ungkap Mas Yudha.</p>



<p>Sementara itu, dialog dan silaturahmi yang digelar Mas Yudha, berlangsung di rumah Koordinator Paguyuban Merpati Kabupaten Lumajang. Sedangkan terkait pertemuan, salah seorang anggota peserta paguyuban Merpati asal Klakah, Edo, mengucapkan bahwa dirinya dan semua anggota yang tergabung dalam paguyuban, akan melabuhkan dukungan ke calon Bupati dan Wakil Bupati, Bunda Indah dan Mas Yudha.</p>



<p>&#8220;Kita akan kompak dukung Bunda Indah dan Mas Yudha,&#8221; katanya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215246</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perjuangan Seorang Ibu dengan Anak Lumpuh Otak, dari Pasrah hingga Berjuang di Paguyuban</title>
		<link>https://memontum.com/perjuangan-seorang-ibu-dengan-anak-lumpuh-otak-dari-pasrah-hingga-berjuang-di-paguyuban</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jul 2024 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berjuang]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[lumpuh]]></category>
		<category><![CDATA[paguyuban]]></category>
		<category><![CDATA[pasrah]]></category>
		<category><![CDATA[perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211504</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang ibu dari Forum Keluarga Disabilitas (FKD) Sukun, Agustiningsih, berbagi kisah perjuangannya merawat sang anak yang mengalami Cerebral Palsy (CP) atau lumpuh otak. Realita itu, telah dialami oleh sang anak, Marissa Etyaningsih (23), dari sejak lahir. Bahkan hingga sekarang, Marissa tidak dapat mandiri dan membutuhkan bantuan untuk aktivitas sehari-hari. Mulai dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang ibu dari Forum Keluarga Disabilitas (FKD) Sukun, Agustiningsih, berbagi kisah perjuangannya merawat sang anak yang mengalami Cerebral Palsy (CP) atau lumpuh otak.</p>



<p>Realita itu, telah dialami oleh sang anak, Marissa Etyaningsih (23), dari sejak lahir. Bahkan hingga sekarang, Marissa tidak dapat mandiri dan membutuhkan bantuan untuk aktivitas sehari-hari. Mulai dari makan, mandi dan sebagainya.</p>



<p>&#8220;Pokoknya segala keperluan Marissa, semuanya dibantu. Karena punggungnya lemas, dia kalau duduk terlalu lama tidak kuat,&#8221; kata Agustiningsih, Sabtu (06/07/2024) tadi.</p>



<p>Ketiga anak Agustiningsih, siapa sangka juga memiliki kondisi yang serupa. Sementara sang ibu, mengaku tidak mengetahui apa yang menjadi penyebab dari kondisi tersebut. Apalagi, dokter yang dituju tidak menjelaskan alasan-alasan itu dapat terjadi. Padahal, sang ibu menginginkan adanya penjelasan dan jalan keluar.</p>



<p>“Saya juga bingung, harusnyakan ini dijelaskan oleh dokter, kok bisa anak saya seperti ini. Anak pertama saya yang sudah kuliah dan hampir menikah, itu sebelum meninggal saat pandemi Covid-19 lalu, juga mengalami kondisi sama. Saya sudah pasrah. Saya syukuri saja, meskipun tiga-tiganya dalam kondisi seperti ini,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Agustiningsih menambahkan, bahwa dirinya juga sudah berusaha dengan mencoba memberikan terapi kepada sang anak. Dari hatinya bergerak untuk melakukan terapi sendiri bagi sang anak. Terlebih, baginya kader terbaik untuk anak adalah orangtuanya sendiri.</p>



<p>“Menjadi terapis karena dari hati. Kita mempunyai anak seperti ini, kemudian saya ikut paguyuban, akhirnya hati tidak bisa diam. Harus terjun ke dalam paguyuban, sehingga kegiatan saya rutin di paguyuban,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, menurutnya paguyuban disabilitas sendiri menjadi tempat Agustiningsih menemukan penghiburan dan dukungan. Dengan bergabung di paguyuban, hatinya dapat terhibur. Apalagi melihat anak-anak yang senang berkumpul dengan teman-temannya.</p>



<p>“Alhamdulillah. Dengan adanya paguyuban ini, apalagi sekarang lebih maju, sudah dapat perhatian dari pemerintah, kelurahan, kecamatan,” tambahnya.</p>



<p>Agustiningsih berharap, agar semua orang tua yang memiliki anak disabilitas tidak membiarkan anak-anak mereka terkurung. Dalam menerima kondisi anak-anaknya juga membutuhkan waktu yang lama.</p>



<p>“Saya sampai tidak bisa cerita. Semua itu dari yang kuasa. Kita sudah berusaha,l dan cari jalan terbaik. Tentu anak-anak ini dilahirkan huga juga ingin bahagia, ingin melihat dunia yang lain. Jadi harapan saya cuma ingin kedepannya anak-anak disabilitas lebih diperhatikan,&#8221; imbuh Agustiningsih. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211504</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sikapi Lelang Parkir RSSA Malang, Paguyuban Sebut Adanya Dugaan Kecurangan dan Cacat Hukum </title>
		<link>https://memontum.com/sikapi-lelang-parkir-rssa-malang-paguyuban-sebut-adanya-dugaan-kecurangan-dan-cacat-hukum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Mar 2024 10:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[adanya]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kecurangan]]></category>
		<category><![CDATA[lelang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[paguyuban]]></category>
		<category><![CDATA[Parkir]]></category>
		<category><![CDATA[sikapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207741</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pengelola parkir lama, yang juga pendiri Parkir Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, Rafel Maulana Malik Ibrahim, mendesak agar proses lelang parkir diberhentikan dan diulang. Itu karena, proses tersebut dinilainya cacat hukum dan terindikasi kuat adanya kecurangan. Salah satu persoalan hukum yang disampaikan Rafel, salah satunya mengenai akhir masa kontrak pengelolaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pengelola parkir lama, yang juga pendiri Parkir Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, Rafel Maulana Malik Ibrahim, mendesak agar proses lelang parkir diberhentikan dan diulang. Itu karena, proses tersebut dinilainya cacat hukum dan terindikasi kuat adanya kecurangan.</p>



<p>Salah satu persoalan hukum yang disampaikan Rafel, salah satunya mengenai akhir masa kontrak pengelolaan parkir dengan pihak RSSA. Karena menurutnya, pemanggilan pengelola itu dilakukan enam bulan sebelumnya. Namun, Rafel dipanggil hanya beberapa minggu sebelum pemutusan kontrak.</p>



<p>&#8220;Dalam draft klausul kontrak kita bersama pihak rumah sakit, itu untuk pemutusan kontrak, sebenarnya kita harus dipanggil enam bulan terlebih dahulu. Namun ternyata, kita hanya beberapa minggu saja dan langsung diputus kontrak oleh pihak rumah sakit,&#8221; ujar Rafe, Selasa (26/03/2024) tadi.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya jika proses lelang yang dilakukan tersebut juga kurang terbuka. Apabila proses lelang masih terus berjalan, maka pihaknya selaku pengelola siap menggerakkan massa dengan lebih masif lagi. Selain itu, juga tidak segan-segan akan mengambil langkah jalur hukum.</p>



<p>&#8220;Proses lelang ini sangat kurang terbuka. Sehingga, kami selaku pengelola lama di sini siap menggerakkan masa lebih massif lagi, agar pengelolaan parkir ini kembali kepada kami dan kami pun juga sudah berkoordinasi dengan teman-teman pengacara untuk melakukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN),” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di samping itu, Rafel juga menegaskan, bahwa pernyataan Wakil Direktur (Wadir) Umum dan Keuangan RSSA Malang, Henggar Sulistiarto, tentang pengelolaan parkir secara swakelola itu keliru. Karena, pengelolaan parkir tersebut telah dipegang oleh pihak rumah sakit selama 2,5 tahun tanpa adanya kejelasan.</p>



<p>&#8220;Menurut saya, banyak statement dari Bapak Wadir RSSA yang keliru. Jadi, selama ini di sini bukan swakelola. Bahasanya kemarin bukan transisi sebenarnya untuk mengecek keuangan. Selama 2,5 tahun parkiran ini dipegang oleh pihak rumah sakit. Komunikasi terakhir oleh pihak rumah sakit Desember 2020,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Selama masa transisi tersebut, ujarnya, pengelola lama parkir menurutnya telah mengalami kerugian, termasuk Juru Parkir (Jukir) yang tidak mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) dan upah yang jauh di bawah UMR Kota Malang.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Direktur (Wadir) RSSA Malang, Henggar Sulistiarto,, saat dikonfirmasi enggan memberikan komentar lebih lanjut dan menyampaikan bahwa proses lelang telah dilakukan sesuai persyaratan dan ketentuan yang berlaku. &#8220;Lelang sudah kredible karena sesuai persyaratan dan ketentuan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, polemik pengelolaan parkir RSSA Malang mulai muncul usai adanya dugaan kecurangan dalam proses lelang yang telah dilakukan. Kiagus Firdaus, CEO PT Indo Parkir Utama (Juragan Parkir 55), menyuarakan indikasi kecurangan ini dan menuntut transparansi dalam proses seleksi yang dilakukan oleh pihak RS. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207741</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
