<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pahlawan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pahlawan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Nov 2025 09:29:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pahlawan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Atlet dan Pelatih Anggar Kota Malang Terima Penghargaan di Momentum Hari Pahlawan</title>
		<link>https://memontum.com/atlet-dan-pelatih-anggar-kota-malang-terima-penghargaan-di-momentum-hari-pahlawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[anggar]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[momentum]]></category>
		<category><![CDATA[pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatih]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227598</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Atlet dan pelatih Cabang Olah Raga (Cabor) Anggar Kota Malang menerima piagam penghargaan sebagai atlet dan cabor berprestasi pada momentum peringatan Hari Pahlawan, Senin (10/11/2025) tadi. Penghargaan tersebut, diserahkan langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin. Kepala Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Atlet dan pelatih Cabang Olah Raga (Cabor) Anggar Kota Malang menerima piagam penghargaan sebagai atlet dan cabor berprestasi pada momentum peringatan Hari Pahlawan, Senin (10/11/2025) tadi. Penghargaan tersebut, diserahkan langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin.</p>



<p>Kepala Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi nyata terhadap kerja keras dan dedikasi para atlet, pelatih, serta pengurus Cabor Anggar yang telah menorehkan prestasi pada ajang Porprov IX Jawa Timur. “Yang selama ini kita tunggu dan upayakan, alhamdulillah bisa terwujud. Pada momentum Hari Pahlawan 2025 ini, atlet, pelatih dan pengurus anggar yang berprestasi telah diberikan piagam penghargaan langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” ujar Baihaqi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, bahwa penghargaan tersebut juga diharapkan menjadi pemantik semangat bagi para atlet untuk terus berjuang dan menorehkan prestasi di masa mendatang. “Momentum Hari Pahlawan memiliki makna perjuangan besar bagi bangsa Indonesia. Mudah-mudahan semangat itu juga menular kepada para atlet kita untuk terus berprestasi,” lanjutnya.</p>



<p>Terkait pemberian bonus, Baihaqi menjelaskan bahwa Pemkot Malang memberikan piagam penghargaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sedangkan, bonus prestasi bagi peraih medali akan disalurkan melalui anggaran KONI Kota Malang.</p>



<p>“Bonus itu identik dengan medali, jadi sudah disiapkan melalui anggaran KONI Kota Malang. Totalnya sebesar Rp 75 juta dan rinciannya bisa dikomunikasikan langsung dengan KONI,” imbuh Baihaqi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227598</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketua dan Wakil Ketua II DPRD Lumajang Ikuti Prosesi Upacara Ziarah Nasional Peringatan Hari Pahlawan 2025</title>
		<link>https://memontum.com/ketua-dan-wakil-ketua-ii-dprd-lumajang-ikuti-prosesi-upacara-ziarah-nasional-peringatan-hari-pahlawan-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[prosesi]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<category><![CDATA[ziarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227828</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Hj Oktafiyani, bersama Wakil Ketua II, Solikin, mengikuti prosesi pelaksanaan Upacara Ziarah Nasional dalam rangka Peringatan Hari Pahlawan 2025, yang digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa Lumajang, Senin (10/11/2025) tadi. Gelaran upacara yang berlangsung mulai pukul 06.00 itu, dipimpin oleh Inspektur Upacara (Irup) Dandim 0821/Lumajang, Letkol [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Hj Oktafiyani, bersama Wakil Ketua II, Solikin, mengikuti prosesi pelaksanaan Upacara Ziarah Nasional dalam rangka Peringatan Hari Pahlawan 2025, yang digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa Lumajang, Senin (10/11/2025) tadi. Gelaran upacara yang berlangsung mulai pukul 06.00 itu, dipimpin oleh Inspektur Upacara (Irup) Dandim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi dan diikuti oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Lumajang, seperti Bupati Lumajang, Wakil Bupati, para Wakil Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Kapolres, Kajari, Ketua PN, Ketua PA, Danyonif 527/BY, serta pimpinan instansi vertikal di Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Hj Oktafiyani, mengatakan bahwa momentum peringatan Hari Pahlawan ini menjadi wujud penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan dan kejayaan bangsa Indonesia. Dirinya juga mengajak seluruh masyarakat, untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Semangat juang para pahlawan harus terus kita warisi, dengan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” kata Ketua DPRD.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD, Solikin, menegaskan bahwa semangat kepahlawanan perlu diwujudkan dalam tindakan dan tanggung jawab bersama membangun Lumajang yang lebih baik.</p>



<p>Dalam pelaksanaan upacara peringatan yang berlangsung khidmat itu, diakhiri dengan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada arwah para pahlawan yang telah gugur membela tanah air. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227828</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Pahlawan, Momentum Meneguhkan Perjuangan dari Medan Juang ke Medan Karya</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-pahlawan-momentum-meneguhkan-perjuangan-dari-medan-juang-ke-medan-karya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[meneguhkan]]></category>
		<category><![CDATA[momentum]]></category>
		<category><![CDATA[pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[perjuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227592</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025 di Alun-alun Jember, Senin (10/11/2025) tadi. Peringatan ini, menjadi momen untuk meneguhkan perjuangan dari medan juang ke medan karya. Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama jajaran Forkopimda, TNI-Polri, ASN, pelajar dan organisasi kemasyarakatan, nampak khidmat mengikuti pelaksanaan upacara peringatan bertema &#8216;Terus Bergerak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025 di Alun-alun Jember, Senin (10/11/2025) tadi. Peringatan ini, menjadi momen untuk meneguhkan perjuangan dari medan juang ke medan karya.</p>



<p>Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama jajaran Forkopimda, TNI-Polri, ASN, pelajar dan organisasi kemasyarakatan, nampak khidmat mengikuti pelaksanaan upacara peringatan bertema &#8216;Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan&#8217;. Sementara sebagai Inspektur Upacara, Komandan Kodim 0824/Jember, Letkol Arm Indra Andriansyah.</p>



<p>Dalam amanatnya, ditegaskan pentingnya meneladani semangat juang para pahlawan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara masa kini. “Para pahlawan mengajarkan kepada kita, bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari keberanian, kesabaran, kejujuran, kebersamaan dan keikhlasan,” kata Letkol Indra, dalam amanatnya.</p>



<p>Dirinya menekankan, bahwa perjuangan para pahlawan bukan hanya demi diri sendiri, tetapi untuk masa depan bangsa yang bahkan belum mereka kenal yaitu generasi masa kini. Oleh karena itu, tugas seluruh rakyat Indonesia adalah menjaga api semangat itu agar tidak padam, serta meneruskannya dalam bentuk karya dan pengabdian.</p>



<p>Lebih lanjut, Letkol Indra menyampaikan tiga nilai penting, yang dapat diteladani dari para pahlawan bangsa. Pertama, kesabaran dalam menempuh ilmu, menyusun strategi, membangun kebersamaan dan menunggu momentum perjuangan. Kedua, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, sebagaimana para pejuang yang setelah kemerdekaan tidak berebut jabatan, melainkan kembali mengabdi kepada rakyat. Serta ketiga, pandangan jauh ke depan, di mana perjuangan mereka dilakukan demi generasi mendatang dan kemakmuran bangsa Indonesia.</p>



<p>“Darah dan air mata mereka adalah doa yang tak pernah padam. Menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan,” tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dandim 0824/Jember juga mengingatkan, bahwa bentuk perjuangan masa kini telah bergeser. Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan bambu runcing dan senjata, kini perjuangan harus diwujudkan melalui penguasaan ilmu pengetahuan, empati sosial, serta dedikasi dalam membangun bangsa.</p>



<p>“Semangatnya tetap sama, membela yang lemah, memperjuangkan keadilan dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan,” ujarnya.</p>



<p>Letkol Indra juga menyampaikan, bahwa semangat kepahlawanan sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Mulai dari memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, hingga membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas dan berdaya.</p>



<p>“Hari ini kita bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih dan melayani lebih tulus,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Muhammad Fawait menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta upacara yang turut memperingati Hari Pahlawan dengan penuh semangat. Menurutnya, momentum 10 November bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bahwa setiap generasi memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan pendahulunya.</p>



<p>“Dari Hari Pahlawan ini, kita diajarkan untuk tidak pernah pantang menyerah. Terinspirasi dari para pahlawan nasional, kita harus terus mewujudkan Jember Baru, Jember Maju,” ujar Gus Fawait-sapaan Bupati Jember.</p>



<p>Gus Fawait menegaskan, bahwa visi Jember Baru, Jember Maju, berakar dari semangat kepahlawanan menurunkan angka kemiskinan, memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Apa pun yang saya lakukan, komitmen saya adalah untuk kesejahteraan masyarakat Jember. Itu bentuk perjuangan masa kini, perjuangan tanpa senjata, tetapi dengan kerja nyata,” ungkapnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227592</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Malang Dukung Pengajuan Hamid Rusdi sebagai Pahlawan Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-dukung-pengajuan-hamid-rusdi-sebagai-pahlawan-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[pengajuan]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227583</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mendukung rencana usulan pengajuan Kolonel Hamid Rusdi sebagai Pahlawan Nasional. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk penghargaan terhadap jasa tokoh yang berperan penting dalam sejarah perjuangan di Kota Malang. Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu mengatakan bahwa salah satu pihak dari kalangan akademisi mulai menyiapkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mendukung rencana usulan pengajuan Kolonel Hamid Rusdi sebagai Pahlawan Nasional. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk penghargaan terhadap jasa tokoh yang berperan penting dalam sejarah perjuangan di Kota Malang.</p>



<p>Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu mengatakan bahwa salah satu pihak dari kalangan akademisi mulai menyiapkan pengajuan secara serius. “Salah satu universitas swasta sudah ada yang serius untuk mengajukan Pahlawan Hamid Rusdi sebagai Pahlawan Nasional. Itu yang akan kita apresiasi, kita dukung dan kita dampingi,” ujar Wali Kota Wahyu, Senin (10/11/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya menegaskan, proses pengajuan gelar Pahlawan Nasional tidaklah mudah. Proses tersebut harus melalui tahapan berjenjang mulai dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional.</p>



<p>“Kita terus berhubungan dengan pengusul agar prosesnya bisa lebih cepat. Saat ini mereka sudah melengkapi beberapa persyaratan,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain soal pengusulan gelar pahlawan, Wali Kota Wahyu juga menyoroti keberadaan monumen Hamid Rusdi yang berada di wilayah Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang. Dirinya menilai, perlu adanya koordinasi lebih lanjut terkait penataan kawasan tersebut, mengingat sebagian lahan masih berstatus milik perorangan.</p>



<p>“Tadi saya baru melihat dan mendapat laporan terkait monumen ini. Karena lahannya milik perorangan, tentu kita harus banyak berkomunikasi dulu. Saya dengar, di bawahnya nanti akan dibuat kolam dan air mancur. Kita akan koordinasikan lebih lanjut dan kalau ada bantuan, tentu harus disesuaikan dengan regulasi yang berlaku,” jelasnya.</p>



<p>Menurutnya, perhatian terhadap situs-situs sejarah seperti monumen Hamid Rusdi sangat penting, mengingat nilai historisnya bagi masyarakat Kota Malang. “Kita ingin semangat perjuangan para pahlawan tetap hidup di tengah masyarakat. Apalagi Hamid Rusdi ini adalah sosok yang punya peran besar dalam sejarah perjuangan di Malang,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227583</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Pahlawan, Wali Kota Malang Tanam 1.000 Pohon Durian</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-pahlawan-wali-kota-malang-tanam-1-000-pohon-durian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[durian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227580</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menanam 1.000 Pohon Durian di Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Senin (10/11/2025) tadi. Kegiatan tersebut, diinisiasi oleh Malang Peduli Demokrasi (MPD) yang berkolaborasi dengan salah satu perguruan tinggi Fakultas Pertanian dan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan apresiasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menanam 1.000 Pohon Durian di Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Senin (10/11/2025) tadi. Kegiatan tersebut, diinisiasi oleh Malang Peduli Demokrasi (MPD) yang berkolaborasi dengan salah satu perguruan tinggi Fakultas Pertanian dan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.</p>



<p>Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kolaborasi tersebut. Menurutnya, momentum penanaman 1.000 Pohon Durian yang bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan memiliki makna yang sangat mendalam.</p>



<p>“Kalau para pahlawan dahulu berjuang untuk memerdekakan bangsa, maka hari ini perjuangan itu diteruskan oleh MPD, Fakultas Pertanian dan Pemkot Malang dengan menanam pohon. Ini adalah perjuangan untuk anak cucu kita,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, dikatakannya bahwa program tersebut sejalan dengan Dasa Bakti Ngalam Seger yang mengedepankan peningkatan ruang terbuka hijau dan kualitas lingkungan hidup di Kota Malang. “Dengan 1.000 pohon ini, selain menjadi investasi bagi anak cucu kita, juga menambah ruang terbuka hijau yang menjadikan Kota Malang tetap sejuk dan segar,” lanjutnya.</p>



<p>Dipilihnya Kelurahan Wonokoyo sebagai lokasi penanaman, menurut Wali Kota Wahyu, bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut memiliki lahan terbuka yang luas dan kondisi tanah yang cocok untuk budidaya durian. Selain itu, Wonokoyo juga memiliki nilai historis dan potensi wisata yang menarik.</p>



<p>“Di sini juga ada nilai sejarah, karena kita berada di tempat gugurnya Pahlawan Hamid Rusdi. Selain itu, banyak potensi wisata di Wonokoyo yang bisa dikembangkan,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, dari total 1.000 bibit durian yang disediakan menurutnya sebagian juga dibagikan kepada warga untuk ditanam di halaman rumah masing-masing. “Kami berharap, ini bisa menjadi langkah nyata dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus menambah daya tarik wisata di kawasan sempadan sungai,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227580</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Upacara Tabur Bunga di Selat Bali dan di Atas Kapal Angkatan Laut Sembulungan Jadi Momen Peringatan Hari Pahlawan</title>
		<link>https://memontum.com/upacara-tabur-bunga-di-selat-bali-dan-di-atas-kapal-angkatan-laut-sembulungan-jadi-momen-peringatan-hari-pahlawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 05:52:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[angkatan]]></category>
		<category><![CDATA[pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[sembulungan]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227574</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Peringatan Hari Pahlawan di Banyuwangi, digelar dengan berbagai kegiatan. Salah satunya, dengan Upacara Tabur Bunga di Selat Bali di atas Kapal Angkatan Laut (KAL) Sembulungan II-5-42, Senin (10/11/2025) tadi. Sebagai inspektur upacara, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso. Sementara turut hadir dalam rangkaian itu, Wakil Bupati (Wabup) Banyuwangi, Mujiono, Kapolresta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Peringatan Hari Pahlawan di Banyuwangi, digelar dengan berbagai kegiatan. Salah satunya, dengan Upacara Tabur Bunga di Selat Bali di atas Kapal Angkatan Laut (KAL) Sembulungan II-5-42, Senin (10/11/2025) tadi.</p>



<p>Sebagai inspektur upacara, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso. Sementara turut hadir dalam rangkaian itu, Wakil Bupati (Wabup) Banyuwangi, Mujiono, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya, perwakilan veteran dan sejumlah pejabat lainnya turut dalam penghormatan kepada para pahlawan.</p>



<p>Dalam peringatan itu, suasana haru sangat terasa, terutama saat mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan. Termasuk, kru KRI Nanggala 402 yang gugur dalam tugas. Kegiatan, berikutnya dilanjutkan dengan pelarungan karangan bunga sebagai penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan dan ditutup dengan tabur bunga di laut.</p>



<p>“Momentum ini, sebagai bentuk penghargaan sekaligus mengenang jasa para pahlawan, termasuk kru KRI Nanggala 402 yang gugur dalam tugas dan dinyatakan patroli sepanjang masa,” kata Danlanal.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, Selat Bali sendiri memiliki nilai historis, karena menjadi jalur strategis perjuangan pahlawan masa lalu. Dahulunya, Selat Bali ini dijadikan perlintasan oleh pahlawan untuk melaksanakan pendaratan di Bali.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kegiatan ini, juga menjadi refleksi bagi seluruh generasi untuk meneladani semangat pengorbanan para pahlawan. “Nilai-nilai kepahlawanan itu harus terus kita jaga dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa,” tambahnya.</p>



<p>Di momen Hari Pahlawan, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiadani, juga mengajak agar semangat perjuangan para pahlawan harus diwujudkan dalam bentuk kerja nyata. Bukan lagi dengan mengangkat senjata, melainkan melalui penguatan potensi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p>



<p>“Sebagai generasi penerus, tugas kita adalah mengisi kemerdekaan dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki Banyuwangi, baik kekayaan alam, budaya, seni, maupun sumber daya manusianya,” ujarnya.</p>



<p>Bupati Ipuk juga berharap, semangat kepahlawanan terus hidup dalam setiap langkah pembangunan daerah. “Tujuannya satu, agar Banyuwangi menjadi daerah yang sejahtera, masyarakatnya makmur, serta penuh keberkahan,” lanjutnya.</p>



<p>Sebelumnya, juga digelar ziarah tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria Banyuwangi, yang dipimpin Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, serta Upacara Hari Pahlawan di halaman Pemkab Banyuwangi yang dipimpin langsung Bupati Ipuk Fiestiandani. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227574</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Pahlawan, Bupati Malang Dorong Semangat Kepahlawanan Diterapkan di Lini Kehidupan</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-pahlawan-bupati-malang-dorong-semangat-kepahlawanan-diterapkan-di-lini-kehidupan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 04:50:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[diterapkan]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[kepahlawanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227570</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan, yang berlangsung di Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (10/11/2025) tadi. Gelaran yang dipimpin Bupati Malang, HM Sanusi, diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di lingkup Pemkab Malang, serta personil Polri dan TNI. Turut hadir, Forkopimda, Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan, yang berlangsung di Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (10/11/2025) tadi. Gelaran yang dipimpin Bupati Malang, HM Sanusi, diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di lingkup Pemkab Malang, serta personil Polri dan TNI. Turut hadir, Forkopimda, Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Budiar, Kepala OPD hingga camat se-Kabupaten Malang.</p>



<p>Rangkaian pelaksanaan upacara sendiri, diawali dengan penghormatan kepada Inspektur Upacara, laporan komandan, pengibaran bendera Merah Putih disertai lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan mengheningkan cipta. Dilanjutkan, dengan pembacaan teks Pancasila, UUD 1945, serta pesan-pesan pahlawan nasional yang mengingatkan akan pengorbanan para pahlawan untuk kemerdekaan bangsa.</p>



<p>Amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Syaifullah Yusuf, yang dibacakan oleh Bupati Malang, menyampaikan pesan penting mengenai keteladanan dari para pahlawan bangsa. Poin utama yang ditekankan adalah kesabaran, semangat mengutamakan kepentingan bangsa, dan pandangan jauh ke depan demi generasi masa depan Indonesia. Amanat tersebut juga menegaskan bahwa perjuangan saat ini dilanjutkan melalui ilmu, empati, dan pengabdian dengan semangat memperkuat ketahanan nasional serta memajukan pendidikan dan keadilan sosial.</p>



<p>Bupati Malang juga mengingatkan, akan pentingnya untuk merenungkan perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan nyawanya untuk kemerdekaan Indonesia. Perjuangan tersebut, dimotivasi dengan perasaan cinta tanah air dan sikap yang penuh pengorbanan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dari Surabaya hingga Banda Aceh, dari Ambarawa hingga Biak, termasuk bumi Raja Ampat tempat kita berpijak, para pahlawan berjuang bukan demi diri sendiri, tetapi demi masa depan bangsa yang bahkan belum mereka kenal, yaitu kita semua yang hari ini berdiri di sini,&#8221; kata Bupati Malang.</p>



<p>Bupati Sanusi juga mengajak semua pihak, untuk meneladani semangat para pahlawan yang rela berjuang secara total untuk kepentingan bangsa dan negara. Perjuangan para pahlawan ini, dilakukan demi generasi mendatang agar bisa menikmati kemerdekaan.</p>



<p>Generasi saat ini, kata Bupati Malang, tidak lagi berjuang dengan mengangkat senjata. Namun, dengan jalan ilmu, empati, dan pengabdian. Perjuangan kini adalah membela yang lemah, menegakkan keadilan, dan memastikan bahwa tidak ada satu anak bangsa pun yang tertinggal dari arus kemajuan.</p>



<p>Dirinya juga menegaskan, bahwa semangat kepahlawanan harus diterapkan di semua lini kehidupan, mulai dari keluarga, masyarakat, dunia pendidikan, hingga tata kelola pemerintahan, guna mendukung visi pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni menuju masyarakat yang Sehat, Energik, Religius, Andal, Smart, dan Inovatif (SERASI). <strong>(pro/mlg/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227570</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Upacara HUT RI, Mas Dhito Ajak Masyarakat Jaga Spirit Perjuangan Pahlawan</title>
		<link>https://memontum.com/upacara-hut-ri-mas-dhito-ajak-masyarakat-jaga-spirit-perjuangan-pahlawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2025 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[spirit]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225121</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, memimpin upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Stadion Canda Bhirawa, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Minggu (17/08/2025) tadi. Pelaksanaan upacara kemerdekaan yang diikuti jajaran Forkopimda, ketua partai politik, tokoh masyarakat dan tokoh agama, ini berlangsung khidmat. Sebagai komandan upacara, Kapolsek Pare, AKP Rudi Darmawan, sedang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, memimpin upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Stadion Canda Bhirawa, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Minggu (17/08/2025) tadi. Pelaksanaan upacara kemerdekaan yang diikuti jajaran Forkopimda, ketua partai politik, tokoh masyarakat dan tokoh agama, ini berlangsung khidmat. Sebagai komandan upacara, Kapolsek Pare, AKP Rudi Darmawan, sedang teks proklamasi dibacakan oleh Ketua DPRD Kabupaten Kediri, Murdi Hantoro.</p>



<p>Dalam pelaksanaan upacara itu, Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, mengajak seluruh elemen masyarakat agar bisa menjaga kecintaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan meneladani spirit perjuangan para pahlawan. “Semoga kita semua bisa mewarisi api perjuangan para pahlawan,” kata Mas Dhito.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk mewujudkan tema HUT Kemerdekaan RI tahun ini, &#8216;Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju&#8217;, Pemerintah Kabupaten Kediri terus berupaya mengentaskan kemiskinan. Disampaikan Mas Dhito, berjuang di era sekarang, berbeda dengan era sebelum kemerdekaan. Saat ini, tantangannya adalah bagaimana membuat kebijakan dan program untuk kesejahteraan masyarakat.</p>



<p>Di sisi lain, Mas Dhito juga mengajak semua elemen masyarakat untuk bisa ikut berperan aktif dalam membangun negara, terutama daerah. “Perjuangan kami di Pemerintah Kabupaten Kediri saat ini, salah satunya bagaimana mengentaskan kemiskinan ekstrem,” ungkap Mas Dhito.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, sebelum Upacara Kemerdekaan RI ke-80 berlangsung, dini hari diadakan prosesi Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Canda Bhirawa. Acara yang juga diikuti Mas Dhito bersama jajaran Forkopimda, TNI/Polri, Pramuka dan para veteran, ini dipimpin oleh inspektur upacara Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, Ismaya Hera Wardanie. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225121</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan HUT Kemerdekaan RI, Wali Kota Malang Pesankan Agar Tidak Lupakan Jasa Pahlawan</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hut-kemerdekaan-ri-wali-kota-malang-pesankan-agar-tidak-lupakan-jasa-pahlawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[lupakan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[pesankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225084</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota Malang, menggelar upacara peringatan di Halaman Balai Kota Malang, Minggu (17/08/2025) tadi. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa momentum 80 tahun kemerdekaan harus dimaknai sebagai pengingat perjuangan para pahlawan bangsa. &#8220;Ini 80 tahun kemerdekaan yang kita rayakan. Ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota Malang, menggelar upacara peringatan di Halaman Balai Kota Malang, Minggu (17/08/2025) tadi.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa momentum 80 tahun kemerdekaan harus dimaknai sebagai pengingat perjuangan para pahlawan bangsa. &#8220;Ini 80 tahun kemerdekaan yang kita rayakan. Ini juga menjadi arti penting karena perjuangan para pahlawan yang mempertaruhkan nyawa dengan penuh pengorbanan. Sebagai penerus, kita wajib melanjutkan perjuangan itu dengan cara kita, sesuai kondisi zaman saat ini,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya bahwa sesuai dengan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, perayaan HUT ke-80 tahun ini juga diwarnai dengan pesta rakyat. Namun, pesta rakyat bukan sekadar berpesta, melainkan kegiatan yang membumi dan merakyat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Seperti permainan tradisional yang kembali digalakkan sebagai bentuk kebersamaan dengan masyarakat,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Di akhir, Wali Kota Wahyu berpesan agar masyarakat tidak melupakan jasa para pahlawan. Terlebih, Wali Kota Wahyu menekankan pentingnya mempersiapkan langkah menuju Indonesia Emas 2045.</p>



<p>&#8220;Dari usia 80 tahun menuju 100 tahun, kita punya target besar di 2045. Banyak hal yang harus kita lakukan, terutama meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,&#8221; imbuh Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Sebagai informasi, usai upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Wali Wahyu didampingi Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin dan jajaran Forkopimda Kota Malang, melaksanakan prosesi potong tumpeng. Kemudian, juga dilanjutkan dengan membagikan buku Balai Kota menulis. Setelah itu, rangkaian acara dilanjutkan dengan menonton bersama upacara detik-detik Proklamasi di Istana Negara melalui virtual. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225084</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
