<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pairipurna &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pairipurna/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Oct 2020 08:19:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pairipurna &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peringati HSN, Rapat Paripurna Berbusana Muslim</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hsn-rapat-paripurna-berbusana-muslim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2020 08:15:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[hsn 2020]]></category>
		<category><![CDATA[pairipurna]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126247</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Malang, terasa berbeda pada Kamis (22/10) tadi. Penyebabnya, seluruh peserta rapat yang diantaranya Wali Kota Malang, instansi dan lembaga pemerintah, mengenakan atasan warna putih. Laki-laki, mengenakan bawahan dengan sarung. Sementara untuk perempuan, mengenakan hijab dan bawahan warna hitam. Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Malang, terasa berbeda pada Kamis (22/10) tadi. Penyebabnya, seluruh peserta rapat yang diantaranya Wali Kota Malang, instansi dan lembaga pemerintah, mengenakan atasan warna putih.</p>
<p>Laki-laki, mengenakan bawahan dengan sarung. Sementara untuk perempuan, mengenakan hijab dan bawahan warna hitam.</p>
<p>Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika, mengatakan bahwa hal tersebut berkaitan dengan peringatan Hari Santri Nasional (HSN).</p>
<p>&#8220;Saya berharap, dalam momen peringatan ini, keberadaan santri senantiasa selalu mengiringi perjuangan bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang lebih baik,&#8221; kata Made.</p>
<p>Wali Kota Malang, Sutiaji, dalam kesempatan itu berharap, agar seluruh santri untuk tetap menjaga nilai-nilai kebangsaan, kebudayaan, Kebhineka Tunggal Ika dan Keimanan. Termasuk, memberikan peran besar dalam setiap pembangunan.</p>
<p>&#8220;Kalau dulu, saya pernah dapat pesan dari guru saya, yakni untuk tetap membawa nilai-nilai santri di dunia perkuliahan. Jadi artinya, jangan sampai nilai-nilai penting yang dimiliki itu, menjadi hilang. Namun, harus tetap dipegang dimanapun dan kapanpun,&#8221; kata Sutiaji, yang sesaat setelah apel bersama OPD, menyambut Kyai dari 60 Pondok Pesantren di Ruang Sidang Balai Kota Kota Malang.</p>
<p>Dalam pertemuannya itu, Sutiaji juga memberikan hadiah kepada para santri berprestasi di masing-masing pondok sebagai wujud apresiasi. <strong>(mg1/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126247</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
