<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pakar Epidemiologi Unair &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pakar-epidemiologi-unair/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Sep 2021 13:04:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pakar Epidemiologi Unair &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pakar Epidemiologi Unair Minta Masyarakat Waspadai Varian Baru MU</title>
		<link>https://memontum.com/pakar-epidemiologi-unair-minta-masyarakat-waspadai-varian-baru-mu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Sep 2021 13:03:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Pakar Epidemiologi Unair]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=153253</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Pakar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR), Laura Navika Yamani, menjelaskan, sampai saat ini belum ditemukan varian MU dari hasil Whole Genum Sequencing (WGS) isolat Indonesia. Namun, masyarakat dan pemerintah perlu waspada akan penularan dan tingkat risiko Covid-19. Terutama, mencegah masuknya varian baru dari luar negeri atau kasus import. Baca [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Pakar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR), Laura Navika Yamani, menjelaskan, sampai saat ini belum ditemukan varian MU dari hasil Whole Genum Sequencing (WGS) isolat Indonesia.</p>



<p>Namun, masyarakat dan pemerintah perlu waspada akan penularan dan tingkat risiko Covid-19. Terutama, mencegah masuknya varian baru dari luar negeri atau kasus import.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tiket-ka-angkutan-lebaran-2026-sudah-bisa-dipesan-dan-telah-terjual-31-persen">Tiket KA Angkutan Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan dan Telah Terjual 31 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-surabaya-perkuat-komitmen-program-mbg-berjalan-optimal-aman-dan-tepat-sasaran">Pemkot Surabaya Perkuat Komitmen Program MBG Berjalan Optimal, Aman dan Tepat Sasaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-tahun-baru-imlek-pt-kai-daop-8-surabaya-layani-215-176-penumpang">Libur Tahun Baru Imlek, PT KAI Daop 8 Surabaya Layani 215.176 Penumpang</a></li>
</ul>


<p>Laura menjelaskan, untuk kasus varian MU yang ditemukan saat ini di dunia belum melebihi varian Delta. Walau pun MU sudah dinyatakan sebagai Varian of Interest (VOI) oleh WHO.</p>



<p>&#8220;Dan masih diselidiki, apakah karakteristik dari MU ini bisa escape dari antibodi hasil vaksin atau tidak,” jelas Laura, Sabtu (11/09).</p>



<p>Lanjut laura&nbsp; menjelaskan, untuk pencegahannya, masih sama dengan varian-varian virus sebelumnya. Yakni menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, jaga jarak, mencuci tangan, dan menunda bepergian untuk sementara waktu.</p>



<p>Hal yang senada juga disampaikan oleh&nbsp; Anggota Satgas Covid-19 RS UNAIR Surabaya, Wiwin Is Effendi, menjelaskan virus Covid-19 memiliki tiga golongan, diantaranya varian Covid-19 golongan VOI, Varian of Concern (VOC), dan Varian of High Consequence (VOHC).</p>



<p>&#8220;Covid-19 yang masuk golongan VOI, adalah virus yang masih dalam penelitian para ahli,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Wiwin menyampaikan, apakah varian tersebut berbahaya atau tidak. Sedangkan golongan VOC ini sudah dianggap sebagai virus yang mengancam, seperti halnya Covid-19 varian Delta dan Lamda.</p>



<p>Namun, virus Covid-19 pada golongan VOHC adalah virus yang sangat berbahaya, namun hingga saat ini belum terdeteksi adanya varian VOHC.</p>



<p>“Nah yang varian MU itu kan baru ya, sekitar 30 Agustus. Kalau ini sifatnya masih VOI, sejauh ini masih bisa ditangkal dengan vaksin,” terang Wiwin.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya menambahkan, ada sejumlah refrensi yang mengatakan bahwa varian MU dapat mengurangi potensi dari vaksinasi.</p>



<p>Meskipun belum diketahui risiko penularannya, Wiwin mengingatkan kepada masyarakat supaya tidak tertular virus varian baru tersebut, wajib menerapkan protokol kesehatan seperti sebelumnya.</p>



<p>“Iya harus tetap waspada, meskipun belum dikategorikan varian VOC. Selain vaksin ya harus menerapkan protokol kesehatan. Nggak bisa kalau vaksin saja,” pesan Wiwin.</p>



<p>Sebelumnya, Penanggung jawab Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Kota Surabaya dr Ahmad Samsulhadi, mengaku belum menemukan varian Covid-19 MU.</p>



<p>Sementara itu, saat ini keberadaan pasien Migran Indonesia (PMI) sedang menjadi sorotan atau menjadi diskusi hangat, akibat banyaknya yang menderita Variant of Consequence (VoC).</p>



<p>“Keberadaan pasien PMI memang menjadi bahan diskusi&nbsp; yang hangat. Terkait covid-19 yang kebanyakan diderita oleh mereka adalah masuk dalam Variant of Consequence (VoC),” terangnya, Jumat (10/09).</p>



<p>Lanjut dia menjelaskan,&nbsp; bahwa mereka (PMI) juga merupakan pelaku perjalanan internasional, RSLI pun hanya bertugas untuk merawat.</p>



<p>Sehingga sebagai ilmuwan serta profesional di bidang kesehatan pihaknya peduli terhadap fenomena yang ada. &#8220;untuk bisa mengumpulkan data dan&nbsp; ditindaklanjuti dengan penelitian dan kami sampaikan kepada pihak terkait,” ujarnya.&nbsp; <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">153253</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Surabaya Siapkan Strategi Percepatan Menuju Zona Kuning, Ini Masukan Pakar Epidemiologi Unair</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-surabaya-siapkan-strategi-percepatan-menuju-zona-kuning-ini-masukan-pakar-epidemiologi-unair</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Aug 2021 08:33:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Menuju Zona Kuning]]></category>
		<category><![CDATA[Pakar Epidemiologi Unair]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi Percepatan]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=151169</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211;&#160; Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan bahwa Surabaya terus melakukan langkah-langkah percepatan, baik percepatan untuk berubah dari zona orange menuju zona kuning, termasuk pula percepatan vaksinasi Covid-19. “Makanya kami mohon arahan dan masukan dari para pakar ahli dan semua elemen masyarakat untuk langkah-langkah apa saja yang harus kami lakukan dalam rangka percepatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211;&nbsp; Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan bahwa Surabaya terus melakukan langkah-langkah percepatan, baik percepatan untuk berubah dari zona orange menuju zona kuning, termasuk pula percepatan vaksinasi Covid-19.</p>



<p>“Makanya kami mohon arahan dan masukan dari para pakar ahli dan semua elemen masyarakat untuk langkah-langkah apa saja yang harus kami lakukan dalam rangka percepatan ini,&#8221; kata Eri, Kamis (19/08).</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tiket-ka-angkutan-lebaran-2026-sudah-bisa-dipesan-dan-telah-terjual-31-persen">Tiket KA Angkutan Lebaran 2026 Sudah Bisa Dipesan dan Telah Terjual 31 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-surabaya-perkuat-komitmen-program-mbg-berjalan-optimal-aman-dan-tepat-sasaran">Pemkot Surabaya Perkuat Komitmen Program MBG Berjalan Optimal, Aman dan Tepat Sasaran</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/libur-tahun-baru-imlek-pt-kai-daop-8-surabaya-layani-215-176-penumpang">Libur Tahun Baru Imlek, PT KAI Daop 8 Surabaya Layani 215.176 Penumpang</a></li>
</ul>


<p>Eri pun punya tekad dengan Forkopimda, untuk bisa merubah zona oranye ke kuning dalam jangka waktu satu bulan ke depan. Selain itu,&nbsp; Eri mengaku sangat yakin bisa merubah zona dan mempercepat vaksinasi jika dikerjakan secara bersama-sama.</p>



<p>“Kalau kita bersama-sama turun memberikan pengertian dan sosialisasi, maka perubahan itu bisa segera terwujud di Kota Surabaya, dan perekonomian di Surabaya bisa segera bergerak kembali,” ujarnya.</p>



<p>Menurutnya, dengan kebersamaan dan gotong royong dari semua elemen masyarakat, maka Eri sangat yakin bisa melewati semua ini.</p>



<p>Lanjutnya, Eri juga sadar bahwa membangun sebuah kota harus dilakukan dengan kebersamaan dan gotong royong.</p>



<p>“Mari diskusikan langkah-langkah apa saja yang mungkin bisa kita lakukan, tidak ada teori lagi, langsung prakteknya. Setelah kita diskusikan, kita langsung bergerak,” tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Pakar Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Unair, Windhu Purnomo, mengatakan bahwa saat ini posisi Surabaya masuk dalam level 4 sesuai dengan asesmen level situasi. Tentunya, ini harus terus diturunkan.</p>



<p>“Kalau kita lihat dari situasinya, sudah banyak yang bagus karena sudah banyak penurunan,” kata Windhu.</p>



<p>Windhu juga mengapresiasi pelaksanaan 3T (testing, tracing, treatment) yang ada di Kota Surabaya. Namun begitu, ia meminta semua orang yang sudah berhasil dilacak, harus dites semuanya.</p>



<p>“Saya kira kita mampu melakukan ini, percepatan vaksinasi di Kota Surabaya sudah hebat dan bagus. Tapi jangan cepat puas dan berhenti disini saja” ujarnya.</p>



<p>Lanjutnya, kalau bisa kita kejar vaksinasi sampai 100 persen penduduk Surabaya, karena ketika varian delta meluas, sebenarnya kita ini mustahil mencapai herd immunity alamiah, &#8220;Makanya kita harus kejar vaksinasi 100 persen, supaya Surabaya bisa masuk ke hijau. Yang paling penting, ayo kita perangi bersama-sama Covid-19 ini,” ajaknya. <strong>(ade/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">151169</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
