<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>paket &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/paket/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Sep 2024 08:51:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>paket &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kecewa Pelayanan Pengiriman Paket, Konsumen Datangi Kantor JNE Pajajaran Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/kecewa-pelayanan-pengiriman-paket-konsumen-datangi-kantor-jne-pajajaran-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Sep 2024 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[datangi]]></category>
		<category><![CDATA[kantor]]></category>
		<category><![CDATA[Kecewa]]></category>
		<category><![CDATA[konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pajajaran]]></category>
		<category><![CDATA[paket]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[pengiriman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214366</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Beberapa konsumen atau pelanggan ekspedisi JNE, mendatangi Kantor JNE Pajajaran, Kota Malang, Kamis (19/09/2024) tadi. Kedatangan mereka, untuk mempertanyakan paket yang seharusnya mereka diterima. Sementara kedatangan mereka, seolah secara silih berganti. Salah satu konsumen yang juga seorang mahasiswa, Ega Sofyan, mengatakan bahwa kedatangannya ke kantor tersebut baru kali ini dan untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Beberapa konsumen atau pelanggan ekspedisi JNE, mendatangi Kantor JNE Pajajaran, Kota Malang, Kamis (19/09/2024) tadi. Kedatangan mereka, untuk mempertanyakan paket yang seharusnya mereka diterima. Sementara kedatangan mereka, seolah secara silih berganti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu konsumen yang juga seorang mahasiswa, Ega Sofyan, mengatakan bahwa kedatangannya ke kantor tersebut baru kali ini dan untuk melakukan komplain. “Baru pertama kali ini konfirmasi ke JNE, sini. Dahulu pernah pakai JNE, tetapi tidak sampai seperti sekarang. Kalau sekarang ini harus menunggu,” kata Ega.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ega menceritakan, jika paket yang ditunggu itu dari Purbalingga. Biasanya, jika menggunakan ekspedisi lain, paket tersebut hanya membutuhkan waktu satu hari sudah sampai. Namun, ini sudah sampai beberapa hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Paket saya itu dari Purbalingga dan biasanya sehari sampai. Ini lima hari di Semarang dan lima hari di pusat penyortiran di Malang. Itu tidak masuk akal,” tambah Ega.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Merasa kesal dengan lamanya waktu pengiriman, Ega memutuskan untuk mendatangi Kantor JNE Pajajaran Kota Malang. Namun, dirinya merasa jika proses penyelesaian paket di kantor tersebut tidak efisien.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Setelah sampai di sini, sistemnya nulis resi dan bikin malas menunggunya. Padahal saya sering belanja spare part mobil dan biasanya cepat,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Ega berharap, agar Kantor JNE Pajajaran dapatnya ditutup, jika tidak ada perbaikan dalam pelayanan. Sebab, hal itu dapat merugikan para pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kasihan customernya,&#8221; ujarnya dengan kesal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal tidak jauh berbeda, juga disampaikan warga Pasuruan yang bekerja di Malang, Rizki. Dirinya mengalami masalah serupa dan paket yang seharusnya diterima sejak 16 September lalu, hingga saat ini masih mengendap di JNE Pajajaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dari Jakarta itu 13 September. Namun hingga 18 September, paket itu belum tiba. Padahal, menurut informasi dari E-Commerce ini, barang itu sudah dikirim pada 16 September. Saya komplain itu, karena sampai sekarang barangnya tidak diantar,” ucap Rizki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akibat keterlambatan itu, Rizki mengaku tidak bisa bekerja. Itu karena, barang yang dipesan adalah untuk kebutuhan komputer yang digunakan bekerja. Karenanya, dirinya sangat menyayangkan dengan ekspedisi JNE.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini baru pertama kali dan tidak mau pakai lagi. Biasanya pakai ekspedisi yang biasa, seperti Si Cepat, JNT, Wahana dan itu normal saja. Tidak seperti ini,” imbuh Rizki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Atas keluhan para pelanggan tersebut, sampai dengan saat ini pihak manajemen JNE masih belum dapat dikonfirmasi. Sebaliknya, pihak Satpam justru meminta memontum.com mengajukan proposal permohonan konfirmasi ke JNE. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214366</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Indahnya Berbagi. JISPRO Sambangi Anak-anak Korban Banjir Dringu</title>
		<link>https://memontum.com/indahnya-berbagi-jispro-sambangi-anak-anak-korban-banjir-dringu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2021 14:35:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Hani ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Donasi]]></category>
		<category><![CDATA[JISPRO]]></category>
		<category><![CDATA[paket]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136753</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Jurnalis Probolinggo (JISPRO), lakukan aksi sosial dengan turun langsung membagikan sejumlah makanan ringan dan minum segar, kepada warga juga anak-anak terdampak banjir di Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jumat (12/03). Terlihat dari raut wajah penuh kegembiraan dari anak-anak korban bencana banjir yang berada di Dusun Krajan Rt 3 Rw 2. Adapun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Jurnalis Probolinggo (JISPRO), lakukan aksi sosial dengan turun langsung membagikan sejumlah makanan ringan dan minum segar, kepada warga juga anak-anak terdampak banjir di Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jumat (12/03).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terlihat dari raut wajah penuh kegembiraan dari anak-anak korban bencana banjir yang berada di Dusun Krajan Rt 3 Rw 2. Adapun isi paket bantuan makanan ringan dan minuman yang dibagikan meliputi biskuit coklat, snack, roti, susu, air mineral dan lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua JISPRO, Rhomadhona menyebutkan, ada sekitar 500 paket bantuan makanan ringan yang dibagikan, dalam aksi sosial kali ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Makanan ringan seperti snack dan lainnya sengaja dipilih, agar anak-anak korban banjir sedikit terhibur, sekaligus mengurangi kesedihannya pasca tempat tinggalnya diterjang banjir.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="https://memontum.com/134493-dprd-probolinggo-terima-aduan-abk-km-penepole" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : DPRD Probolinggo Terima Aduan ABK KM Penepole</a></strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami sengaja memilih makanan ringan, agar anak-anak korban banjir kembali semangat. Apalagi selama dua pekan ini, mereka dihadapkan bencana banjir. Semoga ini bisa menjadi obat untuk menghibur bagi mereka,” jelas Rhomadhona yang akrab dipanggil Dhona ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rhomadona mengatakan, jika bantuan makanan ringan dan minuman yang diberikan, merupakan hasil donasi dari rekan-rekan wartawan, pengusaha dan tokoh publik di Probolinggo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Semoga aksi ini bisa menginspirasi rekan-rekan lainnya agar ikut berbagi dan perhatian bagi anak-anak korban banjir Dringu,&#8221; harapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah seorang korban banjir, Hendri mengungkapkan, dirinya sangat senang karena diberikan bantuan makanan ringan. “Makasih om, ini banyak makanannya,” ucapnya senang. Diberitakan sebelumnya, untuk yang keempatkalinya, derasnya aliran sungai, membuat sejumlah tanggul di Sungai Kedunggaleng jebol yang mengakibatkan melubernya air hingga ke perkampungan warga di Desa Kedungdalem dan Desa Dringu.<strong>(geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136753</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BNN Kediri Pastikan Paketan yang Dipesan DR Cairan Pembuat Foto, Bukan Narkoba</title>
		<link>https://memontum.com/bnn-kediri-pastikan-paketan-yang-dipesan-dr-cairan-pembuat-foto-bukan-narkoba</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Apr 2018 14:32:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[BNN Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[paket]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/35189-bnn-kediri-pastikan-paketan-yang-dipesan-dr-cairan-pembuat-foto-bukan-narkoba</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8212; DR (52) warga Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, bisa bernafas lega setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri tidak menemukan adanya tindak pidana pada P paketan yang berisikan salah satu bahan pembuat narkotika tersebut hanya salah kirim barang. Karena barang yang dicari DR adalah bahan pembuat foto. Kepala BNN Kota Kediri, AKBP Bunawar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8212;   DR (52) warga Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, bisa bernafas lega setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri tidak menemukan adanya tindak pidana pada P paketan yang berisikan salah satu bahan pembuat narkotika tersebut hanya salah kirim barang. Karena barang yang dicari DR adalah bahan pembuat foto. </p>
<p>Kepala BNN Kota Kediri, AKBP Bunawar saat pers rilis di kantor BNN Kota Kediri, mengatakan, DR mendapatkan barang dari Guandong China untuk keperluan cetak foto miliknya. DR hanya salah mendapatkan barang karena mendapatkan barang tersebut dari e-commerce Aliexpress.com.</p>
<p>“DR awalnya mencari barang untuk keperluan pembuatan foto di situs online tokopedia karena barang tidak tersedia, DR diarahkan langsung sama si pelapak ke aliexpress.com.  Berawal dari situ DR menemukan lapak bernama Codyshow Store yang berlokasi di Guandong China yang menjual cairan itu. Setelah memesan, ternyata barang yang dikirim tidak sesuai dengan pesanannya,” ujarnya </p>
<p>Berdasarkan penjelasan Bunawar, paketan yang diterima DR tersebut berupa cairan botol A, cairan botol B, dan kertas foto, setelah dilakukan tes menggunakan narcotest, pada botol B positif mengandung bahan kimia berupa prekusor yang merupakan salah satu bahan baku pembuat narkotika.</p>
<p>Sehingga lanjut Bunawar,  dalam kasus ini tidak ada pasal yang ditetapkan pada DR, karena bukan merupakan tindak kriminal narkotika. &#8220;DR hanya salah menerima barang yang awalnya mencari cairan untuk mencetak foto,” tegasnya.</p>
<p>Berdasarkan informasi,  ditangkapnya DR oleh tim gabungan dari BNN Kota Kediri, Bea Cukai Kediri, dan Polresta Kediri, karena di rumah DR yang berada di Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Jumat (23/3/2018) lalu,  DR diduga menerima kiriman barang cairan berupa bahan kimia prekusor, sehingga DR diamankan di kantor BNN Kota Kediri untuk menjalani   proses terkait kiriman barang tersebut. <strong>(mid/nay) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">35189</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
