<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pancaroba Berangin &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pancaroba-berangin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Sep 2018 06:47:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pancaroba Berangin &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pancaroba Berangin,  Rawan Bakar Daun Tebu</title>
		<link>https://memontum.com/pancaroba-berangin-rawan-bakar-daun-tebu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Sep 2018 06:47:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pancaroba Berangin]]></category>
		<category><![CDATA[Rawan Bakar Daun Tebu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=57072</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212;Nyaris tiap tahun, musibah warga terbakar saat berada di tengah kebun tebu terjadi di Kabupaten Malang. Selasa (25/9/2018) siang, menimpa seorang warga Ngajum. Lagi, lagi musibah menimpa warga yang sendirian nekat membakar daduk atau daun tebu kering sisa panen. Padahal, musim panas disertai angin, sangatlah rawan api merembet cepat dan bisa saja mengepung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="auto"><strong>Memontum Malang &#8212;</strong>Nyaris tiap tahun, musibah warga terbakar saat berada di tengah kebun tebu terjadi di Kabupaten Malang. Selasa (25/9/2018) siang, menimpa seorang warga Ngajum.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Lagi, lagi musibah menimpa warga yang sendirian nekat membakar daduk atau daun tebu kering sisa panen. Padahal, musim panas disertai angin, sangatlah rawan api merembet cepat dan bisa saja mengepung pembakarnya.</p>
<p dir="auto"><a href="https://memontum.com/57072-pancaroba-berangin-rawan-bakar-daun-tebu/img-20180925-wa0073" rel="attachment wp-att-57076"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-57076" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180925-WA0073-e1537858009857.jpg?resize=500%2C886&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="886" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p dir="auto">Dialami Miskan (25) warga Dusun Sumberkunci, Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Informasi didapat Memontum.com, pihak kepolisian dan perangkat desa segera mendatangi lokasi.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Di lokasi, Miskan sudah kondisi tidak bernyawa. Sekujur tubuhnya penuh luka bakar. Warga telah menepikan korban. Menurut saksi, jelang siang, korban membakar daduk seorang diri di kebun tebu milik kerabatnya, masuk wilayah Desa Kesamben Ngajum.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Ada kemungkinan, si jago merah merembet ke sekitarnya dan mengepung posisi korban. Sendiri, ia berusaha memadamkannya. Sayangnya, usaha korban tidak berhasil. Si jago merah justru menyambar tubuh korban.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Di lokasi, datang anggota Identifikasi Polres Malang, Polsek Pakisaji dan perangkat desa setempat. Hadir pula melaksanakan evakuasi jenazah, anggota PMI Kabupaten Malang.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Lima tahun belakangan, peristiwa terkepungnya warga saat membakar daduk pernah terjadi di Permanu Pakisaji, Sukorejo Gondanglegi dan daerah Pagelaran. (sos)</p>
<p class="yj6qo">
<p class="adL" dir="auto">
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">57072</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
