<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pandanwangi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pandanwangi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Oct 2025 08:27:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pandanwangi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tak Kunjung Diperbaiki DPUPRPKP, Warga Pandanwangi Inisiatif Bangun Jembatan Sonokembang dari Bambu</title>
		<link>https://memontum.com/tak-kunjung-diperbaiki-dpuprpkp-warga-pandanwangi-inisiatif-bangun-jembatan-sonokembang-dari-bambu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[diperbaiki,]]></category>
		<category><![CDATA[DPUPRPKP]]></category>
		<category><![CDATA[inisiatif]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[kunjung]]></category>
		<category><![CDATA[Pandanwangi]]></category>
		<category><![CDATA[sonokembang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227139</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Keberadaan Jembatan Sonokembang, di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, yang ambrol sejak Jumat (10/10/2025) lalu, hingga kini belum dibenahi oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang. Akibat kondisi itu, warga berinisiatif membangun jembatan darurat agar akses masyarakat bisa tetap terbuka. Ketua RT 04, Khotib [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Keberadaan Jembatan Sonokembang, di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, yang ambrol sejak Jumat (10/10/2025) lalu, hingga kini belum dibenahi oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang. Akibat kondisi itu, warga berinisiatif membangun jembatan darurat agar akses masyarakat bisa tetap terbuka.</p>



<p>Ketua RT 04, Khotib Hambali, mengatakan bahwa langkah itu dilakukan karena warga sudah mulai resah akibat terputusnya jalur penghubung utama. “Jembatan ini satu-satunya akses lewat sini. Karena itu, warga bergotong royong membuat jembatan sementara dari bambu pada Minggu (26/10/2025) kemarin. Langsung jadi dan semua warga senang karena bisa dilewati lagi,” ujar Khotib, Senin (27/10/2025) tadi.</p>



<p>Diakui Khotib, bahwa pembangunan jembatan bambu tersebut sebenarnya tidak diizinkan oleh pihak Pemkot Malang. Namun, dirinya sudah menyiapkan langkah antisipasi dan pengawasan.</p>



<p>“Sebetulnya tidak diizinkan sama Pak Wali Kota, Pak Kepala Dinas PUPR-PKP, Pak Lurah dan Pak Camat. Tapi tetap kami lakukan, karena aksesnya warga. Namun, kami siapkan antisipasi dan pengawasan ketat supaya tidak menimbulkan korban,” jelasnya.</p>



<p>Untuk memastikan keamanan, warga menerapkan sistem penjagaan selama 24 jam dengan tiga shift. Jembatan sementara tersebut dibangun menggunakan bambu hasil swadaya warga.</p>



<p>“Kami saling kontrol, jeli terus, agar aman. Bahan bambu dari warga sendiri, sementara kami hanya sediakan konsumsi,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, dikatakannya bahwa apabila Pemkot Malang jadi menyewakan jembatan Bailey, maka jembatan sementara akan dibongkar. Dalam hal ini, menurutnya Pemkot Malang telah menjanjikan pengadaan tersebut di akhir Desember 2025.</p>



<p>&#8220;Kalau jadi disewakan Bailey, nanti itu akan kami bongkar. Dijanjikan akhir Desember, tapi nunggu dikasih cor-coran pondasi,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menjelaskan bahwa rencana pembangunan jembatan baru sebenarnya sudah disiapkan. Namun, anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang tersedia tidak mencukupi.</p>



<p>“Anggaran BTT hanya Rp 2 miliar, sedangkan kebutuhan sesuai RAB mencapai Rp 5,3 miliar. Karena itu, sementara kita akan sewa jembatan bailey agar akses masyarakat bisa segera dibuka,” ucap Dandung.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakan, bahwa Pemkot Malang telah berkoordinasi dengan Balai Jalan dan Jembatan Provinsi untuk pengadaan jembatan bailey tersebut. “Untuk sewanya direncanakan selama delapan bulan. Setelah itu, jembatan akan dibongkar untuk dibangun baru, termasuk pembersihan area agar tidak terjadi sumbatan,” katanya.</p>



<p>Dandung menegaskan, meski memahami keresahan warga, pihaknya tidak merekomendasikan penggunaan jembatan bambu karena berisiko. “Kami tidak bisa melarang, tapi juga tidak merekomendasikan. Itu berbahaya, karena ada gerongan dan bagian yang jebol. Keselamatan tetap yang utama,” imbuh Dandung. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227139</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wujudkan Ngalam Rijik, Wali Kota Wahyu Apresiasi Gelaran GASS Kelurahan Pandanwangi</title>
		<link>https://memontum.com/wujudkan-ngalam-rijik-wali-kota-wahyu-apresiasi-gelaran-gass-kelurahan-pandanwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jul 2025 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[ngalam]]></category>
		<category><![CDATA[Pandanwangi]]></category>
		<category><![CDATA[rijik,]]></category>
		<category><![CDATA[wujudkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223927</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama jajaran melakukan kunjungan ke kawasan RW 4 Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Minggu (13/07/2025) tadi. Kunjungan ini dilakukan, sebagai langkah turun langsung untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat serta bebas dari banjir, melalui aksi menggalakkan kembali Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen (GASS) bersama warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama jajaran melakukan kunjungan ke kawasan RW 4 Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Minggu (13/07/2025) tadi. Kunjungan ini dilakukan, sebagai langkah turun langsung untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat serta bebas dari banjir, melalui aksi menggalakkan kembali Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen (GASS) bersama warga dan relawan.</p>



<p>Dalam momen itu, Wali Kota Wahyu mengapresiasi inisiatif warga RW 4 Kelurahan Pandanwangi, yang menurutnya menjadi implementasi nyata dari salah satu program bakti di masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin. Salah satu program bakti bernama Dasa Bakti yang dimaksud, adalah Ngalam Rijik, sebuah gerakan kolektif yang bertujuan membangun budaya bersih di seluruh penjuru Kota Malang, mulai dari pusat kota hingga sudut-sudut permukiman.</p>



<p>Wali Kota Malang menyebutkan, bahwa dibutuhkan kesadaran dari masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan banjir di Kota Malang. Selama ini, Pemkot Malang telah berupaya melakukan pencegahan dan mengatasi permasalah banjir yang kerap terjadi di beberapa titik di Kota Malang.</p>



<p>Akan tetapi, menurutnya perlu adanya perubahan pola pikir masyarakat dalam menjaga kebersihan. Sebab, selama ini masih sering ditemukan perilaku masyarakat yang memicu terjadinya banjir, seperti halnya membuang sampah sembarangan.</p>



<p><strong>Baca jug :</strong></p>





<p>“Masalah banjir tidak akan selesai kalau hanya pemerintah yang bergerak. Kesadaran masyarakat harus kita pupuk bersama. Bukan hanya membenahi infrastruktur, tapi juga perilaku,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dalam aksi bersih lingkungan kali ini, menyasar lima titik di sepanjang saluran drainase, dengan total panjang kurang lebih 250 meter di Jalan Simpang LA Sucipto. Selain pengangkatan sedimen dan sampah, Wali Kota Malang juga meminta kepada DPUPRPKP untuk segera membuat akses jembatan penghubung perumahan sepanjang 25 meter yang dinilai krusial, namun diperlukan adanya bak kontrol.</p>



<p>“Ini penting, agar kita bisa mengakses dan mengecek jika ada masalah saluran di kemudian hari. Masak kalau ada sumbatan harus membongkar semua? Saya juga minta pengembang di sekitar sini untuk ikut bertanggung jawab,” tegasnya.</p>



<p>Dalam GASS kali ini, melibatkan sekitar 250 personel, yang terdiri dari warga, relawan lingkungan, serta dukungan penuh dari jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Kecamatan Blimbing. Tidak hanya soal drainase, pada kesempatan ini, Wali Kota Malang juga menyoroti keberadaan TPS (Tempat Penampungan Sementara) yang digunakan untuk empat RW.</p>



<p>Dirinya pun juga meminta Kepala DLH Kota Malang, untuk segera mengevaluasinya. <strong>(kom/mlg/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223927</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sapa Kader Posyandu Pandanwangi, Ketua TP PKK Lumajang Ingatkan Peran Orang Tua dalam Terapkan Pola Asuh</title>
		<link>https://memontum.com/sapa-kader-posyandu-pandanwangi-ketua-tp-pkk-lumajang-ingatkan-peran-orang-tua-dalam-terapkan-pola-asuh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 May 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pandanwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Posyandu]]></category>
		<category><![CDATA[terapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221869</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, melakukan kunjungan kerja kegiatan Posyandu di Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang, Kamis (08/05/2025) tadi. Dalam serangkaian pelaksanaan itu, dirinya menegaskan akan pentingnya peran orang tua dalam menerapkan pola asuh yang tepat untuk mencegah kasus stunting. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, melakukan kunjungan kerja kegiatan Posyandu di Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang, Kamis (08/05/2025) tadi. Dalam serangkaian pelaksanaan itu, dirinya menegaskan akan pentingnya peran orang tua dalam menerapkan pola asuh yang tepat untuk mencegah kasus stunting.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Dewi Natalia menyampaikan bahwa pencegahan stunting tidak cukup hanya dengan pemenuhan gizi. Akan tetapi, juga sangat bergantung pada pola asuh orang tua, terutama dalam masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) anak.</p>



<p>“Perhatian dan kepedulian orang tua, mulai dari pemberian ASI eksklusif, pola makan sehat, hingga stimulasi tumbuh kembang yang tepat, sangat menentukan kondisi kesehatan anak ke depan. Karenanya, jangan abaikan peran pola asuh,” tegasnya kepada kader Posyandu dan ibu balita.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengapresiasi, semangat para kader Posyandu di Desa Pandanwangi, yang aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ditegaskan, bahwa kader merupakan ujung tombak edukasi dan pemantauan kondisi anak-anak di desa.</p>



<p>Lebih lanjut Dewi Natalia mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya para ibu, untuk terus meningkatkan pengetahuan tentang gizi, kebersihan lingkungan serta pentingnya konsultasi rutin ke Posyandu. “Stunting bisa dicegah sejak dini dengan kerja sama semua pihak. Namun kunci utamanya tetap ada di rumah, pada orang tua,” imbuhnya.</p>



<p>Pelaksanaan kunjungan yang dilakukan ini, juga menjadi bagian dari upaya nyata TP PKK Kabupaten Lumajang, dalam mendukung program prioritas nasional penurunan angka stunting. Pemerintah daerah terus berkomitmen memperkuat edukasi dan layanan kesehatan ibu dan anak melalui sinergi lintas sektor. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221869</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ngombe STMJ bersama Pj Wali Kota Malang di Pandanwangi, Persoalan Banjir Kembali Jadi Perhatian</title>
		<link>https://memontum.com/ngombe-stmj-bersama-pj-wali-kota-malang-di-pandanwangi-persoalan-banjir-kembali-jadi-perhatian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Aug 2024 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[ngombe]]></category>
		<category><![CDATA[Pandanwangi]]></category>
		<category><![CDATA[perhatian]]></category>
		<category><![CDATA[persoalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212517</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam menangani persoalan banjir, semakin diseriusi. Hal tersebut, dikatakan Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam program Ngobrol Mbois Ilakes dan Senam Tahes Mbois Jumat (Ngombe STMJ), di Balai RW 09 Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jumat (02/08/2024) tadi. Pria yang menduduki kursi N1 di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam menangani persoalan banjir, semakin diseriusi. Hal tersebut, dikatakan Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam program Ngobrol Mbois Ilakes dan Senam Tahes Mbois Jumat (Ngombe STMJ), di Balai RW 09 Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jumat (02/08/2024) tadi.</p>



<p>Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang, itu menyampaikan bahwa persoalan banjir memang menjadi perhatian utama di masyarakat. Apalagi, dalam setiap program Ngombe STMJ, banjir masih selalu menjadi keluhan warga di masing-masing wilayah.</p>



<p>“Kami pihak Pemkot Malang akan menyelesaikan mengenai persoalan banjir tersebut. Tapi, perlu diingat bahwa dalam menangani banjir ini juga dibutuhkan peran dan kesadaran dari masyarakat,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam hal ini, menurut Pj Wali Kota bahwa dinas pengampu yakni DPUPRPKP Kota Malang juga tengah menyiapkan tahapan dan program-program yang akan dilakukan. Namun, tentu harus dilakukan koordinasi bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.</p>



<p>“Harapannya apa yang menjadi persoalan di masyarakat terkait dengan banjir ini dapat kita selesaikan. Tapi yang jelas tahapan penyelesaian banjir yang di sampaikan ke kita akan segera lita tindak lanjuti,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut, saat disinggung mengenai penanganan banjir yang ada di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Pj Wali Kota Wahyu menyampaikan bahwa itu harus dilakukan secara komprehensif. Sehingga, tidak bisa jika hanya dilakukan di kawasan tertentu.</p>



<p>“Dalam penanganan banjir itu tidak bisa hanya satu kawasan, tapi harus komprehensif. Tahapan itu sudah jelas ada normalisasi, kemudian nanti ada sudetan-sudetan yang nanti akan dianggarkan dan disesuaikan. Apabila tadi ada penyempitan volume drainase nanti akan kami sesuaikan,” imbuh Wahyu. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212517</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelaku Penusukan hingga Mati Warga Pandanwangi di Jembatan Araya Dibekuk</title>
		<link>https://memontum.com/pelaku-penusukan-hingga-mati-warga-pandanwangi-di-jembatan-araya-dibekuk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jun 2023 11:14:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pandanwangi]]></category>
		<category><![CDATA[penusukan]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190143</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Polsek Blimbing dan Polresta Malang Kota, akhirnya berhasil menangkap pelaku penusukan di Jembatan Araya Kota Malang atau menimpa korban pembunuhan terhadap Aji Wahyu Nurcahyono (24), warga Jalan LA Sucipto, RT03 RW10, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Meskipun belum bisa merinci keberhasil pengungkapan itu, namun Kapolsek Blimbing, Kompol Danang Yudanto, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Polsek Blimbing dan Polresta Malang Kota, akhirnya berhasil menangkap pelaku penusukan di Jembatan Araya Kota Malang atau menimpa korban pembunuhan terhadap Aji Wahyu Nurcahyono (24), warga Jalan LA Sucipto, RT03 RW10, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Meskipun belum bisa merinci keberhasil pengungkapan itu, namun Kapolsek Blimbing, Kompol Danang Yudanto, mengisyaratkan bahwa pelaku sudah berhasil ditangkap.</p>



<p>&#8220;Senin (05/06/2023) besok, akan dirilis di Polresta Malang Kota,&#8221; ujar Kompol Danang, saat dikonfirmasi perkembangan penyidikan peristiwa penusukan yang mengakibatkan korbannya meninggal, Minggu (04/06/2023) tadi.</p>



<p>Informasi yang beredar, bahwa pada Jumat (02/04/2023) siang, petugas Polsek Blimbing dan Polresta Malang Kota, awalnya berhasil mengamankan teman pelaku. Dari situlah, pengembangan mengarah ke pria berinisial RK alias KK, yang sudah diketahui identitas dan alamatnya. Kemudian, KK pun akhirnya menyerahkan diri pada Jumat malam, setelah petugas mendatangi rumahnya. Hanya saja, apa yang menjadi motif, akan diuraikan pada Senin besok.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Namun, dari informasi awal, bahwa perbuatan itu murni cemburu. Diduga kuat, KK tega berbuat nekad karena tidak ingin mantan pacarnya dinikahi oleh korban. Terlebih pada Juni ini, korban diinformasikan akan melangsungkan pernikahan dengan mantan pacar pelaku itu.</p>



<p>Sementara sebagaimana diberitakan sebelumnya, nyawa Aji Wahyu Nurcahyono (24), warga Jalan LA Sucipto, RT03/RW10, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (01/06/2023) sekitar pukul 22.00, tidak berhasil ditolong setelah menjadi korban penusukan di Jembatan Perum Araya, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Korban mengalami luka di bagian dada kiri dan meninggal dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit Persada Araya Malang. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190143</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Pandanwangi Kota Malang Jadi Sasaran Penusukan hingga Meninggal di Jembatan Araya</title>
		<link>https://memontum.com/warga-pandanwangi-kota-malang-jadi-sasaran-penusukan-hingga-meninggal-di-jembatan-araya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jun 2023 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[korban meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pandanwangi]]></category>
		<category><![CDATA[penusukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190037</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang remaja yang teridentifikasi bernama Aji Wahyu Nurcahyono (24), warga Jalan LA Sucipto, RT03 RW10, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, menjadi korban penusukan di Jembatan Perum Araya, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (01/06/2023) malam sekitar pukul 22.00. Akibat luka tusuk dari senjata tajam di bagian dada kirinya itu, korban akhirnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://kotamalang.memontum.com">Kota Malang</a></strong> &#8211; Seorang remaja yang teridentifikasi bernama Aji Wahyu Nurcahyono (24), warga Jalan LA Sucipto, RT03 RW10, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, menjadi korban penusukan di Jembatan Perum Araya, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (01/06/2023) malam sekitar pukul 22.00.</p>



<p>Akibat luka tusuk dari senjata tajam di bagian dada kirinya itu, korban akhirnya meninggal dalam perawatan di UGD RSSA Malang. Kasus pembunuhan ini, hingga Jumat (02/06/2023) sore, masih dalam penanganan petugas Polresta Malang Kota.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa Aji sehari-harinya bekerja di Pasuruan. Bahkan diperoleh keterangan, bahwa korban dalam waktu dekat ini akan melangsungkan pernikahan dengan gadis asal Pasuruan.</p>



<p>Malam itu atau sebelum kejadian, korban mendapat telpon dari seorang pria berisisial Kk, yang disebut-sebut mantan pacar dari calon istrinya. Dalam telpon itu, Kk mengajak korban untuk bertemu. &#8220;Sekitar pukul 21.00, pelaku menelepon korban untuk bertemu di kawasan Araya,&#8221; ujar teman korban, Junaedi, saat berada di pemakaman korban di TPU Pandaanwangi, Jumat (02/06/2023) siang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Karena tidak punya firasat buruk, korban pun kemudian mengajak dua temannya mengendarai motor ke Jembatan Araya. Informasinya, di lokasi tersebut korban sudah ditunggu oleh KK atau terduga pelaku bersama sembilan temannya yang diduga juga asal Pasuruan. &#8220;Pelaku dan korban, akhirnya terlibat cekcok. Diduga, itu karena masalah gadis yang rencananya akan dinikahi korban. Dari situlah, hingga berujung penusukan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Korban sendiri usai menjadi sasaran penusukan, langsung membuat pelaku dan kawanannya kabur. Sementara korban langsung dicoba dilarikan ke UGD RSSA Malang. Hanya saja, nyawa korban tidak berhasil ditolong.</p>



<p>Kejadian ini, pun selanjutnya dilaporkan ke Polresta Malang Kota dan masih dalam penyelidikan. &#8220;Kami masih melakukan penyelidikan,&#8221; ujar Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Bayu Febrianto Prayoga, saat dikonfirmasi Memontum.com pada Jumat sore. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190037</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wow, Pembongkaran Jembatan Pandanwangi Kota Malang Pakai Penunjukan Langsung dan Tidak Masuk di LPSE Non Tender</title>
		<link>https://memontum.com/wow-pembongkaran-jembatan-pandanwangi-kota-malang-pakai-penunjukan-langsung-dan-tidak-masuk-di-lpse-non-tender</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Feb 2023 15:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[LPSE]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pandanwangi]]></category>
		<category><![CDATA[pembongkaran jembatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183151</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pembongkaran jembatan di Jalan Simpang LA Sucipto, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, tidak hanya menuai reaksi warga. Namun, siapa sangka dari penelusuran Memontum.com, ternyata nama paket pengerjaan tersebut, juga tidak didapati dalam layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) non tender dan tender DPUPRPKP (Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pembongkaran jembatan di Jalan Simpang LA Sucipto, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, tidak hanya menuai reaksi warga. Namun, siapa sangka dari penelusuran Memontum.com, ternyata nama paket pengerjaan tersebut, juga tidak didapati dalam layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) non tender dan tender DPUPRPKP (Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman) Kota Malang.</p>



<p>Staf Analis Sumber Daya Air Bidang Bina Marga DPUPRPKP Kota Malang, Yocky Agus Firmanda, saat dikonfirmasi via telephone mengatakan bahwa anggaran yang digunakan untuk pelaksanaan itu adalah dari APBD 2023. Adapun nama pekerjaan, yakni peningkatan saluran. Sementara untuk nilai pengerjaan proyek, yaitu di bawah Rp 200 juta.</p>



<p>&#8220;Untuk nilainya, itu di bawah Rp 200 juta atau pengadaan langsung (PL). Pelaksanaan proyek sendiri, memang non tender,&#8221; ujarnya, Senin (13/02/2023) tadi.</p>



<p>Ketika disinggung mengapa tidak masuk di LPSE non tender, Yocky mengaku, bahwa nantinya akan masuk di LPSE. Namun, itu nantinya dimasukkan dalam pencatatan LPSE. Karenanya, CV yang digunakan juga penunjukan langsung dan bukan pengadaan langsung.</p>



<p>&#8220;Ini sifatnya esidentil. Makanya, di LPSE tidak ada dan itu nanti kita masukkan dalam pencatatan di LPSE. Jadi, CV yang digunakan juga kita tunjuk. Karena ini urgen,&#8221; katanya seraya menjelaskan bahwa pengerjaan itu urgen.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-kerawanan-libur-lebaran-polresta-malang-kota-gelar-operasi-ketupat-semeru-2026">Antisipasi Kerawanan Libur Lebaran, Polresta Malang Kota Gelar Operasi Ketupat Semeru 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pastikan-produk-lebaran-aman-pemkot-malang-cek-kedaluwarsa-parsel-di-pusat-perbelanjaan">Pastikan Produk Lebaran Aman, Pemkot Malang Cek Kedaluwarsa Parsel di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/aspal-di-jember-mulus-sambut-pemudik-pulang-kampung-jadi-makin-nyaman">Aspal di Jember Mulus Sambut Pemudik, Pulang Kampung Jadi Makin Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-pasar-murah-dprd-kota-malang-dorong-pelaksanaan-hingga-tingkat-kelurahan">Evaluasi Pasar Murah, DPRD Kota Malang Dorong Pelaksanaan hingga Tingkat Kelurahan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/beri-kenyamanan-pemudik-dishub-jember-ramp-check-bus-di-terminal-tawang-alun">Beri Kenyamanan Pemudik, Dishub Jember Ramp Check Bus di Terminal Tawang Alun</a></li>
</ul>


<p>Ditanya mengenai lama pekerjaan, dirinya menjelaskan, jika target pembangunan selama tiga Minggu. Sementara pelaksanaan pembangunan, sudah berlangsung sejak Minggu kemarin. &#8220;Untuk pengerjaan, kalau tidak salah Minggu kemarin,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Saat ditanya mengenai minimnya sosialisasi, dirinya menjelaskan, bahwa sosialisasi sudah dilakukan jauh-jauh hari. Karenanya, juga melibatkan petugas kepolisian, karena itu jalan warga. Bahkan, instagram dinas juga sudah mengumumkan rencana pembongkaran.</p>



<p>&#8220;Mengenai sosialisasi, sebenarnya sudah. Mulai lurah hingga ke Polsek. Bahkan, instagram dinas juga sudah diumumkan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Masih menurut Yocky, bahwa rencana nantinya, karena di lokasi merupakan genangan air, maka kanan kiri atau plengsengan akan diperluas. Lalu, rencana akan ada peninggian jalan. &#8220;Di situ, itu sebenarnya saluran irigasi. Makanya, dilakukan peningkatan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, akibat adanya pembongkaran itu, membuat RT dan RW serta warga, melakukan komplain. Itu karena, rencana tersebut minim sosialisasi. Hanya saja, komplain itu disanggah lurah, yang menjelaskan bahwa sudah ada pengumuman. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183151</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lurah Pandanwangi Bantah Tak Lakukan Sosialisasi Pembongkaran Jembatan, DPUPRPKP Kota Malang Akui Proyek Milik Dinas</title>
		<link>https://memontum.com/lurah-pandanwangi-bantah-tak-lakukan-sosialisasi-pembongkaran-jembatan-dpuprpkp-kota-malang-akui-proyek-milik-dinas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Feb 2023 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPUPRPKP]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lurah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pandanwangi]]></category>
		<category><![CDATA[pembongkaran jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183137</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Lurah Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Fauzan Indra S, menyangkal mengenai tidak adanya sosialisasi atau pemberitahuan kepada pengurus RT dan RW, terkait dengan pembongkaran jembatan di Jalan Simpang LA Sucipto, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Hal itu diketahui, saat wartawan Memontum.com, mencoba menghubungi pihak kelurahan. Disampaikannya, bahwa pengumuman mengenai pembongkaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Lurah Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Fauzan Indra S, menyangkal mengenai tidak adanya sosialisasi atau pemberitahuan kepada pengurus RT dan RW, terkait dengan pembongkaran jembatan di Jalan Simpang LA Sucipto, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Hal itu diketahui, saat wartawan Memontum.com, mencoba menghubungi pihak kelurahan. Disampaikannya, bahwa pengumuman mengenai pembongkaran tersebut telah di share melalui grup RW Pandanwangi.</p>



<p>“Mulai Januari, semua RW sudah tahu, kalau mau ada pembangunan jembatan. Pengumuman sudah saya share di grup RW,” kata Fauzan, Senin (13/02/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, pihaknya juga telah melakukan kordinasi kepada warga yang terdampak dari pembongkaran jembatan tersebut. Tidak hanya itu, kepada pemakai jalan alternatif, pun menurutnya juga telah disampaikan.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-kerawanan-libur-lebaran-polresta-malang-kota-gelar-operasi-ketupat-semeru-2026">Antisipasi Kerawanan Libur Lebaran, Polresta Malang Kota Gelar Operasi Ketupat Semeru 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pastikan-produk-lebaran-aman-pemkot-malang-cek-kedaluwarsa-parsel-di-pusat-perbelanjaan">Pastikan Produk Lebaran Aman, Pemkot Malang Cek Kedaluwarsa Parsel di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/aspal-di-jember-mulus-sambut-pemudik-pulang-kampung-jadi-makin-nyaman">Aspal di Jember Mulus Sambut Pemudik, Pulang Kampung Jadi Makin Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-pasar-murah-dprd-kota-malang-dorong-pelaksanaan-hingga-tingkat-kelurahan">Evaluasi Pasar Murah, DPRD Kota Malang Dorong Pelaksanaan hingga Tingkat Kelurahan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/beri-kenyamanan-pemudik-dishub-jember-ramp-check-bus-di-terminal-tawang-alun">Beri Kenyamanan Pemudik, Dishub Jember Ramp Check Bus di Terminal Tawang Alun</a></li>
</ul>


<p>“Telah kami sampaikan juga untuk menyesuaikan, karena akan melakukan pembongkaran jalan. Sehingga, otomatis jalan alternatif juga menyesuaikan dengan kondisi sekitar. Kami juga sudah memasang rambu untuk jalan alternatif melewati gang makam. Harusnya, Ketua RW sudah tahulah,” katanya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUPRPKP Kota Malang, Surya Adhi Nugraha, menyampaikan jika pembongkaran jembatan tersebut memang merupakan proyek dari Pemkot Malang, terkait pekerjaan drainase. &#8220;Kalau terkait dengan penutupan jalan, pihak pelaksana informasinya telah berkoordinasi dengan Lurah Pandanwangi dan RW setempat,” ungkap Surya.</p>



<p>Lebih lanjut saat dikonfirmasi terkait dengan waktu pengerjaan jembatan tersebut, Surya menegaskan, untuk pelaksanaan proyek tersebut diupayakan kurang dari dua bulan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183137</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jambret Kalung Emas di Pandanwangi Kota Malang, Residivis Kasus Pembunuhan Dihajar Massa</title>
		<link>https://memontum.com/jambret-kalung-emas-di-pandanwangi-kota-malang-residivis-kasus-pembunuhan-dihajar-massa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Nov 2022 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[dihajar massa]]></category>
		<category><![CDATA[jambret]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pandanwangi]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[residivis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=178580</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang pelaku penjambretan berinisial EB (40), warga Sumberwuni Indah, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, dihajar massa di Jl LA. Sucipto XXII C, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Minggu (20/11/2022) pagi. Aksi itu dilakukan, karena terduga tersangka diketahui menjambret kalung emas milik Rusmiati (59), pedagang, warga Jl Terusan Batubara, Kelurahan Pandanwangi. Beruntungnya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang pelaku penjambretan berinisial EB (40), warga Sumberwuni Indah, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, dihajar massa di Jl LA. Sucipto XXII C, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Minggu (20/11/2022) pagi. Aksi itu dilakukan, karena terduga tersangka diketahui menjambret kalung emas milik Rusmiati (59), pedagang, warga Jl Terusan Batubara, Kelurahan Pandanwangi.</p>



<p>Beruntungnya, saat aksi itu berlangsung, petugas Polsek Blimbing Polresta Malang Kota sedang berpatroli di sekitar lokasi hingga berhasil mengamankan pelaku dari amuk massa. Tersangka, selanjutnya diamankan ke Polsek Blimbing dan hingga sore ini masih dalam pemeriksaan dan pengembangan petugas.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa sebelum kejadian berlangsung, pelaku mengendarai motor Honda Beat mendekat ke arah korban yang berada di pinggir jalan. Nampaknya saat itu pelaku mengincar kalung emas yang dikenakan korban.</p>



<p>Pelaku mendekati korban dengan berpura-pura menanyakan sebuah alamat. Saat korban menjawab pertanyaan tersebut, tangan pelaku langsung bergerak cepat. Kalung emas liontin yang dikenakan korban langsung ditarik paksa hingga terputus.</p>



<p>Pelaku langsung kabur mengendarai motornya. Beruntung saat itu korban berteriak meminta tolong hingga mengundang perhatian warga sekitar dan petugas Polsek Blimbing yang sedang patroli di sekitar lokasi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-kerawanan-libur-lebaran-polresta-malang-kota-gelar-operasi-ketupat-semeru-2026">Antisipasi Kerawanan Libur Lebaran, Polresta Malang Kota Gelar Operasi Ketupat Semeru 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pastikan-produk-lebaran-aman-pemkot-malang-cek-kedaluwarsa-parsel-di-pusat-perbelanjaan">Pastikan Produk Lebaran Aman, Pemkot Malang Cek Kedaluwarsa Parsel di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/aspal-di-jember-mulus-sambut-pemudik-pulang-kampung-jadi-makin-nyaman">Aspal di Jember Mulus Sambut Pemudik, Pulang Kampung Jadi Makin Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-pasar-murah-dprd-kota-malang-dorong-pelaksanaan-hingga-tingkat-kelurahan">Evaluasi Pasar Murah, DPRD Kota Malang Dorong Pelaksanaan hingga Tingkat Kelurahan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/beri-kenyamanan-pemudik-dishub-jember-ramp-check-bus-di-terminal-tawang-alun">Beri Kenyamanan Pemudik, Dishub Jember Ramp Check Bus di Terminal Tawang Alun</a></li>
</ul>


<p>Bersama petugas, warga melakukan pengejaran. Sekitar 100 meter dari dari lokasi awal, motor pelaku berhasil dijatuhkan dari motornya. Belum sempat keluarkan pisau dari pinggangnya, pelaku langsung merasakan bogeman mentah warga. Petugas Polsek Blimbing yang berada di lokasi melakukan pengamanan.</p>



<p>Kapolsek Blimbing, Kompol Danang Yudanto, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. &#8220;Tersangka dan barang bukti motor yang dikendarainya, juga sebilah pisau serta hasil kejahatannya, sudah kami amankan. Kami masih melakukan pengembangan,&#8221; ujar Kompol Danang.</p>



<p>Diketahui bahwa tersangka adalah seorang residivis kasus pembunuhan pada tahun 2010 dan menjalani penjara selama 5 tahun di Lapas Kerobokan Bali. Pada tahun 2017, tersangka terlibat kasus perampokan dan menjalani hukuman 4 tahun penjara di Lapas Lowokwaru.</p>



<p>&#8220;Dari pengakuan sementara, tersangka 4 kali ini melakukan penjambretan. Yakni Sabtu (12/11/2022) pagi, melakukan aksi jambret di Jalan Sulfat Agung, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, aksi kedua pada Senin (14/11/2022) pagi, beraksi di depan Masjid Jalan Simpang Batubara, Kecamatan Blimbing. Aksi ketiganya, Rabu (16/11/ 2022) pagi di depan Fitnes Safa, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Dan aksi keempatnya tadi di Jalan LA Sucipto, Kecamatan Blimbing. Atas perbuatannya, tersangka kami kenakan Pasal 365 KUHP,&#8221; ujar Kompol Danang. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178580</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
