<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pantai ngantep &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pantai-ngantep/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Sep 2019 18:25:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pantai ngantep &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Main Bola Lompati Ombak Pantai, Tergulung Gelombang</title>
		<link>https://memontum.com/main-bola-lompati-ombak-pantai-tergulung-gelombang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Jun 2018 12:00:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[pantai ngantep]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gedangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/45536-main-bola-lompati-ombak-pantai-tergulung-gelombang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Keluarga besar Madrasah Aliyah (MA) An Nur Bululawang berduka. Seorang santrinya, Selasa (24/6/2018) siang, menjadi korban tergulung ombak di Pantai Ngantep Gedangan. Korban, saat kejadian bermain bola bersama teman-temannya. Informasi didapat Memontum.com dari seorang pengunjung Pantai Nganteb yang juga saksi kejadian, teman korban menyebut korban bernama M Yasin. Yasin, berasal dari Sumbertangkep, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Keluarga besar Madrasah Aliyah (MA) An Nur Bululawang berduka. Seorang santrinya, Selasa (24/6/2018) siang, menjadi korban tergulung ombak di Pantai Ngantep Gedangan. Korban, saat kejadian bermain bola bersama teman-temannya.</p>
<p>Informasi didapat Memontum.com dari seorang pengunjung Pantai Nganteb yang juga saksi kejadian, teman korban menyebut korban bernama M Yasin. Yasin, berasal dari Sumbertangkep, Sumbersuko, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.</p>
<p>Ceritanya, kemarin siang, rombongan berjumlah 11 orang berangkat dari Dampit dan bertemu di SPBU Talok Turen. Berangkat pukul 10.30, rombongan sampai di Pantai Bengkung. Selama 1 jam lebih, rombongan sepakat menuju Pantai Ngantep di Tumpakrejo.</p>
<p>Tepatnya di pantai Ngudel&#8211;dekat Pantai Ngantep, rombongan bari datang 5 menit dan langsung mendekati pantai. Sebagian sempat terlihat bermain bola plastik.</p>
<p>Sekitar pukul 13.45, rombongan ini sudah dinasehati oleh Suliadi, seorang warga dan anggota SAR PSR. Sayangnya, peringatan agar tidak ke tengah pantai itu tidak dihiraukan rombongan.</p>
<p>Pukul 14.00, sebanyak 4-5 pemuda menuju tengah. Tampak ada yang membawa bola dan menyambut ombak pantai. Seorang melempar bola plastik dan dua lain melompati gulungan ombak. Saat itulah, musibah terjadi.</p>
<p>Seorang korban bernama Faiz kemudian terseret ombak. Korban Yasin berusaha mendekatinya. Tapi sayang, justru Yasin semakin tergulung ombak. Sejauh 50 meteran, korban terseret arus ke tengah pantai. Saat kondisi seperti itu, rekan-rekannya berusaha mencari korban sendiri.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-45537" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180626-WA0085-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180626-WA0085-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180626-WA0085-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Yang terseret ombak bisa berenang dan bisa ke tepi, tapi tidak korban lain yang mau nolong,&#8221; cerita Hari Istiawan, seorang pengunjung pantai. Kondisi panik, rekan-rekannya berusaha mencari keberadaan korban.</p>
<p>&#8220;Baru ketika korban terlihat mengapung menepi di sisi kanan. Ada teriakan minta tolong ke SAR. Kejadian sekitar pukul 14.00 lebih, &#8221; ungkap Hari kepada Memontum.com.</p>
<p>Terkait kejadian, Kapolsek Gedangan, AKP Nuryono dan Kasapolair, AKP Dwiko Gunawan, membenarkan adanya kejadian di pantai Ngantep yang masuk wilayah Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Sejumlah saksi hingga kini masih dimintai keterangan.<strong> (sos)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">45536</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dandim 0818 Kab Malang-Batu Hadiri Pembaretan Korps Marinir 2017</title>
		<link>https://memontum.com/dandim-0818-kab-malang-batu-hadiri-pembaretan-korps-marinir-2017</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Nov 2017 09:42:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kodim 0818]]></category>
		<category><![CDATA[Marinir]]></category>
		<category><![CDATA[pantai ngantep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/3808-dandim-0818-kab-malang-batu-hadiri-pembaretan-korps-marinir-2017</guid>

					<description><![CDATA[Momentum Malang &#8211; Komandan Kodim 0818 wilayah Kab.Malang-Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad bersama Danrem (Komandan Korem ) 083/Bdj Kolonel Inf Bangun Nawoko hadir upacara Pembaretan Tamtama Remaja Angkatan XXXVI Gelombang dua Korps Marinir Tahun 2017 di Pantai Ngantep Desa Tumpakrejo Kec.Gedangan Kab.Malang. Sebanyak 351 Tamtama Remaja Korps Marinir TNI Angkatan Laut mengikuti upacara penyematan baret [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Momentum Malang </strong>&#8211; Komandan Kodim 0818 wilayah Kab.Malang-Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad bersama Danrem (Komandan Korem ) 083/Bdj Kolonel Inf Bangun Nawoko hadir upacara Pembaretan Tamtama Remaja Angkatan XXXVI Gelombang dua Korps Marinir Tahun 2017 di Pantai Ngantep Desa Tumpakrejo Kec.Gedangan Kab.Malang.</p>
<p>Sebanyak 351 Tamtama Remaja Korps Marinir TNI Angkatan Laut mengikuti upacara penyematan baret ungu sebagai anggota Korps Marinir di Pantai Ngantep, Kabupaten Malang yang dipimpin langsung oleh Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Bambang Suswantono, Jumat (3/11). </p>
<p>Dari 351 prajurit Marinir yang baru tersebut merupakan siswa Kursus Tamtama Angkatan XXXVI Gelombang Kedua yang  resmi menyandang Baret Ungu sebagai anggota Korps Marinir. </p>
<p>Dalam amanatnya, Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) Bambang Suswantono pada intinya mengatakan upacara pembaretan tersebut merupakan salah satu bentuk kegiatan tradisi Korps Marinir sebagai implementasi pembinaan kultural.</p>
<p>&#8220;Kegiatan tersebut juga merupakan momentum penting dan bersejarah bagi setiap prajurit Korps Marinir TNI AL, karena sejak diresmikannya pemakaian baret ungu yang menjadi kebanggaan korps itu, maka secara sah, prajurit tersebut menjadi keluarga besar Korps Marinir,&#8221; ungkapnya. <strong>(fik/jun)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3808</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
