<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pantura &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pantura/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 04 May 2025 11:17:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pantura &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Situbondo bersama Wabup Resmikan Wisata Kuliner Senja Bungatan Pantura</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-situbondo-bersama-wabup-resmikan-wisata-kuliner-senja-bungatan-pantura</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 May 2025 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bungatan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Pantura]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221705</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Komitmen Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, untuk memajukan UMKM Situbondo benar-benar diaplikasikan secara konkrit. Setelah meresmikan Wisata Kuliner Narokan (Wiken), Bupati Situbondo bersama Wabup Situbondo, kembali meresmikan Wisata Kuliner Senja Bungatan (KSB) di Pantai Blitok, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Sabtu (03/05/2025) tadi. &#8220;Kabupaten Situbondo memiliki jalur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Komitmen Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, untuk memajukan UMKM Situbondo benar-benar diaplikasikan secara konkrit. Setelah meresmikan Wisata Kuliner Narokan (Wiken), Bupati Situbondo bersama Wabup Situbondo, kembali meresmikan Wisata Kuliner Senja Bungatan (KSB) di Pantai Blitok, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Sabtu (03/05/2025) tadi.</p>



<p>&#8220;Kabupaten Situbondo memiliki jalur pantai utara (Pantura) dan garis pantai terpanjang. Karenanya, tidak mengherankan apabila Kabupaten Situbondo memiliki banyak wisata kuliner di tepi pantai, yang menyajikan suasana matahari terbenam atau sunset,&#8221; kata Mas Rio-sapaan akrab Bupati Situbondo.</p>



<p>Mas Rio menambahkan, kelebihan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo di setiap kecamatan jalur Pantura, memiliki garis pantai. &#8220;Untuk itu, saya meminta kepada semua kecamatan yang berada di sepanjang jalan Pantura Situbondo untuk memunculkan potensi lokal mulai dari kuliner UMKM hingga kerajinan dalam satu acara tematik,&#8221; tambah Mas Rio.</p>



<p>Salah satu kecamatan yang memanfaatkan potensi keindahan pantainya, sambung Mas Rio, yakni Kecamatan Bungatan yang membuat konsep wisata kuliner dengan tema Kuliner Senja Bungatan atau KSB yang terletak di Pantai Blitok. &#8220;Setelah saya meresmikan pusat Kuliner Senja Bungatan, di Pantai Blitok ini, nanti ada Jelo City (Jangka Local Kuliner and Sporty) di wilayah Kecamatan Jangkar dan Car Free Day di Kecamatan Asembagus,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Saat ini, kata Mas Rio, pusat kuliner di Kabupaten Situbondo terus berkembang dari Car Free Day di Jalan PB Sudirman Situbondo, kemudian Panarukan Night, Ijen, Besuki Car Free Day, Wiken dan sekaran Kuliner Senja Bungatan. Dirinya juga menjelaskan, bahwa Kuliner Senja Bungatan ini bertujuan untuk menggerakkan potensi ekonomi lokal Situbondo yakni UMKM, terutama di mikro bisnis kuliner.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi lokal, lanjut Mas Rio, para pengusaha mikro yang bergerak di bidang kuliner bisa dikembangkan dengan membentuk spot-spot wisata kuliner di tepi-tepi pantai. “Saya yakin dengan sentuhan inovasi dan ide-ide kretif ini, UMKM Situbondo bisa Naik Kelas,” imbuh suami Ketua TP PKK Situbondo, Husna Laili.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Bupati Situbondo, Mbak Ulfi, menambahkan dengan potensi garis pantai 150 kilometer di wilayah Kabupaten Situbondo, maka potensi UMKM lokal Kabupaten Situbondo akan terus bergerak maju. &#8220;Kita berharap dengan potensi garis pantai 150 kilometer ini, roda perekonomian pelaku UMKM akan terus bergerak maju. Pemerintah akan terus memberikan motivasi kepada para pengusaha UMKM,” ujarnya.</p>



<p>Di lain pihak, Camat Bungatan, Yogie Kripsian Sah, mengatakan bahwa ada 65 pengusaha UMKM yang kini berjualan di Wisata Kuliner Senja Bungatan. Yakni, para pengusaha mikro yang berdomisi di wilayah Kecamatan Bungatan.</p>



<p>&#8220;Ada 65 stand UMKM pada yang berjualan di stand Kuliner Senja Bungatan. Para pelaku usaha mikro ini berjualan setiap senja di hari Sabtu (malam Minggu). Harapannya, perekonomian di wilayah Kecamatan Bungatan ini terus bergerak. Kegiatan Wisata Kuliner Senja Bungatan ini berkolaborasi dengan kegiatan seni dan budaya,” kata Camat Bungatan.</p>



<p>Di Wisata Kuliner Senja Bungatan ini, sambung Yogie, masyarakat selain bisa menikmati makanan dan minuman juga bisa membeli produk-produk lokal kerajinan khas Kecamatan Bungatan. &#8220;Bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Bungatan dan sekitarnya, silahkan kunjungi Wisata Kuliner Senja Bungatan setiap hari Sabtu malam Minggu,&#8221; imbuh Yogie. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221705</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadirkan 20 Masjid Ramah Pemudik di Jalur Pantura, Pemkab Situbondo Siapkan Layanan Gratis dan UMKM</title>
		<link>https://memontum.com/hadirkan-20-masjid-ramah-pemudik-di-jalur-pantura-pemkab-situbondo-siapkan-layanan-gratis-dan-umkm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Mar 2025 02:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[Pantura]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Pemudik]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220468</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menghadirkan terobosan baru dengan menyediakan 20 Masjid Ramah Pemudik di Jalur Pantura Situbondo. Program ini, bertujuan untuk memastikan agar para pemudik mendapatkan tempat istirahat yang nyaman, aman serta layanan tambahan secara gratis. Mulai dari tempat ibadah, fasilitas istirahat, pelayanan kesehatan gratis hingga pijat refleksi, yang semuanya disediakan untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menghadirkan terobosan baru dengan menyediakan 20 Masjid Ramah Pemudik di Jalur Pantura Situbondo. Program ini, bertujuan untuk memastikan agar para pemudik mendapatkan tempat istirahat yang nyaman, aman serta layanan tambahan secara gratis. Mulai dari tempat ibadah, fasilitas istirahat, pelayanan kesehatan gratis hingga pijat refleksi, yang semuanya disediakan untuk pemudik yang singgah di masjid-masjid yang telah disediakan.</p>



<p>Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, mengatakan bahwa program ini adalah salah satu upaya Pemkab Situbondo untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. Terutama, saat menjelang berlangsungnya arus Mudik Lebaran, seperti tahun ini.</p>



<p>“Kami ingin para pemudik yang melewati Jalur Pantura Situbondo, itu merasa nyaman dan aman. Oleh karena itu, kami menyediakan 20 Masjid Ramah Pemudik yang tersebar dari ujung Barat hingga Timur Situbondo. Selain bisa digunakan untuk ibadah, masjid ini juga menjadi tempat istirahat, juga tersedia pelayanan kesehatan gratis, pijat refleksi gratis, serta stand UMKM yang menjajakan berbagai produk khas Situbondo,” kata Bupati Situbondo, yang akrab disapa Mas Rio, Jumat (21/03/2025) tadi.</p>



<p>Para pemudik yang merasa lelah setelah menempuh perjalanan panjang, tambahnya, bisa mampir ke salah satu masjid yang sudah disediakan untuk beristirahat. Masjid-masjid tersebut, telah dilengkapi dengan ruang istirahat nyaman, tempat wudlu yang bersih hingga toilet yang terawat.</p>



<p>Selain itu, tersedia pula pelayanan kesehatan gratis bagi pemudik yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan ringan, seperti pengecekan tekanan darah dan pemberian obat dasar. Bahkan bagi pemudik yang mengalami pegal-pegal akibat duduk terlalu lama di kendaraan, Pemkab Situbondo juga menyediakan layanan pijat refleksi gratis di beberapa masjid. Dengan demikian, pemudik bisa kembali melanjutkan perjalanan dengan tubuh yang lebih segar dan bugar.</p>



<p>“Kami memahami bahwa perjalanan panjang, terutama saat mudik, bisa sangat melelahkan. Oleh karena itu, kami berusaha memberikan layanan terbaik agar para pemudik merasa nyaman dan tetap sehat selama perjalanan,” tambah Mas Rio.</p>



<p>Kabupaten Situbondo sendiri merupakan salah satu wilayah dengan jalur utama yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Bali, NTB hingga NTT. Jalur Pantura di daerah ini, membentang sepanjang 150 kilometer dan menjadi salah satu titik padat arus mudik yang sering dilewati kendaraan dari berbagai daerah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Karena posisi Situbondo yang strategis, Program Masjid Ramah Pemudik ini sangat penting. Kami berharap pemudik yang singgah bisa menikmati fasilitas yang ada dan beristirahat dengan tenang serta tetap bisa menjalankan ibadah dengan nyaman di sepanjang perjalanan mudik,” jelas Mas Rio.</p>



<p>Selain menjadi tempat istirahat dan ibadah, tambahnya, masjid-masjid ini juga menjadi titik promosi produk-produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Situbondo. Para pemudik bisa membeli oleh-oleh khas Situbondo, mulai dari makanan ringan, produk kerajinan tangan, hingga hasil olahan perikanan dan pertanian lokal.</p>



<p>“Ini juga kesempatan bagi UMKM lokal untuk memperkenalkan produknya kepada para pemudik dari berbagai daerah. Dengan adanya stand UMKM di masjid-masjid ini, diharapkan perekonomian masyarakat Situbondo semakin berkembang,” tambahnya.</p>



<p>Bagi pemudik yang melintasi Jalur Pantura Situbondo, berikut adalah daftar 20 Masjid Ramah Pemudik yang bisa disinggahi. Masjid-masjid itu, yakni Masjid Besar Babul Jannah Kecamatan Banyuglugur, Masjid Nurut Taufik Desa Kalianget, Banyuglugur, Masjid Nurul Huda Desa Buduan, Kecamatan Suboh, Masjid Al Ikhlas Mlandingan Kulon, Masjid Al Iman Mlandingan Kulon, Masjid Annur Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Masjid Nurur Rahmah Mlandingan Wetan, Kecamatan Bungatan.</p>



<p>Selanjutnya, Masjid Al Bayan di Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Masjid Rahmad Kembangsambi, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Masjid Al-Amin Kampung Krajan, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Masjid Nurul Abror Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Masjid Agung Al Abror Alun-Alun Situbondo, Masjid Al Mukhtar Kecamatan Panji, Masjid Sirojul Fatah di Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Masjid Darul Istiqomah Desa Setonggek, Kecamatan Kapongan. Kemudian, Masjid Mizbahul Yaqin Kecamatan Arjasa, Masjid Darussalan Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa, Masjid Miftahul Jannah Desa Banyuputih, Kecamatan Banyuputih, Masjid Ibrahimy 2 Congap Desa Sukorejo, Kecamatan Banyuputih dan Masjid Nurul Muttaqin Kecamatan Banyuputih.</p>



<p>Mas Rio berharap, melalui program ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat yang sedang menempuh perjalanan mudik. Dengan adanya Masjid Ramah Pemudik, para pemudik bisa beristirahat dengan nyaman, mendapatkan layanan kesehatan gratis serta berkontribusi dalam mendukung ekonomi lokal melalui pembelian produk UMKM.</p>



<p>“Insyaallah, dengan adanya Masjid Ramah Pemudik, Kabupaten Situbondo akan semakin dikenal oleh masyarakat luas sebagai daerah yang ramah dan peduli terhadap pemudik. Kami ingin memastikan bahwa para pemudik yang melewati Situbondo bisa menjalani perjalanan dengan lebih nyaman dan aman,” tambahnya.</p>



<p>Bagi yang berencana melakukan perjalanan mudik melalui Jalur Pantura Situbondo, imbuhnya, jangan ragu untuk singgah di salah satu Masjid Ramah Pemudik ini. Termasuk, menikmati layanan yang tersedia, istirahat dengan nyaman dan jangan lupa membawa oleh-oleh khas Situbondo sebelum melanjutkan perjalanan. <strong>(her/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220468</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kecamatan Mlandingan Situbondo Dihajar Banjir, Jalur Pantura Lumpuh dan Rumah Warga Terendam</title>
		<link>https://memontum.com/kecamatan-mlandingan-situbondo-dihajar-banjir-jalur-pantura-lumpuh-dan-rumah-warga-terendam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Feb 2025 15:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[dihajar]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[lumpuh]]></category>
		<category><![CDATA[mlandingan]]></category>
		<category><![CDATA[Pantura]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[terendam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218952</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Bencana banjir menghajar wilayah Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, Senin (03/02/2025) malam. Akibat kejadian itu, Jalan Pantura di Kecamatan Mlandingan, pun sempat dibuat lumpuh. Itu karena, ketinggian banjir hingga mencapai 1 meter. Bahkan, beberapa kendaraan yang berusaha nekad menerobos banjir, dibuat macet karena tingginya air yang masuk ke Jalur Pantura. Dampak kejadian itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Bencana banjir menghajar wilayah Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, Senin (03/02/2025) malam. Akibat kejadian itu, Jalan Pantura di Kecamatan Mlandingan, pun sempat dibuat lumpuh. Itu karena, ketinggian banjir hingga mencapai 1 meter.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Kecamatan Mlandingan Situbondo Dihajar Banjir, Jalur Pantura Lumpuh dan Rumah Warga Terendam" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/2z_csJBYxYs?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Bahkan, beberapa kendaraan yang berusaha nekad menerobos banjir, dibuat macet karena tingginya air yang masuk ke Jalur Pantura. Dampak kejadian itu, juga merendam sejumlah rumah warga, seperti di kawasan Desa Mlandingan Kulon dan Desa Sumberpinang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Sebab bencana banjir karena intensitas hujan deras sejak (Senin, red) sore. Banjir tidak hanya merendam rumah warga, tapi juga jalan raya dan menghanyutkan ternak warga seperti sapi, kambing dan ayam,” kata Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Sruwi Hartanto.</p>



<p>Dari informasi yang diterima, dampak banjir juga membuat ternak warga turut terdampak. Bahkan, mobil juga diinformasikan turut terseret. <strong>(pjt/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218952</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Selama 2024 Destinasi Wisata Wilayah Pantura Sedot 2 Juta Wisatawan</title>
		<link>https://memontum.com/selama-2024-destinasi-wisata-wilayah-pantura-sedot-2-juta-wisatawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jan 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pantura]]></category>
		<category><![CDATA[selama]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218416</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lamongan menjelaskan bahwa destinasi wisata yang ada di wilayah pantura mendominasi angka kunjungan wisatawan selama tahun 2024. Keterangan itu, sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamongan, Siti Rubikah, Kamis (16/01/2025) tadi. &#8220;Dari akumulasi data kunjungan kami, destinasi wisata di wilayah pantura lebih mendominasi. Memang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lamongan menjelaskan bahwa destinasi wisata yang ada di wilayah pantura mendominasi angka kunjungan wisatawan selama tahun 2024. Keterangan itu, sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamongan, Siti Rubikah, Kamis (16/01/2025) tadi.</p>



<p>&#8220;Dari akumulasi data kunjungan kami, destinasi wisata di wilayah pantura lebih mendominasi. Memang wilayah pantura memiliki ragam wisata yang ditawarkan, mulai wisata alam, religi, edukasi hingga fantasi,&#8221; kata Kadisparbud.</p>



<p>Ditambahkannya, tercatat pada tahun 2024, total angka kunjungan wisatawan sebanyak 4.380.117 wisatawan. Sedangkan, sekitar 2 juta wisatawan tertuju pada destinasi wisata yang berada wilayah pantura.</p>



<p>Diantaranya, paparnya, seperti kunjungan di Wisata Religi Makam Sunan Drajat sebanyak 1.601.553 kunjungan, Wisata Bahari Lamongan (WBL) sebanyak 96 wisatawan mancanegara dan 382.228 wisatawan nusantara. Kemudian, Museum Drajat yang dikunjungi oleh 184 wisatawan mancanegara dan 139.945 wisatawan nusantara, Wisata Desa Pantai Kutang dengan kunjungan 31.887 wisatawan, Wisata Watungkal Edupark sebanyak 2.695 wisatawan dan lainnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Wisatawan yang berkunjung ke ragam destinasi wisata pantura tidak hanya mengunjungi obyek wisata. Karena kami juga menyajikan spesial event pariwisata rutin tahunan. Seperti Kupatan Tanjung Kodok, Haul Makam Drajat, Sendangagung Batik Carnival, Event Ikan Krapu Labuhan dan masih banyak lagi,&#8221; jelas Rubikah.</p>



<p>Ditambahkannya, banyaknya wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata pantura, tidak lain karena didukung oleh mudahnya akses transportasi. Terlebih pada Agustus 2024 lalu, telah dilaunching Bus Trans Jatim Joko Tingkir Koridor IV, yang menghubungkan Paciran &#8211; Bunder Gresik.</p>



<p>Namun, ungkapnya, hal tersebut tidak menjadikan lemahnya destinasi wisata Lamongan di wilayah lain. Karena di wilayah lain, juga memiliki icon tersendiri. Seperti di wilayah Ngimbang terdapat wisata sejarah Makam Nyi Andong Sari, di Sambeng ada Taman Airlangga Candi Pataan dan masih banyak lagi. <strong>(kom/son/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218416</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dihantam Truk Box, Warga Paiton Meninggal Jadi Korban Tabrak Lari di Jalur Pantura Probolinggo</title>
		<link>https://memontum.com/dihantam-truk-box-warga-paiton-meninggal-jadi-korban-tabrak-lari-di-jalur-pantura-probolinggo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jun 2024 10:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[dihantam]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[paiton,]]></category>
		<category><![CDATA[Pantura]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[tabrak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210440</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Naas menimpa seorang pengendara motor Honda Vario Nopol N 3298 ND, yang diketahui bernama M Sahlehuddin Al Arobi (49), warga Dusun Pesisir, Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (08/06/2024) tadi. Korban meninggal dunia, setelah diduga menjadi korban tabrak lari saat melintas di Jalur Pantura Probolinggo-Situbondo atau tepatnya di Exit Tol Paiton [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Naas menimpa seorang pengendara motor Honda Vario Nopol N 3298 ND, yang diketahui bernama M Sahlehuddin Al Arobi (49), warga Dusun Pesisir, Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (08/06/2024) tadi. Korban meninggal dunia, setelah diduga menjadi korban tabrak lari saat melintas di Jalur Pantura Probolinggo-Situbondo atau tepatnya di Exit Tol Paiton Jalan Raya Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton.</p>



<p>Seriusnya luka yang dialami korban, membuat nyawanya tidak berhasil ditolong. Sedangkan Truk Box yang diduga menjadi lawan tabrakan dengan korban, masih dalam pencarian petugas Laka Lantas Polres Probolinggo.</p>



<p>Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama, mengatakan bahwa kejadian bermula saat kendaraan Truk Box tidak dikenal berjalan dari arah Barat ke Timur. Sesampainya di TKP, Truk Box diduga hendak mendahului kendaraan Minibus yang ada di depannya. Hanya saja, diduga karena kurang hati-hati, membuat kendaraan itu menabrak korban yang saat itu melintas di arah berlawan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Korban melaju dari arah Timur ke Barat, atau dari arah berlawanan. Sementara akibat kejadian itu, motor beserta pengendara jatuh di badan jalan sebelah Selatan,&#8221; ungkap Ipda Aditya.</p>



<p>Usai kejadian, tambahnya, kendaraan Truk Box yang tidak dikenal itu terus melaju ke arah Timur. Karenanya, kini pihaknya berkoordinasi dengan petugas jajaran Polres Situbondo, untuk melakukan pemberhentian kepada truk yang diduga terlibat Laka Lantas di Kecamatan Paiton.</p>



<p>&#8220;Akibat kecelakaan ini, korban pengendara motor mengalami luka dan meninggal di TKP. Sampai saat ini, masih belum ada perkembangan dari petugas jajaran Polres Situbondo,&#8221; tambahnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210440</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalur Pantura Pasuruan-Surabaya Lumpuh Dikepung Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/jalur-pantura-pasuruan-surabaya-lumpuh-dikepung-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Apr 2024 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[dikepung]]></category>
		<category><![CDATA[lumpuh]]></category>
		<category><![CDATA[Pantura]]></category>
		<category><![CDATA[pasuruan-surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208326</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Jalur Pantura Pasuruan-Surabaya, tepatnya Jalan Raya Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, lumpuh akibat terendam banjir, Selasa (09/04/2024) pagi. Terlihat, banjir mengepung Jalur Pantura mulai depan Masjid Raya Kraton hingga Simpang Tiga Tambakrejo. Akibat kejadian itu, kemacetan tidak bisa terhindarkan. Terutama, untuk jalur kendaraan dari arah Surabaya menuju Kota Pasuruan. Bahkan, tidak sedikit [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Jalur Pantura Pasuruan-Surabaya, tepatnya Jalan Raya Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, lumpuh akibat terendam banjir, Selasa (09/04/2024) pagi. Terlihat, banjir mengepung Jalur Pantura mulai depan Masjid Raya Kraton hingga Simpang Tiga Tambakrejo.</p>



<p>Akibat kejadian itu, kemacetan tidak bisa terhindarkan. Terutama, untuk jalur kendaraan dari arah Surabaya menuju Kota Pasuruan. Bahkan, tidak sedikit pengendara sepeda motor yang nekat menerobos banjir, hingga membuat kendaraannya mogok.</p>



<p>Petugas kepolisian yang yang melakukan pengamanan di sekitar lokasi, akhirnya menutup akses jalan di sekitar TKP demi keselamatan pengguna jalan. Kasatlantas Polres Pasuruan Kota, AKP Agus Prayitno, menegaskan sampai saat ini jalur Pantura di Desa Tambakrejo, masih ditutup untuk semua kendaraan. Sebab, ketinggian air banjir masih belum memungkinkan untuk kendaraan bisa melintas dengan aman.</p>



<p>&#8220;Semua demi keselamatan pengguna jalan, karena genangannya cukup tinggi. Daripada banyak yang nekat menerobos, maka kami putuskan untuk menutup jalur kendaraan sampai air surut dan jalan bisa dilewati,&#8221; kata AKP Agus.</p>



<p>Sebagai jalur alternatif, Satlantas Polres Pasuruan Kota mengarahkan semua kendaraan roda empat untuk lewat jalan tol. Sedangkan untuk roda dua yang dari arah surabaya, diarahkan menuju Kecamatan Rembang dan yang dari timur diarahkan melalui Simpang Tiga Kraton ke selatan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menjelaskan bahwa banjir disebabkan oleh intensitas yang sangat tinggi dan berlangsung selama beberapa jam. Terlebih Minggu (07/04/2024) kemarin, hujan turun selama seharian, termasuk di wilayah hulu seperti Purwodadi, Pandaan, Puspo, Tosari dan lainnya.</p>



<p>&#8220;Di atas hujan deras selama seharian, sedangkan air laut juga sedang dalam kondisi pasang, sehingga sungai-sungai meluap dan masuk ke rumah-rumah warga,&#8221; terangnya.</p>



<p>Total ada lima kecamatan terdampak. Yakni Kecamatan Bangil, Kraton, Pohjentrek, Rembang dan Kecamatan Gondangwetan. Terparah ada di Dusun Duyo, Desa Sukorejo, Kecamatan Pohjentrek. Dimana banjir setinggi 170 sentimeter atau hampir dua meter.</p>



<p>Sugeng mengimbau warga agar tetap waspada, sebab cuaca masih belum bersahabat. Apalagi di beberapa wilayah atas, hujan kembali turun saat ini.</p>



<p>&#8220;Tetap waspada. Karena sesuai prakiraan BMKG, hujan masih terjadi hari ini. Dan pagi tadi juga turun hujan. Semoga banjir tidak semakin meluas,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208326</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Kota Probolinggo Tewas Jadi Korban Tabrak Lari di Jalur Pantura</title>
		<link>https://memontum.com/warga-kota-probolinggo-tewas-jadi-korban-tabrak-lari-di-jalur-pantura</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Mar 2024 15:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[Pantura]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[tabrak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207708</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Nahas dialami Sugiri (67) warga Jalan Raden Wijaya, Kelurahan Mayangan, Kota Probolinggo, Senin (25/03/2024) malam. Korban meninggal usai menjadi korban tabrak lari di Jalur Pantura Kota Probolinggo. Informasi yang dihimpun, insiden tabrak lari itu terjadi sekitar pukul 20.16 WIB. Saat itu, korban yang mengendarai sepeda kotor Honda Vario N 2658 PUT, melintas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Nahas dialami Sugiri (67) warga Jalan Raden Wijaya, Kelurahan Mayangan, Kota Probolinggo, Senin (25/03/2024) malam. Korban meninggal usai menjadi korban tabrak lari di Jalur Pantura Kota Probolinggo.</p>



<p>Informasi yang dihimpun, insiden tabrak lari itu terjadi sekitar pukul 20.16 WIB. Saat itu, korban yang mengendarai sepeda kotor Honda Vario N 2658 PUT, melintas dari Barat ke Timur. Tiba di lokasi, korban diduga sempat menyerempet mobil yang sedang parkir di pinggir jalan, hingga membuat laju motornya oleng dan terjatuh ke bahu jalan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saat terjatuh ke bahu jalan, korban langsung terlindas oleh truk yang berjalan searah dengan korban. Kendaraan sendiri, usai melindas tidak menghentikan laju truknya,&#8221; kata seorang warga, Sholehuddin.</p>



<p>Akibat insiden tersebut, tambahnya, korban mengalami luka parah. Sehingga, mengakibatkan nyawa korban tidak berhasil ditolong. Tubuh korban sendiri, kemudian di evakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Dr Muhammad Saleh Kota Probolinggo. Sedangkan motor korban, diamankan ke Kantor Laka Lantas Polres Probolinggo Kota, untuk penyelidikan. &#8220;Tubuh korban dievakuasi ke RS, sementara motor korban diamankan petugas Laka Lantas Kota,&#8221; tambahnya. <strong>(nun/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207708</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Niat Menolong, Motor Pinjaman Malah Dirampok di Jalan Pantura Gending Probolinggo</title>
		<link>https://memontum.com/niat-menolong-motor-pinjaman-malah-dirampok-di-jalan-pantura-gending-probolinggo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Feb 2024 11:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[dirampok]]></category>
		<category><![CDATA[gending]]></category>
		<category><![CDATA[menolong,]]></category>
		<category><![CDATA[Pantura]]></category>
		<category><![CDATA[pinjaman]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205605</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Aksi Curas alias perampokan dengan sasaran motor terjadi di Kabupaten Probolinggo. Kali ini, korbannya adalah Ilham (18) warga Desa/Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo. Korban sendiri menjadi sasaran aksi Curas, saat berada di Jalan Pantura Desa Bulang, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (03/02/2024) pukul 10.00. Akibat kejadian itu, korban juga menjadi sasaran aksi pemukulan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Aksi Curas alias perampokan dengan sasaran motor terjadi di Kabupaten Probolinggo. Kali ini, korbannya adalah Ilham (18) warga Desa/Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo. Korban sendiri menjadi sasaran aksi Curas, saat berada di Jalan Pantura Desa Bulang, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (03/02/2024) pukul 10.00.</p>



<p>Akibat kejadian itu, korban juga menjadi sasaran aksi pemukulan dengan menggunakan bambu. Termasuk, sepeda motor PCX warna hitam Nopol N 3390 OQ, yang dipinjam dari teman sekaligus tetangganya, Faisal Hadi (19), warga Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo. Kejadian ini, pun sudah dilaporkan ke Polsek Gending.</p>



<p>Diperoleh keterangan dari saudara pemilik motor, Eni (24), bahwa kejadian itu berawal saat Faisal datang menggunakan motor PCX ke acara reunian sekolah di Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Sesampainya di sekolah, teman adik atau korban Ilham bersama seorang teman, kemudian meminjam motor PCX.</p>



<p>&#8220;Motor itu digunakan keluar ke arah Kecamatan Gending. Mereka menggunakan motor itu berboncengan, yaitu Ilham dan seorang temannya,&#8221; kata Eni saat dikonfirmasi, Senin (05/02/2024) tadi.</p>



<p>Sesampainya di Jalan Pantura Desa Brumbungan Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, ujar Eni, Ilham kemudian dipepet dua orang tidak dikenal dengan menggunakan motor beat. Setelah itu mereka berhenti, orang tidak dikenal itu kemudian turun dari motor dan berpura-pura bertanya bengkel motor balap di sekitar lokasi.</p>



<p>Karena tidak ada curiga, tambahnya, teman adiknya pun menuruti permintaan pelaku untuk mengantar. Termasuk, saat pelaku meminta agar gantian posisi orang yang dibonceng. &#8220;Teman Ilham disuruh pindah ke motor pelaku dengan posisi sebagai penumpang, sementara rekan pelaku ikut Ilham dengan posisi sebagai penumpang atau dibonceng. Sementara posisi motor Ilham, ada dibagian depan,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tiba di tengah jalan atau TKP, lanjutnya, tiba-tiba Ilham diminta berhenti oleh pelaku yang dibonceng. Tidak hanya itu, pelaku juga meminta agar korban menyerahkan motor. Karena motor tersebut adalah pinjaman, Ilham sempat menolak untuk menyerahkan motor. Karena ada perlawanan itulah, pelaku mengancam dan memukul kepala Ilham beberapa kali hingga kesakitan.</p>



<p>Melihat Ilham sudah tidak berdaya, kemudian pelaku mengambil kunci motor yang sebelumnya disimpan dalam saku. Berikutnya, membawa kabur motor PCX hitam.</p>



<p>“Pelaku mengancam dan berkata &#8216;kamu lebih sayang sama nyawa kamu, apa sama sepeda ini&#8217;. Karena Ilham tidak segera menyerahkan motor, kemudian kepalanya dipukul menggunakan bambu. Ciri-ciri pelakunya mempunyai bekas jahitan di dahi dan bibir,” tambahnya.</p>



<p>Aksi perampokan ini, pun diunggah oleh Eni ke media sosial dan viral karena menyedot perhatian netizen. Dirinya berharap, agar motor yang telah dirampok dapat segera ditemukan.</p>



<p>Kapolsek Gending, AKP Sugeng Harianto, mengatakan jika pihaknya sudah menerima laporan tersebut pada Minggu (04/02/2024) kemarin. Namun, karena status motor tersebut masih kredit dan belum memiliki BPKB, maka korban diminta untuk melengkapi keterangan atau berkas sesuai yang sudah disarankan anggota.</p>



<p>“Sudah laporan, tapi harus ada yang perlu dilengkapi. Sebab, status motornya masih kredit,&#8221; jelasnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205605</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalur Pantura Probolinggo-Situbondo Makan Korban Pemotor</title>
		<link>https://memontum.com/jalur-pantura-probolinggo-situbondo-makan-korban-pemotor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jan 2024 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[Pantura]]></category>
		<category><![CDATA[pemotor]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo-situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204658</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) terjadi di Jalur Pantura Probolinggo-Situbondo, tepatnya di Desa Sumberejo, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Kamis (18/01/2024) tadi. Truk Mitsubishi dengan Nopol P 9672 UG terlibat tabrakan dengan pemotor hingga mengakibatkan korban jiwa. Kanit Gakum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama, mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Probolinggo</strong> &#8211; Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) terjadi di Jalur Pantura Probolinggo-Situbondo, tepatnya di Desa Sumberejo, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Kamis (18/01/2024) tadi. Truk Mitsubishi dengan Nopol P 9672 UG terlibat tabrakan dengan pemotor hingga mengakibatkan korban jiwa.</p>



<p>Kanit Gakum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama, mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, truk mitsubishi yang dikemudikan Dicky Tri Yuni (27) warga Kecamatan Temurejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng), melaju dari arah Barat ke Timur. Sesampainya di TKP, truk tersebut mencoba mendahului kendaraan di depannya. Namun, karena terlalu berhaluan ke kanan, berakibat masuk ke arah berlawanan sehingga terjadi kontra dengan pemotor Honda Vario Nopol N 2428 NI yang kendarai Zainul Hasan (41) warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Laka terjadi antara truk dengan pemotor, karena diduga truk terlalu ke kanan saat berusaha mendahului kendaraan yang di depannya,&#8221; terangnya.</p>



<p>Akibat kejadian itu, pemotor atau korban terpental ke bahu jalan. Akibat benturan keras tersebut, korban meninggal dunia di TKP.</p>



<p>&#8220;Pihak kepolisian kemudian mengevakuasi korban Laka Lantas ke Rumah Sakit Umum (RSUD) Waluyojati Kraksaan dan kendaraan yang terlibat agar tidak terjadi kemacetan di Jalur Pantura Probolinggo,&#8221; tambahnya. <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204658</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
