<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>parade &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/parade/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Apr 2026 09:49:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>parade &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peringatan Hari Kartini, Perwosi Kabupaten Pasuruan Suguhkan Parade Ratusan Perempuan Berkebaya</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-kartini-perwosi-kabupaten-pasuruan-suguhkan-parade-ratusan-perempuan-berkebaya</link>
					<comments>https://memontum.com/peringatan-hari-kartini-perwosi-kabupaten-pasuruan-suguhkan-parade-ratusan-perempuan-berkebaya#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[berkebaya]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kartini]]></category>
		<category><![CDATA[parade]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[Perwosi]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[suguhkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231812</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Persatuan Wanita Olah Raga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Pasuruan punya cara tersendiri dalam memeriahkan Hari Kartini 2026. Yaitu, ratusan perempuan di Kabupaten Pasuruan, berlenggak lenggok layaknya model profesional dengan mengenakan kebaya, sebagai simbol Kartini di Aula RSUD Bangil, Senin (20/04/2026) tadi. Sejumlah peserta, diminta untuk berparade sambil memamerkan kebaya yang dikenakan. Bahkan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Persatuan Wanita Olah Raga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Pasuruan punya cara tersendiri dalam memeriahkan Hari Kartini 2026. Yaitu, ratusan perempuan di Kabupaten Pasuruan, berlenggak lenggok layaknya model profesional dengan mengenakan kebaya, sebagai simbol Kartini di Aula RSUD Bangil, Senin (20/04/2026) tadi.</p>



<p>Sejumlah peserta, diminta untuk berparade sambil memamerkan kebaya yang dikenakan. Bahkan, Ketua Perwosi Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo, juga ikut berjalan di atas karpet merah, meski hanya sebentar.</p>



<p>Tidak selesai sampai di situ, sejumlah peserta yang kesemuanya perempuan, juga diajak melakukan line dance yang menggabungkan tari dan koreografi dengan tetap mengenakan kebaya. Beberapa penampil terbaik, akan mendapatkan hadiah dari panitia.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut Merita, dengan berkebaya, para perempuan masih bisa tetap menggerakkan badan untuk senam atau melakukan gerakan yang simpel tapi tetap memunculkan semangat Kartini yang sebenarnya. &#8220;Kartini zaman sekarang harus tangguh. Meski berkebaya, kita masih bisa beraktivitas atau melakukan kegiatan yang menggerakkan badan. Seperti line dance tadi atau fashion show,&#8221; katanya.</p>



<p>Dengan momentum Hari Kartini ini, diharapkan menjadi penguatan komitmen bersama untuk memastikan kesehatan, pendidikan dan martabat perempuan terlindungi sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. &#8220;Perempuan sekarang harus pinter-pinter jaga kesehatan, berpendidikan dan bermartabat,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Di akhir acara, sebagian dari peserta diarahkan untuk ikut berkontribusi pada urusan kemanusiaan, salah satunya melalui donor darah. Dari pantauan di lokasi, tak kurang dari 100 perempuan sangat antusias menyumbangkan darahnya untuk kemanusiaan.</p>



<p>&#8220;Senang sekali bisa donor darah karena emang rutin setiap 3 bulan sekali dan saya sudah 2 tahun melakukannya,&#8221; jelas salah satu staf Pemkab Pasuruan, Vivi. <strong>(kom/puj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/peringatan-hari-kartini-perwosi-kabupaten-pasuruan-suguhkan-parade-ratusan-perempuan-berkebaya/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231812</post-id>	</item>
		<item>
		<title>HUT Ke-49 SMAN 2 Situbondo Hadirkan Parade Prima Nusantara</title>
		<link>https://memontum.com/hut-ke-49-sman-2-situbondo-hadirkan-parade-prima-nusantara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2026 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[parade]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230252</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Parade Prima Nusantara HUT ke-49 SMA Negeri 2 Situbondo, berhasil hipnotis ribuan pasang mata di jalanan protokol Kabupaten Situbondo, Sabtu (14/02/2026) tadi. Sekitar 1.200 personel keluarga besar SMA Negeri 2 Situbondo, yang terdiri dari siswa, guru, tenaga kependidikan, hingga komite sekolah, tumpah ruah dalam pelaksanaan kegiatan parade kebudayaan ini. Kemeriahan itu, dimulai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Parade Prima Nusantara HUT ke-49 SMA Negeri 2 Situbondo, berhasil hipnotis ribuan pasang mata di jalanan protokol Kabupaten Situbondo, Sabtu (14/02/2026) tadi. Sekitar 1.200 personel keluarga besar SMA Negeri 2 Situbondo, yang terdiri dari siswa, guru, tenaga kependidikan, hingga komite sekolah, tumpah ruah dalam pelaksanaan kegiatan parade kebudayaan ini.</p>



<p>Kemeriahan itu, dimulai saat Kepala Sekolah SMAN 2 Situbondo, Nikmatil Hasanah, menyampaikan laporan resmi kepada Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah. Dengan penuh khidmat, Wabup Ulfiah melepas secara resmi rombongan parade dengan prosesi pengguntingan pita.</p>



<p>Acara pembukaan ini, turut dihadiri jajaran mulai dari Kasubag TU dan Kasi SMA PK-PLK Cabdin Wilayah Bondowoso, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo. Termasuk, dari tingkatan Muspika, hingga Polsek Kecamatan Situbondo.</p>



<p>Dalam sambutannya, Mbak Ulfi-sapaan Wakil Bupati Situbondo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan menaruh harapan besar agar SMA Negeri 2 Situbondo terus konsisten menjadi &#8216;pabrik&#8217; siswa berprestasi. &#8220;Sekolah harus tetap aktif menghasilkan karya-karya inovatif yang membanggakan daerah. Kehadiran parade ini bukan sekadar seremoni ulang tahun, melainkan bukti nyata kontribusi sekolah dalam membangun karakter generasi muda yang berwawasan global, namun tetap berpijak pada akar budaya lokal,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam gelaran itu, Parade Prima Nusantara tampil memukau dengan menyuguhkan potret mini Indonesia. Ribuan peserta menyulap jalanan menjadi galeri berjalan, yang menampilkan kekayaan adat dari berbagai provinsi. Mulai dari pakaian adat yang megah, replika rumah adat, hingga atraksi kesenian daerah.</p>



<p>Tidak hanya itu, parade ini juga memperkenalkan ragam makanan khas dan ikon hewan endemik dari penjuru nusantara, yang dipadukan secara apik dengan kearifan lokal asli Kabupaten Situbondo. Kegiatan ini menjadi instrumen pendidikan cinta tanah air yang konkret, tentunya bagi para siswa.</p>



<p>Melalui persiapan yang panjang, siswa diajak untuk mengenal, mencintai dan bangga terhadap identitas bangsa di tengah gempuran budaya asing. Semangat nasionalisme terpancar jelas dari setiap gerak dan kostum yang dikenakan, serta menggambarkan persatuan dalam perbedaan yang menjadi napas utama pendidikan di SMAN 2.</p>



<p>Gelaran ini, tentunya juga sukses menjadi obat rindu bagi masyarakat Situbondo, yang sudah lama menantikan kembalinya karnaval budaya berskala besar. Sorak-sorai penonton menyemut di sepanjang rute pawai, menciptakan atmosfer pesta rakyat yang hangat dan meriah.</p>



<p>Dengan kesuksesan Parade Prima Nusantara ini, SMA Negeri 2 Situbondo membuktikan bahwa di usia ke-49, sekolah tetap menjadi pelopor dalam menyatukan prestasi akademik dengan pelestarian nilai-nilai luhur bangsa. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230252</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sekda Lumajang Lepas Peserta Parade Drumband Meriahkan Perayaan Harjalu</title>
		<link>https://memontum.com/sekda-lumajang-lepas-peserta-parade-drumband-meriahkan-perayaan-harjalu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Drumband]]></category>
		<category><![CDATA[Harjalu]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[parade]]></category>
		<category><![CDATA[perayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228902</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Perayaan Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-770, terasa sangat istimewa. Itu karena, dalam serangkaian pelaksanaan juga diisi kegiatan Parade Drumband Kabupaten Lumajang 2025, yang diselenggarakan di Jalan Ahmad Yani (Timur Stadion Semeru), Sabtu (20/12/2025) tadi. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, mengatakan bahwa drumband ini menekankan pentingnya pendidikan karakter, disiplin dan kebersamaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Perayaan Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-770, terasa sangat istimewa. Itu karena, dalam serangkaian pelaksanaan juga diisi kegiatan Parade Drumband Kabupaten Lumajang 2025, yang diselenggarakan di Jalan Ahmad Yani (Timur Stadion Semeru), Sabtu (20/12/2025) tadi.</p>



<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, mengatakan bahwa drumband ini menekankan pentingnya pendidikan karakter, disiplin dan kebersamaan anak-anak melalui seni dan olah raga. &#8220;Drumband bukan sekadar lomba, tetapi wadah pengembangan kreativitas dan pembentukan karakter peserta sejak dini. Kami mengapresiasi seluruh guru, pembina dan wali murid yang mendukung anak-anak, serta Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Lumajang yang telah menginisiasi Kejurkab ini,&#8221; kata Sekda Agus.</p>



<p>Menurutnya, kegiatan ini adalah upaya mendidik anak-anak dalam melatih disiplin, ketegasan dan kebersamaan. &#8220;Tentu ini membutuhkan effort yang tidak ringan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendidikan karakter bisa dibangun melalui seni dan olahraga,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sekda Agus juga menekankan peran orang tua dan sekolah dalam memberikan dukungan, sesuai semboyan Jawa Timur Jer Basuki Mawa Beya, bahwa keberhasilan pendidikan membutuhkan kerja sama semua pihak. Dirinya juga mengajak semua pihak, untuk menghormati keputusan dewan juri dan memberi ruang bagi anak-anak untuk menampilkan kemampuan terbaiknya.</p>



<p>Kejurkab Drumband Kabupaten Lumajang 2025 ini diikuti oleh 36 peserta dari jenjang TK, SD/MI, dan SMP, serta satu peserta kehormatan, Marching Band Gita Wira Bhakti yang seluruh personelnya ASN. Kegiatan ini, menjadi ajang apresiasi bakat siswa sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya dan kegiatan kolektif.</p>



<p>“Selamat menampilkan kreativitas kalian dan nikmati kemeriahan Harjalu ke-770. Semoga pengalaman ini menjadi bekal bagi pertumbuhan karakter dan kreativitas kalian di masa depan,” imbuh Agus Triyono. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228902</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tampil Menawan di Surabaya Fashion Parade 2025, Kota Probolinggo Hadirkan Kolaborasi 9 Desainer</title>
		<link>https://memontum.com/tampil-menawan-di-surabaya-fashion-parade-2025-kota-probolinggo-hadirkan-kolaborasi-9-desainer</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Desainer]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[menawan]]></category>
		<category><![CDATA[parade]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[tampil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227743</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Kota Probolinggo kembali menegaskan eksistensinya di panggung mode bergengsi Surabaya Fashion Parade (SFP) 2025, yang digelar di Convention Hall Tunjungan Plaza Surabaya, Jumat (14/11/2024) tadi. Tahun ini, untuk kedua kalinya, Dekranasda bersama desainer lokal unjuk keberanian mempromosikan batik khas Kota Probolinggo yang dikemas lebih modern, ekspresif dan berkarakter. Dalam SFP 2025 yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Kota Probolinggo kembali menegaskan eksistensinya di panggung mode bergengsi Surabaya Fashion Parade (SFP) 2025, yang digelar di Convention Hall Tunjungan Plaza Surabaya, Jumat (14/11/2024) tadi. Tahun ini, untuk kedua kalinya, Dekranasda bersama desainer lokal unjuk keberanian mempromosikan batik khas Kota Probolinggo yang dikemas lebih modern, ekspresif dan berkarakter.</p>



<p>Dalam SFP 2025 yang mengusung tema &#8216;Rebellion&#8217;, Kota Probolinggo menampilkan koleksi kolaboratif dari 9 desainer lokal dengan total 10 busana, ditambah partisipasi dari 9 desainer lainnya. Karya utama yang diangkat oleh Ketua Dekranasda, dr Evariani Aminuddin, adalah Larasing Rupo. Sebuah koleksi yang mengangkat filosofi harmoni dalam rupa, wujud dan makna, sekaligus menantang perspektif konvensional mengenai keindahan.</p>



<p>“Dengan bangga Kota Probolinggo kembali tampil di Surabaya Fashion Parade. Tahun ini kami mempersembahkan ‘Larasing Rupo’, sebuah karya yang tidak hanya memamerkan keindahan batik khas Probolinggo, tetapi juga membawa filosofi tentang harmoni,” ujar Evariani.</p>



<p>Secara makna, Larasing Rupo menggambarkan keselarasan antara wujud, bentuk dan pesan yang terkandung di dalamnya. Motif Asmara Dhana diterjemahkan ulang dengan memasukkan unsur biota laut Probolinggo, seperti ubur-ubur, kerang dan ganggang laut.</p>



<p>Sebuah simbol harmoni dalam kehidupan bawah laut. Fenomena kemunculan ribuan ubur-ubur di perairan Probolinggo, yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, menjadi titik inspirasi utama.</p>



<p>“Kami ingin menunjukkan bahwa keindahan bisa lahir dari mana saja, termasuk dari laut Probolinggo yang kaya akan kehidupan. Ini selaras dengan tema Rebellion, karena kami ingin menantang persepsi konvensional tentang cantik, bahwa keindahan tidak harus sempurna, tetapi harus selaras,” imbuh istri Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dokter Evariani yang juga tampil dengan busana batik khas Kota Probolinggo, merasa bangga bisa ikut mewadahi para desainer lokal tersebut. Harapannya, untuk bisa membawa nama Kota Probolinggo agar semakin dikenal khalayak luas.</p>



<p>Para desainer lokal menghadirkan ragam karya dengan interpretasi masing-masing terhadap tema besar SFP tahun ini. Diantaranya, Endik Suwandi menghadirkan 2 busana pria berjudul &#8216;Mangga Sukur Jayasena&#8217; dan &#8216;Suluran Tinjang Wirotama&#8217;, yang menonjolkan karakter maskulin melalui garis tegas dan motif khas Probolinggo.</p>



<p>Ada Vivin Nur Fithria tampil sebagai desainer utama koleksi Larasing Rupo, memadukan motif batik Asmara Dhana dengan elemen biota laut seperti ubur-ubur, kerang dan ganggang laut. Sedangkan Muchlis Ansori yang akrab dengan Aan Famous membawa karya &#8216;Harsa Bodhag&#8217;, menampilkan gaya kuat, energik dan penuh dinamika.</p>



<p>Sedangkan Dyas Famous membawa karya &#8216;Phala Probolinggo&#8217;, yang menonjolkan kekayaan visual dan karakter budaya lokal. Lina Mardiana dengan karya &#8216;Segara Sundari&#8217;, terinspirasi dari nuansa pesisir Probolinggo yang feminin namun berdaya. Inggita Safitri menghadirkan &#8216;Fiora Lituhayu&#8217;, koleksi yang menggabungkan kelembutan siluet dengan detail ornamen yang anggun.</p>



<p>Lalu ada Mardiya melalui karyanya &#8216;Padma Jaladri&#8217;, menghadirkan interpretasi busana bernuansa laut dengan sentuhan elegan. Aisha Alva menampilkan &#8216;Samira Manjari&#8217;, karya yang memadukan kesegaran warna dan motif untuk menghadirkan suasana penuh energi. Desainer lainnya, Anita Eka ikut melengkapi jajaran karya dengan &#8216;Sekar Arum&#8217;, menghadirkan visual yang lembut namun tetap berkarakter.</p>



<p>Melalui karya ini dan keberanian para desainer lokal, dirinya ingin menegaskan bahwa Kota Probolinggo memiliki kreativitas, keterampilan dan karakter kuat untuk bersaing di panggung mode nasional.</p>



<p>Surabaya Fashion Parade tahun ini memasuki usia 18 tahun, menjadikannya salah satu gelaran mode paling konsisten di Indonesia. Pendiri SFP, Dian Apriliana Dewi, menegaskan bahwa tema Rebellion merupakan simbol keberanian berkarya tanpa batas.</p>



<p>Dengan dukungan tata panggung teatrikal, koreografi model yang terarah, serta pencahayaan dramatis, SFP 2025 kembali menjadi ruang bagi para kreator untuk mengekspresikan ide segar dan progresif. <strong>(kom/pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227743</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ribuan Pelajar SMP hingga SMA Sederajat di Banyuwangi Meriahkan Parade Karnaval Kebangsaan</title>
		<link>https://memontum.com/ribuan-pelajar-smp-hingga-sma-sederajat-di-banyuwangi-meriahkan-parade-karnaval-kebangsaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2025 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[karnaval]]></category>
		<category><![CDATA[kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[parade]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[sederajat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224991</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Sebanyak 1000 pelajar tingkat SMP/MTs dan SMA/MA/SMK Negeri dan swasta se-Banyuwangi, berhasil tampil memukau menyajikan keragaman budaya Indonesia melalui kostum, seni tari dan teatrikal dalam Parade Karnaval Kebangsaan, yang digelar Pemkab Banyuwangi dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80. Dalam parade itu, ada yang mempresentasikan adat Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Kalimantan, Bali, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Sebanyak 1000 pelajar tingkat SMP/MTs dan SMA/MA/SMK Negeri dan swasta se-Banyuwangi, berhasil tampil memukau menyajikan keragaman budaya Indonesia melalui kostum, seni tari dan teatrikal dalam Parade Karnaval Kebangsaan, yang digelar Pemkab Banyuwangi dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80. Dalam parade itu, ada yang mempresentasikan adat Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Kalimantan, Bali, Madura, Banten, Lombok, Sunda dan beragam budaya lain di Tanah Air.&nbsp;</p>



<p>“Karnaval ini menjadi cara untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air. Lewat karnaval ini, kita ajak anak-anak Banyuwangi untuk mengenal Indonesia lebih jauh dengan menunjukkan keragaman seni budaya nusantara,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.</p>



<p>Disampaikan Bupati Ipuk, karnaval kebangsaan juga menjadi cara untuk memperkuat persatuan dan kesatuan seluruh elemen di Banyuwangi. Terlebih, Banyuwangi adalah daerah majemuk yang menjadi rumah bagi masyarakat dari beragam suku dan agama.</p>



<p>“Jadikan momen ini untuk merawat ke-bhinnekaan. Keragaman dalam masyarakat jangan menjadi halangan, namun jadikan ini kekuatan untuk membangun Banyuwangi,” tambah Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam rangkaian karnaval Kebangsaan tersebut, diawali dengan penampilan apik grup drumband, yang diikuti barisan pembawa bendera merah putih. Kemudian, dilanjutkan barisan kontingen dengan aneka kostum yang memvisualisasikan keragaman Indonesia.</p>



<p>Tidak kalah menarik, sajian fragmen yang mengisahkan beragam tradisi dari berbagai daerah juga tampil di acara itu. Seperti Kontingen SMP 3 Banyuwangi, yang mengusung tema adat Sulawesi Selatan. Selain kostum khas, kontingen ini juga menyuguhkan tradisi Mappadendang, sebuah ritual masyarakat Bugis sebagai bentuk syukur atas hasil panen yang melimpah.</p>



<p>Disusul, devile SMPN I Banyuwangi yang menampilkan budaya Bali. Mulai kostum, prosesi melasti (upacara adat penyucian diri umat Hindu), hingga sajian tari Kecak yang menceritakan kisah Calon Arang disajikan secara apik oleh peserta.</p>



<p>Suguhan apik para kontingen tersebut, menjadi tontonan menarik bagi ribuan warga yang sengaja memadati sepanjang rute karnaval, dari Kantor Pemkab Banyuwangi menuju Taman Blambangan. Salah satunya Laila, yang mengaku selalu antusias menunggu acara karnaval setiap tahunnya.</p>



<p>“Ini acara agustusan yang paling saya tunggu. Selain senang lihat paradenya, saya juga bisa menambah wawasan tentang keragaman seni budaya Indonesia,’’ kata Laila. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224991</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Deputi Bidang Kreativitas Kemenparekraf Dibuat Terpesona Parade Jember Fashion Carnival Artwear 2025</title>
		<link>https://memontum.com/deputi-bidang-kreativitas-kemenparekraf-dibuat-terpesona-parade-jember-fashion-carnival-artwear-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2025 12:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[artwear]]></category>
		<category><![CDATA[bidang]]></category>
		<category><![CDATA[carnival]]></category>
		<category><![CDATA[deputi]]></category>
		<category><![CDATA[dibuat]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[kreativitas,]]></category>
		<category><![CDATA[parade]]></category>
		<category><![CDATA[terpesona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224834</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, hadir secara langsung di Jember Fashion Carnival (JFC) Artwear 2025, Sabtu (09/08/2025) tadi. Di momen yang berharga itu, juga turut hadir perwakilan Kantor Staf Kepresidenan RI serta Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, hadir secara langsung di Jember Fashion Carnival (JFC) Artwear 2025, Sabtu (09/08/2025) tadi. Di momen yang berharga itu, juga turut hadir perwakilan Kantor Staf Kepresidenan RI serta Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Yuke Sri Rahayu.</p>



<p>“Busana yang ditampilkan para talent JFC ini membawa pesan budaya, alam, sejarah hingga isu-isu kontemporer, yang kesemuanya disampaikan dengan cara yang indah dan menawan,” kata Kemenparekraf Yuke.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengajak masyarakat, untuk terlibat dalam menguatkan ekosistem kreatif lokal. Menurutnya, dukungan terhadap desainer muda adalah investasi masa depan, agar karya-karya mereka mampu menembus pasar nasional hingga internasional.</p>



<p>Karya-karya yang dipamerkan malam itu, imbuhnya, didominasi oleh rancangan desainer lokal Jember, yang kualitasnya bersaing dengan karya internasional. Setiap busana, hadir sebagai &#8216;wearable art&#8217; yang memadukan estetika tinggi, warisan budaya dan ide-ide segar yang penuh imajinasi.</p>



<p>Gelaran JFC Artwear 2025 sendiri, kembali menegaskan posisi Jember sebagai pusat kreativitas dan inovasi seni yang berkelas dunia. Perpaduan busana, musik dan cahaya malam itu bukan sekadar hiburan, melainkan perayaan identitas dan semangat kreatif yang terus hidup di Bumi Pandhalungan. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224834</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelorakan Semangat Pejuang, Pemkot Surabaya Gelar Parade Juang 2024</title>
		<link>https://memontum.com/gelorakan-semangat-pejuang-pemkot-surabaya-gelar-parade-juang-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Nov 2024 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[gelorakan]]></category>
		<category><![CDATA[parade]]></category>
		<category><![CDATA[pejuang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216093</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Sambut Peringatan Hari Pahlawan pada 10 November, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali mengelar Parade Surabaya Juang 2024 di Jalan Pahlawan, Minggu (03/11/2024) tadi. Berbeda dari tahun sebelumnya, dalam Parade Juang 2024 kali ini resmi terdaftar dalam Karisma Event Nusantara (KEN). Penghargaan tersebut, diberikan langsung oleh Staf Ahli Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Masruroh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Sambut Peringatan Hari Pahlawan pada 10 November, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali mengelar Parade Surabaya Juang 2024 di Jalan Pahlawan, Minggu (03/11/2024) tadi. Berbeda dari tahun sebelumnya, dalam Parade Juang 2024 kali ini resmi terdaftar dalam Karisma Event Nusantara (KEN).</p>



<p>Penghargaan tersebut, diberikan langsung oleh Staf Ahli Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Masruroh kepada Pjs Wali Kota Surabaya, Restu Novi Widiani. Keduanya, lantas membuka Parade Juang dengan pembacaan puisi tentang peristiwa bersejarah tersebut. Kemudian, dilanjutkan dengan teatrikal yang menceritakan pertempuran 10 November, di hadapan ribuan warga Surabaya.</p>



<p>Puluhan pemeran pejuang kemerdekaan yang mengenakan kaos putih, maju menyerang tentara sekutu, lengkap dengan membawa replika senapan. Pekikan takbir, Allahu Akbar, terus dikumandangkan bersama narasi-narasi perjuangan yang dibacakan para narator. Teatrikal semakin membara, saat kalimat kemerdekaan yang dilontarkan disambut seluruh masyarakat yang menyaksikan Parade Juang 2024.</p>



<p>Tembakan peluru Tentara Sekutu yang menumbangkan pejuang kemerdekaan, serta lantunan Lagu Gugur Bunga yang dikumandangkan, menjadi tanda aksi teatrikal telah berakhir. Aksi teatrikal dalam Parade Juang 2024, ini menggambarkan tiga masa waktu yang berbeda. Yakni masa kemerdekaan 17 Agustus 1945, mempertahankan kemerdekaan termasuk peristiwa 10 November 1945 dan masa Wirabangsa (menjaga kemerdekaan).</p>



<p>Aksi teatrikal dilakukan pada tiga titik lokasi, yaitu Tugu Pahlawan, Siola dan berakhir di depan Alun-Alun Suroboyo. Semua lokasi tersebut, dipadati oleh masyarakat yang ingin menyaksikan aksi teatrikal dari sejumlah komunitas dan pelajar.</p>



<p>Selain aksi teatrikal, parade juga diramaikan oleh iring-iringan mobil Jeep Willys. Mobil yang identik dengan masa perjuangan itu, membawa Pjs Wali Kota Restu Novi, Forkopimda Kota Surabaya, pejabat Pemkot Surabaya dan sejumlah veteran yang hadir sampai ke Alun-Alun Suroboyo.</p>



<p>Pjs Wali Kota Restu Novi Widiani yang pertama kali terlibat dalam Parade Juang, mengapresiasi atas apa yang dilakukan Kota Surabaya dalam mempertahankan semangat kepahlawanannya. Baginya, Parade Juang memang layak untuk masuk dalam KEN dan disaksikan oleh masyarakat secara luas.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saya baru pertama kali terlibat penuh dan langsung. Walaupun setiap tahun diadakan, tetapi semangat teatrikal tetap membara. Itu tanda bahwa Kota Surabaya senantiasa mempertahankan semangat perjuangannya,&#8221; kata Pjs Wali Kota Restu, seusai acara.</p>



<p>Dirinya mengaku sangat bangga, karena Parade Juang 2024 resmi masuk dalam kalender KEN Kementrian Pariwisata. Dengan adanya prestasi tersebut, dirinya berharap sejarah kepahlawanan Kota Surabaya bisa diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia.</p>



<p>&#8220;Kami mendapatkan penghargaan KEN yang diberikan oleh Staf Ahli Kementrian Pariwisata. Hal ini menjadi semangat baru bagi Kota Surabaya untuk terus menyuguhkan event-event berkualitas kepada Indonesia dan dunia,&#8221; paparnya.</p>



<p>Dalam moment tersebut, Pjs Wali Kota Restu Novi berpesan kepada seluruh masyarakat, khususnya untuk para pemuda agar tetap berjuang sesuai bidang dan kemampuannya masing-masing. &#8220;Jangan melupakan sejarah, jiwa patriot dan heroik harus diwarisi oleh generasi muda untuk membangun Kota Surabaya, secara khusus dan Indonesia secara umum,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Di waktu yang sama, Staf Ahli Menteri Pariwisata RI, Masruroh, mengatakan dukungannya terhadap Parade Juang 2024. Menurutnya, event tersebut menjadi ajang untuk merawat dan menumbuhkan nilai patriotisme di kalangan generasi muda.</p>



<p>&#8220;Saya berharap event-event semacam ini bisa berkontribusi positif dalam pertumbuhan ekonomi Surabaya,&#8221; kata Masruroh.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olah Raga serta Pariwisata (Disbudporapar), Hidayat Syah, mengatakan bahwa Parade Juang yang melibatkan lebih dari 500 peserta ini menarik perhatian lebih dari 10 ribu orang untuk hadir dan menyaksikan. &#8220;Yang melihat ini tidak hanya masyarakat Surabaya, tapi juga tamu-tamu dari hotel dan beberapa wisatawan dari kota lain. Lebih banyak dari tahun kemarin yang hadir, lebih dari 10 ribu. Karena promosinya juga dilakukan oleh nasional terkait event ini,&#8221; ungkap Hidayat.</p>



<p>Dirinya pun berharap, Kota Surabaya bisa lebih banyak memasukan event dalam KEN selain Parade Juang. &#8220;Tahun depan harapannya event kuliner yang masuk. Saat ini, sedang kami proses apa saja syaratnya,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/sby/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216093</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Parade Baju Adat Nusantara Warnai Upacara HUT Ke-79 RI di Banyuwangi, Bupati Kenakan Baju Adat Minang</title>
		<link>https://memontum.com/parade-baju-adat-nusantara-warnai-upacara-hut-ke-79-ri-di-banyuwangi-bupati-kenakan-baju-adat-minang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Aug 2024 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kenakan]]></category>
		<category><![CDATA[minang]]></category>
		<category><![CDATA[nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[parade]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<category><![CDATA[warnai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213091</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Parade baju adat nusantara mewarnai Upacara Peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI, yang diselenggarakan Pemkab Banyuwangi, Sabtu (17/08/2024) tadi. Dalam momen itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengenakan baju adat Minang Koto Gadang, Sumatera Barat. Busana yang dikenakan tersebut, lengkap dengan penutup kepalanya, tingkuluak talakuang. Baju tersebut, mencerminkan adat Minangkabau yang berfalsafah &#8216;Adaik basyandi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Parade baju adat nusantara mewarnai Upacara Peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI, yang diselenggarakan Pemkab Banyuwangi, Sabtu (17/08/2024) tadi.</p>



<p>Dalam momen itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengenakan baju adat Minang Koto Gadang, Sumatera Barat. Busana yang dikenakan tersebut, lengkap dengan penutup kepalanya, tingkuluak talakuang.</p>



<p>Baju tersebut, mencerminkan adat Minangkabau yang berfalsafah &#8216;Adaik basyandi syarak, syarak basandi kitabullah&#8217;. Adat di Minangkabau mencerminkan spirit keagamaan.</p>



<p>&#8220;Ini saya kira tepat dengan kultur masyarakat Banyuwangi. Dimana agama menjadi bagian integral dalam kehidupan masyarakat. Sebagai pemimpin daerah, saya berkewajiban untuk menjaga dan melestarikan harmonisasi diantara adat dan agama dalam kehidupan masyarakat Banyuwangi,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, para undangan yang hadir juga tampak mengenakan baju adat dari berbagai wilayah di Indonesia. Seperti Wakil Bupati Banyuwangi, Sugirah, mengenakan baju adat Jawa. Sekda Mujiono mengenakan baju adat Bugis. Juga tampak undangan yang lain mengenakan baju adat Papua, Bengkulu, hingga Dayak.</p>



<p>&#8220;Ini mengingatkan kita kembali bahwa Bangsa Indonesia dibangun dari kebhinekaan, keberagaman yang kemudian kita bersatu, menyatukan tekad sebagai bangsa Indonesia,&#8221; tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, HUT Kemerdekaan RI merupakan momen bagi seluruh warga untuk kembali meneguhkan semua daya dan pikir, membawa bangsa ini maju dan berkarakter kuat. Maka, semangat gotong royong, menjadi landasan bagi semua pihak untuk membangun bangsa ini.</p>



<p>Berbagai program penanganan kemiskinan telah diluncurkan oleh Bupati Ipuk. Mulai ASN Peduli, dimana ribuan ASN Banyuwangi bergotong royong membantu warga kurang mampu. Juga Program Banyuwangi Berbagi, yang mengajak banyak elemen masyarakat untuk berkolaborasi menuntaskan masalah kemiskinan di Banyuwangi.</p>



<p>“Saat awal kami menjabat pada 2021, angka kemiskinan di 8,07 persen. Alhamdulillah dengan gotong royong semua pihak, saat ini selama tiga tahun turun ke 6,54 persen. Mari bersama kita terus kuatkan ikatan ini. Bersama kita kuat,” tambah Ipuk. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213091</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Hendy Meriahkan Gelaran Gowes Sepeda Santai dan Parade Traktor Peringatan Hari Koperasi KUD Cakru</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-hendy-meriahkan-gelaran-gowes-sepeda-santai-dan-parade-traktor-peringatan-hari-koperasi-kud-cakru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jul 2024 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[parade]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[santai]]></category>
		<category><![CDATA[Sepeda]]></category>
		<category><![CDATA[traktor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211797</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke 77, KUD Sumber Rejeki Desa Cakru mengadakan acara gowes sepeda santai dan parade traktor, Minggu (14/07/2024) tadi. Kegiatan ini berlangsung meriah dan istimewah, karena dalam serangkaian pelaksanaan itu dihadiri langsung Bupati Jember, Hendy Siswanto bersama Ketua TP PKK, Kasih Fajarini dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke 77, KUD Sumber Rejeki Desa Cakru mengadakan acara gowes sepeda santai dan parade traktor, Minggu (14/07/2024) tadi. Kegiatan ini berlangsung meriah dan istimewah, karena dalam serangkaian pelaksanaan itu dihadiri langsung Bupati Jember, Hendy Siswanto bersama Ketua TP PKK, Kasih Fajarini dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Jember.</p>



<p>Rangkaian pelaksanaan sendiri, sejumlah peserta sekitar pukul 06.30, sudah berkumpul di depan Kantor KUD Sumber Rejeki Cakru. Tidak kurang sebanyak 3 ribu peserta sepeda santai dan 50 peserta parade traktor, mengikuti pelaksanaan yang diberangkatkan Bupati Hendy Siswanto.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Hendy memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kegiatan ini. “Ini kontribusi yang luar biasa. Mari kita besarkan koperasi ini. Belilah produk di sini, sehingga akan terjadi perputaran ekonomi di masyarakat. Adanya koperasi, tentunya akan menguatkan kita dan menekan kemiskinan. Teruskan berkegiatan positif ini,” kata Bupati Hendy Siswanto.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam acara ini, panitia juga menyediakan doorprize menarik seperti sepeda, alat elektronik dan lain lain. Doorprize tersebut diundi akhir acara. Puncak kegiatan sendiri, ditandai dengan pengibaran bendera koperasi dan penyerahan penghargaan kepada anggota koperasi yang berprestasi dan telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan koperasi Desa Cakru.</p>



<p>Kepala Desa Cakru, Heny Indah Riyani, saat ditemui berharap kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi antar warga dan menumbuhkan semangat gotong royong yang menjadi inti dari prinsip koperasi. &#8220;Kegiatan gowes sepeda santai ini bukan hanya sebagai ajang olah raga, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan dan kekompakan warga Desa Cakru, dalam mendukung keberlangsungan koperasi kita. Mari kita terus jaga semangat gotong royong ini untuk memajukan desa kita bersama,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Menurutnya, gowes ini menjadi momen berharga bagi seluruh warga Desa Cakru. &#8220;Semoga semangat kebersamaan yang tercipta melalui kegiatan ini dapat terus terjaga dan koperasi desa semakin maju serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh anggotanya,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Ketua KUD Sumber Rejeki, Desa Cakru, Abdul Mujib, menyampaikan kegiatan sepeda santai dan parade traktor ini juga bertujuan untuk menyatukan koperasi dan masyarakat terutama di Desa Cakru ini. &#8220;Harapan kami dengan kegiatan seperti ini, Pemerintah Kabupaten Jember bisa membantu menghidupkan kembali koperasi-koperasi agar bisa untuk lebih baik dalam melayani masyarakat,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211797</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
