<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>parekraf &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/parekraf/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Jun 2025 08:30:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>parekraf &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dampingi Wamen Parekraf Kunjungi Taman New Wisata Wendit, Bupati Malang Terangkan Potensi Kabupaten</title>
		<link>https://memontum.com/dampingi-wamen-parekraf-kunjungi-taman-new-wisata-wendit-bupati-malang-terangkan-potensi-kabupaten</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2025 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dampingi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[parekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[terangkan]]></category>
		<category><![CDATA[Wendit]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223474</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, mendampingi Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia (Wamen Parekraf RI), Ni Luh Enik Ernawati, mengunjungi Taman New Wisata Wendit, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Sabtu (28/06/2025) tadi. Kunjungan ini, menjadi momen penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun sektor pariwisata berdaya saing, inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Malang. Hadir mendampingi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, mendampingi Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia (Wamen Parekraf RI), Ni Luh Enik Ernawati, mengunjungi Taman New Wisata Wendit, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Sabtu (28/06/2025) tadi. Kunjungan ini, menjadi momen penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun sektor pariwisata berdaya saing, inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Malang.</p>



<p>Hadir mendampingi Bupati Malang, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Purwoto serta Camat dan Forkopimcam Pakis.</p>



<p>Dalam kunjungan tersebut, Wamen Parekraf menekankan pentingnya standar keselamatan dalam pengelolaan destinasi wisata, terlebih pada musim liburan sekolah. Pihaknya juga menyoroti, pentingnya pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif.</p>



<p>Menurutnya, manfaat dari sektor pariwisata tidak boleh hanya dirasakan pelaku usaha. Namun, juga harus membawa dampak positif bagi masyarakat lokal.</p>



<p>“Pariwisata yang baik adalah yang ramah lingkungan, berkelanjutan secara sosial dan melindungi masyarakat sekitar,” kata Wamen Parekraf.</p>



<p>Melalui kunjungan ini, juga diharapkan bisa memberi dorongan moral dan dukungan kebijakan bagi pengelola dan masyarakat sekitar. “Kolaborasi antara pihak swasta dan pemerintah, menjadi kunci untuk memajukan sektor pariwisata Kabupaten Malang secara berkelanjutan dan kompetitif,” tambah Wamen Parekraf.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menyampaikan, bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dari sisi keamanan dan kenyamanan pengunjung selama musim libur sekolah. Termasuk, keselamatan, keamanan dan kenyamanan wisatawan, itu adalah prioritas dan menjadi komitmen bersama.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Sanusi mengatakan bahwa sebagai bentuk nyata langkah percepatan pembangunan dan pengembangan pariwisata, Pemerintah Kabupaten Malang telah melakukan terobosan penting melalui kerja sama pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), yaitu Taman Wisata Air Wendit, dengan menggandeng pihak ketiga, yakni PT Sumber Berkat Wisata Pratama. Kerja sama ini, dilakukan dalam bentuk pemanfaatan BMD dengan jangka waktu 30 tahun, yang tentunya tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas, efisiensi, serta kemanfaatan ekonomi jangka panjang.</p>



<p>Adapun nilai pengalihan aset tetap ke kemitraan tersebut, mencapai lebih dari Rp 128 miliar. &#8220;Ke depan, kami berharap agar langkah strategis ini dapat memberikan feed back signifikan dalam mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Malang, khususnya dari sektor pariwisata,&#8221; kata Bupati Malang.</p>



<p>Dalam kesempatan ini, Bupati Malang juga memaparkan bahwa Kabupaten Malang memiliki potensi pariwisata yang luar biasa. Dimulai dari garis pantai yang begitu eksotis di wilayah selatan, kawasan pegunungan yang menawan seperti Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), gugusan pegunungan Arjuno atau Welirang di wilayah utara, Gunung Kawi dan Gunung Buthak wilayah barat, hingga berbagai destinasi maupun atraksi wisata buatan dan budaya yang terus tumbuh di berbagai titik.</p>



<p>&#8220;Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pihak swasta dan masyarakat, kami yakin pariwisata Kabupaten Malang dapat menjadi lokomotif pembangunan daerah, sekaligus kontributor penting dalam pencapaian target kunjungan wisatawan secara nasional,&#8221; jelas Bupati Malang. <strong>(pro/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223474</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Kesejahteraan dan Keterampilan Masyarakat, Menparekraf Sampaikan Perkuatan Sektor Parekraf</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-kesejahteraan-dan-keterampilan-masyarakat-menparekraf-sampaikan-perkuatan-sektor-parekraf</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Sep 2024 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kesejahteraan]]></category>
		<category><![CDATA[keterampilan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Menparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[parekraf]]></category>
		<category><![CDATA[perkuatan]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213882</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jakarta &#8211; Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mempersiapkan sejumlah program untuk memperkuat sektor parekraf Indonesia di tahun 2025. Hal ini, disampaikan Menparekraf/Kabaparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Jumat (06/09/2024) tadi. Dikatakan Menparekraf, bahwa program-program tersebut telah diusulkan dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jakarta</strong> &#8211; Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mempersiapkan sejumlah program untuk memperkuat sektor parekraf Indonesia di tahun 2025. Hal ini, disampaikan Menparekraf/Kabaparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Jumat (06/09/2024) tadi.</p>



<p>Dikatakan Menparekraf, bahwa program-program tersebut telah diusulkan dalam rapat dengar pendapat antara Komisi X dengan Kemenparekraf. Program-program itu, diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan keterampilan masyarakat, khususnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor parekraf.</p>



<p>&#8220;Semoga (program-program) ini bisa memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,&#8221; kata Sandiaga.</p>



<p>Adapun program-program tersebut, lanjutnya, diantaranya berkaitan dengan pengembangan desa wisata dan penguatan potensi SDM pelaku parekraf melalui digitalisasi dan produksi konten. &#8220;Kami akan memfokuskan juga dari segi konten dan digitalisasi. Ini yang ternyata memberikan banyak dampak positif pada peningkatan, bukan hanya kreativitas dan inovasi tapi juga local wisdom dan peningkatan penjualan,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan serupa, Wamenparekraf/Wakabaparekraf, Angela Tanoesoedibjo, menyampaikan bahwa untuk tahun anggaran 2025, pihaknya akan fokus mengembangkan dan memperkuat SDM parekraf Indonesia. &#8220;Di tahun 2025, dari seluruh satuan kerja telah menyesuaikan program pembangunan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual,&#8221; ujar Angela.</p>



<p>Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda, selaku pimpinan rapat mengungkapkan DPR RI mendukung penuh rancangan kerja Kemenparekraf. Pihaknya juga akan memperjuangkan usulan tambahan pagu indikatif tahun anggaran 2025 Kemenparekraf sebesar Rp 3.052.364.852.000 dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.</p>



<p>&#8220;Kami berharap, Komisi X DPRI RI yang ada di Banggar untuk terus bersama memperjuangkan sampai titik darah penghabisan penambahan (anggaran) untuk Kemenparekraf RI sebagai Kementerian yang paling terdepan dalam rangka menguatkan agenda pariwisata dan ekraf kita,&#8221; ujar Syaiful.</p>



<p>Dalam Raker ini, hadir pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf. <strong>(kom/par/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213882</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
