<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>parenting, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/parenting/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 01 Nov 2025 13:53:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>parenting, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Kota Malang Tekankan Keseimbangan Pendidikan Sekolah dan Keluarga Lewat Parenting Akbar</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-tekankan-keseimbangan-pendidikan-sekolah-dan-keluarga-lewat-parenting-akbar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Nov 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[keseimbangan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[parenting,]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227325</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memberikan sambutan dalam kegiatan Parenting Akbar, yang digelar oleh salah satu sekolah di Kota Malang, Sabtu (01/11/2025) tadi. Dalam kegiatan itu, ditegaskan bahwa pentingnya keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan pendidikan di keluarga. Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan bahwa kegiatan parenting menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memberikan sambutan dalam kegiatan Parenting Akbar, yang digelar oleh salah satu sekolah di Kota Malang, Sabtu (01/11/2025) tadi. Dalam kegiatan itu, ditegaskan bahwa pentingnya keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan pendidikan di keluarga.</p>



<p>Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan bahwa kegiatan parenting menjadi sarana penting untuk menyinergikan peran guru dan orang tua dalam membentuk karakter anak. “Parenting akbar ini baik, supaya ada keseimbangan antara pelajaran yang diberikan di sekolah dengan di keluarga. Pendidikan akan berhasil bila keduanya berjalan seimbang. Sebaik apa pun pendidikan di sekolah, kalau tidak diimbangi dengan pendidikan di keluarga, anak-anak tidak akan tumbuh menjadi pribadi yang berkualitas,” jelas Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Menurutnya, kegiatan parenting berfungsi sebagai jembatan antara pendidikan formal di sekolah dengan pendidikan karakter di rumah. Meskipun waktu anak bersama keluarga relatif singkat, pengaruh keluarga sangat besar terhadap pembentukan perilaku dan kepribadian anak.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Keluarga memang hanya memiliki waktu beberapa jam, tapi pengaruhnya sangat besar dalam membentuk karakter anak. Apalagi saat liburan, peran keluarga menjadi dominan. Karena itu, parenting ini penting untuk menyeimbangkan apa yang sudah dilakukan di sekolah,” ujarnya.</p>



<p>Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Wahyu juga mengapresiasi kehadiran narasumber yang memberikan panduan kepada orang tua tentang pola asuh anak di luar lingkungan sekolah. Lebih lanjut, dirinya juga menyinggung pentingnya menyiapkan generasi berkualitas untuk menyambut Indonesia Emas 2045. Pihaknya menekankan bahwa pendidikan harus diiringi dengan pemenuhan gizi yang baik bagi anak-anak.</p>



<p>“Selain pendidikan, Presiden juga menyampaikan pentingnya kecukupan gizi untuk memperkuat motorik dan memori anak. Hal ini tidak hanya berdampak pada pencegahan stunting, tapi juga pada tumbuh kembang fisiknya,” katanya.</p>



<p>Kemudian, dikatakan bahwa program nasional percepatan penurunan stunting kini sudah mengarah pada peningkatan gizi anak, yang juga didukung oleh Pemkot Malang melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Selain peningkatan sarana prasarana dan SDM, kecukupan gizi anak juga menjadi perhatian. Melalui program MBG, kita berupaya agar anak-anak tumbuh sehat, cerdas dan siap menyongsong Indonesia Emas,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227325</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Smart Parenting, Mbak Cicha Tekankan Lingkungan Keluarga Jadi Benteng Pencegahan Pernikahan Dini</title>
		<link>https://memontum.com/smart-parenting-mbak-cicha-tekankan-lingkungan-keluarga-jadi-benteng-pencegahan-pernikahan-dini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2025 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[benteng]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[parenting,]]></category>
		<category><![CDATA[pencegahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224713</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri bekerjasama dengan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kediri, menggelar kegiatan smart parenting dalam rangka pencegahan pernikahan dini, di Pendopo Panjalu Jayati, Kamis (07/08/2025) tadi. Dalam pelaksanaan itu, turut dihadirkan sejumlah orang tua dan remaja, sebagai peserta sosialisasi. Melalui smart parenting ini, diharapkan orang tua mendapatkan pemahaman mengenai pola [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri bekerjasama dengan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kediri, menggelar kegiatan smart parenting dalam rangka pencegahan pernikahan dini, di Pendopo Panjalu Jayati, Kamis (07/08/2025) tadi.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, turut dihadirkan sejumlah orang tua dan remaja, sebagai peserta sosialisasi.</p>



<p>Melalui smart parenting ini, diharapkan orang tua mendapatkan pemahaman mengenai pola asuh yang baik dalam mendukung tumbuh kembang anak. Termasuk pula, pemahaman mengenai potensi perilaku yang dilakukan anak dan cara pencegahannya.</p>



<p>&#8220;Hadirnya Program Smart Parenting ini diharapkan orang tua maupun anak dapat saling mengintrospeksi diri dalam pola komunikasi dan penerapan aturan di keluarga,&#8221; kata Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lingkungan keluarga ini, ujarnya, disebut sebagai benteng utama dalam pencegahan pernikahan dini. Di Kabupaten Kediri pada tahun 2025 ini, pengajuan dispensasi pernikahan di bawah umur hingga Juli, tercatat terdapat 132 pengajuan. Sedang pada tahun 2024, terdapat 312 pengajuan.</p>



<p>&#8220;Melalui pola pengasuhan yang bijak dan komunikasi yang baik, dalam lingkungan keluarga akan terbentuk hubungan yang lebih sehat dan terbuka antara anak dengan orang tua. Ketika kondisi tersebut telah terbangun hal-hal yang bisa memicu terjadinya pernikahan dini, tentunya dapat diminimalisir,&#8221; urainya.</p>



<p>Di sisi lain, pemahaman mengenai resiko pernikahan dini dinilai juga harus terus dilakukan. Dalam acara itu, Mbak Cicha-sapaan Ketua TP PKK Kediri, juga berpesan kepada tiap orang tua di Kabupaten Kediri, untuk bisa memberikan pengasuhan dan membangun komunikasi yang baik dengan anak sejak dini.</p>



<p>&#8220;Hindari (sikap yang mudah) menyalahkan atau meragukan anak. Sebaliknya rangkul, percayai dan dampingi setiap langkah mereka,&#8221; pesan Mbak Cicha. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224713</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
