<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pasal 196 &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pasal-196/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Apr 2020 14:26:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pasal 196 &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pengedar SS Pil Koplo Dibekuk Satresnarkoba Polres Probolinggo Kota</title>
		<link>https://memontum.com/pengedar-ss-pil-koplo-dibekuk-satresnarkoba-polres-probolinggo-kota</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2020 14:26:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 196]]></category>
		<category><![CDATA[pengedar]]></category>
		<category><![CDATA[pil koplo]]></category>
		<category><![CDATA[polres probolinggo kota]]></category>
		<category><![CDATA[sabu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/112645-pengedar-ss-pil-koplo-dibekuk-satresnarkoba-polres-probolinggo-kota</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Tak mengindahkan merebaknya pandemi virus Corona atau Covid-19, masih saja melakukan hal haram dengan menjual narkoba jenis sabu dan pil koplo. Akirnya Satresnarkoba Polres Probolinggo Kota berhasil melakukan penangkapan pengedar dan pemakai narkoba, Selasa (21/04/2020) siang. Pelaku pengedar narkoba jenis sabu yang ditangkap Satresnarkoba Polres Probolinggo Kota ditengah merebaknya pandemi Covid-19 bernama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Tak mengindahkan merebaknya pandemi virus Corona atau Covid-19, masih saja melakukan hal haram dengan menjual narkoba jenis sabu dan pil koplo. Akirnya Satresnarkoba Polres Probolinggo Kota berhasil melakukan penangkapan pengedar dan pemakai narkoba, Selasa (21/04/2020) siang.</p>
<p>Pelaku pengedar narkoba jenis sabu yang ditangkap Satresnarkoba Polres Probolinggo Kota ditengah merebaknya pandemi Covid-19 bernama Tosan bin Rahmat (42), warga Dusun Pocok RT02/RW04 Desa Sawahan Lor, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang.</p>
<div id="attachment_112646" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-112646" decoding="async" class="size-full wp-image-112646" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200421-WA0147-copy.jpg?resize=740%2C455&#038;ssl=1" alt="Tersangka narkoba saat dirilis di halaman Mako Polres Probolinggo kota. (pix)" width="740" height="455" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200421-WA0147-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200421-WA0147-copy.jpg?resize=300%2C184&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200421-WA0147-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200421-WA0147-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-112646" class="wp-caption-text">Tersangka narkoba saat dirilis di halaman Mako Polres Probolinggo kota. (pix)</p></div>
<p>Didalam rilis tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Probolinggo Kota, AKP Harsono mengatakan bahwa, terungkapnya tersangka pengedar sabu warga Kabupaten Lumajang ini berawal adanya informasi dari masyarakat, bahwa ada transaksi jual beli sabu di Desa Wonorejo, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo.</p>
<p>Dengan adanya laporan tersebut kami menugaskan ke anggota untuk menyelidiki laporan tersebut dan hasilnya benar. Saat itu juga petugas kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka Tosan, di Desa Wonorejo.</p>
<p>Dari penangkapan tersebut petugas berhasil mendapatkan beberapa barang bukti, diantaranya berupa 2 sabu berada di klip plastik, masing-masing berisi SS seberat 0,27gram dan 0,28 gram yang disembunyikan tersangka di jahitan lengan jaket warna hitam sebelah kanan. Kemudian 1 unit HP merk Xiaomi di saku celana tersangka.</p>
<p>Tersangka dibawa ke Polres Probolinggo Kota untuk dilakukan penyelidikan lebih dalam. Setelah dilakukan penyidikan oleh petugas, tersangka mengaku bahwa salah satu sabu-sabu tersebut merupakan pesanan sdr Totok Bin Sua (39) warga Dusun Beringin RT12/RW02 Desa Pikatan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.</p>
<p>Dari informasi yang didapat dari Tosan, petugas selanjutnya pada hari Minggu (12/4/20) sekitar pukul 01.00, mengamankan tersangka Totok dirumahnya, di Dusun Beringin, Desa Pikatan, Kecamatan Gending.</p>
<p>Saat petugas melakukan penggeledahan rumah tersangka Totok, didapat BB berupa 1 buah alat bong dan 3 buah pipet yang didalamnya masih ada sisa sabu. Selanjut tersangka Totok oleh petugas diamankan di Mapolres Probolinggo Kota untuk proses hukum lebih lanjut, dan BB disita petugas sebagai alat bukti.</p>
<p>Lucunya, Totok yang pekerjaannya sebagai pedagang mobil ini berdalih, menggunakan sabu sejak sebulan lalu, karena jenuh dagangannya sepi pembeli sejak merebaknya covid-19. Ia lalu mengkonsumsi sabu untuk menghilangkan kejenuhannya.</p>
<p>AKP Harsono mengatakan bahwa para tersangka yang ditangkap adalah pemain baru.</p>
<p>“Kedua tersangka ini merupakan pelaku baru, dan terungkap adanya informasi dari masyarakat,” jelas Harsono.</p>
<p>Guna mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukan tersangka, tersangka dijerat dengan hukum yang berbeda, untuk tersangka Tosan dijerat pasal 114 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika. Sedang tersangka Totok dijerat pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.</p>
<p>Tidak hanya itu, selain 2 tersangka yang sudah di tangkap, Satresnarkoba Polres Probolinggo Kota pada Jumat (10/4/20) jam 15.30 Wib juga mengamankan seorang bernama Sawal (24) warga Dusun Klompang, RT014/RW004 Desa Pohsangit Tengah, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, yang tertangkap tangan oleh petugas menjual pil koplo jenis Trihexiphenidyl di warung kopi di Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.</p>
<p>&#8220;Kasusnya sama kami mendapati laporan dari masyarakat juga, dan dari infomasi masyarakat itu, petugas kemudian melakukan Under Cover Boy (UCB) dengan membeli 100 butir pil Trihexiphenidyl kepada tersangka seharga Rp150.000. Setelah melakukan transaksi kepada petugas, tersangka kemudian langsung ditangkap petugas, &#8221; ungkapnya.</p>
<p>Saat tersangka digeledah oleh petugas, diketemukan BB berupa 30 butir pil Trihexiphenidyl didalam saku celana, serta uang tunai sebesar Rp150.000, hasil penjualan pil, dan 1 unit HP merk Samsung warna hitam.</p>
<p>Tersangka selanjutnya diamankan di Mapolres Probolinggo Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. BB berupa 30 pil Trihexipehenidyl, uang hasil penjualan pil sebesar Rp150.000,- dan HP merk Samsung warna hitam diamankan petugas sebagai alat bukti. Tersangka diancam pasal 196 ayat (1) UU RI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan. <strong>(pix/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">112645</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bandar Besar Beserta Pengedar Okerbaya Ditangkap Polres Jember, BB 4,9 Juta Butir</title>
		<link>https://memontum.com/bandar-besar-beserta-pengedar-okerbaya-ditangkap-polres-jember-bb-49-juta-butir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2020 08:02:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[okerbaya]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 196]]></category>
		<category><![CDATA[polres jember]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109410</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Kepolisian Resort (Polres) Jember menangkap 1 bandar besar dan 1 pengedar Obat Keras Berbahaya (Okerbaya) berbagai merk yang diantaranya Trexyphenidyl, Dextro dan Novason, sejumlah 4,9 juta butir, Selasa (17/3/2020) lalu. Menurut Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono melalui Kasad Narkoba Iptu Agung Joko Haryono, saat Press Conference, Senin pagi (23/3/2020) di halaman Polres [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum </strong>&#8211; Kepolisian Resort (Polres) Jember menangkap 1 bandar besar dan 1 pengedar Obat Keras Berbahaya (Okerbaya) berbagai merk yang diantaranya Trexyphenidyl, Dextro dan Novason, sejumlah 4,9 juta butir, Selasa (17/3/2020) lalu.</p>
<p>Menurut Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono melalui Kasad Narkoba Iptu Agung Joko Haryono, saat Press Conference, Senin pagi (23/3/2020) di halaman Polres Jember, terungkapnya jutaan Okerbaya ini, berawal dari tertangkapnya seorang pengedar berinisial S (54) warga Dusun Gambiran, Desa/Kecamatan Mumbulsari.</p>
<p>Agung mengatakan, tertangkap pengedar (S) di jalan dekat Taman Buah Naga, Perumahan Taman Gading, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, blok R No 15 dengan barang bukti (BB) sebanyak 82 bungkus plastik berisi seribuan atau sebanyak 82 ribu butir Okerbaya.</p>
<p>“Nah, dari hasil pengembangan dan pengakuan pengedar, akhirnya anggota berhasil mengamankan bandar besarnya yang bernama ASMS di rumah tinggalnya yakni di Perumahan Taman Gading, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, blok P No 5, ” kata Agung.</p>
<p>Di rumah sang Bandar (ASMS) Lanjut Agung menerangkan, setelah dilakukan penggeledahan di rumah, petugas menemukan barang bukti sebanyak 4.818 000 butir Okerbaya yang terbungkus dos berwarna coklat dan di bungkus sak putih yang disimpan dalam di gudang yang berada di dalam rumahnya.</p>
<p>”Dari pengakuan tersangkaASMS, menjalani profesinya (bandar Okerbaya) sudah berjalan satu tahun, sedangkan asal muasal barang, masih kita dalami,&#8221; terang Agung.</p>
<p>Agung menyampaikan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolres Jember.</p>
<p>&#8220;Untuk tersangka akan dijerat dengan pasal pasal 196 Sub 197 Undang-undang Kesehatan Nomor 36 tahun 2009 dengan ancaman 15 penjara,” ungkap Agung.</p>
<p>Diketahui, dalam press release tersebut, dihadiri Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin, Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (PP) Pemerintah Kabupaten Jember Soeprapto, Tokoh ulama Jember yakni Ketua PCNU Jember Kiai Abdullah Samsul Arifin atau yang dikenal dengan Sapaan Gus Aab dan Gus Baiqun. <strong>(gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109410</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polsek Wagir Tangkap Buruh Pabrik Pengedar Pil Koplo, Sita 1.682 Butir &#8220;Lele&#8221;</title>
		<link>https://memontum.com/polsek-wagir-tangkap-buruh-pabrik-pengedar-pil-koplo-sita-1-682-butir-lele</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2020 14:57:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 196]]></category>
		<category><![CDATA[pengedar]]></category>
		<category><![CDATA[pil koplo]]></category>
		<category><![CDATA[polsek wagir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/108119-polsek-wagir-tangkap-buruh-pabrik-pengedar-pil-koplo-sita-1-682-butir-lele</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Jajaran Reskrim Polsek Wagir (Polres Malang), berhasil menangkap pemuda diduga pengedar pil &#8220;lele&#8221; atau dobel ££ atau populer disebut pil koplo. Tersangka ini kedapatan membawa seribu butir lebih pil koplo. Tersangkanya bernama Lipung Akira Yuki (35) warga Dusun Sawun RT02 RW02 Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Ia diringkus anggota Polsek Wagir, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Jajaran Reskrim Polsek Wagir (Polres Malang), berhasil menangkap pemuda diduga pengedar pil &#8220;lele&#8221; atau dobel ££ atau populer disebut pil koplo. Tersangka ini kedapatan membawa seribu butir lebih pil koplo.</p>
<p>Tersangkanya bernama Lipung Akira Yuki (35) warga Dusun Sawun RT02 RW02 Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Ia diringkus anggota Polsek Wagir, Minggu (8/3/2020) malam di sekitaran rumah tersangka.</p>
<div id="attachment_108120" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-108120" decoding="async" class="size-full wp-image-108120" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200309-WA0088-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="Tersangka Lipung Akira Yuki. (Humas Polres Malang)" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200309-WA0088-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200309-WA0088-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200309-WA0088-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200309-WA0088-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200309-WA0088-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200309-WA0088-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-108120" class="wp-caption-text">Tersangka Lipung Akira Yuki. (Humas Polres Malang)</p></div>
<p>Dikonfirmasi lewat ponsel, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar SIK MH, melalui AKP Sri Widyaningsih SH Kapolsek Wagir, membenarkan bahwa pihaknya meringkus seorang pengedar pil koplo.</p>
<p>&#8220;Kami sita barang bukti dan masih lakukan pemeriksaan tersangka dan mendalami perkaranya,&#8221; ungkap AKP Sri Widyaningsih SH kepada Memontum.com, Senin (9/3/2020) sore.</p>
<p>Tersangka Lipung disergap anggota Polsek Wagir, bermula dari informasi masyarakat adanya penjual pil koplo di Pandanlandung. Sesaat usai transaksi jual beli, anggota menyergap pembeli atau saksi sekaligus penjualnya.</p>
<p>Dalam penggeledahan didapat barang bukti berupa, Hp Oppo A3s merah, kantong besar, kantong kecil berisi plastik kecil, grenjeng rokok, sejumlah poket kecil atau tik isi pil dobel ££. Adanya bukti tersebut menguatkan dugaan bahwa tersangka adalah seorang penjual.</p>
<p>Atas perbuatannya, tersangka diduga melanggar pasal 196 sub Pasal 197 UU No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Ancamannya lebih dari 5 tahun kurungan penjara sehingga pihak kepolisian berwenang menahan tersangka.<strong> (sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108119</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polsek Poncokusumo Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Koplo</title>
		<link>https://memontum.com/polsek-poncokusumo-gagalkan-peredaran-ribuan-pil-koplo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2020 12:00:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 196]]></category>
		<category><![CDATA[pil koplo]]></category>
		<category><![CDATA[polsek poncokusumo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107877-polsek-poncokusumo-gagalkan-peredaran-ribuan-pil-koplo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Polsek Poncokusumo (Polres Malang) berhasil meringkus tersangka pengedar pil koplo atau pil Lele (££) dengan barang bukti 1000 butir pil dobel L siap edar. Diringkus tanpa perlawanan, tersangka Zainur Rozikin (27) pemuda Dusun Lor Kali RT04/ RW02 Desa Karanganyar, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. &#8220;Kami terima informasi bahwa ada pria yang diduga sering [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Polsek Poncokusumo (Polres Malang) berhasil meringkus tersangka pengedar pil koplo atau pil Lele (££) dengan barang bukti 1000 butir pil dobel L siap edar.</p>
<p>Diringkus tanpa perlawanan, tersangka Zainur Rozikin (27) pemuda Dusun Lor Kali RT04/ RW02 Desa Karanganyar, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Kami terima informasi bahwa ada pria yang diduga sering transaksi jual beli pil koplo. Kami lidik dan pastikan. Saat kami geledah, temukan barang bukti,&#8221; ungkap AKP Moh Lutfi, Kapolsek Poncokusumo, mendampingi Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar SIK MH, kepada Memontum.com, Kamis sore.</p>
<p>Penangkapan berawal dari informasi masyarakat itu, dilaksanakan anggota Reskrim Polsek Poncokusumo, Kamis (5/3/2020) pukul 11.45. Usai terjadi transaksi jual beli, petugas mengamankan seorang saksi. Dari keterangan pembeli didapatlah identitas pelaku.</p>
<p>Disita sebagai barang bukti, diantaranya 116 tik dobel ££ dengan per tik isi 4 butir, 5 klip plastik, pomsel, sebungkus plastik isi 1000 butir pil ££, uang hasil penjualan Rp 160 ribu, 3 grenjeng rokok dan 1 dos tempat pil.</p>
<p>Kata Lutfi, mantan penyidik Reskrim Polres Malang dan Kapolsek Ngantang, tersangka Zainur Rozikin dikenai dugaan pelanggaran sesuai pasal 196 Sub Pasal 197 Undang Undang RI No.36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. <strong>(sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107877</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Untung Besar Jadi Pengedar Pil Koplo Apesnya &#8220;Buntung&#8221; Masuk Bui Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/untung-besar-jadi-pengedar-pil-koplo-apesnya-buntung-masuk-bui-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Feb 2020 08:45:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 196]]></category>
		<category><![CDATA[pengedar]]></category>
		<category><![CDATA[pil koplo]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Pakisaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106928-untung-besar-jadi-pengedar-pil-koplo-apesnya-buntung-masuk-bui-polisi</guid>

					<description><![CDATA[Orangtua Waspadai Pelajar Beli Pil Koplo Memontum Malang &#8211; Enam bulan untung banyak jadi pengedar pil lele atau pil koplo (££), pemuda ini akhirnya kena getah perbuatannya. Pemuda mengaku kuli bangunan Karangsono dibekuk jajaran Polsek Pakisaji. Yakni Wahyu Asyari (24) warga Dusun Karangsono RT 54/10 Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Ia diringkus anggota Reskrim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Orangtua Waspadai Pelajar Beli Pil Koplo</h2>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Enam bulan untung banyak jadi pengedar pil lele atau pil koplo (££), pemuda ini akhirnya kena getah perbuatannya. Pemuda mengaku kuli bangunan Karangsono dibekuk jajaran Polsek Pakisaji.</p>
<p>Yakni Wahyu Asyari (24) warga Dusun Karangsono RT 54/10 Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Ia diringkus anggota Reskrim Polsek Pakisaji, Jumat (21/2/2020) pukul 23.30 saat berada di teras rumah.</p>
<div id="attachment_106929" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-106929" decoding="async" class="size-full wp-image-106929" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/Lumii_20200224_113322478-copy.jpg?resize=740%2C555&#038;ssl=1" alt="AKP Triwik W SH menata barang bukti. (sos)" width="740" height="555" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/Lumii_20200224_113322478-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/Lumii_20200224_113322478-copy.jpg?resize=300%2C225&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/Lumii_20200224_113322478-copy.jpg?resize=600%2C450&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/Lumii_20200224_113322478-copy.jpg?resize=200%2C150&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-106929" class="wp-caption-text">AKP Triwik W SH menata barang bukti. (sos)</p></div>
<p>Saat dilaksanakan penggeledahan, ia tidak berkutik. Pasalnya, petugas menemukan sejumlah barang bukti. Kali pertama, kuli bangunan atau pengangguran itu masuk bui polisi.</p>
<p>Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar SIK MH, melalui Kapolsek Pakisaji AKP Triwik W SH menjelaskan kronologi penangkapan tersangka hasil dari patroli menerima informasi masyarakat dan kecurigaan anggotanya.</p>
<p>&#8220;Kita dapat informasi, ada yang mencurigakan dari seseorang yang diduga sering transaksi narkoba, kita selidiki dan benar, dia seorang pengedar,&#8221; jelas AKP Triwik W, kepada wartawan Memontum.com dan JTV Malang.</p>
<p>Diuraikan AKP Triwik, barang bukti disita berupa seplastik besar pil ££, poketan/tik pil, plastik kecil dengan total pil ££ sebanyak 1834 butir serta uang Rp 840 ribu hasil penjualan.</p>
<p>Diakui tersangka sendiri, ia menjual pil koplo selama 6 bulanan. Tiap bulan ia selalu menghabiskan seplastik besar atsu sekotak besar pil yang berisi ribuan butir Pil koplo. Mirisnya, ua menyebut adapula pelajar yang keranjingan membeli pil koplo.</p>
<p>&#8220;Iya ada (pelajar&#8211;red). Kalau isi 5 harga Rp 10 ribu, yang 10 Rp 20 ribu. Saya pesannya transfer. Trus diranjau, biasanya di tempat sampah, depan musala. Rp 1 juta jadi 600 tik. Untungnya, yaaa&#8230;. Lumayan,&#8221; aku tersangka saat ditanyai AKP Triwik.</p>
<p>Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 196 atau pasal 197 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.</p>
<p>Informasi lain didapat, tersangka ini didugs merupakan kelompok pengedar di wilayah Pakisaji yang juga ditengarai berkaitan dengan kelompok pengedar wilayah Wagir. Pengedar kelompok Wagir, sebelumnya pernah diringkus anggota Polsek Wagir &#8211; Polres Malang. <strong>(sos/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106928</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satreskoba Polres Jember Tangkap 2 Pengedar Pil &#8220;Orang Gila&#8221;</title>
		<link>https://memontum.com/satreskoba-polres-jember-tangkap-2-pengedar-pil-orang-gila</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jan 2020 13:25:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[okerbaya]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 196]]></category>
		<category><![CDATA[polres jember]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104812-satreskoba-polres-jember-tangkap-2-pengedar-pil-orang-gila</guid>

					<description><![CDATA[Jember, memontum &#8211; Satu jam saja, Satuan Reskoba Polres Jember berhasil mengamankan 2 pengedar obat berbahaya (Okerbaya) di rumah tinggalnya masing &#8211; masing, Selasa (21/1/202) siang. Dua pria yang berhasil diamankan diantaranya Sutikno (23), warga Jalan Kaca Piring, Lingkungan Gebang Tunggul, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang dan Ahmad Jumari (27) warga Dusun Krajan, Desa Patempuran, Kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, memontum </strong>&#8211; Satu jam saja, Satuan Reskoba Polres Jember berhasil mengamankan 2 pengedar obat berbahaya (Okerbaya) di rumah tinggalnya masing &#8211; masing, Selasa (21/1/202) siang.</p>
<p>Dua pria yang berhasil diamankan diantaranya Sutikno (23), warga Jalan Kaca Piring, Lingkungan Gebang Tunggul, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang dan Ahmad Jumari (27) warga Dusun Krajan, Desa Patempuran, Kecamatan Kalisat.</p>
<p>Menurut Kasat Narkoba Polres Jember Iptu Agung Joko Haryono, tersangka Sutikno ditangkap sekitar pukul 13.30. Setelah dilakukan Interogasi atau pemeriksaan, pria yang sehari &#8211; hari bekerja sebagai kuli bangunan itu, mengaku mendapat barang haram tersebut dari Ahmad Juhari.</p>
<p>&#8220;Setelah mendapat pengakuan daru tersangka, seketika anggota menuju ke rumah Ahmad juhari dan langsung melakukan penggrebekan dan penagkapan serta pengeledahan dirumah Ahmad Juhari, sekitar pukul 15.00, &#8221; ungkap Agung.</p>
<p>Pada penggeledahan tersebut lanjut Agung, petugas menemukan barang bukti 36 plastik klip berisikan obat warna putih berlogo Y berisikan 10 butir, uang hasil penjualan Rp.208 ribu dan 1 unit Handphone Samsung warna putih yang digunakan tersangka untuk komunikasi.</p>
<p>&#8220;Sedangkan dirumah Sutikno barang bukti yang diamankan, 1 plastik klip berisi obat berlogo Y sebanyak 73 butir, uang sebesar Rp 112 ribu, 1 bungkus rokok merk toppas, 1 unit Handphone merk Nokia Warna hitam, &#8221; ujarnya.</p>
<p>Sutikno sambung Agung, membeli dengan harga Rp 950 ribu, obat tersebut di kemas ke dalam plastic klip berisikan 10 butir dan di jual dengan harga Rp 20 ribu.</p>
<p>&#8220;Untuk Tersangka dijerat Pasal 196 Sub Pasal 197 Undang Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Sebatas perlu diketahui, pil ketapel atau berlogo Y ini biasa digunakan untuk menenangkan anjing buas atau gila dan penenang bagi penderita gangguan jiwa. Pil ini termasuk dalam jenis Trihexy penidyl (THP) dan tidak dijual umum di apotek.</p>
<p>Efek samping pil ini lebih parah dibanding pil koplo (LL). Pemakainya akan teler berhari-hari dan berperilaku seperti orang gila atau tidak wajar. <strong>(gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104812</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Celana Dalam Isi Pil Koplo, Masuk Lapas Wanita Sukun</title>
		<link>https://memontum.com/celana-dalam-isi-pil-koplo-masuk-lapas-wanita-sukun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2019 12:29:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Wanita]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 196]]></category>
		<category><![CDATA[pil koplo]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101836-celana-dalam-isi-pil-koplo-masuk-lapas-wanita-sukun</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Dua tersangka pengedar pil koplo (££) , Suhartoyok alias Dul (35) warga Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dan Imam Wahyudi (21) warga Dusun Karangsono, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, akhirnya dirilis di Mapolresta Malang Kota, Rabu (11/12/2019) pukul 14.00. Suhartoyok mengaku bahwa dia mengedarkan PIl LL sejak bulan Juli [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Dua tersangka pengedar pil koplo (££) , Suhartoyok alias Dul (35) warga Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dan Imam Wahyudi (21) warga Dusun Karangsono, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, akhirnya dirilis di Mapolresta Malang Kota, Rabu (11/12/2019) pukul 14.00.</p>
<p>Suhartoyok mengaku bahwa dia mengedarkan PIl LL sejak bulan Juli 2019. Dia kulakan dari seseorang bandar besar bernama Ar, warga Pandaan, Pasuruan.</p>
<div id="attachment_101837" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-101837" decoding="async" class="size-full wp-image-101837" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191211_165428845-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Kapolres Malang Kota AKBP Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH saat merilis kedua rersangka suhartoyok alias Dul dan Imam. (gie)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191211_165428845-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191211_165428845-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191211_165428845-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/Lumii_20191211_165428845-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-101837" class="wp-caption-text">Kapolres Malang Kota AKBP Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH saat merilis kedua rersangka suhartoyok alias Dul dan Imam. (gie)</p></div>
<p>&#8220;Saya kulakan pil itu dari Ar du Pandaan. Keuntungannya untuk tambahan sehari-hari,&#8221; ujar Dul.</p>
<p>Dia kenal dengan napi LP Wanita Sukun Suwindawati (28) warga Dusun Tunjungsari, Desa Ganting Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, dari temannya.</p>
<p>&#8220;Suwindawati adalah napi kasus narkotika jenis SS. Dia divonis 7 tahun penjara,&#8221; ujar Dul.</p>
<p>Dari perkenalan itu, Suwindawati akhirnya memesan 1000 butir Pil LL seharga Rp 300 ribu.</p>
<p>&#8220;Saya memasukan pil ke Lapas Wanita dengan cara berpura-pura besuk. Pil itu saya masukan ke dalam celana dalam. Saat sudah bertemu Suwindawati, pil saya keluarkan dan uang pembelian langsung. Saya hanya 2 kali jual ke Suwindawati. Penjualan yang ke 2, saya ditangkap polisi,&#8221; ujar Dul.</p>
<p>Kapolres Malang Kota AKBP Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH, mengatakan bahwa tersangka di kenakan Pasal 196 subsider Pasal 197 subsider 198 UU RI No.36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.</p>
<p>&#8220;Saat ini kami masih terus melakukan pengembangan,&#8221; ujar AKBP Leonardus.</p>
<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, para pengedar Pil LL semakin berani dalam memasarkan barangnya. Bagaimana tidak, Suhartoyok alias Dul (35) warga Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dan Imam Wahyudi (21) warga Dusun Karangsono, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.</p>
<p>Keduanya nekat menjual Pil LL ke napi Lapas Wanita Sukun, Suwindawati (28) warga Dusun Tunjungsari, Desa Ganting Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.</p>
<p>Aksi ini berhasil digagalkan petugas Polsekta Sukun bersama petugas Lapas Wanita Sukun Jumat (6/12/2019) pukul 15.00. Adapun BB (Barang Bukti) berupa 2 poket isolasi hitam total 400 butir disita dari Sw, 1 bungkus pul berisi 806 butir dari tersangka Suhartoyok, motor Honda Supra disita dari tersangka Imam dan uang Rp 300 ribu disita dari Suhartoyok.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa pada 22 November 2019, bahwa Suhartoyok telah menjual Pil LL kepada Sw, napi Lapas Wanita Sukun. Saat itu, pil LL milik Sw berhasil disita oleh petugas Lapas Wanita Sukun dan dilaporkan ke Polsek Sukun.</p>
<p>Polsek Sukun mendapat informasi itu petugas segera melakukan penyelidikan mencari Suhartoyok alias Dul. Namun saat itu Suhartoyok belum bisa ditemukan. Pada Jumat (6/12/2019) pukul 15.00, Suhartoyok kembali terlihat di Lapas Wanita Sukun untuk menemui Sw. Atas informasi itu, petugas Polsekta Sukun melakukan penangkapan terhadap Suhartoyok dan Imam.</p>
<p>Saat itu ternyata, Suhartoyok kembali menjual Pil LL kepada Sw hingga segera saja dibekuk. Keduanya tidak bisa mengelak karena kedapatan Pil LL. Sementara itu, Sw karena hanya membeli, dia hanya dijadikan saksi dalam kasus ini. Sampai Sabtu sore, petugas masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan Suhartoyok. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101836</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jual Pil Koplo ke Napi Wanita Lapas Sukun, 2 Pengedar Masuk Bui</title>
		<link>https://memontum.com/jual-pil-koplo-ke-napi-wanita-lapas-sukun-2-pengedar-masuk-bui</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Dec 2019 18:55:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Wanita]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 196]]></category>
		<category><![CDATA[pengedar]]></category>
		<category><![CDATA[pil koplo]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta sukun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101457-jual-pil-koplo-ke-napi-wanita-lapas-sukun-2-pengedar-masuk-bui</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Para pengedar pil LL (££) semakin berani dalam memasarkan barangnya. Bagaimana tidak, Suhartoyok alias Dul (35) warga Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dan Imam Wahyudi (21) warga Dusun Karangsono, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, berani menjual Pil LL ke napi Lapas Wanita Sukun berinisial SW (28) warga Dusun Tunjungsari, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Para pengedar pil LL (££) semakin berani dalam memasarkan barangnya. Bagaimana tidak, Suhartoyok alias Dul (35) warga Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dan Imam Wahyudi (21) warga Dusun Karangsono, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, berani menjual Pil LL ke napi Lapas Wanita Sukun berinisial SW (28) warga Dusun Tunjungsari, Desa Ganting Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.</p>
<p>Aksi ini berhasil digagalkan petugas Polsekta Sukun bersama petugas Lapas Wanita Sukun Jumat (6/12/2019) pukul 15.00. Adapun BB (Barang Bukti) berupa 2 poket isolasi hitam total 400 butir disita dari SW, 1 bungkus pul berisi 806 butir dari tersangka Suhartoyok, motor Honda Supra disita dari tersangka Imam dan uang Rp 300 ribu disita dari Suhartoyok.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-101458" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191207-WA0104-copy.jpg?resize=740%2C415&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="415" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191207-WA0104-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191207-WA0104-copy.jpg?resize=300%2C168&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191207-WA0104-copy.jpg?resize=600%2C337&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/IMG-20191207-WA0104-copy.jpg?resize=200%2C112&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa pada 22 November 2019, bahwa Suhartoyok telah menjual Pil LL kepada Sw, napi Lapas Wanita Sukun. Saat itu, pil LL milik Sw berhasil disita oleh petugas Lapas Wanita Sukun dan dilaporkan ke Polsek Sukun.</p>
<p>Polsek Sukun mendapat informasi itu petugas segera melakukan penyelidikan mencari Suhartoyok alias Dul. Namun saat itu Suhartoyok belum bisa ditemukan.</p>
<p>Pada Jumat (6/12/2019) pukul 15.00, Suhartoyok kembali terlihat di Lapas Wanita Sukun untuk menemui SW. Atas informasi itu, petugas Polsekta Sukun melakukan penangkapan terhadap Suhartoyok dan Imam.</p>
<p>Saat itu ternyata, Suhartoyok kembali menjual Pil LL kepada SW hingga segera saja dibekuk. Keduanya tidak bisa mengelak karena kedapatan Pil LL. Sementara itu, Sw karena hanya membeli, dia hanya dijadikan saksi dalam kasus ini. Sampai Sabtu sore, petugas masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan Suhartoyok.</p>
<p>Kapolsek Sukun Kompol Anang Tri Hananta SH membenarkan adanya penangkapan itu. &#8221; Kami masih melakukan pengembangan.</p>
<p>&#8220;Tersangka kami kenakan Pasal 196 subsider Pasal 197 subsider 198 UU RI No.36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Saat ini kami masih terus melakukan pengembangan,&#8221; ujar Kompol Anang. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101457</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ojol Bantu Polisi Wagir Sita Ribuan Pil Koplo</title>
		<link>https://memontum.com/ojol-bantu-polisi-wagir-sita-ribuan-pil-koplo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Oct 2019 14:15:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 196]]></category>
		<category><![CDATA[pil koplo]]></category>
		<category><![CDATA[polsek wagir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/97009-ojol-bantu-polisi-wagir-sita-ribuan-pil-koplo</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Anggota Reskrim Polsek Wagir &#8211; Polres Malang dan seorang driver ojek online, Jumat (4/10/2019) malam, berhasil meringkus pengedar atau pantas disebut bandar pil koplo di wilayah Sonosari Pakisaji. Ribuan pil disita jadi barang bukti. Tersangkanya bernama M Hafi (23) mengaku warga Jalan MT Hariyono, Sonosari, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Penangkapan ini diarahkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Anggota Reskrim Polsek Wagir &#8211; Polres Malang dan seorang driver ojek online, Jumat (4/10/2019) malam, berhasil meringkus pengedar atau pantas disebut bandar pil koplo di wilayah Sonosari Pakisaji. Ribuan pil disita jadi barang bukti.</p>
<p>Tersangkanya bernama M Hafi (23) mengaku warga Jalan MT Hariyono, Sonosari, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Penangkapan ini diarahkan Kapolsek Wagir, AKP Widya dan Kanit Reskrim Polsek Wagir, Aiptu Gatot di tempat tinggal tersangka.</p>
<p>Dalam penggeledahan, petugas menyita tas ransel coklat, 4 kantong plastik berisi 1000 pil koplo, sekantong plastik isi 100 butir, 50 butir, 14 butir dan uang tunai Rp 450 ribu hasil penjualan tersangka.</p>
<p>Sejumlah saksi pun dimintai keterangan termasuk sang driver ojol serta sejumlah pemuda Wagir yang ditengarai sempat membeli pil koplo kepada tersangka.</p>
<p>Hingga kini, petugas masih mendalami keterangan tersangka yang dijerat Pasal 196 sub Pasal 197 UU No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.</p>
<p>Alih-alih cari rejeki tambahan sembari &#8220;membodohkan&#8221; generasi muda, tersangka yang masih muda itu malah masuk terungku alias penjara. <strong>(sos)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">97009</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
