<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pasal 29 &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pasal-29/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Jun 2023 17:55:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pasal 29 &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Putus Cinta, Warga Kota Blitar Sebar Foto Bugil Pacar Asal Malang</title>
		<link>https://memontum.com/putus-cinta-warga-kota-blitar-sebar-foto-bugil-pacar-asal-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jun 2023 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[blitar]]></category>
		<category><![CDATA[Pasal 29]]></category>
		<category><![CDATA[Pornografi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190557</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tidak terima kisah asmaranya putus di tengah jalan, Rafi (20), warga asal Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, nekat sebar foto Bugil mantan pacar. Akibat perbuatannya itu, Rafi kini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dan bahkan hingga Sabtu (10/06/2023) tadi, masih harus mendekam di balik jeruji besi Polsek Klojen. Informasi Memontum.com bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://kotamalang.memontum.com">Kota Malang</a></strong> &#8211; Tidak terima kisah asmaranya putus di tengah jalan, Rafi (20), warga asal Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, nekat sebar foto Bugil mantan pacar. Akibat perbuatannya itu, Rafi kini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dan bahkan hingga Sabtu (10/06/2023) tadi, masih harus mendekam di balik jeruji besi Polsek Klojen.</p>



<p>Informasi <a href="https://memontum.com">Memontum.com</a> bahwa sebelumnya Rafi dan DK (20), warga asal Pagak, Kabupaten <a href="https://kotamalang.memontum.com">Malang</a>, sempat berpacaran. Namun, hubungan asmara keduanya kandas di tengah jalan. Hal itu, kontan membuat Rafi marah dan sempat mengancam akan menyebarkan video dan foto bugil DK.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Ancaman tersebut, pun kemudian dilakukan oleh pelaku dengan menyebar foto dan video telanjang korban melalui Medsos. &#8220;Bahkan, foto tersebut juga dikirim ke adik korban,&#8221; ujar Kapolsek Klojen, Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto.</p>



<p>Tidak hanya itu, tempat kerja korban yang berada di wilayah Kota Malang, pun juga menjadi sasaran pelaku. Pelaku juga diduga menyebar fitnah, kalau warung makan tempat kerja korban sebagai penyedia prostitusi online. Karena merasa dirugikan, DK akhirnya melapor ke Polsek Klojen pada 29 April 2023.</p>



<p>Atas laporan itu, petugas melakukan penyelidikan hingga beberapa waktu lalu, berhasil menangkap Rafi di sebuah penginapan di Sleman Jogjakarta, dengan barang bukti dua ponsel yang digunakan menyebar foto korban. &#8220;Motifnya hanya karena sakit hati, karena putus cinta hingga menyebar foto dan video telanjang korban,&#8221; ujar Kompol Syabain, saat dihubungi Memontum.com pada Sabtu (10/06/2023) siang.</p>



<p>Tersangka dijerat dengan Pasal 29 UU RI No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan/atau Pasal 45 ayat (1) UU RI No 19 Tahun 2016&nbsp; tentang Perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman 12 tahun&nbsp;penjara.<strong>&nbsp;(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190557</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketagihan &#8220;Jatah&#8221; Hohohihe Mahasiswa Ancam Sebar Adegan Sex Pacar</title>
		<link>https://memontum.com/ketagihan-jatah-hohohihe-mahasiswa-ancam-sebar-adegan-sex-pacar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Nov 2019 12:48:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Pasal 29]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/100263-ketagihan-jatah-hohohihe-mahasiswa-ancam-sebar-adegan-sex-pacar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Tak ingin cintanya kandas dan tetap mendapat jatah hubungan seksual, ARR alias Ammar Rakha Rizqi (23) mahasiswa PTS di Kota Malang asal Wonogiri, Jawa Tengah, melakukan pemerasan terhadap sang pacar, DR (23) mahasiswi di Kota Malang yang juga asal Wonogiri. Dengan berbekal 14 video porno hasil rekaman sendiri bersama sang pacar, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Tak ingin cintanya kandas dan tetap mendapat jatah hubungan seksual, ARR alias Ammar Rakha Rizqi (23) mahasiswa PTS di Kota Malang asal Wonogiri, Jawa Tengah, melakukan pemerasan terhadap sang pacar, DR (23) mahasiswi di Kota Malang yang juga asal Wonogiri.</p>
<p>Dengan berbekal 14 video porno hasil rekaman sendiri bersama sang pacar, Ammar melakukan pengancaman. Yakni akan mengancam disebarkan ke internet jika hasrat seksualnya tidak dipenuhi sang pacar.</p>
<p><div id="attachment_100264" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-100264" decoding="async" class="size-full wp-image-100264" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191122-WA0105-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="Tersangka Ammar saat dirilis Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander SIK MH pada Jumat (22/11/2019) pukul 15.30. (gie)" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191122-WA0105-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191122-WA0105-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191122-WA0105-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191122-WA0105-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191122-WA0105-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191122-WA0105-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-100264" class="wp-caption-text">Tersangka Ammar saat dirilis Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander SIK MH pada Jumat (22/11/2019) pukul 15.30. (gie)</p></div></p>
<p>Ammar juga melakukan pengancamanan akan menyebar video tersebut jika sang pacar ingin putus. Karena merasa tertekan karena dijadikan pelampiasan seksual, DR akhirnya memutuskan untuk melapor ke Polres Malang Kota. Ammar, pun, kini harus meringkuk dibalik jeruji besi Polres Malang Kota.</p>
<p>Informasi Memontum.com menyebutkan bahwa Ammar dan DR sudah cukup lama pacaran terbukti rekaman video adegan sexnya diambil pada 29 April 2017 di sebuah kos di kawasan Jl MT Haryono Gang VIII, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang dan pada 15 November 2017 di Jl Sudimoro, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Bahkan Ammar sudah memiliki 14 video yang berbeda-beda saat melakukan hubungan seksual bersama DR.</p>
<p>Sekitar 3 bulan lalu DR ingin putus dengan Ammar karena sudah tidak kuat lagi dengan perlakukan sang kekasih. Namun Pemutusan hubungan tersebut ditolak Ammar. Dia mengancam DR akan menyebarkan rekaman videonya jika sampai DR berani meminta putus.</p>
<p>Karena ketakutan, DR pun tidak berani lagi meminta putus. Tidak sampai disini saja, Ammar juga kerap mengancam akan menyebarkan video tersebut jika DR tidak mau menuruti keinginannya melakukan hubungan seksual.</p>
<p>Setiap kali terangsang, Ammar selalu meminta jatah hubungan layaknya suami istri. Hal itu dilakukan seenak hati Ammar. Setiap kali kebutuhan niologisnya ingin tersalurkan, Ammar selalu meminta jatah kepada DR.</p>
<p>Hal itu membuat DR merasa sangat tertekan hingga pada 21 November 2019, memberanikan diri melapor ke Polres Malang Kota. Petugas Polres Malang Kota segera menindaklanjuti laporan itu.</p>
<p>Ammar akhirnya berhasil ditangkap di Jl Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Klojen, Kota Malang atau tepatnya tak jauh dari Mapolres Malang Kota.</p>
<p>Kepada petugas, Ammar mengaku melakukan pengancaman karena tak ingin putus dengan DR. Adapun BB yang diamankan petugas berupa flashdisk Toshiba 32 GB, HP Oppo dan HP Asus yang berisi video porno antara Ammar dan DR.</p>
<p>Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander SIK MH, mengatakan bahwa tersangka ARR dijerat dengan Pasal 29 UU No 44 Tahun 2008 tentang pornografi subsider Pasal 32 UU No 44 Tahun 2008 tentang pernografi, dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.</p>
<p>&#8220;Tersangka ARR melakukan pengancaman menyebarkan video hubungannya pelapor. Motovasinya tiddak untuk menguasai barang melainkan karena tidak mau putus dan hanya ingin menyalurkan kebutuhan biologisnya saja. Saat ini dia kami kenakan terkait pornografi, namun kami masih melakukan pengemvangan. Bisa jadinya nantinya juga terdapat unsur pemerasannya. Kami masih melakukan pengembangan,&#8221; ujar AKBP Dony. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">100263</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ancam Sebarkan Video Porno, Remaja Trenggalek Terancam 6 Tahun Penjara</title>
		<link>https://memontum.com/ancam-sebarkan-video-porno-remaja-trenggalek-terancam-6-tahun-penjara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Oct 2019 11:12:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Pasal 29]]></category>
		<category><![CDATA[polres trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[UU ITE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98800-ancam-sebarkan-video-porno-remaja-trenggalek-terancam-6-tahun-penjara</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ungkap kasus pelanggaran Undang &#8211; Udnag Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Polres Trenggalek amankan seorang pria asal Desa Banaran Kecamatan Tugu. Pelaku yakni Lukman Kurniawan (18) warga RT09/RW05 Desa Banaran Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek, diamankan pihak berwajib di jalan raya masuk Desa Kerjo Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek. Berdasarkan informasi yang diterima, pelaku [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek </strong>&#8211; Ungkap kasus pelanggaran Undang &#8211; Udnag Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Polres Trenggalek amankan seorang pria asal Desa Banaran Kecamatan Tugu. Pelaku yakni Lukman Kurniawan (18) warga RT09/RW05 Desa Banaran Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek, diamankan pihak berwajib di jalan raya masuk Desa Kerjo Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang diterima, pelaku berhasil ditangkap setelah mendapatkan laporan dari ayah korban Bunga&#8211;bukan nama sebenarnya&#8211;dalam waktu tak kurang dari 4 jam.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-98801" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191030-WA0064-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191030-WA0064-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191030-WA0064-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191030-WA0064-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191030-WA0064-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvinj Simanjuntak mengatakan bahwa pihak Satreskrim Polres Trenggalek berhasil mengungkap kasus UU ITE yang terbilang cukup unik.</p>
<p>&#8220;Jajaran Satreskrim Polres Trenggalek berhasil mengungkap kasus UU ITE yang terbilang cukup unik dengan melakukan pemerasan yang modusnya ingin memviralkan dalam hal ini dokumen elektronik ke sosial media, &#8221; ucapnya dalam rilis pers, Rabu (30/10/2019) sore.</p>
<p>Kejadian tersebut berawal pada Bulan Agustus tahun 2018 lalu, dimana pelaku dan seseorang berinisial N berkenalan di media sosial Facebook dan berpacaran selama setahun. Namun pasca keduanya memilih untuk putus, pelaku membuka akun Facebook N dan melihat ada satu nama berinisial B.</p>
<p>Setelah itu, lanjut Kapolres, pelaku merasa tertarik dan mencoba menghubungi B dengan menggunakan nomor WhatsApp palsu (fact akun). Tak berhenti sampai disitu, pelaku berusaha merayu korban untuk mengirimkan foto dan video bugil (porno).</p>
<p>&#8220;Korban saat itu selalu menuruti kemauan pelaku untuk mengirimkan video dan foto telanjang. Bahkan korban beberapa kali dipaksa merekam video saat melakukan masturbasi, &#8221; imbuhnya.</p>
<p>Memanfaatkan video dan foto &#8211; foto tersebut, pelaku mencoba memeras korban dengan meminta kiriman pulsa mulai dari 30 &#8211; 100 ribu. Jika korban tidak memenuhi keinginannya itu, pelaku akan membagikan atau memviralkan video dan foto korban ke media sosial.</p>
<p>Kapolres menambahkan, korban yang saat ini masih duduk dibangku sekolah merasa tidak bisa terus menerus menuruti kemauan pelaku karena tidak mempunyai uang lebih.</p>
<p>&#8220;Karena korban masih pelajar dan tidak memiliki uang saku lebih, korban merasa tidak bisa lagi memenuhi kemauan pelaku untuk membelikan pulsa. Hingga akhirnya korban memberanikan diri untuk berbicara kepada temannya yang tak lain merupakan tetangganya sendiri tentang kejadian ini, &#8221; jelas Kapolres.</p>
<p>Akan tetapi, kejadian tersebut terdengar oleh ayah korban yang akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.</p>
<p>Selain mengamankan pelaku, petugas juga turut mengamankan barang bukti diantaranya 1 buah Handphone merk OPPO A3 dan 1 buah Handphone merk Xiomi 5A warna silver hitam yang disita dari pelaku.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih akan menjalani penyidikan dan penyelidikan untuk proses hukum lebih lanjut.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan, diketahui ada 21 file yang dikirimkan korban kepada pelaku. Dan menurut pengakuan dari pelaku, ia menerima kiriman pulsa dari korban sebanyak 8 kali dengan total Rp 640 ribu.</p>
<p>&#8220;Untuk pasal yang disangkakan kepada pelaku adalah pasal 29 dan atau pasal 45 B UU.RI. No.19 tahun 2016 perubahan atas UU RI No.11 tahun 2008 tentang ITE Subs.Pasal 45 A ayat 1 UU.RI No.11 tahun 2008 tentang ITE, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara, &#8221; pungkasnya.<strong> (mil/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98800</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasang Kamera di Kamar Mandi Kantor,  Berlanjut ke Bui</title>
		<link>https://memontum.com/pasang-kamera-di-kamar-mandi-montir-dibekuk-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Aug 2018 17:19:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Pasal 29]]></category>
		<category><![CDATA[polres jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pornografi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/52311-pasang-kamera-di-kamar-mandi-montir-dibekuk-polisi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Hadi Priyanto warga Kaliwates Jember ditangkap unit reserse kriminal polres jember, pria yang sehari hari bekerja sebagai montir di check point di Jl No 156 Desa Ajung Wetan Kecamatan Ajung ini di tangkap lantaran pasang kamere posel didalam kamar mandi tempat kerjanya, senin (20/8/2018) Kapolres Jember melalui Kasat Reskrim AKP Erick Pradana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember </strong>&#8211; Hadi Priyanto warga Kaliwates Jember ditangkap unit reserse kriminal polres jember, pria yang sehari hari bekerja sebagai montir di check point di Jl No 156 Desa Ajung Wetan Kecamatan Ajung ini di tangkap lantaran pasang kamere posel didalam kamar mandi tempat kerjanya, senin (20/8/2018)</p>
<p>Kapolres Jember melalui Kasat Reskrim AKP Erick Pradana mengatakan, kasus tersebut terungkap atas laporan Ichdania Khoirani alias Nanik warga Patrang Jember yang tak lain istri majikan. Modus operandi tersangka meletakkan handphone miliknya yang telah diberikan double tip 3M pada sekitar kamera kemudian dibungkus dengan kain cover jok mobil yang telah dilubangi sebesar kamera handphone. </p>
<p>&#8220;Jadi handphone yang telah terbungkus dalam keadaan video aktif, diletakkan dipipa pembuangan air wastafel yang ada didalam kamar mandi  menghadap ke arah closet. Sehingga semua aktifitas didalam kamar mandi terekan semuanya,&#8221; ujar Erick </p>
<p>Sehingga lanjut Erick Dari hasil rekaman segala aktifitas korban (pelapor), mulai setengah telanjang sampai dalam keadaan telanjang, saat memompa payudaranya untuk mengambil air ASI, dan alat kelaminnya saat buang air, semua terekam.</p>
<p>&#8221; Berdasarkan pengakuan tersangka,  tujuannya adalah untuk koleksi pribadinya,&#8221; katanya.</p>
<p>Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 29 Jo Pasal 4 ayat (1) huruf d dan atau pasal 35 Jo Pasal 9 Undang – Undang RI No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan 1 handphone  dan 1 lembar kain cover jok warna abu – abu gelap tempat handphone disembunyikan.</p>
<p>&#8221; Ancaman hukumannya penjara paling singkat 6 (enam) bulan dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp6.000.000.000,00 (enam miliar rupiah),&#8221; katanya .<strong>(cw3/yud/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">52311</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
