<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pasal 333 &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pasal-333/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Jul 2020 07:43:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pasal 333 &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Mobil Digadaikan, Penyewa Disekap, Dua Bos Rental Masuk Bui</title>
		<link>https://memontum.com/mobil-digadaikan-penyewa-disekap-dua-bos-rental-masuk-bui</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2020 07:43:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan penyekapan]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 333]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118844-mobil-digadaikan-penyewa-disekap-dua-bos-rental-masuk-bui</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Jajaran Satreskrim Polres Malang mengamankan dua orang berinisial ZA dan RK yang diketahui sebagai pengusaha rental mobil. Penangkapan tersebut dilakukan karena ZA dan RK dilaporkan atas dugaan tindakan penyekapan dan kekerasan terhadap seorang korban bernama Edi Gunawan dan Rendy, yang diketahui telah menyewa satu unit mobil kepada ZA dan RK. Dalam pers [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Jajaran Satreskrim Polres Malang mengamankan dua orang berinisial ZA dan RK yang diketahui sebagai pengusaha rental mobil. Penangkapan tersebut dilakukan karena ZA dan RK dilaporkan atas dugaan tindakan penyekapan dan kekerasan terhadap seorang korban bernama Edi Gunawan dan Rendy, yang diketahui telah menyewa satu unit mobil kepada ZA dan RK.</p>
<p>Dalam pers rilis yang digelar di Mapolres Malang pada Kamis (9/7/2020) siang, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan, tindakan penyekapan tersebut dilakukan karena pelaku kecewa, karena korban tidak kunjung mengembalikan mobil yang disewa. Dimana sebelumnya, dari keterangan tersangka, pelaku menyewa mobil tersebut selama tiga hari. Yakni sejak 16 Juli 2020.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118846" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0157-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0157-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0157-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0157-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0157-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Mobil milik ZA dan RK ini disewa selama tiga hari oleh Rendy. Dan setelah waktu sewanya habis, mobil tidak kunjung dikembalikan. Dari situlah ZA dan RK dan satu lagi rekannya IR ini merasa kebingungan dan mulai melacak untuk mengetahui keberadaan mobilnya yang disewakan tersebut,&#8221; ujar AKBP Hendri Umar.</p>
<p>Dari pelacakan tersebut, diketahui mobil yang dimaksud ada di wilayah Kabupaten Tulungagung. Mengetahui ada kabar tersebut, pelaku yang juga pemilik rental ini, berusaha mencari keberadaan Rendy. Setelah mengetahui keberadaan Rendy, ZA, IR dan RK mendatangi Rendy yang saat itu berada di Villa AGP di daerah Songgoriti Kota Batu.</p>
<p>&#8220;Setelah bertemu Rendy, ketiga pelaku ini juga menghubungi Edy Gunawan untuk diminta datang ke lokasi yang sama di villa tersebut. Setelah Edy Gunawan datang, keduanya dimintai keterangan oleh ketiga pelaku. Merasa keterangan yang diberikan terlalu berbelit-belit, keduanya dipaksa oleh ketiga tersangka dibawa ke rental mobil di wilayah Karangploso,&#8221; imbuh AKBP Hendri Umar.</p>
<p>Sesampainya di lokasi rental, kedua korban yakni Edy Gunawan dan Rendy yang dirasa masih berbelit-belit dalam memberikan keterangan, membuat ketiga pelaku makin geram. Bahkan dari keterangan yang didapat, Edy Gunawan dan Rendy terlihat saling menyalahkan.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-118845" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0154-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0154-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0154-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0154-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200709-WA0154-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Saat itulah pelaku juga melakukan tindakan penganiayaan kepada kedua korban. Yakni dengan memukulkan selang ke tangan dan pundak Edy Gunawan dan Rendi berkali-kali. Tidak berhenti disitu, dirasa masih berbelit-belit, tersangka ZA memukul Edy dengan helm di pelipis bagian kanannya, hingga helm itu pecah. Setelah itu, barulah Edy mengaku bahwa mobil yang disewanya digadaikan kepada seseorang bernama Bowo di Tulungagung,&#8221; jelas dia.</p>
<p>Tidak berhenti disitu, alih-alih agar dapat segera menyelesaikan mobil yang digadaikan oleh Edy Gunawan dan Rendy kepada Bowo, ketiga pelaku menahan keduanya di garasi rental mobil sejak 27 Juni hingga 7 Juli 2020. Atas tindakan dan dugaan penyekapan tersebut pelaku dikenakan pasal 333 KUHP dan atau pasal 170 KUHP. <strong>(kik/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118844</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Waria Residivis di Pasuruan, 4 Hari Sekap dan Perkosa Pelajar SMA</title>
		<link>https://memontum.com/waria-residivis-di-pasuruan-4-hari-sekap-dan-perkosa-pelajar-sma</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2020 11:21:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 333]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Pasuruan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=108790</guid>

					<description><![CDATA[Ngaku Pernah Jadi Korban Saat Bocah Memontum Pasuruan &#8211; Pernah dipenjara akibat melakukan perkosaan dan pelecehan seksual, tak membuat perubahan sifat Mustofa (47) waria asal Dusun Kenayan, Desa Sumberagung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Ia malah kembali meringkuk di sel tahanan Mapolres Pasuruan, akibat perkara yang sama. Informasi yang didapat Memontum.com, waria dengan nama Musdalifah ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2>Ngaku Pernah Jadi Korban Saat Bocah</h2>
<p><strong>Memontum Pasuruan </strong>&#8211; Pernah dipenjara akibat melakukan perkosaan dan pelecehan seksual, tak membuat perubahan sifat Mustofa (47) waria asal Dusun Kenayan, Desa Sumberagung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Ia malah kembali meringkuk di sel tahanan Mapolres Pasuruan, akibat perkara yang sama.</p>
<p>Informasi yang didapat Memontum.com, waria dengan nama Musdalifah ini berurusan dengan pihak berwajib lantaran telah melakukan gendam disertai penyekapan juga pemerkosaan terhadap seorang siswa kelas XII salah satu sekolah menengah atas pada Minggu (23/2/2020) bulan lalu.</p>
<p>&#8220;Pelaku ini kami tangkap di rumahnya Dusun Kenayan, Desa Sumberagung, Kecamatan Grati tiga hari setelah kejadian penyekapan dan pemerkosaan,&#8221; ungkap Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Ardian Wimbarda, Selasa (17/3/2020) siang.</p>
<p>Lebih rinci diterangkan mantan Kasat Reskrim Polres Malang ini, korban yang kala itu bersama teman-temannya bermain di Alun-Alun Bangil didatangi pelaku.</p>
<p>Pelaku langsung menepuk pundak (gendam/hipnotis) korban dan korban tidak sadarkan diri serta menurut diajak ke rumah pelaku.</p>
<p>Sesampai di rumah pelaku korban digauli dengan cara disodomi hingga beberapa kali atau sebagai pemuas nafsunya. Tidak semalam, korban diperkosa selama 4 hari. Selama 4 hari itu pula, korban tidak boleh keluar dari rumah pelaku (disekap). Setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku melepaskan korban.</p>
<p>Tersadar atas perilaku yang dialaminya, korban bersama orangtuanya melapor ke Mapolres Pasuruan. Mendapati laporan tersebut, unit buru sergap langsung mencokok pelaku dan kemudian dilakukan lidik pada unit PPA Polres Pasuruan.</p>
<p>Ditambahkan Adrian, dari hasil penyidikan yang dilakukan unit PPA( Perlindungan Perempuan Dan Anak) pelaku mengakui perbuatannya yang dilakukannya terhadap korban.</p>
<p>Selain itu tersangka memiliki rekam jejak kriminal cukup parah. Tersangka pernah 2X masuk penjara. Pada tahun 2005 dipidana lantaran menjadi pengecer judi togel dan tahun 2017 lalu dihukum selama 2 tahun akibat melakukan perkosaan terhadap seorang anak laki-laki.</p>
<p>&#8220;Untuk mempertanggung jawabkan perilakunya ini, kami menjerat pelaku dengan pasal berlapis yakni pasal 328 KUHP tentang penculikan, pasal 333 KUHP tentang penyekapan dan pasal 289 KUHP tentang pencabulan dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun,&#8221; imbuh mantan Kasat Reskrim Polresta Malang ini mengakhiri keterangannya di hadapan awak media.</p>
<p>Sementara itu, dari pengakuan tersangka saat ditanya sejumlah wartawan. Motifnya mengejutkan. Tersangka nekat melakukan penyekapan dan pemerkosaan, lantaran saat masih kecil dulu pernah menjadi korban pemerkosaan dan ketagihan berhubungan badan dengan sesama jenis. <strong>(hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108790</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
