<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pasal 368 &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pasal-368/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Oct 2019 10:40:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pasal 368 &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Di Balik Pembunuhan Gondanglegi</title>
		<link>https://memontum.com/di-balik-pembunuhan-gondanglegi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Sep 2019 11:30:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 368]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek gondang legi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/92266-di-balik-pembunuhan-gondanglegi</guid>

					<description><![CDATA[Bela Diri, &#8220;Dia Minta Tiduri Pacar Saya&#8221; Memontum Malang &#8211; Mengejutkan pengakuan tersangka ZL (17) yang musti menusukkan pisau dapur ke dada Misnan (35), pada kejadian Minggu (8/9/2019) malam. Selain mengaku membela diri, ia menyebut korban meminta &#8220;lebih&#8221; dari aksi penjambretan. Pengakuan ini disebut di hadapan Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, dalam rilis pers [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Bela Diri, &#8220;Dia Minta Tiduri Pacar Saya&#8221; </strong></h2>
<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Mengejutkan pengakuan tersangka ZL (17) yang musti menusukkan pisau dapur ke dada Misnan (35), pada kejadian Minggu (8/9/2019) malam. Selain mengaku membela diri, ia menyebut korban meminta &#8220;lebih&#8221; dari aksi penjambretan.</p>
<p>Pengakuan ini disebut di hadapan Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, dalam rilis pers Selasa (10/9/2019) sore. Tersangka ZL, kini didalami penyidikannya oleh unit Perlindungan Anak (PPA) Polres Malang.</p>
<div id="attachment_92267" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-92267" decoding="async" class="size-full wp-image-92267" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190910-WA0049-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="PISAU : Tembus dada hingga punggung. (ist) " width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190910-WA0049-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190910-WA0049-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190910-WA0049-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190910-WA0049-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190910-WA0049-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-92267" class="wp-caption-text"><strong>PISAU : Tembus dada hingga punggung. (ist) </strong></p></div>
<p>&#8220;Saya bela diri,&#8221; kata tersangka singkat sebelum dibawa anggota Reskrim Polsek Gondanglegi dengan mobil patroli ke Unit Perlindungan Anak (PPA) Polres Malang.</p>
<p>Selasa sore, ia menceritakan jika membonceng pacarnya saat melewati jalan dekat kebun tebu Penjalinan. Ia dihadang Misnan&#8211;korban meninggal dan Ahmad alias Mamat.</p>
<p><strong>Baca : </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/29215-korban-tewas-saat-njambret-ponsel" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Korban Tewas Saat Njambret Ponsel</a></p>
<p>Keduanya memintai harta benda tersangka ZL. Di berikanlah ponsel tersangka. Namun, kata tersangka, Misnan justru &#8220;meminta&#8221; sang pacar. Meminta itu disebut-sebut melakukan hal tidak senonoh.</p>
<p>Ketika itulah ZL merasa musti membela diri sekaligus sang pacar. Usai dibuka jok motor, dihunuskan pisau dapur dan mengenai dada tembus punggung Misnan. Cara penusukan tersebut nantinya akan diperdalam saat penyidikan, apakah dilakukan dari depan atau belakang.</p>
<p><strong>Baca Juga : </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/29181-luka-tusuk-mulut-berdarah-pencari-puyuh-gondanglegi-tewas" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Luka Tusuk Mulut Berdarah, Pencari Puyuh Gondanglegi Tewas</a></p>
<p>Tertangkapnya tersangka ZL berbuah 2 kasus sekaligus. Berkat penyelidikan dan penyidikan itensif Satuan Reskrim Polsek Gondanglegi dan Polres Malang, kasus itu terungkap sebelum 24 jam.</p>
<p>&#8220;Ada 2 kasus. Satu kami amankan dengan dugaan kasus pasal 368 KUHP dan 1 lagi kasus pasal 338 kami bawa ke Polres,&#8221; ungkap Kapolsek Gondanglegi, AKP Agus Siswo Hariyadi kepada memontum.com. <strong>(sos)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">92266</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nyaru Waker Kebun, Rampas 4 Hp ABG Jember</title>
		<link>https://memontum.com/nyaru-waker-kebun-rampas-4-hp-abg-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Aug 2019 12:30:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 368]]></category>
		<category><![CDATA[perampasan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek jenggawah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89823-nyaru-waker-kebun-rampas-4-hp-abg-jember</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Hermanto (31) warga Dusun Tugusari Desa Kaliwining Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember, merampas ponsel 4 pemuda yang sedang santai di pos, Minggu (4/8/2019) malam, tepatnya di Kebun Renteng, masuk Desa Mangaran, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Tersangka ditangkap anggota Polres Jember di kebun sesaat setelah kejadian perampasan. Petugas juga menyita sejumlah barang bukti perbuatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Hermanto (31) warga Dusun Tugusari Desa Kaliwining Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember, merampas ponsel 4 pemuda yang sedang santai di pos, Minggu (4/8/2019) malam, tepatnya di Kebun Renteng, masuk Desa Mangaran, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember.</p>
<p>Tersangka ditangkap anggota Polres Jember di kebun sesaat setelah kejadian perampasan. Petugas juga menyita sejumlah barang bukti perbuatan tersangka.</p>
<p>Menurut Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, tersangka (Hermanto) dalam aksinya berpura – pura mengaku sebagai waker Kebun Renteng dan membawa sebilah clurit untuk menakuti -nakuti keempat pemuda yakni Abdul Ghofur, Riski Agustino, Beni Irawan dan Sugeng Efendi.</p>
<p>“Tersangka menodongkan clurit dan meminta botol arak serta keempat HP korban dengan dalih diamankan, selanjutnya, keempat pemuda itu diajak ke Pos Satpam dan tersangka mengikuti dari belakang, ketika hampir mendekati, ternyata tersangka menghilangkan jejak,” kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, Rabu (7/8/2019) malam di halaman Mapolres Jember.</p>
<p>Kejadian itu berawal, saat keempat pemuda sedang bersantai duduk-duduk di pos Kebun Renteng yang terletak di Desa Mangaran, Kecamatan Ajung dan di samping tempat mereka duduk ada botol arak. Tiba-tiba datang orang tidak dikenal (Hermanto).</p>
<p>“Karena merasa tertipu, keempat korban akhirnya melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Jenggawah, setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya Minggu (4/8/2019) tersangka berhasil diamankan berikut barang buktinya, &#8221; terang Kusworo.</p>
<p>Barang bukti yang diamankan Petugas lanjut Kusworo antara lain, 2 unit HP merk Samsung Grand Prime warna hitam, 1 Hp merk Xiaomi warna gold, 1 buah HP merk Xiaomi warna hitam, 1 unit clurit dan 1 unit sepeda motor Honda Beat hitam milik tersangka sebagai sarana.</p>
<p>“Kami juga akan mendalami dengan kasus yang sama dan juga mengkonfrontir dengan tersangka, apakah betul tersangka ini baru sekali melakukan perbuatan atau ada indikasi lain, ” lanjutnya.</p>
<p>Sambung Kusworo, tersangka akan dijerat dengan pasal 368 KUHP tentang Penipuan, dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun dan juga undang-undang darurat pasal 2 ayat (1) undang-undang RI No.12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. <strong> (gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89823</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Apes,  Tagih Hutang Malah Masuk Bui</title>
		<link>https://memontum.com/apes-tagih-hutang-malah-masuk-bui</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Nov 2017 09:36:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 368]]></category>
		<category><![CDATA[perampasan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek tanggul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/7630-apes-tagih-hutang-malah-masuk-bui</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8212; Mohamammad Rahman (35) warga Dusun Sumberkejing Desa Pringgowirawan Kecamatan Sumberbaru ahirnya tidak berkutik saat diamankan pihak berwajib Kepolisian Sektor (Polsek) Tanggul, lantaran dirinya diduga melakukan tindakan perampasan dan pemaksaan. Ditemui di kantornya Kapolsek Tanggul AKP Bambang Setiawan mengungkapkan saat itu terlapor mendatangi kediaman Astrid Heirera Nursyahibah dengan marah-marah bermaksud menagih hutang pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8212; Mohamammad Rahman (35) warga Dusun Sumberkejing Desa Pringgowirawan Kecamatan Sumberbaru  ahirnya tidak berkutik saat diamankan pihak berwajib Kepolisian Sektor (Polsek) Tanggul, lantaran dirinya diduga melakukan tindakan perampasan dan pemaksaan.</p>
<p>Ditemui di kantornya Kapolsek Tanggul AKP Bambang Setiawan mengungkapkan saat itu terlapor mendatangi kediaman Astrid Heirera Nursyahibah dengan marah-marah bermaksud menagih hutang pada Yayan yang tak lain adalah suami Astrid.</p>
<p>&#8220;Terlapor mendatangi rumah korban dengan mengancam saudari Astrid menggunakan sebilah clurit, kemudian terlapor memaksa korban untuk menyerahkan STNK beserta kontak motor CBR Nopol P4543KW miliknya tapi korban menolaknya,&#8221; ungkapnya, Selasa (21/11/2017) pagi. </p>
<p>Namun lanjutnya, karena korban ketakutan karena dibawah ancaman dengan terpaksa korban menyerahkan motor miliknya, selanjutnya korban melaporkan kejadian itu ke SPKT Polsek Tanggul. Atas perbuatannya terlapor kini diamankan unit Reskrim Polsek setempat guna proses penyidikan lebih lanjut. </p>
<p>&#8220;Pelaku sendiri akan diancam dengan pasal 368 KUHP tentang pemerasan dan pengancaman dengan pidana penjara paling lama Sembilan tahun,&#8221; ucap AKP Bambang S. <strong>(lum/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7630</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemalak Bau Kencur Hutan Janglengan Terciduk, Warga Bersyukur</title>
		<link>https://memontum.com/pemalak-bau-kencur-hutan-janglengan-terciduk-warga-bersyukur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Oct 2017 06:38:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 368]]></category>
		<category><![CDATA[perampasan]]></category>
		<category><![CDATA[polsek puger]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/2356-pemalak-bau-kencur-hutan-janglengan-terciduk-warga-bersyukur</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Warga akhirnya merasa lega ketika 2 pemalak yang meresahkan hutan jati Janglengan yang berada di Dusun Karangsono, Desa Grenden, Kecamatan Puger, Jember ditangkap polisi. Ini setelah mereka beraksi merampas 2 HP korban dengan cara mengalungkan sebilah clurit ke leher kedua korban. Kejadian diperkirakan pukul 15.00, Kamis (27/10/2017). Kedua korban M Lutfi dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember </strong>&#8211; Warga akhirnya merasa lega ketika 2 pemalak yang meresahkan hutan jati Janglengan yang berada di Dusun Karangsono, Desa Grenden, Kecamatan Puger, Jember ditangkap polisi. Ini setelah mereka beraksi merampas 2 HP korban dengan cara mengalungkan sebilah clurit ke leher kedua korban.</p>
<p>Kejadian diperkirakan pukul 15.00, Kamis (27/10/2017).  Kedua korban M Lutfi dan A Fauzi yang beralamat di Dusun Kedung Sumur, Desa Bagon, Puger masih berstatus pelajar. Mereka tidak menyangka dirinya akan menjadi target pemalak di hutan jati yang menjadi spot selfi karena asri dan bagus tersebut.</p>
<p>Awalnya kedua korban bersama kedua rekannya asik menikmati indahnya suasana hutan jati. Saat mereka berselfi ria tiba tiba dihampiri 2 pengendara motor berjumlah 4 orang. Kedua pelaku turun tanpa basa-basi, langsung merampas dan mengalungkan clurit kepada korban.</p>
<p>Mengetahui gelagat kurang baik, 2 teman korban lari dan teriak meminta tolong warga. Para pelaku kabur bersama barang hasil rampasan. Namun polisi yang sudah mengetahui ciri para pelaku dari informasi saksi akhirnya melakukan pengejaran.</p>
<p>Alhasil upaya petugas Tim Opsnal Mapolsek Puger bersama jajaran lain,  malam harinya mengelandang 2 pelaku bersama barang bukti hasil kejahatan dan clurit penjahat jalanan ini.</p>
<p>Setelah ditangkap pelaku diketahui bernama M Edison (18) dan ZA (16) yang beralamat di Dusun Karangsono, Desa Grenden, Kecamatan Puger.</p>
<p>AKP Sudariyanto SH selaku Kapolsek Puger saat di konfirmasi Jum&#8217;at (28/10/2017) menuturkan, &#8220;Tersangka akan kami jerat dengan pasal 368 KUHP sub 365 KUHP jo Pasal 2 ayat 1 UU No. 12 Darurat tahun 1951, dan untuk pelaku di bawah umur,  kami limpahkan kepada Unit PPA Polres Jember guna proses selanjutnya.&#8221; <strong>(lum/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2356</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
