<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pasal 45 &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pasal-45/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Mar 2020 11:45:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pasal 45 &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sakit Gigi, Komen Tabu Hina Perawat di FB, Petani Trenggalek Masuk Bui</title>
		<link>https://memontum.com/sakit-gigi-komen-tabu-hina-perawat-di-fb-petani-trenggalek-masuk-bui</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2020 09:30:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 45]]></category>
		<category><![CDATA[pencemaran nama baik]]></category>
		<category><![CDATA[polres trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=108884</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Seorang pria di Trenggalek harus berurusan dengan pihak berwajib lantaran diduga melakukan tindak pidana pencemaran nama baik profesi melalui media sosial Facebook. Pelaku berinisial Katobi (33) seorang warga asal Desa Pandean Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek yang berprofesi sebagai petani di daerahnya. Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvinj Simanjuntak mengatakan jika pengungkapan kasus ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek </strong>&#8211; Seorang pria di Trenggalek harus berurusan dengan pihak berwajib lantaran diduga melakukan tindak pidana pencemaran nama baik profesi melalui media sosial Facebook. Pelaku berinisial Katobi (33) seorang warga asal Desa Pandean Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek yang berprofesi sebagai petani di daerahnya.</p>
<p>Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvinj Simanjuntak mengatakan jika pengungkapan kasus ini berawal dari adanya surat terbuka di salah satu grup media sosial Facebook.</p>
<p>&#8220;Inti dari surat terbuka di salah satu grup dengan member hampir 600 ribu ini berisi kritik yang ditujukan ke RSUD Dr Soedomo Trenggalek terkait pelayanan yang ada,&#8221; ungkap Kapolres saat dikonfirmasi, Rabu (18/03/2020) sore.</p>
<p>Dari unggahan di grup Facebook Info Seputar Trenggalek (IST) tersebut, pelaku melalui akun facebook miliknya yang bernama Farhanr Ubudillah pada hari Sabtu tanggal 15 Februari 2020 sejak pukul 16.51 hingga pukul 22.39 .</p>
<p>Diketahui, kalimat tersebut memiliki muatan yang melanggar kesusilaan dan merendahkan profesi perawat khususnya di RSUD Dr Soedomo Trenggalek.</p>
<p>&#8220;Terkait hal tersebut, ada 2 aduan ke Polres Trenggalek yakni dari Ikatan Dokter Indonesia dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia yang ada di Trenggalek. Keduanya ini melakukan aduan ke Polres Trenggalek terkait perbuatan yang dilakukan oleh pelaku,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Namun, Lanjut Kapolres, dari hasil pemeriksaan pelaku tidak langsung bersinggungan dengan pelayanan di rumah sakit tersebut. Pelaku juga bukan merupakan korban dari pelayanan kesehatan yang ada di RSUD Dr Soedomo Trenggalek.</p>
<p>Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa 4 lembar screenshot komentar pelaku dengan akun Facebook Farhanr Ubudillah dan 1 unit hp merek Xiaomi type Redmi Note 6 Pro.</p>
<p>Beberapa isi komentar yang disebutkan pelaku jika Perawat yang ada hanya pamer seragam saja dan tidak bekerja sebagaimana tugasnya. Tak hanya itu, pelaku juga menilai jika pelayanan di rumah sakit tersebut tidak memuaskan dengan petugas kesehatan yang tidak ramah.</p>
<p>&#8220;Pelaku berhasil diamankan Unit Pidsus Satreskrim Polres Trenggalek pada Kamis (27/02/2020) dirumahnya yang ada di Desa Pandean Kecamatan Dongko,&#8221; kata Kapolres.</p>
<p>Hingga berita ini ditulis, pelaku masih akan menjalani penyidikan dan penyelidikan guna proses hukum lebih lanjut.</p>
<p>Pelaku akan dikenakan pasal 45 ayat (1) dan ayat (3) UURI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang undang nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik ayat (1) yang menyebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara 6 tahun dan denda 1 miliar.</p>
<p>Dalam hal ini Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Trenggalek untuk lebih bijak dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial.</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau agar masyarakat Trenggalek lebih bijak dalam bermedia sosial. Cek kembali kebenaran kontennya. Dan jangan sekali-kali berkomentar yang belum tentu benar atau bermuatan penghinaan atau asusila,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Menurut pengakuan pelaku, ia menyesal melakukan hal tersebut dan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Ia juga mengaku saat berkomentar, dirinya tengah sakit gigi sehingga tingkat emosionalnya tidak stabil. <strong>(mil/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108884</post-id>	</item>
		<item>
		<title>&#8216;Iblis Lamongan&#8217; Sebar Video Hohohihe Pacarnya di Medsos</title>
		<link>https://memontum.com/iblis-lamongan-sebar-video-hohohihe-pacarnya-di-medsos</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Feb 2020 12:18:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[asusila]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 45]]></category>
		<category><![CDATA[polres lamongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106964-iblis-lamongan-sebar-video-porno-pacarnya-di-medsos</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Tim Jaka Tingkir Polres Lamongan menangkap pelaku yang diduga menyebarkan vidio hohohihe melalui facebook dan Status Whatshap, Selasa (18/2/2020) pukul 12.15 wib, di dam pengairan Desa Tambakring Gadung Kecamatan Tikung Lamongan. Kapolres Lamongan AKBP Harun, S.I.K, S.H didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP David Manurung, SE, SIK dan Kanit PPA Sat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan</strong> &#8211; Tim Jaka Tingkir Polres Lamongan menangkap pelaku yang diduga menyebarkan vidio hohohihe melalui facebook dan Status Whatshap, Selasa (18/2/2020) pukul 12.15 wib, di dam pengairan Desa Tambakring Gadung Kecamatan Tikung Lamongan.</p>
<p>Kapolres Lamongan AKBP Harun, S.I.K, S.H didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP David Manurung, SE, SIK dan Kanit PPA Sat Reskrim AIPTU Sunaryo, menggelar konferensi pers kasus penyebaran vidio mesum di media sosial facebook dan status whatsapp, Senin (24/2/2020).</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-106965" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/20200224_160153-copy.jpg?resize=740%2C443&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="443" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/20200224_160153-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/20200224_160153-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/20200224_160153-copy.jpg?resize=600%2C359&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/20200224_160153-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/20200224_160153-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/20200224_160153-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dijelaskan AKBP Harun, berawal dari pelaku bernama Mohammad Fery Setiawan, alias Iblis Lamongan (20) beralamatkan di Dusun Ngablak Desa Kramat Kecamatan/Kabupaten Lamongan mengunggah video persetubuhannya dengan pelapor/korban pada (17/1/2020) tepat pukul 01.00 wib dini karena marah kendati tidak terima korban berhubungan dengan laki-laki lain yang saat itu pelaku masih berstatus pacar korban. </p>
<p>“Sebelumnya pelaku dan korban melakukan hubungan intim dan direkam menggunakan 2 Handphone milik pelaku dan korban serta menyimpannya untuk koleksi pribadi, namun karena pelaku sakit hati maka video yang tersimpan di Handphone korban di posting menggunakan Handphone korban yang dirampas oleh pelaku dengan tujuan menjelek jelekkan korban dimata umum,&#8221; kelas AKBP Harun kepada semua awak media.</p>
<p>Akibat perbuatanya, AKBP Harun menegaskan pelaku akan dijerat dengan pasal pasal 45 ayat (1) dan ayat (3) UU RI No 19 th 2016 tentang perubahan atas UU No 11 th 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau pasal 29 atau pasal 32 UU RI No 44 th 2008 tentang Pornografi. Dengan ancaman hukuman minimal 6 bulan penjara maksimal 12 tahun penjara. </p>
<p>“Dan pelaku juga kami jerat pasal 368 ayat (1) KUHP yaitu perampasan karena Handphone korban pun dirampas oleh pelaku untuk digunakan dalam kejahatan UU ITE ini,&#8221; tegasnya menandaskan. <strong>(aju/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106964</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Unggah Foto Bugil Gadis di Bawah Umur, Gendut Dikerangkeng</title>
		<link>https://memontum.com/unggah-foto-bugil-gadis-di-bawah-umur-gendut-dikerangkeng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Apr 2018 12:13:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 45]]></category>
		<category><![CDATA[polres gresik]]></category>
		<category><![CDATA[UU ITE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/37172-unggah-foto-bugil-gadis-di-bawah-umur-gendut-dikerangkeng</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8212; Agus Wiyono alias Gendut bin Siswoyo (27) warga Dusun Gridijaya, Desa Pacuh, Balongpanggang, Gresik akhirnya ditangkap Satreskrim Polres Gresik lantaran kedapatan mengunggah foto telanjang bulat seorang gadis dibawah umur, sebut saja Manis, di akun Facebook (FB) korban. Modus operandi Gendut untuk mendapatkan foto bugil Manis yaitu dengan berpura pura sebagai Pacar Korban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik </strong>&#8212; Agus Wiyono alias Gendut bin Siswoyo (27) warga Dusun Gridijaya, Desa Pacuh, Balongpanggang, Gresik akhirnya ditangkap Satreskrim Polres Gresik lantaran kedapatan mengunggah foto telanjang bulat seorang gadis dibawah umur, sebut saja Manis, di akun Facebook (FB) korban.</p>
<p> Modus operandi Gendut untuk mendapatkan foto bugil Manis yaitu dengan berpura pura sebagai Pacar Korban melalui media sosial Instagram (IG). Terlebih dahulu, Gendut memfollow IG korban dan memanfaatkan fitur Direct Massages (DM). Setelah direspon oleh korban, Gendut lalu meminta email dan password akun FB milik Manis. Manis yang masih lugu lalu memberikan Email dan password FB melalui DM Instagram. Gendut lalu lebih intens merayu korban melalui DM sampai akhirnya, pelaku meminta foto telanjang dari korban. Entah rayuan maut apa yang diberikan Gendut kepada Manis sampai akhirnya, berhasil mendapatkan 2 foto bugil milik korban dengan posisi duduk sambil memperlihatkan alat vitalnya.</p>
<p>Puas mendapatkan 2 foto korban, pelaku langsung mengCapture/screenshot kiriman foto tersebut. Lantaran sudah mendapatkan  Password akun FB korban, Gendut lalu mengupload foto telanjang korban ke Facebook milik korban sendiri. Sudarwanto, keluarga korban, Warga Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Gresik  yang mengetahui ada foto telanjang langsung melaporkan kejadian ini ke Satreskrim Polres Gresik dan berhasil menangkap Pelaku.</p>
<p>&#8220;Pelaku melancarkan aksinya merayu korban sejak awal April, pada tanggal 12 April, pelaku meminta foto telanjang korban dan pada 13 April pelaku mengunggah foto korban ke akun Facebook korban&#8221; kata AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, Kasat Reskrim Polres Gresik.</p>
<p>Polisi lalu mengamankan barang bukti 1 unit Hp milik pelaku yang berisi foto telanjang milik korban, serta 1 unit HP milik korban untuk dilakukan penyitaan. </p>
<p>&#8220;Pelaku terancam Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1)  UU RI. No. 19  tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI. No. 11 tahun 2008 tentang ITE&#8221; pungkasnya.<strong> (gbr/sgg/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">37172</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
