<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pasal 55 &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pasal-55/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 21 Feb 2020 12:56:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pasal 55 &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pengoplos LPG Subsidi Pasuruan Masuk Bui,  Berdalih Butuh Bayar Angsuran Kredit Mobil</title>
		<link>https://memontum.com/pengoplos-lpg-subsidi-pasuruan-masuk-bui-berdalih-butuh-bayar-angsuran-kredit-mobil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Feb 2020 12:56:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Oplos LPG]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 55]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Pasuruan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106848-pengoplos-lpg-subsidi-pasuruan-masuk-bui-berdalih-butuh-bayar-angsuran-kredit-mobil</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Berdalih untuk membayar angsuran mobil miliknya, 2 sahabat asal Kecamatan Rembang dan Sukorejo terpaksa bermalam di hotel prodeo Mapolres Pasuruan. Kedua sahabat ini diciduk petugas buru sergap Satreskrim Polres Pasuruan lantaran nekat mengoplos LPG 3 Kg (LPG melon bersubsidi). Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, Jumat (21/2/2020) pagi memimpin gelar rilis pers. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Berdalih untuk membayar angsuran mobil miliknya, 2 sahabat asal Kecamatan Rembang dan Sukorejo terpaksa bermalam di hotel prodeo Mapolres Pasuruan. Kedua sahabat ini diciduk petugas buru sergap Satreskrim Polres Pasuruan lantaran nekat mengoplos LPG 3 Kg (LPG melon bersubsidi).</p>
<p>Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, Jumat (21/2/2020) pagi memimpin gelar rilis pers. Ditunjukkan pula sejumlah barang bukti.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-106849" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200221-WA0056-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200221-WA0056-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200221-WA0056-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200221-WA0056-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200221-WA0056-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200221-WA0056-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/02/IMG-20200221-WA0056-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kedua pelaku pengoplos LPG bersubsidi yakni M Rusdi (34) asal Dusun Nganglang, Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Rembang dan Moch Ahlal Firdaus(20) warga Dusun Genengan, Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo.</p>
<p>Modus operandi yang dijalankan kedua pelaku ini yakni membeli sejumlah LPG 3Kg di sejumlah agen yang ada disekitaran Kecamatan Sukorejo, Purwosari dan Rembang. Setelah mendapatkan LPG 3 Kg bersubsidi tersebut, keduanya mengoplosnya ke dalam tabung LPG non subsidi ukuran 12-50Kg.</p>
<p>Proses pengoplosan dari tabung LPG bersubsidi (3Kg) ke dalam tabung LPG non subsidi (12-50Kg) tersebut dilakukan di pekarangan rumah tersangka M Rusdi yang berada di Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Rembang. Selanjutnya tabung LPG ukuran 12-50Kg dijual ke pasaran dengan harga non subsidi.</p>
<p>Dari lokasi pengoplosan LPG tersebut, selain mengamankan kedua pelaku. Petugas juga menyita barang bukti kejahatan dari keduanya diantaranya ratusan tabung LPG ukuran 3 Kg</p>
<p>Dalam satu hari keduanya bisa menghabiskan ratusan tabung LPG 3 Kg untuk mengisi kedalam puluhan LPG 12 Kg dan belasan LPG 50Kg. LPG 12 Kg yang sudah terisi dijual ke konsumen seharga Rp.120ribu/tabung dan Rp.560ribu untuk harga tabung ukuran 50Kg. Rata-rata pembeli LPG oplosan kedua tersangka yakni para pemilik warung atau restoran yang berada di sekitaran Rembang dan Bangil. Bisnis pengoplosan LPG ini telah dijalankan selama 10 bulan lalu.</p>
<p>Lebih lanjut dijelaskan Kapolres Pasuruan, selain mengamankan kedua pelaku. Petugas juga menyita alat bukti dari bisnis haram keduanya yakni 850 buah segel tabung ukuran 12 Kg, 30 segel timah tabung ukuran 50Kg, 1 mobil pick-up, 122 buah LPG 3Kg yang masih ada isinya, 6 set pen besi, 1 buah tang, 1 set pen besi untuk tabung ukuran 50 Kg, 1 sak segel plastik ukuran 3 kg, 1 sak segel plastik ukuran LPG 3Kg yang masih kosong, 29 tabung LPG 12 Kg siap jual, 12 tabung LPG 12 Kg kosong dan 1 tabung LPG ukuran 50Kg kosong.</p>
<p>&#8220;Atas perilaku keduanya yang merugikan masyarakat miskin, kami menjeratnya dengan pasal 55 atau pasal 53 Jo pasal 23 UURI No.22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun dan denda Rp 50juta,&#8221; pungkas AKBP Rofiq Kapolres Pasuruan.</p>
<p>Dari pengakuan M Rusdi, motiv pengoplosan itu, ia bersama M Ahlal Firdaus nekat mengoplos LPG lantaran butuh biaya pembayaran cicilan mobil.</p>
<p>&#8220;Untuk bayar cicilan mobil dan kebutuhan rumah tangga, karena saya tak punya pekerjaan tetap setelah di PHK dari pabrik,&#8221; aku M Rusdi sembari tertunduk. <strong>(hen/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106848</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Delapan Pelaku Penyalahgunaan Subsidi Diamankan, Polda Selidiki Keterlibatan Pemilik SPBU</title>
		<link>https://memontum.com/delapan-pelaku-penyalahgunaan-subsidi-diamankan-polda-selidiki-keterlibatan-pemilik-spbu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Dec 2019 03:42:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BBM Bersubsidi]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 55]]></category>
		<category><![CDATA[Penimbunan]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jatim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101895-delapan-pelaku-penyalahgunaan-subsidi-diamankan-polda-selidiki-keterlibatan-pemilik-spbu</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Delapan Pelaku Penyalahgunaan BBM Bersubsidi diamankan oleh Ditreskrimsus Subdit Tipiter Polda Jatim di sebuah SPBU di Kecamatan Blega pada Jumat (6/12/2019) sekitar pukul 23.00 wib saat melakukan aksinya. Aksi pelaku diketahui usai mendapat laporan dari warga serta adanya penyelidikan dari pihak Polda mengenai kelangkaan BBM. Saat penangkapan, tersangka sedang melakukan pemindahan BBM [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Delapan Pelaku Penyalahgunaan BBM Bersubsidi diamankan oleh Ditreskrimsus Subdit Tipiter Polda Jatim di sebuah SPBU di Kecamatan Blega pada Jumat (6/12/2019) sekitar pukul 23.00 wib saat melakukan aksinya.</p>
<p>Aksi pelaku diketahui usai mendapat laporan dari warga serta adanya penyelidikan dari pihak Polda mengenai kelangkaan BBM. Saat penangkapan, tersangka sedang melakukan pemindahan BBM dari SPBU ke sebuah truk yang telah di modifikasi menjadi penampung BBM dan telah terisi sebanyak 1,5 Ton BBM jenis solar.</p>
<p>Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, dari penimbunan ini polisi berhasil menangkap delapan tersangka yang melakukan aksi tersebut. Delapan tersangka yakni MS sebagai operator,MN dan N sebagai pengawas SPBU, K sebagai Kenek, S sebagai supir serta T sebagai pembeli.</p>
<p>&#8220;Kami berhasil mengungkap delapan tersangka yang telah menjalankan aksinya selama satu tahun dan menimbun BBM Bersubsidi sebanyak 2.160 Ton BBM jenis solar,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Diketahui, dalam satu minggu dilakukan penimbunan BBM selama tiga kali, dalam setiap aksinya sebanyak 15 Ton BBM dibawa untuk dijual kembali pada industri di Madura.</p>
<p>&#8220;Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus penimbunan di Sumenep. Sekaligus ini merupakan program dari pemerintah untuk mengamankan BBM bersubsidi untuk masyarakat,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, pihaknya terus berkerjasama dengan seluruh stakeholder untuk melakukan pengawasan untuk mencegah adanya penimbunan BBM.</p>
<p>Akibat perbuatan ini, delapan pelaku dituntut pasal Pasal 55 UU 22 2001 tentang migas dengan ancaman penjara 6 tahun dan denda 6 Miliar . <strong>(Isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101895</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Oplos LPG 3 kg ke 12 kg, Gudang di Desa Gempol Kurung Digerebek</title>
		<link>https://memontum.com/oplos-lpg-3-kg-ke-12-kg-gudang-di-desa-gempol-kurung-digerebek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Feb 2018 11:23:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[LPG]]></category>
		<category><![CDATA[oplosan]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 55]]></category>
		<category><![CDATA[polres gresik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/23763-oplos-lpg-3-kg-ke-12-kg-gudang-di-desa-gempol-kurung-digerebek</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8212; Satu lagi tim tindak pidana ekonomi (Pidek) Polres Gresik berhasil membongkar praktek pengoplosan bahan bakar jenis LPG di sebuah gudang Desa Gempol Kurung Kecamatan Menganti Gresik dengan barang bukti puluhan tabung gas dan beberapa peralatan, Kamis (1/2/2018). Kanit Pidek Polres Gresik Iptu Turkan Badri membenarkan penangkapan tersebut, pihaknya mengatakan atas dasar laporan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8212; Satu lagi tim tindak pidana ekonomi (Pidek) Polres Gresik berhasil membongkar praktek pengoplosan bahan bakar jenis LPG di sebuah gudang Desa Gempol Kurung Kecamatan Menganti Gresik dengan barang bukti puluhan tabung gas dan beberapa peralatan, Kamis (1/2/2018).</p>
<p>Kanit Pidek Polres Gresik Iptu Turkan Badri membenarkan penangkapan tersebut, pihaknya mengatakan atas dasar laporan masyarakat disekitar terdapat kegiatan pengoplosan gas LPG dari tabung 3 kg ke tabung 12 kg.</p>
<p>Dari laporan tersebut, lanjut Turkan, kemudian pihaknya menindak lanjuti dan melakukan penyelidikan dari bangunan tersebut memang dilakukan aktivitas yang melawan hukum. ”Ternyata benar atas dasar laporan masyarakat digudang tersebut telah kami amankan dua orang yang sedang melakukan aktivitas melanggar hukum,&#8221; kata Iptu Turkan Badri Kanit Pidek Polres Gresik, Kamis (1/2/2018).</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0214-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-23764" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0214-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0214-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0214-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180201-WA0214-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Turkan menambahkan, dari penangkapan tersebut pihaknya mengamankan dua orang yaitu, Dimas Raka Satria Anugrah (23) warga Surabaya dan Aditya Rahman (26) juga warga Surabaya dan sejumlah barang bukti lainya yang termasuk dalam kegiatan ilegal tersebut.</p>
<p>&#8220;Selain dua tersangka, kami juga mengamankan 28 tabung gas 3 kg, dan puluhan tabung gas berukuran 12 kg. Satu unit kendaraan pickup nopol L 9536 VD beserta kunci kontak, STNK dan buku KIR,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sampai saat ini, lanjut Turkan pihaknya masih melakukan pengembangan terkait jaringan tersebut, selain melakukan pemeriksaan terhadap dua tersangka dalam kasus ini, ia sudah menyangkakan pasal untuk kedua tersangka.</p>
<p>&#8220;Kita tetap melakukan pengembangan dalam kasus tersebut, dan untuk kedua tersangka kita kenakan pasal 55 UU RI nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda 60 milyar,&#8221; pungkasnya.<strong>(sgg/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">23763</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
