<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pasar Genteng &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pasar-genteng/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Sep 2020 14:26:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pasar Genteng &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pedagang Pasar Genteng 2 Doakan Ipuk Jadi Bupati</title>
		<link>https://memontum.com/pedagang-pasar-genteng-2-doakan-ipuk-jadi-bupati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2020 14:26:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Ipuk]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Genteng]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada banyuwangi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=124711</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Ratusan pedagang dan pembeli pasar Genteng 2 menyambut kedatangan Calon Bupati (Cabup) Ipuk Fiestandani Azwar Anas. Mereka langsung berebutan berjabat tangan dengan Cabup Ipuk Fiestandani. Sambil membagi-bagikan masker, Cabup Ipuk Fiestandani Azwar Anas berpesan kepada pedagang dan pembeli agar tetap memakai masker agar terhindar dari Coronavirus. &#8220;Ingat jaga jarak dan tetap memakai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Ratusan pedagang dan pembeli pasar Genteng 2 menyambut kedatangan Calon Bupati (Cabup) Ipuk Fiestandani Azwar Anas. Mereka langsung berebutan berjabat tangan dengan Cabup Ipuk Fiestandani.</p>
<p>Sambil membagi-bagikan masker, Cabup Ipuk Fiestandani Azwar Anas berpesan kepada pedagang dan pembeli agar tetap memakai masker agar terhindar dari Coronavirus. &#8220;Ingat jaga jarak dan tetap memakai masker ya ibu-ibu, agar terhindar dari virus Corona,&#8221; pesan Ipuk Fiestandani kepada pedagang dan pembeli pasar Genteng 2, Rabu (30/9/2020) pagi.</p>
<p>Kedatangan Ipuk Fiestandani ke Pasar Genteng 1 dan Pasar Genteng 2 memang sudah dinanti-nanti oleh para pedagang. Warga pasar Genteng 2 mendoakan agar istri Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas ini terpilih menjadi bupati menggantikan suaminya. &#8220;Warga pasar mendoakan ibu Ipuk agar jadi bupati, menggantikan pak Anas,&#8221; celetuk salah satu pedagang pasar, langsung diamini pedagang dan pembeli. &#8220;Amin,&#8221; ucapnya bersamaan.</p>
<p>Bahkan pedagang pasar Genteng 1 dan Genteng 2 menyebut jika Paslon Nomor 2, Ipuk Fiestandani yang berpasangan dengan H. Sugirah sudah dipastikan menang dalam bursa Pilkada serentak ini dan didapuk menjadi bupati periode 2020 &#8211; 2025, menggantikan Abdullah Azwar Anas. &#8220;Saat ini warga Banyuwangi lagi Gandrung bunga. Bunga itu identik dengan perempuan, makanya saya yakin kalau tahun 2020 ini bupati Banyuwangi itu perempuan,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Meski mendapat pujian dari pedagang pasar tradisional, Ipuk Fiestandani Azwar Anas tidak berbesar hati. Perempuan murah senyum tersebut tidak henti-hentinya menasehati masyarakat Banyuwangi agar berperilaku sehat agar terhindar dari Covid-19. Ipuk Fiestandani mengaku kedatangannya di Pasar Genteng 1 dan Pasar Genteng 2 ini diluar agenda yang sudah direncanakan. Namun kedatangan dirinya dipasar ini mendapat sambutan yang hangat dari pedagang dan masyarakat Genteng.</p>
<p>Susanti, warga Dusun Krajan, Desa Genteng Kulon, salah satu pedagang pasar Genteng 2 mengaku terheran &#8211; heran kedatangan Cabup Ipuk Fiestandani Azwar Anas ke pasar Genteng 2 ini. Menurutnya, biasanya jika mau ada tamu untuk meninjau ke pasar selalu ada pengumuman. Tapi kedatangan Bu Ipuk Fiestandani Azwar Anas tidak ada pemberitahuan sama sekali. &#8220;Saya senang dengan Bu Ipuk Fiestandani ini, orangnya ramah, diajak ngomong juga mau, pokoknya warga sangat senang, orangnya murah senyum, dan orang seperti yang diinginkan masyarakat Banyuwangi. Pasti saya dan pedagang pasar akan mencoblos Ipuk Fiestandani,&#8221; ujarnya dengan penuh semangat. <strong>(ant/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124711</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Viral, Pasar Genteng 2 Banyuwangi Usir Gepeng</title>
		<link>https://memontum.com/viral-pasar-genteng-2-banyuwangi-usir-gepeng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2020 14:26:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gepeng]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Genteng]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/113710-viral-pasar-genteng-2-banyuwangi-usir-gepeng</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Koordinator Pasar Daerah (PD) Genteng 2, Taladin didampingi petugas keamanan mengusir gelandang dan pengemis (Gepeng) yang menempati satu kios yang ada di pasar Genteng 2, Minggu (4/5/2020) malam. Taladin mengatakan, beberapa Gepeng yang menempati kios tersebut sudah beberapa kali diingatkan agar keluar dari kios tersebut. Sayangnya peringatan tersebut tidak dihiraukan oleh para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Koordinator Pasar Daerah (PD) Genteng 2, Taladin didampingi petugas keamanan mengusir gelandang dan pengemis (Gepeng) yang menempati satu kios yang ada di pasar Genteng 2, Minggu (4/5/2020) malam.</p>
<p>Taladin mengatakan, beberapa Gepeng yang menempati kios tersebut sudah beberapa kali diingatkan agar keluar dari kios tersebut. Sayangnya peringatan tersebut tidak dihiraukan oleh para Gepeng.</p>
<p>&#8220;Saya sudah seringkali mengingatkan agar enyah dari kios. Berhubung tidak digubris, akhirnya saya mengambil tindakan tegas, ya saya usir,&#8221; ujar Taladin kepada Memontum.com.</p>
<p>Menurut Taladin, di pasar Genteng 2 ini ada dua kios yang kosong. Agar kios tersebut terjaga kebersihannya, dirinya mempercayakan kepada Sutarman penjaga toilet PD Genteng 2.</p>
<p>&#8220;Kepercayaan saya sudah disalahkan gunakan, disuruh menjaga dan merawat kok malah disalahkan gunakan, ya saya marahi petugas penjaga toilet itu,&#8221; terangnya.</p>
<p>Saat saya tegur lanjut Taladin Sutaman mengaku kalau kios itu disewa oleh tiga Gepeng yang menurutnya masih kerabatnya.</p>
<p>&#8220;Kalau pengakuan Sutaman, tiga Gepeng itu masih sanak saudaranya. Dan disuruh menempati kios itu,&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8220;Waktu melihat kekeliruan yang telah dilakukan oleh Sutaman saat itu, saya bersama beberapa teman Karyawan Pasar telah mengambil tindakan tegas dengan mengusir orang tersebut agar tidak bertempat di kios kosong dan berlanjut dengan penyegelan kios itu dan saya belikan gembok, teguran keraspun saya lontarkan kepada Sutaman agar jangan main-main dengan kepercayaan yang telah saya berikan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Taladin mengungkapkan, kejadian penyewaan kios tidak hanya terjadi pada saat ini saja. Sutaman pernah menyewakan saat koordinator Pasar Genteng 2 dijabat okeh Kusno.</p>
<p>&#8220;Sudah dua kali ini dia menyalahgunakan wewenang. Dulu waktu jamannya Pak Kusno juga pernah melakukan hal yang sama,&#8221; kata koordinator PD Genteng 2 dengan penuh emosi.</p>
<p>Taladin mengaku sangat kecewa dengan pemberitaan di masa media online, disamping tidak pernah konfirmasi kepada PD Genteng 2 dan beritanya terkesan ada muatan politisnya.</p>
<p>&#8220;Setahu saya berita itu harus berimbang, faktanya terkait pemberitaan tidak pernah konfirmasi ke saya. Tahu-tahu berita itu yang isinya sangat menjengkelkan. Masak PD Genteng 2 dikatakan basecamp-nya Gelendangan dan pengemis. Jelas gak bener itu,&#8221; sungut Koordinator Pasar Genteng 2 Banyuwangi. <strong>(Ant/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113710</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Genteng Keluhkan Keberadaan  TPS Pasar Genteng 2</title>
		<link>https://memontum.com/warga-genteng-keluhkan-keberadaan-tps-pasar-genteng-2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2020 06:57:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan warga]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Genteng]]></category>
		<category><![CDATA[TPS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=111642</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Warga sekitar Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) yang terletak di sisi belakang Pasar Genteng 2, Banyuwangi resah. Pasalnya setiap hari warga disuguhi tumpukan sampah bau anyir, menjijikkan serta menjadi sarang berkembang biaknya lalat dan nyamuk. Apalagi, TPS tersebut berada dilingkungan padat penduduk, dan lokasi dipinggir jalan. Hampir setiap hari tumpukan sampah dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Warga sekitar Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) yang terletak di sisi belakang Pasar Genteng 2, Banyuwangi resah. Pasalnya setiap hari warga disuguhi tumpukan sampah bau anyir, menjijikkan serta menjadi sarang berkembang biaknya lalat dan nyamuk.</p>
<p>Apalagi, TPS tersebut berada dilingkungan padat penduduk, dan lokasi dipinggir jalan. Hampir setiap hari tumpukan sampah dari wilayah Kecamatan Genteng menumpuk di TPS tersebut. Bahkan jika musim hujan, bau amis dan anyir dari tumpukan sampah tersebut membuat sesak nafas, dan tempat bersarangnya lalat dan nyamuk.</p>
<p>Salah satu warga setempat mengatakan, jika pemerintah paham akan kesehatan, seharusnya memikirkan nasib warganya, tidak tinggal diam dan membuat TPS lagi yang ada di wilayah Genteng.</p>
<p>&#8220;Memang benar, setiap hari sampah itu diambil oleh petugas dinas Lingkungan Hidup. Tapi ya mbok buat lagi tempat pembuangan sampah yang lokasinya jauh dari permukiman warga,&#8221; keluh warga kepada SERU.ID, Jumat (10/04/2020) siang.</p>
<p>TPS yang berada di Pasar 2 ini bak buah simalakama bagi warga. Pasalnya jika musim hujan menimbulkan bau yang tidak sedap, jika musim kemarau tumpukan sampah menjadi berserakan diterjang angin.</p>
<p>&#8220;Kalau musim kemarau, sampah-sampah ini berserakan, jalan raya ini dipenuhi sampah,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Memang, TPS yang berada di Pasar Genteng 2 ini satu-satunya TPS yang berada di Kecamatan Genteng. Semua petugas kebersihan yang ada di Kecamatan Genteng ini membuangnya di TPS ini. Jika sore hari tumpukan sampah bak gunung berapi ini menjadi pemandangan yang menjijikkan bagi warga yang berada dilingkungan tersebut.</p>
<p>&#8220;Kalau tidak bau dan tempat lalat saya tidak masalah mas, udah baunya sangat menyengat juga jadi sarang lalat dan nyamuk berkembang biak,&#8221; cetusnya.</p>
<p>Yang perlu diperhatikan sambungnya TPS yang berada di Pasar Genteng 2 ini tidak semata-mata sampah rumah tangga atau sampah dari pedagang pasar. Tapi juga ada sampah dari limbah perusahaan.</p>
<p>&#8220;Terkadang ada limbah dari perusahaan juga, tidak melulu sampah rumah tangga,&#8221; bebernya.</p>
<p>Kasi Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuwangi, Takim mengatakan pihaknya sudah sangat maksimal kerja dilapangan. Tapi karena armada yang dimiliki DLH sangat terbatas hanya mampu mengerahkan maksimal dua armada dump truck.</p>
<p>&#8220;Untuk hari Rabu dan Jum&#8217;at kami bisa mengerahkan dua armada pengakut sampah, tapi selain hari itu kami hanya mampu mengerahkan satu armada,&#8221; kata Kasi Kebersihan DLH Banyuwangi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon. <strong>(Ant/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111642</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Penyebaran COVID-19, Pasar Genteng 2 Genteng Disemprot Disinfektan</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-penyebaran-covid-19-pasar-genteng-2-genteng-disemprot-disinfektan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2020 07:02:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Disinfektan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Genteng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109275</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Langkah antisipasi penyebaran virus Corona (COVID-19) Koordinator Pasar Daerah (PD) Genteng 2, Taladin melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi pasar. Dengan alat semprot panggul, satu persatu los, kios/toko tidak luput jadi sasaran semprotan. Penyemprotan kios/toko dan los pasar ini, sesuai instruksi dari Dinas Koperasi dan UMKM sebagai dinas yang membawahi seluruh PD yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Langkah antisipasi penyebaran virus Corona (COVID-19) Koordinator Pasar Daerah (PD) Genteng 2, Taladin melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi pasar. Dengan alat semprot panggul, satu persatu los, kios/toko tidak luput jadi sasaran semprotan.</p>
<p>Penyemprotan kios/toko dan los pasar ini, sesuai instruksi dari Dinas Koperasi dan UMKM sebagai dinas yang membawahi seluruh PD yang ada di Banyuwangi.</p>
<div id="attachment_109276" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-109276" decoding="async" class="size-full wp-image-109276" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/Antisipasi-Penyebaran-COVID-19-Pasar-Genteng-2-Genteng-Disemprot-Disinfektan.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Koordinator Pasar Genteng 2 Taladin saat menyemprot Disinfektan di kios/toko maupun los yang ada di Pasar Genteng 2, Minggu (22/03/2020) siang. (git)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/Antisipasi-Penyebaran-COVID-19-Pasar-Genteng-2-Genteng-Disemprot-Disinfektan.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/Antisipasi-Penyebaran-COVID-19-Pasar-Genteng-2-Genteng-Disemprot-Disinfektan.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/Antisipasi-Penyebaran-COVID-19-Pasar-Genteng-2-Genteng-Disemprot-Disinfektan.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/Antisipasi-Penyebaran-COVID-19-Pasar-Genteng-2-Genteng-Disemprot-Disinfektan.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/Antisipasi-Penyebaran-COVID-19-Pasar-Genteng-2-Genteng-Disemprot-Disinfektan.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-109276" class="wp-caption-text">Koordinator Pasar Genteng 2 Taladin saat menyemprot Disinfektan di kios/toko maupun los yang ada di Pasar Genteng 2, Minggu (22/03/2020) siang. (git)</p></div>
<p>&#8220;Penyemprotan disinfektan di seluruh kios, toko maupun los yang ada di pasar Genteng 2 ini atas intuisi dari dinas UMKM,&#8221; ujar Taladin kepada Memontum.com, Minggu (22/03/2020) siang.</p>
<p>Taladin menghimbau kepada seluruh pedagang pasar agar lebih berhati-hati dan menjaga kesehatannya. Dan terutama menjaga kebersihan dilingkungan pasar.</p>
<p>&#8220;Jaga kebersihan dan lupa menyiapkan hand Sanitizer,&#8221; himbaunnya kepada pengguna lapak dan kios.</p>
<p>Kepada karyawan PD Pasar Genteng 2, Taladin berharap agar lebih berhati-hati, dan mampu menjaga dirinya. Menurutnya, karyawan PD yang bersentuhan langsung dengan pedagang maupun masyarakat yang sedang berbelanja.</p>
<p>Tanpa juru pungut retribusi, tidak mungkin target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditetapkan oleh dinas Koperasi dan UMKM tercapai.</p>
<p>&#8220;Usai menarik retribusi langsung kekantor, nggak usah ngobrol, atau nongkrong di kerumunan orang,&#8221; pintanya.</p>
<p>Jika Aparat Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Banyuwangi bisa melaksanakan tugas dirumah sesuai himbauan dari bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Namun untuk karyawan Pasar Genteng 2 maupun karyawan pasar lainnya tidak bisa seperti itu. Mereka harus tetap masuk kerja untuk menarik retribusi.</p>
<p>&#8220;Tidak mungkin saya libur kerja, atau tugas saya ini saya kerjakan dirumah. Retribusi itu harus dipungut tiap hari. Dan pedagang yang nempati lapak, kios maupun toko tidak mau dibebani biaya retribusi dobel, dan ini sudah menjadi resiko kerja,&#8221; celetuk Kuryanto karyawan PD Genteng 2. <strong>(git/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109275</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rutin Bayar Retribusi, Atap Pasar Genteng 2 Malah Bocor, Kapan Diperbaiki?</title>
		<link>https://memontum.com/rutin-bayar-retribusi-atap-pasar-genteng-2-malah-bocor-kapan-diperbaiki</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2020 13:54:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Genteng]]></category>
		<category><![CDATA[Retribusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107326-rutin-bayar-retribusi-atap-pasar-genteng-2-malah-bocor-kapan-diperbaiki</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Program Pemerintah terkait peningkatan pasar tradisional ternyata masih belum dilaksanakan secara maksimal. Los maupun kios pasar yang ditempati para pedagang pasar daerah Genteng 2, Kecamatan Genteng banyak yang rusak, atapnya bocor bahkan ada yang jebol (tanpa atap) membuat para pedagang menutup kiosnya saat hujan turun. Padahal setiap harinya para pedagang yang memakai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Program Pemerintah terkait peningkatan pasar tradisional ternyata masih belum dilaksanakan secara maksimal. Los maupun kios pasar yang ditempati para pedagang pasar daerah Genteng 2, Kecamatan Genteng banyak yang rusak, atapnya bocor bahkan ada yang jebol (tanpa atap) membuat para pedagang menutup kiosnya saat hujan turun.</p>
<p>Padahal setiap harinya para pedagang yang memakai di los rusak itu mereka semua sdh memberikan masukan retribusi kepada daerah sebesar Rp 13 ribu per hari. Sayangnya tarikan retribusi tersebut tidak seimbang dengan pelayanan yang diberikan Pasar Genteng 2 maupun dinas Koperasi dan UMKM selaku pengelola pasar, seakan membiarkan pasar tersebut rusak dan tidak mau tahu dengan keluhan dari pedagang.</p>
<div id="attachment_107328" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-107328" decoding="async" class="size-full wp-image-107328" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0025-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="Atap Pasar Daerah Genteng 2 banyak yang bocor. (tut) " width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0025-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0025-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0025-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0025-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0025-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0025-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-107328" class="wp-caption-text">Atap Pasar Daerah Genteng 2 banyak yang bocor. (tut)</p></div>
<p>Di pasar daerah Genteng 2 ada 7 blok. Dari 7 blok tersebut, yang rusak parah terjadi di blok B dan D. Jika turun hujan, para pedagang yang menempati 2 blok tersebut harus segera menutup dagangannya, karena atapnya sudah banyak yang rusak, dan bocor.</p>
<p>Suswati salah satu pedagang yang menempati los blok B mengatakan, seharusnya pemerintah lebih peduli dengan nasib para pedagang yang menggantungkan hidupnya dengan berjualan di pasar daerah Genteng 2 ini. Dirinya setiap harinya dipungut restribusi baik kiosnya tutup atau buka. Namun pembayaran restribusi ini tidak sesuai dengan pelayanan yang diberikan pasar Genteng 2.</p>
<p>&#8220;Katanya uang restribusi itu untuk biaya pembangunan pasar ini. Nyatanya, saya nempati pasar ini selama satu tahun lebih kondisinya ya seperti ini. Atapnya bocor, kalau hujan airnya pada tumpah di dagangan saya ini,&#8221; keluh Suswati kepada harian Memontum.com, Minggu (01/03/2020) pagi sembari menunjukkan atap yang rusak.</p>
<p>Suswati berharap, koordinator pasar Genteng 2 maupun dinas Koperasi dan UMKM lebih peduli dengan pedagang, dan merenovasi atap los yang rusak tersebut.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-107327" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0027-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0027-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0027-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0027-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0027-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0027-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200301-WA0027-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Saya ingin berjualan dengan tenang, kalau hujan turun saya tidak kebingungan memindah dagangan saya,&#8221; harapnya.</p>
<p>Hal senada diungkapkan Ima, pedagang yang menempati los blok B. Ima berkeinginan Pemerintahan untuk meninjau lokasi pasar daerah Genteng 2 ini.</p>
<p>&#8220;Saya ingin pasar daerah Genteng 2 ini segera di benahi. Masa restribusi setiap hari ditarik, tapi keadaan bangunan pasar yang rusak seperti ini dibiarkan saja,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara koordinator Pasar Genteng 2 Taladin melalui Staff pasar daerah Genteng 2, Kiluryanto mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah mengajukan renovasi pasar Genteng 2 ini ke Dinas Koperasi dan UMKM. Dan rencananya pada tahun ini akan ada renovasi.</p>
<p>&#8220;Kapan hari saya diberitahu oleh Kabid Pasar, Nawari katanya akan ada renovasi pasar ini. Tapi saya tidak tahu kapan pelaksanaan renovasi itu,&#8221; dalih Askur.</p>
<p>Menurut Askur sapaan akrab Kuryanto dirinya sering dikeluhi oleh para pedagang. Dan keluhan tersebut sudah disampaikan ke koordinator pasar daerah Genteng 2.</p>
<p>&#8220;Hampir setiap hari saya mendapat keluhan dari pedagang. Dan saya sudah menyampaikan keluhan itu ke atasan saya,&#8221; kata Askur. <strong>(tut/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107326</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
