<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pasar tanah merah &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pasar-tanah-merah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Jun 2020 11:17:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pasar tanah merah &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Belum Serah Terima, Pasar Tanah Merah Diduga Dirusak Orang</title>
		<link>https://memontum.com/belum-serah-terima-pasar-tanah-merah-diduga-dirusak-orang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2020 11:17:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[disperindag bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tanah merah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/115660-belum-serah-terima-pasar-tanah-merah-diduga-dirusak-orang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Pembangunan pasar tanah merah tahap 1 saat ini telah rampung. Namun, belum dilakukan serah terima pada pihak pemkab, beberapa plafon dan ruang diduga dirusak orang tak dikenal. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan Bangkalan, Sutanto. Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan dan menduga kerusakan disebabkan oleh orang usil. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Pembangunan pasar tanah merah tahap 1 saat ini telah rampung. Namun, belum dilakukan serah terima pada pihak pemkab, beberapa plafon dan ruang diduga dirusak orang tak dikenal.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan Bangkalan, Sutanto. Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan dan menduga kerusakan disebabkan oleh orang usil.</p>
<p>&#8220;Kita sudah cek, ternyata ada ruang yang digunakan untuk bermain petasan dan menyalakan petasan didalam ruang kios. Buktinya, banyak sekali serpihan kertas bekas petasan disana. Selain itu, ada kerusakan di plafon yang tidak wajar, masak bocor saja rangka alumunium bengkok. Biasanya kan asbesnya saja yang jatuh,&#8221; terangnya, Kamis (4/6/2020).</p>
<p>Tak hanya itu, ia mengatakan terdapat beberapa kehilangan piranti listrik. Diantaranya 26 buah MCB listrik, 32 buah tutup MCB, 14 buah saklar dan 8 buah stop kontak. Dengan kejadian tersebut pihaknya berencana memasang cctv untuk mengawasi keamanan gedung baru pasar tanah merah.</p>
<p>&#8220;Akan kita pasang cctv dibeberapa titik. Waktu itu sempat kita tempatkan penjaga disana namun terjadi gesekan dengan pedagang sehingga kita tarik,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Dikatakan, masa pemeliharaan gedung tersebut akan berakhir pada bulan ini. Sehingga, ia terus mengecek gedung tersebut sebelum diserah terimakan agar bisa segera diperbaiki.</p>
<p>&#8220;Ini masih tanggungjawab kontraktor, jadi kita cek terus agar ketika serah terima, tidak ada kerusakan yang terjadi usai masa pemeliharaan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Bangkalan, Rokip mengatakan, pembangunan pasar tanah merah telah sesuai dengan RAB. Pasca dilakukan sidak pada kemarin siang, ia mengaku beberapa kios dirusak oleh tangan jahil.</p>
<p>&#8220;Kemarin kita sidak kesana dan sudah diperbaiki. Saya menduga kerusakan itu ulah orang usil,namun itu hanya analisa saya,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Ia pun berharap pasar tanah merah dapat segera rampung dan bisa ditempati. Dikatakan, pembangunan pasar tersebut perlu anggaran tambahan agar seluruh gedung dapat difungsikan.</p>
<p>&#8220;Masih menunggu anggaran untuk tahap dua. Semoga segera bisa selesai dan ditempati oleh pedagang,&#8221; tuturnya. <strong>(isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">115660</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Belum Ditempati, Atap Bangunan Pasar Tanah Merah Retak</title>
		<link>https://memontum.com/belum-ditempati-atap-bangunan-pasar-tanah-merah-retak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2020 13:24:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Disdag Bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tanah merah]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114163-belum-ditempati-atap-bangunan-pasar-tanah-merah-retak</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Revitalisasi pembangunan gedung pasar tanah merah telah rampung. Namun, belum sempat gedung baru tersebut ditempati, nampak plafon atap bangunan mulai runtuh. Menanggapi hal tersebut, Sutanto, Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan Bangkalan mengatakan, pihak kontraktor akan memperbaiki kerusakan yang ada. Sebab, saat ini gedung dalam masa pemeliharaan dan masih belum dilakukan penyerahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Revitalisasi pembangunan gedung pasar tanah merah telah rampung. Namun, belum sempat gedung baru tersebut ditempati, nampak plafon atap bangunan mulai runtuh.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Sutanto, Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan Bangkalan mengatakan, pihak kontraktor akan memperbaiki kerusakan yang ada. Sebab, saat ini gedung dalam masa pemeliharaan dan masih belum dilakukan penyerahan kedua pada pemkab Bangkalan.</p>
<p>&#8220;Itu masih dalam masa pemeliharaan sampai juni, jadi selama belum ada penyerahan kedua maka pihak kontraktor harus memperbaiki,&#8221; ujarnya, Minggu (10/5/2020).</p>
<p>Meski secara fisik gedung tersebut telah berdiri, namun ia memastikan belum bisa ditempati tahun ini. Pasalnya, rollingdoor dan keramik belum sepenuhnya terpasang dan diperlukan anggaran tambahan Rp 5 Milyar. Tak hanya itu, pihak Dinas Perdagangan juga merencanakan pembangunan lanjutan pasar hewan dengan total kebutuhan anggaran Rp 53 Milyar.</p>
<p>&#8220;Pengajuan sudah dilakukan namun anggaran belum kami dapat, akan kami lakukan pengajuan ulang di 2021 semoga disetujui,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Dengan demikian, para pedagang pasar Tanah Merah harus menunggu lebih lama lagi untuk bisa menempati gedung baru tersebut. Gedung pasar yang dibangun dengan dana Rp 20 Milyar ini hingga kini belum difungsikan.</p>
<p>Sebelumnya, gedung baru tersebut direncanakan akan ditempati tahun ini. Namun, harus diundur karena dana tambahan belum diterima oleh pemkab Bangkalan.</p>
<p>&#8220;Untuk info mundurnya jadwal ditempatinya gedung baru sudah kami sampaikan ke kepala pasar agar disampaikan ke pedagang,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi B DPRD Bangkalan Rokip, mengaku turut prihatin pada kondisi para pedagang. Ia berharap, dinas perdagangan menjemput bola dan mempertanyakan kendala terhambatnya proses tersebut.</p>
<p>&#8220;Sampai sekarang proses hibah ke Pemkab terlalu lambat, dinas terkait harus mencari tahu sehingga kami di komisi B bisa melakukan langkah lanjutan,&#8221; ungkapnya. <strong>(isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114163</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bantuan Tak Kunjung Diberikan, Pedagang Bangun Kios Modal Seadanya</title>
		<link>https://memontum.com/bantuan-tak-kunjung-diberikan-pedagang-bangun-kios-modal-seadanya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Nov 2019 06:46:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tanah merah]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab bangkalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/100121-bantuan-tak-kunjung-diberikan-pedagang-bangun-kios-modal-seadanya</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Dana bantuan Rp 500 Juta yang dijanjikan akan diberikan pada korban kebakaran pasar tanah merah hingga kini belum dicairkan. Padahal, bantuan tersebut rencananya akan diberikan sepuluh hari terhitung sejak tanggal 5 november lalu. Rencana tersebut disampaikan oleh Fadhur Rosi, salah satu anggota komisi B DPRD Bangkalan yang saat itu baru saja meninjau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Dana bantuan Rp 500 Juta yang dijanjikan akan diberikan pada korban kebakaran pasar tanah merah hingga kini belum dicairkan. Padahal, bantuan tersebut rencananya akan diberikan sepuluh hari terhitung sejak tanggal 5 november lalu.</p>
<p>Rencana tersebut disampaikan oleh Fadhur Rosi, salah satu anggota komisi B DPRD Bangkalan yang saat itu baru saja meninjau lokasi kebakaran. Ia mengatakan, Pemkab melalui Disdag dalam waktu dekat akan mengucurkan dana sebesar Rp 500 juta untuk para korban kebakaran.</p>
<p>&#8220;Kami sudah lakukan koordinasi dengan Disdag, hasilnya mereka akan kucurkan dana sekitar 500 juta dari APBD sebagai dana tak terduga. Secepatnya akan dicairkan perkiraan tidak sampai 10 hari&#8221; terangnya.</p>
<p>Elhaq Luqman selaku wakil persatuan pedagang pasar tanah merah (Persada) mengaku hingga kini ia dan pedagang lain menunggu bantuan tersebut. Bahkan karena tak kunjung diberikan, banyak pedagang yang memaksakan diri berjualan di kios yang telah terbakar.</p>
<p>&#8220;Kalau pedagang ada yang bangun kios dengan modal seadanya. Bantuan terpal dr BPBD wktu itu juga dipakai tapi kan tidak akan bertahan lama karena kena panas dan hujan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Pihaknya berharap pemerintah segera memberikan bantuan agar sedikit meringankan beban para korban. Ia mengaku pedagang lebih mementingkan bantuan berupa bahan bangunan untuk kiosnya.</p>
<p>&#8220;Belum pasti bantuan berupa apa, kemaren bahasannya ada yg usul ganti seng, tapi sebagian mereka sekarang sudah berbenah,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Bangkalan saat ditemui usai sidang paripurna mengatakan bukan mengucurkan dana Rp500 juta. Namun pihaknya memiliki anggaran Rp 400 hingga Rp 500 juta untuk memberi bantuan pada korban kebakaran.</p>
<p>&#8220;Bukan mencairkan 500 juta, kami ada anggaran dan nantinya bantuan itu bukan berupa uang namun kebutuhan untuk pembangunan kiosnya,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Dikatakan, bantuan tersebut akan dicairkan dalam waktu dekat. Ia memperkirakan akan dicairkan dalam bulan November ini, agar aktivitas jual beli di pasar dapat segera pulih.</p>
<p>&#8220;Secepatnya akan kita salurkan. Insyaallah dalam bulan ini,&#8221; pungkasnya. <strong>(isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">100121</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasar Tanah Merah Masih Lumpuh, Pemkab Segera Kucurkan Rp 500 Juta Bantu Korban Kebakaran</title>
		<link>https://memontum.com/pasar-tanah-merah-masih-lumpuh-pemkab-segera-kucurkan-rp-500-juta-bantu-korban-kebakaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Nov 2019 06:43:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tanah merah]]></category>
		<category><![CDATA[pasca kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab bangkalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99276-pasar-tanah-merah-masih-lumpuh-pemkab-segera-kucurkan-rp-500-juta-bantu-korban-kebakaran</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Perdagangan (Disdag) akan segera kucurkan dana Rp 500 juta untuk membantu korban pasar tanah merah. Hal ini dilakukan agar kondisi perekonomian pedagang pasar tanah merah yang sedang lumpuh dapat segera pulih kembali. Hal itu disampaikan Fadhur Rosi Anggota Komisi B DPRD Bangkalan setelah meninjau lokasi kebakaran kemarin, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Perdagangan (Disdag) akan segera kucurkan dana Rp 500 juta untuk membantu korban pasar tanah merah. Hal ini dilakukan agar kondisi perekonomian pedagang pasar tanah merah yang sedang lumpuh dapat segera pulih kembali.</p>
<p>Hal itu disampaikan Fadhur Rosi Anggota Komisi B DPRD Bangkalan setelah meninjau lokasi kebakaran kemarin, pihaknya melakukan koordinasi dengan dinas perdagangan agar sesegera mungkin melakukan pemulihan. Sebab, pedagang pasar tanah merah sebagian telah membangun kios dengan dana pribadi agar dapat kembali berjualan.</p>
<p>&#8220;Kami sudah lakukan koordinasi dengan Disdag, hasilnya mereka akan kucurkan dana sekitar 500 juta dari APBD sebagai dana tak terduga,&#8221; terangnya.</p>
<p>Dikatakan, dana ini tak serta merta dapat langsung diberikan, sebab masih memerlukan proses. Meski begitu, ia memastikan tak sampai 10 hari, dana itu segera cair.</p>
<p>&#8220;Gak sampai 10 hari bisa dicairkan, sebab arahan dari bupati agar semua pihak membantu korban supaya kondisi lekas stabil,&#8221; tambahnya.</p>
<p><strong>BACA : </strong><a href="https://bangkalan.memontum.com/835-pedagang-blokir-jalan-kapolres-bangkalan-bantu-bersihkan-puing-kebakaran" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Pedagang Blokir Jalan, Kapolres Bangkalan Bantu Bersihkan Puing Kebakaran </a></p>
<p>Sebelumnya, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga telah menyalurkan bantuan berupa 200 terpal untuk digunakan sebagai alat sementara agar pedagang terhindar dari panas dan hujan. Tenda ini telah disalurkan langsung melalui persatuan pedagang pasar tanah merah beberapa waktu yang lalu.</p>
<p>&#8220;Kita telah salurkan 200 terpal untuk sementara bisa digunakan para pedagang membuat lapak darurat agar bisa kembali berjualan,&#8221; terang Kepala BPBD Rizal Morris.</p>
<p>Diketahui, saat ini beberapa pedagang sudah memaksakan diri untuk melakukan aktivitas jual beli meski kios ya masih dalam keadaan memprihatinkan. Sebab, bagi pedagang aktivitas tersebut harus segera dilakukan karena untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. <strong> (isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99276</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pedagang Blokir Jalan, Kapolres Bangkalan Bantu Bersihkan Puing Kebakaran</title>
		<link>https://memontum.com/pedagang-blokir-jalan-kapolres-bangkalan-bantu-bersihkan-puing-kebakaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Nov 2019 13:59:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tanah merah]]></category>
		<category><![CDATA[polres bangkalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/99066-pedagang-blokir-jalan-kapolres-bangkalan-bantu-bersihkan-puing-kebakaran</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Para pedagang korban kebakaran pasar tanah merah melakukan aksi blokir jalan dengan membawa puing sisa kebakaran ke badan jalan pagi tadi,(3/11/2019). Aksi ini dipicu tidak adanya pihak pemborong yang dijanjikan akan melakukan pembersihan puing sisa kebakaran yang berakibat pada lumpuhnya ekonomi para korban kebakaran. Menyikapi hal tersebut, Kapolres Bangkalan langsung terjun ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Para pedagang korban kebakaran pasar tanah merah melakukan aksi blokir jalan dengan membawa puing sisa kebakaran ke badan jalan pagi tadi,(3/11/2019). Aksi ini dipicu tidak adanya pihak pemborong yang dijanjikan akan melakukan pembersihan puing sisa kebakaran yang berakibat pada lumpuhnya ekonomi para korban kebakaran. Menyikapi hal tersebut, Kapolres Bangkalan langsung terjun ke lapangan untuk membantu warga membersihkan sisa lalapan si jago merah yang terjadi beberapa waktu yang lalu.</p>
<p>Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra menyampaikan, proses pembersihan dimulai sejak pukul 10.00 wib dan selesai pada pukul 10.30 wib. Sebanyak 20 personil diterjunkan langsung hingga akhirnya dapat mengurai kemacetan yang sempat mengular di lokasi tersebut akibat pemblokiran jalan.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-99067" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191103-WA0349-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191103-WA0349-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191103-WA0349-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191103-WA0349-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/11/IMG-20191103-WA0349-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, proses pembersihan puing yang dibuang ke jalan berhasil kami tangani dalam setengah jam dan arus lalu lintas dapat kembali normal,&#8221; ucapnya saat dihubungi via telepon.</p>
<p>Tak sampai disitu, ia melakukan koordinasi dengan beberapa pihak untuk menyediakan armada truk pengangkut agar dapat mengangkut puing-puing tersebut. Hasilnya, empat armada truk standby di lokasi selama 24 jam untuk mengangkut sisa kebakaran pasar.</p>
<p>Sebelumnya, Elhaq Lukman, wakil ketua persatuan pedagang tanah merah, mengaku telah melakukan audiensi dengan pihak pemerintah kabupaten beberapa waktu lalu. Pihak pemkab bersepakat akan segera membantu pembersihan tersebut dalam waktu dekat,namun kesepakatan tak kunjung dilakukan.</p>
<p>&#8220;Waktu itu kami bertemu dengan pak Wabup, beliau sepakat akan membantu membersihkan sisa kebakaran itu. Namun sampai saat ini belum ada pihak pemkab yang datang. Pemborong yang ditunjuk juga tak terlihat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Tak hanya itu, Lukman menyampaikan pihak pemborong yang memenangkan tender tersebut adalah kepala desa setempat juga melarang para pedagang membersihkan puing-puing tersebut. Sebab, pihak pemboronglah yang memiliki wewenangan untuk mengolah sisa puing kebakaran itu.</p>
<p>&#8220;Kami juga dilarang untuk membereskan. Sedangkan kami butuh tempat untuk mencari nafkah. Mau menunggu sampai kapan, kami setiap hari butuh makan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Pasar Tanah Merah, Wasik menyampaikan pihaknya belum menerima perintah apapun dari dinas terkait. Ia juga mengaku, sampai saat ini belum ada anggaran penanganan kebakaran pasar tanah merah yang cairkan.</p>
<p>&#8220;Sebagian sudah di lelang. Namun, kami juga masih menunggu instruksi dari dinas perdagangan terkait kelanjutan penanganan ini,&#8221; pungkasnya. <strong>(isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99066</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
