<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pasar Tugu &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pasar-tugu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jul 2021 08:53:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pasar Tugu &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>PKL Pasar Tugu Kota Probolinggo Akhirnya Terima Bantuan Stimulus dan Sembako</title>
		<link>https://memontum.com/pkl-pasar-tugu-kota-probolinggo-akhirnya-terima-bantuan-stimulus-dan-sembako</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2021 08:53:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Tugu]]></category>
		<category><![CDATA[stimulus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=149019</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Sebanyak 336 pedagang Pasar Tugu yang tercatat di DKUPP (Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian Dan Perdagangan) Pemerintah Kota Probolinggo, akhirnya bisa menikmati bantuan stimulus dari pemerintah daerah, Selasa (27/07) tadi. Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 200 ribu itu, akan diberikan selama 6 bulan ke depan melalui rekening Bank Jatim dan Sembako [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Sebanyak 336 pedagang Pasar Tugu yang tercatat di DKUPP (Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian Dan Perdagangan) Pemerintah Kota Probolinggo, akhirnya bisa menikmati bantuan stimulus dari pemerintah daerah, Selasa (27/07) tadi.</p>



<p>Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 200 ribu itu, akan diberikan selama 6 bulan ke depan melalui rekening Bank Jatim dan Sembako berupa beras di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Kanigaran dan Mayangan.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bocah-6-tahun-dilaporkan-hanyut-di-sungai-kasin-kota-malang">Bocah 6 Tahun Dilaporkan Hanyut di Sungai Kasin Kota Malang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/6-kali-beraksi-di-kedungkandang-residivis-curanmor-kota-malang-berhasil-dibekuk">6 Kali Beraksi di Kedungkandang, Residivis Curanmor Kota Malang Berhasil Dibekuk</a></li>
</ul>


<p>Sekedar diketahui, sejak PPKM Darurat diberlakukan, para pedagang Pasar Tugu yang berada di Alun-Alun, dilarang untuk mengadakan aktifitas jual-beli di pasar yang hanya buka setiap hari Sabtu dan Minggu. Hal ini dilakukan, sebagai bentuk penanggulangan atau mengantisipasi penyebaran Covid-19.</p>



<p>Sebagai konsekuensinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo memberikan bantuan stimulus pada para pelaku usaha dan pedagang kaki lima, yang berdagang di Pasar Sabtu-Minggu (Pasar Tugu) Alun-Alun Kota Probolinggo. Ini dilakukan, untuk membantu dan menunjang perekonomian para pedagang.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="PKL Pasar Tugu Kota Probolinggo Akhirnya Terima Bantuan Stimulus dan Sembako" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/2VWWlB-Ou4o?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Salah satu pedagang Pasar Tugu warga Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Wahyu, mengatakan bahwa PPKM ini sangat berdampak sekali pada usahanya. Selain tidak bisa usaha, pendapatannya pun secara otomatis berkurang.</p>



<p>Namun, masih beruntung dengan kondisi seperti ini, Pemerintah Kota Probolinggo masih peduli terhadap para pelaku usaha dan warganya selama pandemi Covid-19. Salah satunya, dengan menggelontor bantuan baik sembako dan uang tunai. &#8220;Terima kasih kepada Pak Wali, atas bantuannya,&#8221; kata Wahyu.</p>



<p>Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, menyampaikan bahwa bantuan stimulus perlu dilakukan untuk para pelaku usaha, guna membantu percepatan penanganan dampak pandemi Covid-19. Dengan bantuan ini, diharapkan dapat meringankan beban ekonomi semua pelaku usaha yang terverifikasi oleh Dinas DKUPP selama Pasar Tugu ditutup.</p>



<p>Sementara itu, Kepala DKUPP (Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan) Kota Probolinggo, Fitriawati, mengatakan agar para pedagang dan masyarakat Kota Probolinggo, supaya dapat saling menjaga dan membantu pemerintah dalam memberantas Penyebaran Covid-19, dengan mematuhi peraturan PPKM dan menjalani Protokol kesehatan.</p>



<p>&#8220;Kami berharap para pedagang Pasar Tugu dan semua pelaku usaha yang ada di Kota Probolinggo, untuk membantu pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19,&#8221; kata Fitri.</p>



<p>Sekedar diketahui, pemberian stimulus kepada para PKL Tugu yang biasa di Alun-Alun Kota Probolinggo, akan dilakukan selama tiga hari. Hari ini merupakan hari terakhir bagi PKL yang menerima bantuan stimulus. <strong>(geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">149019</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasar Tugu Dibuka, Wali Kota Probolinggo Cek Penerapan Prokes</title>
		<link>https://memontum.com/pasar-tugu-dibuka-wali-kota-probolinggo-cek-penerapan-prokes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Mar 2021 07:01:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Habib Hadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Tugu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137927</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Setelah dinanti-nanti oleh masyarakat, Pemerintah Kota Probolinggo akhirnya memutuskan membuka kembali Pasar Sabtu Minggu (Tugu). Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, pun berkesempatan mendatangi dan mengecek aktifitas pasar Tugu dengan bersepeda, Minggu (28/03) tadi. Baca juga: Wajib Kedepankan Prokes, Pasar Tugu Probolinggo Dibuka Kembali Per 5 Desember 2020 lalu, Pemkot dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Setelah dinanti-nanti oleh masyarakat, Pemerintah Kota Probolinggo akhirnya memutuskan membuka kembali Pasar Sabtu Minggu (Tugu).</p>



<p>Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, pun berkesempatan mendatangi dan mengecek aktifitas pasar Tugu dengan bersepeda, Minggu (28/03) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/137872-wajib-kedepankan-prokes-pasar-tugu-probolinggo-dibuka-kembali">Wajib Kedepankan Prokes, Pasar Tugu Probolinggo Dibuka Kembali</a></strong></p>



<p>Per 5 Desember 2020 lalu, Pemkot dan Forkopimda memutuskan secara resmi menutup sementara Pasar Tugu, lantaran kasus Covid-19, terus melonjak dari hari ke hari.</p>



<p>Penutupan itu, berdasarkan Keputusan Wali Kota Probolinggo Nomor 188.45/305/KEP/425.012/2020 tentang Penutupan Sementara Kegiatan Pasar Sabtu Minggu pada Kawasan Car Free Zone di Kota Probolinggo.</p>



<p>Dengan didampingi Sekda, drg Ninik Ira Wibawati dan sejumlah Kepala PD (Perangkat Daerah) serta pihak kepolisian, Wali Kota Habib Hadi berinteraksi dengan pedagang maupun pengunjung Pasar Tugu. </p>



<p>Terlihat ramai dan tertib, aktifitas dari pedagang dan pengunjung Pasar Tugu (Sabtu-Minggu), di Minggu akhir Maret nan cerah itu.</p>



<p>Selain ada live musik, sejumlah pedagang menggelar aneka dagangannya mulai dari kebutuhan sandang dan pangan di sekitaran Alun-alun Kota Probolinggo.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, per hari ini (28/03) yang terkonfirmasi positif ada lima orang. Melihat landainya ini (kasus Covid-19), masuk zona kuning lagi. Kita berdoa bersama, mudah-mudahan ke depan bisa zero hijau, sehingga aktivitas perekonomian bisa berkembang seperti semula,&#8221; harap Wali Kota.</p>



<p>Dengan dibukanya kembali Pasar Tugu, tidak serta merta pengunjung terlena. Pasalnya, penerapan prokes harus betul-betul tetap dilaksanakan. Hal ini agar tidak terjadi lagi lonjakan kasus Covid-19 di Kota Probolinggo.</p>



<p>Wali Kota mengimbau, pada masyarakat untuk taat protokol kesehatan. &#8220;Kalau protokol kesehatan tidak ketat, imbasnya akan kemana-mana jika terjadi lonjakan. Pemerintah mengambil kebijakan itu bukan untuk kepentingan kita sendiri, tapi untuk kepentingan semuanya,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Dirinya menuturkan, perlu adanya kerjasama semua pihak dalam menghadapi Covid-19. Baik masyarakat, pemerintah, TNI-Polri. &#8220;Pada kesempatan ini, kami mengecek, mengedukasi untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat. Aktivitas boleh, protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Wali Kota akan mengevaluasi hasil dibukanya kembali Pasar Tugu ini. Jika penyebaran kasus Covid-19 terkendali, tidak menutup kemungkinan Pasar Tugu berjalan seperti sedia kala.</p>



<p>Saat Wali Kota bersama jajarannya berkeliling, didapati 6 anak usia pelajar tidak memakai masker. Tampaknya mereka sepulang dari olahraga.</p>



<p>&#8220;Maskernya mana ini? Olahraga boleh, jangan lupa maskernya,&#8221; ujar orang nomor satu di Kota Probolinggo itu sembari membagikan masker pada mereka.</p>



<p>Selain mengedukasi dan bagi masker, Wali Kota pun mengecek kartu peserta pedagang Pasar Tugu. Tangguh Hendrawan, beserta istri saat membeli makanan, merasakan senang dengan dibukanya kembali Pasar Tugu. </p>



<p>Warga Kelurahan Kebonsari Kulon itu berharap masyarakat tetap mengedepankan prokes agar semuanya tetap bisa menikmati Pasar Tugu.</p>



<p>Hal yang sama juga diungkapkan, Warga Jati yang menjual aneka jajanan tradisional, Warni, (55), seperti gatot, tiwul dan sawut ini mengungkapkan rasa bahagianya.</p>



<p>&#8220;Sebelumnya susah cari tempat jualan kalau sini tutup, saya jualan di Pasar Baru. Saya berharap pemerintah lebih memperhatikan nasib wong kecil. Dan mudah-mudahan Kota Probolinggo semakin maju, sehat dan aman,&#8221; kata pedagang asal Wonogiri Jawa Tengah.</p>



<p>Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kota Probolinggo, Fitriawati, mengungkapkan bahwa sebelum Pasar Tugu dibuka, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan. </p>



<p>Diantaranya memberikan vaksinasi untuk 331 pedagang Pasar Tugu yang beridentitas Kota Probolinggo, kemudian memberikan kartu kendali dan perlengkapan berjualan seperti partisi dan plastik.</p>



<p>Vaksinasi oleh Dinas Kesehatan P2KB Kota Probolinggo, dimulai pada tanggal 25 Maret sebanyak 125 orang pedagang bertempat di Pos Kesehatan DKT, 26 Maret sebanyak 125 orang di PMI dan 27 Maret 118 sasaran bertempat di Klinik Kimia Farma.</p>



<p>“Pedagang Pasar Tugu yang buka hari ini (28/03) sudah divaksin semua. Jadi, kami ingin memberikan kepastian kepada pedagang agar saat membuka usahanya mereka sudah tervaksin dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Namun hanya pedagang beridentitas Kota Probolinggo saja,” ujar Fitri-sapaan akrabnya.</p>



<p>Sementara itu, secara teknis, masing-masing pintu Pasar Tugu ada petugas yang menyiapkan termogun, wastafel dan memantau jumlah pengunjung yang masuk untuk mencegah kerumunan. Petugas dari Satpol PP dan Kepolisian pun ikut berjaga di lokasi tersebut.</p>



<p>“Kami memperluas area jualan, jadi walaupun antar pedagang berjarak, masih bisa menampung semua pedagang pasar tugu warga Kota Probolinggo. Jadi tidak bergiliran. DKUPP sudah mengkavling dengan jarak 3 meter antar pedagang,” terang Fitri, yang ikut mendampingi Wali Kota Habib Hadi di Pasar Tugu. <strong>(kom/geo/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137927</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Forkopimda Probolinggo Tutup Sementara Pasar Tugu</title>
		<link>https://memontum.com/forkopimda-probolinggo-tutup-sementara-pasar-tugu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Nov 2020 13:44:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Tugu]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=128536</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Guna meminimalisir penyebaran Covid -19, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Probolinggo, melakukan penutupan sementara kegiatan Pasar Sabtu Minggu (Tugu) di kawasan bebas kendaraan bermotor, sekitaran Alun-alun setempat. Keputusan tersebut, ditandai dengan pelaksanakan penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB), oleh Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin, Wakapolresta Probolinggo, Kompol Teguh Santoso, Kasi Datun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Guna meminimalisir penyebaran Covid -19, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Probolinggo, melakukan penutupan sementara kegiatan Pasar Sabtu Minggu (Tugu) di kawasan bebas kendaraan bermotor, sekitaran Alun-alun setempat.</p>
<p>Keputusan tersebut, ditandai dengan pelaksanakan penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB), oleh Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin, Wakapolresta Probolinggo, Kompol Teguh Santoso, Kasi Datun Kejari Kota Probolinggo, Elan Jaelani, Danramil Wonoasih, Kapten Inf Abu Kuswari serta perwakilan Pengadilan Negeri.</p>
<p>Langkah kebijakan itu, merupakan langkah Forkopimda yang salah satunya tidak ingin membiarkan adanya potensi kerumunan yang berakibat sanksi baik bagi kepala daerah atau pemangku kepentingan. Disamping itu, petugas gabungan intens melakukan penertiban tetapi masih ada masyarakat yang tidak peduli.</p>
<p>Melihat perkembangan Covid-19 pada 25 Oktober lalu, angka terkonfirmasi masih sekitar 4 orang. Namun, pada 27 November, ada 63 pasien yang dirawat. Penambahan secara signifikan itu, terjadi setelah libur panjang beberapa waktu lalu.</p>
<p>“Saya harap masyarakat memahami, kebijakan ini bukan sesuka hati tetapi melihat fakta bahwa Covid 19 ada perkembangan tinggi di Kota Probolinggo. Penutupan ini, tidak menuntut kemungkinan di area lain juga. Tapi, kalau Cobid &#8211; 19 sudah turun, aktivitas bisa kita mulai lagi,” kata Wali Kota Probolinggo.</p>
<p>Dirinya meminta, kepada masyarakat yang melibatkan massa banyak, agar diatur dan diminimalisir. Jangan sampai, terlalu banyak.</p>
<p>“Kami tunjukkan komitmen untuk kemaslahatan warga Kota Probolinggo. Tidak ada kepentingan dari kami dan kebijakan ini tidak asal-asalan tapi ada dasarnya. Kita semua berdoa mudah-mudahan cepat berlalu, diberi kesehatan dan bisa melalui pandemi ini,” tegas Habib Hadi-sapaan Wali Kota Probolinggo.</p>
<p>Wakapolresta Probolinggo, Kompol Teguh Santoso, mengatakan sebelum dimulai penutupan harus dilakukan sosialisasi agar masyarakat tidak terkejut. “Harus memberikan edukasi ke masyarakat secara massif. Petugas di lapangan, tetap dioptimalkan. Pada dasarnya, draft sudah bagus dan perlu ada koordinasi lagi,” katanya.</p>
<p>Kasi Datun Kejari Kota Probolinggo, Elan Jaelani, menambahkan bahwa keberhasilan penegakan hukum diukur dari substansi, peraturan dan strukturnya. “Dari MoU itu sudah ada semua unsur itu. Yang penting adalah budaya hukum,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">128536</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
