<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pasaran &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pasaran/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Jan 2025 11:41:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pasaran &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kasus PMK di Kota Malang Tak Pengaruhi Harga Daging Sapi di Pasaran</title>
		<link>https://memontum.com/kasus-pmk-di-kota-malang-tak-pengaruhi-harga-daging-sapi-di-pasaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jan 2025 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[daging]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pasaran]]></category>
		<category><![CDATA[pengaruhi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218175</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Meski di Kota Malang mencatat adanya tambahan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, namun hal ini tidak berdampak pada harga penjualan daging sapi. Hal ini, dirasakan oleh pedagang daging di Pasar Besar Kota Malang, Fatimah. Menurutnya, sampai dengan saat ini penjualan masih berjalan dengan normal. Tidak ada penurunan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Meski di Kota Malang mencatat adanya tambahan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, namun hal ini tidak berdampak pada harga penjualan daging sapi. Hal ini, dirasakan oleh pedagang daging di Pasar Besar Kota Malang, Fatimah.</p>



<p>Menurutnya, sampai dengan saat ini penjualan masih berjalan dengan normal. Tidak ada penurunan pembeli atau pun kenaikan harga daging sapi.&nbsp;</p>



<p>“Harga daging masih normal, yaitu di kisaran Rp 120 hingga Rp 125 ribu perkilogram. Untuk pembeli juga tetap stabil. Hal itu, dimungkinkan karena penanganan PMK sekarang lebih cepat, jadi dampaknya tidak sebesar tahun sebelumnya,” kata Fatimah, Selasa (07/01/2025) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa seluruh daging yang diperjualbelikan berasal dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas) dan dipantau oleh Dinas Kesehatan Hewan Dispangtan Kota Malang. Hal ini dilakukan, untuk memastikan kualitas dan keamanan daging sapi yang beredar di pasaran.</p>



<p>“Semua daging yang kami jual dipantau oleh RPH. Kalau beli dari desa yang tidak melalui RPH, justru itu yang kurang aman,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dibandingkan dengan situasi pada tahun 2022 saat wabah PMK meluas, Fatimah mengaku lebih khawatir pada waktu itu. Karena, penjualan kala itu sempat turun hingga 50 persen meski harga tetap stabil. Namun, untuk kondisi di tahun ini berbeda.</p>



<p>“Sekarang ini lebih baik. Mudah-mudahan dampak PMK tidak sebesar sebelumnya. Penjualan saat ini normal, meskipun pembeli agak turun sedikit. Kami berharap menjelang puasa dan Idul Fitri nanti penjualan meningkat,” imbuhnya.</p>



<p>Lebih lanjut Fatimah menyebut, bahwa pasokan daging sapi yang diambilnya dari RPH, disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Pada hari-hari biasa, stok daging yang diambil hanya secukupnya atau sesuai dengan permintaan harian. Kondisi itu, berbeda tatkala hari besar seperti Idul Fitri, Nataru dan sebagainya.</p>



<p>“Biasanya satu ekor sapi dibagi untuk beberapa pedagang di sini. Kalau hari besar, stok bisa naik, tapi untuk saat ini masih normal,” paparnya.</p>



<p>Dengan pengawasan ketat dan penanganan PMK yang lebih baik, Fatimah optimis penjualan di Pasar Besar akan tetap stabil dan aman bagi konsumen. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218175</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Foto Resmi Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Banyak Diburu Pembeli, Stok di Pasaran Masih Terbatas</title>
		<link>https://memontum.com/foto-resmi-presiden-prabowo-dan-wapres-gibran-banyak-diburu-pembeli-stok-di-pasaran-masih-terbatas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Oct 2024 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[banyak]]></category>
		<category><![CDATA[diburu]]></category>
		<category><![CDATA[gibran]]></category>
		<category><![CDATA[pasaran]]></category>
		<category><![CDATA[pembeli]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[terbatas,]]></category>
		<category><![CDATA[wapres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215666</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Foto resmi Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, siapa sangka masih sulit dicari dan dibeli di pasaran. Bahkan, beberapa pedagang seperti di Pasar Buku Wilis, Kecamatan Klojen, Kota Malang, pun merasakan cukup terbatasnya foto yang kini mulai banyak dicari masyarakat itu. Salah satu penjual, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Foto resmi Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, siapa sangka masih sulit dicari dan dibeli di pasaran. Bahkan, beberapa pedagang seperti di Pasar Buku Wilis, Kecamatan Klojen, Kota Malang, pun merasakan cukup terbatasnya foto yang kini mulai banyak dicari masyarakat itu.</p>



<p>Salah satu penjual, Anang Saifudin, mengaku jika dirinya baru menerima dan menjual foto resmi itu sejak Minggu (20/10/2024) kemarin, atau setelah pelantikan. Padahal sebelumnya, foto-foto tersebut sebenarnya sudah banyak dicari masyarakat. Hanya saja, foto resmi yang biasanya dipasang oleh masyarakat tersebut, justru baru diperolehnya setelah pelantikan.</p>



<p>&#8220;Sejak Sabtu (19/10/2024) lalu, sebenarnya masyarakat sudah banyak yang mencari. Namun, Minggu (20/10/2024) kemarin, foto berpasangan itu baru ada dan siap jual,&#8221; kata Anang, Senin (21/10/2024) tadi.</p>



<p>Meskipun foto presiden dan wakil presiden akhirnya ada, tambahnya, namun untuk jumlah dan ukurannya masih terbatas. Karenanya, dirinya terus mengusahakan untuk bisa memenuhi pesanan atau permintaan dari masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk foto presiden dan wakil, ujarnya, dirinya baru memiliki yang berukuran sekitar 25&#215;35 cm. Adapun harganya, yaitu Rp 10 ribu perset. Sementara saat ini, dirinya hanya memiliki 10 set foto saja.</p>



<p>&#8220;Baru ada ukuran kecil ini dan nanti akan saya ambilkan yang ukuran lebih besar,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Pedagang lain, Inu, juga membenarkan mengenai tingginya permintaan foto pasangan presiden dan wakil. Terutama, permintaan dari institusi atau sektor pendidikan. &#8220;Banyak yang sudah mencari, terutama dari sekolah-sekolah. Tapi barangnya baru datangnya kemarin (Minggu, red),&#8221; kata Inu.</p>



<p>Sebagai informasi, pelantikan Presiden, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, menandai awal kepemimpinan untuk periode 2024-2029. Acara pelantikan diselenggarakan dalam sidang paripurna istimewa MPR RI di Jakarta, yang juga ditandai dengan simbolis pertukaran tempat duduk antara Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto serta antara Ma’ruf Amin dan Gibran Rakabuming Raka. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215666</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Hewan Kurban di Pasaran Sehat dan Layak Konsumsi, Pj Bupati Jombang Gelar Sidak</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-hewan-kurban-di-pasaran-sehat-dan-layak-konsumsi-pj-bupati-jombang-gelar-sidak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jun 2024 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[konsumsi,]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[pasaran]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210696</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Pj Bupati Jombang, Sugiat bersama Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Agus Susilo Sugioto serta Plt Kepala Dinas Kesehatan Jombang, Syaiful Anwar, serta Kepala OPD terkait, melakukan Sidak hewan kurban, Kamis (13/06/2024) tadi. Salah satu lokasi yang di Sidak, yaitu di daerah Denanyar, Kabupaten Jombang. Pj Bupati Jombang, Sugiat, menyampaikan bahwa Sidak dilakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Pj Bupati Jombang, Sugiat bersama Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Agus Susilo Sugioto serta Plt Kepala Dinas Kesehatan Jombang, Syaiful Anwar, serta Kepala OPD terkait, melakukan Sidak hewan kurban, Kamis (13/06/2024) tadi. Salah satu lokasi yang di Sidak, yaitu di daerah Denanyar, Kabupaten Jombang.</p>



<p>Pj Bupati Jombang, Sugiat, menyampaikan bahwa Sidak dilakukan guna memastikan bahwa hewan-hewan kurban di Kabupaten Jombang, dalam keadaan layak, sehat dan bebas dari penyakit. &#8220;Di Kabupaten Jombang untuk penyakit PMK dan LSD dinyatakan zero atau tidak ada,&#8221; katanya.</p>



<p>Sidak sendiri, tambahnya, dilakukan secara acak. Dalam kesempatan sama, juga sekaligus berkunjung untuk memeriksa dan melihat ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Jombang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Hasil Sidak dipenjualan hewan kurban kambing dan sapi daerah Denanyar, kondisinya semua sehat,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Hewan yang berasal dari luar Jombang, ujarnya, tetap dilakukan pengendalian dan dilakukan kontrol. &#8220;Hewan kurban yang berasal dari luar daerah Jombang, sebelum masuk harus di karantina. Dan dari Dinas Peternakan melakukan pemeriksaan dan pemberian vaksin,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Hal tersebut dilakukan, agar tidak ada hewan dari luar daerah yang membawa penyakit dan ketika pelaksanaan kurban di Kabupaten Jombang, dalam keadaan aman dan layak dikonsumsi. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210696</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
