<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pasca PSBB &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pasca-psbb/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Jun 2020 14:05:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pasca PSBB &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Menuju New Normal, Aktivitas Perekonomian di Sidoarjo Buka Hingga 23.00 Kecuali Karaoke</title>
		<link>https://memontum.com/menuju-new-normal-aktivitas-perekonomian-di-sidoarjo-buka-hingga-23-00-kecuali-karaoke</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2020 14:05:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[New Normal]]></category>
		<category><![CDATA[Pasca PSBB]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116343</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Masa transisi new normal di Sidoarjo mulai diberlakukan setelah mendapat persetujuan Guburnur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Kebijakan ini diambil Pemkab Sidoarjo selama masa transisi new normal dengan membuka seluruh aktivitas perekonomian hingga jam 11 malam. Kecuali tempat hiburan malam seperti karaoke masih belum diperbolehkan operasional. Alasannya, karena dinilai masih rentan menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Masa transisi new normal di Sidoarjo mulai diberlakukan setelah mendapat persetujuan Guburnur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Kebijakan ini diambil Pemkab Sidoarjo selama masa transisi new normal dengan membuka seluruh aktivitas perekonomian hingga jam 11 malam.</p>
<p>Kecuali tempat hiburan malam seperti karaoke masih belum diperbolehkan operasional. Alasannya, karena dinilai masih rentan menjadi akses penularan.</p>
<div id="attachment_116345" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-116345" decoding="async" class="size-full wp-image-116345" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200611-WA0138-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="TANDA TANGAN - Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin menandatangani komitmen bersama penanganan Covid-19 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis, (11/06/2020)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200611-WA0138-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200611-WA0138-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200611-WA0138-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200611-WA0138-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-116345" class="wp-caption-text">TANDA TANGAN &#8211; Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin menandatangani komitmen bersama penanganan Covid-19 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis, (11/06/2020)</p></div>
<p>Para pelaku usaha diminta menerapkan protokol kesehatan. Begitu juga dengan tempat wisata sudah diperbolehkan beroperasional, kecuali wisata air belum boleh diperbolehkan. Jumlah pengunjung restoran, mal hingga tempat wisata dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitasnya. Hal ini agar tetap bisa menjaga jarak (physical distancing).</p>
<p>Begitu juga dengan ojek online sudah diperbolehkan mengangkut penumpang. Angkutan online dibatasi maksimal 50 persen dari jumlah kursi penumpang.</p>
<p>&#8220;Aktivitas ekonomi dibuka semua sampai jam 11 malam. Untuk sementara tempat hiburan malam seperti karaoke masih belum diperbolehkan buka. Pertimbangannya karena sulit pengawasannya dan rentan terjadi penyeraran covid-19. Tranportasi onlie seperti ojek online juga sudah boleh mengangkut penumpang. Semua sudah diberi keleluasaan tetapi penerapan terhadap protokol kesehatan tetap dilaksanakan dan akan diawasi,&#8221; ujar Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin usai penandatangan komitmen bersama penanganan Covid-19 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (11/6/2020).</p>
<p>Selain itu, Cak Nur meminta seluruh check point di jalan-jalan protokol dihapus dan akan dialihkan ke desa-desa. Pemkab Sidoarjo akan memfokuskan penguatan kampung tangguh sebagai tempat edukasi masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan. Apalagi, masa transisi new normal lebih ditekankan pada penerapan protokol kesehatan sebagai ujung tombak ada di desa-desa. Saat ini sudah ada 70 kampung tangguh yang terbentuk.</p>
<p>&#8220;Nanti seluruh desa akan dibentuk kampung tangguh. Transisi new normal ini bukan normal yang absolut atau normal yang kayak dulu. Tetapi normal dengan SOP protokol kesehatan. Oleh karena itu harus memberi pencerahan ke masyarakat dan memberi edukasi kepada masyarakat. Kalau ada kampung tangguh maka saya yakin disitu paket kegiatannya pasti ada promotif, preventif dan ada kuratifnya. Karena disitu pasti ada bidan desa dan ada pastisipasi sosial karena banyak masyarakat yang terdampak secara ekonomi. Keempat faktor itu harus ada di dalam program kampung tangguh,&#8221; tandasnya.<strong> Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116343</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nihil Covid-19, Desa  Kedungsumur Siap New Normal</title>
		<link>https://memontum.com/nihil-covid-19-desa-kedungsumur-siap-new-normal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2020 14:26:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kedungsumur]]></category>
		<category><![CDATA[New Normal]]></category>
		<category><![CDATA[Pasca PSBB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116132</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Dengan berakhirnya Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) tahap III, Pemerintah Desa Kedungsumur Kecamatan Krembung siap menuju New Normal seperti yang menjadi arah kebijakan Pemkab Sidoarjo. Oleh sebab itu, sejumlah tim relawan masih ditugaskan di pos check point di pintu keluar masuk desa. Sesuai protokol kesehatan, tim relawan melakukan pemeriksaan kepada warga dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Dengan berakhirnya Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) tahap III, Pemerintah Desa Kedungsumur Kecamatan Krembung siap menuju New Normal seperti yang menjadi arah kebijakan Pemkab Sidoarjo.</p>
<p>Oleh sebab itu, sejumlah tim relawan masih ditugaskan di pos check point di pintu keluar masuk desa. Sesuai protokol kesehatan, tim relawan melakukan pemeriksaan kepada warga dan pengguna jalan roda dua maupun roda empat yang melintas di jalan raya Desa Kedungsumur, Kecamatan Krembung, Rabu (10/6/2020) kemarin siang</p>
<div id="attachment_116134" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-116134" decoding="async" class="size-full wp-image-116134" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200610-WA0042-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Pemerintah Desa Kedungsumur bersama tim relawan di pos check point antisipasi wabah Covid-19. (gus)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200610-WA0042-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200610-WA0042-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200610-WA0042-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200610-WA0042-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-116134" class="wp-caption-text">Pemerintah Desa Kedungsumur bersama tim relawan di pos check point antisipasi wabah Covid-19. (gus)</p></div>
<p>Menurut Pj Kepala Desa Kedungsumur Luqman Shodiq didampingi Sekretaris Desa Miftahul Huda mengatakan, akses jalan menuju Desa Kedungsumur ini cukup banyak, dan jalan itu langsung berhubungan dengan desa-desa lainnya.</p>
<p>Karena banyaknya jalan yang berhubungn dengan desa yang lain maka didirikan 2 pos check point. Pertama di lingkungan RT. 10 RW. 05, dan kedua dilingkungan RT. 11 RW. 06. Pos check point ini dijaga oleh tim relawan hingga PSBB tahap III berakhir.</p>
<p>Lebih lanjut Miftahul Huda mengatakan, di pos check point tahap III. Pemdes Kedungsumur melibatkan tim relawan, Polri, TNI, Perangkat Desa, Linmas dan lain-lainnya. Hasilnya negatif dan sama sekali tidak ada temuan positif covid -19</p>
<p>Dibeberrkan Miftahul Huda, selama dilakukan check point temuan itu berupa pelanggaran tidak menggunakan masker. Selain itu juga, warga dan pengguna jalan tidak mengantongi surat dari RT maupun RW. Atas pelanggaran itu selanjutnya dicatat Identitas KTP, dan kemana tujuannya.</p>
<p>&#8221; Kami Pemerintah Desa Kedungsumur, menghimbau kepada seluruh warga untuk tetap mematuhi peraturan-peraturan yang ada sesuai protokol kesehatan. Agar kita semua terhindar dari wabah virus corona (Covid-19),&#8221; tutup Miftahul Huda <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116132</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PSBB Berakhir, Pemdes Tambakrejo Perketat  Protokol Kesehatan</title>
		<link>https://memontum.com/psbb-berakhir-pemdes-tambakrejo-perketat-protokol-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2020 14:18:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Check Point]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tambakrejo]]></category>
		<category><![CDATA[Pasca PSBB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116123</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Walaupun PSBB berakhir, Pemdes Tambakrejo Kecamatan Krembung tetap mengopersaikan pos check point berada dipintu keluar masuk desa. Pos check point yang berada di Dusun Tambak Tugu, Dusun Macean, dan Dusun Awar-Awar, dijaga secara bergiliran selama 24 jam, dengan melibatkan tim relawan. Pj Kepala Desa Tambakrejo M.Athok Akhsan melalui Sekretaris Desa Rendy Sasono [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Walaupun PSBB berakhir, Pemdes Tambakrejo Kecamatan Krembung tetap mengopersaikan pos check point berada dipintu keluar masuk desa. Pos check point yang berada di Dusun Tambak Tugu, Dusun Macean, dan Dusun Awar-Awar, dijaga secara bergiliran selama 24 jam, dengan melibatkan tim relawan.</p>
<p>Pj Kepala Desa Tambakrejo M.Athok Akhsan melalui Sekretaris Desa Rendy Sasono menjelaskan, selama kegiatan PSBB tahap I hingga tahap III, sama sekali tidak ditemukan hasil positif. &#8220;Hal itu menunjukan kesadaran masyarakat, atas kesehatan diri sendiri maupun keluarga,&#8221; ucapnya Rabu (10/06/2020)</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-116125" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200609-WA0065-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200609-WA0065-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200609-WA0065-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200609-WA0065-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200609-WA0065-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kesadaran masyarakat itu terbentuk, karena Pemerintah Desa terus melakukan sosialisasi terhadap masyarakat untuk ikut menjaga dan mengantisipasi penyebaran covid-19. Sosialisasi juga melibatkan tim relawan.</p>
<p>Tim relawan itu , kata Rendy Sasono itu berasal dari unsur Polri (Polsek), TNI (Koramil), Perangkat Desa, Linmas, Petugas Kesehatan dan warga. &#8221; Pemerintah Desa Tambakrejo, sebelumnya juga melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah warga sekaligus sosialisasi,&#8221; katanya.</p>
<div id="attachment_116126" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-116126" decoding="async" class="size-full wp-image-116126" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200609-WA0064-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Pj Kepala Desa Tambakrejo, Kecamatan Krembung M.Athok Akhsan (baju hitam) bersama tim relawan diposko Kampung Tangguh Desa dan tim relawan melakukan check point dipintu keluar masuk desa (gus)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200609-WA0064-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200609-WA0064-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200609-WA0064-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200609-WA0064-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-116126" class="wp-caption-text">Pj Kepala Desa Tambakrejo, Kecamatan Krembung M.Athok Akhsan (baju hitam) bersama tim relawan diposko Kampung Tangguh Desa dan tim relawan melakukan check point dipintu keluar masuk desa (gus)</p></div>
<p>Dan Alhamdulillah dengan kepedulian dan kerja keras semua pihak, taka ada warga yang terjangkit covid-19 dan meskipun PSBB tahap III berakhir tetap menjaga protokol kesehatan. Berpola hidup sehat, bersih, kerap mencuci tangan sesuai melakukan aktifitas, menggunakan masker jika bepergian.</p>
<p>&#8221; Memang pelanggaran-pelanggaran masih banyak ditemukan, terutama tidak menggunakan masker ketika berkendara. Mereka itu, kami berikan sanksi peneguran agar tetap menggunakan masker. Hal itu dilakukan agar warga dan pengguna jalan, dapat terhindar dari virus corona,&#8221; pungkas Rendy Sasono <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116123</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menuju New Normal, Dinas Lingkungan Hidup Persiapkan Wahana Alun-alun Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/menuju-new-normal-dinas-lingkungan-hidup-persiapkan-wahana-alun-alun-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2020 13:50:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[New Normal]]></category>
		<category><![CDATA[Pasca PSBB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116108</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu lakukan pembersihan serta perawatan area alun-alun pada Rabu pagi (10/6/2020). Meskipun Kota Batu saat ini tengah memasuki fase pertama di era transisi dari PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) menuju New Normal, Alun-alun Kota Batu hingga saat ini masih belum di buka oleh DLH Kota Batu. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu lakukan pembersihan serta perawatan area alun-alun pada Rabu pagi (10/6/2020). Meskipun Kota Batu saat ini tengah memasuki fase pertama di era transisi dari PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) menuju New Normal, Alun-alun Kota Batu hingga saat ini masih belum di buka oleh DLH Kota Batu. Hal ini ditegaskan oleh Kepala DLH Arief As Siddiq ketika memimpin langsung kegiatan bersih-bersih di area alun-alun.</p>
<p>“Kami tidak ingin buru-buru karena ikon Kota Batu ini nanti dipastikan menjadi pusat keramaian. Kita sudah siapkan aturan baru,” bebernya. Oleh sebab itu sebelum memberlakukan aturan baru, ia juga mempersiapkan jantung Kota Batu hingga sepenuhnya ready dengan persentase 100 persen.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-116110" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200610-WA0024-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200610-WA0024-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200610-WA0024-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200610-WA0024-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200610-WA0024-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Lebih jauh, aturan baru yang diterapkan oleh Pemkot Batu yakni pembatasan penggunaan playground untuk anak-anak yakni maksimal dengan total 10 anak saja dengan durasi waktu 25 menit. Sedangkan untuk penggunaan ferish wheel (bianglala.red) yang sebelumnya bisa digunakan untuk empat orang namun kini hanya dibatasi maksimal dua orang.</p>
<p>“Dan yang paling penting adalah penggunaan masker. Kalau tidak pakai masker jelas tidak boleh masuk ke fasum ini,” tegasnya. Ia juga menambahkan demi ketertiban pengunjung nantinya, pemkot bersama jajaran TNI dan Polri akan menjaga dengan 50 personil selama jam operasional dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB.</p>
<p>Sementara itu Sugeng Yunanto salah satu staff DLH Kota Batu juga menjelaskan bahwa pihaknya juga menyiapkan tempat cuci tangan sebelum keluar dan masuk alun-alun. “Ada lima titik tempat cuci tangan. Di kamar mandi, setiap spot wahana, dan pintu masuk alun-alun sehingga tidak ada celah untuk pengunjung jika tidak cuci tangan,” tukasnya. <strong>(bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116108</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PSBB Dicabut, Warga Kepatihan Tetap Optimis Dirikan Kampung Tangguh Semeru</title>
		<link>https://memontum.com/psbb-dicabut-warga-kepatihan-tetap-optimis-dirikan-kampung-tangguh-semeru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2020 12:08:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kepatihan]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Tangguh]]></category>
		<category><![CDATA[Pasca PSBB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=116019</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Memasuki masa transisi new normal, sejumlah desa di Sidoarjo tetap menjalankan program Kampung Tangguh Semeru. Hal ini untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Hal ini, seperti dilaksanakan di Desa Kepatihan, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Selasa (09/06/2020). Meski penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selesai, warga tetap mendirikan Posko Kampung Tangguh Semeru. Bertempat di Balai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Memasuki masa transisi new normal, sejumlah desa di Sidoarjo tetap menjalankan program Kampung Tangguh Semeru. Hal ini untuk menekan angka penyebaran Covid-19.</p>
<p>Hal ini, seperti dilaksanakan di Desa Kepatihan, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Selasa (09/06/2020). Meski penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selesai, warga tetap mendirikan Posko Kampung Tangguh Semeru.</p>
<p>Bertempat di Balai Desa Kepatihan, acara dihadiri Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf M Iswan Nusi, Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana beserta Forkopimka Tulangan dan instansi terkait lainnya.</p>
<p>Camat Tulangan, Didik Widoyoko mengatakan dari 22 desa yang ada di Kecamatan Tulangan, terdapat positif Covid-19 sebanyak 23 orang. Paling banyak ada di Desa Jiken.</p>
<p>&#8220;Karenanya dalam kesempatan ini, kami meluncurkan Kampung Tangguh Semeru di tujuh desa. Dengan harapan dapat memperketat penerapan protokol kesehatan ke warga. Sehingga angka penyebaran dapat kami tekan,&#8221; katanya.</p>
<p>Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin mengapresiasi upaya warga Tulangan ini. Menurutnya langkah menekan laju pertambahan Covid-19 melalui Kampung Tangguh Semeru merupakan sebuah ikhtiar positif yang harus didukung melalui kerjasama warga di desa-desa.</p>
<p>&#8220;Protokol kesehatan unuk mencegah penularan Covid-19 harus tetap dijalankan. Keberadaan posko Kampung Tangguh Semeru harus menjadi ujung tombak dalam pelaksanaannya. Sehingga di masa transisi new normal ini penyebaran Covid-19 dapat ditekan di mulai dari tingkat desa,&#8221; pintanya.</p>
<p>Sementara Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji berharap masyarakat di tengah pandemi Covid-19 dapat saling mendukung di semua sektor. Baik itu sektor keamanan, pemenuhan kebutuhan pangan, kesehatan, sosial budaya dan lainnya. Hal itu semua terangkum dalam keberadaan Kampung Tangguh Semeru.</p>
<p>&#8220;Kami mengajak semua lapisan masyarakat terlibat maksimal di dalamnya efekifitas menekan penyebaran Covid-19,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Di akhir acara, Forkopimda Sidoarjo dan Forkopimka Tulangan meninjau sarana dan prasarana yang ada di Posko Kampung Tangguh Balai Desa Kepatihan. Seperti sentra UMKM warga, ruang isolasi dan kesehatan, lumbung pangan, memberi bantuan paket sembako dan masker kepada warga setempat.<strong> Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">116019</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasca PSBB III, Bupati Gresik Siapkan Perbup Baru</title>
		<link>https://memontum.com/pasca-psbb-iii-bupati-gresik-siapkan-perbup-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2020 12:23:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[New Normal]]></category>
		<category><![CDATA[Pasca PSBB]]></category>
		<category><![CDATA[Perbup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/115904-pasca-psbb-iii-bupati-gresik-siapkan-perbup-baru</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Dimasa transisi Pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) III yang berakhir hari ini. Bupat Gresik Dr. Sambari Halim Radianto tetap akan mengusulkan New Normal Life dengan disiplin Penegakan Protokol Kesehatan (PPK). “Saya minta kepada Asisten Sekda Gresik yang juga Ketua Pelaksana Harian gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Gresik, Asisten Administrasi Umum, Kepala Inspektorat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik </strong>&#8211; Dimasa transisi Pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) III yang berakhir hari ini. Bupat Gresik Dr. Sambari Halim Radianto tetap akan mengusulkan New Normal Life dengan disiplin Penegakan Protokol Kesehatan (PPK).</p>
<p>“Saya minta kepada Asisten Sekda Gresik yang juga Ketua Pelaksana Harian gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Gresik, Asisten Administrasi Umum, Kepala Inspektorat dan Kabag Hukum dipersilahkan meninggalkan tempat untuk mempersiapkan draft Perbup yang harus disampaikan kepada Gubernur pada sore ini,” demikian perintah Bupati Gresik mempersilahkan para pejabat dimaksud untuk segera meninggalkan rapat.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-115905" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200608-WA0038-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200608-WA0038-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200608-WA0038-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200608-WA0038-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200608-WA0038-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Saat itu para pejabat tersebut serta para Kepala OPD yang lain serta anggota Forkopimda Gresik tengah mengikuti rakor Forkopimda dan evaluasi OPD yang berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Senin (8/6/2020).</p>
<p>Menurut Bupati, gagasan tentang disiplin penegakan Protokol Kesehatan yang telah disampaikan saat rapat bersama Gubernur yang berlangsung sampai Senin dini hari itu sempat dipuji oleh berbagai kalangan. Pujian ini lantaran dalam disiplin penegakan protocol Kesehatan (PPK) yang direncanakan Bupati saat new normal life ini dibarengi dengan semacam penandatanganan pakta integritas.</p>
<p>“Masing-masing kelompok masyarakat yang akan memberlakukan PPK ini harus menandatangani pakta integritas yang telah disiapkan oleh gugus tugas Pencegahan COVID 19 Pemkab Gresik. Mereka tak hanya menandatangani pakta integritas, tapi juga harus melaksanakan yang ada di dalam pakta integritas serta sarana prasarananya,” tandas Sambari saat memimpin yang dihadiri seluruh anggota Forkopimda dan para kepala OPD Pemkab Gresik.</p>
<p>Bupati menyatakan pada New Normal Life dengan disiplin Penegakan Protokol Kesehatan (PPK) akan menguatkan cek point di tingkat desa.</p>
<p>“Camat harus bertanggung jawa terhadap pelaksanaan cek point ini. Camat boleh meminjam kendaraan pada Pemkab Gresik dan melengkapi kendaraan tersebut dengan pengeras suara untuk terus menerus melakukan sosialisasi keliling desa dan tempat tempat keramaian diwilayahnya dengan memberikan himbauan tentang pencegahan COVID 19,” tegas Sambari.</p>
<p>Sedangkan beberapa keharusan yang diwajibkan dalam pakta integritas di Perusahaan misalnya, harus melaksanakan rapid test, harus melaksanakan fisikal distancing, menyediakan sarana prasarana sesuai protocol Kesehatan misalnya tempat cuci tangan, meliburkan karyawan yang bersuhu tubuh diatas normal, memisah keluar dan masuk karyawan, menyemprot setiap kendaraan yang masuk.</p>
<p>Saat melaksanakan ibadah karyawan harus menyiapkan tempat ibadah sendiri, kantin hanya untuk karyawan serta menempatkan makanan pada kotak, sopir kendaraan pengirim barang dari luar dilarang masuk area perusahaan dan harus diganti dengan karyawan perusahaan saat berada di lingkungan perusahaan, serta beberapa aturan sesuai situasi dan kondisi perusahaan.</p>
<p>Wakil Bupati Gresik, Dr. Mohammad Qosim yang saat itu juga hadir mengingatkan para camat agar selalu mencari cara agar penyebaran COVID 19 bisa terdeteksi dengan baik.</p>
<p>“Anda harus selalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Gresik untuk pencegahan COVID 19 ini. Terutama bagi wilayah kecamatan yang peta penyebaran covid 19 termasuk tinggi. Intinya segera temukan dan isolasi,” tandas Qosim. <strong>(sgg/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">115904</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasca PSBB, Bupati Gresik Rancang New Normal Life dengan Penegakan Protokol Kesehatan</title>
		<link>https://memontum.com/pasca-psbb-bupati-gresik-rancang-new-normal-life-dengan-penegakan-protokol-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2020 03:15:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Normal Life]]></category>
		<category><![CDATA[Pasca PSBB]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Gresik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/115846-pasca-psbb-bupati-gresik-rancang-new-normal-life-dengan-penegakan-protokol-kesehatan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Pasca berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) III yang berlaku di wilayah Surabaya Raya termasuk Kabupaten Gresik. Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto tengah merancang persiapan New Normal Life dengan Penegakan Protokol Kesehatan (PPK). “Nantinya akan diusulkan kepada Gubernur tentang gagasan pembatasan yang kami rancang berupa penegakan protokol kesehatan yang kita lakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Pasca berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) III yang berlaku di wilayah Surabaya Raya termasuk Kabupaten Gresik. Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto tengah merancang persiapan New Normal Life dengan Penegakan Protokol Kesehatan (PPK).</p>
<p>“Nantinya akan diusulkan kepada Gubernur tentang gagasan pembatasan yang kami rancang berupa penegakan protokol kesehatan yang kita lakukan ini sebagai pengganti PSBB. Sejatinya, kita telah melaksanakan new normal lebih awal” tandas Sambari saat Rapat Koordinasi Forkopimda yang berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja pada Jum’at (5/6/2020) kemarin.</p>
<p>Dalam merancang PPK ini, Bupati Sambari bersama anggota Forkopimda Gresik juga mengundang Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Gresik, Kementerian Agama Kabupaten Gresik, perwakilan dari beberapa perusahaan yang ada di Gresik serta beberapa perwakilan kelompok organisasi yang ada di Gresik.</p>
<p>Pada rapat bersama tersebut, Sekda Gresik Nadlif yang juga Ketua Pelaksana Harian Satuan Gugus Tugas Penanggulangan dan Pencegahan COVID-19 Kabupaten Gresik bertindak sebagai moderator.</p>
<p>“Untuk pelaksanaan Penegakan Protokol Kesehatan yang akan diberlakukan di Kabupaten Gresik, saya meminta kesepakatan melalui pakta integritas dari semuanya. Termasuk dari Dewan Masjid, kementerian Agama serta seluruh Perwakilan Perusahaan yang ada di Gresik,” pinta Bupati.</p>
<p>Ditambahkan oleh Bupati bahwa, kalau sebelumnya pihaknya sudah mencanangkan Desa Tangguh Covid, pasar Tangguh covid. Nantinya akan ada Perusahaan tangguh covid dan masjid dan tempat ibadah tangguh covid dengan penegakan protocol kesehatan (PPK).</p>
<p>Gagasan Bupati ini sangat didukung oleh pihak Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Gresik. hal ini disampaikan oleh Ketuanya, Zainal katanya,</p>
<p>“Sebelumnya kami telah Menyusun berbagai hal terkait new normal yang akan diberlakukan di seluruh masjid di Kabupaten Gresik. Tentunya kami sangat bersyukur apabila Bapak Bupati memberikan tambahan yang tentunya harus sesuai dengan protocol Kesehatan dan akan kami sampaikan kepada 2.207 Masjid se Kabupaten Gresik,” tandasnya.</p>
<p>Hal senada disampaikan oleh perwakilan dari PT Indospring yang juga pengurus Appindo Gresik. Dia berjanji akan mendukung dan siap membantu mengkoordinasikan pakta integritas PPK kepada beberapa perusahaan anggota Appindo yang lain.</p>
<p>Beberapa anggota Forkopimda yang hadir juga sangat mendukung PPK yang digagas Bupati Gresik. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto siap mendukung dan berharap PPK ini membentuk Budaya baru yang baik dan sehat.</p>
<p>Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Inf Budi Handoko juga menyampaikan dukungan dan meminta kepada semua yang hadir untuk memberi dukungan sesuai tugas dan kapasitasnya. Dukungan Kajari Gresik Heru Winoto juga disampaikan yaitu dengan tahapan membuka secara bertahap. Masjid dan tempat ibadah lebih dahulu dibuka dan sekolah dibuka setelah semuanya siap, hal ini untuk melindungi generasi bangsa. <strong>(sgg/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">115846</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Operasi  Masyarakat Produktif dan Aman Covid, 38 Warga Nongkrong Dirapid Test</title>
		<link>https://memontum.com/operasi-masyarakat-produktif-dan-aman-covid-38-warga-nongkrong-dirapid-test</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2020 01:38:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[New Normal]]></category>
		<category><![CDATA[opsgab]]></category>
		<category><![CDATA[Pasca PSBB]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Test]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/115607-operasi-masyarakat-produktif-dan-aman-covid-38-warga-nongkrong-dirapid-test</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas gabungan TNI, Polri dan Satpol PP Pemkot Malang terus melakukan patroli kedisiplinan agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan. Memakai masker dan menjaga physical distancing. Patroli lingkungan selama penerapan masyarakan produktif dan aman Covid-19 di Kota Malang ini diikuti sekitar 100 Personil. Namun patroli yang dilakukan pada Rabu (3/6/2020) malam ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas gabungan TNI, Polri dan Satpol PP Pemkot Malang terus melakukan patroli kedisiplinan agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan. Memakai masker dan menjaga physical distancing. Patroli lingkungan selama penerapan masyarakan produktif dan aman Covid-19 di Kota Malang ini diikuti sekitar 100 Personil.</p>
<p>Namun patroli yang dilakukan pada Rabu (3/6/2020) malam ini tidak seperti biasanya. Sebab selain memberikan sosialisasi, petugas juga melakukan repid test secara acak kepada masyarakat yang nongkrong di beberapa kafe. Sebanyak 38 orang baik pemilik kafe maupun warga yang asik nongkrong di tengah pandemi Covid-19.</p>
<div id="attachment_115609" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-115609" decoding="async" class="size-full wp-image-115609" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200604-WA0018-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Rapid Test dilakukan secara acak. (ist)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200604-WA0018-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200604-WA0018-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200604-WA0018-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200604-WA0018-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-115609" class="wp-caption-text">Rapid Test dilakukan secara acak. (ist)</p></div>
<p>Petugas membagi menjadi 2 tim. Tim 1 bergerak ke daerah Pasar Tawangmangu serta Cafe tengah sawah di kawasan Sudimoro, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Sedangkan tim 2 bergerak di pertokoan Kota Lama, sekitaran Pasar Gadang, Velodrom dan Sawojajar.</p>
<p>Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH, Dandim 0833/Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson, Walikota Malang Drs H Sutiaji berada di Tim 1 langsung mendatangi Pasar Tawangmangu.</p>
<p>Petugas berkeliling memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Bagi warga yang kedapatan tidak memakai masker langsung ditegur dan diberikan masker untuk segera dipakai.</p>
<p>Secara acak mereka warga yang kedapatan masih terlihat nongkrong dilakukan repid test. Yakni sebanyak 16 orang di sekitar Pasar Tawangmangu dan 22 orang di kawasan Kafe Sawah Sudimoro.</p>
<div id="attachment_115608" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-115608" decoding="async" class="size-full wp-image-115608" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200604-WA0019-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Takut Jarum suntik. (ist)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200604-WA0019-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200604-WA0019-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200604-WA0019-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200604-WA0019-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-115608" class="wp-caption-text">Takut Jarum suntik. (ist)</p></div>
<p>Bahkan ada salah satu warga yang sedang nongkrong terpaksa ditandu karena takut dengan jarum suntik petugas yang hendak melakukan repid test.</p>
<p>&#8220;Pada malam ini, kita melaksanakan kegiatan hari ke-3 dalam rangka pendisplinan masyarakat terkait dengan penyebaran covid 19. Kegiatan di pusat keramaian dan perbelanjaan untuk untuk memberikan edukasi dan pendisplinan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Kita rapid test secara acak kepada beberapa masyarakat yang ada di lokasi keramaian,&#8221; ujar Kombes Pol Leonardus. Dari 38 orang yang dilakukan repid tes, hasilnya non reaktif.<strong> (gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">115607</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wawalikota Malang Sisir Kafe, Temukan Bebas Jarak dan Tanpa Masker</title>
		<link>https://memontum.com/wawalikota-malang-sisir-kafe-temukan-bebas-jarak-dan-tanpa-masker</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2020 02:46:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[New Normal]]></category>
		<category><![CDATA[opsgab]]></category>
		<category><![CDATA[Pasca PSBB]]></category>
		<category><![CDATA[sidak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/115479-wawalikota-malang-sisir-kafe-temukan-bebas-jarak-dan-tanpa-masker</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko disela-sela operasi gabungan yang dilakukan oleh Forkopimda Kota Malang hari Selasa malam (2/6/2020). Turut serta pula Dandim 0833 Kota Malang, Tommy Anderson. Pada kesempatan tersebut, rombongan meninjau Matos dan tempat nongkrong anak muda di pasar Tawangmangu dan kawasan Sudimoro. Wawali Sofyan Edi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko disela-sela operasi gabungan yang dilakukan oleh Forkopimda Kota Malang hari Selasa malam (2/6/2020). Turut serta pula Dandim 0833 Kota Malang, Tommy Anderson. Pada kesempatan tersebut, rombongan meninjau Matos dan tempat nongkrong anak muda di pasar Tawangmangu dan kawasan Sudimoro.</p>
<p>Wawali Sofyan Edi mengungkapkan, penerapan protokol kesehatan di tempat nongkrong anak muda masih cenderung longgar. Hal itu nampak dari muda mudi yang nongkrong tanpa menggunakan masker dan tidak menerapkan physical distancing.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-115480" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200603-WA0019-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200603-WA0019-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200603-WA0019-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200603-WA0019-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200603-WA0019-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Tadi, masih banyak yang tidak menggunakan masker dan duduknya masih belum berjarak. Untuk itu, kedatangan kami ke sini untuk mengingatkan,&#8221; ujar pria yang akrab disapa Bung Edi tersebut.</p>
<p>Beberapa, lanjutnya, yang belum menggunakan masker juga telah kita beri masker sekaligus memberikan sosialisasi pentingnya penggunaan masker dimasa pandemi ini.</p>
<p>Menurut Bung Edi, pertumbuhan perekonomian di Kota Malang harus terus berjalan namun kesehatan masyarakatnya juga sangat penting. Sehingga dalam menjalankan usaha harus diperhatikan protokol kesehatan serta menaati aturan dari pemerintah, utamanya saat masa transisi ini.</p>
<p>Jika pelanggaran terus dilakukan di masa transisi ini, pihaknya tidak segan akan memberikan sanksi. &#8220;Sanksinya sudah sesuai dengan Perwali,&#8221; imbuh dia.</p>
<p>Ia menegaskan, peringatan tersebut dilakukan demi meningkatkan kedisiplinan masyarakat agar peduli terhadap kesehatannya sendiri. &#8220;Kami ingin ekonomi rakyat terus berjalan. Tapi, masyarakatnya juga harus sehat,&#8221; lanjut pria berkacamata ini.<strong> (*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">115479</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
