<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Pascasarjana &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pascasarjana/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 22 May 2026 14:13:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Pascasarjana &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Momen Dies Natalis Ke-69, Unikama Wisuda 450 Sarjana dan Pascasarjana</title>
		<link>https://memontum.com/momen-dies-natalis-ke-69-unikama-wisuda-450-sarjana-dan-pascasarjana</link>
					<comments>https://memontum.com/momen-dies-natalis-ke-69-unikama-wisuda-450-sarjana-dan-pascasarjana#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2026 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[natalis]]></category>
		<category><![CDATA[Pascasarjana]]></category>
		<category><![CDATA[sarjana,]]></category>
		<category><![CDATA[unikama]]></category>
		<category><![CDATA[Wisuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232615</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) melaksanakan Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Sebanyak 450 mahasiswa, akan menjalani prosesi wisuda, Sabtu (23/05/2026) besok. Rektor Unikama, Prof Dr Sudi Dul Aji MSi, mengatakan bahwa penyelenggaraan wisuda kali ini sangat spesial karena bertepatan dengan Dies Natalis Unikama yang ke 69. Dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) melaksanakan Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Sebanyak 450 mahasiswa, akan menjalani prosesi wisuda, Sabtu (23/05/2026) besok.</p>



<p>Rektor Unikama, Prof Dr Sudi Dul Aji MSi, mengatakan bahwa penyelenggaraan wisuda kali ini sangat spesial karena bertepatan dengan Dies Natalis Unikama yang ke 69. Dalam kurun waktu tersebut, Unikama telah tumbuh dan berkembang menjadi institusi pendidikan yang berkontribusi nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. &#8220;Sejarah panjang ini adalah bukti ketekunan, semangat dan komitmen kita semua dalam menjadikan Unikama sebagai kampus yang unggul dan humanis,&#8221; ujar Sudi, Jumat (20/05/2026) tadi.</p>



<p>Sudi menjelaskan, bahwa lulusan Unikama memiliki kompetensi kearifan lokal yang terus dikembangkan sebagai bekal di dunia kerja dan bermasyarakat. &#8220;Dari manapun mahasiswa tersebut, saat kuliah di Unikama harus bisa memahami kearifan lokal. Di setiap masing-masing program study, kami dorong untuk mengembangkan kearifan lokal sehingga menciptakan integritas, kebersamaan, gotong royong dan bertanggung jawab,&#8221; jelas Sudi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut Sudi, bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab baru. Dirinya berharap setiap lulusan Unikama mampu beradaptasi, berkontribusi untuk dunia ketja, bangsa dan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Sesungguhnya perjalanan masih panjang. Dunia luar menanti kontribusi nyata. Dunia kerja, masyarakat dan bangsa ini membutuhkan insan-insan cendekia yang tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, integritas dan kepedulian sosial,&#8221; urainya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Panitia Wisuda, Leny Latifah MPd Kons, mengatakan untuk wisuda kali ini bertemakan Sulawesi. &#8220;Wisuda besok kami hadirkan suasana yang lebih segar dan berbeda. Tema Sulawesi adalah representasi dari Unikama yang multikultural. Setiap periode wisuda, kami mengambil tema daerah di Nusantara. Untuk tema Sulawesi, mulai baju dan tariannya akan bernuansa Sulawesi,&#8221; jelasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/momen-dies-natalis-ke-69-unikama-wisuda-450-sarjana-dan-pascasarjana/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232615</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jadi Nara Sumber Kuliah Tamu DPPs UMM, Wabup Malang Ajak Perkuat Ketahanan Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/jadi-nara-sumber-kuliah-tamu-dpps-umm-wabup-malang-ajak-perkuat-ketahanan-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2023 02:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPPs]]></category>
		<category><![CDATA[Pascasarjana]]></category>
		<category><![CDATA[UMM]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Bupati Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=182311</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Bupati Malang, H Didik Gatot Subroto, menghadiri Kuliah Tamu Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Selasa (31/01/2023) pagi. Kuliah tamu kali ini, mengambil tema &#8216;Belajar dari Pengalaman Alumni UMM Dalam Mengabdi Kepada Bangsa dan Negara&#8217;. Kegiatan yang dilakukan di salah satu hotel di Kabupaten Malang, ini dihadiri juga oleh Bupati Pasuruan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wakil Bupati Malang, H Didik Gatot Subroto, menghadiri Kuliah Tamu Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Selasa (31/01/2023) pagi. Kuliah tamu kali ini, mengambil tema &#8216;Belajar dari Pengalaman Alumni UMM Dalam Mengabdi Kepada Bangsa dan Negara&#8217;.</p>



<p>Kegiatan yang dilakukan di salah satu hotel di Kabupaten Malang, ini dihadiri juga oleh Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, Wakil Rektor 3 UMM, Nur Subekti, politisi muda Golkar dan pakar hukum tata negara, Ahmad Irawan, Wakil direktur Pascasarjana UMM, Wahyudi, para nara sumber dan pemateri kuliah tamu DPPs UMM, Mahasiswa Program Pascasarjana UMM dan peserta.</p>



<p>Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Malang yang hadir menjadi nara sumber Kuliah Tamu DPPs UMM dengan materi &#8216;Tantangan dan Solusi Pemantapan Ketahanan Nasional dan Tata Kelola Pemerintahan&#8217;, mengatakan sangat menyambut baik atas dilaksanakannya kuliah tamu yang diinisiasi DPPs UMM ini. Dimana, kegiatan ini telah menunjukkan bahwa civitas akademika DPPs UMM memiliki keinginan kuat dan concern yang begitu besar dalam melihat perkembangan pembangunan daerah. Termasuk, pembangunan di wilayah Malang Raya.</p>



<p>&#8220;Untuk itu, saya berharap kuliah tamu seperti ini senantiasa dapat dimaknai sebagai forum shearing dan diskusi yang strategis. Terutama, bagi mahasiswa di lingkup Universitas Muhammadiyah Malang. Sehingga, dapat menambah wawasan dan nantinya selain memiliki kompetensi pengetahuan, juga memiliki kompetensi sikap serta keterampilan yang mumpuni. Sekaligus sejalan dengan kepentingan pembangunan nasional Indonesia,&#8221; ujar Wakil Bupati Malang.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diskopindag-kota-malang-ungkap-kios-kosong-pasar-gadang-banyak-disalahgunakan">Diskopindag Kota Malang Ungkap Kios Kosong Pasar Gadang Banyak Disalahgunakan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-idul-adha-lapas-kelas-1-malang-masak-gulai-untuk-2-425-wbp-dan-bagikan-daging-ke-masyarakat">Berkah Idul Adha, Lapas Kelas 1 Malang Masak Gulai untuk 2.425 WBP dan Bagikan Daging ke Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-pasuruan-salurkan-60-sapi-dan-200-ekor-kambing-kurban">Pemkab Pasuruan Salurkan 60 Sapi dan 200 Ekor Kambing Kurban</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-malang-dan-kepala-opd-salat-idul-adha-di-desa-pagersari-ngantang-wabup-salat-di-pujon">Bupati Malang dan Kepala OPD Salat Idul Adha di Desa Pagersari Ngantang, Wabup Salat di Pujon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dispangtan-kota-malang-sebut-hewan-kurban-tahun-ini-lebih-termitigasi">Dispangtan Kota Malang Sebut Hewan Kurban Tahun Ini Lebih Termitigasi</a></li>
</ul>


<p>Diantara banyak para alumni Universitas Muhammadiyah Malang, yang saat ini juga menempati beberapa posisi strategis sebagai pemangku kebijakan, dimana keputusan ini tentu memiliki pengaruh besar terhadap jalannya pembangunan. Baik pembangunan di tingkat daerah, maupun pembangunan nasional sekalipun.&nbsp;</p>



<p>Untuk itu, Wabup berharap melalui pelaksanaan kuliah tamu seperti ini, akan ada pertukaran informasi atau transfer knowledge antara pemateri dan peserta kuliah tamu. &#8220;Agar diperoleh intisari yang penting dari diskusi kali ini, sesuai dengan tema yang diangkat yakni berkaitan dengan tantangan dan solusi terhadap 4 pilar pembangunan. Guna menyongsong Indonesia Emas 2045 yang berdaulat, maju, adil dan makmur dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,&#8221; papar Wakil Bupati Malang.</p>



<p>Secara khusus, berkaitan dengan ketahanan nasional, disampaikan Wakil Bupati Malang, bahwa ketahanan nasional bukanlah merupakan sebuah gagasan tunggal yang dapat dengan mudah untuk diwujudkan. Perlu kecermatan dan keterampilan untuk dapat mentransformasikan sekaligus menjabarkan definisi-definisi maupun gagasan ke dalam suatu bentuk yang konkret dan aplikatif, untuk dapat digunakan serta diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.</p>



<p>&#8220;Jika kita lihat secara garis besar, tentu ketahanan nasional sangat komplek. Namun apabila kita bedah secara lebih spesifik dan kita lihat dengan menggunakan paradigma dari unsur akademisi, dalam hal ini bagi para mahasiswa perguruan tinggi, maka ketahanan nasional tersebut dapat direalisasikan melalui pendekatan science yang lebih soft, dinamis, dan kekinian,&#8221; tambah Wakil Bupati Malang.</p>



<p>Melalui Kuliah Tamu DPPs UMM ini, diharapkan akan terbuka cakrawala berpikir untuk melihat bagaimana potensi yang dimiliki, dengan mengidentifikasi berbagai tantangan yang ada. Bersama-sama menemukan solusi aplikatif yang dapat kita upayakan bersama. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">182311</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Transformasi Pascasarjana Unej Hadapi Perkembangan Zaman</title>
		<link>https://memontum.com/transformasi-pascasarjana-unej-hadapi-perkembangan-zaman</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Dec 2019 11:51:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pascasarjana]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Jember]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102274-transformasi-pascasarjana-unej-hadapi-perkembangan-zaman</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Pesatnya perkembangan zaman menuntut pendidikan tinggi untuk lebih kreatif dan inovatif. Seperti Universitas Jember (Unej) yang telah berkembang memiliki 22 Program Studi (Prodi) magister (S2) dan 6 Prodi doktor (S3) terakreditasi, itu ditekankan pada aspek pengelolaan inovasi dan teknologi terkini. Direktur Pascasarjana Unej, Prof Rudi Wibowo mengatakan, sebagai lembaga pendidikan tinggi, Unej [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum </strong>&#8211; Pesatnya perkembangan zaman menuntut pendidikan tinggi untuk lebih kreatif dan inovatif. Seperti Universitas Jember (Unej) yang telah berkembang memiliki 22 Program Studi (Prodi) magister (S2) dan 6 Prodi doktor (S3) terakreditasi, itu ditekankan pada aspek pengelolaan inovasi dan teknologi terkini.</p>
<p>Direktur Pascasarjana Unej, Prof Rudi Wibowo mengatakan, sebagai lembaga pendidikan tinggi, Unej ingin terus maju mengikuti derap kemajuan teknologi dan industri yang membuka bidang-bidang baru.</p>
<p>&#8220;Unej secara khusus Pascasarjana dituntut untuk inovatif, bagaimana kita meningkatkan kreativitas para dosen dan mahasiswa, kurikulum harus terus berinovasi juga harus mencakup 3 karakater yang dapat mewujudkan toleransi, empati dan bekerjasama,&#8221; katanya, Selasa (17/12/2019) siang.</p>
<p>Dia menuturkan, mengingat adanya tuntutan wawasan yang memadai, maka jenjang program-program studi S2 dan S3 dipandang tepat untuk menempuh pendidikan. Hal ini dilakukan Unej untuk memperluas kesempatan generasi muda dalam mengecap pendidikan tinggi dengan gelar mentereng.</p>
<p>&#8220;Dengan adanya program-program pada jenjang S2 dan S3 ini, Unej ingin memberikan kesempatan lebih luas bagi generasi muda dan lulusan baru untuk memperdalam ilmu sesuai dengan minat dan bidangnya seiring dengan perkembangan zaman,” jelas Rudi.</p>
<p>Pada kesempatan sama, Wakil Rektor I, Dzulfikar, Ph.D mengungkapkan, ada prodi yang memiliki jaringan yang kuat sekali karena memiliki S1, S2 dan S3 dan ini bisa menjadi contoh pengembangan dalam kurikulum berkelanjutan sehingga bisa mencapai target yang telah ditentukan.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu, adanya Pascasarjana diharapkan menjadi Gugus Penjamin Mutu pada Prodi S2 dan S3 dalam proses pembelajaran yang bermutu tinggi, yang pada akhirnya diharapkan berkontribusi dalam menghasilkan keunggulan, berupa lulusan program studi sebagai intellectual capital yang dapat meningkatkan daya saing bangsa,&#8221; pungkasnya. <strong>(Kj1/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102274</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
