<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pasien kabur &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pasien-kabur/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2020 07:32:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pasien kabur &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ini Video Pasien Covid 19 Kabur dari RSSA, Takut Tagihan Ruang VIP, Ojek Semburat</title>
		<link>https://memontum.com/ini-video-pasien-covid-19-kabur-dari-rssa-takut-tagihan-ruang-vip-ojek-semburat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2020 07:32:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[pasien kabur]]></category>
		<category><![CDATA[RSSA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119298-ini-video-pasien-covid-19-kabur-dari-rssa-takut-tagihan-ruang-vip-ojek-semburat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sempat beredar di media sosial video yang berdurasi kurang lebih 1menit pada hari Selasa (14/7/2020) memperlihatkan seorang wanita yang terkonfirmasi positif Covid 19 mencoba untuk kabur dan pulang naik ojek online. Faktanya pasien tersebut pada hari Minggu 12 Juli 2020 menjalani operasi caesar di RSSA. Pasien ini, merupakan pasien isolasi covid [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sempat beredar di media sosial video yang berdurasi kurang lebih 1menit pada hari Selasa (14/7/2020) memperlihatkan seorang wanita yang terkonfirmasi positif Covid 19 mencoba untuk kabur dan pulang naik ojek online. Faktanya pasien tersebut pada hari Minggu 12 Juli 2020 menjalani operasi caesar di RSSA.</p>
<p>Pasien ini, merupakan pasien isolasi covid dengan status confirm positif pasca persalinan. Pasien tersebut ditempatkan di ruang isolasi RSSA (ex Pavilyun/VIP). Sehingga tipe ruang dengan standart VIP, membuat pasien merasa diluar kemampuannya jika nanti ada tagihan yang terlampau tinggi.</p>
<div id="attachment_119299" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-119299" decoding="async" class="size-full wp-image-119299" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200715-WA0124-copy.jpg?resize=740%2C400&#038;ssl=1" alt="Dr Kohar sebagai direktur RSSA sedang mengkonfirmasi terkait pasien yang kabur dari ruang isolasi" width="740" height="400" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200715-WA0124-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200715-WA0124-copy.jpg?resize=300%2C162&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200715-WA0124-copy.jpg?resize=600%2C324&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200715-WA0124-copy.jpg?resize=200%2C108&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-119299" class="wp-caption-text">Dr Kohar sebagai direktur RSSA sedang mengkonfirmasi terkait pasien yang kabur dari ruang isolasi</p></div>
<p>Dr dr Kohar Hari Santoso Sp.An, KIC, KAP selaku Direktur RSUD Dr Saiful Anwar Malang menjelaskan langsung kejadian tersebut, Rabu (15/7/2020).</p>
<p>&#8220;Kondisi pasien pada hari Selasa 14 Juli 2020 sudah dinyatakan kondisi umum. Sehingga dapat direkomendasikan untuk melakukan Isolasi Mandiri dengan pantauan khusus dari pihak Dinkes setempat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kronologi kejadian setelah diputuskan oleh dokter bahwa pasien boleh pulang. Kemudian pasien keluar ruang isolasi dengan mencari kesempatan lepas dari pengawasan petugas. Ini dikarenakan, si pasien sudah tidak sabar. Namun usaha pasien untuk keluar, terekam CCTV. Sehingga petugas berusaha untuk menghentikan pasien. Namun petugas sedang tidak memakai APD lengkap. Para petugas hanya bisa mengisyaratkan lewat bahasa verbal dan membuntuti pasien dari belakang.</p>
<p>Sampai di luar RSSA, para pengendara ojek online pun kalang kabut. Karena tahu bahwa dia pasien Covid 19. Tak berselang lama, petugas khusus yang memakai APD menghampiri pasien yang sempat mendekati para ojek online.</p>
<p>Tak berselang lama, sekitar 20 menit, pasien berhasil dibujuk kembali masuk ke ruang isolasi.</p>
<p>&#8220;Kami sudah memperbolehkan pasien pulang. Tapi tetap dengan pengawasan ketat tidak sembarangan. Kami pihak RSSA langsung menghubungi Dinkes setempat, agar bisa langsung menjemput pasien untuk melakukan isolasi mandiri,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Sekitar pukul 17.00 WIB, petugas dari Dinas Kesehatan Kota Malang, datang dan langsung menjemput pasien untuk selanjutnya melakukan isolasi mandiri.</p>
<p>Setelah kasus ini pihak RSSA berusaha men-standart-kan fasilitas. Baik dari sisi pelayanan dan keamanan sebagai ruang isolasi. Komunikasi efektif kepada pasien dan keluarga pasien akan lebih ditingkatkan. Sehingga pasien dan pihak keluarga dapat memahami betul hak dan kewajiban selama di ruang isolasi. Setelah itu pintu keluar dan masuk RSSA akan lebih diperketat agar tidak terulang lagi kejadian serupa.<strong> (mg1/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119298</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasien Positif Covid-19 Kabur dari Rumah Sakit Dibantu Keluarga</title>
		<link>https://memontum.com/pasien-positif-covid-19-kabur-dari-rumah-sakit-dibantu-keluarga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2020 12:24:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[pasien kabur]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118231-pasien-positif-covid-19-kabur-dari-rumah-sakit-dibantu-keluarga</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Salah satu pasien Covid-19 M (47) dari Kecamatan Galis, Bangkalan kabur dari rumah observasi yang terletak di balai diklat Bangkalan. Ia diduga dibantu pihak keluarga untuk kabur dari tempat isolasi pasien Covid-19 tersebut. Menurut Humas Gugas Penanganan Covid-19 Bangkalan sekaligus Kadiskominfo Bangkalan, Agus Sugianto Zein mengatakan, perempuan paruh baya itu merupakan kelahiran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Salah satu pasien Covid-19 M (47) dari Kecamatan Galis, Bangkalan kabur dari rumah observasi yang terletak di balai diklat Bangkalan. Ia diduga dibantu pihak keluarga untuk kabur dari tempat isolasi pasien Covid-19 tersebut.</p>
<p>Menurut Humas Gugas Penanganan Covid-19 Bangkalan sekaligus Kadiskominfo Bangkalan, Agus Sugianto Zein mengatakan, perempuan paruh baya itu merupakan kelahiran Surabaya namun berdomisili di Jakarta Timur.</p>
<p>&#8220;Pasien tersebut masuk ke isolasi tanggal 15 Juni kemarin setelah tim mendapat info bahwa yang bersangkutan tiba di Galis dan terkonfirmasi positif,&#8221;ucapnya, Kamis (2/7/2020).</p>
<p>Pasien tersebut sudah dirawat selama 14 hari di ruang isolasi balai diklat. Namun, hingga kabur kemarin (30/6/2020), hasil swab pasien tersebut masih negatif.</p>
<p>&#8220;Yang bersangkutan baru diketahui hilang sejak pukul 18.20 saat petugas jaga mengantar pesanan makanan dari pihak keluarga yang tiba 10 menit sebelumnya. Padahal pukul 18.00 petugas masih melihat M saat mengantar jatah makanan dari satgas,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Menurut pantauan CCTV, pasien tersebut kabur dari balai diklat dengan sepeda motor yang dikendarai oleh pihak keluarga. Tim bergerak cepat untuk menelusuri ke rumahnya di Galis namun tidak ditemukan.</p>
<p>&#8220;Masih kami lacak, kemungkinan besar sudah kembali ke Jakarta,&#8221; pungkasnya.<strong> (Isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118231</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
