<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pasir &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pasir/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Jan 2024 16:27:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pasir &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Maksimalkan Dana Hibah Penambang Pasir, Desa Supiturang Lumajang Bangun Jalan Rabat Beton 275 Meter</title>
		<link>https://memontum.com/maksimalkan-dana-hibah-penambang-pasir-desa-supiturang-lumajang-bangun-jalan-rabat-beton-275-meter</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jan 2024 08:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[maksimalkan]]></category>
		<category><![CDATA[pasir]]></category>
		<category><![CDATA[penambang]]></category>
		<category><![CDATA[supiturang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204084</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Keberadaan jalan rabat beton sepanjang 275 meter dengan lebar 3 meter di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, kini sudah terbangun. Proses pembangunan jalan yang dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat itu, menggunakan dana hibah dari para penambang pasir yang ada di desa tersebut. Kepala Desa Supiturang, Nurul Yakin, menjelaskan bahwa di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Lumajang</strong> &#8211; Keberadaan jalan rabat beton sepanjang 275 meter dengan lebar 3 meter di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, kini sudah terbangun. Proses pembangunan jalan yang dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat itu, menggunakan dana hibah dari para penambang pasir yang ada di desa tersebut.</p>



<p>Kepala Desa Supiturang, Nurul Yakin, menjelaskan bahwa di desanya ada tiga penambang yang memiliki izin melakukan penambangan pasir. Dari aktivitas tersebut, selain menyerap tenaga kerja warga sekitar juga berkontribusi untuk pembangunan.</p>



<p>&#8220;Ada tiga penambang di Supiturang. Dimana, setiap bulannya mereka memberikan dana hibah sebesar Rp 2,5 juta ke desa. Dengan uang itu, kita kumpulkan untuk pembangunan jalan,&#8221; kata Nurul, Kamis (04/01/2024) tadi.</p>



<p>Selain memberikan dana hibah ke desa, Nurul juga menyampaikan, jika para penambang juga memberikan kompensasi kepada masyarakat sekitar yang terdampak dari aktivitas penambangan yang dilakukan. &#8220;Mereka juga memberikan kompensasi kepada masyarakat sebesar Rp 3,5 juta, yang diberikan setiap bulannya dan uang tersebut langsung diterima oleh koordinator. Lalu, dari uang tersebut oleh koordinator dibagikan kepada masyarakat terdampak,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Meski keberadaan tambang pasir di Kabupaten Lumajang kerap menimbulkan polemik, ungkapnya, di sisi lain jika dikoordinasi dengan benar maka akan banyak memberikan manfaat. Tentunya, seperti di Desa Supiturang.</p>



<p>&#8220;Seperti yang kita lakukan ini, dengan mewujudkan jalan rabat beton di wilayah RT03 Dusun Supiturang, Desa Supiturang. Ini dikerjakan secara swadaya dan semoga dengan terbangunnya jalan rabat beton ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Nurul menjelaskan, bahwa pihaknya ke depan akan terus membangun desa dan memperbaiki jalan yang rusak. Salah satunya, dengan menggunakan dana hibah dari penambang yang ada di Supiturang.</p>



<p>&#8220;Ke depan saya ingin, dana hibah dari penambang yang Rp 2,5 juta itu akan kami gunakan untuk perbaikan jalan-jalan setapak yang masih tidak layak untuk dilewati. Sehingga, akses jalan masyarakat bisa kembali bagus dan perekonomiannya bisa meningkat,&#8221; ungkapnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204084</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hamparan Pasir Putih Plus Birunya Laut Merah di KAEC Saudi Arabia, Layak Jadi Jujugan Wisata</title>
		<link>https://memontum.com/hamparan-pasir-putih-plus-birunya-laut-merah-di-kaec-saudi-arabia-layak-jadi-jujugan-wisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jul 2023 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[arabia,]]></category>
		<category><![CDATA[birunya]]></category>
		<category><![CDATA[hamparan]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[jujugan]]></category>
		<category><![CDATA[kaec]]></category>
		<category><![CDATA[Laut]]></category>
		<category><![CDATA[layak]]></category>
		<category><![CDATA[merah,]]></category>
		<category><![CDATA[pasir]]></category>
		<category><![CDATA[plus]]></category>
		<category><![CDATA[putih]]></category>
		<category><![CDATA[saudi]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193394</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Saudi Arabia &#8211; Laut Merah di kawasan King Abdullah Economic City (KAEC) Arab Saudi, terlihat exotic dan mempesona. Pantainya yang sangat jernih hingga terlihat kebiruan dengan hamparan pasir putihnya, menjadi salah satu keindahan yang layak dikunjungi. Tidak hanya itu, ikan-ikan laut pun terlihat berenang bebas di pinggiran pantai. Bahkan untuk mencari kerang, hanya tinggal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Saudi Arabia</strong> &#8211; Laut Merah di kawasan King Abdullah Economic City (KAEC) Arab Saudi, terlihat exotic dan mempesona. Pantainya yang sangat jernih hingga terlihat kebiruan dengan hamparan pasir putihnya, menjadi salah satu keindahan yang layak dikunjungi.</p>



<p>Tidak hanya itu, ikan-ikan laut pun terlihat berenang bebas di pinggiran pantai. Bahkan untuk mencari kerang, hanya tinggal sedikit menggali pasir yang berada di pinggiran pantai.</p>



<p>Untuk menjangkau lokasi ini, pengunjung bisa melalui Mekah ke KAEC dan harus menempuh jarak 170,5 km ke arah Utara. Sedangkan jika perjalanan dari Jedah, bisa menempuh jarak sekitar 124,8 km ke arah Utara. Untuk masuk ke kota ini, pengunjung atau wisatawan akan bertemu dengan petugas keamanan yang berjaga di pintu masuk perbatasan.</p>



<p>Petugas tersebut akan menanyakan tujuan pengunjung atau wisatawan, datang KAEC. Setiap yang datang, harus sudah memiliki tujuan yang pasti, baru diperbolehkan masuk ke area KAEC.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Saat masuk ke KAEC, pengunjung akan disuguhkan pemandangan indah hamparan pantai yang bersih. Bunga-bunga tumbuh subur di area ini. Bahkan, area hotel dan apartement yang berada tidak jauh dari pantai, akan membuat wisatawan tidak perlu kuatir untuk menginap. Saat menginap di hotel, pun masih bisa menikmati pemandangan laut yang sangat indah.</p>



<p>Namun biasanya, wisatawan akan menghabiskan waktu bersantai di pantai, baru menuju ke hotel maupun apartement yang disewakan. Meskipun cuaca sangat panas saat siang, namun dengan pemandangan yang indah, wisatawan akan tetap betah berada di pinggir pantai sambil menunggu sunset.</p>



<p>Saat berada di hotel, wisatawan juga masih bisa jalan-jalan melihat pemandangan ikan-ikan berenang di lautan. Bahkan, tidak jarang ikan Pari berenang di pingggiran Laut Merah KAEC. Tentuntunya lokasi ini sangat cocok untuk dikunjungi jika datang ke Arab Saudi. Sebab selain keindahan pantainya, KAEC juga menyajikan kota yang sangat indah. KAEC sendiri adalah mega proyek King Abdullah Bin Abdulaziz yang dimulai pada tahun 2005 dengan total area yang sangat luas. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193394</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gubernur Jatim Cek Tap-in E-Pajak Pasir di Lumajang, Cak Thoriq Sampaikan Pajak Pertambangan Naik</title>
		<link>https://memontum.com/gubernur-jatim-cek-tap-in-e-pajak-pasir-di-lumajang-cak-thoriq-sampaikan-pajak-pertambangan-naik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Jul 2023 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[e-pajak]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[naik]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[pasir]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pertambangan]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[tap-in]]></category>
		<category><![CDATA[thoriq]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192906</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, disela peninjauan ke sejumlah lokasi terdampak bencana di Kabupaten Lumajang, juga menyempatkan diri untuk mengecek pelaksanaan Tap-in E-Pajak Pasir di Stockpile Terpadu, Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang, Minggu (09/07/2023) tadi. Seusai mengecek, dirinya menyampaikan bahwa Stockpile Terpadu di Kabupaten Lumajang, saat ini sudah mempunyai progres yang luar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, disela peninjauan ke sejumlah lokasi terdampak bencana di Kabupaten Lumajang, juga menyempatkan diri untuk mengecek pelaksanaan Tap-in E-Pajak Pasir di Stockpile Terpadu, Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang, Minggu (09/07/2023) tadi.</p>



<p>Seusai mengecek, dirinya menyampaikan bahwa Stockpile Terpadu di Kabupaten Lumajang, saat ini sudah mempunyai progres yang luar biasa. Diantaranya, adanya sistem digitalisasi. Maka, penerapan pajak pasir berbasis elektronik bisa mempermudah dalam proses monitoring dari perusahaan pertambangan.</p>



<p>&#8220;Kalau stockpile ini bisa dimaksimalkan fungsinya, insyaallah proses monitoring dari perusahaan penambangan pasir dan distribusinya ini akan bisa tertata dengan lebih baik. Mulai perpajakan hingga infrastrukturnya,&#8221; kata Gubernur Khofifah.</p>



<p>Retribusi pajak pasir berbasis sistem elektronik tersebut, tambahnya, merupakan inisiasi Bupati Lumajang dengan Dinas SDM Provinsi Jawa Timur dan Bank Jatim. Sinergi dan kolaborasi tersebut, sebagai keniscayaan yang merupakan sebuah kebutuhan. Dengan harapan, sinergi tersebut bisa terus dibangun dan terus ditumbuh kembangkan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selanjutnya, Gubernur Khofifah juga mengapresiasi tata ruang Stockpile Terpadu, yang saat ini sudah lebih rapi dengan dibangunnya pagar pembatas dan pintu masuk serta pintu keluar yang lebih tertata.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, mengatakan jika inovasi yang dilakukan merupakan upaya Pemkab Lumajang, untuk mengantisipasi kebocoran pajak pertambangan pasir di Lumajang. &#8220;Harapan kami Pemkab Lumajang bersama dengan Pemprov Jatim dan Bank Jatim, ini bisa mengoptimalkan sinergitas. Sehingga, bisa dikembangkan untuk lebih baik lagi,&#8221; kata Cak Thoriq-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p>Cak Thoriq juga menyampaikan, sebelum ada Stockpile Terpadu, sering terjadi kebocoran pajak yang mana setiap bulannya, pajak yang diterima rata-rata sekitar Rp 400 juta. Namun, setelah adanya Stockpile Terpadu, saat ini setiap bulan pajaknya mencapai Rp 2 miliar.</p>



<p>&#8220;Jadi, dahulu betul-betul ada kebocoran dan sekarang terus kita tingkatkan pengelolaannya. Sehingga, supaya tidak tambah bocor, karena ini bisa merupakan PAD,&#8221; terang Cak Thoriq. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192906</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Truk Muatan Pasir dari Lumajang Terjun di Jurang Susuh Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/truk-muatan-pasir-dari-lumajang-terjun-di-jurang-susuh-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 May 2023 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[jurang susuh]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[muatan pasir]]></category>
		<category><![CDATA[pasir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=188387</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Truk Diesel Nopol N 9334 NJ bermuatan pasir sebanyak delapan kubik dari Kalibening, Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, terjun di Jurang Susuh, Kota Batu, Rabu (10/05/2023) sekitar pukul 09.00 WIB. Kecelakaan ini, disebabkan truk yang berjalan dari arah Karangploso, Kabupaten Malang, dengan tujuan Kota Batu tersebut tidak kuat tanjakan. Sehingga, kendaraan bergerak mundur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum <a href="https://kotabatu.memontum.com/">Kota Batu</a></strong> &#8211; Truk Diesel Nopol N 9334 NJ bermuatan pasir sebanyak delapan kubik dari Kalibening, Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, terjun di Jurang Susuh, Kota Batu, Rabu (10/05/2023) sekitar pukul 09.00 WIB.</p>



<p>Kecelakaan ini, disebabkan truk yang berjalan dari arah Karangploso, <a href="https://kabupatenmalang.memontum.com/">Kabupaten Malang</a>, dengan tujuan <a href="https://kotabatu.memontum.com/">Kota Batu</a> tersebut tidak kuat tanjakan. Sehingga, kendaraan bergerak mundur sampai jatuh ke jurang.</p>



<p>Pengemudi truk, Andreyanto (21), mengatakan muatan pasir dan batu itu rencananya dikirim ke Pondok Pesantren Desa Giripurno. Dirinya sendiri, sebenarnya sudah dua kali mengalami kegagalan melewati Jurang Susuh. Namun, yang pertama masih berhasil selamat.</p>



<p>&#8220;Saya sudah dua kali mengalami kegagalan lewat sini. Tetapi yang pertama atau beberapa bulan lalu, berhasil selamat. Dan, kegagalan yang kedua ini terjatuh di jurang,&#8221; terang pria asal Desa Tempursari, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten <a href="https://lumajang.memontum.com/">Lumajang </a>ini saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu (10/05/2023) siang.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Dirinya menceritakan, saat menanjak naik arah ke Kota Batu dari <a href="https://kotabatu.memontum.com/">Karangploso</a>, truk yang dikemudikannya tidak kuat menanjak. Saat truknya bergerak mundur, dia melihat ada pengendara motor di belakangnya. Oleh karna itu, dirinya mengarahkan ke kanan jalan sehingga langsung terjatuh dan terjun di jurang.</p>



<p>&#8220;Saya berangkat dari Kalibening, Lumajang pukul 17.00 sore kemarin. Dan, saya tidak membawa surat kendaraan dan identitas. Ini armada saudara saya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Petugas Lalu Lintas <a href="https://kotabatu.memontum.com/">Polres Batu</a>, Brigadir Ananda Dinugraha, menjelaskan bahwa kejadian terjunnya truk di Jurang Susuh sekitar pukul 09.00.</p>



<p>&#8220;Kami tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 09.15, setelah mendapatkan laporan sekitar pukul 09.00. Kecelakaan tunggal ini tidak ada korban jiwa. Hanya Kerusakan, PJU dan bahu jalan di lintasan Klemuk ini. Untuk unit kendaraan akan diamankan Polres Batu,&#8221; tegasnya saat ditemui di lokasi.</p>



<p>Diketahui, untuk evakuasi kendaraan yang terjun di Jurang Susuh dilakukan 2 unit mobil truk derek. Karena kondisi Medan curam sehingga makan waktu lebih dari satu jam. Akibatnya, menimbulkan kemacetan panjang baik dari arah Karangploso maupun menuju Kota&nbsp;Batu.&nbsp;<strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188387</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
