<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pasirian &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pasirian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Jun 2025 12:31:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pasirian &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>SMPN 2 Pasirian Ikuti Proses Verifikasi Lapang Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Timur</title>
		<link>https://memontum.com/smpn-2-pasirian-ikuti-proses-verifikasi-lapang-sekolah-adiwiyata-tingkat-provinsi-jawa-timur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2025 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[adiwiyata]]></category>
		<category><![CDATA[lapang]]></category>
		<category><![CDATA[pasirian]]></category>
		<category><![CDATA[proses]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[tingkat]]></category>
		<category><![CDATA[Verifikasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223155</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Plh Kepala DLH Lumajang, Agus Rokhman Rozaq, menegaskan bahwa Program Adiwiyata bukan sekadar bentuk penghargaan, tapi wadah penting membentuk karakter siswa agar peduli terhadap lingkungan sejak dini. Perlu diketahui, bahwa SMPN 2 Pasirian telah resmi mengikuti proses verifikasi lapangan (Verlap) Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Timur secara daring, pada Kamis (19/06/2025) kemarin. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Plh Kepala DLH Lumajang, Agus Rokhman Rozaq, menegaskan bahwa Program Adiwiyata bukan sekadar bentuk penghargaan, tapi wadah penting membentuk karakter siswa agar peduli terhadap lingkungan sejak dini. Perlu diketahui, bahwa SMPN 2 Pasirian telah resmi mengikuti proses verifikasi lapangan (Verlap) Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Timur secara daring, pada Kamis (19/06/2025) kemarin.</p>



<p>Tentunya, ini menjadi langkah penting dalam upaya sekolah mewujudkan pendidikan ramah lingkungan yang terintegrasi dalam budaya belajar, manajemen sekolah, hingga aksi nyata siswa. Didampingi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, Tim Verifikator dari DLH Provinsi Jawa Timur melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program dan implementasi kegiatan lingkungan di sekolah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Proses ini, menjadi bagian penting dari penilaian kelayakan predikat Adiwiyata Provinsi, yang tidak hanya menilai administrasi, tetapi juga komitmen dan keberlanjutan gerakan lingkungan hidup. “Apa yang dilakukan SMPN 2 Pasirian, adalah investasi masa depan. Kami ingin sekolah-sekolah di Lumajang tidak hanya cerdas akademik, tapi juga tumbuh dengan kesadaran ekologis yang kuat,” kata Rozaq, Jumat (20/06/2025) tadi.</p>



<p>Dalam verifikasi daring tersebut, pihak sekolah mempresentasikan berbagai praktik baik seperti pengelolaan sampah, konservasi air, ruang hijau, serta keterlibatan aktif seluruh warga sekolah. Inovasi siswa juga menjadi sorotan, termasuk dalam kegiatan daur ulang, kebun sekolah dan edukasi lingkungan berbasis proyek.</p>



<p>DLH Kabupaten Lumajang memastikan, akan terus mendampingi dan mendorong sekolah-sekolah lain mengikuti jejak SMPN 2 Pasirian sebagai pelopor pendidikan hijau di daerah. “Kami bangga, karena ini bukan akhir, tapi awal dari gerakan kolektif menuju Lumajang yang lestari dan berdaya,” imbuhnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223155</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Bupati Lumajang Resmikan Logo RSUD Pasirian</title>
		<link>https://memontum.com/pj-bupati-lumajang-resmikan-logo-rsud-pasirian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Sep 2024 12:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[pasirian]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214414</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, secara resmi melaunching logo Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasirian yang berlangsung di Aula Rusa Pasir, Kamis (19/09/2024) tadi. Pj Bupati Lumajang yang akrab dipanggil Bunda Yuyun, ini mengatakan bahwa peresmian logo RSUD Pasirian bukan hanya sekedar tampilan visual. Melainkan, menjadi sejarah baru dalam perjalanan panjang. Logo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, secara resmi melaunching logo Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasirian yang berlangsung di Aula Rusa Pasir, Kamis (19/09/2024) tadi.</p>



<p>Pj Bupati Lumajang yang akrab dipanggil Bunda Yuyun, ini mengatakan bahwa peresmian logo RSUD Pasirian bukan hanya sekedar tampilan visual. Melainkan, menjadi sejarah baru dalam perjalanan panjang. Logo RSUD Pasirian merupakan simbol perwujudan visi misi dalam memberikan pelayanan yang lebih berkualitas.</p>



<p>&#8220;Logo baru ini telah dirancang dengan penuh makna dan filosofi yang mendalam. Logo ini terdiri atas huruf P dengan arti Pasirian. Dihiasi pula dengan ornamen lambang gunung dan samudra serta lambang tangan yang melambangkan bahwa RSUD Pasirian yang berada dipesisir pantai selatan ini siap mengabdi memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik. Sementara lambang sayap memiliki filosofi ketulusan, kecerdasan dan cepat tanggap dalam memberi pelayanan pada pasien,&#8221; kata Bunda Yuyun.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya berharap, dengan launchingnya logo baru ini, RSUD Pasirian semakin dikenal dan dipercaya oleh masyarakat. Juga dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh jajaran RSUD Pasirian untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, inovasi dan profesionalisme.</p>



<p>Sementara itu, Direktur RSUD Pasirian, dr Wawan Arwijanto, mengatakan bahwa RSUD Pasirian merupakan rumah sakit type kelas C yang berada di daerah pesisir pantai selatan. &#8220;Logo baru RSUD Pasirian yang telah dilaunching hari ini, didesain oleh salah satu karyawan RSUD Pasirian yaitu Efendi Tri Krisdiyanto. Dengan adanya logo baru ini semoga dapat menjadi kebanggan kita bersama dan semoga dapat memberikan manfaat yang sebesar besarnya bagi masyarakat Kabupaten Lumajang,&#8221; jelasnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214414</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gegara Uang Santunan Kematian Diduga Ditilep, Warga Nguter Gerudug Kantor Camat Pasirian Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/gegara-uang-santunan-kematian-diduga-ditilep-warga-nguter-gerudug-kantor-camat-pasirian-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Oct 2023 12:07:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[ditilep,]]></category>
		<category><![CDATA[gegara]]></category>
		<category><![CDATA[gerudug]]></category>
		<category><![CDATA[kantor]]></category>
		<category><![CDATA[kematian]]></category>
		<category><![CDATA[nguter]]></category>
		<category><![CDATA[pasirian]]></category>
		<category><![CDATA[santunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200367</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Warga Desa Nguter, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, menggerudug Kantor Camat Pasirian, Selasa (24/10/2023) tadi. Aksi tersebut dilakukan, gegara uang santunan kematian tidak kunjung cair karena diduga ditilep oknum pegawai kecamatan. Menurut salah satu warga, Sugio, yang merupakan ahli waris menyampaikan bahwa dugaan kasus ini sudah hampir setahun. Dirinyapun mengaku sudah berulang kali [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Lumajang</strong> &#8211; Warga Desa Nguter, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, menggerudug Kantor Camat Pasirian, Selasa (24/10/2023) tadi. Aksi tersebut dilakukan, gegara uang santunan kematian tidak kunjung cair karena diduga ditilep oknum pegawai kecamatan.</p>



<p>Menurut salah satu warga, Sugio, yang merupakan ahli waris menyampaikan bahwa dugaan kasus ini sudah hampir setahun. Dirinyapun mengaku sudah berulang kali menanyakan ke pihak kecamatan, terkait penyaluran dana santunan kematian yang seharusnya menjadi haknya. Namun faktanya, sejak tahun 2022 lalu hingga saat ini dana tersebut belum diterima dengan alasan belum cair.</p>



<p>&#8220;Sudah hampir setahun dan beberapa kali, ini kita tanyakan. Jawabannya, itu belum cair,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dusun (Kasun) Krajan Timur Desa Nguter, Nur Aini, yang mendampingi warganya mengatakan jika warganya selalu bertanya kenapa dana tersebut belum cair-cair. Sementara yang baru-baru atau tahun 2023, ini sudah cair.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Mereka bertanya, kok belum cair. Sedangkan yang tahun ini, malah sudah cair. Malah orangnya sendiri saya suruh tanya ke kecamatan dan jawabannya menunggu. Mungkin belum waktunya cair gitu, katanya,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Camat Pasirian, Tri Kondo, ketika hendak dikonfirmasi awak media di kantornya sedang tidak berkenan. Bahkan saat di konfirmasi melalui sambungan telepon, juga tidak memberikan jawaban.</p>



<p>Sedangkan dari hasil penelusuran Memontum.com, mendapati informasi bahwa dana santunan kematian tersebut sudah cair. Namun, oleh salah seorang oknum pegawai kecamatan, diduga tidak disalurkan atau tidak diberikan pada para ahli waris alias ditilep.</p>



<p>Bahkan, bukan hanya milik warga Desa Nguter. Namun, banyak juga ahli waris dari desa lain, yang juga belum menerima dan nilainya cukup fantastis sekitar Rp 120 juta atau untuk 120 orang ahli waris se Kecamatan Pasirian. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200367</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Tasyakuran HUT Ke-6 RSUD Pasirian, Bupati Lumajang Berharap Layanan Kesehatan Terus Meningkat</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-tasyakuran-hut-ke-6-rsud-pasirian-bupati-lumajang-berharap-layanan-kesehatan-terus-meningkat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Aug 2023 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[pasirian]]></category>
		<category><![CDATA[Tasyakuran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196104</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, menghadiri Tasyakuran HUT Ke-6 RSUD Pasirian, Jumat (18/08/2023) tadi. Dalam kesempatan itu, pihaknya memberikan apresiasi kepada RSUD Pasirian, yang terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Hal itu, menurut Cak Thoriq-sapaan Bupati Lumajang, terbukti dari respon positif masyarakat terhadap layanan kesehatan yang selama ini diberikan oleh RSUD Pasirian. “Saya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, menghadiri Tasyakuran HUT Ke-6 RSUD Pasirian, Jumat (18/08/2023) tadi. Dalam kesempatan itu, pihaknya memberikan apresiasi kepada RSUD Pasirian, yang terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.</p>



<p>Hal itu, menurut Cak Thoriq-sapaan Bupati Lumajang, terbukti dari respon positif masyarakat terhadap layanan kesehatan yang selama ini diberikan oleh RSUD Pasirian. “Saya mengapresiasi, ini sangat membanggakan. Karena, banyak yang menyampaikan kepuasan terhadap pelayanan Rumah Sakit Pasirian. Saya memantau sendiri, OPD atau instansi yang melakukan pelayanan kepada masyarakat. Saya tidak menemukan banyak persoalan di RSUD Pasirian,” kata Bupati Lumajang.</p>



<p>Diungkapkannya, meskipun bukan rumah sakit utama, namun RSUD Pasirian sudah memberikan akses kesehatan di wilayah bagian selatan Kabupaten Lumajang. Serta, memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kebersamaan yang tumbuh keceriaan yang dibangun, pelayanan dari hati yang dilakukan harus terus dilakukan. Harapannya, tentu lebih maju, lebih berkembang dan lebih baik pelayananya,” terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Direktur RSUD Pasirian, dr Wawan Arwijanto, dalam laporannya menyampaikan bahwa saat ini RSUD Pasirian sudah menjadi rumah sakit dengan Tipe C yang memiliki 7 layanan klinik spesialis. “Insyaallah, pelayanan kesehatan di Lumajang bagian Selatan bisa terlayani dengan baik dan sudah terlayani dengan bintang 5 paripurna,” ujarnya.</p>



<p>Dalam perayaan HUT RSUD Pasirian Ke-6 kali ini, pihaknya juga menyelenggarakan beberapa kegiatan. Selain tasyakuran, juga ada lomba-lomba internal maupun lomba yang diikuti oleh sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Lumajang. Serta, juga ada pemberian bingkisan kepada para pasien rawat inap di RSUD Pasirian. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196104</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasar Tradisional Pasirian &#8216;Kumuh&#8217;, Perlu Perhatian Pemerintah</title>
		<link>https://memontum.com/pasar-tradisional-pasirian-kumuh-perlu-perhatian-pemerintah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jan 2018 08:36:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[kumuh]]></category>
		<category><![CDATA[pasar tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[pasirian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/17768-pasar-tradisional-pasirian-kumuh-perlu-perhatian-pemerintah</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Para Pedagang Pasar Pasirian mengeluhkan adanya jalan yang becek dan bau di sekitar Pasar tersebut, apalagi akhir-akhir ini sering terjadi hujan hingga membuat area pasar menjadi becek dan menimbulkan bau yang menyengat. Salah seorang pedagang menuturkan, Setiap hujan turun air selalu menggenang di depan kiosnya, selain becek juga menimbulkan bau. &#8220;Selain becek [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Para Pedagang Pasar Pasirian mengeluhkan adanya jalan yang becek dan bau di sekitar Pasar tersebut, apalagi akhir-akhir ini sering terjadi hujan hingga membuat area pasar menjadi becek dan menimbulkan bau yang menyengat.</p>
<p>Salah seorang pedagang menuturkan, Setiap hujan turun air selalu menggenang di depan kiosnya, selain becek juga menimbulkan bau.</p>
<p>&#8220;Selain becek juga bau, Saya berharap supaya pemerintah terkait memikirkan bagaimana supaya jalan nya tidak becek, kerena sangat tidak nyaman, pengunjung enggan untuk berbelanja,&#8221;Kata pedagang yang enggan menyebutkan Nama.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-05-at-3.30a.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-17770" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-05-at-3.30a.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-05-at-3.30a.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-05-at-3.30a.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-05-at-3.30a.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Hal senada di sampaikan, Riaman salah satu pengunjung  yang sedang berbelanja di Pasar Pasirian bahwa pasar tersebut terlihat kumuh dan bau sehingga membuat tidak nyaman.</p>
<p>&#8220;Sangat tidak nyaman, Pasar ini Perlu Perhatian dari pemerintah agar aktifitas Jual-beli berjalan dengan baik sehingga roda ekonomi juga baik,&#8221; ungkapnya. Jumat(5/1/2018).</p>
<p>Menurutnya, Hal ini harus segera ada penanganan dari pihak terkait untuk membuat suasana pasar Tradisional pasirian yang kumuh dan bau bisa segera teratasi.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-05-at-3.30.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-17769" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-05-at-3.30.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-05-at-3.30.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-05-at-3.30.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-05-at-3.30.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Saya berharap segera ada perbaikan dari pemerintah,  terkait hal ini,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Sementara itu, Atok, selaku Mantri Pasar Pasirian ketika hendak di konfirmasi Memontum.com dikantornya, sedang tidak ada ditempat, dihubungi Via Cellular juga tidak di angkat,  menurut keterangan salah satu Stafnya sedang keluar keliling di pasar.</p>
<p>&#8220;Pak Atok Sedang keliling Pasar,&#8221; pungkasnya. <strong>(adi/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">17768</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
