<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/paslon-wali-kota-dan-wakil-wali-kota-surabaya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Dec 2020 03:55:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kader Senior dan Aktivis ProMeg Siap Menangkan Eri- Armudji</title>
		<link>https://memontum.com/kader-senior-dan-aktivis-promeg-siap-menangkan-eri-armudji</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2020 15:01:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Armudji]]></category>
		<category><![CDATA[DPC PDIP Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Eri Cahyadi]]></category>
		<category><![CDATA[Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[PDI Perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Posko Banteng Lawas]]></category>
		<category><![CDATA[Saleh Ismail Mukadar]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126288</guid>

					<description><![CDATA[Bentuk Posko &#8220;Banteng Lawas&#8221; Memontum Surabaya &#8211; Kader-kader senior PDI Perjuangan dan aktivis Pro-Mega di Kota Surabaya semakin menyatu dalam gerakan pemenangan Calon Wali Kota Eri Cahyadi dan Calon Wakil Wali Kota Armudji. Mereka menggerakkan ”Posko Banteng Lawas” dan menggalang suara untuk memenangkan Eri-Armudji. Deklarasi ”Posko Banteng Lawas” dilakukan Kamis (22/10), dipimpin oleh Saleh Ismail [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3>Bentuk Posko &#8220;Banteng Lawas&#8221;</h3>
<p><span id="more-126288"></span></p>
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Kader-kader senior <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Demokrasi_Indonesia_Perjuangan" target="_blank" rel="noopener noreferrer">PDI Perjuangan</a> dan aktivis Pro-Mega di Kota Surabaya semakin menyatu dalam gerakan pemenangan Calon Wali Kota Eri Cahyadi dan Calon Wakil Wali Kota Armudji. Mereka menggerakkan ”Posko Banteng Lawas” dan menggalang suara untuk memenangkan Eri-Armudji.</p>
<p>Deklarasi ”Posko Banteng Lawas” dilakukan Kamis (22/10), dipimpin oleh Saleh Ismail Mukadar, ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya 2005-2010 dan karib dari mantan Wali Kota Surabaya yang kini menjadi anggota DPR RI dari PDI Perjuangan,  Bambang DH.</p>
<p>Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan, kehadiran para kader senior membuat gerak pemenangan Eri-Armudji kian melaju kencang. ”Beliau-beliau adalah pejuang partai, bahkan sejak era Orde Baru di mana Ibu Megawati Soekarnoputri dikuyo-kuyo oleh rezim. Beliau-beliau kenyang pengalaman dan punya akar yang kuat. Tentu ini semakin memperkencang gerak pemenangan Mas Eri dan Cak Armudji, yang tak lain adalah kemenangan rakyat,” ujarnya.</p>
<p>Adi memaparkan, para ”banteng lawas” mempunyai pengaruh di kalangan Sukarnois, rakyat kecil, dan kaum nasionalis. ”Kerja gotong royong memastikan bahwa kekuatan rakyat, wong cilik di kampung-kampung, akan mampu mengalahkan kekuatan politik yang mengandalkan uang dan tradisi transaksional semata dalam Pilkada 9 Desember mendatang,” tegas Adi.</p>
<p>Sementara itu, dalam deklarasi dukungan dari para ”banteng lawas”, Saleh Ismail Mukadar mengatakan, kepentingan wong cilik di Surabaya harus terus dibela.</p>
<p>“Kami turun tidak sekadar untuk memenangkan. Kami semua tergerak karena ingin kepemimpinan PDI Perjuangan di Surabaya terjaga, yaitu kepemimpinan yang pro wong cilik, yang welas asih, yang menjaga kebhinnekaan. Itu semuanya harus dijaga, jangan ada yang merusak,” ujar Saleh. ”Yang namanya banteng, sampai kapan pun ya tetap banteng. Maka kami solid bergerak bersatu,” imbuhnya.</p>
<p>Saleh mengatakan, para ”banteng lawas” terpanggil dan semakin bersemangat karena mendengar ada sejumlah pihak yang ingin meninggalkan wong cilik, rakyat di kampung-kampung, dalam kebijakan pemerintah kota ke depan. Ada pihak yang hanya ingin Surabaya membangun gedung-gedung tinggi dan meninggalkan wong cilik di belakang.</p>
<p>”Banteng harus berjuang sekuat tenaga membela wong cilik. Setiap ada kelompok politik yang alergi kepada wong cilik, saat itulah banteng berdiri di garis terdepan untuk membela wong cilik dan rakyat kebanyakan,” tegas Saleh yang pernah menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya 2005-2010.</p>
<p>”Platform kerakyatan selama ini telah melandasi kerja saya di Pemkot Surabaya, ke depan ya pasti semakin mengutamakan wong cilik. Sekolah dan berobat tetap gratis. Jangan ada warga susah makan. Ekonomi rakyat dihidupkan. Dan sebagainya, semua berbasis kebutuhan rakyat kecil,” pungkasnya. <strong>(ace/ono)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126288</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Eri Cahyadi Siapkan Program Pemberdayaan Santri</title>
		<link>https://memontum.com/eri-cahyadi-siapkan-program-pemberdayaan-santri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2020 15:01:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Wali Kota Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Eri Cahyadi]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Santri Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Program Pemberdayaan Santri]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126287</guid>

					<description><![CDATA[Hari Santri Nasional Memontum Surabaya &#8211; Calon Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi telah menyiapkan program pengembangan santri dan pesantren. Baginya, santri dan pesantren bukan kelompok yang asing. Eri adalah keluarga besar Pesantren Sidoresmo, kawasan pesantren yang telah ada sejak ratusan tahun lalu di Surabaya. ”Santri dan Kota Surabaya itu bagian tak terpisahkan. Banyak sejarah penting [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3>Hari Santri Nasional</h3>
<p><span id="more-126287"></span></p>
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Calon Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi telah menyiapkan program pengembangan santri dan pesantren. Baginya, santri dan pesantren bukan kelompok yang asing. Eri adalah keluarga besar Pesantren Sidoresmo, kawasan pesantren yang telah ada sejak ratusan tahun lalu di Surabaya.</p>
<p>”Santri dan Kota Surabaya itu bagian tak terpisahkan. Banyak sejarah penting bangsa ini, dengan peran santri di dalamnya, terukir di Surabaya,” ujar Eri Cahyadi, Kamis (22/10).</p>
<p>Menurutnya, tanggal 22 Oktober yang telah ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional oleh Presiden Jokowi, adalah salah satu milestone perjuangan bangsa Indonesia. ”Pada 22 Oktober 1945, terjadi peristiwa bersejarah yang menunjukkan bahwa nasionalisme makin dikobarkan setelah Resolusi Jihad dicetuskan Hadrastussyaikh KH Hasyim Asyari di Surabaya,” katanya.</p>
<p>Sebelumnya, Bung Karno juga meminta fatwa tentang hukum membela Tanah Air kepada KH Hasyim Asyari, yang kemudian dijawab oleh pendiri NU tersebut bahwa &#8216;mencintai Tanah Air adalah sebagian dari iman, hubbul wathon minal iman.</p>
<p>Berkat para ulama dan santri itulah, sambung Eri, semangat perjuangan rakyat Surabaya makin berkobar. Rakyat melawan kedatangan tentara Sekutu.</p>
<p>”Surabaya bergolak. Dari masjid dan musala, dari kampung-kampung, seruan perlawanan kepada penjajah mencapai puncaknya. Pertempuran heroik arek-arek Suroboyo itu tentu antara lain didorong spirit Resolusi Jihad yang dicetuskan Mbah Hasyim,” papar Eri.</p>
<p>Belajar dari sejarah itu, Eri mengajak kaum muda untuk terus menggelorakan rasa cinta Tanah Air. &#8220;Bahwa sesungguhnya, makin kita menyelami ajaran agama, maka sudah seharusnya makin cinta negeri, makin cinta sesama, makin besar kerja pengabdian untuk menyebarkan kebaikan bagi Surabaya,” ujarnya.</p>
<p>Eri mengaku telah menyiapkan program pengembangan pesantren untuk memfasilitasi para santri. ”Ada tiga fokus kami, yaitu bagaimana santri bisa sehat karena ini berkaitan dengan pandemi Covid-19 yang belum tahu kapan akan berakhir, kemudian santri makin cerdasberkarakter, serta santri mandiri secara ekonomi,” ujarnya.</p>
<p>Sejumlah program yang disiapkan antara lain bantuan fasilitas di pesantren yang bisa menunjang pembelajaran seperti kelas dan asrama, maupun fasilitas pendukung seperti sanitasi yang berkaitan erat dengan kesehatan.</p>
<p>”Kami juga akan meningkatkan gizi santri, memperkuat layanan kesehatan pesantren, memberikan beasiswa kepada santri dan pengajar untuk studi lanjut keagamaan, dan memberdayakan ekonomi pesantren agar semakin banyak santri yang menjadi entrepreneur. Juga pesantren harus memiliki unit usaha yang bisa menghidupi serta memberdayakan ekonomi umat. Itu akan kami fasilitasi,” pungkasnya. <strong>(ace/ono)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126287</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
