<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pasokan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pasokan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Mar 2026 13:06:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pasokan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pasokan Masih Bergantung dari Luar Daerah, Harga Telur di Kota Malang Alami Kenaikan Jelang Lebaran</title>
		<link>https://memontum.com/pasokan-masih-bergantung-dari-luar-daerah-harga-telur-di-kota-malang-alami-kenaikan-jelang-lebaran</link>
					<comments>https://memontum.com/pasokan-masih-bergantung-dari-luar-daerah-harga-telur-di-kota-malang-alami-kenaikan-jelang-lebaran#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bergantung]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pasokan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230756</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Harga telur ayam di Kota Malang mulai merangkak naik menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Dalam beberapa hari terakhir, harga telur broiler di pasaran tercatat berada di kisaran Rp 29 ribu perkilogram, naik dibanding sebelumnya yang masih berada di angka Rp 26 ribu hingga Rp 27 ribu. Kepala Dinas Ketahanan Pangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Harga telur ayam di Kota Malang mulai merangkak naik menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Dalam beberapa hari terakhir, harga telur broiler di pasaran tercatat berada di kisaran Rp 29 ribu perkilogram, naik dibanding sebelumnya yang masih berada di angka Rp 26 ribu hingga Rp 27 ribu.</p>



<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Slamet Husnan, mengatakan bahwa produksi telur dari peternak masih terbatas. Di Kota Malang sendiri hanya ada sekitar sembilan kandang peternak ayam petelur di Kawasan Wonokoyo, dengan kapasitas yang bervariasi.</p>



<p>&#8220;Harga telur broiler saat ini Rp 29 ribu, kalau telur ayam kampung Rp 60 ribu. Kalau di masing-masing kandang petelur itu berisi antara 2.500 hingga 9.000 ekor ayam,&#8221; ucap Slamet, Jumat (06/03/2026) tadi.</p>



<p>Dengan kapasitas tersebut, produksi telur dari peternak lokal masih belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Malang. Akibatnya, pasokan telur di pasar masih bergantung pada distribusi dari daerah lain.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Produksi yang ada di Kota Malang belum mencukupi, sehingga telur juga masuk dari daerah lain,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, untuk peternakan ayam pedaging di Kota Malang juga tergolong terbatas. Slamet menyebut hanya terdapat sekitar lima lokasi peternakan ayam pedaging dengan populasi rata-rata antara 3 ribu hingga 6 ribu ekor.</p>



<p>Di sisi lain, pedagang telur di pasar turut merasakan kenaikan harga dalam beberapa hari terakhir. Salah satu penjual telur, Ratnasari, mengatakan harga telur mulai naik sejak tiga hari terakhir.</p>



<p>“Sekarang Rp 29 ribu. Sebelumnya masih Rp 26 ribu sampai Rp 27 ribu. Kalau mau Lebaran biasanya memang naik,” imbuh Ratna. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pasokan-masih-bergantung-dari-luar-daerah-harga-telur-di-kota-malang-alami-kenaikan-jelang-lebaran/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230756</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Stabilkan Pasokan dan Harga Bahan Pokok, Dispangtan Kota Malang Gelar GPM</title>
		<link>https://memontum.com/stabilkan-pasokan-dan-harga-bahan-pokok-dispangtan-kota-malang-gelar-gpm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Mar 2025 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dispangtan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pasokan]]></category>
		<category><![CDATA[pokok]]></category>
		<category><![CDATA[stabilkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219798</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) selama Ramadan 2025. Kegiatan tersebut, dilakukan untuk menstabilkan pasokan dan harga bahan pokok. Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga sejalan dengan program nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) selama Ramadan 2025. Kegiatan tersebut, dilakukan untuk menstabilkan pasokan dan harga bahan pokok.</p>



<p>Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga sejalan dengan program nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo dan Badan Pangan Nasional (Bapanas). GPM ini, akan digelar sebanyak 20 kali dan disebar di lima kecamatan Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Setiap kecamatan akan mendapatkan empat kali GPM dan tentunya lokasinya akan berpindah-pindah. Untuk hari ini ada di tiga lokasi, yakni di Kantor Kecamatan Lowokwaru, Kantor Pos Indonesia dan Halaman Kantor Dispangtan Kota Malang,&#8221; kata Slamet, Senin (03/03/2025) tadi.</p>



<p>Dalam GPM itu, tersedia 15 item bahan pokok, terutama beras, gula, minyak, tepung, telur, hingga garam. Tentunya, harga yang ditawarkan pun berbeda dengan di pasaran, yakni selisih Rp 1.000 hingga Rp 5.000 ribu.</p>



<p>&#8220;Yang jelas, kami menyediakan GPM ini di bawah harga pasar,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Namun, stok beberapa komoditas seperti telur cepat habis karena tingginya permintaan pembeli. Padahal, barang yang disediakan mencapai 30 kg.</p>



<p>&#8220;Persediaan yang kami bawa hari ini mungkin tidak sebanding dengan kebutuhan masyarakat, karena sulit memprediksi jumlah warga yang akan datang,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara itu, salah satu pembeli, Sri Wahyuni, menyambut baik dengan adanya GPM tersebut. Tetapi, dia mengeluhkan selisih penjualan yang ada hanya berbeda Rp 500 hingga Rp 1.000 saja dengan di pasaran. &#8220;Seharusnya bisa lebih murah Rp 2.000 hingga Rp 2.500, supaya terasa benar-bebar manfaatnya GPM ini,&#8221; ucap Sri.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, bahwa harga bahan pokok di pasaran masih tinggi, terutama telur, tepung dan mentega yang menjadi bahan pokok pembuatan kue kering. &#8220;Tadi saya beli tepung hanya 3 kg, karena di rumah masih ada stok. Harga di pasar Rp 11.500 di sini tadi Rp 11.000 kemudian beras kalau di luar Rp 71.500 di sini tadi Rp 71.000, hanya beda Rp 500 saja. Kalau telur di pasaran Rp 27.000 di sini tadi Rp 26.000, tapi stoknya cepat habis,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219798</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Pasokan dan Harga Stabil Jelang Nataru, Pemkot Malang Gelar Sidak</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-pasokan-dan-harga-stabil-jelang-nataru-pemkot-malang-gelar-sidak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Dec 2024 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[pasokan]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[stabil,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217700</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah lokasi strategis, pada Kamis (19/12/2024) tadi. Lokasi yang dikunjungi tersebut, diantaranya seperti Pasar Blimbing, Pasar Madyopuro, Perumda Tunas, Gudang Bulog dan Pertamina Fuel Terminal Malang.&#160; Pj [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah lokasi strategis, pada Kamis (19/12/2024) tadi. Lokasi yang dikunjungi tersebut, diantaranya seperti Pasar Blimbing, Pasar Madyopuro, Perumda Tunas, Gudang Bulog dan Pertamina Fuel Terminal Malang.&nbsp;</p>



<p>Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, menyampaikan bahwa Sidak tersebut merupakan tindak lanjut dari High Level Meeting (HLM) yang sebelumnya telah membahas kesiapan Kota Malang menghadapi Nataru. Terutama dalam pengendalian inflasi dan menjaga ketersediaan bahan pokok.&nbsp;</p>



<p>“Kunjungan ini adalah rangkaian kesiapan Pemerintah Kota Malang bersama Forkopimda dan seluruh jajaran terkait untuk memastikan perayaan Nataru berjalan lancar. Karena Kota Malang sendiri menjadi tujuan wisatawan saat Nataru, sehingga kami perlu mengantisipasi lonjakan permintaan bahan pokok dan memastikan pasokan tetap tersedia,” kata Pj Wali Kota Iwan.&nbsp;</p>



<p>Usai mengunjungi pasar-pasar tersebut, Pj Wali Kota Iwan memastikan bahwa harga bahan pokok masih dalam batas wajar dan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Meski ada kenaikan harga pada beberapa komoditas, seperti telur dan minyak goreng, lonjakan tersebut dinilai masih terkendali.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Alhamdulillah, ketersediaan bahan pokok masih stabil. Kami juga akan menindaklanjuti permintaan tambahan pasokan untuk Minyakita. Selain itu, stok beras di Gudang Bulog mencapai 3.700 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga Februari 2025,” tambahnya.&nbsp;</p>



<p>Kemudian, pihaknya juga mengapresiasi inovasi yang telah dilakukan oleh Koramil Klojen, yakni dalam program penanaman cabai. Dimana nantinya hasil panen tersebut akan dibagikan kepada masyarakat dan anggota Koramil. Program tersebut menurutnya juga merupakan bagian dari roadmap pengendalian inflasi Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Nanti di tahun 2025 dan 2026 kami juga ada program jangka pendek dan jangka panjang untuk inovasi ini mulai dari kantor peduli inflasi, sekolah inflasi dan sepasar pedas. Ini tentunya juga untuk mendukung stabilitas harga di Kota Malang,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Pj Wali Kota Iwan juga menyampaikan bahwa kunjungannya ke Pertamina Fuel Terminal juga memastikan kelancaran distribusi bahan bakar. Itu menurutnya menjadi elemen penting dalam menjaga rantai pasokan bahan pokok di Kota Malang.</p>



<p>“Distribusi bahan bakar harus terjamin agar pasokan bahan pokok tidak terhambat. Ini menjadi bagian dari empat strategi pengendalian inflasi, yakni keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, ketersediaan pasokan dan komunikasi efektif,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217700</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mendag RI Kunjungi Pasar Madyopuro Kota Malang Guna Pastikan Harga dan Pasokan Bahan Pokok Stabil</title>
		<link>https://memontum.com/mendag-ri-kunjungi-pasar-madyopuro-kota-malang-guna-pastikan-harga-dan-pasokan-bahan-pokok-stabil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Dec 2024 05:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[Madyopuro]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Mendag]]></category>
		<category><![CDATA[pasokan]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[stabil,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217688</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia, Budi Santoso, didampingi dengan Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, mengunjungi Pasar Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (19/12/2024) tadi. Kunjungan itu dilakukan, dalam rangka memastikan kestabilan harga dan pasokan bahan pokok menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) di Kota Malang. Dari hasil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia, Budi Santoso, didampingi dengan Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, mengunjungi Pasar Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (19/12/2024) tadi. Kunjungan itu dilakukan, dalam rangka memastikan kestabilan harga dan pasokan bahan pokok menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) di Kota Malang.</p>



<p>Dari hasil tinjauan tersebut, Mendag Budi menyampaikan bahwa harga bahan pokok di Kota Malang masih dalam kondisi stabil dan tidak melebihi harga acuan. Meskipun, ada tren kenaikan permintaan menjelang Nataru.</p>



<p>&#8220;Harga-harga di sini semuanya normal. Meski ada tren kenaikan tapi harga masih di bawah acuan, seperti minyak goreng jenis Minyakita yang dijual tadi Rp 15.700 sesuai HET, bahkan ada yang menjual Rp 15.500,” kata Mendag Budi, seusai melakukan peninjauan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, harga komoditas lain seperti ayam, bawang merah, cabai dan telur menurutnya juga terpantau stabil. Walaupun ada kenaikan, harga telur hingga Rp 30.000 perkilogram.</p>



<p>&#8220;Pasokan terjamin dan tidak ada lonjakan permintaan yang signifikan, sehingga harga tetap terkendali,” tambahnya.</p>



<p>Mendag Budi juga memastikan, bahwa pasokan bahan pokok, termasuk minyak goreng, aman hingga perayaan Nataru. Hal ini menurutnya berkat adanya koordinasi antara pemerintah daerah, distributor dan produsen, apalagi Kementerian Perdagangan juga telah bertemu dengan dewan minyak sawit.</p>



<p>&#8220;Produsen dan distributor telah menjamin kelancaran pasokan. Kami optimis kondisi ini akan terus terjaga hingga lebaran tahun depan,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217688</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Nataru, Dispangtan Kota Malang Pastikan Pasokan Pangan Aman</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-nataru-dispangtan-kota-malang-pastikan-pasokan-pangan-aman</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Dec 2024 09:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dispangtan]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[pasokan]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217509</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, memastikan stok kebutuhan pangan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam kondisi aman. Apalagi, berbagai upaya untuk menjaga ketersediaan pangan juga terus dilakukan. Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi intensif melalui berbagai forum. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, memastikan stok kebutuhan pangan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam kondisi aman. Apalagi, berbagai upaya untuk menjaga ketersediaan pangan juga terus dilakukan.</p>



<p>Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi intensif melalui berbagai forum. Baik itu di tingkat nasional maupun di tingkat daerah.</p>



<p>&#8220;Setiap hari Senin kami mengikuti zoom nasional yang dipimpin oleh Kemendagri. Bahkan, kemarin Bapak Presiden langsung memimpin rapat ini dalam rangka mendorong swasembada pangan di Indonesia,&#8221; kata Slamet, Kamis (12/12/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dijelaskannya, bahwa berbagai langkah stabilisasi pangan juga dikoordinasikan dari tingkat pusat hingga daerah. Di tingkat kota, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menjadi garda terdepan dalam merencanakan operasi pasar, termasuk menggelar Gelar Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilisasi harga kebutuhan pokok.</p>



<p>&#8220;Sepanjang tahun 2024, kami sudah menggelar sekitar 50 kali GPM. InsyaAllah, pada 19 Desember nanti juga akan ada lagi, meskipun lokasinya masih belum ditentukan,&#8221; imbuh Slamet.</p>



<p>Selain itu, Dispangtan Kota Malang juga terus berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) terkait dengan distribusi pangan. &#8220;Bapanas berperan penting dalam mendistribusikan hasil produksi dari daerah produsen ke daerah yang kekurangan. Alhamdulillah, stok pangan di Kota Malang sampai saat ini cukup aman,&#8221; tegas Slamet. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217509</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Jelang Lebaran, Pemkot Malang Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah</title>
		<link>https://memontum.com/stabilisasi-pasokan-dan-harga-pangan-jelang-lebaran-pemkot-malang-kembali-gelar-gerakan-pangan-murah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Apr 2024 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[pasokan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[stabilisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208137</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan jelang Hari Keagamaan Besar Nasional (HKBN) Idul Fitri 1445 H / 2024 M, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), di Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (04/04/2024) tadi. Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa gelaran tersebut dilakukan tentunya untuk mengendalikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan jelang Hari Keagamaan Besar Nasional (HKBN) Idul Fitri 1445 H / 2024 M, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), di Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (04/04/2024) tadi.</p>



<p>Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa gelaran tersebut dilakukan tentunya untuk mengendalikan beberapa harga komoditi yang saat ini mengalami kenaikan. Namun, karena adanya subsidi dari pemerintah maka harga dapat diintervensi.</p>



<p>“Tentu dengan adanya GPM ini nantinya dapat memudahkan akses dan keterjangkauan masyarakat terhadap bahan pokok. Kami juga sudah keliling dan membandingkan dengan supermarket, memang kalau dengan disini itu lebih murah,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Kemudian, Wahyu juga melihat jika ada kecenderungan di masyarakat yang saat ini masih menimbun (nyetok). Sehingga, itu menyebabkan harga komoditi melambung naik.</p>



<p>“Karena mereka masih berpikir bahwa jelang lebaran ini ketersediaan dianggap tidak mencukupi. Saya beri penekanan bahwa semua itu pasti ada, belilah sesuai kebutuhan. Jangan nyetok, kalau habis di pasaran malah bisa tinggi lagi harganya,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Slamet Husnan, menyampaikan jika gelaran tersebut sudah ke 13 kalinya dilakukan di tahun 2024 ini. Tentu GPM tersebut menurutnya juga untuk menekan angka inflasi di Kota Malang tahun 2024 ini.</p>



<p>“Melalui GPM ini, selain menekan angka inflasi juga untuk menjaga stabilisasi harga pangan strategis di Kota Malang. Dalam hal ini kami juga menggandeng beberapa stakeholder terkait ada dari Bulog, Perumda Tunas, Kelompok Tani Sumber Rejeki, Kelompok Pengelola Hasil Perikanan, hingga UMKM,” katanya.</p>



<p>Untuk beberapa komoditi yang dijualkan meliputi meliputi beras, gula, cabai rawit, cabai merah, tepung terigu, daging ayam, telur, bawang merah, bawang putih, frozen food, hingga beberapa olahan ikan. Tentu harga yang ditawarkannya pun berbeda dengan dipasaran.</p>



<p>“Ada perbandingan harga dengan di pasaran, telur di GPM ini Rp 24 ribu, sedangkan di luar bisa Rp 27 ribu sampai Rp 28 ribu. Kemudian, beras SPHP 5 kg disini Rp 51 ribu, diluar biasa mencapai Rp 60 ribu,” tuturnya.</p>



<p>Dalam pantauan Memontum.com para pengunjung begitu antusias untuk membeli beberapa komiditi yang ada tersebut. Bahkan, beberapa menyerbu untuk membeli beras dan telur. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208137</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaga Ketersediaan Pasokan Pangan, Pemkot Malang Miliki 18,5 Hektare Sawah Dilindungi</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-ketersediaan-pasokan-pangan-pemkot-malang-miliki-185-hektare-sawah-dilindungi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Oct 2023 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dilindungi,]]></category>
		<category><![CDATA[hektare]]></category>
		<category><![CDATA[ketersediaan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[miliki]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[pasokan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200027</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebagai langkah menjaga ketersedian pasokan pangan di tengah pertumbuhan perkotaan yang pesat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, kini masih memiliki Lahan Sawah Dilindungi (LSD), yaitu sebesar 18,5 hektare. Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan, menyampaikan jika dari 803 hektare lahan yang ada di Kota Malang, 18,5 hektare diantaranya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebagai langkah menjaga ketersedian pasokan pangan di tengah pertumbuhan perkotaan yang pesat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, kini masih memiliki Lahan Sawah Dilindungi (LSD), yaitu sebesar 18,5 hektare.</p>



<p>Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan, menyampaikan jika dari 803 hektare lahan yang ada di Kota Malang, 18,5 hektare diantaranya ditanami padi. Selain itu, 468 hektare juga telah ditetapkan sebagai kawasan pertanian tanaman pangan yang dilindungi.</p>



<p>“Di dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Malang, ini sudah kita ikat. Di mana, kawasan pertanian tanaman pangan yang dilindungi sebesar 468 hektare. Sedangkan LSD sekitar 18,5 hektare. Untuk status 803 hektare itu lahannya Pemkot Malang dan lahannya warga, real data sekarang,” jelas Slamet-sapaannya, Kamis (19/10/2023) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, jika dari 803 hektare lahan tersebut masih ada peluang untuk diubah. Karena untuk pertumbuhan perkotaan, juga butuh kebutuhan tempat tinggal dan tempat usaha. Namun, lahan 468 hektare dan 18,5 hektare sudah terkunci tidak bisa diubah.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>“Yang sudah dikunci tidak bisa diubah ada 468 hektar dan 18,5 hektar. Karena untuk pertanian tanaman pangan dan LSD itu,” tegasnya.</p>



<p>Dengan jumlah lahan yang ada saat ini, menurutnya mampu menunjang kebutuhan pangan di Kota Malang, namun tidak bisa 100 persen. Terlebih, saat ini produktivitas gabah ada sekitar 15 ribu ton per tahun, sedangkan kebutuhan di Kota Malang sendiri 40 sampai 45 ribu ton.</p>



<p>“Itu realita di Kota Malang yang memang bukan daerah produsen, melainkan konsumen. Konsumen, tempat market bagi produk komoditi dari luar kota, bisa terjual di Kota Malang,” tambahnya.</p>



<p>Sehingga, untuk melengkapi kebutuhan Kota Malang sendiri menurutnya juga telah menjalin kerjasama dengan beberapa daerah di sekitarnya, termasuk dalam pasokan gabah dengan Kabupaten Malang.</p>



<p>&#8220;Ya termasuk di kabupaten, kemarin kerjasama terkait ketersediaan kelancaran pasokan gabah untuk penggilingan padi di Kota Malang. Telur kita dengan Blitar sebagai sentranya, seperti itu kerjasamanya,&#8221; imbuh Slamet. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200027</post-id>	</item>
		<item>
		<title>8 Ton Beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Ludes Diserbu Masyarakat Badas Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/8-ton-beras-program-stabilisasi-pasokan-dan-harga-pangan-ludes-diserbu-masyarakat-badas-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Sep 2023 02:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[diserbu]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[pasokan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[stabilisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198225</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Perum Bulog Kantor Cabang Kediri bersama Pemerintah Kabupaten Kediri mengadakan kembali operasi pasar dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Kantor Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. Kegiatan yang menyasar langsung masyarakat ini dilakukan, agar warga dapat menikmati kebutuhan bahan pokok dengan harga yang sesuai dan murah. Kenaikan harga beras akhir-akhir ini, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Perum Bulog Kantor Cabang Kediri bersama Pemerintah Kabupaten Kediri mengadakan kembali operasi pasar dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Kantor Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri. Kegiatan yang menyasar langsung masyarakat ini dilakukan, agar warga dapat menikmati kebutuhan bahan pokok dengan harga yang sesuai dan murah.</p>



<p>Kenaikan harga beras akhir-akhir ini, pun menjadi perhatian langsung Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana. Karenanya, menerjunkan Satgas pangan untuk melaksanakan operasi pasar.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Dalam pelaksanaan operasi pasar ini, turut melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan sebagai terwujudnya kedaulatan pangan masyarakat melalui ketersediaan (produksi dan cadangan pangan), keterjangkauan, konsumsi pangan dan gizi serta keamanan pangan berbasis bahan baku, sumber daya dan kearifan lokal. &#8220;Mas Bupati mengadakan acara ini sebagai upaya untuk menjaga stabilitas harga pangan, khususnya di Kecamatan Badas. Harapan kita dengan operasi pasar ini, tentunya dapat terjangkau oleh masyarakat. Serta, kita ucapkan terima kasih kepada Bupati Kediri, sehingga acara seperti ini dapat digelar,&#8221; kata Camat Badas, Prasetyo, Jumat (15/09/2023) tadi.</p>



<p>Dalam kegiatan ini, kebutuhan pokok mulai dari beras, minyak dan telur tersedia. Dengan ketersedian beras 8 ton dari Bulog, maka masyarakat diperkenankan untuk mendapatkan beras perorang sebanyak 10 kg.</p>



<p>Sementara masyarakat yang sudah mengantri sejak pagi, pun melakukan pembelian dengan tertib. Dimana untuk pelaksanaan sendiri, berlangsung mulai pukul 09.00.</p>



<p>&#8220;Saya berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Kediri dan beberapa pihak yang terlibat, dengan adanya kegiatan operasi pasar ini. Apa yang dilakukan, ini sangat membantu saya dan masyarakat,&#8221; papar seorang warga, Riska. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198225</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasokan LPG 3 Kg Kabupaten Kediri Kembali Normal, Mas Dhito Tetap Pantau</title>
		<link>https://memontum.com/pasokan-lpg-3-kg-kabupaten-kediri-kembali-normal-mas-dhito-tetap-pantau</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Aug 2023 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[normal]]></category>
		<category><![CDATA[pantau]]></category>
		<category><![CDATA[pasokan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194915</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Masyarakat Kabupaten Kediri saat ini tidak lagi resah karena kelangkaan LPG 3 Kg. Itu karena, setelah berbagai upaya yang dilakukan oleh Bupati Hanindhito Himawan Pramana, sangat maksimal dan membuahkan hasil positif. Sebagaimana dalam unggahan story instagram pribadinya @dhitopramono pada Jumat (04/08/2023), Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, menjelaskan kondisi LPG di berbagai kecamatan di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Masyarakat Kabupaten Kediri saat ini tidak lagi resah karena kelangkaan LPG 3 Kg. Itu karena, setelah berbagai upaya yang dilakukan oleh Bupati Hanindhito Himawan Pramana, sangat maksimal dan membuahkan hasil positif.</p>



<p>Sebagaimana dalam unggahan story instagram pribadinya @dhitopramono pada Jumat (04/08/2023), Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, menjelaskan kondisi LPG di berbagai kecamatan di Kabupaten Kediri. “Pare : sudah mulai lancar, Papar kembali normal, Ngadiluwih: sudah kembali normal,” tulis Mas Dhito pada unggahan itu.</p>



<p>Kestabilan distribusi LPG tersebut, juga dirasakan di Kecamatan Kayen Kidul, Kras, Banyakan, Grogol, Kunjang, Kandat, Semen, hingga Ringinrejo.</p>



<p>Sementara dari pantauan di lapangan, stok LPG di pangkalan terlihat melimpah. Salah satunya seperti pangkalan LPG di Desa Sambirejo, Kecamatan Gampengrejo.</p>



<p>Pemilik Pangkalan, Imam Taroki, mengatakan jika kondisi elpiji di wilayahnya terus berangsur membaik. Terlebih, dengan adanya penambahan kuota harian dari Pertamina.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>“Mulai Selasa (01/08/2023) sudah mulai stabil. Warga sudah tidak menunggu (LPG) lama” katanya.</p>



<p>Imam mengungkapkan, di hari biasa, pangkalan miliknya mendapatkan kuota 165 tabung. Sedangkan kare a adanya penambahan tersebut, pihaknya mendapatkan dua kali lipat dari hari biasa.</p>



<p>“Minggu yang biasa libur, kita dapat kuota 265 LPG,” bebernya.</p>



<p>Dengan stabilnya pasokan LPG ini, pun juga membuat masyarakat merasa tenang. Pasalnya, kelangkaan tersebut diketahui hampir terjadi selama dua bulan belakangan.</p>



<p>“Alhamdulillah mulai lancar sejak Senin (31/07/2023),” tutur Aldila Anggun Sasmita warga Desa Gampengrejo, Kecamatan Gampengrejo.</p>



<p>Dirinya berharap, ke depan tidak ada lagi kelangkaan semacam ini. Karena, LPG menjadi kebutuhan primer yang selalu dibutuhkan masyarakat.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, sejak kelangkaan LPG terjadi, hampir di setiap wilayah di Kabupaten Kediri terus dilakukan pemantauan Mas Dhito. Pihaknya melakukan pantauan langsung distribusi dari agen hingga pangkalan. Dari pantauannya Rabu (26/07/2023) lalu, Mas Dhito menemukan indikasi penyalahgunaan LPG bersubsidi tersebut.</p>



<p>Indikasinya, adanya peternak yang menggunakan tabung melon ini untuk penghangat anakan ayam maupun petani untuk pengairan. Di sisi lain, tidak adanya distribusi saat tanggal merah yang membuat pasokan LPG tersendat.</p>



<p>Kemudian, Mas Dhito juga mengupayakan adanya penambahan kuota melalui berkoordinasi dengan pihak pertamina. Saat itu, Mas Dhito bertemu dengan Eksekutif Sales Area Manager Retail Kediri Pertamina, Wira Pratama.</p>



<p>Dari pertemuan Jumat (28/07/2023) lalu tersebut, Wira mengatakan Kabupaten Kediri mendapatkan 58 ribu ekstra suplai perharinya selama empat hari. Terhitung, mulai Kamis (27/07/2023) hingga Minggu (30/07/2023).</p>



<p>“Jadi, ekstra supply sampai hari minggu nanti. Kalau kondisinya sudah normal, tanggal merah di hari reguler kita akan tetap salurkan,” tuturnya waktu itu.<strong>(pan/sit/kom)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194915</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
