<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>paving &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/paving/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jan 2026 09:53:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>paving &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Program Pokir DPRD Hasilkan Jalan Paving Lingkungan di Dusun Krajan</title>
		<link>https://memontum.com/program-pokir-dprd-hasilkan-jalan-paving-lingkungan-di-dusun-krajan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[hasilkan]]></category>
		<category><![CDATA[krajan]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[paving]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229740</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Peresmian jalan lingkungan hasil Program Pokok Pikiran (Pokir) DPRD di Dusun Krajan RT 025/RW 008, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, menjadi penegasan kuatnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lumajang dan DPRD, dalam menghadirkan pembangunan yang benar-benar berbasis kebutuhan riil masyarakat. Peresmian jalan tersebut, dilakukan langsung Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam Peringatan Isra’ [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Peresmian jalan lingkungan hasil Program Pokok Pikiran (Pokir) DPRD di Dusun Krajan RT 025/RW 008, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, menjadi penegasan kuatnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lumajang dan DPRD, dalam menghadirkan pembangunan yang benar-benar berbasis kebutuhan riil masyarakat. Peresmian jalan tersebut, dilakukan langsung Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam Peringatan Isra’ Mi’raj dan peresmian Musala Al Hidayah, Sabtu (24/01/2025) malam.</p>



<p>Pelaksanaan kegiatan ini, dihadiri anggota Komisi D DPRD Lumajang, Awaluddin Yusuf , unsur Forkopimcam, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga penerima manfaat.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menegaskan bahwa Program Pokir merupakan instrumen strategis untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah. Melalui mekanisme ini, usulan warga yang diserap langsung oleh anggota DPRD dapat diterjemahkan menjadi program nyata yang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari.</p>



<p>“Pokir bukan sekadar program, tetapi bentuk nyata kolaborasi antara eksekutif dan legislatif. Dari sinilah, aspirasi masyarakat diterjemahkan menjadi pembangunan yang benar-benar dibutuhkan warga,” kata Bunda Indah.</p>



<p>Dirinya juga menilai, pembangunan jalan lingkungan memiliki nilai strategis karena menyentuh langsung aspek dasar kehidupan masyarakat. Mulai dari kelancaran mobilitas, akses layanan pendidikan dan kesehatan, hingga pergerakan ekonomi warga. Sementara infrastruktur permukiman yang layak, dinilai sebagai fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat desa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bunda Indah juga mengapresiasi, peran aktif anggota DPRD yang tidak hanya menyerap aspirasi, tetapi juga mengawal proses penganggaran hingga pelaksanaan di lapangan. Sinergi ini, menurutnya, menjadi kunci terciptanya pembangunan yang inklusif, merata dan berkeadilan.</p>



<p>“Kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan wakil rakyat akan mempercepat pemerataan pembangunan. Jalan lingkungan seperti ini mungkin kecil skalanya, tetapi dampaknya besar bagi aktivitas dan keselamatan warga,” ujarnya.</p>



<p>Bupati Indah menegaskan, komitmen pemerintah daerah untuk terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur lingkungan sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan. Perbaikan jalan-jalan permukiman dipandang tidak hanya sebagai proyek fisik, tetapi sebagai investasi sosial yang memperkuat konektivitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.</p>



<p>Warga Desa Tukum pun menyambut positif pembangunan jalan paving tersebut. Akses jalan yang lebih baik, diharapkan mampu memperlancar aktivitas harian, mempercepat distribusi hasil usaha, serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan lingkungan permukiman.</p>



<p>Melalui Program Pokir, Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan arah pembangunan yang partisipatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Sinergi antara eksekutif dan legislatif ini diharapkan terus diperkuat agar pembangunan infrastruktur lingkungan semakin merata, berkelanjutan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229740</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Pelaku Pelemparan Paving di Kota Malang Diringkus</title>
		<link>https://memontum.com/dua-pelaku-pelemparan-paving-di-kota-malang-diringkus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[diringkus]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[paving]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[pelemparan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222337</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dua pelaku pelemparan paving ke pengguna kendaraan bermotor yang melintas di Jalan Veteran, Kecamatan Klojen, Kota Malang, berhasil diringkus petugas Satreskrim Polresta Malang Kota. Dua pelaku itu, yakni berinisial AK (18) dan AR (18), keduanya warga Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen. Wakapolresta Malang Kota, AKBP Oskar Syamsuddin, mengatakan bahwa para pelaku beraksi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dua pelaku pelemparan paving ke pengguna kendaraan bermotor yang melintas di Jalan Veteran, Kecamatan Klojen, Kota Malang, berhasil diringkus petugas Satreskrim Polresta Malang Kota. Dua pelaku itu, yakni berinisial AK (18) dan AR (18), keduanya warga Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen.</p>



<p>Wakapolresta Malang Kota, AKBP Oskar Syamsuddin, mengatakan bahwa para pelaku beraksi pada Minggu (18/05/2025) sekira pukul 01.00. Dua pelaku ini, melemparkan batu paving ke seorang pengendara motor yang diketahui berinisial DNA (16), warga Dau, Kabupaten Malang.</p>



<p>&#8220;Pelaku melempar paving ke pengguna motor di Jalan Veteran,&#8221; ujar AKBP Oscar, saat rilis di Mapolresta Malang Kota, Jumat (23/05/2025) tadi.</p>



<p>Lemparan paving itu, tambahnya, mengenai korban yang saat itu melintas mengendarai motor Yamaha R-15 hingga membuatnya terjatuh. Selanjutnya, pelaku lari mengejar dan melempar sabuk beserta gespernya ke arah korban, yang saat itu sudah luka-luka.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Akibatnya, korban DNA mengalami luka-luka di bagian tangan dan punggung sehingga harus dilarikan ke rumah sakit. &#8220;Saat ini korbannya masih dalam perawatan di rumah sakit,&#8221; jelas AKBP Oscar.</p>



<p>Peristiwa ini sempat dilaporkan ke Polresta Malang Kota hingga polisi mendatangi lokasi kejadian. &#8220;Saat pelaporan, dugaannya itu kecelakaan lalu lintas. Namun setelah dicek di TKP dan ada video viral di media sosial terkait pelemparan batu tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan untuk mencari para pelakunya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Atas penyelidikan itu, petugas akhirnya berhasil menangkap kedua pelaku di rumahnya masing-masing. Saat ditangkap, kedua pelaku mengaku bahwa pelemparan itu berawal dari rasa jengkel akibat suara bising knalpot beberapa pengendara motor yang bergerombol di Jalan Veteran.</p>



<p>&#8220;Untuk motifnya, pelaku ini merasa terganggu dengan kebisingan suara knalpot kendaraan yang melintas di Jalan Veteran,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Atas perbuatannya, keduanya dijerat dengan Pasal 170 KUHP subsider Pasal 351 KUHP dan atau Pasal 335 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222337</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Bupati Lumajang Lihat Pembangunan Jalan Paving ke Pendopo Bunda Ratu Semeru dan Pura Patirtan Watu Klosot</title>
		<link>https://memontum.com/pj-bupati-lumajang-lihat-pembangunan-jalan-paving-ke-pendopo-bunda-ratu-semeru-dan-pura-patirtan-watu-klosot</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jan 2025 11:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[klosot]]></category>
		<category><![CDATA[patirtan]]></category>
		<category><![CDATA[paving]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendopo]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218470</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, turun langsung memantau progres pembangunan jalan paving block menuju area Pendopo Bunda Ratu Semeru Watu Klosot dan Pura Patirtan Watu Klosot, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Kamis (16/01/2025) tadi. Keberadaan Pendopo Bunda Ratu Semeru dan Pura Patirthan Watu Klosot yang terletak di tengah hutan itu, seringkali membuat Umat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, turun langsung memantau progres pembangunan jalan paving block menuju area Pendopo Bunda Ratu Semeru Watu Klosot dan Pura Patirtan Watu Klosot, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Kamis (16/01/2025) tadi. Keberadaan Pendopo Bunda Ratu Semeru dan Pura Patirthan Watu Klosot yang terletak di tengah hutan itu, seringkali membuat Umat Hindu yang ingin beribadah cukup kesulitan karena akses masuk.</p>



<p>Terkait permasalahan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur merespon langsung dengan melakukan pembangunan jalan menuju Pura oleh Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Provinsi Jatim. Namun, pembangunan jalan tersebut baru rampung 400 meter dari titik pemukiman akhir, sementara akses jalan untuk bisa mencapai kawasan Pura tersebut masih berjarak sepanjang 2,6 kilometer.</p>



<p>&#8220;Ini kemarin saya meminta bantuan dari Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya untuk menambah panjang jalan yang bisa dibangun untuk sampai ke Pura. Sekarang yang sudah terbangun ada sepanjang 400 meter dan semoga ini bisa memudahkan Umat Hindu untuk mengambil air suci dan proses peribadatan,&#8221; kata Pj Bupati Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut dirinya juga mengatakan, bahwa terkait kelanjutan proses pembangunan, Pemerintah Kabupaten Lumajang nantinya masih akan melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi. Tujuannya, untuk memberikan akses yang lebih baik untuk meningkatkan kunjungan umat Hindu dari luar daerah.</p>



<p>&#8220;Sudah dibangun sepanjang 400 meter ya kalau jalannya sekarang. Ini memang masih kurang 2,6 kilometer lagi. Mudah-mudahan nanti bisa kami menjalin komunikasi lagi dengan provinsi untuk bisa meneruskan sampai ke atas. Sementara paling tidak, ini bisa memudahkan untuk bisa naik ke tempat suci jadi lebih mudah,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Mangku Patirtan Watu Klosot, Kasno Noto Husodo, menjelaskan saat perayaan besar keagamaan Umat Hindu dari berbagai daerah di Indonesia bahkan dunia, biasanya selalu datang berkunjung untuk mengambil air suci dan beribadah. Namun, tingginya minat kunjungan ke Pura Patirtan, terkadang harus terkendala karena akses masuk yang sulit.</p>



<p>&#8220;Biasanya perayaan tertentu itu banyak tamu yang datang ke Pura, jadi selalu ramai. Tapi karena jalannya sangat sulit, ini jadi kendala bagi umat untuk beribadah. Kebanyakan datang dari Bali, dari seluruh Indonesia juga, beberapa dari negara seperti Vietnam juga datang ke sini buat ambil air suci. Semoga pembangunan jalan ini segera bisa terselesaikan, sehingga tamu yang datang kesini tidak merasa kesulitan,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218470</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
