<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>PCR &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pcr/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 Jan 2021 06:34:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>PCR &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Diduga Meninggal Akibat Covid, Puluhan Pedagang Trenggalek Jalani Rapid Tes</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-meninggal-akibat-covid-puluhan-pedagang-trenggalek-jalani-rapid-tes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2021 04:20:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Bendorejo]]></category>
		<category><![CDATA[PCR]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Test]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132633</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Pasca adanya 1 orang pedagang yang meninggal akibat terpapar Virus Corona atau Covid-19, ratusan pedagang di Pasar Bendorejo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, menjalani rapid test. Hingga siang ini, separuh pedagang yang ada sudah menjalani rapid test. Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Komindag) Kabupaten Trenggalek, Agus Setyono mengatakan yang sudah menjalani [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Pasca adanya 1 orang pedagang yang meninggal akibat terpapar Virus Corona atau Covid-19, ratusan pedagang di Pasar Bendorejo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, menjalani rapid test. Hingga siang ini, separuh pedagang yang ada sudah menjalani rapid test.</p>



<p>Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Komindag) Kabupaten Trenggalek, Agus Setyono mengatakan yang sudah menjalani rapid test kali ini hanya 54 orang saja.</p>



<p>&#8220;Hari ini kita melakukan rapid test massal di Pasar Bendorejo, dan baru 54 orang yang sudah menjalani rapid yest. Ini dilakukan dalam rangka tracing pasca ada kejadian ada 1 orang pedagang disini yang meninggal akibat Covid-19,&#8221; ungkap Agus saat dikonfirmasi Rabu (20/01/2021) siang.</p>



<p>Dikarenakan banyak yang merasa takut, kebanyakan pedagang yang seharusnya menjalani rapid test menutup lapaknya dan tidak berjualan hari ini.</p>



<p>Sementara itu, dari puluhan sampel yang diambil terdapat 5 orang dengan hasil menunjukkan reaktif.</p>



<p>&#8220;Dari total sampel yang diambil hari ini, ada 5 orang yang hasilnya reaktif. Untuk selanjutnya mereka akan menjalani pemeriksaan lanjutan dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) atau swab test,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Masih terang Agus, dengan dilakukannya rapid test ini diharapkan bisa mendeteksi dini jika ada pedagang yang terpapar Covid-19. Sehingga bisa segera diambil langkah-langkah penanganan, agar tidak menyebar.</p>



<p>&#8220;Ya mudah-mudahan, upaya ini bisa secepat mungkin mendeteksi penyebaran Covid-19 utamanya di lingkungan pasar Bendorejo,&#8221; kata Agus.</p>



<p>Disingung apakah operasional pasar Bendorejo masih tetap dibuka atau tidak, Agus menyebut untuk sementara waktu masih buka seperti biasa.</p>



<p>&#8220;Masih dibuka seperti biasa. Dan nanti kami juga akan melakukan koordinasi bersama Bupati juga Satgas Covid-19 untuk langkah penanganan selanjutnya,&#8221; pungkasnya. <strong>(mil/syn)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132633</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Dapat Bantuan Mesin PCR dari PT HM Sampoena</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-dapat-bantuan-mesin-pcr-dari-pt-hm-sampoena</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2020 14:07:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[PCR]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[PT HM Sampoena]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120757-pemkab-dapat-bantuan-mesin-pcr-dari-pt-hm-sampoena</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Pemerintah Kabupaten Pasuruan kini memiliki 2 unit mesin PCR (swab). Tambahan 1 paket mesin PCR ini berasal dari bantuan Sampoerna Indonesia yang diberikan kepada Pemkab Pasuruan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Pasuruan. Bantuan tersebut diserahkan oleh Kukuh Dwi Kristanto selaku mrg reg. Engag &#38; sust central PT HM Sampoerna Tbk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Pasuruan kini memiliki 2 unit mesin PCR (swab). Tambahan 1 paket mesin PCR ini berasal dari bantuan Sampoerna Indonesia yang diberikan kepada Pemkab Pasuruan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Pasuruan.</p>
<p>Bantuan tersebut diserahkan oleh Kukuh Dwi Kristanto selaku mrg reg. Engag &amp; sust central PT HM Sampoerna Tbk kepada Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Rabu (05/08/2020) siang.</p>
<p>Menurut Kukuh, cara kinerja mesin PCR ini terbukti efektif untuk mempercepat proses swab pasien Covid-19. Di mana dalam waktu setengah jam saja, mesin PCR ini bisa menguji hasil swab hingga 32 sampel atau specimen.</p>
<p>“Kalau satu hari bisa menguji sampai 300 spesimen. Semoga dengan bantuan mesin PCR ini, tingkat kesembuhan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan semakin meningkat,” pungkasnya.</p>
<p>Selain mesin PCR, Sampoerna Indonesia juga memberikan bantuan berupa 100 set APD (alat pelindung diri) bagi para tenaga kesehatan (nakes) yang menangani pasien Covid-19 di Kabupaten Pasuruan. Kata Kukuh, dalam waktu dekat, pihaknya juga akan memberikan bantuan 30 ribu masker sebagai bagian dari dukungan terhadap gerakan penggunaan masker untuk seluruh masyarakat Indonesia.</p>
<p>“Kami juga akan memberikan 30 ribu masker untuk membantu pemerintah dalam mengajak warga agar memakai masker selama Pandemi Covid-19,” terangnya.</p>
<p>Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf berterima kasih atas kepedulian Sampoerna untuk Indonesia dalam membantu percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Pasuruan. Bantuan1 unit mesin PCR maupun APD bagi para nakes sangat bermanfaat dalam mempercepat penyembuhan pasien yang telah terpapar virus corona.</p>
<p>“Saya ucapkan terima kasih untuk HM Sampoerna yang sudah luar biasa dalam membantu percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Pasuruan,” singkatnya.</p>
<p>Ditegaskan Irsyad, setelah diterima, mesin PCR tersebut akan ditempatkan di RSUD Grati. Ditargetkan, dalam beberapa hari ke depan, mesin tersebut sudah dapat dioperasionalkan.</p>
<p>“Harus dipercepat. Saya yakin instrukturnya pasti sudah terbiasa atau terlatih. Trial and error sebisa mungkin cepat selesai, sehingga mesin PCR ini bisa langsung dipergunakan sebagaimana mestinya. Saya ajak perusahaan melalui CSR nya untuk bisa membantu percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Pasuruan. Sama-sama kita bergerak untuk menuntaskan Covid-19 secara bersama-sama,” tegasnya. <strong>(mil/hen/mzm)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120757</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bantuan PCR Korea Selatan Percepat Pendeteksian Covid -19 Warga Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/bantuan-pcr-korea-selatan-percepat-pendeteksian-covid-19-warga-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2020 04:04:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[PCR]]></category>
		<category><![CDATA[wagub jatim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120153-bantuan-pcr-korea-selatan-percepat-pendeteksian-covid-19-warga-jatim</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Korea Selatan memberikan bantuan tujuh polymerase chain reaction (PCR) kepada Provinsi Jawa Timur. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak kemarin, Minggu (26/7/2020) saat berkunjung ke Kota Batu guna meninjau pelaksanaan protokol kesehatan pada tempat wisata di Kota Batu. PCR adalah pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Korea Selatan memberikan bantuan tujuh polymerase chain reaction (PCR) kepada Provinsi Jawa Timur. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak kemarin, Minggu (26/7/2020) saat berkunjung ke Kota Batu guna meninjau pelaksanaan protokol kesehatan pada tempat wisata di Kota Batu. PCR adalah pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri, atau virus.</p>
<p>Dengan adanya tujuh tambahan PCR tersebut, maka pemeriksaan terhadap warga di Provinsi Jawa Timur pun lebih luas. Emil mengatakan, tujuh alat tersebut telah disebarkan ke sejumlah RSUD di Jawa Timur. Daftarnya yakni RSUD Sayidiman Magetan, RSUD Harjono Ponorogo, RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, RSUD R Koesma Tuban, RSUD Caruban Kabupaten Madiun, RSUD Jombang dan RSUD Karsa Husada Kota Batu.</p>
<p>“Ada tambahan lagi tujuh PCR dan ini bantuan dari Korea Selatan,” ujar Emil saat berada di Kota Batu, Minggu (26/7/2020).</p>
<p>Mantan Bupati Trenggalek itu mengatakan, di Jawa Timur ada 39 PCR yang berasal dari sumbangan BNPB dan pihak lainnya. Dengan adanya alat-alat tersebut, maka kapasitas uji cepat pun meningkat di Jawa Timur. Emil menjelaskan, hal itulah yang mengakibatkan kondisi di Jawa Timur kasusnya landai tinggi.</p>
<p>Kunjungan orang nomor dua Provinsi Jatim ke Kota Batu ini, adalah untuk melihat secara langsung kesiapan tempat wisata dalam menerapkan protokol kesehatan.</p>
<p>Dari kunjungannya tersebut, Emil mengatakan kalau persiapan tempat wisata di Kota Batu sudah ideal karena menerapkan protokol kesehatan.</p>
<p>“Saya ke sini karena bu gubernur mengatakan bahwa sebenarnya protokol kesehatan sudah saatnya diterapkan di tempat wisata agar perekonomian bergerak dan risiko Covid-19 bisa dikendalikan,” ujar Emil.</p>
<p>Dua hari belakangan, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Jawa Timur tercatat di atas angka 300. Pada 24 Juli 2020, tercatat ada 496 orang. Pada 25 Juli 2020, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 310 orang. Secara akumulatif, per 25 Juli 2020, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Jawa Timur sebanyak 20.256 orang.</p>
<p>“Ini adalah contoh yang menurut kami tentunya sejalan dengan protokol kesehatan yang telah diterbitkan Disbudpar dengan arahan gubernur,” kata Emil.</p>
<p>Di Jawa Timur, ada lebih 100 sektor tujuan wisata yang telah dibuka. Selain itu, juga ada 479 desa wisata di Jawa Timur yang didukung Pemprov Jawa Timur. Dukungannya berupa sarana untuk mendukung penerapan protokol kesehatan.</p>
<p>“Di Jatim ada 479 desa wisata, Pemprov Jatim urun tangan dengan menyediakan perlengkapan,” tegasnya.</p>
<p>Terkait potensi penularan di tempat wisata, Emil menjelaskan kalau kemungkinan seperti itu ada. Namun di satu sisi juga ada hal-hal yang menjadi pertimbangan agar potensi penularan bisa ditekan.</p>
<p>“Semua bagaimana itu, memang sangat mungkin. Tetapi kita harus ingat, dalam menjalani kehidupan seperti saat ini, harus bisa gas dan rem. Kalau tidak ada remnya ya tidak ada pembatasan pengunjung. Kalau tidak ada rem, tidak akan keluar uang untuk biaya operasional. Namanya risiko selalu ada, nah bagaimana mengecilkan risiko itu tadi,” ujarnya. <strong>(bir/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120153</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Laboratorium Polymerase Chain Reaction Diresmikan Bupati Salwa</title>
		<link>https://memontum.com/laboratorium-polymerase-chain-reaction-diresmikan-bupati-salwa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2020 03:40:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Laboratorium]]></category>
		<category><![CDATA[PCR]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119292-laboratorium-polymerase-chain-reaction-diresmikan-bupati-salwa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) Covid -19 Selasa (14/7/2020) RSUD dr Koesnadi Bondowoso Jawa Timur diresmikan Bupati Bondowoso Salwa Arifin.Peresmian Laboratorium PCR tersebut merupakan bentuk keseriusan Pemkab Bondowoso dalam percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bondowoso. Diharapkan dengan laboratorium tersebut, Swab PCR Covid-19 untuk warga Bondowoso tak perlu lagi dikirim ke kabupaten/kota lain. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) Covid -19 Selasa (14/7/2020) RSUD dr Koesnadi Bondowoso Jawa Timur diresmikan Bupati Bondowoso Salwa Arifin.Peresmian Laboratorium PCR tersebut merupakan bentuk keseriusan Pemkab Bondowoso dalam percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bondowoso.</p>
<p>Diharapkan dengan laboratorium tersebut, Swab PCR Covid-19 untuk warga Bondowoso tak perlu lagi dikirim ke kabupaten/kota lain. Dimana sebelumnya harus dikirim ke Surabaya dan Jember.</p>
<p>Plt Direktur RSUD dr Koesnadi Bondowoso, dr Yus Priyatna mengatakan, laboratorium PCR mempunyai fungsi multiguna sesuai dengan reagennya. Sementara untuk alatnya merupakan pinjaman dari BNPB Pusat, yakni berupa alat PCR dan ekstraksi.</p>
<p>“Hanya untuk Covid-19. Akadnya hanya untuk itu,” terangnya.</p>
<p>Ada dua ruangan utama dalam laboratorium yakni ruangan ekstraksi untuk pengambilan sampel dan ruangan pembacaan tekanan positif. Untuk SDM-nya juga telah memadai. Ada dokter spesialis patologi kilinik dan analis kesehatan.</p>
<p>Pada kesempatan itu Bupati Bondowoso Salwa Arifin berharap diresmikannya laboratorium biologi molekuler tersebut bisa mempercepat stracing penyebaran Covid-19.</p>
<p>“Ini untuk meningkatkan kinerja, dan dengan cepat mendiagnosa penyakit. Khususnya Covid-19. Upaya secara medis harus dimaksimalkan, dengan peralatan dan sebagainya,” jelas bupati.</p>
<p>Disamping itu Ia juga berharap masyarakat tetap punya kesadaran untuk mematuhi protokol Kesehatan Covid-19 dan tetap meminta pertolongan kepada Allah,” tutupnya. <strong>(dul/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119292</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RS Tolak Beli Alat PCR, Dinkes Bangkalan Ajukan Tes Monokuler ke Gubernur</title>
		<link>https://memontum.com/rs-tolak-beli-alat-pcr-dinkes-bangkalan-ajukan-tes-monokuler-ke-gubernur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2020 13:36:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[PCR]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Syamrabu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/115576-rs-tolak-beli-alat-pcr-dinkes-bangkalan-ajukan-tes-monokuler-ke-gubernur</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Rencana pembelian alat tes swab/PCR di Bangkalan harus diurungkan. Pasalnya, pihak RSUD Syamrabu menolak pengadaan tersebut disebabkan para petugas takut terinfeksi Covid-19 seperti di beberapa tempat lainnya. Hal tersebut disampaikan oleh kepala dinas kesehatan Bangkalan, Sudiyo saat berada di rumah observasi. Ia mengatakan, meski menolak alat PCR, pihaknya akan mengajukan alat tes [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan </strong>&#8211; Rencana pembelian alat tes swab/PCR di Bangkalan harus diurungkan. Pasalnya, pihak RSUD Syamrabu menolak pengadaan tersebut disebabkan para petugas takut terinfeksi Covid-19 seperti di beberapa tempat lainnya.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan oleh kepala dinas kesehatan Bangkalan, Sudiyo saat berada di rumah observasi. Ia mengatakan, meski menolak alat PCR, pihaknya akan mengajukan alat tes swab monokuler.</p>
<p>&#8220;Petugas melihat kejadian di Surabaya yang petugasnya terkena Covid-19, maka kami mengajukan pengadaan alat swab monokuler ke gubernur,&#8221; ucapnya, Rabu (3/6/2020).</p>
<p>Ia mengatakan, tes swab metode monokuler ini akan menunjukkan hasil lebih cepat yakni hanya 30 menit. Sehingga, pasien dapat segera terdeteksi dan tidak menumpuk di RSUD karena harus menunggu hasil swab yang lama.</p>
<p>&#8220;Agar lebih efektif, kita perlu miliki alat swab sendiri maka. Alat swab monokuler ini hasilnya keluar lebih cepat yaitu 30 menit saja,&#8221; terangnya.</p>
<p>Dikatakan, pihaknya mengajukan pengadaan sebanyak 1000 unit katride monokuler. Saat ini surat pengajuan telah ditandatangani bupati dan akan diajukan ke gubernur.</p>
<p>&#8220;Kita ajukan 1000 katride, akan diajukan ke gubernur. Insyaallah minggu depan sudah dapat. Alat ini seperti yang digunakan di Kabupaten Pamekasan,&#8221; tutupnya. <strong>(isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">115576</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
