<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>PD Jasa Yasa &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pd-jasa-yasa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Mar 2021 12:25:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>PD Jasa Yasa &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wisata Pantai Balekambang Segera Dibuka</title>
		<link>https://memontum.com/wisata-pantai-balekambang-segera-dibuka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2020 08:57:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Balekambang]]></category>
		<category><![CDATA[PD Jasa Yasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/115489-wisata-pantai-balekambang-segera-dibuka</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Setelah 3 bulan ditutup karena pandemi virus Corona,dalam kondisi new normal ini Pantai Balekambang, Ngliyep dan Regent segera dibuka kembali. &#8220;Alhamdulilah, pantai Balekambang, Regent dan Ngliyep segera dibuka kembali. Pastinya Kami tetap menerapkan aturan protokol kesehatan,&#8221; tegas Direktur Utama (Dirut) PD Jasa Yasa Ahmad Faiz Wildan, Rabu (3/6/2020) kemarin. Dikatakannya, pihaknya merasa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Setelah 3 bulan ditutup karena pandemi virus Corona,dalam kondisi new normal ini Pantai Balekambang, Ngliyep dan Regent segera dibuka kembali.</p>
<p>&#8220;Alhamdulilah, pantai Balekambang, Regent dan Ngliyep segera dibuka kembali. Pastinya Kami tetap menerapkan aturan protokol kesehatan,&#8221; tegas Direktur Utama (Dirut) PD Jasa Yasa Ahmad Faiz Wildan, Rabu (3/6/2020) kemarin.</p>
<p>Dikatakannya, pihaknya merasa senang dan bersemangat dengan adanya pembukaan kembali destinasi wisata legendaris di Kabupaten Malang tersebut.</p>
<p>Pihaknya juga akan menerapkan berbagai fasilitas untuk memenuhi protokol kesehatan selama pandemi Covid&#8211;19 belum reda.</p>
<p>Seperti mewajibkan pengunjung mengenakan masker dan menjaga jarak.&#8221;Fasilitas protokol Kita siapkan seperti tempat cuci tangan di beberapa titik. Di setiap warung wajib menyediakan tempat cuci tangan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Juga dijelaskan, untuk harga karcis masuk tetap yakni Rp 15 ribu untuk dua pantai yaitu Balekambang dan Regent,ditambah spot selfi.Hal itu diharapkan agar pengunjung betah dan enjoy menikmati suasana pantai yang asri dan eksotis.</p>
<p>Di sisi lain Wildan juga menjelaskan,pihaknya juga menyiapkan thermogun di loket masuk, penyemprotan disinfektan, tempat cuci tangan, dan masker bagi pengunjung yang belum memakai (tidak membawa) masker.</p>
<p>Dan bagi pengunjung yang tidak membawa masker bisa membeli lalu memakainya. Jika ada pengunjung yang tidak patuh, maka dilarang masuk area wisata pantai.</p>
<p>Sementara,untuk makanan favorit, disediakan di resto Balekambang, berupa aneka menu istimewa berbagai macam seafood.</p>
<p>&#8220;Kami berupaya menjadikan wisatawan enjoy dan betah berada di destinasi wisata spesial ini. Termasuk keamanan dan kenyamanan jadi prioritas layanan Kami. Doakan semuanya jadi membaik,&#8221; pungkasnya. <strong>(Sur/tim)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">115489</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hotel dan Pemandian Songgoriti Diambil Alih PD Jasa Yasa</title>
		<link>https://memontum.com/hotel-dan-pemandian-songgoriti-diambil-alih-pd-jasa-yasa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2020 11:48:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[PD Jasa Yasa]]></category>
		<category><![CDATA[Songgoriti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/112759-hotel-dan-pemandian-songgoriti-diambil-alih-pd-jasa-yasa</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pengelolaan hotel dan pemandian air panas alam Songgoriti teah berhasil diambil alih oleh Perusahaan Daerah (PD) Jasa Yasa, dimana sebelumnya, pengelolaan wisata berbasis alam tersebut berada di pihak ketiga yakni PT Lembu Nusantara. Direktur Administrasi (Dirmin) PD Jasa Yasa Kabupaten Malang, Husnul Hakim mengatakan bahwa pihak PT Lembu Nusantara sudah tidak mampu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pengelolaan hotel dan pemandian air panas alam Songgoriti teah berhasil diambil alih oleh Perusahaan Daerah (PD) Jasa Yasa, dimana sebelumnya, pengelolaan wisata berbasis alam tersebut berada di pihak ketiga yakni PT Lembu Nusantara. Direktur Administrasi (Dirmin) PD Jasa Yasa Kabupaten Malang, Husnul Hakim mengatakan bahwa pihak PT Lembu Nusantara sudah tidak mampu mengelola hotel dan pemandian tersebut.</p>
<p>Sehingga pengelolaannya pun diserahkan kembali ke PD Jasa Yasa. Penyerahan itu sendiri pun dilakukan pada minggu lalu di Pendopo Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Sudah diserahkan, itu minggu lalu. Alasannya, mereka tidak mampu mengelola. Serah terimanya di Pendopo Pemkab, waktu itu ada Asisten II dan Kejaksaan, dari pihak sana ada perwakilan manajernya. Owner-nya tidak datang,&#8221; kata Husnul, Rabu (22/4/2020).</p>
<p>Lebih lanjut Husnul menjelaskan, sebenarnya perjanjian kerjasama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dengan PT Lembu Nusantara Jaya terkait pengelolaan hoten dan pemandian tersebut berlangsung selama 30 tahun. Namun sekarang baru berjalan 5 tahun hingga pengelolaan dikembalikan kepada pihak PD Jasa Yasa.</p>
<p>&#8220;Ini baru berjalan 5 tahun dari kontraknya selama 30 tahun. Ini masih mencari skema yang bagus untuk mengeloa itu,&#8221; imbuh dia.</p>
<p>Namun begitu, pria yang juga menjabar sebagai Ketua GP Ansor Kabupaten Malang ini menjelasakn, saat ini ada 45 orang karyawan yang ada di hotel dan pemandian Songgoriti. Nasib para karyawan itupun kini juga ibarat sedang di ujung tanduk.</p>
<p>&#8220;Disana ada 45 orang. Itu kan pegawai lama. Kan gak ada tamu sama sekali, apalagi sekarang kondisinya seperti begini. Makanya kita masih cari skema, di PHK atau bagaimana. Tapai saya harap tidak sampai itu,&#8221; pungkas Husnul.<strong>(iki/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">112759</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dampak Covid 19, PD Jasa Yasa Kabupaten Malang Kalang Kabut</title>
		<link>https://memontum.com/dampak-covid-19-pd-jasa-yasa-kabupaten-malang-kalang-kabut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2020 08:41:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[PD Jasa Yasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109807</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pandemi Coronavirus disease 2019 atau Covid-19 sangat berdampak buruk kepada banyak sektor. Salah satunya sektor pariwisata. Hal itu juga dirasakan Perusahaan Daerah atau PD Jasa Yasa, selaku perusahaan plat merah pengelola sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Malang. &#8220;Wisata sepi dampak corona. Tanpa di tutup, sudah sepi dengan sendirinya, tidak ada pengunjung,&#8221; kata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pandemi Coronavirus disease 2019 atau Covid-19 sangat berdampak buruk kepada banyak sektor. Salah satunya sektor pariwisata.</p>
<p>Hal itu juga dirasakan Perusahaan Daerah atau PD Jasa Yasa, selaku perusahaan plat merah pengelola sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Malang.</p>
<p>&#8220;Wisata sepi dampak corona. Tanpa di tutup, sudah sepi dengan sendirinya, tidak ada pengunjung,&#8221; kata Direktur Administrasi PD Jasa Yasa Kabupaten Malang, Husnul Hakim, Rabu (25/3/2020) siang.</p>
<p>Seperti diketahui, ada sejumlah destinasi wisata yang berada dibawah pengelolaan Jasa Yasa, seperti diantaranya pantai Balekambang dan Ngliyep, kemudian pemandian Metro dan Dewi Sri.</p>
<p>&#8220;Balekambang terakhir minggu kemarin itu dibuka cuma ada sekitar 200 pengunjung saja. Di tengah kondisi seperti ini memang siapa ya berpikir untuk wisata. Ya otomatis tutup sampai status darurat corona dicabut pemerintah,&#8221; ulasnya.</p>
<p>Ditambahkannya, pihaknya kini juga kebingungan masalah honor karyawan yang saat ini tercatat 65 orang.</p>
<p>&#8220;Kita kan selama ini mandiri mengandalkan pemasukan dari tempat-tempat wisata itu, tidak dapat dari APBD. Kita akan cari solusinya dan berkoodinasi dengan Pemkab Malang, karena untuk gaji karyawan ini juga tidak sedikit nominalnya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Disisi lain, Jasa Yasa juga tetap menjaga kebersihan tempat-tempat wisata yang mereka kelola meskipun sepi pengunjung. Belum lama ini, secara berkala, penyemprotan disinfektan dilakukan di Balekambang, Ngliyep, Metro dan Dewi Sri. <strong>(Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109807</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Malam Tahun Baru Pantai Balekambang Bakal Meriah</title>
		<link>https://memontum.com/malam-tahun-baru-pantai-balekambang-bakal-meriah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Dec 2019 12:03:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Balekambang]]></category>
		<category><![CDATA[PD Jasa Yasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102365-malam-tahun-baru-pantai-balekambang-bakal-meriah</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Malam pergantian tahun 2020 di pantai Balekambang Kecamatan Bantur Kabupaten Malang bakal meriah. Beragam hiburan akan tersaji. Perusahaan Daerah (PD) Jasa Yasa selaku pengelola pantai Balekambang akan menyuguhkan pesta kembang api dan permainan lampu atau lighting. Selain itu, sejumlah spot foto selfie juga telah dibenahi. &#8220;Tiap tahun kita kan seperti itu. Ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Malam pergantian tahun 2020 di pantai Balekambang Kecamatan Bantur Kabupaten Malang bakal meriah. Beragam hiburan akan tersaji.</p>
<p>Perusahaan Daerah (PD) Jasa Yasa selaku pengelola pantai Balekambang akan menyuguhkan pesta kembang api dan permainan lampu atau lighting. Selain itu, sejumlah spot foto selfie juga telah dibenahi.</p>
<p>&#8220;Tiap tahun kita kan seperti itu. Ada penambahan spot selfie, Lawang Segoro. Kan awalnya cuma 6, sekarang kita ada 12 spot selfie. Kemudian ada musik tradisional, angklung, gamelan,&#8221; ucap Direktur Utama PD Jasa Yasa, Ahmad Faiz Wildan, Rabu (18/12/2019) siang.</p>
<p>Pria yang akrab disapa Gus Wildan ini menambahkan, hal menarik lain yang ada di Balekambang yaitu Pohon Jodoh. Dijelaskannya, Pohon Jodoh ini memiliki filosofis tersendiri.</p>
<p>&#8220;Disitu kan ada dua pohon besar yang saling bertautan, diyakini pengunjung, itu bisa mempersatukan pasangan. Ya cuma memegang itu. Itu buat foto juga bagus,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Jelas Gus Wildan, pada liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti, wisatawan yang berkunjung ke Balekambang juga dapat menikmati berbagai kuliner yang tersedia.</p>
<p>&#8220;Kulinernya, ada sate gurita, sate tuna. Kafe yang ada sudah diperbarui semua,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Masih terang pria yang juga menjabat Sekretaris KNPI Kabupaten Malang itu bahwa penginapan yang ada di Balekambang sudah full booking semua untuk tanggal 25 hingga 31 Desember.</p>
<p>&#8220;Itu sudah dari satu bulan yang lalu. Kemarin itu ada 40 orang Australia. Thailand, China, Arab Saudi juga ada. Luar Malang, ada dari Surabaya, Lamongan, Kediri, Blitar. Servis yang kita tawarkan termasuk free makan, tempat juga sangat memadai untuk wilayah pantai Selatan. Akses jalan sudah enak, baru diperbaiki,&#8221; katanya.</p>
<p>Disinggung mengenai harga tiket masuk, Wildan menyampaikan bahwa tidak ada perubahan. Harga yang dipatok sebesar Rp 15 ribu per wisatawan, sedang untuk tarif parkir dikenakan harga Rp 5 ribu per kendaraan.</p>
<p>&#8220;Itu kan sudah kita tata selama 1,5 tahun ini. Ditariknya di depan. Ikuti terus informasi dari kita di medsos Balekambang, jadi biar tidak ada informasi yang menyesatkan,&#8221; terang pria berkacamata itu.</p>
<p>Juga dsinggung terkait keamanan wisatawan, Wildan menjelaskan jika tim SAR yang dimilikinya sudah siap siaga. Termasuk dari TNI-Polri, PMI, BPBD dan relawan lainnya.</p>
<p>&#8220;Penjagaan pantai ada, SAR kita ada 6 orang, dibantu TNI-Polri, PMI. Dilengkapi perahu boat, pelampung, dan standar penyelamatan lain. Semua sudah ada, mereka sudah mendapatkan pendidikan kok,&#8221; urainya.</p>
<p>Dia juga memberikan tips agar wisatawan dapat menikmati Balekambang seutuhnya. Dikatakannya, wisatawan wajib menginap jika ingin menikmati setiap momen.</p>
<p>&#8220;Menginaplah, biar bisa menikmati Balekambang itu. Malam hari, bisa menikmati milky way, galaksi Bimasakti, gugusan bintang, biasanya jam dua pagi sampai subuh. Paginya, menikmati udara segar yang baik untuk kesehatan. Siangnya kulineran. Sorenya, nikmati sunset terbaik yang ada. Jadi, kalau cuma sehari itu rugi, yang didapat cuma capek dan panas. Kalau mau beli sesuatu, pandai-pandailah menawar,&#8221; pungkasnya. <strong>(Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102365</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Genjot PAD, Jasa Yasa Gandeng Pokdarwis, Lebih Kembangkan Potensi Wisata Kabupaten Malang</title>
		<link>https://memontum.com/genjot-pad-jasa-yasa-gandeng-pokdarwis-lebih-kembangkan-potensi-wisata-kabupaten-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Nov 2017 06:20:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[PD Jasa Yasa]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab malang]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/3414-genjot-pad-jasa-yasa-gandeng-pokdarwis-lebih-kembangkan-potensi-wisata-kabupaten-malang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212; Sesuai visi dan misi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang yang Madeb Manteb dan Manetep, salah satunya terkait peningkatan dalam sektor pariwisata baik lokal maupun mancanegara. Salah satunya potensi wisata pantai Balekambang di Desa Srigonco Kecamatan Bantur Kabupaten Malang. Guna menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) Perusahaan Daerah (PD) Jasa Yasa berupaya melakukan sinergi dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8212; Sesuai visi dan misi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang yang Madeb Manteb dan Manetep, salah satunya terkait peningkatan dalam sektor pariwisata baik lokal maupun mancanegara. Salah satunya potensi wisata pantai Balekambang di Desa Srigonco Kecamatan Bantur Kabupaten Malang. Guna menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) Perusahaan Daerah (PD) Jasa Yasa berupaya melakukan sinergi dengan Kelompok Warga Sadar Wisata (Pokdarwis).</p>
<p>Itu dilakukan untuk maksimal dalam melayani kedatangan para wisatawan. Dari data yang didapat Memo X, saat ini PD Jasa Yasa memiliki 8 unit usaha, yang diharapkan dapat mencari terobosan-terobosan atau inovasi baru guna mengembangkan usaha tersebut.</p>
<p>Dari data yang diperoleh, keuangan PD. Jasa Yasa tahun 2016 total aset sebesar 15 Milyar lebih, maka diharapkan perlunya menyusun dan melaksanakan strategi pendayagunaan aset agar menghasilkan laba yang lebih tinggi sehingga perusahaan memiliki tingkat rentabilitas yang lebih tinggi.</p>
<p>Dari data yang diperoleh, keuangan PD Jasa Yasa tahun 2016 total aset sebesar 15 Milyar lebih, maka diharapkan perlunya menyusun dan melaksanakan strategi pendayagunaan aset agar menghasilkan laba yang lebih tinggi sehingga perusahaan memiliki tingkat rentabilitas yang lebih tinggi. Sementara, Wildan Pramudya Direktur Utama PD JasaYasa Kabupaten Malang mengatakan, pada tahun 2016 kemarin sektor wisata menunjukkan geliat yang luar biasa.</p>
 <em>Wildan Pramudya Direktur Utama PD Jasa Yasa Kabupaten Malang</em>
<p>Dikatakan, saat ini pihaknya fokus melakukan sinergi dengan warga sekitar lokasi wisata. Sinergi tersebut dilakukan untuk membina kelompok sadar wisata warga dalam memberikan sanbutan dan pelayanan optimal kepada para wisatawan baik lokal maupun mancanegara.</p>
<p>Terlepas dari itu, pihaknya juga akan memaksimalkan revitalisasi di sejumlah lokasi wisata pemandian Dan pantai. Guna memaksimalkan pendapatan, pihaknya juga akan bekerjasama dengan para pemilik kios. Dia juga berharap,dengan upaya maksimal ini diharapkan bisa menjadikan pariwisata Kabupaten Malang makin tersohor di nusantara.<strong> (sur/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3414</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
