<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>PDAM Kabupaten Malang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pdam-kabupaten-malang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Jan 2020 11:23:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>PDAM Kabupaten Malang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>5 Proyek di Gedangan Mangkrak, Dewan Provinsi Jatim Janji Segera Tinjau Lokasi</title>
		<link>https://memontum.com/5-proyek-di-gedangan-mangkrak-dewan-provinsi-jatim-janji-segera-tinjau-lokasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jan 2020 11:23:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[PDAM Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/103154-5-proyek-di-gedangan-mangkrak-dewan-provinsi-jatim-janji-segera-tinjau-lokasi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Lima proyek bernilai sekitar Rp 5 miliar di Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang hingga saat dibiarkan Mangkrak. Seperti halnya proyek embung yang didanai Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur di Dusun Putat Desa Segaran tahun 2004 silam. Dengan alokasi dana sebesar Rp 1 miliar Ditempat yang sama, juga ada proyek wislick atau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Lima proyek bernilai sekitar Rp 5 miliar di Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang hingga saat dibiarkan Mangkrak. Seperti halnya proyek embung yang didanai Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur di Dusun Putat Desa Segaran tahun 2004 silam.</p>
<p>Dengan alokasi dana sebesar Rp 1 miliar Ditempat yang sama, juga ada proyek wislick atau pengadaan air bersih dengan nilai proyek Rp 600 juta. Kedua proyek ini sampai sekarang terbengkalai dan tidak ada tindak lanjut dari pihak pelaksana.</p>
<div id="attachment_103155" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-103155" decoding="async" class="size-full wp-image-103155" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/Untitled-11.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="Dra Hj Khofidah Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur. (sur) " width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/Untitled-11.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/Untitled-11.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/Untitled-11.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/Untitled-11.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/Untitled-11.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/01/Untitled-11.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-103155" class="wp-caption-text">Dra Hj Khofidah Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur. (sur)</p></div>
<p>Terlepas dari Desa Segaran, di Dusun Sumber Gesing Kulon, Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan, 2 titik proyek pembangunan air bersih oleh BadanTenaga Atom Nasional (Batan) tahun 2006 silam juga tak pernah berfungsi dan ditinggal begitu saja oleh pihak pelaksana. Padahal, 2 proyek tersebut masing-masing bernilai Rp 1miliar.</p>
<p>Selain di Dusun Sumber Gesing Kulon,ada juga proyek PDAM Kabupaten Malang (Perumda Tirta Kanjuruhan) yang dibangun sejak tahun 2011 silam dengan alokasi dana sebesar Rp 1,5 miliar juga dibiarkan mangkrak.</p>
<p>H Saudi, mantan Kades Gedangan menjelaskan, untuk dana 2 titik proyek air bersih yang dibangun Batan tersebut masing-masing bernilai Rp 1 miliar.</p>
<p>&#8220;Jarak 2 titik proyek itu berdekatan, itu setelah pengeboran dititik A gagal, kemudian pindah ke titik berikutnya, &#8221; terang Saudi, Kamis (1/1/2020) siang. Ditambahkan Saudi, kedua proyek itupun tidak pernah berfungsi sama sekali.</p>
<div id="attachment_757" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-757" decoding="async" class="size-full wp-image-757" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/10/Untitled-1-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="H Mahrus Ali Komisi 3 DPRD Kabupaten Malang. (Sur)" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/10/Untitled-1-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2017/10/Untitled-1-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-757" class="wp-caption-text">H Mahrus Ali Komisi 3 DPRD Kabupaten Malang. (Sur)</p></div>
<p>Juga disinggungnya, terkait mangkraknya proyek PDAM dari Pemkab Malang di Sumber Gesing Kulon lanjut masih jelas Sayudi,untuk untuk proyek PDAM yang dibangun dengan alokasi dana sebesar sekitar Rp 1,5 miliar ini, Pihak pengelola pernah mengaku salah sasaran dan keliru titik penggalian.</p>
<p>&#8220;Karena kontur tanah atau geologi melenceng dari titik A ke titik C,” terang. Yang jelas,sampai sekarang proyek PDAM itu juga tidak berkelanjutan,&#8221; pungkas Sayudi.</p>
<p>Menanggapi mangkraknya 5 titik proyek di Kecamatan Gedangan ini, Dra Hj Khofidah, Anggota komisi D DPR Provinsi Jawa Timur ini, pihaknya berjanji akan segera tinjau lokasi.</p>
<p>&#8220;Kami akan tinjau lokasi dulu terkait penyebab mangkraknya sejumlah proyek itu serta koordinasi dengan dinas terkait, baik untuk konteks tingkat pusat maupun daerah.Kami tidak berkeinginan adanya beberapa proyek mangkrak yang tidak diselesaikan, &#8221; tandas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini beberapa waktu lalu.</p>
<p>Juga ditegaskan Khofidah, proyek tersebut harus ditinjau ulang. &#8220;Kalau butuh dibangun, perbaikan maupun rencana ulang,sehingga pemanfaatannya nanti dinikmati masyarakat. Jika dari pelaksana berdalih faktor sumber mata air, berarti perencanaan itu yang harus direvisi, &#8221; pungkas Ketua Muslimat NU Kabupaten Malang ini.</p>
<p>Senada dengan H Mahrus Ali anggota komisi 3 DPRD Kabupaten Malang. Pihaknya akan berkordinasi dengan dinas terkait serta mengkaji ulang penyebab mangkraknya sejumlah proyek tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami akan pelajari dulu proses pembangunannya.Selanjutnya kami akan bentuk tim untuk tinjau lokasi, &#8221; ujar Mahrus. <strong>(Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">103154</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemdes Gedangan Pertanyakan Kelanjutan Proyek PDAM</title>
		<link>https://memontum.com/pemdes-gedangan-pertanyakan-kelanjutan-proyek-pdam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Sep 2019 14:48:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Gedangan]]></category>
		<category><![CDATA[krisis air]]></category>
		<category><![CDATA[PDAM Kabupaten Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/91659-pemdes-gedangan-pertanyakan-kelanjutan-proyek-pdam</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Musim kemarau saat ini sekitar 200 KK di Desa Gedangan Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang dinyatakan kekurangan air bersih. Kepala Desa Gedangan Hendik Krisdianto mengatakan,kekurangan air bersih saat ini terjadi di 2 titik yaitu di RT01 Dusun Sumber Gesing Wetan dan Dusun Sumbernanas dengan jumlah sekitar 200 KK. Untuk mencukupi kebutuhan pokok warga,saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Musim kemarau saat ini sekitar 200 KK di Desa Gedangan Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang dinyatakan kekurangan air bersih.</p>
<p>Kepala Desa Gedangan Hendik Krisdianto mengatakan,kekurangan air bersih saat ini terjadi di 2 titik yaitu di RT01 Dusun Sumber Gesing Wetan dan Dusun Sumbernanas dengan jumlah sekitar 200 KK. Untuk mencukupi kebutuhan pokok warga,saat ini Hendik berharap adanya dropping air bersih, baik dari BPBD maupun PerumdaTirta Kanjuruhan Kabupten Malang (PDAM).</p>
<div id="attachment_91661" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-91661" decoding="async" class="size-full wp-image-91661" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0048-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="Yateno SH MSi Camat Gedangan. (sur) " width="650" height="400" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0048-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0048-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0048-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0048-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-91661" class="wp-caption-text"><strong> Yateno SH MSi Camat Gedangan. (sur)</strong></p></div>
<p>&#8220;Sesuai program dari Polres Malang, kami juga akan dapat bantuan air bersih sekaligus program akte gratis dari Dispenduk Capil. Program ini akan dilaksanakan antara tgl 2/9 hingga tgl 6/9/2019 mendatang &#8221; terang Hendik Senin (2/9/2019) siang kepada Memontum.com.</p>
<p>Hendik juga mempertanyakan kelanjutan proyek PDAM yang setahun lalu sudah melakukan survay titik sumber mata air di Dusun Mulyosari Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan.</p>
<p>&#8220;Dari hasil survei itu ditemukan 3 titik sumber mata air dengan debit 25 liter/detik. Jika itu berlanjut dimungkinkan bisa mencukupi kebutuhan air minum seluruh warga Desa Gedangan.Tetapi,sampai hari ini ternyata tidak berkelanjutan, &#8221; kata Hendik penuh tanda tanya.</p>
<p>Juga dijelaskan Hendik, dari pihak konsultan juga sudah menentukan titik tandon penampung air.</p>
<p>&#8220;Kami juga minta,proyek PDAM di Gedangan yang telah bertahun-tahun mangkrak itu ditindak lanjuti.Belakangan yang saya dengar,karena kendala mata air.Dari pihak desa sendiri sudah bantu mencarikan,tetapi hingga kini justru tidak berkelanjutan,&#8221; ulas Hendik.</p>
<p>Sementara itu, Yateno SH MSi Camat Gedangan mengatakan,untuk solusi kekurangan air yaitu mengajukan bantuan air bersih ke Pemkab Malang. Dia juga akan berkoordinasi dengan Pemkab Malang yang menangani air bersih.</p>
<div id="attachment_91660" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-91660" decoding="async" class="size-full wp-image-91660" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0049-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Proyek PDAM Mangkrak. (H.Mansyur Usman/Memontum.Com)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0049-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0049-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0049-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0049-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/09/IMG-20190902-WA0049-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-91660" class="wp-caption-text"><strong>Proyek PDAM Mangkrak. (H.Mansyur Usman/Memontum.Com)</strong></p></div>
<p>Langkah selanjutnya,manakala ada sumber mata air yang sudah disurvei dan dikondisikan, seharusnya ada tindak lanjut.</p>
<p>&#8220;Paling tidak kita angkat kembali untuk diteruskan atau tidak.Kalau tidak,harus cari alternatif lain, titik mana yang dinyatakan layak untuk sumber mata air, &#8221; tandasnya.</p>
<p>Perlu diketahui, pembangunan proyek PDAM Kabupaten di Desa Gedangan kini justru tidak berfungsi. Padahal, pembangunan proyek berupa mesin pompa itu telah menghabiskan anggaran Rp 1,5 miliar. Dengan tidak berfungsinya bangunan tersebut,ratusan Kepala Keluarga (KK) di desa setempat hingga sekarang tidak bisa menikmati air bersih.</p>
<p>“Warga untuk mendapatkan air bersih selama ini hanya mengandalkan sumber mata air dan air hujan. Sementara, proyek pembangunan mesin pompa air itu dibangun pada tahun 2012,” kata salah satu warga Desa Gedangan beberapa waktu lalu.</p>
<p>Sebelumnya,ungkap dia, warga sangat senang ketika PDAM Kabupaten Malang membangun pompa air yang bertujuan untuk memberikan air bersih pada warga.</p>
<p>Namun, setelah pembangunan selesai dikerjakan, hanya beberapa bulan saja, warga bisa menikmati air bersih. Selanjutnya, hingga kini warga kembali mengandalkan air bersih dari mata sumber air dan air hujan seperti sekarang ini.Melihat kondisi seperti itu, warga sangat menyesal.</p>
<p>“Kenapa dulu turut menyetujui pembangunan proyek tersebut, kalau ternyata sudah dua tahun terakhir ini pompa air yang dibangun PDAM tidak berfungsi. Dan kini pompa air tersebut dalam keadaan mangkrak, serta terkesan sengaja dibiarkan,” tegasnya. <strong>(Sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91659</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rawan Bencana, Pipa PDAM Kabupaten Malang Rusak</title>
		<link>https://memontum.com/rawan-bencana-pipa-pdam-kabupaten-malang-rusak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jan 2019 11:37:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[PDAM Kabupaten Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/76218-rawan-bencana-pipa-pdam-kabupaten-malang-rusak</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Malang &#8211; Musim penghujan saat ini, banjir dan tanah longsor selalu terjadi di wilayah Kabupaten Malang. Kondisi tersebut membuat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Malang, meningkatkan kewaspadaan dampak bencana yang bisa memutus instalasi pipa distribusi saluran air minum. “Itu kami lakukan, mengingat selama puncak musim hujan di bulan Januari-Februari 2019 telah ditandai intensitas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Malang</strong> &#8211; Musim penghujan saat ini, banjir dan tanah longsor selalu terjadi di wilayah Kabupaten Malang. Kondisi tersebut membuat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Malang, meningkatkan kewaspadaan dampak bencana yang bisa memutus instalasi pipa distribusi saluran air minum.</p>
<p>“Itu kami lakukan, mengingat selama puncak musim hujan di bulan Januari-Februari 2019 telah ditandai intensitas curah hujan cukup tinggi. Sehingga di wilayah Kabupaten Malang ini sering terjadinya bencana banjir dan longsor, serta pohon tumbang yang berpotensi merusak tandon air dan menerjang pipa PDAM,” jelas Direktur Utama (Dirut) PDAM Kabupaten Malang H Syamsul Hadi Kamis (31/1/2019) siang tadi.</p>
<p>Menurutnya, kondisi alam saat ini tidak bisa diprediksi, sehingga pihaknya terus berupaya meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Karena dampak musim hujan rawan memutus pipa dan menurunkan kualitas air. Sedangkan saat ini yang paling rawan, yaitu pada intake atau bangunan yang berfungsi untuk mengambil air baku dari sumber. Sebab, sejumlah bangunan itu berada di lereng pegunungan dan perbukitan yang daerahnya masuk rawan bencana tanah longsor dan pohon tumbang.</p>
<p>Terang Syamsul, seperti di Coban Rondo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, yang dulunya air baku sangat bening, namun kini lokasi intake itu berada di tengah hutan berjarak sekitar 10 kilometer dari lahan pertanian. Dan sekarang bangunan air baku itu sudah semakin dekat dengan aktivitas pertanian setelah Perhutani bermitra dengan masyarakat.</p>
<p>“Sehingga ketika hujan deras, maka berdampak tanah longsor yang membawa material lumpur, yang pasti akan berpengaruh pada kualitas air baku,” terangnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">76218</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PDAM Malang Buka Jaringan Baru, Minimalisir Kekurangan Air Bersih</title>
		<link>https://memontum.com/pdam-malang-buka-jaringan-baru-minimalisir-kekurangan-air-bersih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jul 2018 12:37:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[PDAM Kabupaten Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/49357-pdam-malang-buka-jaringan-baru-minimalisir-kekurangan-air-bersih</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Malang membuka jaringan air baru untuk wilayah Malang selatan Hal itu dilakukan untuk meminimalisir dengan karakteristik wilayah perbukitan kapur yang menjadi langganan kekeringan. Eko Priyo Ardianto Kabag Umum PDAM Kabupaten Malang mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan distribusi air bersih dengan melakukan penanaman pipa jenis High [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Malang membuka jaringan air baru untuk wilayah Malang selatan Hal itu dilakukan untuk meminimalisir dengan karakteristik wilayah perbukitan kapur yang menjadi langganan kekeringan. </p>
<p>Eko Priyo Ardianto Kabag Umum PDAM Kabupaten Malang mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan distribusi air bersih dengan melakukan penanaman pipa jenis High Density Polythylene (HDPE) yang merupakan bantuan dari pemerintah Hongaria melalui Kementerian Pekerjaan umum. </p>
<p>&#8220;Bantuan pipa induk teesebut sepanjang 20 kilo meter,&#8221; katanya. Jaringan pipa induk HDPE itu, lanjut Eko, rencananya akan digunakan untuk melayani masyarakat Desa Kedungsalam dan Banjarejo dengan jumlah 600 Sambungan Rumah (SR). </p>
<p>&#8220;Selama ini daerah itu belum terlayani, dan sekarang akan kami layani melalui unit Donomulyo, yang airnya akan diambilkan dari Sumber air Goa Kalisat dengan kapasitas 40 liter/detik,&#8221; jelasnya. </p>
<p>Sedang untuk biaya pemasangan, jelas Eko,hanya sebesar Rp 550 ribu/SR. Karena untuk wilayah sana masih termasuk daerah mines yang masih tergolong Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), jadi tidak reguler. </p>
<p>Hal yang dipahami nantinya PDAM akan kelakukan pemasangan, pipa distribusi bagi setiap SR hanya sepanjang 6 meter dan hanya aatu titik kran air. Sedangkan untuk jaringan selanjutnya terserah pada pelanggan, yang pemasangan aetelah meteran. </p>
<p>Untuk untuk melakukan sambungan baru, nantinya PDAM juga akan bangun depo tangki yang bertujuan untuk pengambilan air saat dibutuhkan dalam rangka distribusi layanan air bersih. </p>
<p>&#8220;Depo itu juga berfungsi sebagai pengisian mobil tangki jika ada pemintaan bantuan, karena selama ini untuk pengambilan air harus ke Kepanjen,&#8221; pungkasnya.<strong>(Sur/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">49357</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Kekeringan, PDAM &#038; BPBD Malang Siapkan 4 Tangki Air</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-kekeringan-pdam-bpbd-malang-siapkan-4-tangki-air</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jul 2018 12:35:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[PDAM Kabupaten Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/49355-antisipasi-kekeringan-pdam-bpbd-malang-siapkan-4-tangki-air</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan BPBD Kabupaten Malang bersinergi untuk mengantisipasi terjadinya kekeringan wilayah setempat. Kepala Bagian Umum PDAM Kabupaten Malang Eko Priyo Ardianto mengatakan, pihaknya telah menyiapkan empat mobil tangki untuk pengiriman air bersih. Keempat armada pengangkut air bersih miliki PDAM Kabupaten Malang dinilai cukup untuk melayani permintaan di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan BPBD Kabupaten Malang bersinergi untuk mengantisipasi terjadinya kekeringan wilayah setempat. </p>
<p>Kepala Bagian Umum PDAM Kabupaten Malang Eko Priyo Ardianto mengatakan, pihaknya telah menyiapkan empat mobil tangki untuk pengiriman air bersih. </p>
<p>Keempat armada pengangkut air bersih miliki PDAM Kabupaten Malang dinilai cukup untuk melayani permintaan di daerah yang rawan kekeringan dan tidak tersedia jaringan. </p>
<p>&#8220;Kami sudah siapkan mobil tangki untuk drooping atau pengiriman air ke daerah yang mengalami kekurangan air,&#8221; ungkapnya. Armada tangki air bersih ini, lanjut Eko, akan disiagakan untuk daerah rawan kekeringan yang berada di wilayah Kabupaten Malang, dan PDAM siap melakukan pengiriman ke desa yang mengalami kekurangan air bersih, karena itu sebagi leading sector kegiatan ini adalah BPBD Kabupaten Malang.  </p>
<p>&#8220;Kami bekerja sama dengan BPBD untuk mengantisipasi dan menangani masalah ini, jika ada daerah yang mengalami kekurangan air bersih kami siap mengirim kendaraan tengki air bersih,&#8221; katanya. Selain itu, tambah Eko, PDAM telah melakukan pembuatan beberapa jaringan PDAM di sejumlah daerah guna mengantisipasi adanya kekeringan. </p>
<p>&#8220;Sampai saat ini kami belum menerima permintaan bantuan air bersih, jika ada pasti pihak BPBD menghubungi kami,&#8221; pungkasnya. <strong>(Sur/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">49355</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
