<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>PDAM Surabaya &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pdam-surabaya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Mar 2020 06:29:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>PDAM Surabaya &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Lawan COVID-19, PDAM Surabaya Tingkatkan Kandungan Biocide Air</title>
		<link>https://memontum.com/lawan-covid-19-pdam-surabaya-tingkatkan-kandungan-biocide-air</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2020 06:29:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Biocide Air]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[PDAM Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109111</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surabaya juga ikut mencegah penyebaran virus Covid-19 ini. Salah satunya dengan meningkatkan kandungan biocide atau bahan kimia pembunuh bakteri dalam air PDAM yang dikirim ke rumah warga dengan tingkat level aman dan efektif. “Air PDAM kami aman dan sehat. Bahkan, air PDAM itu juga bisa dijadikan untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surabaya juga ikut mencegah penyebaran virus Covid-19 ini. Salah satunya dengan meningkatkan kandungan biocide atau bahan kimia pembunuh bakteri dalam air PDAM yang dikirim ke rumah warga dengan tingkat level aman dan efektif.</p>
<p>“Air PDAM kami aman dan sehat. Bahkan, air PDAM itu juga bisa dijadikan untuk mencegah virus Covid-19. Warga bisa mencuci tangan sesering mungkin dari kran air PDAM, karena bahan kimianya sudah kami tambah untuk membunuh bakteri, termasuk virus Covid-19 itu,” kata Dirut PDAM Surabaya Mujiman di ruang Humas Pemkot Surabaya, Rabu (18/3/2020).</p>
<p>Selain itu, kata dia dengan adanya air yang mengandung biocide ini, untuk masyarakat Surabaya yang tidak mempunyai hand sanitizer, bisa menggunakan kran-kran yang terpasang di ruang publik ini untuk mencuci tangan sesering mungkin, dan bisa digunakan untuk cuci muka atau berwudhu itu aman.</p>
<p>&#8220;Kandungan biocide yang ada disitu standarnya 0,2-0,5, tapi saat ini dipertahankan 0,2, sehungga kita memastikan air yang nyampek ke masyarakat kualitas aman,&#8221; lanjutnya. Kandungan biocide yang terdapat pada air PDAM ditingkatkan sampai dua kali lipat di level ambang batas yang diizinkan oleh kementeri kesehatan dan WHO.</p>
<p>Tak hanya itu, adanya tambahan tempat penyimpanan air di Surabaya akan membantu mengontrol kandungan biocide yang sampai kerumah-rumah warga. Dan menambah penyimpanan air dari PDAM ini, saat ada terkendala mati listrik tetap akan ada air yang mengalir.</p>
<p>&#8220;Tentunya akan ada cadangan air supaya terus mengalir, dan kebutuhan kapasitas air di Surabaya membutuhkan 1juta m³/harinya,&#8221; lanjutnya. Saat ini kebutuhan air untuk rumah tangga menghabiskan sekitar 25m³/rumah tiap harinya. Sedangkan kebutuhan air yang paling besar yaitu di restoran, industri, dan mall. <strong>(Riz/Ace/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109111</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Orang Kaya dan Perusahaan, Curi Air PDAM Surabaya</title>
		<link>https://memontum.com/orang-kaya-dan-perusahaan-curi-air-pdam-surabaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Feb 2019 13:54:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[PDAM Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/79408-orang-kaya-dan-perusahaan-curi-air-pdam-surabaya</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya rupanya hingga kini masih menghadapi masalah klasik, pencurian air di sejumlah wilayah. Hal ini diungkapkan langsung oleh Direktur Utama PDAM Surya Sembada Surabaya, Mujiaman Sukirno. “Kebanyakan adalah orang mampu atau bahkan perusahaan kaya. Jadi ini yang kita temukan, biasanya adalah pelanggan yang potensial. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya rupanya hingga kini masih menghadapi masalah klasik, pencurian air di sejumlah wilayah. Hal ini diungkapkan langsung oleh Direktur Utama PDAM Surya Sembada Surabaya, Mujiaman Sukirno.</p>
<p>“Kebanyakan adalah orang mampu atau bahkan perusahaan kaya. Jadi ini yang kita temukan, biasanya adalah pelanggan yang potensial. Bahkan perusahaan besar pun ada. Kalau orang miskin malah tidak ada, juga ada yang di perumahan elite dan saya turut prihatin,” kata Mujiaman kepada awak Memontum, Sabtu (23/2/2019).</p>
<p>Selama ini, aduan yang didapat rata-rata dari masyarakat sekitar yang merasa dirugikan dan tidak adil dalam aliran air. Mujiaman mengatakan, terdapat tetangga yang telah bayar iuran, tetapi ada tetangga yang kaya raya tidak bayar.</p>
<p>“Itu yang dirasa tidak ada keadilan dimasyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Dengan terungkapnya pencurian air di Surabaya, pihak PDAM Surabaya selama ini mengurusnya dengan cara mekanisme perusahaan. Mulai dari jumlah kerugian, PDAM meminta ganti rugi. Akan tetapi, jika pencuri saluran air ada yang keberatan. Pihak PDAM dengan tegas akan menindaklanjutinya ke jalur hukum.</p>
<p>“Kita dibantu oleh jajaran samping, kepolisian, jajaran kejaksaan itu siap membantu dan kami selalu di back up. Namun itu yang kita pakai adalah sudah jalan terakhir, selama ini kita atasi seperti itu,” jelasnya. Namun, menurut penjelasan Mujiaman, selama ini belum ada perlawanan dari warga yang membobol saluran air. Sebab, hal itu akan terlalu kompleks kalau sudah masuk ranah pidana.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">79408</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kinerja PDAM Surabaya Masih Dikeluhkan</title>
		<link>https://memontum.com/kinerja-pdam-surabaya-masih-dikeluhkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Nov 2018 12:42:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan]]></category>
		<category><![CDATA[PDAM Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/66182-kinerja-pdam-surabaya-masih-dikeluhkan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Kinerja Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya hingga saat ini masih dikeluhkan warga Surabaya. Sehingga hal ini membuat PDAM sebagai salah satu perusahaan pelat merah milik pemkot jeblok di mata pelanggan. Sambatan warga di antaranya adalah air keruh, air kurang lancar dan juga ada tempat-tempat yang menjadi prioritas PDAM, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Kinerja Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya hingga saat ini masih dikeluhkan warga Surabaya. Sehingga hal ini membuat PDAM sebagai salah satu perusahaan pelat merah milik pemkot jeblok di mata pelanggan. Sambatan warga di antaranya adalah air keruh, air kurang lancar dan juga ada tempat-tempat yang menjadi prioritas PDAM, yakni pelayanan yang belum 24 jam.</p>
<p>Akan tetapai, Direktur PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, Mujiaman menyampaikan, bahwa jumlah keluhan yang didapat sudah jauh rendah. Menjelaskan, jika keadannya memang sudah hampir dari seluruh daerah Surabaya telah terjangkau oleh air PDAM. </p>
<p>&#8220;Bahkan sampai yang terjauh di daerah Sumberejo, Sumber Jaya, itu yang sangat jauh sudah terjangkau sekarang. Dan baru pada bulan Agustus sudah bisa sampai di sana, puluhan tahun daerah itu tidak dapat air tapi sudah kita perbaiki,&#8221; ujarnya di Kantor DPRD Kota Surabaya, Rabu (28/11).</p>
<p>Rupanya, penyebab kendala yang membuat air keruh dan kurang lancar ini adalah pelebaran jalan atau box culvert yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Mujiman mengatakan, jika secara internal di Instalasi pihak PDAM terus melakukan penyempurnaan, agar secara internal tidak terkena gangguan. </p>
<p>&#8220;Kita lakukan sangat berhati-hati. Jadi preventif di dalam, jangan sampai ada kerusakan yang menyebabkan kotor. Tapi sementara ini saya bisa pastikan, bahwa dari dalam perusahaan dari instalasi itu sudah sangat baik,&#8221; kata Mujiaman. </p>
<p>Sementara itu, Dirut PDAM Surya Sembada Surabaya juga menyatakan, untuk masyarakat yang tidak mampu itu jaringan dibangun atas biaya PDAM. Kemudian untuk masyarakat yang mampu, PDAM sudah melakukan bantuan sarana investasi. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">66182</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
