<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>PDP Corona &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pdp-corona/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Jun 2020 14:59:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>PDP Corona &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Satu Lagi PDP Situbondo Meninggal Dunia</title>
		<link>https://memontum.com/satu-lagi-pdp-situbondo-meninggal-dunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2020 14:59:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[GTPPC Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[PDP Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=117221</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Satu lagi pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur meninggal dunia dini hari dan dimakamkan di Desa Jangkar, Senin (22/06/2020). Menurut juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Situbondo Agung Wintoro S Sos M Si membenarkan bahwa, ada pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia sekitar pukul 00.00 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Satu lagi pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur meninggal dunia dini hari dan dimakamkan di Desa Jangkar, Senin (22/06/2020).</p>
<p>Menurut juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Situbondo Agung Wintoro S Sos M Si membenarkan bahwa, ada pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia sekitar pukul 00.00 Wib di rumah sakit swasta berinisial Hj Mn (55) warga Kampung Krajan RT 02/RW 03 Desa Jangkar, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo.</p>
<div id="attachment_117223" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-117223" decoding="async" class="size-full wp-image-117223" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200622-WA0163-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Agung Wintoro S Sos M Si, Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Situbondo. (her)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200622-WA0163-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200622-WA0163-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200622-WA0163-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200622-WA0163-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-117223" class="wp-caption-text">Agung Wintoro S Sos M Si, Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Situbondo. (her)</p></div>
<p>&#8220;Pasien berstatus PDP tersebut adalah kluster baru Jangkar meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) swasta. Dan prosesi pemakaman jenazah dilakukan dengan protokol secara Covid (protokol kesehatan), &#8220;ujarnya.</p>
<p>Sambung Agung Wintoro, pasien berstatus PDP itu, dia (almarhumah) setelah dilakukan rapid test hasilnya reaktif, namun hasil tes swabnya masih belum turun.</p>
<p>&#8221; Almarhum baru dirujuk ke rumah sakit swasta semalam. Untuk pemakaman nya ya mengikuti protokoler kesehatan dan memakai peti dan petugas pakai baju APD, &#8221; ujar Agung Wintoro selaku jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Situbondo.</p>
<p>Agung Wintoro menghimbau kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan sesuai himbauan pemerintah melalui satgas GTPP Covid-19 Kabupaten Situbondo.</p>
<p>&#8221; Yakni wajib memakai masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan pake sabun atau handsanityzer sebelum dan sesudah beraktifitas, wajib melaksanakan physical distancing dengan jaga jarak, berolahraga dan berjemur diatas jam 9 pagi serta menjaga imunitas dengan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi, &#8220;tegasnya.</p>
<p>Kata dia, karena sebentar lagi kita menuju ke era new normal life ( tatanan kehidupan normal baru ) agar tetap menggunakan protokol kesehatan, pintanya. <strong>(her/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117221</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mantan Dewan Situbondo Meninggal Dunia Berstatus PDP</title>
		<link>https://memontum.com/mantan-dewan-situbondo-meninggal-dunia-berstatus-pdp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2020 13:39:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[PDP Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/115698-mantan-dewan-situbondo-meninggal-dunia-berstatus-pdp</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Mantan anggota DPRD Kabupaten Situbondo meninggal dunia. Seorang pria berinisial HF yang berusia sekitar 58 tahun itu meninggal dunia di ruang UGD RSUD Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Direktur RSUD Asembagus, Situbondo, drg Sugiono mengatakan, mantan anggota DPRD Situbondo asal Desa/Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo meninggal dunia sekitar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Mantan anggota DPRD Kabupaten Situbondo meninggal dunia. Seorang pria berinisial HF yang berusia sekitar 58 tahun itu meninggal dunia di ruang UGD RSUD Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).</p>
<p>Direktur RSUD Asembagus, Situbondo, drg Sugiono mengatakan, mantan anggota DPRD Situbondo asal Desa/Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo meninggal dunia sekitar dua jam setelah sempat mendapat perawatan medis di ruang UGD RSUD Asembagus, Kabupaten Situbondo.</p>
<p>“ Namun, pada saat sampai di ruang UGD, kondisi pria asal Desa/Kecamatan Jangkar tersebut sudah kritis. Selain itu, berdasarkan keterangan salah seorang keluarganya, almarhum juga mempunyai riwayat penyakit jantung dan asma, ”ujar drg Sugiono, Kamis (4/6/2020).</p>
<p>Sementara itu, juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Situbondo, Drs H Abu Bakar Abdi Apt M Si mengatakan, mantan anggota DPRD Kabupaten Situbondo tersebut, meninggal dunia dengan berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).</p>
<p>”Namun, hasil swab almarhum saat ini masih belum turun dari laboratorium BBTKLPP Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya,” kata H Abu Bakar Abdi.</p>
<p>H Abu Bakar menjelaskan, meski hasil swab mantan anggota DPRD Kabupaten Situbondo belum turun. Namun karena statusnya PDP, sehingga pemulasaran jenazahnya dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.</p>
<p>“Selain mempunyai riwayat penyakit jantung dan asma. Berdasarkan keterangan salah seorang anggota keluarganya, almarhum juga mempunyai riwayat perjalanan Situbondo-Surabaya, ”pungkasnya. <strong>(im/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">115698</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PDP Positif Rapid Tes Masih Jualan di Pasar, Walikota Dukung Polresta Malang Kota Terapkan Aplikasi Pemantau Pergerakan PDP</title>
		<link>https://memontum.com/pdp-positif-rapid-tes-masih-jualan-di-pasar-walikota-dukung-polresta-malang-kota-terapkan-aplikasi-pemantau-pergerakan-pdp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2020 08:50:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[PDP Corona]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Malang Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/112582-pdp-positif-rapid-tes-masih-jualan-di-pasar-walikota-dukung-polresta-malang-kota-terapkan-aplikasi-pemantau-pergerakan-pdp</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH, Dandim 0833 Letkol Inf Tommy Anderson dan Walikota Malang Drs H Sutiaji, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian, serta para pimpinan TNI, tokoh agama dan tokoh masyarakat melepaskan pemberangkatan anggota TNI Polri ke Zona Merah di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH, Dandim 0833 Letkol Inf Tommy Anderson dan Walikota Malang Drs H Sutiaji, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian, serta para pimpinan TNI, tokoh agama dan tokoh masyarakat melepaskan pemberangkatan anggota TNI Polri ke Zona Merah di Kota Malang untuk melakukan penyemprotan disinfektan di halaman Mapolresta Malang Kota, Selasa (21/4/2020) pukul 08.00.</p>
<p>Para petugas yang berangkat langsung menuju ke zona merah di Kota Malang penyebaran Covid-19. Diantaranya Jl Bareng Tengah, Jl Ijen Nirwana, Jl Nusa Kambangan, Pasar Splindit, Jl Patimura Gang IV, Jl Yulius Usman, JL BS Riadi, Jl Panglima Sudirman Gang Manunggal, Jl WR Supratman, Jl Panglima Sudirman Utara, Jl Ngantang, Jl JA Suprapto dan Jl JA Suprapto Gang II serta Jl Sartono SH.</p>
<div id="attachment_112583" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-112583" decoding="async" class="size-full wp-image-112583" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200421-WA0157-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="Anggota TNI Polri berangkat penyemprotan di Zona Merah. (gie)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200421-WA0157-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200421-WA0157-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200421-WA0157-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200421-WA0157-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-112583" class="wp-caption-text">Anggota TNI Polri berangkat penyemprotan di Zona Merah. (gie)</p></div>
<p>Informasi memontum.com, bahwa pembentukan Satgas Zona Merah ini pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan penyemprotan tepat sasaran.</p>
<p>&#8220;Kami menukik di lokasi yang sudah kami petakan di Google Earth. Jadi lokasinya tidak hanya yang positif saja melainkan juga PDP. Sebab PDP berpotensi penyebaran virus ke orang lain,&#8221; ujar Kombes Pol Leonardus.</p>
<p>Pihaknya juga harus meyakinkan bahwa PDP selama 14 hari harus isolasi penuh di rumah atau tempat yang ditunjuk. &#8220;PDP sebagian tidak di rumah sakit, namun juga di rumah. Kami akan buatkan aplikasi pengawasan kalau nantinya keluar rumah bisa terpantau kita. Harus bisa dipantau karena ODP dan PDP terus bertambah. Dengan bertanbahnya PDP, penyemprotan harus kita petakan sehingga tidak salah. Tadi petugas penyemprotan dari TNI Polri kita bekali perlatan dan pembekalan lengkap. Perlengkapan yang memadai, jangan sampai ada yang turun malah terkena paparan virus,&#8221; ujar Kombes Pol Leonardus.</p>
<p>Ke 17 zona merah di Kota Malang akan terus dilakukan pemantauan.</p>
<p>&#8220;Zona merah ada 17 titik, kami menukik di tempat paling merah. Dimana ada positif dan ada juga PDP. Kita tidak mau lama-lama. Ada 80 PDP, nanti nomer HP dan alamatnya juga harus diketahui. Nantinya aplikasi yang akan kami buat bisa selalu mengecek supaya PDP selalu di rumah,&#8221; ujar Kombes Pol Leonardus.</p>
<p>Walikota Malang Drs H Sutiaji bahwa PDP di Kota Malang meningkat signifikan. &#8220;Kalau 7 April 2020, PDP hanya 60 orang, saat ini yang terdata ada 114 orang. Kemarin PDP ada yang meninggal dunia, hari ini juga ada yang meninggal. Kalau kemarin di wilayah Sukun, kalau saat ini yang meninggal di Lowokwaru. Namun dimakamkan di Wilayah Sukun,&#8221; ujar Sutiaji.</p>
<p>Pihaknya mengapresiasi kinerja Kapolresta Malang Kota yang segera meluncurkan aplikasi pemantauan PDP. &#8220;Kami apresiasi Kapolresta Malang Kota ada aplikasi yang mendeteksi pergerakan PDP. PDP ditentukan karena ada karakter Covid 19. Ada yang imunnya baik, tidak di rumah sakit namun bisa isolasi diri. Namun kenyataannya ada PDP yang tetap berkeliaran. Dari 114 yang masih dalam perawatan ada 83 orang, namun yang perawatan di rumah sakit tidak sampai separo. Mereka isolasi mandiri di rumah. Dua hari lalu ada PDP positif rapid tes, masih berjualan di Pasar Gadang. Kami akan cari keluarganya dan pelanggannya siapa saja,&#8221; ujar Sutiaji. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">112582</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cak Nur Kunjungi Keluarga PDP Asal Prambon Yang Meninggal, Pastikan jika Almarhum Negatif Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/cak-nur-kunjungi-keluarga-pdp-asal-prambon-yang-meninggal-pastikan-jika-almarhum-negatif-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2020 07:12:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[PDP Corona]]></category>
		<category><![CDATA[satgas covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Wabup Sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/111716-cak-nur-kunjungi-keluarga-pdp-asal-prambon-yang-meninggal-pastikan-jika-almarhum-negatif-covid-19</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Ketua Gugus Tugas Covid-19 Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin memastikan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Rukhiyati (44) warga Desa Watutulis, Kecamatan Prambon, Sidoarjo yang meninggal dunia beberapa hari lalu statusnya negatif Covid-19. &#8220;Berdasarkan hasil tes lab swab, pasien dinyatakan negatif Covid-19. Hari ini sudah keluar hasilnya dan sudah diterima Dinas Kesehatan Pemkab Sidoarjo,&#8221; terang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Ketua Gugus Tugas Covid-19 Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin memastikan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Rukhiyati (44) warga Desa Watutulis, Kecamatan Prambon, Sidoarjo yang meninggal dunia beberapa hari lalu statusnya negatif Covid-19.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan hasil tes lab swab, pasien dinyatakan negatif Covid-19. Hari ini sudah keluar hasilnya dan sudah diterima Dinas Kesehatan Pemkab Sidoarjo,&#8221; terang Nur Ahmad Syaifuddin di rumah almarhumah, Sabtu (11/04/2020).</p>
<div id="attachment_111717" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-111717" decoding="async" class="size-full wp-image-111717" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Cak-Nur-Kunjungi-Keluarga-PDP-Asal-Prambon-Yang-Meninggal-Pastikan-jika-Almarhum-Negatif-Covid-19.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="KUNJUNGAN - Ketua Gugus Tugas Covid-19 Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin mengunjungi dan memastikan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Rukhiyati (44) warga Desa Watutulis, Kecamatan Prambon, Sidoarjo yang meninggal dunia beberapa hari lalu statusnya negatif Covid-19, Sabtu (11/4/2020)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Cak-Nur-Kunjungi-Keluarga-PDP-Asal-Prambon-Yang-Meninggal-Pastikan-jika-Almarhum-Negatif-Covid-19.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Cak-Nur-Kunjungi-Keluarga-PDP-Asal-Prambon-Yang-Meninggal-Pastikan-jika-Almarhum-Negatif-Covid-19.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Cak-Nur-Kunjungi-Keluarga-PDP-Asal-Prambon-Yang-Meninggal-Pastikan-jika-Almarhum-Negatif-Covid-19.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Cak-Nur-Kunjungi-Keluarga-PDP-Asal-Prambon-Yang-Meninggal-Pastikan-jika-Almarhum-Negatif-Covid-19.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Cak-Nur-Kunjungi-Keluarga-PDP-Asal-Prambon-Yang-Meninggal-Pastikan-jika-Almarhum-Negatif-Covid-19.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-111717" class="wp-caption-text">KUNJUNGAN &#8211; Ketua Gugus Tugas Covid-19 Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin mengunjungi dan memastikan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Rukhiyati (44) warga Desa Watutulis, Kecamatan Prambon, Sidoarjo yang meninggal dunia beberapa hari lalu statusnya negatif Covid-19, Sabtu (11/4/2020)</p></div>
<p>Kedatangan Wakil Bupati ini untuk meyakinkan kepada warga Desa Watutulis jika almarhumah meninggal bukan karena positif Covid-19. Melainkan karena komplikasi diabetes. Almarhumah sempat dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 yakni Rumah Sakit Anwar Medika Balongbendo beberapa hari hingga akhirnya meninggal dunia itu.</p>
<p>&#8220;Almarhumah tidak pernah memiliki riwayat kontak dengan pasien Covid-19 dan tidak pernah keluar kota. Sehari-hari almarhumah sebagai ibu rumah tangga dan memang memiliki riwayat penyakit diabetes sudah lama,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Karena itu, Wabup yang akrab dipanggil Cak Nur ini meminta agar warga tidak perlu lagi khawatir dan panik. Karena suami dan anaknya sudah dilakukan rapid test dan hasilnya semuanya negatif Covid-19. Selain itu, rombongan wakil bupati juga berdoa bersama untuk almarhumah Rukhiyati.</p>
<p>&#8220;Hasil tes lab swab almarhumah dinyatakan negatif Covid-19. Keluarganya juga sudah dilakukan rapid test dan hasilnya negatif. Saya mohon masyarakat tidak asal percaya pada informasi yang tidak benar dan beredar. Keluarga juga akan menerima surat keterangan hasil tes lab swab dari Dinas Kesehatan. Isinya almarhumah dinyatakan negatif Covid-19,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sedangkan mengenai pemakaman almarhumah, kata Cak Nur yang dimakamkan dengan prosedur protokol pemakaman Covid-19 karena pasien ini meninggal dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Pasien meninggal sebelum hasil tes lab swab keluar. Makanya pihak Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Kesehatan memakamkan dengan prosedur yang ditetapkan pemerintah pusat.</p>
<p>&#8220;Semua pasien yang status PDP, kalau meninggal akan dimakamkan dengan prosedur Covid-19 karena aturannya memang demikian,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Sidoarjo, dr Syaf Satriawarman menegaskan surat keterangan hasil tes lab akan diterima keluarga korban Senin 13 April 2020 besok. Saat ini masih dilakukan proses pendataan administrasi oleh Dinas Kesehatan Pemkab Sidoarjo.</p>
<p>&#8220;Senin keluarga almarhumah akan kami beri surat keterangan itu. Almarhumah meninggal bukan karena positif Covid-19. Sekaligus hasil tes lab swab yang menyatakan jika almarhumah negatif Covid-19,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Sejumlah perwakilah Pemkab Sidoarjo yang ikut mendampingi Wakil Bupati, diantaranya Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Sidoarjo, dr Syaf Satriawarman, Asisten I M Ainur Rahman, Camat Prambon, Kapolsek Prambon dan Danramil Prambon. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111716</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Walikota Malang Hadiri Pemakaman Suspect, Apresiasi Protokol Pemakaman, Berpesan agar Warga Tak Perlu Cemas</title>
		<link>https://memontum.com/walikota-malang-hadiri-pemakaman-suspect-apresiasi-protokol-pemakaman-berpesan-agar-warga-tak-perlu-cemas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2020 03:08:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[PDP Corona]]></category>
		<category><![CDATA[pemakaman]]></category>
		<category><![CDATA[walikota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=111690</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ketika di beberapa daerah terjadi &#8220;penolakan&#8221; prosesi pemakaman jenazah yang diduga suspect corona, contoh baik diperlihatkan di Kota Malang. Setelah sebelumnya prosesi pemakaman PDP meninggal di kawasan Klojen dan Polowijen, hari ini (11/4/2020) prosesi pemakaman jenazah suspect di TPU Bunulrejo, berlangsung lancar dan tak tanggung tanggung dihadiri Walikota Malang, Sutiaji. &#8220;Pertama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ketika di beberapa daerah terjadi &#8220;penolakan&#8221; prosesi pemakaman jenazah yang diduga suspect corona, contoh baik diperlihatkan di Kota Malang. Setelah sebelumnya prosesi pemakaman PDP meninggal di kawasan Klojen dan Polowijen, hari ini (11/4/2020) prosesi pemakaman jenazah suspect di TPU Bunulrejo, berlangsung lancar dan tak tanggung tanggung dihadiri Walikota Malang, Sutiaji.</p>
<p>&#8220;Pertama saya sampaikan ikut berbela sungkawa kepada keluarga, dan yang berikutnya terima kasih kepada warga yang menyikapi dan menerima dengan bijak prosesi pemakaman tadi. Terima kasih dan penghargaan saya berikan pula untuk Tim PSC 119, yang mengawal sekaligus membantu secara langsung prosesinya,&#8221; tutur Sutiaji, Walikota Malang.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-111692" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200411-WA0160-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200411-WA0160-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200411-WA0160-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200411-WA0160-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200411-WA0160-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Didampingi Camat Blimbing, Muarib dan ajudan, Walikota Malang mengutarakan kehadirannya pada prosesi pemakaman jenazah suspect corona, juga untuk menitipkan pesan bahwa empati dan simpati sosial harus tetap dihidupkan. &#8220;Tidak boleh yang namanya penolakan terhadap jenazah suspect. Karena semuanya sudah diatur dan diamankan dalam protokol pemakaman jenazah suspect. Meskipun juga tetap diatur pula kehadiran pentakziah hingga penghantarannya ke pemakaman. Dan itu saya lihat telah diikuti dengan baik, &#8220;ungkap Sutiaji.</p>
<p>Secara khusus, Pak Aji, demikian walikota Malang akrab disapa, menegaskan dan memesankan agar keluarga almarhum untuk sementara waktu melakukan isolasi mandiri dan untuk mengikuti observasi yang akan dilakukan tim Dinkes kota Malang. &#8220;Saya juga perintahkan untuk segera dilakukan penyemprotan disinfectan di lingkungan almarhum, dan juga dilakukan tracing lanjutan. Karena almarhum meninggal saat masuk UGD kemarin malam (Jumat, 10/4/2020) dengan catatan klinis jantung dan sesak. Belum sempat dilakukan swab, &#8220;urai Sutiaji.</p>
<p>Terpisah, Dhana Setiawan, Tim PSC 119 kota Malang, menginfokan, almarhum seorang pria, usia 55 tahun, atas nama Hr, warga kelurahan Bunulrejo. &#8220;Seminggu yang lalu datang dari Bali, pulang kerja. Semalam, diinfokan keluarga sesak nafas dan dibawa ke UGD dan meninggal sebelum masuk ruang/ kamar perawatan. Dan sesuai protokol penanganan terhadap jenazah yang diduga memiliki tanda tanda klinis mengarah pada covid 19, maka jenazah diantar ke rumah duka dengan catatan sudah tidak boleh dbuka,&#8221; info Dhana.</p>
<h2>Sementara itu, data Covid-19 Kota Malang Per 11 April 2020 :</h2>
<p>a. ODR 1042 (naik 88 orang)</p>
<p>b. OTG 153</p>
<p>c. ODP 444<br />
&#8211; 300 orang dipantau (naik 8 orang)<br />
-144 orang selesai dipantau (bertambah 14 orang)</p>
<p>d. Positif Covid-19 : 8 orang<br />
&#8211; 4 sembuh<br />
&#8211; 4 dirawat</p>
<p>e. PDP meninggal 4 orang</p>
<p>f. PDP sehat/selasai pengawasan 15 orang</p>
<p>g. PDP masih dirawat 49 orang. <strong>(*/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111690</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Viral Video Petugas Medis Tak Kuat Angkat Jenazah Pasien PDP Corona di Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/viral-video-petugas-medis-tak-kuat-angkat-jenazah-pasien-pdp-corona-di-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2020 10:42:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[PDP Corona]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Genteng]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=111596</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Coronavirus (Covid-19) yang dirawat di RSUD Genteng, Banyuwangi dikabarkan meninggal dunia. Humas RSUD Genteng, Banyuwangi membenarkan satu pasien meninggal dunia yang diduga terinfeksi Covid-19. &#8220;Iya, pasien itu PDP ringan,&#8221; ujar Humas RSUD Genteng, dr Sugiyo melalui sambungan WhatsApp, Kamis (9/4/2020) siang. Menurut dr. Sugiyo pasien tersebut asal Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Coronavirus (Covid-19) yang dirawat di RSUD Genteng, Banyuwangi dikabarkan meninggal dunia. Humas RSUD Genteng, Banyuwangi membenarkan satu pasien meninggal dunia yang diduga terinfeksi Covid-19.</p>
<p>&#8220;Iya, pasien itu PDP ringan,&#8221; ujar Humas RSUD Genteng, dr Sugiyo melalui sambungan WhatsApp, Kamis (9/4/2020) siang.</p>
<div id="attachment_111597" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-111597" decoding="async" class="size-full wp-image-111597" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Viral-Video-Petugas-Medis-Tak-Kuat-Angkat-Jenazah-Pasien-PDP-Corona-di-Banyuwangi.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Humas RSUD Genteng, Banyuwangi dr. Sugiyo (dok)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Viral-Video-Petugas-Medis-Tak-Kuat-Angkat-Jenazah-Pasien-PDP-Corona-di-Banyuwangi.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Viral-Video-Petugas-Medis-Tak-Kuat-Angkat-Jenazah-Pasien-PDP-Corona-di-Banyuwangi.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Viral-Video-Petugas-Medis-Tak-Kuat-Angkat-Jenazah-Pasien-PDP-Corona-di-Banyuwangi.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Viral-Video-Petugas-Medis-Tak-Kuat-Angkat-Jenazah-Pasien-PDP-Corona-di-Banyuwangi.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Viral-Video-Petugas-Medis-Tak-Kuat-Angkat-Jenazah-Pasien-PDP-Corona-di-Banyuwangi.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-111597" class="wp-caption-text">Humas RSUD Genteng, Banyuwangi dr. Sugiyo (dok)</p></div>
<p>Menurut dr. Sugiyo pasien tersebut asal Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, dan pasien tersebut belum terkonfirmasi positif Covid-19.</p>
<p>“Ya, tapi belum terkonfirmasi,” ujarnya kepada wartawan.</p>
<p>Meninggalnya satu pasien yang belum terkonfirmasi tersebut, pihak RSUD Genteng langsung menetapkan kebijakan untuk tim medis dan petugas kamar mayat, agar tim medis maupun perawatan tidak tertular.</p>
<p>&#8220;Kami menerapkan SOP Covid-19 dalam pemulasaraan jenazah,&#8221; terangnya.</p>
<p>Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Widji Lestariono mengatakan proses pemakaman jenazah pasien PDP Covid-19 yang pertama kali ditangani oleh Satgas Covid-19 berjalan dengan aman dan lancar.</p>
<p>Saat pemakaman, tidak ada kendala sama sekali, pihak keluarga dan lingkungannya juga menerima pemakaman jenazah tersebut.</p>
<p>&#8220;Saat pemakaman tidak ada kendala sama sekali. Baik dari pihak keluarga maupun tetangga tidak mempermasalahkan,&#8221; kata Kadinkes Banyuwangi.</p>
<p>Sebelum, satu pasien positif Covid-19 asal Kecamatan Muncar, Banyuwangi dinyatakan sembuh oleh tim medis yang bersangkutan diperbolehkan pulang. <strong>(ant/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111596</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo Siap Tambah Ruangan, untuk Tampung Pasien Covid- 19.</title>
		<link>https://memontum.com/rsud-dr-abdoer-rahem-situbondo-siap-tambah-ruangan-untuk-tampung-pasien-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2020 15:13:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[PDP Corona]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD dr Abdoer Rahem]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=111186</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Kabupaten Situbondo sudah masuk zona merah terbukti dengan jumlah Pasien Dalam Pemantauan (PDP) dan Pasien Positif Covid-19 di wilayah Kabupaten Situbondo terus bertambah, Senin (6/4/2020) siang. Data yang diperoleh Wartawan Memontum.com / Grup Memo X dari Pemkab Situbondo Peta Sebaran Covid-19 di Kabupaten Situbondo update tanggal 6 April 2020 pukul 18.00. WIB, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo </strong>&#8211; Kabupaten Situbondo sudah masuk zona merah terbukti dengan jumlah Pasien Dalam Pemantauan (PDP) dan Pasien Positif Covid-19 di wilayah Kabupaten Situbondo terus bertambah, Senin (6/4/2020) siang.</p>
<p>Data yang diperoleh Wartawan Memontum.com / Grup Memo X dari Pemkab Situbondo Peta Sebaran Covid-19 di Kabupaten Situbondo update tanggal 6 April 2020 pukul 18.00. WIB, jumlah ODP sebanyak 200 orang, jumlah PDP sebanyak 14 orang dan jumlah confirm atau positif Covid-19 sebanyak 8 orang.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-111188" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200406-WA0132-copy.jpg?resize=740%2C740&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="740" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200406-WA0132-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200406-WA0132-copy.jpg?resize=300%2C300&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200406-WA0132-copy.jpg?resize=150%2C150&amp;ssl=1 150w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200406-WA0132-copy.jpg?resize=600%2C600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200406-WA0132-copy.jpg?resize=200%2C200&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200406-WA0132-copy.jpg?resize=80%2C80&amp;ssl=1 80w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Kondisi ini membuat Rumah Sakit Umum Daerah dr Abdoer Rahem Situbondo yang sudah dijadikan rumah sakit rujukan Covid-19 tampaknya sudah mulai kewalahan untuk menampung pasien. Ruangan khusus yang ada di RSUD dr Abdoer Rahem tersebut, hanya disiapkan untuk kapasitas 4 bed, namun kini terisi 10 pasien. Dua di antaranya positif Covid-19.</p>
<p>“Ada 4 bed di ruangan khusus dengan ventilator yang telah disiapkan, namun tadi malam sudah merawat 10 pasien. Sementara ada 11 bed di ruangan untuk ODP terisi 8 pasien,” jelas Drs Abu Bakar Abdi, selaku Plt Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Situbondo.</p>
<p>Lebih lanjut, Abu Bakar Abdi mengatakan, untuk mengatasi hal tersebut, maka, Bupati Situbondo akan segera mengusulkan Rumah Sakit Elizabeth Situbondo dijadikan sebagai rumah sakit rujukan di Situbondo.</p>
<p>“Usulan Bupati mengenai Rumah Sakit Elizabeth Situbondo dijadikan sebagai rumah sakit rujukan akan disampaikan secepatnya ke Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Sehingga nantinya akan ada 2 rumah sakit rujukan di Kabupaten Situbondo untuk menangani Covid-19,” tutur Abu Bakar Abdi.</p>
<p>Saat ini, sambung Abu Bakar Abdi, RS Elizabeth Situbondo sendiri sudah menyiapkan ruangan khusus Covid-19 dengan kapasitas 7 bed.</p>
<p>“Harapan kami dalam jangka waktu dekat Rumah Sakit Elizabeth Situbondo bisa dijadikan sebagai rumah sakit rujukan Covid-19,” harapnya.</p>
<p>Kata Abu Bakar Abdi, 4 ruangan khusus di RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo, saat ini sudah merawat 10 pasien. Dua diantaranya pasien positif Covid-19. Sisanya, PDP dan sejumlah ODP.</p>
<p>“Sebanyak 8 pasien ODP lainnya dirawat di ruangan terpisah yang sudah disiapkan,” tuturnya.</p>
<p>Ditambahkan Abu Bakar Abdi, sejumlah rumah sakit rujukan di daerah lain sekarang sudah sibuk dengan pasien Covid-19 di daerahnya masing-masing.</p>
<p>“Jadi siap tidak siap, rumah sakit di Kabupaten Situbondo ya harus siap untuk merawat ODP, PDP, maupun Positif Covid-19. Makanya kita usulkan RS Elizabeth juga jadi rumah sakit rujukan,” kata Abu Bakar Abdi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Kabupaten Situbondo.</p>
<p>Dikonfirmasi terpisah, Direktur RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo, dr Toni Wahyudi M Kes membenarkan, bahwa ruangan khusus itu saat ini menampung lebih dari 4 pasien.</p>
<p>“Betul, ruangan itu sekarang menampung lebih dari 4 orang pasien. Namun demikian, tidak terjadi over kapasitas, karena ruangannya sangat luas. Jadi, kita lakukan penambahan bed dan SDM,” tuturnya.</p>
<p>Walaupun demikian, sambung dr Toni, pihaknya akan tetap membatasi jumlah pasien yang dirawat di ruang khusus tersebut.</p>
<p>“Apabila pasien yang dirawat di ruang khusus itu kondisinya berangsur membaik, maka akan kita dipindahkan ke ruangan yang semula untuk pasien ODP,” kata dr Tony Wahyudi.</p>
<p>Untuk mengatasi hal tersebut diatas, imbuh dr Tony, pihaknya saat ini sedang berencana untuk menambah kembali ruangan di belakangnya.</p>
<p>“Saat ini masih kita rapatkan, termasuk kapasitas dan SDM-nya,” pungkasnya. <strong>(im/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111186</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PDP Meningkat, Pemkab Sidoarjo Cari Tempat Perawatan Alternatif di Luar Rumah Sakit</title>
		<link>https://memontum.com/pdp-meningkat-pemkab-sidoarjo-cari-tempat-perawatan-alternatif-di-luar-rumah-sakit</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2020 14:02:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[PDP Corona]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110525</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) saat ini sudah mencapai 52 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sudah mencapai 178 orang dan positif (terkonfirmasi) Covid-18 ada 10 orang. Dari jumlah itu, lima rumah sakit rujukan yang ditunjuk diantaranya RSUD Sidoarjo, RS Siti Hajar, RS Mitra Keluarga, RS Khadijah dan RS Anwar Medika diperkirakan tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) saat ini sudah mencapai 52 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sudah mencapai 178 orang dan positif (terkonfirmasi) Covid-18 ada 10 orang. Dari jumlah itu, lima rumah sakit rujukan yang ditunjuk diantaranya RSUD Sidoarjo, RS Siti Hajar, RS Mitra Keluarga, RS Khadijah dan RS Anwar Medika diperkirakan tidak akan mampu menampung jika pasien terus bertambah. Karena itu, Pemkab Sidoarjo mencari ruang perawatan alternatif diluar rumah sakit.</p>
<p>&#8220;Rata-rata setiap rumah sakit rujukan hanya mampu menampung enam pasien. Selebihnya dilakukan isolasi mandiri bagi PDP dengan kondisi kesehatan yang masih baik. Sedangkan PDP yang kondisinya rentan akan dirawat di rumah sakit rujukan. Termasuk 10 pasien yang positif saat ini sedang dalam perawatan di rumah sakit rujukan,&#8221; terang Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo, dr Syaf Satriawarman saat mendampingi Wabup Nur Ahmad Syaifuddin melakukan survei lokasi di Puskesmas Sidodadi, Kecamatan Candi, Selasa (31/3/2020).</p>
<p>Saat ini, kata Syaf Pemkab Sidoarjo sedang mengupayakan tempat perawatan alternatif untuk penanganan PDP yang jumlah sudah mencapai puluhan itu. Menurutnya, ada tiga tempat alternatif yang sedang dalam pengecekan. Pertama Puskesmas Sidodadi, Kecamatan Candi. Puskesmas ini kondisinya masih baru selesai dibangun dan belum dipergunakan sama sekali.</p>
<p>Sementara itu, usai mendapatkan penolakan warga Desa Sidodadi, Kecamatan Candi, rombongan Wabup Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin bersama Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji dan Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf M Iswan Nusi, akhirnya menuju ke gedung Balai Latihan Kerja (BLK) yang berlokasi di Kecamatan Tulangan. Di BLK ada satu gedung yang dipakai untuk asrama dan baru selesai dibangun dengan kapasitas 38 kamar tidur dan dua lantai. Tempat ini paling memungkinkan dipakai alternatif untuk penanganan pasien PDP Covid-19 di Sidoarjo.</p>
<p>&#8220;Tapi untuk pemakaian gedung milik kementerian tenaga kerja ini harus mendapat izin langsung dari menteri tenaga kerja. Dalam waktu dekat saya (Ketua Satgas Penganangan Covid-19 pemkab Sidoarjo) akan rapat dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti izin pemakain gedung BLK Tulangan. Karena untuk mencari solusi tempat perawatan alternatif pasien PDP di Sidoarjo, gedung BLK Tulangan ini sangat memungkinkan,&#8221; tandas Wabup Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin.<strong> Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110525</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
