<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pecel &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/pecel/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 May 2024 08:26:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>pecel &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bekali CJH Kediri Sambal Pecel, Mas Dhito Ingatkan Rombongan saling Jaga di Tanah Suci</title>
		<link>https://memontum.com/bekali-cjh-kediri-sambal-pecel-mas-dhito-ingatkan-rombongan-saling-jaga-di-tanah-suci</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 May 2024 10:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bekali]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[pecel]]></category>
		<category><![CDATA[rombongan]]></category>
		<category><![CDATA[saling]]></category>
		<category><![CDATA[sambal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209802</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Hanindhito, Himawan Pramana, melepas keberangkatan 1.221 calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Kediri, yang akan diberangkatkan pada 31 Mei 2024 mendatang. Sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci, Pemerintah Kabupaten Kediri memberikan bekal berupa sambal pecel kepada CJH. &#8220;Pemkab menyiapkan beberapa bekal untuk para jamaah, mulai dari sambel pecel, abon dan macem-macem,&#8221; kata Mas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Hanindhito, Himawan Pramana, melepas keberangkatan 1.221 calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Kediri, yang akan diberangkatkan pada 31 Mei 2024 mendatang. Sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci, Pemerintah Kabupaten Kediri memberikan bekal berupa sambal pecel kepada CJH.</p>



<p>&#8220;Pemkab menyiapkan beberapa bekal untuk para jamaah, mulai dari sambel pecel, abon dan macem-macem,&#8221; kata Mas Dhito, saat acara pembinaan manasik massal dan pelepasan jamaah haji Kabupaten Kediri di Convention Hall, Selasa (21/05/2024) tadi.</p>



<p>Bekal sambel pecel diberikan Pemerintah Kabupaten Kediri kepada CJH, ujarnya, bukan kali pertama. Tahun sebelumnya, para jamaah justru senang dengan bekal sambel pecel, karena dapat mengobati kerinduan dengan makanan di Tanah Air.</p>



<p>&#8220;Karena sekitar 40 hari nanti di sana (ibadah, red), maka begitu 20 hari kecenderungannya kangen atau rindu masakan Indonesia,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mas Dhito juga menyampaikan pesan kepada jamaah, yaitu ketika nantinya berada di Tanah Suci, agar saling menjaga dan bergandengan tangan. Sehingga, tidak sampai terlepas dari rombongan.</p>



<p>&#8220;Karena rawan sekali lepas dari rombongan. Jadi pesan saya, untuk saling bergandengan dan melihat satu sama lain,&#8221; paparnya.</p>



<p>Yang tidak kalah penting, Mas Dhito juga berharap kepada jamah yang berusia lebih muda, bisa menjaga jamah yang lebih tua. Terlebih dari ribuan jamaah yang akan diberangkatkan, terdapat 32 jamaah prioritas Lansia.</p>



<p>Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Ahmad Faiz, menambahkan bahwa semua jamaah telah dibekali manasik haji baik dari Kantor Kementerian Agama maupun Kantor Urusan Agama (KUA) dari tiap Kecamatan. Total keseluruhan jamaah haji dan petugas yang akan diberangkatkan sebanyak 1.137 jamaah. Adapun jamaah haji paling tua dari Kabupaten Kediri berusia 94 tahun dan paling muda 19 tahun.</p>



<p>&#8220;Jamaah yang diberangkatkan akan dibagi dalam tiga kloter. Yakni kloter 93, 94 dan 95,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209802</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diberi Bekal Sambel Pecel saat Berangkat Haji, Jamaah Kediri Ucapkan Terima Kasih ke Mas Dhito</title>
		<link>https://memontum.com/diberi-bekal-sambel-pecel-saat-berangkat-haji-jamaah-kediri-ucapkan-terima-kasih-ke-mas-dhito</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jul 2023 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bekal]]></category>
		<category><![CDATA[berangkat]]></category>
		<category><![CDATA[Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[diberi]]></category>
		<category><![CDATA[haji]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[kasih]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[pecel]]></category>
		<category><![CDATA[saat]]></category>
		<category><![CDATA[sambel]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<category><![CDATA[ucapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193513</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Kepulangan jamaah haji di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, disambut langsung Bupati Hanindhito Himawan Pramana, Senin (17/07/2023) tadi. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu, pun disambut antusias jamaah haji dan keluarga yang melakukan penjemputan. Bahkan, ketika bertemu dengan Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri, para jamaah haji banyak yang menceritakan pengalamannya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Kepulangan jamaah haji di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, disambut langsung Bupati Hanindhito Himawan Pramana, Senin (17/07/2023) tadi. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu, pun disambut antusias jamaah haji dan keluarga yang melakukan penjemputan.</p>



<p>Bahkan, ketika bertemu dengan Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri, para jamaah haji banyak yang menceritakan pengalamannya dapat menikmati bekal sambel pecel ketika berada di tanah suci. Sambel pecel itu, produk UMKM yang dibawakan oleh pemerintah daerah, untuk bekal tambahan. Tidak disangka, sambel pecel itu justru dapat mengobati kerinduan terhadap kampung halaman.</p>



<p>Sri Winarsih, 63 tahun, jamaah haji asal Desa Pagu, Kecamatan Wates, bahkan mengaku senang. Apalagi, setibanya di Kabupaten Kediri juga dapat bertemu dan disambut langsung oleh Mas Dhito.</p>



<p>&#8220;Remen sanget ketemu Mas Bupati (senang bisa ketemu Mas Bupati), terimakasih kepada Mas Bupati,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kebahagiaan juga dirasakan para jamaah haji lain. Merekapun mengaku selama di tanah suci mendapatkan pelayanan dengan baik. Bahkan, bisa menikmati sambel pecel dari Kabupaten Kediri.</p>



<p>&nbsp;&#8220;Alhamdulilah, sangat menggembirakan sekali. Makanan di sana juga enak-enak tapi orang Kediri sukane sambel pecel. Di sana makanannya enak tapi gak ada yang pedes,&#8221; ucap seorang jamaah haji lain.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, jamaah haji asal Kabupaten Kediri, yang berangkat ke tanah suci sebanyak 1329 jamaah. Dari jumlah itu, lima jamaah haji meninggal dunia dan empat masih dirawat di Arab Saudi. Sehingga, secara keseluruhan 1.320 yang sudah pulang ke tanah air.</p>



<p>Mas Dhito seusai menemui warganya yang pulang dari tanah suci, mengaku kehadirannya itu untuk memastikan jamaah haji Kabupaten Kediri, berangkat dan pulang dengan selamat. Mas Dhito tidak menampik selama di tanah suci, ada kerinduan terhadap makanan khas dari daerah. Begitu pula, warga Kabupaten Kediri yang tidak dapat melupakan sambel pecel.</p>



<p>&#8220;Kami sempat menitipkan sedikit bekal kepada jamaah sambel pecel dan alhamdulilah, itu berkesan betul kepada para jamaah,&#8221; tutur Mas Dhito.<strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193513</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
